Anda di halaman 1dari 7

KENDALI MUTU

Disusun untuk memenuhi sebagian tugas

Mata kuliah kendali mutu

Oleh :

Dani Herliana

(08301071/3C)

Program Studi Teknik Elektronika

Jurusan Teknik Elektro

Politeknik Negeri Bandung

2011
 Pengertian kualitas :
Kualitas dapat diartikan sebagai suatu yang memuaskan konsumen.

Artinya konsumen akan merasa terpuaskan oleh suatu pelayanan jasa ataupun berupa
produk dari suatu perusahaan apabila sebuah produk ataupun pelayanan jasanya
dapat diandalkan (tidak mengecewakan).

Contoh suatu perusahaan dalam hal pelayanan jasa : sebut saja perusahaan yang
bergerak di bidang jasa misalnya SPBU, tempat pengisian bahan bakar saat ini
semakin ketat persaingan usahanya di bidang bahan bakar kendaraan roda dua dan
roda empat, maka tidak salah apabila ada terjadinya suatu pelayanan yang berbeda-
beda pada setiap tempat pengisian bahan bakar. Itu dikarenakan karena suatu
perusahaan memahami betul arti dari suatu kualitas, perusahaan membutuhkan
kualitas karena adanya suatu permintaan dari konsumen serta suatu kepercayaan
konsumen kepada perusahaan.

 10 Cost of Quality :

1. Perencanaan
Semua bisnis pasti menggunakan kontrol keuanagan. Apa yang terjadi apabila dalam
suatu perusahaan tidak adanya suatu control keuanagan? Jangan harap perusahaan
tersebut bisa mengetahui untung atau ruginya suatu perusahaan.maka dari itu suatu
perushaan harus bisa membuat suatu perencanaan anggaran biaya.
Contoh : misalnya perusahaan yang bererak dalam bidang makanan seperti brownis
Amanda, bisnis makanan yang satu ini sangat menjajikan akan keuntungan karena
selain harganya yang terjangkau serta makanannya mempunyai ciri khas
tersendiri.perusahaan ini bisa bertahan sampai saat ini karena perusahaan ini
mempunyai perencanaan yang sangat bagus, baik perencanaan keuanagannya maupun
perencanaan pengembangan perusahaannya.
2. Tinjauan produk baru
Biaya yan dipersiapkan untuk proposal penawaran,evaluasi design baru yang
berkualitas.
Contoh : perusahaan brownis Amanda terus melakukan inovasi produknya, hal ini
dilakukan agar para konsumen tidak bosan dan jenuh jika hanya ada satu produk saja
yang di produksi oleh Amanda brownis.
3. Materi dan jasa yang dikonsumsi
Biaya untuk material dan produk yang digunakan dan tes perancangan atau tes
realisasi.
Contoh : PT.LEN industry dalam melakukan produksinya biasanya perusahaan ini
mengandalkan industry sekitarnya, misalnya dalam pembuatan box, perusahaan ini
tidak melakukan pemesanan keluar kota, hal ini sangat banyak manfaatnya selain
menghemat anggaran di samping itu juga perusahaan ini turut membantu industry-
industri sekitarnya.
4. Perawatan keakurasian alat
Biaya untuk system operasi,pemeliharaan alat dan kalibrasi alat
Contoh : perusahaan yang bergerak di bidang elektronik, misalnya untuk PT.LEN
industry, perusahaan ini setiap 6 bulan sekali harus rutin melakukan perawatan
keakurasian alat khususnya alat-alat pengukuran. Biasanya peralatan ukur elektronika
mereka di tesnya langsun di Jakarta oleh badan atau lembaga tertentu,perawatan
dilakukan guna untuk menjamin kualitas produk yang mereka hasilkan agar tetap bisa
bersaing dalam kualitas produk
5. Proses control
Biaya untuk teknik proses control, memantau proses perbaikan dan menciptakan
produk yang berkualitas.
Contoh : PT.LEN industry ketika melakukan quality control dan ketika ada beberapa
produk yan bermasalah biasanya produk tersebut langsun di reject ( apabila
kerusakannya fatal). Hal ini dilakukan guna untuk mempertahankan kualitas produk.
6. Total biaya masuk
Biaya operasi dalam pembuatan produk.
contoh : PT.LEN industry tidak sedikit mengeluarkan biaya masuk untuk pembuatan
produknya, biasanya PT.LEN mengeluarkan biaya masuk 2 kali lipat biaya pada
sebelumnya guna untuk menghindari apabiala ada suatu komponen yang bermasalah.
7. Pelatihan
Biaya persiapan, pengembangan, implementasi, operasi dan perbaikan program
pelatihan untuk kualitas.
Contoh : untuk mendapatkan suatu produk yang berkualitas maka tak ada salahnya
apabila suatu perusahaan melakukan berbagai perencanaan yang meliputi pelatihan
dan pengembangan, misalnya PT.LEN industry, setiap karyawan baik yang lama
maupun yang karyawan yang baru, mereka dalam satu tahun mendapatkan pelatihan
yang rutin dan biasanya mereka di training di kantornya itu sendiri bahkan di luar
kota.
8. Persetujuan
Biaya untuk menjalankan system.
Contoh : untuk menjalankan suatu sistemnya agar suatu perusahaan bisa
mengembangkan produknya maka biaya persetujuan ini sangat memungkinkan untuk
diajukan guna untuk mendapatkan suatu produk yang barudan berkualitas.
9. Analisis data kualitas.
Biaya untuk menganalisis suatu produk yang berkualitas dan tampilannya.
Contoh : PT.LEN industry dalam menghasilkan produknya tidak lepas dari yang
namanya menganalisis data kualitas suatu produk dan terus berinovasi untuk
membuat tampilan produknya lebih menarik.
10. Keahlian yang berkualitas
Biaya untuk semua aktifitas yang berfungsi dalam suatu system.
Contoh : PT.LEN industry sebagian besar karyawannya adalah lulusan sarjana teknik,
dan dalam hal perekrutan karyawan barunya PT.LEN melakukan kerja sama dengan
pihak luar agar tidak terjadi kecurangan.
 8 Dimensi Kualitas :

1. Performance (penampilan) : seberapa cocok produk itu digunakan sesuai dengan


fungsi pemenuhan kebutuhannya.
2. Features (fasilitas) : konten dari produk yang membedakannya dari produk lain
3. Reliabilitas (masuk akal) : seberapa lama produk itu dapat bertahan dari kerusakan
4. Conformance to standard (konfirmasi standar) : sejauh mana produk dapat
dikembangkan oleh konsumen itu sendiri.
5. Durabilitas (tahan lama) : seberapa lama produk dapat digunakan sampai benar benar
tidak dapat dipakai lagi
6. Serviceability, speed, cost, ease to repair (pelayanan): ada tidaknya servis center dan
seberapa banyak biaya yang dikeluarkan konsumen untuk itu.
7. Esthetic (estetis) : nilai keindahan dari produk, termasuk dalam definisi ini adalah
tampilan fisik produk.
8. Percieved quality (kualitas nyata) : kesan yang membekas dari produk pada pemikiran
konsumen

 Quality Tools:

Affinity diagram : menyelenggarakan sejumlah besar ide-ide ke dalam hubungan


alami mereka.

Diagram Hubungan: menunjukkan sebab-dan-efek hubungan dan membantu Anda


menganalisis hubungan alami antara aspek yang berbeda dari situasi yang kompleks.

Tree diagram: memecah kategori luas ke tingkat yang lebih halus dan lebih halus
detail, membantu Anda memindahkan Anda berpikir langkah demi langkah dari yang
umum ke spesifik.

Diagram Matrix: menunjukkan hubungan antara, tiga atau empat kelompok dua
informasi dan dapat memberikan informasi tentang hubungan, seperti kekuatannya,
peran yang dimainkan oleh berbagai individu, atau pengukuran.
Matrix data analysis: teknik matematika yang kompleks untuk menganalisa matriks,
sering diganti dalam daftar ini dengan prioritas yang sama matriks. Salah satu yang
paling ketat, hati-hati dan memakan waktu peralatan pembuat keputusan, prioritas
matriks adalah matriks berbentuk L yang menggunakan perbandingan berpasangan
dari daftar pilihan untuk satu set kriteria untuk memilih pilihan terbaik (s) .

Arrow diagram: menunjukkan urutan tugas yang diperlukan dalam suatu proyek atau
proses, jadwal terbaik untuk keseluruhan proyek, dan penjadwalan potensi dan
permasalahan sumber daya dan solusi mereka.

Proses keputusan program chart (PDPC): sistematis mengidentifikasi apa yang


mungkin salah dalam rencana yang sedang dikembangkan.

Penyebab-dan-efek diagram (juga disebut Ishikawa atau diagram tulang ikan):


banyak kemungkinan penyebab Mengidentifikasi untuk efek atau masalah dan ide-
ide macam ke dalam kategori yang bermanfaat.

Periksa lembar: A disiapkan, bentuk terstruktur untuk mengumpulkan dan


menganalisa data, sebuah alat generik yang dapat disesuaikan untuk berbagai tujuan.

Control charts: Graphs used to study how a process changes over time. Diagram
kontrol: Grafik digunakan untuk mempelajari bagaimana proses perubahan dari
waktu ke waktu.

Histogram: Grafik yang biasa dipakai paling untuk menunjukkan distribusi frekuensi,
atau seberapa sering setiap nilai yang berbeda dalam satu set data terjadi.

Bagan Pareto: Menampilkan pada grafik batang yang faktor yang lebih signifikan.

Scatter Diagram : Grafik pasang data numerik, satu variabel pada setiap sumbu,
untuk mencari hubungan.
Stratifikasi : Sebuah teknik yang memisahkan data yang dikumpulkan dari berbagai
sumber sehingga dapat dilihat pola (beberapa daftar ganti "stratifikasi" dengan
"flowchart" atau "grafik menjalankan").