Anda di halaman 1dari 18

CIRCUIT OF CULTURE “DJARUM BLACK”

Oleh:

Ratna Githa P. (206 000 101)

Ayu Astria R A (208 000 033)

Devina Nuryani (208 000 138)

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS FALSAFAH DAN PERADABAN

UNIVERSITAS PARAMADINA

JAKARTA

2011

1
Circuit of Culture; PT. Djarum Indonesia (Djarum Black)

Djarum ialah salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia. Seperti


halnya produsen rokok asal Indonesia lainnya, djarum juga memmiliki
banyak sekali merk untuk produk-produknya. Namun ia memiliki,
produk ciri khas yakni rokok kretek. Mengapa rokok kretek ini khas,
karena memang ia memiliki perbedaan dengan rokok filter biasa. Rokok
kretek memiliki perbedaan dari komposisi tembakau yang dicampur
dengan cengkeh kering yang dilinting dengan menggunakan peralatan
tradisional dengan menggunakan tangan manusia. Satu lagi yang khas
ialah rokok kretek jika dibakar dan dihisap maka akan mengeluarkan
bunyi kretek kretak, inilah yang membuat orang menyebutnya rokok
kretek.

Sedangkan sejarah keberadaan djarum sendiri berawal dari kota Kudus,


Jawa Tengah. Jika kita mengikuti rokok kretek maka kita tidak akan
lepas dari kota kretek yakni kota Kudus. Kudus berada tepat di jalur
Pantai Utara (pantura). Kudus memang adalah kota yang paling
mempopulerkan rokok jenis ini karena disana industri rokok kretek
berkembang secara pesat, hingga kini Kudus masih merupakan kota
yang memiliki industry kretek diantara kota-kota Jawa Tengah dan Jawa
Timur lain.

Meskipun sejarah dan asal muasal kretek sendiri bukan berasal dari
kota ini tapi ternyata Kudus lah yang mampu membesarkan kretek.
Selain itu, memang sebenarnya para pelaku besar rokok berasal dari
kota ini. Hal ini belum terkait dengan sejarah Kudus sendiri yang
memang erat dengan rokok sejak jaman kerajaan Mataram. Museum
Kretekpun berdiri di salah satu sudut kota tersebut sebagai symbol dan
penguat bahwa Kuduslah sang Kota Kretek.

2
Seperti yang kita ketahui hingga kini djarum bersama Gudang Garam an
Sampoerna masih menjadi tiga perusahan besar dalam industri rokok di
Indonesia, ketiganya memiliki produk dalam negeri hingga luar negeri.
Namun seperti yang sudah dijelaskan pada paragraph awal, djarum
memiliki kekhasan pada produk rokok kretek.
Tahun 1951 merupakan titik awal berdirinya djarum sebagai
perusahaan rokok, karena sang perintis Oei Wie Gwan membeli sebuah
usaha kecil dibidang kretek bernama Djarum Gramophon lalu mengbah
namannya menjadi Djarum. Dan mulailah Oei memproduksi dan
memasarkan rokok kretek dengan merk Djarum. Secara sukses rokok
tersebut sukses di pasar. Namun kemudian di tahun 1963 terjadi
kebakaran hebat yang hampir memusnahkan seluruh pabrik dan
perusahaan. Tak lama kemudian Oei sebagai pun meninggal.

Akhirnya Djarum mampu bangkit dari masa terpuruknya dan


memodernisasikan pabrik. Di tahun 1972, Djarum berhasil melakukan
ekspor dari produksi pabriknya. Tiga tahun kemudian, Djarum akhirnya
memproduksi dan memasarkan produk rokok filternya yang pertama,
lalu diikuti oleh merek filternya yang terkenal hingga kini yakni Djarum
Super di tahun 1981. Saat ini kedua putra pendiri masih memimpin
perusahaan Djarum, kedua putera tersbeut ialah Bambang Hartono dan
Budi Hartono.

Dalam kesuksesannya, hingga kini Djarum merupakan salah satu


perusahaan yang aktif dalam melakukan CSR (Corporate Social
Responsibility) dalam berbagai bidang. Mulai dari olah raga, pendidikan,
kesehatan hingga lingkungan. Berbagai bentuk aktivitas ini dapat kita
lihat misalnya pada sponsor acara olah raga dan beasiswa pendidikan.
Selain itu, ternyata Djarum juga memiliki sebagian saham pada Bank
Central Asia atau BCA.

Produksi

3
Perusahaan rokok rata-rata diharuskan berproduksi, mempertahankan
cita rasa maupun image dari produknya. Selain itu, produsen rokok juga
tetap harus berpromosi melalui media iklan untuk mempertahankan
posisinya di puncak pemegang pasar rokok nasional. Apalagi memang
induustri rokok Indonesia masih sangat tinggi, ditunjukkan dengan
jumlah perokok yang terus meningkat tiap tahunnya.

PT. Djarum merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar di


Indonesia. Pada saat itu pendiri dan pemiliknya memasarkan rokok
pertama mereka dengan jenis rokok kretek. Pada tahun-tahun awal
berdirinya Djarum, mereka memproduksi produknya dengan sangat
baik, massif dan cepat. Rata-rata produk yang dikeluarkan selalu
diterima pasar dengan baik, karena produknya merupakan produk unik
dan inovatif dan sangat berbeda dibandingkan dengan kategori rokok
yang sejenis. Selain itu, Djarum memang memproduksi rokok dengan
beragam varian yang cukup banyak hingga produknya hampir dapat
menyentuh semua segmentasi asar perokok di Indonesia.

Produk Djarum juga dikatakan berbeda dengan produk rokok yang


lainnya dikarenakan rokok yang diproduksi oleh Djarum menggunakan
cengkeh asli dari Indonesia. Ramuan dan cita rasa yang diberikan oleh
Djarum sangat sesuai dengan selera orang Indonesia asli.

Seiring dengan banyaknya persaingan perusahaan rokok di Indonesia,


Djarum juga semakin mengembangkan sayapnya dalam industri ini.
Dengan munculnya produk Djarum Black di pasaran contohnya, dalam
hal ini Djarum membuat sebuah packaging yang menarik dan minimalis
berwarna hitam dan produknya yang dibungkus dengan kertas hitam.
Produk-produk yang diproduksi oleh Djarum juga tidak dapat terlepas
dari segmentasi Djarum itu sendiri.

4
Beberapa produk yang telah diproduksi oleh PT. Djarum antara lain:
Djarum Coklat, Djarum Istimewa, Djarum 76, Djarum Super, LA Lights,
LA Lights Menthol, Djarum Black, Djarum Black Slimz, Djarum Black
Cappucino, Djarum Black Tea, Djarum Vanilla, Djarum Splash, Djarum
Original, Djarum Cherry, Djarum Menthol, Djarum Special dan Djarum
Spesial Mezzo. Dari banyak produk yang dimiliki Djarum, terlihat jelas
bahwa Djarum ingin merangkul segala jenis target pasar. Mereka ingin
meraih konsumen seluas-luasnya hingga tingkat ekonomi paling
rendahpun.

Dalam tulisan ini kami, memilih memfokuskan kajian pada salah satu
produk Djarum yakni Djarum Black. Black merupakan salah satu produk
rokok filter dari Djarum. Rokok jenis ini memang diproduksi djarum
dengan menggunakan mesin, tidak lagi menggunakan pelinting tangan
seperti rokok kretek.

Saat diluncurkan di tahun 2000an awal, Black memang lebih disenangi


oleh perokok muda. Karena memang desain dari packaging dan
rokoknya sendiri sangatlah mencerminkan ‘kemantapan’ dari anak
muda. Namun sebagian perokok juga menyukainya karena rasanya
yang khas. Selain karena tembakau Kudus yang memang khas, Black
juga memiliki kandungan tembakau yang kuat hingga dapat menusuk
hidung. Selain itu, ditambahkan pula unsur kayumanis sebagai rempah
tambahan yang menjadikan rokok ini khas dalam aroma dan rasa.

Itulah mengapa rokok Black memiliki bungkus hitam pekat. Karena ia


diibaratkan menjadi sebatang kayumanis yang memiliki kekhasan
dalam aroma dan rasa. Produk Black ini kini telah menjadi rokok yang
populer, selain karena ia diproduksi dan disebarkan ke seluruh dunia.
Rokok jenis ini juga paling sering mengadakan event yang melibatkan
para konsumennya ataupun kelompok masyarakat lain yang bukan

5
konsumennya. Seperti event-event automotif, penghargaan kreatif dan
konser musik.

Konsumsi
Orang-orang dari golongan menengah ke atas yang menghisap rokok
setiap harinya dapat dianalisa dilihat dari perilaku dan alasan apa yang
membuat mereka mengkonsumsi rokok.

Golongan ini senang diperhatikan, ingin punya banyak teman, aktif


dalam kegiatan dan kelompok ini sangat menikmati hidup. Diketahui
bahwa kebiasaan merokok saat ini semakin luas, merokok sudah
dijadikan gaya hidup. Salah satu alasan golongan ini merokok karena
mereka ingin diterima oleh lingkungannya, saat mereka berada di
lingkungan atau komunitas yang mayoritas perokok maka mereka
mengikuti kebiasaan tersebut agar dapat diterima di lingkungan atau
komunitas tersebut. Atau mereka melihat orang-orang yang merokok itu
keren, gaya seseorang saat menikmati rokok sangat keren, seksi, dan
sebagainya. Saat melihat itu maka mereka berpikir kalau dirinya juga
ingin dilihat seperti itu, maka mereka mulai mengkonsumsi rokok
karena ingin diakui, dilihat keren oleh orang lain.

Representasi dan Identitas


ARTEFAK DJARUM

Gambar lingkaran merupakan representasi dari bumi yang bulat yang


menyatakan bahwa Djarum mampu menjangkau sampai pasar

6
internasional. Ini menjelaskan bahwa produk Djarum tidak hanya
berkembang dan maju di wilayah nasional saja, namun juga sudah
dikenal dan masuk ke pasar internasional. Gambar lingkaran ini juga
melambangkan kekokohan dan ketidakterbatasan yang memiliki arti
bahwa Djarum ingin menguasai industri rokok di seluruh dunia.

Gambar canting yang berada di dalam lingkaran merupakan


representasi dari budaya Indonesia yaitu batik. Batik sangat lekat sekali
dengan budaya Indonesia dan merupakan mahakarya Indonesia, PT.
Djarum ingin menunjukkan bahwa ia juga termasuk sebagai mahakarya
Indonesia di dalam bidang industri rokok yang mampu menunjukkan
keeksistensiannya di dunia internasional.

Gambar itu juga bisa diartikan sebagai gambar jarum, jarum disini bisa
diibaratkan sebagai jarum jam yang menunjukkan pada angka 7. Angka
7 menurut feng shui Cina memiliki arti sebuah keuntungan. Keuntungan
disini juga diharapkan bahwa Djarum dapat meraih keuntungan yang
besar dalam industri rokok di Indonesia maupun di dunia internasional.

Filosofi warna biru pada logo melambangkan kepercayaan,konservatif


dan teknologi. Konservatif di sini menjelaskan bahwa perusahaan ini
sudah berdiri sejak lama, dan terus berkembang sampai saat ini.

Walaupun logo pada tiap packaging produk Djarum memiliki warna


yang berbeda-beda, akan tetapi tiap produk tersebut tetap
merepresentasikan logo dari perusahaan Djarum itu sendiri. Logo yang
terdapat di dalam perusahaan Djarum merupakan sebuah visi besar dari
Djarum itu sendiri, sedangkan logo pada tiap-tiap packaging produk
lainnya merupakan misi dari PT. Djarum, karena logo yang terdapat
pada packaging tersebut sudah memiliki segementasi pasar masing-
masing dalam mencapai target yang diinginkan oleh PT. Djarum dalam
memproduksi berbagai macam produknya.

7
Tulisan “Djarum” hanya memberikan penjelasan lebih yang menyatakan
ini adalah perusahaan Djarum. Sedangkan warna hitam pada tulisan ini
berarti memiliki kekuatan, kecanggihan, misteri, sakral, elegan dan
eksklusif. Kekuatan yang berarti PT. Djarum yang sudah berdiri sejak
lama pasti saat ini memiliki kekuatan yang terus menerus semakin
besar, dan menonjolkan kekuatan nya dengan terus melakukan inovasi-
inovasi. Kecanggihan yang dimiliki oleh PT. Djarum yang dimaksud
adalah alat yang digunakan unuk melinting rokok produksinya kian
semakin canggih, sehingga dapat memproduksi rokok dengan cepat.
Mengenai PT. Djarum sendiri juga pasti di dalamnya memiliki sesuatu
yang disakralkan yang menjadi sebuah misteri tersendiri bagi Djarum,
seperti kaitannya dengan kota kudus yang terkenal sebagai kota kretek.

Berbicara mengenai kudus sebagai kota yang memproduksi rokok


terbesar di Indonesia, tidak terlepas dari sejarah kota kudus yang pada
jaman dahulu ternyata merupakan kota perdagangan bagi seluruh
pedagang internasional, disinilah kudus merupakan pusat kota
perdagangan yang terbesar karena pada saat itu jalur perdagangan
melalui pantai utara.

8
9
Packaging Djarum Black, sesuai dengan namanya, pasti di dominasi
oleh warna hitam. Mengapa? Karena selain karena alasan nama
tersebut, packaging yang berwarna hitam ini juga semakin menguatkan
kekuatan dari produk Djarum Black. Pembuktian kekuatan itu dapat
dilihat dari bagaimana ia menciptakan inovasi dengan membuat kertas
linting yang biasanya selalu berwarna putih, namun dalam produk
Djarum Black, ia menggunakan kertas linting yang berwarna gelap
(hitam), ini merupakan keunikan tersendiri bagi dunia industri rokok.
Packaging yang didominasi oleh warna hitam ini membuat produk
menjadi lebih elegan dan berkesan eksklusif. Sehingga tak heran jika
Djarum Black menempatkan posisinya berada di golongan ekonomi
menengah ke atas.

Warna putih merupakan lambang dari kedamaian, kesucian, kebersihan,


serta kesempurnaan. Di sini menunjukkan bahwa Djarum Black ingin
memberitahukan kepada masyarakat bahwa produk mereka ini sangat
menawarkan kesempurnaan rasa dalam setiap rokoknya, yang tentu
saja ini tidak lepas dari teknologi yang digunakan serta kebersihan yang
selalu diperhatikan dalam membuat racikan dalam tiap satu linting
rokok.

10
Warna merah melambangkan keberanian dan perjuangan yang terlah
dirintis dari tahun ke tahun. Dengan keberanian yang dimiliki dan
berbekal juga pengalaman selama puluhan tahun, maka Djarum Black
tidak perlu ragu-ragu lagi dalam melakukan terobosan-terobosan baru.
Inovasi-inovasi inilah yang harus terus dilakukan untuk terus membakar
semangat keberanian menghadapi dunia industri rokok yang sangat
besar ini.
Melihat dari packaging nya, Djarum Black memang sudah menentukan
siapa konsumen nya yaitu orang-orang dengan golongan menengah ke
atas. Baik anak muda maupun sampai orang tua. Golongan ini sangat
senang diperhatikan, ingin punya banyak teman, aktif dalam berbagai
kegiatan dan yang pasti kelompok ini sangat menikmati hidup.
Diketahui bahwa kebiasaan merokok saat ini semakin luas, merokok
sudah dijadikan gaya hidup. Sehingga salah satu alasan yang
menjadikan golongan ini merokok karena mereka ingin diterima oleh
lingkungannya, karena saat mereka berada di lingkungan atau
komunitas yang mayoritas nya adalah perokok maka ada perasaan yang
kurang enak dan tidak nyaman yang akan muncul saat mereka sedang
di lingkungan atau komunitas tersebut. Munculnya ketidaknyamanan
tersebut dapat memicu mereka untuk mencoba mengikuti kebiasaan
merokok agar terlihat nyaman dan dapat diterima di lingkungan atau
komunitas tersebut. Selain itu juga saat mereka melihat orang yang
sedang merokok dan berpikir bahwa itu adalah hal yang keren, seperti
saat melihat gaya seseorang ketika merokok itu keren dan seksi. Maka
saat itu juga mereka berpikir kalau dirinya juga ingin dilihat seperti itu,
tentu saja semua orang ingin dilihat kalau dirinya itu adalah orang yang
keren dan atau seksi, sehingga itu menyebabkan mereka mulai
mengkonsumsi rokok karena mereka ingin diakui serta dilihat keren
oleh orang lain.

11
Namun tidak menutup kemungkinan juga kalau mereka yang berada di
golongan menengah ke bawah juga ingin menikmati rokok Djarum Black
karena mereka ingin dilihat keeksistensiannya, yang mereka pikir
bahwa dengan menghisap rokok Djarum Black dan atau
memperlihatkan baik secara sengaja ataupun tidak sengaja bungkus
rokok Djarum Black kepada orang-orang di sekitarnya dengan cara
sengaja mengeluarkannya dari tas,kantong clana dll, atau menaruh nya
di atas meja tempat mereka minum, sehingga menunjukkan kepada
orang-orang di sekitarnya bahwa mereka adalah orang yang mampu,
keren dan gaul.

1.Persneling
Melambangkan sebuah kekuatan dari sebuah kendaraan. Tanpa
persneling sebuah kendaraan tidak dapat berjalan. Djarum Black ingin
mengatakan bahwa anak muda mempunyai kekuatan untuk membuat
sebuah inovasi yang menarik perhatian masyarakat.

2. Body Mobil
Hal ini mencerminkan bahwa segmentasi Djarum Black ini adalah
seseorang yang menyukai bidang otomotif dan hobi dalam
memodifikasi mobilnya.

12
3. Speedometer
Kecepatan. Konsumen Djarum Black yang hobi dengan kebut-kebutan.
Hal ini bisa diartikan bahwa konsumen Djarum Black harus cepat dan
cekatan dalam mengambil sebuah keputusan.
Ketiga gambar tersebut berhubungan dengan otomotif, yaitu suatu hal
yang sangat disukai anak muda pada masa sekarang. Kita dapat
melihat bahwa Djarum Black membuat sebuah wadah atau komunitas
dan sering mengadakan acara-acara yang berhubungan dengan bidang
ini agar menarik anak muda dalam berekspresi dan berkreasi dengan
ide-idenya.

Keunggulan Djarum Black dalam mempromosikan produknya bukan


hanya meningkatkan gaya hidup tetapi Djarum Black ingin
mengembangkan kreatifitas pada masyarakat. Sedikit acara yang
berhubungan dengan produk ini: Autoblackthrough, Black Motodify,
DjarumBlack Night Slalom dan Djarum Black Urban Art.

Sub headline: think power, think style & think speed


Menggunakan tipe huruf Sans Serif, tipe huruf ini sifatnya kurang
formal, sederhana dan akrab. Think power, think style & think speed
disini ingin menjelaskan bahwa kekuatan, gaya hidup dan kecepatan
mencerminkan karakter dari produk Djarum Black. Kekuatan disini bisa
diartikan bahwa Djarum Black sudah kuat atau mempunyai kekuatan
dalam persaingan menghadapi pasar rokok di Indonesia. Gaya hidup
disini juga bisa dilihat bahwa konsumen Djarum Black merupakan
orang-orang yang mempunyai gaya hidup menengah keatas sedangkan
kecepatan yang dimaksud dalam hal ini adalah kecepatan si produk
Djarum Black dalam memasarkan dan mendistribusikan produknya
kepada konsumen. Sederhana dan akrab (sans serif), dalam hal ini
Djarum Black tetap ingin terlihat sederhana dan akrab di kalangan
perokok dan pecinta otomotif.

13
Headline: Think Black
Dilihat dari jenis hurufnya, think power menggunakan huruf huruf tulis
(script). Hurufnya saling terkait seperti tulisan tangan, sifatnya yang
anggun, pribadi dan informal.
Think Black! Produsen Djarum Black ingin terus mengingatkan (me-
Recall) bahwa ketika seseorang ingin merokok dia hanya mengingat
Djarum Black, dalam hal ini Djarum Black selalu mencoba menjadikan
produknya TOP OF MIND dalam benak konsumen dan Djarum Black
menginginkan sebuah inovasi yang berbeda dibandingkan dengan
produk lainnya.

Logo Djarum Black


Menggunakan tipe huruf Sans Serif, tipe huruf ini sifatnya kurang
formal, sederhana dan akrab. Huruf A yang disimbolkan menggunakan
bentuk segitiga berwarna merah, bentuk segitiga bisa diartikan bahwa
Djarum Black ingin selalu mempunyai sebuah energi yang positif dan
keberanian yang luar biasa untuk menggapai sebuah puncak
kesuksesan.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Djarum Black ingin
menjadi sebuah produk yang memiliki karakter yang kuat, yang juga
mencerminkan karakter konsumennya dan hal tersebut terlihat dari
penggunaan warna yang digunakan Djarum Black dalam logonya.

Warna Hitam
Melambangkan sesuatu yang memiliki sebuah kekuatan, misteri,
keanggunan dan kemakmuran.
Dalam hal ini Djarum Black yang mempunyai segmentasi khusus bahwa
produk ini ditujukan untuk pria muda maskulinitas range umur 19-25
tahun yang menyukai sebuah tantangan, aktif, enerjik yang kali ini
terfokus pada bidang otomotif.

14
Brosur
Dilihat secara detail, gambar tersebut menyerupai bentuk brosur.
Biasanya brosur digunakan sebagai alat informasi dan media promosi
suatu produk, disini Djarum Black juga ingin mengatakan bahwa mereka
ingin terlihat simpel.

Icon : Logo Djarum Black, yang merupakan representasi dari produk


Djarum Black. Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa logo Djarum
Black merupakan gambaran atau cerminan dari produk tersebut.

Indeks : Gambar persneling, body mobil dan speedometer, menjadi


sebuah penghubung antara kata-kata think black dengan logo djarum
black.

Simbol : Think Black, merupakan representasi gaya hidup anak muda


khususnya pria yang menyukai bidang otomotif. Karena Djarum Black
memiliki karakter dari dari ketiga gambar tersebut dan Djarum Black
berharap setiap konsumen atau setiap orang yang ingin merokok akan
mengingat kata "Think Black" sehingga konsumen tersebut akan
membeli produk Djarum Black. Bisa dilihat dari beberapa event Djarum
Black yaitu: Black Motodify, Djarum Black Night Slalom

15
Inovasi yang ditampilkan pada gambar diatas merupakan sebuah
inovasi yang sangat menarik untuk dianalisis, bisa kita liha disini adalah
gambar sebuah bis dan memiliki beberapa tanaman yang diletakkan di
belakangnya tepat di atas knalpot bis tersebut.
Disini kami mengibaratkan sebuah asap dari kanlpot itu adalah sebuah
asap rokok yang bisa membahayakan siapa saja dan menyebabkan
polusi dimana-mana. Tanaman disini berfungsi sebagai tanaman yang
dapat menyerap racun dari asap-asap rokok ataupun asap polusi udara
di sekitar kita yang dapat menjadikannya oksigen kembali yang dapat
dihirup oleh makhluk hidup lainnya. Tapi disini diibaratkan tanaman itu
sebagai makhluk hidup lainnya (dalam hal ini manusia), yang dapat
dapat mati suatu saat nanti karena asap yang ditimbulkan oleh rokok.

16
Tapi dalam hal ini kami mengambil makna yang kedua, dikarenakan
seperti yang kita ketahui bersama-sama bahwa rokok dapat
menyebabkan suatu penyakit atau parahnya bisa menyebabkan
kematian bagi para penikmatnya maupun orang yang berada di
sekitarnya.

Inovasi ini bisa dibilang sebuah media bagi pemerintah atau bagi
lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk mengkampanyekan anti
asap rokok atau anti tembakau bagi makhluk hidup. Hal ini bisa
dijadikan sebuah iklan layanan masyarakat yang dapat menghimbau
masyarakat untuk berhenti merokok atau setidaknya mengurangi rokok
untuk kesehatan kita bersama, baik itu untuk diri sendiri maupun untuk
orang lain.

Regulasi
Produk rokok mempunyai regulasi yang cukup ketat. Hal ini bisa dilihat
bahwa produk rokok tidak boleh beriklan dengan cara menunjukkan
seseorang yang sedang merokok, menyalakan rokok, atau memegang
rokok itu sendiri.

Pada akhir tahun 2010 kemarin, pemerintah melarang iklan rokok


beredar di media massa. Dengan adanya peraturan pemerintah
tersebut produsen rokok tidak bisa sembarangan untuk memilih dan
beriklan di media massa, karena hanya ada beberapa media yang
diizinkan oleh pemerintah salah satunya adalah media billboard.

Untuk masalah waktu penayangan di media televisi, iklan rokok hanya


boleh sering ditayangkan ketika waktu malam hari. Sesudah melewati
prime time. Untuk masalah penempatan di media cetak, iklan rokok
hanya boleh beriklan hanya di beberapa media cetak yang rata-rata
berupa majalah yang sesuai dengan segmentasi dari si majalah itu
sendiri. Sedangkan untuk penempatan iklan luar ruang, iklan rokok

17
hanya diperbolehkan menempati titik-titik tertentu yang telah
ditentukan oleh pemerintah setempat dan tidak menghalangi tempat-
tempat maupun rambu-rambu jalan di sekitarnya.

18

Anda mungkin juga menyukai