Anda di halaman 1dari 3

1. Kenali dan ketahui tanda-tanda tsunami.

Pengetahuan ini bisa


menyelamatkan hidup Anda!

2. Berbagi informasi dan pengetahuan dengan keluarga dan teman-


teman. Ini dapat menyelamatkan hidup mereka!

3. Tentukan apakah anda tinggal, kerja, bermain, atau transit di


sepanjang tepi pantai atau daerah evakuasi tsunami.

4. Turuti saran dari otoritas keamanan darurat dan penegak hukum


setempat. Jangan kembali sampai otoritas mengatakan aman.

5. Menjauhlah dari air. Jika Anda berada di pantai atau dekat lautan,
dan merasakan bumi bergoyang, segeralah pindah ke dataran yang
lebih tinggi. Jangan menunggu sampai adanya peringatan tsunami .
Jauhi sungai dan anak sungai yang mengarah ke laut dikarenakan
dapat menjadi alur arus dan gelombang tsunami yang kuat.

6. Cari tempat berlindung.


Jika Anda tinggal di daerah evakuasi tsunami dan mendengar
adanya peringatan tsunami, keluarga Anda harus segera
mengevakuasi dari rumah. Melangkahlah dengan teratur, bersikap
tenang menuju tempat evakuasi atau tempat aman lainnya diluar
area evakuasi.

Jika Anda berada di sekolah dan mendengar adanya peringatan


tsunami, ikutilah saran dari guru-guru dan pegawai sekolah lainnya.

Jika Anda tidak mampu bergerak cepat ke arah daratan yang aman,
maka bangunan beton yang tinggi , kuat dan bertingkat dapat mejadi
tempat pengungsian yang aman dari tsunami.

Jakarta Tsunami Information Centre (JTIC)


UNESCO Office Jakarta
Jalan Galuh II No. 5, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
Tel: (62-21) 739 9818 Fax: (62-21) 7279 6489
Website: http://www.jtic.org
Photo:http://www.02.246.ne.jp/~semar/tsunami/tsunami.html
Tsunami dapat dideteksi dengan panca indera manusia. Kenalilah tanda-
tanda alami sebuah tsunami.

MERASA
- Gempa bumi lokal yang kuat dapat menyebabkan tsunami.
- MERASAKAN getaran bumi yang dahsyat?

MELIHAT
- Begitu tsunami mendekati bibir pantai, air surut dari pantai,
sehingga memperlihatkan lantai samudera, karang, dan ikan.
- MELIHAT penyurutan air yang tidak seperti biasanya?

MENDENGAR
- Aktivitas samudera yang abnormal, dinding air, dan tsunami yang
mendekati menciptakan suara ‘gemuruh’ yang kuat seperti suara
kereta atau pesawat jet yang lewat.
- MENDENGAR suara gemuruh?

LARI
- Jangan menunggu perintah evakuasi resmi
- Segera tinggalkan daerah - daerah pantai yang rendah
- Bergerak ke daerah daratan yang tinggi
- LARI bila melihat tsunami!

Jakarta Tsunami Information Centre (JTIC)


UNESCO Office Jakarta
Jalan Galuh II No. 5, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
Tel: (62-21) 739 9818 Fax: (62-21) 7279 6489
Website: http://www.jtic.org
Photo: http://www.02.246.ne.jp/~semar/tsunami/tsunami.html
1. Tidak semua gempa bumi mengakibatkan tsunami, walaupun seringnya seperti
itu. Ketika Anda tahu bahwa gempa sedang terjadi, bersiaplah untuk
kemungkinan pesan darurat tsunami.

2. Gempa yang terjadi di wilayah Anda merupakan tanda peringatan alami akan
tsunami. Jangan berdiam diri di wilayah pantai setelah merasakan gempa.

3. Tsunami biasanya didahului oleh turunnya tingkat permukaan laut secara jelas.
Hal ini diakibatkan oleh tarikan samudera yang mundur ke arah laut sehingga
lantai laut terlihat. Datangnya gelombang tsunami kearah pantai terkadang
terdengar seperti suara gemuruh kereta api yang datang. Ini juga tanda
peringatan alami tsunami.

4. Tsunami tidak hanya merupakan satu gelombang, tetapi berangkai dan


membawa volume air yang luar biasa besarnya sehingga bisa membanjiri dan
menggenangi daratan sampai berjam-jam. Gelombang pertama belum tentu
yang terbesar. Menjauhlah dari wilayah bahaya sampai peringatan ’aman’
dikeluarkan oleh otoritas yang sah.

5. Tsunami yang kecil pada suatu titik di wilayah pantai bisa menjadi sangat
besar setelah beberapa kilometer jauhnya dari titik tersebut. Jangan sampai
tsunami kecil ini membuat Anda mengabaikan kemungkinan terjadinya yang
besar.

6. Setiap peringatan Tsunami perlu ditanggapi dengan serius dan bijaksana oleh
masyarakat, walaupun terkadang kejadian tsunami tersebut tidak
menyebabkan kerusakan. Menganggap remeh peringatan Tsunami dapat
mengakibatkan Anda menjadi korban.

7. Semua macam tsunami memiliki potensial bahaya tinggi, walaupun ketika


menghantam bibir pantai tidak semuanya bersifat menghancurkan.

8. Jangan pernah turun ke pantai untuk menonton tsunami. Ketika Anda sudah
melihat gelombangnya berarti sudah terlambat untuk menghindarinya. Hampir
semua tsunami menyerupai banjir cepat yang penuh dengan puing-puing.
Gelombang tsunami umunya tidak melengkung dan pecah, sehingga jangan
mencoba untuk berselancar dalam gelombang tsunami.

9. Cepat atau lambat, tsunami menghampiri setiap bibir pantai di Samudera


Hindia dan semua samudera lainnya.

10. Selama masa darurat tsunami, Pusat Pengendalian Operasi di daerah Anda,
polisi dan badan penanganan darurat lainnya akan berusaha menyelamatkan
Anda, maka berilah dukungan penuh bagi mereka.

Jakarta Tsunami Information Centre (JTIC)


UNESCO Office Jakarta
Jalan Galuh II No. 5, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
Tel: (62-21) 739 9818 Fax: (62-21) 7279 6489
Website: http://www.jtic.org
Photo:http://www.02.246.ne.jp/~semar/tsunami/tsunami.html