Anda di halaman 1dari 28

TUGAS MAKALAH ILMU BAHAN

SENG/ZINC/Zn SEBAGAI SEMIKONDUKTOR

Disusun Oleh;
AHID ABDUL RAHMAN NIM;08506134020
SETYANA DIMAS K NIM;08506134019
URIP MASIKA NIM;08506134026

Kepada:
DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK UNY
YOGYAKARTA
2008
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh


Puja dan puji kami panjatkan Kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan
rahmat dan karunia-Nya kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ilmu
bahan dengan baik tanpa terjadi halangan yang berarti.
Tidak lupa kami ucapkan rasa terima kasih kami kepada orang tua kami yang
telah memberikan bantuan moril maupun spiritual .Selanjutnya kepada dosen dosen yang
telah membimbing kami,serta semua pihak yang telah berperan dalam menyusun
makalah ilmu bahan ini.
Kami menyadari bahwa isi dari makalah ilmu bahan yang berjudul Seng/Zinc/Zn
ini masih sangat jauh dari kesempurnaan.Oleh karena itu, saran dan kritik dari pembaca
sangat kami harapkan guna membangun dan meperbaiki kesalahan yang telah kami
lakukan .Dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya sendiri khususnya dan para
pembaca pada umumnya.
Wassalammalikum wa rahmatullahi wa barakatuh
DAFTAR ISI

HALAMANJUDUL………………………………………………………………i
KATA PENGANTAR…...………………………………………………………..ii
DAFTAR ISI……………………………………………………………………...iii
ABSTRAK………………………………………………………………………..1
PENDAHULUAN…..…………………………………………………………….1
PEMBAHASAN……………………………………………………………….2-11
SIFAT BAHAN..………………………………………………………………12-16
SUB JUDUL…………..……………………………………………………….16-20
PENUTUP dan KESIMPULAN………………………………………………….20
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………….21
LAMPIRAN……………………………………………………………………22-23
ABSTRAK
Didalam elektronika pemiliham bahan dasar untuk membuat komponen
elektronika adalah sangat penting,hal ini akan menetukan kualitas komponen yang
dihasilkan.Pada saat ini perkembangan elektronika telah mengalami banyak
kemajuan,salah satunya adalah bahan bahan yang digunakan dalam pembuatan
komponennya,hal baru yang terjadi adalah digunakannya seng/zinc/Zn sebagai salah satu
bahan dasar elektronika,misalnya dijadikan bahan konduktor dan semikonduktor.Seng
adalah bahan yang tidak kalah unggul dengan bahan lain seperti keramik dan
alumunium.Oleh karena itu sekarang seng menjadi bahan alternative yang lebih
baik,karena seng mempunyai ketahanan yang cukup baik.
Secara kimiawi Seng adalah unsur kimia dengan lambang kimia Zn, nomor atom
30, dan massa atom relatif 65,39. Secara umum dalam kehidupan sehari hari,Zinc/seng
hanya dikenal dalam bentuk pelat saja. Dalam penerpan sebagai bahan dasar komponen
elektronika,seng tidak dapat menjadi bahan tunggal,seng harus dicampur dengan bahan
lain.Contoh campuran seng adalah kalamin, franklinit, smithsonit, willenit, zinkit,oxide
dan Blende.
Sampai saat ini seng sudah digunakan didunia elektronika,alat alat yang
menggunakan bahan seng diantaranya adalah;Baterai,Amforterisme,dan yang terbaru dan
menjadi pembangkit energi alternative adalah alat yang disebut dengan Nanogenerator.

Kata kunci:
• Material Zinc
• Zinc oxide
• Zinc blende
• Nanogenerator
BAB I
PENDAHLUAN
Pengembangan material sebagai bahan dasar dalam pembutan komponen
elektronika sangat menentukan kualitas suatu alat/produk elektronika.Pada saat ini telah
banyak terjadi perubahan dan perkembangan tentang pemilihan bahan dan penemuan
penemuan baru.Makalah ini akan membahas bahan dasar yaitu Seng/Zinc/Zn.
Seng/Zinc/Zn adalah mineral yang terdapat di alam bebas yang berbaur dengan
mineral lain.Seng juga terdapat didalam tubuh manusia dan hewan.Didalam tubuh kita
Seng adalah zat yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk membentuk enzim dan
hormon penting. Selain itu zinc juga berfungsi sebagai pemelihara beberapa jenis enzim,
hormon dan aktifitas indera pengecap atau lidah kita.Selain itu Seng juga dapat
menghambat proses penuaan pada kulit kita.
Secara umum dalam kehidupan sehari hari,Zinc/seng hanya dikenal dalam bentuk
pelat saja.Dalam industri Zink adalah bahan penting,contohnya pada pembuatan
kosmetik,sabun,cat,tinta,pengawet kayu,dan pembuatan baterai.Dalam penerpan sebagai
bahan dasar komponen elektronika,seng tidak dapat menjadi bahan tunggal,seng harus
dicampur dengan bahan lain.Contoh campuran seng adalah kalamin, franklinit,
smithsonit, willenit, zinkit,oxide dan Blende.Selain itu seng juga mempunyai keunggulan
dan kelemahan serta sifat sifat yang mendukungnya.
Namun selain itu Seng (atau zinc) adalah unsur kimia dengan lambang kimia Zn,
nomor atom 30, dan massa atom relatif 65,39.Seng tidak diperoleh dengan bebas di alam,
melainkan dalam bentuk terikat. Mineral yang mengandung seng di alam bebas antara
lain kalamin, franklinit, smithsonit, willenit dan zinkit.
Gambar 1:Atom zinc dan jumlah elektronnya
Secara kimia Zinc mempunyai keterangan yaitu;

Gambar 2:Tabel periodic kimia.

• Nama, Lambang, Nomor atom ;zink, Zn, 30


• Deret kimialogam ; transisi
• Golongan, Periode, Blok ; 12, 4, d
• Penampilan ; abu-abu muda kebiruan
• Massa atom ; 65,409(4) g/mol
• Konfigurasi elektron ; [Ar] 3d10 4s2
• Jumlah elektron tiap kulit ; 2, 8, 18, 2
• Struktur kristal ; heksagonal
• Bilangan oksidasi ; 2(Oksida amfoter)
• Elektronegativitas ; 1,65 (skala Pauling)
• Energi ionisasi ; pertama: 906,4 kJ/mol
ke-2: 1733,3 kJ/mol
ke-3: 3833 kJ/mol
• Jari-jari atom ; 135 pm
• Jari-jari atom (terhitung) ; 142 pm
• Jari-jari kovalen ; 131 pm
• Jari-jari Van der Waals; 139 pm

(Wikimedia,2007.http://id.wikipedia.org/wiki/Zinc)
KEGUNAAN SENG/ZINC/Zn SECARA UMUM

Secara umum dalam kehidupan sehari hari,Zinc/seng hanya dikenal dalam bentuk
pelat saja.Dalam industri Zink mempunyai arti penting;
• melapisi besi atau baja untuk mencegah proses karat digunakan untuk bahan
batere
• zink dan alinasenya digunakan untuk cetakan logam, penyepuhan listrik dan
metalurgi bubuk
• zink dalam bentuk oksida digunakan untuk industri kosmetik, plastik, karet,
sabun, pigmen dalam cat dan tinta
• zink dalam bentuk sulfida digunakan untuk industri tabung televisi dan lampu
pendar
• zink dalam bentuk klorida digunakan untuk pengawetan kayu.
• (Wikimedia,2008.http://id.wikipedia.org/wiki/Zinc)
Didalam makalah ini kita akan membahas Seng/Zn sebagi konduktor dan semikonduktor
didalam elektronika.

.
BAB II

PEMBAHASAN

Material bahan dalam elektornika sangatlah banyak,salah satunya adalah seng.


Zinc/Seng/Zn yang digunakan dalam elektronika;

Zinc Oxide(ZnO);
Zinc Oxide adalah material yang unik, memperlihatkan unsur-unsur bahan
semikonduktor, piezoelektrik dan pyroelektrik. karena itu sekarang popular diteliti
sebagai bahan masa depan untuk optoelektronik, sensors, tranduser, biomedicine seperti
UV light emitter, chemical and gas sensor, transparent electronics, piezo elektrik, surface
acoustic wavedevice, dan terutama untuk Light emitting diodes (LEDs).
Keuntungan Zinc oxide dari bahan-bahan semiknduktor pita lebar (wide band
semkonduktor) yang populer sebelumnya (SiC dan GaN) adalah selain karena dia bisa
dioperasikan dalam lingkungan yang keras dan bersuhu tinggi, juga Efisiensi Quantum
yang lebih tinggi, Resistansi yang lebih tinggi untuk keadaan radiasi energi tinggi, dan
kemungkinan peng-etsa-an dengan kimia basah (wet chemical etching).
Dengan teknik seperti Pulse Laser Desposition (PLD), Molecular Beam Epitaxy
(MBE), metalorganic chemical vapor deposition (MOCVD), atau bahkan reactive
sputtering ZnO dengan kualitas baik dapat dibuat dalam temperature lebih rendan
daripada GaN, ini memungkinankan untuk membuat transparent-junction pada substrate
yang murah seperti bahan gelas sehingga memungkinkan pembuatan UV laser atau LEDs
untuk sistem penyimpanan data kepadatan tinggi (High Density storage data system
LEDs) yang murah.
Hanya sayangnya kelihatannya riset-riset belum berhasil membuat tipe-P dan
tipe-N bersama-sama, baru bisa dibuat tipe-P atau tipe-N saja, selain itu juga masih ada
hambatan dalam pembuatan devais yang bagus dan tahan uji (reliability).
Ditulis dari berbagai sumber oleh;Prapto Nugroho(http://www.te.ugm.ac.id/forum)
Zinc Oxide mempunyai spesifikasi;
1. Other names: Zinc white,calamine,Zincum oxydatum
2. Lambang:ZnO
3. Massa molar; 81,4084g/mol
4. Titik lebur; 4.606 C
5. Standard enthalpy of formation ΔfHo298; −348.0 kJ/mol
Standard molar entropy So298; 43.9 J.K−1.mol−1

Gambar:Mineral Oxide dan Struktur Oxide.

(http://www.te.ugm.org/oxide.html)

Proses untuk memperoleh Zinc Oxide;

Seng oksida seng (ZnO)decomposes ke uap dan oksigen hanya sekitar 1.975 ° C,
yang mencerminkan stabilitas yang cukup besar. Pemanasan dengan mengubah karbon
oksida seng ke [1]: ZnO + C → Zn + CO

Setelah pemanasan dengan magnesium, seng oksida berkurang explosively. Ia


tetap putih saat berhubungan dengan hidrogen sulfida, dimana mengkonversi ke sulfida:

ZnO + H 2 S → ZnS + H 2 O

Single-kristal ZnO hampir transparan.


Gunakan dalam Semikonduktor
ZnO adalah semikonduktor dengan energi 3,37 eV pada suhu kamar. Yang paling
umum adalah aplikasi di laser diodes dan lampu emitting diodes (LEDs) karena memiliki
exciton dan biexciton energi 60 meV dan 15 meV, masing-masing. Diharapkan ini
exciton properti ZnO akan ditingkatkan lebih lanjut oleh epitaxy.
Kebanyakan ZnO telah n-jenis karakter, bahkan karena tidak disengaja doping.
Asli cacat seperti oksigen kekosongan atau seng interstitials sering dianggap sebagai asal
ini, tetapi tetap kontroversial subjek. Alternatif penjelasan telah diajukan, berdasarkan
perhitungan teori.
n-jenis doped film yang sering digunakan dalam film tipis teknologi, di mana
seng oksida bertindak sebagai TCO (transparan melakukan oksida). n-jenis doping dapat
[6].
dengan pengenalan aluminum, indium, atau kelebihan seng p-jenis doping sulit, dan
saat ini aktif daerah penelitian, dengan arsenic sebagai calon terkemuka dopant [7]. Tipis-
film sel surya, LCD panel datar dan menampilkan aplikasi yang khas dari bahan ini.
Tepat doped ZnO dapat transparan dan arus listrik, dan karena itu dapat digunakan
sebagai transparan elektroda. Indium timah oksida (ITO) yang lain melakukan oksida
transparan sering digunakan dalam microelectronics.
(Sizelove, JR (1999). "Residual Asli dangkal Donor di ZnO".Helsinky)
Seng oksida nanorod Sensor
Seng oksida nanorod sensor atau ZnO nanorod sensor adalah seng oksida
nanowire berbasis nanosensors dikembangkan untuk mendeteksi keberadaan hidrogen
partikel di Ambient suhu [8] [9].
Spintronics
ZnO juga telah dipertimbangkan untuk spintronics aplikasi karena teori prediksi
dari suhu kamar ferromagnetism. Unsubstantiated laporan dari ferromagnetism telah
dibuat, namun kehadiran mencampuri magnetis Semikonduktor tetap menjadi pertanyaan
besar yang masih belum dijawab dalam fisika.
Piezoelektrik
Yang Piezoelektrik di tekstil serat lapis di ZnO telah mampu ditampilkan "sendiri-
powering nanosystems" sehari-hari dengan mekanik menekankan dihasilkan oleh angin
atau pergerakan tubuh.
Pada tahun 2008 Pusat Nanostructure karakterisasi di Institut Teknologi Georgia
melaporkan produksi listrik menghasilkan sebuah perangkat (disebut fleksibel biaya
pompa generator) menyampaikan alternating saat ini dengan memperluas dan merilis
oksida seng kawat. Ini mini-generator menciptakan sebuah tegangan bergerak ke sana ke
mari hingga 45 millivolts, mengkonversi dekat dengan tujuh persen diterapkan mekanis
menjadi energi listrik. Peneliti digunakan kawat dengan ukuran 200-300 microns dan
Diameter tiga sampai lima microns, tetapi perangkat ini dapat ditingkatkan skalanya
bawah untuk ukuran nanometer.
Pyroelectric koefisien
• Dasar pyroelectric koefisien: -6,8 μC / m² K
• Sekunder pyroelectric koefisien: -2,5 μC / m² K
• Total pyroelectric koefisien: -9,4 μC / m² K
(Chen, Shen-Ming ,2008. "Nanostructured Seng oksida Partikel-partikel di kimiawi
Modified elektroda untuk Aplikasi Biosensor".Beijing)

Zinc Blende(ZnS);
Zinc Blende adalah mineral yang ketua bijih dari seng. Hal ini sebagian besar
terdiri dari seng sulfida dalam kristal formulir tetapi hampir selalu berisi variabel besi.
Ketika konten besi tinggi itu merupakan berbagai kegelapan hitam, marmatite. Biasanya
ditemukan dalam asosiasi dengan Galena, pyrite, dan lain sulfides bersama calcite,
dolomit, dan fluorite. Mineral yang crystallizes di kubik sistem kristal. Dalam struktur
kristal, seng dan belerang atom adalah tetrahedrally dikoordinasikan. Struktur ini erat
kaitannya dengan struktur berlian. Yang bersegi enam analog dikenal sebagai wurtzite
struktur. Kisi-kisi yang konstan untuk seng sulfida dalam struktur kristal zincblende
adalah 0,596 nm, dihitung dari geometri dan ionis radii dari 0,074 nm (seng) dan 0,184
nm (sulfida). Ini bentuk ABCABC lapisan.
Warnanya biasanya kuning, coklat, atau abu-abu-abu-abu ke hitam, dan mungkin
mengkilat atau kalis. Yang gemerlapan adalah adamantine, resinous untuk submetallic
tinggi untuk varietas besi. Memiliki lampu kuning atau coklat coret, sebuah kekerasan
3,5 - 4, dan berat jenis dari 3.9-4.1. Beberapa spesimen memiliki merah iridescence
dalam abu-abu-hitam kristal; ini disebut "rubi sphalerite." Yang pucat kuning dan merah
varietas punya sedikit besi dan transparan. Yang lebih gelap kabur varietas berisi lebih
banyak besi. Beberapa spesimen juga neon di ultraungu cahaya. The refractive index
sphalerite (seperti diukur melalui sodium ringan, 589,3 nm) adalah 2,37. Sphalerite
crystallizes di isometric kristal dan mempunyai sistem sempurna dodecahedral
perpecahan. Gemmy, pucat spesimen dari Franklin, New Jersey Jeruk sangat teduh dan /
atau longwave biru di bawah cahaya ultraungu dan dikenal sebagai cleiophane, yang
hampir murni ZnS beragam.
Model ikatan kuat dikembangkan untuk mengungkapkan sistematik dari pita-pita
valensi semikonduktor jenis Zinc Blende. Model ini mempunyai tujuh parameter, dua
dari parameter tersebut ditentukan dari spektrum energi puncak penyerapan optik dan
konstanta dielektrik. Parameter lainnya ditentukan dari harga eigenvalue eksperimental
semikonduktor golongan IV di titik simetri tertentu, dan dari harga suku atomik Herman-
Skillman. Dari model ini diperoleh kaidah-kaidah tentang hubungan antara pita valensi
dan kaidah sifat energi pita valensi dari material, ke material semikonduktor jenis Zinc
Blende. Hasil mengenai pita energi model ini ternyata sesuai dengan EPM (Emperical
Pseudopotensial Method).

Gambar:Mineral Blended an Struktur Blende.

(Nining maida,2007.http://www.itb.medialibrary/zinc/blede.html)
BAB III
SIFAT BAHAN
a.Keunggulan Zinc
Keunggulan bahan Zinc (Zn) adalah Zinc memiliki sifat anti oksidan,anti oksidasi
membuat bahan dari zinc mempunyai usia pakai yang relative lama dari bahan yang lain
seperti keramik dan alumunium.Zinc juga memiliki sifat antiwear sehingga zinc menjadi
kuat.Bahan yang terbuat dari Zinc biasanya tahan api dan tidak mudah berkarat bila
digunakan untuk melapisi besi.
Pada saat ini,banyak yang lebih memilih seng sebagai bahan campuran
utama,didalam elektronika bahan dari seng sudah lebih sering digunakan sebagai
konduktor dan semikonduktor.Lagipula pada zaman sekarang seng sudah mudah
didapatkan.
(tradeoffers.2006.seng.http://www.jakarta.indonetwork.or.id)

b.Kelemahan Zinc
Kelemahan bahan dari zinc adalah Zinc tidak didapat dari alam bebas dan tidak
bias mengambilnya begitu saja secara bebas.Pada dasarnya Zinc diperolah dari alam
berupa mineral yang masih bercampur dengan mineral lain.Untuk mendapatkan Zinc
yang murni harus melalui proses tambang dan proses kimia yang melalui banyak
proses,salah satu contohnya adalah proses penyubliman dan direaksikan dengan boraks.
Hal inilah yang bisanya menjadi sebab untuk beralih ke bahan lain yang lebih
mudah untuk didapat untuk menjadi bahan dalam elektronika.Padahal seng tidak kalah
baik untuk menjadi bahan bila dibandingkan dengan keramik,polymer dan alumunium.
(Kusmono,Yudo,mineralogy Dasar,Bandung:Binacipta,1986)

c.Sifat Chemis
Berdasarkan data dari United State Environmetal Agency (USEPA), logam berat
y yang berbahaya diantaranya adalah antimon (Sb), arsenik (As), berilium (Be), kadmium
(Cd), kromium (Cr), tembaga (Cu), timbal (Pb), merkuri (Hg), nikel (Ni), selenium (Se),
kobalt (Co), dan seng (Zn). Secara kimia logam berat ini berbahaya karena tidak dapat
didegradasi, memiliki sifat toksisitas (racun) pada mahluk hidup walaupun pada
konsentrasi yang rendah, dan dapat terakumulasi dalam jangka waktu tertentu.
Dari berbagai penelitian di ketahui bahwa berbagai Seng/zinc baik dalam keadaan
hidup (sel hidup) maupun dalam bentuk sel mati (biomassa) dan biomassa mempunyai
mobilitas untuk melepas ion ion elektrik dengan cepat. Logam Zn mempunyai fungsi
yang dapat melakukan pengikatan dengan ion logam yang lain. gugus fungsi tersebut
terutama gugus karboksil, hidroksil, amina, sulfudril, imadazol, sulfat dan sulfonat.
(Sinly Evan Putra, Buhani, Suharso.2007.http://www.chemis.org)

d.Sifat Mekanis
Secara mekanis seng memang buruk,namun bila dipadu dengan bahan lain seperti
paduan tembaga seng yang dicampur unsur ke tiga akan menghasilkan sifat ketahanan
korosi, ketahanan aus dan sifat mampu mesin.Unsur-unsur yang dipadu terutama Mn, Sn,
Fe, Al,Ni dan Pb. Unsur-unsur ini larut padat dalam α dan β, sehingga tidak membentuk
fasa baru hanya mengubah perbandingan antara fasa α dan β.

Gambar; diagram fasa Tembaga – Seng/Zn

Diagram Fasa Cu-Zn terdiri dari enam fasa yaitu α, β, δ, γ, ε, dan η. Dari semua
fasa itu yang penting secara industri adalah logam kuningan dengan fasa α, dan β. fasa α
mempunyai struktur FCC dan β mempunyai struktur BCC ada juga fasa β’ dengan kisi
super.Dari diagram fasa untuk paduan tembaga seng 70%-30 %, fasa α merupakan
fasa lunak dan mudah dikerjakan, sedangkan paduan tembaga seng 60 – 40, adalah
merupakan fasa α + β yang mempunyai kekuatan tinggi dan paduan ini mempunyai
kekuatan tarik yang tinggi.Tabel dibawah adalah bahan campuran Cu-Zn dengan titik
leburnya.
Proses perlakuan panas paduan dengan suhu 400o C dan media pendinginan yang
beragam juga akan mempengaruhi tingkat kekerasan paduan.Proses perlakuan panas
menyebabkan tingkat kekerasan material lebih merata hal ini disebabkan karena
konsentrasi unsur pada produk awal seragam di setiap tempat. Kondisi penyebaran
unsur Zn, Pb dan Sn lebih merata pada paduan yang diberikan proses perlakuan panas
dengan media pendingin Oli (minyak).
Untuk lebih meningkatkan tingkat keseragaman penyebaran unsur Pb, Sn dan Zn
pada hasil produk industri kecil, harus dilakukan perbaiki kelemahan yang terjadi pada
saat pengecoran, seperti teknik penuangan, kontrol suhu dan proses pencetakan, sehingga
dihasilkan material yang lebih baik, kekerasan permukaan meningkat jika dibandingkan
dengan produk semula.
(Hardianto, Ian S.2000.Analisa Sifat Mekanik Bahan Paduan Tembaga-Seng,Surabaya)
f.Sifat Fisis
Secara fisis atau fisik seng/zinc/Zn mempunyai cirri-ciri;
Ciri-ciri fisik
Fase padat
Massa jenis (sekitar suhu kamar) 7,14 g/cm³
Massa jenis cair pada titik lebur 6,57 g/cm³
692,68 K
Titik lebur
(419,53 °C, 787,15 °F)
1180 K
Titik didih
(907 °C, 1665 °F)
Kalor peleburan 7,32 kJ/mol
Kalor penguapan 123,6 kJ/mol
Kapasitas kalor (25 °C) 25,390 J/(mol·K)
Tekanan uap
P/Pa 1 10 100 1k 10 k 100 k
pada T/K 610 670 750 852 990 (1185)
Sifat magnetik diamagnetik
Resistivitas listrik (20 °C) 59,0 nΩ·m
Konduktivitas termal (300 K) 116 W/(m·K)
Ekspansi termal (25 °C) 30,2 µm/(m·K)
Kecepatan suara (suhu kamar)
(pada wujud kawat) (kawat tergulung) 3850 m/s
Modulus Young 108 GPa
Modulus geser 43 GPa
Modulus ruah 70 GPa
Nisbah Poisson 0,25
Skala kekerasan Mohs 2,5
Kekerasan Brinell 412 MPa
(Wikimedia,2008.http://id.wikipedia.org//Zinc)
g.Sifat Energi
Secara umum energi seng yang berada didalam tubuh dapat menghambat proses
penuaan. Salah satu cara memperlambat proses penuaan ialah dengan mengkonsumsi
makanan yang mengandung zat gizi yang bersifat sebagai penetralisir reaktan radikal
bebas tersebut. Zat-zat tersebut antara lain: vitamin C, vitamin E, beta karoten, Zn, Se
dan Cu. Semua zat yang disebutkan tadi mempunyai sifat sebagai antioksidan dan
menetralisir reaksi radikal bebas. terutama bila belum terjadi kerusakan sel. Semua zat
tersebut harus diterima tubuh secara konsisten.
Secara elektronika Zinc/seng mempunyai kemmpuan untuk melepaskan ion
dengan kuat,padahal menurut volta tidak semua logam mempunyai kemampuan
melepaskan ion-ion electron sama besar.Daftar elemen yang di buat Volta membuktikan
bahwa seng (zn) lebih kuat melepaskan ion-ion electron dari logam (cu) atau tembaga.
Daftar volta, logam yang kuat melepaskan ion-ion electron disebelah kiri makin kekanan
adalah; Zn Fe Ni Sn Pb H Cu Ag Pt Au G
Salah satu contoh sifat energies Seng adalah Seng Galvanis yang mudah diperoleh
di sembarang tempat, percobaan untuk mengetahui energi listrik air laut ini juga
menggunakan katoda dari besi, stainles steel, dan seng (zn) murni. Dari percobaan yang
paling sederhana, ternyata dari Seng Galvanis, kita mendapat aurs listrik cukup besar.
Dan saat katoda mengguanka seng asli, energi yang dihasilkan menjadi lebih besar,
dalam arti lampu yang dijadikan indikatornya menyala lebih terang.
(jayadin.2007, bahanseng/Zn+dalam+elektronika.http://www.wordpress.com)

h.Sifat Ekonomis
Secara ekonomis seng adalah bahan yang sangat mahal.Hal ini disebabkan karena
seng tidak diperoleh secara bebas dialam,namun seng harus melalui proses kimia yang
bertahap untuk mendapat seng yang murni ataupun seng campuran.Dan tentunya prose
kimia tersebut harus memakan biaya yang tidak sedikit,olehkarena itu seng adalah bahan
yang mahal.Maka pada zaman dahulu seng jarang digunakan dalam pembuatan
komponen elektronia dan kebanyakan orang mengenal seng hanya sebatas berbentuk
pelat saja.Namun pada perkembangannya saat ini seng sudah sering digunakan,bahkan
sudah menjadi bahan penting dalam industri dan pertambangan.
BAB IV
APLIKASI

BATERAI

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Secara harfiah berarti baterai. Yang berfungsi sebagai media penyimpan dan
penyedia energi listrik. Sumber listrik yang digunakan sebagai pembangkit power dalam
bentuk arus searah (DC). Alat ini digunakan elektronika termasuk diantaranya komputer.
baterai merupakan sekumpulan sel-sel kimia yang masing-masing berisi dua electron
logem yang dicelupkan dalam larutan penghntar yang disebut elektrolit.Akibat reaksi-
reaksi kimia antara konduktor-konduktor dan elektrolit satu elektroda anoda bermuatan
positif dan lainnya,katoda ,menjadi bermuatan negatif.
Baterai terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:
1. batang karbon sebagai anoda (kutub positif baterai)
2. seng (Zn) sebagai katoda (kutub negatif baterai)
3. pasta sebagai elektrolit (penghantar)
Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik
1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan
rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat
pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer,
sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder
(Wikimedia,2007.http://www.wikipedia.org/baterai)
Prinsip kerja baterai;
Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat merubah
energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali, karena
menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction).
Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik
(reversible reaction).
baterai adalah perangkat yang mampu menghasilkan tegangan DC, yaitu dengan
cara mengubah energi kimia yang terkandung didalamnya menjadi energi listrik melalui
reaksi elektro kima, Redoks (Reduksi – Oksidasi). baterai terdiri dari beberapa sel listrik,
sel listrik tersebut menjadi penyimpan energi listrik dalam bentuk energi kimia.
Sel baterai tersebut elektroda – elektroda. Elektroda negatif disebut katoda, yang
berfungsi sebagai pemberi elektron. Elektroda positif disebut anoda yang berfungsi
sebagai penerima elektron. Antara anoda dan katoda akan mengalir arus yaitu dari kutub
positif (anoda) ke kutub negatif (katoda). Sedangkan electron akan mengalir dari ktoda
menuju anoda.
Terdapat 2 proses yang terjadi pada baterai :
• Proses Pengisian : Proses pengubahan energi listrik menjadi energi kimia.
• Proses Pengosongan : Proses pengubahan energi kimia menjadi energi listrik
Jenis Baterai
baterai dikelompokan menjadi 2 jenis yaitu :
• baterai Primer yaitu baterai yang hanya digunakan satu kali, dan setelah habis
is (Recharge).
• baterai Sakunder yaitu baterai yang bias digunakan berkali kali dengan
mengisi kembali muatannya, apabila telah habis energinya setelah dipakai
Baterai Primer
a. baterai Leclenche (Zn MnO2) baterai sel kering / Dry Cell
Merupakan jenis baterai yang banyak digunakan sejak beberapa puluh
tahun yng lalu. Satu sel baterai berkapasitas 1,5 volt. Kutub positif (Anoda)
mengunakan Zn Kutub negatip (Katoda) menggunakan MnO2 Pada suhu tingi
kapasitas sel leclanche akan turun dengan drastic, oleh sebab itu penyimpanan
baterai ini harus ditempat yang bersuhu rendah.
b. baterai sel kering Magnesium (MgMnO2)
Merupakan jenis baterai yang memiliki konstruksi serupa dengan baterai
seng. Memiliki kapasitas satu cell 1,5 volt. Kutub positip (Anoda) menggunakan
Mg Kutub negatif (Katoda) mengunakan MnO¬2 ¬ baterai ini memiliki kelebihan
kapasitas umur 2x sel kering dan stabil pada temperature tinggi. Adapun
kekurangannya yaitu, tidak bisa dibuat sekecil mungkin. Pada keadaan kerja akan
timbul Reaksi Parasitik akibat dari pembuangan gas hydrogen.
c. baterai MnO2 Alkaline
Sama seperti dua jenis baterai diatas dan memiliki kapasitas 1,5 volt, hanya
memiliki perbedaan pada segi konstruksi, elektrolitnya, dan tahanan dalamnya
lebih kecil. Baterai ini memiliki kelebihan yaitu :
 Pada proses pemakaian akan tetap pada rating yang dimiliki meskipun
pemakaiannya tak menentu.
 Pada pembebanan tingi dan terus menerus, mampu memberikan umur
pelayanan 2 – 10 kali pemakaian dari sel leclanche.
 Sangat baik dioperasikan pada temperature rendah sampai -25 derajat
celcius.
Baterai yang sering digunakan adalah zinc-alcaline manganese oxide. zinc-
alcaline manganese oxide memberikan daya olebih per penggunaannya
dibandingkan baterai sekunder. zinc-alcaline manganese oxide mempunyai umur
(waktu hidup yang lama).
Rechargeable alcaline
baterai alcaline mempunyai umur(waktu hidup) yang panjang ,namun daur
hidupnya lebih pendek dari pada baterai sekunder lainnya.
d. Sel Merkuri
baterai ini pada Anoda menggunakan Zn dan pada katoda menggunakan Oksida
Merkuri. Dan pada elektrolit menggunakan Alkaline. Kapasitas maksimal stabil yaitu
1,35 volt, yang biasa digunakan pada tegangan referensi. Kapasitas dari baterai ini
dapat sampai 1,4 volt bila katodanya Oxida Merkuri atau Oxida Mangan. Dari segi
ukuran berdiameter dari 3/8- 1 inchi.
e. Sel oksida perak (AgO2)
baterai ini pada Katoda menggunakan serbuk elektroloit alkaline dan pada
Anoda menggunakan oksida perak. Teganagan pada Open Circuit yaitu1,6 volt
dan tegangan nominal pada beban sebesar 1,5 volt apabila katodanya oksida
merkuri atau oksida mangan. Dari segi ukuran baterai ini sebesar 0.3 – 0.5 inchi.
Biasa digunakan untuk kamera, alat bantu pendengaran dan jam elektronik.
f. baterai Litium
Jenis baru dari sel primer, yang mempunti tegangan out put yang tinggi,
memiliki umur yangf panjang, ringan dan kecil. Sehingga baterai ini digunakan
untuk pemakaian khusus.
Tegangan out put tanpa beban sebesar 2,9 volt atau 3,7 volt, tergantung dari
elektrolit yang digunakan. Penggunaan litium sangat terbatas, biasa digunakan
dalam bidang militer, karena apabila tidak hati hati dalam penggunaan bisa
meledak.
(sosro.2003.http://www.e-smartschool.com/pnu/008/baterai.htm)
ANODA

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Anoda adalah elektroda, bisa berupa logam maupun penghantar listrik lain, pada
sel elektrokimia yang terpolarisasi jika arus listrik mengalir ke dalamnya. Arus listrik
mengalir berlawanan dengan arah pergerakan elektron. Pada proses elektrokimia, baik sel
galvanik (baterai) maupun sel elektrolisis, anoda mengalami oksidasi.
Perlu diperhatikan bahwa tidak selalu anion (ion yang bermuatan negatif)
bergerak menuju anoda, ataupun tidak selalu kation (ion bermuatan positif) akan bergerak
menjauhi anoda. Pergerakan anion maupun kation menuju atau menjauh dari anoda
tergantung dari jenis sel elektrokimianya.
• Pada sel galvanik atau pembangkit listrik (baterai), anoda adalah kutub
negatif. Elektroda akan melepaskan elektron menuju ke sirkuit dan karenanya
arus listrik mengalir ke dalam elektroda ini dan menjadikannya anoda dan
berkutub negatif. Dalam sel galvanik, reaksi oksidasi terjadi secara spontan.
Karena terus menerus melepaskan elektron anoda cenderung menjadi
bermuatan positif dan menarik anion dari larutan (elektrolit) serta menjauhkan
kation. Dalam contoh gambar diagram anoda seng (Zn) di kanan, anion adalah
SO4-2, kation adalah Zn2+ dan ZnSO4 elektrolit.
• Pada sel elektrolisis, anoda adalah elektroda positif. Arus listrik dari kutub
positif sumber tegangan listrik luar (GGL) dialirkan ke elektroda sehingga
memaksa elektroda teroksidasi dan melepaskan elektron.

(Wikimedia,2000.http://www.wikipedia.org/anoda.html)
AMFOTERISME
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dalam kimia, amfoter merujuk pada zat yang dapat bereaksi sebagai asam atau
basa. Perilaku ini terjadi bisa karena memiliki dua gugus asam dan basa sekaligus atau
karena zatnya sendiri mempunyai kemampuan seperti itu.
Zat amfoter yang klasik adalah asam amino, protein, dan air. Beberapa logam,
seperti seng, timah, aluminium, dan berilium, dapat membentuk oksida amfoterik.
Sebagai teladan, seng oksida (ZnO) bereaksi berbeda tergantung kemasaman larutan:
Dalam asam:
ZnO + 2H+ → Zn2+ + H2O
Dalam basa:
ZnO + H2O + 2OH- → [Zn(OH)4]2-
Gejala ini dapat dimanfaatkan untuk memisahkan kation dalam larutan, misalnya seng
dari mangan.
Contoh lain adalah air:
Sebagai basa:
H2O + HCl → H3O+ + Cl−

Sebagai asam:
H2O + NH3 → NH4+ + OH−
Tanah yang tua banyak mengandung aluminium sebagai sisa lempung. Aluminium
hidroksida [Al(OH)3] juga merupakan senyawa amfoter:
Sebagai basa:
Al(OH)3 + 3HCl → AlCl3 + 3H2O
Sebagai asam:
Al(OH)3 + NaOH → NaAl(OH)4

(Wikimedia,2004.http://www.wikipedia.org/amfoterisme.html)
NANOGENERATOR

SEORANG ilmuwan di Amerika Serikat telah membuat teknologi baru dalam hal
distribusi listrik. Peneliti bernama Profesor Zhong Lin Wang itu meneliti serabut sebesar
benang agar bisa menghantarkan listrik.

Zhong Lin Wang menyebut hasil penelitian itu sebagai microfiber nanogenerator.
Nanogenerator tersebut terdiri atas dua jenis serabut. Serabut pertama terbuat dari bahan
polymer. Polymer yang dimaksud adalah bahan seperti benang. Kemudian serabut itu
dilapisi zinc oxide.

Zinc oxide (ZnO) adalah suatu komposisi kimia yang terdiri atas bahan seng dan oksigen.
Bentuk alaminya seperti serbuk berwarna putih. Bahan kimia itu tidak larut dalam air,
namun pada cairan asam dan alkaline.

Serabut kedua masih tetap menggunakan bahan dasar polymer. Tapi, lapisan yang
digunakan menggunakan bahan emas. Itu dilakukan agar serabut bisa berfungsi maksimal
sebagai konduktor.

Nanogenerator dirancang untuk memanfaatkan energi dari sumber lingkungan. Seperti


ombak, ultrasonik, arus darah, atau getaran mekanis lain. Tegangan ataupun arus bisa
dihasilkan apabila serabut berlapis emas digesekkan bersamaan ke serabut berpelindung
zinc oxide.

Akibat pengaruh pergeseran tubuh, kawat akan mengonversi gerakan mekanis ke dalam
bentuk listrik. Energi yang dihasilkan juga lumayan besar. Cukup untuk melakukan isi
ulang pada baterai seluler dan PMP (portable media player).

Nanogenerator itu bisa menghasilkan arus hingga 800 nanoamperes dan tegangan sebesar
20 millivolts. Selain itu, daya yang dihasilkan bisa mencapai 80 miliwatt
(Zhong Lin Wang ,2006.http://www.rsc.cn.org/nanotechnology.html)
Gambar ; Profesor Zhong Lin Wang dan Nanogenerator

Gambar; grafik output yang dihasilkan Nanogenerator


V.PENUTUP dan KESIMPULAN

Mineral atau material seng tidak kalah unggul dengan bahan lain meskipun dalam
penggunaannya harus dipadu dengan bahan lain.Seng mempunyai sifat mekanis yang
kuat apalagi bila dipadu dengan (Cu) tembaga.Perlu dicatat seng adalah bahan yang dapat
melepas ion ion elektrik,dan serta sifat anti oksidan yang dapat menghambat penuaan
dalam tubuh dan anti baker/tahan api bila digunakan dalam elektronika.

Sekarang ini Seng sudah tidak asing lagi,walaupun masih dikenal sebatas
berbentuk pelat saja.Seng telah diteliti oleh para ilmuwan dan dikembangkan sebagai
bahan alternative.Salah satu contohnya adalah Nanogenerator yang ditemukan oleh
Profesor Zhong Lin Wang,Nanogenerator adalah alat pembangkit energi yang dapat
menhasilkan arus hingga 800 nanoamperes dan tegangan sebesar 20 millivolts.

Oleh karena itu kita tidak bolae mengabaikan Seng sebagai pendukung
perkembangan elektronika .apalagi seng adalah bahan yang belum diketahui secara
keseluruhan tentang keunggulannya.
VI.DAFTAR PUSTAKA

Wikimedia,2007.http://id.wikipedia.org/wiki/Zinc
Wikimedia,2008.http://id.wikipedia.org/wiki/Zinc
Prapto Nugroho.http://www.te.ugm.ac.id/forum
Sizelove, JR (1999). "Residual Asli dangkal Donor di ZnO".Helsinky
Chen, Shen-Ming ,2008. "Nanostructured Seng oksida Partikel-partikel di kimiawi Modified
elektroda untuk Aplikasi Biosensor".Beijing
Nining maida,2007.http://www.itb.medialibrary/zinc/blede.html
Jayadin.2007, bahanseng/Zn+dalam+elektronika.http://www.wordpress.com
Kusmono,Yudo,mineralogy Dasar,Bandung:Binacipta,1986
Sinly Evan Putra, Buhani, Suharso.2007.http://www.chemis.org
Hardianto, Ian S.2000.Analisa Sifat Mekanik Bahan Paduan Tembaga-Seng,Surabaya
Wikimedia,2008.http://id.wikipedia.org//Zinc
Tradeoffers.2006.seng.http://www.jakarta.indonetwork.or.id
Wikimedia,2007.http://www.wikipedia.org/baterai
sosro.2003.http://www.e-smartschool.com/pnu/008/baterai.htm
Wikimedia,2000.http://www.wikipedia.org/anoda.html
Wikimedia,2004.http://www.wikipedia.org/amfoterisme.html
Zhong Lin Wang ,2006.http://www.rsc.cn.org/nanotechnology.html
LAMPIRAN

Gambar:struktur oxide dengan penglihatan microscop

Gambar: fisik ato Zinc dan perubahan bentuknya

Gambar:Sturktur atom zinc dan kerapatannya.