P. 1
PENGAWASAN

PENGAWASAN

|Views: 456|Likes:
Dipublikasikan oleh Saefuddin 'efu' Muslimin

More info:

Published by: Saefuddin 'efu' Muslimin on Apr 06, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

PENGAWASAN DALAM MANAJEMEN PROGRAM & PROYEK

KELOMPOK III: SRI ASTRANITA AMIN WINIFRED MOUREEN FAJRIATI ANDRIANI SAEFUDDIN REYNI UMIRZA FITRATULLAH YUDITHIA ARIYADIE SYAMSUL BAHRI RAHAYU ANDRIANI

PENDAHULUAN
‡ Dalam pelaksanaan proyek, suatu ketika dapat menyimpang dari rencana, maka pengawasan dan pengendalian sangat diperlukan agar kejadian-kejadian yang menghambat tercapainya tujuan proyek dapat segera diselesaikan dengan baik. ‡ Ada tiga bagian dari sebuah program atau proyek yang harus diawasi dan dikendalikan secara serius, yaitu: Biaya (Cost), Mutu (Quality), Waktu (Time).

PENGAWASAN DALAM MANAJEMEN .

³Controlling is the process of measuring performance and taking action to ensure desired results´. ³The process of ensuring that actual activities conform the planned activities´.2002) ‡ Pengawasan adalah proses untuk memastikan bahwa segala aktifitas yang terlaksana sesuai dengan apa yang telah direncanakan. (Schermerhorn.&Gilbert.1995) .PENGAWASAN DALAM MANAJEMEN ‡ Pengawasan adalah proses dalam menetapkan ukuran kinerja dan pengambilan tindakan yang dapat mendukung pencapaian hasil yang diharapkan sesuai dengan kinerja yang telah ditetapkan tersebut. (Stoner.Freeman.

Evaluasi 6. Koordinasi 3.2002) . Pelaksanaan 5. Pengambilan Keputusan 7. Prilaku Individu dalam Organisasi (Schermerhorn.PENGAWASAN DALAM MANAJEMEN Pengawasan dalam manajemen dilaksanakan pada tahapan: 1. Komunikasi 4. Perencanaan 2.

Terjadi penurunan pendapatan atau profit. Ketidakpuasan karyawan (teridentifikasi dari adanya keluhan karyawan. namun tidak begitu jelas faktor penyebabnya 2. produktifitas kerja yang menurun. Tidak terorganisasinya setiap pekerjaan dengan baik 7. Banyaknya karyawan atau pekerja yang menganggur 6. dan lain sebagainya) 4. Biaya yang melebihi anggaran 8. Berkurangnya kas perusahaan 5.GEJALA-GEJALA UMUM DIBUTUHKANNYA PENGAWASAN 1. Penurunan kualitas pelayanan (teridentifikasi dari adanya keluhan pelanggan) 3. Adanya penghamburan dan inefisiensi .

PROSES PENGAWASAN UMPAN BALIK .

PENGAWASAN DALAM MANAJEMEN PROGRAM & PROYEK .

Termasuk didalamnya Pihak Ketiga.PENGAWASAN PROGRAM & PROYEK KELEMBAGAAN PENGAWASAN PENGAWAS INTERN Pengawasan yang dilakukan oleh Inspektur Jenderal departemen yang bertugas untuk melakukan pengawasan di lingkungan departemen yang bersangkutan. dan lembagalembaga formal lainnya. Pengawasan yang dilakukan oleh Masyarakat. Lembaga Swadaya Masyarakat. PENGAWAS EKSTERN PENGAWASAN OLEH LEMBAGA Pengawasan yang dilakukan oleh aparatur pengawasan dari luar departemen misalnya Badan Pemeriksa Keuangan. KPK. DPR/D. FORMAL & MASYARAKAT .

Membimbing dan mengasuh 2. Penasehat dan sumber informasi .PERILAKU IDEAL PARA PENGAWAS PROGRAM & PROYEK 1. Pengarah dan pengendali 5. Pengamat 6. Pengamanan agar tidak terjadi penyimpangan 3. Penggerak agar tujuan proyek itu dapat menggerakkan kegiatan perekonomian. Pengayom 7. 4.

penyimpangan yang terjadi dapat segera terlihat jelas. Pengembangan ini dinamakan kurva S. ‡ Kurva S sangat efektif untuk mengevaluasi dan mengendalikan waktu dan biaya proyek.KURVA S ‡ Berbentuk huruf S karena kegiatan proyek lazimnya pada periode awal dan akhir berlangsung lambat. dalam pelaksanaan proyek. maka terjadi prestasi namun jika berada di bawah kurva S terjadi keterlambatan proyek. Jika hasil realisasi berada di atas kurva S. Hasil realisasi dari pekerjaan pada suatu waktu dapat dibandingan dengan kurva rencana. ‡ Kurva S dapat memperlihatkan beberapa segi yang berkaitan baik rencana kerja atau pelaksanaan kegiatan Proyek. Persentase kumulatif realisasi adalah hasil nyata di lapangan. Pada jalur bagian bawah ada persentase rencana untuk tiap satuan waktu dan persentase komulatif dari rencana tersebut. maka metode pengendalian dengan kurva S dipakai secara luas . ‡ Kurva S mampu menampilkan secara visual penyimpangan yang terjadi dan pembuatannya relatif cepat dan mudah. Dengan membandingkan kurva S realisasi dengan kurva S rencana.

KURVA S PADA PENGAWASAN & PENGENDALIAN PROYEK Penggambaran kemajuan kerja (bobot %) kumulatif pada sumbu vertikal terhadap waktu pada sumbu horisontal. .

KURVA S PADA PENGAWASAN & PENGENDALIAN PROYEK CONTOH PERHITUNGAN BOBOT PADA SUMBU VERTIKAL KURVA S. .

KURVA S PADA PENGAWASAN & PENGENDALIAN PROYEK .

PENGAWASAN BIAYA PROGRAM & PROYEK (COST CONTROL) .

Dengan dimilikinya sifat-sifat ini dalam rencana proyek. Rencana proyek yang mengalami perubahan selama proyek itu berjalan.COST CONTROL Pada suatu proyek. maka. rencana proyek yang dibuat sebelum dimulai dan dituangkan dalam Petunjuk Operasional (PO) haruslah memuat sifat: 1. manajer proyek perlu memperhatikan tentang anggaran yang telah ditetapkan dalam perencanaan proyek. semua pihak akan dapat mengetahui bahwa anggaran proyek dapat meningkat lebih besar selama proyek berjalan dan dapat pula realisasi biaya proyek lebih kecil dari pada anggarannya setelah proyek selesai asalkan proyek tersebut dapat berjalan secara efektif dan efisien. Karena anggaran itu tidak dapat dipastikan. Rencana proyek dapat menjadi landasan bersama semua pihak dalam komunikasi mengenai proyek selama masa kerja proyek. . 2.

Karenanya pengawasan dan pengendalian biaya proyek setidak-tidaknya perlu mencakup pengawasan dan pengendalian: 1. Sehubungan dengan itu. sehingga dapat menambah beban atau dapat sama sekali tidak menimbulkan beban proyek seperti yang diperkirakan sebelumnya. Jadwal pembiayaan (cash flow) 2. . program menghemat biaya proyek wajib menjadi bagian dari disiplin manajemen proyek. Besarnya keseluruhan biaya proyek.COST CONTROL Penyimpangan realisasi biaya proyek dari anggarannya terutama terjadi karena ketidakpastian. Manajer proyek wajib mempertimbangkan alternatif kerja untuk dapat menekan biaya proyek sebagai kesatuan.

Dari perbandingan kurva S actual dan kurva S rencana akan diperoleh Kemungkinan: 1.COST CONTROL Dalam proyek ini pengendalian biaya dilakukan dengan memeriksa apakah biaya yang sudah dikeluarkan sesuai dengan kemajuan atau progress prestasi yang telah dicapai. ini berarti pelaksanaan pekerjaan Boros. 3. Kurva S actual berada dibawah kurva S rencana. ini berarti pelaksanaan pekerjaan tepat sesuai dengan rencana. Dengan Membandingkan kurva S actual dengan kurva S rencana dapat diketahui apakah pembiayaan proyek berjalan sesuai dengan rencana atau tidak. Kurva S actual berhimpit dengan kurva S rencana. Hal ini dapat diketahui dengan melihat kurva S. Kurva S actual berada diatas kurva S rencana. 2. . ini berarti pelaksanaan pekerjaan lebih Hemat dari rencana.

Contoh Kurva S pada pengawasan dan pengendalian Biaya Cost Control 120 100 80 60 40 20 0 Rencana .

PENGAWASAN MUTU PROGRAM & PROYEK (QUALITY CONTROL) .

Pengawasan Pekerjaan Form Work 4.QUALITY CONTROL Untuk memperoleh hasil pekerjaan struktur yang sesuai dengan standart dan dapat dipertanggungjawabkan . cara pelaksanaan. Contoh dalam sebuah Proyek Konstruksi. Pengawasan Terhadap Gambar Proyek. Pengawasan Terhadap Perolehan Material. Pengawasan Terhadap Mutu Beton . 3. dan pemeliharaannya. Quality Control Meliputi: 1. maka mutu bahan untuk struktur dan finishing bangunan tersebut harus sesuai dengan standart kualitas yang telah ditetapkan. 2. Pengawasan Pekerjaan Pembesian 5. pengujian berkala. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengawasan dan pengendalian mutu yang meliputi pemilihan bahan. perawatan.

Plesteran. Pengawasan terhadap Pekerjaan Finishing Lainnya. dan Acian dinding.QUALITY CONTROL Contoh dalam sebuah Proyek Konstruksi. Quality Control Meliputi: (lanjutan«) 5. Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pasangan Lantai ( Keramik) 7. . Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pasangan. 6. Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pengecatan 8.

PENGAWASAN WAKTU PROGRAM & PROYEK (TIME CONTROL) .

. Penjadwalan dan pengontrolan menjadi rumit. Untuk proyek dengan beberapa kegiatan.TIME CONTROL Pengawasan dan Pengendalian Waktu atau bisa kita sebut dengan penjadwalan merupakan alat yang diperlukan guna menyelesaikan suatu proyek. Akan tetapi berbeda masalahnya pada proyek berskala besar dimana selain jumlah kegiatan yang sangat banyak dan rumitnya ketergantungan antar kegiatan tidak mungkin lagi diolah dalam pikiran. jadi sangatlah penting agar kegiatan dapat dilakukan dengan efektif dan efisien. tahap pelaksanaan umumnya dapat dibayangkan sehingga penjadwalan tidak begitu mutlak dilakukan. Unsur utama dari penjadwalan adalah peramalan (forecasting). walaupun perlu disadari bahwa perubhan-perubahan dapat saja terjadi dimasa mendatang dan akan mempengaruhi pola rencananya sendiri.

4. Disusun berdasarkan perkiraan yang akurat dimana perkiraan waktu. serta biaya dibandingkan dengan kegiatan pada proyek sebelumnya. Fleksibel terhadap perubahan-perubahab. 7. Sesuai dengan penjadwalan proyek lain. Dapat menampilkan kegiatan pokok yang kritis. . sumber daya.PENJADWALAN PROYEK YANG BAIK Faktor-faktor yang harus diperhatikan untuk membuat jadwal yang cukup efektif yaitu: 1. 3. 6. yang mempergunakan sumber daya yang sama 5. misalnya perubahan spesifikasi proyek. Secara teknis jadwal tersebut dapat dipertanggungjawabkan 2. Mendetail dipakai sebagai alat pengukur hasil yang di capai dan pengendalian kemajuan proyek. Sesuai dengan sumber daya yang tersedia.

KURVA S PADA PENGAWASAN & PENGENDALIAN WAKTU Cost Control 120 100 80 60 40 20 0 Rencana .

Pengawasan represif untuk mencegah berkembangnya kesalahan pada tahap lanjutan 3.PENGAWASAN BERDASARKAN WAKTU PELAKSANAANNYA 1. Selama Pelaksanaan Kegiatan. Sebelum Kegiatan Dimulai. Sesudah kegiatan dilakukan. Pengawasan audit pemeriksanaan terhadap pelaksanaan dan perencanaan setelah semua kegiatan selesai . Pengawasan preventif atau pre-audit 2.

SEKIAN & TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->