Panitia Pemilihan Ketua dan Formatur Pimpinan Cabang

DEWAN MASJID INDONESIA
KEC. KOTO TANGAH ± KOTA PADANG TAHUN 2011

DRAFT TATA TERTIB PEMILIHAN KETUA & FORMATUR CABANG DMI KEC. KOTO TANGAH Minggu, 27 Februari 2011 MUQADDIMAH Tata Tertib Pemilihan Ketua dan Formatur ini mengatur pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Formatur Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Koto Tangah pada hari tanggal 24 Rabi¶ul Awal 1432 H bertep atan dengan tanggal 27 Februari 2011 bertempat di masjid Raya Kampung Jambak, Kelurahan Batipuh Panjang Kecamatan Koto Tangah. Penyusunan Tata Tertib ini dimaksudkan untuk mengatur pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Formatur Pimpinan Cabang DMI Koto Tangah agar berjalan tertib dan memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan dalam jangka waktu yang direncanakan. Pengesahan Tata tertib ini dilakukan dalam Sidang Pleno Kedua Musyawarah Cabang DMI Koto Tangah setelah mendapat persetujuan dari seluruh an ggota Sidang. Bab I MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 1 Pemilihan Ketua dan Formatur Pimpinan Cabang DMI Kecamatan Koto Tangah ini bermaksud melakukan serangkaian proses pemilihan untuk menetapkan Ketua Pengurus Cabang dan Tim Formatur Kepengurusan Cabang DMI Kecamatan Koto Tangah Padang. Pasal 2 Pemilihan Ketua dan Formatur Cabang DMI Koto Tangah ini bertujuan untuk membentuk Kepengurusan Cabang DMI Kec. Koto Tangah Masa Bakti 2011 -2016 secara demokratis. Bab II AGENDA DAN TAHAPAN PEMILIHAN Pasal 3 Pemilihan Ketua dan Formatur Pengurus Cabang DMI Koto Tangah dilakukan untuk memilih : 1. Satu orang Ketua Pengurus Cabang dan sekaligus merangkap sebagai Ketua Formatur Pengurus Cabang DMI Kecamatan Koto Tangah Masa Bakti 2011 -2016. 2. Enam orang Anggota Formatur un tuk menyusun Kepengurusan Cabang DMI Kec. Koto Tangah Masa Bakti 2011-2016 bersama Ketua Formatur terpilih.

Penetapan B T T E L Pasal 5 Tahap pencalonan adalah tahap pengajuan Calon Ketua Pengurus Cabang dan sekaligus sebagai calon Formatur Pimpinan Cabang DM Kecamatan Koto Tangah oleh peserta Musyawarah kepada Pimpinan Sidang Pleno. Pengajuan Calon Ketua Pengurus Cabang dan Formatur dilakukan oleh masingmasing fraksi atau kelompok peserta berdasarkan Kelurahan masing-masing. 1. Berjenis kelamin laki-laki.Pasal Pemili an Ket a dan Format r Pimpinan Cabang DM Koto dilakukan dalam Sidang Pleno Musyawarah Cabang. dan menyerahkan surat suara kepada Panitia Musyawarah atau memasukkannya kedalam tempat yang disediakan Panitia. Aktif sebagai Pengurus Masjid. 3. melalui tahapan sebagai berikut : 1. B T . 2. V E L Pasal 7 1. 3. peserta sidang dapat melakukan rapat fraksi atau Sidang Kelompok berdasarkan Kelurahan yang ada. 6. Pemilihan Ketua Pengurus Cabang DM Koto Tangah dilakukan dengan cara Musyawarah atau voting dalam Sidang Pleno Pemilihan Ketua dan Formatur Pengurus Cabang DM . Tahap Pencalonan 2. 2. 5. Pasal 6 Calon Ketua Pengurus Cabang DM yang akan dipilih harus memenuhi kriteria sebagai berikut : 1. Masing-masing Fraksi boleh mencalonkan dari Kelurahan lain. Tahap Pemilihan 3. 4. Rapat Fraksi atau Sidang Kelompok menetapkan satu nama yang akan diajukan sebagai Calon Ketua Pengurus Cabang DM Kecamatan Koto Tangah. Untuk menentukan calon dari masing-masing Kelurahan. Berumur maksimal 65 tahun. Warga Kecamatan Koto Tangah dan berdomisili di Kecamatan Koto Tangah. Pimpinan Fraksi atau Kelompok selanjutnya mengajukan nama Calon Ketua Pengurus Cabang DM kepada Pimpinan Sidang Pleno dalam Sidang Pleno Pemilihan Ketua dan Formatur Pengurus Cabang DM . 4. 3. Masing-masing Peserta Musyawarah menuliskan satu nama Calon Ketua Pengurus Cabang yang dipilih. 2. Pemungutan suara (voting) pemilihan Ketua dan Formatur Pengurus Cabang DM dilakuakn oleh semua Peserta Sidang Pleno dengan menggunakan surat suara yang disediakan Panitia.

Penetapan Ketua Pengurus Cabang dan Formatur Pimpinan Cabang DM Kecamatan Koto Tangah dilakukan berdasarkan hasil Musyawarah atau perhitungan suara pemilihan. Penghitungan suara dilakukan secara terbuka dalam Sidang Pelno yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang Pleno. B V E ET Pasal 8 1.4. maka dilakukan penambahan anggota formatur berdasarkan kesepakatan anggota Sidang Pleno. Apabila hasil pemungutan suara pertama menunjukkan tidak cukup calon untuk memenuhi jumlah anggota formatur yang akan diangkat. 2. Ditetapkan di : Kampung Jambak Pada tanggal : 24 R Awal 1432 / 27 Februari 2011 Pimpinan Sidang Pleno. Pasal 9 1. . 2. maka dilakukan pemungutan suara ulang terhadap calon yang memperoleh suara sama banyak.. maka dilakukan permufakatan antara kedua calon. Apabila hasil pemungutan suara ulang memberikan hasil yang sama. Calon Ketua yang mendapat suara terbanyak ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Cabang terpilih dan otomatis sebagai Ketua Formatur Pimpinan Cabang. ««««««««««. Enam Calon ketua yang mendapat suara terbanyak dua sampai tujuh ditetapkan sebagai Anggota Formatur. Ketua Sekretaris ««««««««. 3. 3. Apabila hasil penghitungan suara menunjukkan suara terbanyak sama banyak pada dua atau tiga calon Ketua Pengurus Cabang.