ASUHAN KEBIDANAN PADA PERSALINAN LETAK MUKA

Di susun oleh

Nama : SITI AISYAH Nim : 06241S08067

AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN BUNDA BIMA Tahun ajaran 2011-2012

yang telah melimpahkan rahmat dan innayah kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Sebagai manusia biasa kami sangat menyadari bahwa makalah yang kami susun masih sangat jauh dari kesempurnaan.KATA PENGANTAR Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…… Pertama.teman sekalian yang bersifat membangun sangat kami harapkan Akhir kata kami hanya bisa berharap semoga makalah yang kami buat bisa bermanfaat bagi kita semua Bima.pertama kami panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah swt. Tak lupa pula kami haturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. oleh karena itu kritik dan saran dari teman. Maret 2011 .

( sinopsis obstetrik ) Persalinan yang normal (Eutocia) ialah persalinan dengan presentasi belakang kepala yang berlangsung spontan dalam 18 jam. Muka janin dapat tampil sebagai dagu (mentum). PENGERTIAN Distosia adalah persalinan yang sulit yang ditandai adanya hambatan kemajuan persalinan. sehingga bagian kepala yang terletak paling rendah ialah muka. jadi ada posisi : 1.( sinopsis obstetrik ) Presentasi muka adalah letak kepala tengadah(defleksi).BAB II TINJAUAN TEORI A.27-0. Left Mento Posterior = dagu kiri belakang 4. kira-kira 0.5 Posisi ditentukan oleh dagu(mento). Muka terlihat kebawah jadi seperti orang menjolok mangga. Right Mento Posterior= dagu kanan belakang • Pada presentasi muka. kepala berada dalam posisi hiperekstensi sehingga oksiput menempel pada punggung bayi dan dagu (mentum) menjadi bagian terbawah janin. Hal ini jarang terjadi. Left Mento Anterior = dagu kiri depan 2. jadi oksiput dan punggung berhubungan rapat. letak ini merupakan letak defleksi yang paling maksimal. anterior . Right Mento Anterior = dagu kanan depan 3.

2006) Gambar 1: Presentasi Muka(Mentoposterior. Banyak presentasi mentum porterior yang berubah spontan menjadi presentasi mentum anterior bahkan pada tahap akhir persalinan. Pada janin berukuran-aterm. Berlawanan dengan keadaan ini. Posisi ini menghambat fleksi kepala janin yang diperlukan untuk membuka jalan lahir. fleksi kepala dan partus pervaginam sering dijumpai pada presentasi mentum anterior. kemajuan persalinan biasanya terhalang oleh presentasi muka mentum posterior karena dahi (bregma) janin akan tertekan oleh simpisis pubis ibu. relatif terhadap simpisis pubis. 2009) . (Cunningham.atau posterior. dagu berada dibagian posterior) (Bambang Widjanarko.

Lilitan tali pusat pada leher beberapa kali 2. yaitu satu di antara 600 kelahiran atau 0. misalnya pada hidramnion dan perut Gantung.Plasenta previa atau plasenta letak rendah.000 kelahiran bayi tunggal di Parkland Hospital sejak 1995 sampai 1999. terdapat 36 kasus atau sekitar 1 per 2000 adalah kelahiran dengan presentasi muka. Faktorfaktor penyebab letak muka sama dengan penyebab kelainan letak secara umum serta hal-hal yang menyebabkan fleksi kepala (menunduk).(F.Anak sangat besar.Congenital Shortening of the Cervical Muscle . Dari hampir 700.Hidrosefalus. Gary Cunningham.2% atau 1 dalam 500 kelahiran hidup secara keseluruhan. 2006: 497) C. 1.B. Etiologi Karena adanya sebab yang menghalangi terjadinya fleksi kepala dan sebab yang mnyebabkan defleksi kepala. ratarata 0. Sekunder Panggul sempit. Insidensi Letak muka terjadi 1 dalam setiap 250-690 kelahiran hidup.Pergerakan anak bebas.17 persen. karena: Anensefalus. Cruikshank dan White (1973) melaporkan insiden presentasi muka. Primer Sejak dari awal persalinan sudah terjadi letak muka.Kongenital Anomal.Grande multipara.Posisi uterus miring (Rustam.Tangan menumbung di samping kepala.Struma. 1998) .Higroma Koli (kista leher).

(Nasrullah. 2010) D. pernapasan cepat. Gejala 1. suhu badan meningkat. • • Lilitan tali pusat yang banyak adanya pembesaran kelenjar gondok janin menyebabkan kepala janin ekstensi (tengadah). • Multiparitas (banyak anak) atau perut yang besar/ longgar menurunkan tonus rahim. Patologi Persalinan Dagu dapat berputar ke depan (mento anterior 80-90%) atau ke belakang (mento posterior.40% pada kasus letak muka. berkeringat. Gejala Subyektif . sehingga bisa timbul komplikasi persalinan.Beberapa faktor yang bisa menyebabkan letak muka adalah • panggul sempit dan disproporsi kepala panggul (DKP = CPD) berperan sekitar 10. sehingga menyebabkan letak muka. maka kepala tak mungkin lahir karena defleksi kepala sudah maksimal. jarang). letih. . (Rustam. 1998) E. • Anencefali (janin yang nggak mempunyai batok kepala) ditemukan pada 30 kasus letak muka.Pada Ibu Gelisah. Bila mento posterior menetap (posisi mentoposterior persistens). nadi cepat.

air ketuban terdapat mekoneum. (Widjanarko. foto roentgen . 2009) G. Gejala Obyektif • Saat dilakukan pemeriksaan dengan Leopold manuver. penonjolan Kepala berada pada sisi yang sama dengan punggung janin serta adanya indentasi (cekung) diantara kedua bagian tersebut. belakang kepala menonjol 2. Namun perlu dibedakan presentasi bokong dimana dapat teraba adanya anus dan tuber-ischiadica yang sering keliru dengan mulut dan tulang rahang atas.Diagnosa 1. kental kehijau-hijauan. dan lekuk mata 4. hidung.- Pada Janin DJJ janin cepat/tidak teratur. auskultasi DJJ jelas terdengar pada toraks janin 3. • • DJJ sepihak dengan bagian kecil janin. berbau. palpasi teraba kepala sangat menengadah. • Pemeriksaan abdominal: lekukan akan teraba antara daerah oksiput dan punggung (sudut Fabre). pemeriksaan dalam teraba dagu yang runcing.mulut. Pada pemeriksaan VT teraba adanya mulut – hidung – tulang rahang atas dengan dan “orbital ridges”. 2.

lakukan seksio sesarea . kepala seperti mulut babi(dolichocephal) perdarahan dalam otak mortalitas kira-kira 15% I. penata laksanaan  pada pembukaan lengkap.tampak kepala sangat mengadah H. lakukan seksio sesarea  pada primigravida. mudah terkena infeksi intrapartum atau infeksi nifas luka jalan lahir mortalitas kira-kira 3% bagi anak: kaput di daerah muka. lakukan versi dan ekstraksi atau ekstraksin vacum/forsep  bila pembukaan masih kecil. prognosis bagi ibu: partus akan lebih lama.

2009. UNPAD. 2005. Rustam. 2007. 15 September 2010). (Akses. Laporan Kasus Obstetri Presentasi Muka. 2005.c o m. http://obfkumj.com. Letak Muka. Nasrullah. Widjanarko.DAFTAR PUSTAKA Cunningham.s c r ib d .c o m. (Akses. Jakarta: EGC. Jakarta: YBP-SP. Kusmarjadi. .w w w . Obstetri Patologi. 2010. Saifuddin. F. Distosia Akibat Kelainan pada Janin. Bambang. 15 September 2010). 2009. Didi.Gary.http://d r d id s p o g . Mochtar. Abdul Bari. Jakarta: EGC. Sinopsis Obstetri. (Akses. Jakarta: EGC. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. 1998. 15 September 2010). Obstetri Williams edisi 21.blogspot.