Anda di halaman 1dari 32

FISIKA SEKOLAH 3

oleh :
• Okti Farriha (0805341)
• Whisnu Trie Seno Ajie (0802628)
Gelombang Bunyi dan
Penerapannya dalam Teknologi
Standar Kompetensi :
1. Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang
dalam menyelesaikan masalah.
Kompetensi dasar :
A. Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang bunyi
serta menerapkan konsep dan prinsipnya dalam teknologi.
Indikator :
1.A.1 Menjelaskan proses perambatan bunyi.
1.A.2 Menjelaskan faktor yang mempengaruhi cepat rambat
bunyi.
1.A.3 Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kuat dan tinggi
bunyi.
1.A.4 Membedakan audiosonik, infrasonik, dan ultrasonik.
1.A.5 Membedakan bunyi pada pipa organa terbuka dan pipa
organa tertutup.
1.A.6Menjelaskan gejala pemantulan bunyi.
1.A.7 Menghitung besaran-besaran gelombang bunyi yang
dihasilkan oleh pipa organa tertutup, pipa organa terbuka, dan
dawai.
1.A.8 Membedakan gaung, gema, dan bunyi pantul yang
memperkuat bunyi asli.
• Konsep Prasyarat
Gelombang

• Konsep Esensial
Gelombang bunyi
Pemantulan bunyi
Resonansi
Interferensi
Efek Doppler
Peta Konsep
Pemantulan

Gelombang Resonansi
Bunyi

Interferensi

Efek
Doppler
Bagan Materi
pengertian

cepat pemantulan
rambat
daya & resonansi
intensitas
gelombang
gejala & ciri- sonic boom
bunyi
ciri
interferensi

efek
sumber doppler
bunyi
penerapan
dalam
teknologi
Tabel Aspek Kognitif, Afektif dan Psikomotor
Konsep
No Penerapan Aspek Contoh
Esensial
Suara yang dikeluarkan oleh senar Kognitif Menjelaskan bahwa gelombang
gitar yang di petik. dihasilkan dari getaran yang
merambat.
Gelombang
1 Afektif Memperhatikan getaran pada
bunyi
senar gitar.
Psikomotor Mempraktikan memetik senar
gitar.
Misalnya di dalam ruangan yang luas Kognitif Membedakan fenomena gaung
seorang siswa berteriak kencang dan gema.
Pemantulan kemudian terdengar suara yang Afektif  
2.
Bunyi seolah-olah meniru teriakannya. Psikomotor  

Ketika tuts piano di pijit, maka akan Kognitif Menentukan nada dasar, nada
terjadi rambatan gelombang dalam atas 1, nada atas 2, dst.
3. Resonansi kolom udara. Afektif  
Psikomotor  
Misalnya ketika berada di antara dua Kognitif Membedakan interferensi
loud-speaker maka akan mendengar konstruktif dan interferensi
4. Interferensi bunyi kuat dan lemah secara destruktif.
bergantian. Afektif  
Psikomotor  
Membandingkan suara guru yang Kognitif Menjelaskan pengaruh jarak
terdengar oleh siswa yang duduk pada cepat rambat bunyi.
5. Efek Doppler paling depan dengan siswa yang Afektif  
duduk paling belakang. Psikomotor 3 orang siswa secara bergantian
beralih tempat duduk.
Analisis Uraian Materi Gelombang
Bunyi
•Pengertian Gelombang Bunyi

Bunyi merupakan gelombang


longitudinal

Gelombang tersebut dihasilkan ketika


sebuah benda yang digetarkan dan
menyebabkan gangguan kerapatan
medium
•Sumber Bunyi

Gelombang bunyi dihasilkan oleh benda yang


bergetar, benda yang bergetar disebut sumber bunyi

kuat kerasnya bunyi tergantung pada amplitudo getarannya

Gelombang bunyi berdasarkan daya pendengaran manusia dibedakan


menjadi menjadi tiga, yaitu infrasonik, audiosonik dan ultrasonik.

Infra sonik di bawah 20 Hz


Audiosonik 20 hingga 20.000 Hz
Ultrasonik di atas 20.000 Hz
• Cepat Rambat Gelombang Bunyi
a. Cepat ramabat bunyi pada zat padat

dengan E adalah modulus Young (N/m2) dan ρ menyatakan


massa jenis zat padat (kg/m3).
b. Cepat rambat bunyi pada zat cair

dengan ρ adalah massa jenis zat cair, dan β adalah modulus curah,
yang menyatakan perbandingan tekanan pada sebuah benda
terhadap fraksi penurunan volume (N/m2).
c. Cepat rambat bunyi pada gas

dengan P adalah tekanan gas dan γ adalah rasio kapasitas terminal molar. Ini setara
dengan:

dengan:
R = tetapan molar gas (J/mol K)
M= massa satu mol gas
T = suhu termodinamika (K)
v = cepat rambat bunyi (m/s)
• Pemantulan Bunyi
Karena bunyi merupakan gelombang, salah satu sifat
gelombang adalah dapat dipantulkan maka bunyi
memiliki sifat dapat dipantulkan.

Dalam pemantulan bunyi dikenal istilah gema dan


gaung

Gema adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi


pertama dari sumber berhenti.

Sedangkan gaung adalah bunyi pantul yang hanya


sebagian yang terdengar bersama-sama dengan bunyi asli
sehingga menyebabkan bunyi asli menjadi tidak jelas.
• Sonic Boom
kecepatan benda melebihi kecepatan gelombang bunyi
di udara?

SONIC BOOM
• Resonansi

pada kolom udara timbul gelombang stasioner dan


frekuensi getaran udara sama dengan frekuensi
garputala. Peristiwa inilah yang disebut resonansi.
• Getaran Kolom Udara
a. Pipa Organa Terbuka
a). Nada dasar
Jika sepanjang pipa organa terbentuk
½ gelombang, maka nada yang dihasilkan
•  
disebut nada dasar.
ℓ = ½λ0 atau λ0 = 2ℓ bila frekuensi
nada dasar dilambangkan f0 maka besarnya :
f0 =
b). Nada atas 1
Jika sepanjang pipa organa terbentuk 1 gelombang, maka
nada yang dihasilkan disebut nada atas 1.
ℓ = λ1 atau λ1 = ℓ bila frekuensi nada atas 1 dilambangkan f0
maka besarnya :
f1 =
•  
c). Nada atas 2
Jika sepanjang pipa organa terbentuk gelombang, maka
nada yang dihasilkan disebut nada atas 2.
ℓ = λ2 atau λ2 = ℓ bila frekuensi nada atas 2 dilambangkan
f2 maka besarnya :
f2 =
d). Nada atas 3
Jika sepanjang pipa organa terbentuk 2 gelombang, maka
nada yang dihasilkan disebut nada atas 3.
ℓ = 2λ3 atau λ3 = ½ℓ bila frekuensi nada atas 3
dilambangkan f3 maka besarnya :
•  
f3 = … dan seterusnya.
Kesimpulan
f o : f1 : f2 : f3 : … = : :

= 1 : 2 : 3 : 4: …
Getaran Kolom Udara
b. Pipa Organa Tertutup
a). Nada dasar
Jika sepanjang pipa organa terbentuk
¼ gelombang, maka nada yang dihasilkan
•  
disebut nada dasar.
ℓ = ¼λ0 atau λ0 = 4ℓ bila frekuensi
nada dasar dilambangkan f0 maka
besarnya :
f0 =
b). Nada atas 1
Jika sepanjang pipa organa terbentuk ¾ gelombang, maka
nada yang dihasilkan disebut nada
atas 1.
ℓ = ¾λ1 atau λ1= bila frekuensi nada dasar dilambangkan f1
maka besarnya :
•   f1 =
c). Nada atas 2
Jika sepanjang pipa organa terbentuk gelombang, maka nada
yang dihasilkan disebut nada atas 2.
ℓ = λ2 atau λ2 = ℓ bila frekuensi nada dasar dilambangkan f2
maka besarnya :
 
f2 =
d). Nada atas 3
Jika sepanjang pipa organa terbentuk gelombang, maka
nada yang dihasilkan disebut nada atas 3.
ℓ = λ3 atau λ3 = ℓ bila frekuensi nada atas 3 dilambangkan
f3 maka besarnya :
•  
f3 = … dan seterusnya.
Kesimpulan
f 0 : f 1 : f 2 : f3 : … = : : :
 
=1:3:5:7:…
• Getaran Dawai
b. Pipa Organa Tertutup
1). Nada dasar
Jika sepanjang dawai terbentuk ½
•gelombang,
  maka nada yang dihasilkan
disebut nada dasar.
ℓ atau λ0 = 2ℓ bila frekuensi nada
dasar dilambangkan f0 maka besarnya f0 =
2). Nada atas 1
Jika sepanjang dawai terbentuk 1 gelombang, maka nada
yang dihasilkan disebut nada atas 1.
ℓ = λ1 atau λ1 = ℓ bila frekuensi nada atas 1 dilambangkan f1
maka besarnya :
f1 =
•  
3). Nada atas 2
Jika sepanjang dawai terbentuk 1½ gelombang, maka nada
yang dihasilkan disebut nada atas 2.
ℓ = λ atau λ2 = ℓ bila frekuensi nada atas 2 dilambangkan
f2 maka besarnya :
f2 = dan seterusnya.
Kesimpulan

•   f0 : f1 : f2 : … = ; :

=1:2:3
• Interferensi Gelombang Bunyi
Interferensi gelombang bunyi terjadi jika dua atau lebih
gelombang bunyi melewati tempat yang sama
bunyi kuat (keras) jika terjadi interferensi
konstruktif
bunyi lemah jika terjadi interferensi
destruktif
• Efek Doppler
Christian Johann Doppler pada tahun 1942
secara eksperimen dilakukan oleh Buys Ballot pada tahun
1945
Bunyi sumber yang terdengar akan makin keras saat kita
bergerak saling mendekati dan akan semakin lemah pada saat
kita bergerak saling menjauhinya

dengan :
fp = frekuensi bunyi yang diterima pendengar (Hz)
fs = frekuensi sumber bunyi (Hz)
v = cepat rambat bunyi di udara (ms-1)
vp = kecepatan pendengar (ms-1)
vs = kecepatan sumber bunyi (ms-1)
• Intensitas dan Taraf Intensitas Bunyi
Energi gelombang bunyi yang menembus permukaan
bidang tiap satu satuan luas tiap detiknya
I = = ... (1.2)
dengan :
I = intensitas bunyi (watt/m2)
•  
P = daya sumber bunyi (watt, joule/s)
A = luas permukaan yang ditembus gelombang bunyi (m2)
R = jarak tempat dari sumber bunyi (m)
Jika titik A berjarak R1 dan titik B berjarak R2 dari
sumber bunyi, maka perbandingan intensitas bunyi
antara titik A dan B dapat dinyatakan dalam
persamaan :

•   ... (1.3)
Intensitas ambang pendengaran (Io) yaitu intensitas bunyi
terkecil yang masih mampu didengar oleh telinga
intensitas ambang perasaan yaitu intensitas bunyi yang
terbesar yang masih dapat didengar telinga tanpa
menimbulkan rasa sakit
Besarnya ambang pendengaran berkisar pada 10 -12 watt/m2
Besarnya ambang perasaan berkisar pada 1 watt/m2

Taraf Intensitas bunyi (TI) memiliki satuan dB (desi bell)


... (1.4)
•dengan
  :
TI = taraf intensitas bunyi (dB = desi bell)
I = intesitas bunyi (watt.m-2)
Io = intensitas ambang pendengaran (Io = 10-12 watt.m-2)
• Penerapan Gelombang Bunyi
dalam Teknologi
1. Menentukan kedalaman laut
2. Mendeteksi retak-retak pada struktur logam
3. Alat Kedokteran
Menentukan kedalaman laut
Pada dinding kapal bagian bawah dipasang sebuah sumber getaran
(osilator). Di dekat osilator dipasang alat penerima getaran (hidrofon). Jika
waktu getaran (bunyi) merambat (t) sekonuntuk menempuh jarak bolak-
balik yaiu 2 L meter, maka cepat rambat dapat dihitung sebagai berikut.

dengan :
v = cepat rambat bunyi (m/s)
L = dalamnya laut (m)
t = waktu (t)
Terimakasih ........