Anda di halaman 1dari 4

c 


 
   

 c c      




?????????? ?
?

? ? ?????????????????

? ??
  ?????? ?  ?

? ?
 ??  
à   

  

 

à  

      

     

   

   
››???

 ?

?›  ?

Perkembangan jumlah penderita penyakit HIV/AIDS di indonesia sangat meningkat dan


sangat mencemaskan banyak kalangan. Tercatat di indonesia pada tahun 2005 sebanyak
5.321 kasus terinfeksi HIV/AIDS dan pada bulan september 2010 tercatat 22.726 kasus.Di
Indonesia ada lima urutan teratas pada kasus HIV/AIDS adalah provinsi DKI Jakarta,Jawa
Timur,Jawa barat di susul papua dan bali.Dan di lihat dari proporsi usia kasus Hiv/AIDS
tertinggi pada kelompok usia 20 ʹ 29 tahun,disusul kelompok usia 30 ʹ 39 tahun dan
kelompok usia 40 ʹ 49 tahun.

Penelitian ini dengan mengambil sampel di papua di sebabkan jumlah kasus HIV di papua
sangat tinggi.Jumlah kasus HIV di Papua meningkat dari tahun 2000 yang tardata hanya 427
kasus dan meningkat sangat cepat menjadi 4.967 kasus.Prevalensi kasus HIV di Papua
adalah yang tertinggi di indonesia.Respon pemerintah di Papua terhadap kasus
penanggulangan HIV di mulai dengan akses gratis mulai dari tahap konseling sampai
pemberian terapi Antiretroviral pada pasien yang dengan perhitungan jumlah CD4 pasien
positif. Program ART di fokuskan pada pasien positif HIV.

? ?!"?#$#?%?$& &'??(&?) ?*? #?+"?,?


-*? '&??)(*?./+.?,?-*? '&?"+?$& &'???0$'?) ?
0? -$0? $(?  ? !"? $&$'? *? #$0&)1? ? )(*? + ,)?
-2 %? *&&? *? -,$ ? $? ? 3,? *? 4? *?  5? &?
) ?&0 #?'*&-?)?*0&?)00&?4!%?*?-2 ?*?-,$ ?
4?*?6#?,-, &# +

Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Papua, Constan Karma mengatakan
kasus HIV/AIDS di Papua hingga September 2010 telah mencapai 5.500 kasus. Jumlah ini
menunjukkan keberhasilan KPAD melakukan penanggulangan terhadap HIV dan AIDS.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Propinsi Papua, jumlah kasus HIV/AIDS di Papua hingga
September 2009 mencapai 4.967 kasus. 2.565 di antaranya terkena HIV dan AIDS 2.405
kasus. Dari jumlah tersebut 402 di antaranya telah meninggal dunia. Anggota TNI yang
tertular sebanyak 144 prajurit hingga Mei 2010. Empat di antaranya sudah meninggal.
Sementara itu, hasil Survei Terpadu HIV dan Perilaku yang dilaksanakan Badan Pusat
Statistik dan Departemen Kesehatan Tahun 2006 menunj ukkan epidemik HIV di Papua dan
Papua Barat telah memasuki populasi umum, yakni menyebar ke 2,4 % populasi masyarakat
umur dewasa usia 15 ʹ 49 tahun.
RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti ingin mengetahui faktor faktor yang
berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien dengan HIV di Papua berdasarkan
masalah:

1. ? Apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada
pasien HIV.
2. ? Apakah ada hubungan lamanya komsumsi obat dengan pengaruh dukungan keluarga
3. ? Apakah ada hubungannya tingkat pendidikan dan kepatuhan minum obat pasien
HIV.
4. ? Apaka terdapat pengaruh motivasi dan dukungan dari petugas kesehatan,lingkungan
dengan kepatuhan minum obat pasien HIV.

TUJUAN PENELITIAN

Tujuan umum

Untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan kepatuhan minum obat pada pasien HIV
di Papua.

Tujuan khusus

a.? Untuk mengetahui keterikatan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pasien HIV.
b.? Untuk mengetahui hubungan lamanya minum obat dengan pengaruh dukungan keluarga
ketidakpatuhan pada pasien HIV.
c.? Untuk menhetahui apakah ada hubungannya antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan
minum obat pasien HIV.
d.? Untuk mengetahui tentang motivasi dan dukungan petugas kesehatan,lingkungandengan
kepatuhan minum obat pasien HIV.

MANFAAT PENULISAN