METABOLISME ENERGI

M.DAWAM JAMIL, SKM, M.KES

Pengertian

Proses pemecahan zat-zat gizi di dalam tubuh untuk menghasilkan energi atau untuk pembentukan jaringan tubuh. Jalur metabolisme : suatu renteten reaksi kimia dari awal hingga akhir yang terjadi dalam metabolisme. Anabolisme dan katabolisme. Reaksi anabolisme=reaksi pembentukan dari ikatan sederhana ke ikatan lebih besar (komplek) memerlukan energi. Reaksi katabolisme = reaksi pemecahan ikatan komplek menjadi ikatan lebih sederhana melepaskan energi Nutrition = Proses tubuh mengolah makanan mulai digesti, absorbsi, transportasi, metabolisme, simpanan, eliminasi, ekskresi untuk keperluan pemeliharaan kehidupan, pertumbuhan, fungsi normal organ dan produksi energi. Nutriture : Keadaan fisiologi hasil keseimbangan antara suplly dan pengeluaran zat gizi hasil Nutrition. Nutritional status : Ekspresi satu aspek atau lebih dari nutriture individu dalam suatu variabel=indikator.

HUKUM TERMODINAMIKA (Perubahan energi) ³ENERGI TIDAK DAPAT DICIPTAKAN MAUPUN DIMUSNAHKAN´ Energi dapat dialihkan dari suatu bagian ke bagian lain atau ditransformasikan menjadi bentuk energi yang lain 

Energi Kimia energi panas, energi mekanik (gerak) energi listrik, dll.

PROTEIN.Perpindahan Energi ENERGI MATAHARI CO2 H20 ENERGI HASIL FOTOSINTESA IKATAN KIMIA (KARBOHIDRAT. ) CO2 H2O PANAS METABOLISME ENERGI TUBUH . LEMAK.

ENERGI PADA TUBUH BENTUK : ATP : ADENOSIN TRI PHOSPAT (40%) ADENOSIN P P P Ikatan berenergi tinggi Energi ATP Energi ADP Pi ADP=Adenosin Di Phospat Pi = Gugus Phospat bebas .

Struktur Adenin Tri Phospat Gula Ribosa Phospat Adenin .

Rantai Perpindahan elektron .

Rantai Respiratorik (Rantai Perpindahan Elektron) .

.

.

PEMECAHAN ZAT-ZAT GIZI SUMBER ENERGI SUMBER ENERGI : MENGANDUNG CHO GLUKOSA  ASAM LAKTAT  ALKOHOL  GLISEROL + ASAM LEMAK  ASAM AMINO  .

METABOLISME GLUKOSA JALUR PEMBENTUKAN ENERGI :  GLIKOLISIS ANAEROB : PEMECAHAN GLUKOSA (OKSIDASI) DALAM KEADAAN ANAEROB =TANPA OKSIGEN (SEDIKIT OKSIGEN) ‡ HASIL AKHIR = ASAM LAKTAT ‡ JUMLAH ATP = 2 ATP  GLIKOLISIS AEROB = PEMECAHAN GLUKOSA (OKSIDASI) DALAM KEADAAN AEROB = MEMERLUKAN OKSIGEN (CUKUP OKSIGEN) ‡ HASIL AKHIR : 6 CO2 + 38 ATP .

Glikolisis Anaerob .

3 bis pospat setiap 1 mol glukosa = 2 ATP) Fosfoenol piruvat Asam piruvat 1 ATP (1 mol Glukosa menghasilkan 2 mol Fosfoenol piruvat = 2 ATP) NADH+ H+ NAD Asam Piruvat -------------.Asam Laktat (menggunakan NADH+ Laktat DH-ase H+) .6 di pospat (memerlukan 1 ATP) Gliseral 3 P Gliserat 1.3 bis pospat NADH+H+ RP mito 3 ATP (1 mol glukosa dapat menghasilkan 2 mol Gliseral 3 P=2 NADH+H+ = jumlah 6 ATP) Gliserat 1.3 bis pospat gliserat 3 pospat 1 ATP (karena ada 2 molekul Gliserat 1.GLIKOLISIS ANAEROB Diawali perubahan Glukosa glukosa 6 pospat (memerlukan 1 ATP) Pembentukan Fruktosa 6 pospat dari Fruktosa 1.

JUMLAH ATP PADA JALUR GLIKOLISIS TOTAL : 10 ATP DIGUNAKAN PADA JALUR INI : 2 ATP Terbentuk Asam Laktat : menggunakan 6 ATP dari NADH+ H+  Sehingga Total ATP : 10 ATP ± 8 ATP = 2 ATP  .

Asetil Ko-A + NADH+ + H+ (I mol Glukosa 2 NADH+ + H+ = 2 x 3 ATP = 6 ATP.Asetil Lipoamida -.Glikolisis Aerob Glikolisis Glukosa Asam Piruvat = 10 ATP ± 2 ATP = 8 ATP. Siklus Asam Sitrat  Kondensasi Oksalo asetat + asetil ko-a Sitrat dst sampai terbentuk kembali Oksalo asetat (C-C-C-C) menghasilkan = 2 Co2 + 12 ATP tiap 1 mol Asetil Ko-A Ko‡ ‡ ‡ ‡  2 Co2 3 NADH+ + H+ = 3 x 3 ATP 1 FADH2 = 2 ATP 1 GTP = 1 ATP 1 mol Glukosa = 2 Asetil Ko-A = 2 x (2 CO2 + 12 ATP) = 4 Co2 + 12 ATP . Dekarboksilasi Oksidasi Asam Piruvat  Asam Piruvat ------.Hidroksietil tiamin difosfat ----.

TOTAL ATP Glikolisis AN AEROB dan GLIKOLISIS AEROB Glikolisis An AEROB = Hasil Akhir Asam Laktat    Total = 10 ATP Digunakan : 8 ATP ATP Netto : 10 ATP ± 8 ATP = 2 ATP Glukosa ±> Asam Piruvat 8 ATP Asam Piruvat Asetil Ko-A 6 ATP Asetil Ko-A Oksalo asetat 24 ATP Total = 8 + 6 + 24 ATP = 38 ATP GLIKOLISIS AEROB     .

.

Glikolisis Aerob .

Siklus Pembentukan Sumber ATP secara Glikolisi Aerob .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful