Anda di halaman 1dari 6

Hernawan Sulistyanto, Efek Interferensi Medan Elektromagnetis terhadap Lingkungan

Efek Interferensi Medan Elektromagnetis


terhadap Lingkungan

Hernawan Sulistyanto
Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Surakarta

Abstrak
Gangguan Elektromagnetik (EMI/Electro Magnetic Interference) terjadi bila
noise pancaran spektrum elektromagnetik yang dihasilkan dari peralatan elektronik
elektrik dan elektromekanik mengganggu sinyal spektrum yang ditimbulkan dari
peralatan lain. Beberapa peralatan atau sistem dapat berada dalam lingkungan yang
sangat keras dan lingkungan yang bising. Hal tersebut menunjukkan masalah adanya
gangguan elektromagnetik.
Oleh karena itu disamping pengujian produk atau sistem perlu juga dilakukan
pengujian keandalan lingkungan yang menjamin keandalan performance sistim dalam
lingkungan alami (natural)nya. Selama perkembangan kehidupan yang selalu berpikir
praktis, maka kebutuhan pemakaian peralatan yang menggunakan teknologi spektrum
elektromagnetik dipandang besar sekali keuntungannya bagi peralatan untuk
berkomunikasi, ilmu kedokteran yang praktis dan canggih, hubungan bisnis dan
industri-industri modern, dimana peralatan tersebut harus juga dilihat dampak yang
terjadi dalam lingkungan lain. Untuk itu perlu mengetahui karakteristik gelombang
elektromagnetik agar dapat memperhitungkan beberapa kejadian yang dianggap
mengganggu lingkungan sekitarnya terutama yang berbahaya terhadap kesehatan

Kata Kunci: Interferensi, Medan Elektromagnetik.

phenomena elektromagnetik. Level tegangan yang


1. Pendahuluan rendah pada pengoperasian elektronik, ketidaksera-
Secara umum sistim peralatan elektronik, elektrik gaman sistem transmisi, kehidupa pengoperasian
dan elektromekanik jumlahnya semakin lama semakin peralatan yang berdampingan, arus kuat dan arus
meningkat, terutama peralatan-peralatan yang lemah didalam suatu sistim dan kepadatan instalasi
menggunakan sistem digital modern seperti, yang semuanya dapat berpengaruh dengan lingkungan
Terrestrial Trunket Radio, Global System for Mobile sekitarnya terutama terhadap kesehatan manusia.
Communication (GSM), Personal Computer, Digital Menurut analisa hasil riset yang telah dilakukan,
Pager, Radio genggam, Telepon Celluler dan peralatan teknologi yang memanfaatkan spektrum elektro-
wireless, peralatan kedokteran elektronik, peralatan magnetik disamping besar sekali manfaatnya juga
rumah tangga dan lain sebagainya, dimana peralatan memungkinkan mengarah merugikan lingkungan.
tersebut membangkitkan gelombang elektromagnetik. Untuk mencegah gangguan elektromagnetik
Peralatan elektronik dengan tipe yang berbeda terhadap lingkugan sekitarnya perlu mengetahui
yang harus dapat beroperasi dalam lingkungan karakteristik gelombang elektromagnet, agar dalam
elektromagnetis dengan suatu harapan tanpa memproduksi peralatan-peralatan yang menggunakan
mendatangkan kerugian dari fungsi peralatan-peralatan spektrum elektromagnetik, industri yang bersangkutan
yang sudah direncanakan sistem pengoperasiannya perlu menganalisa dan memperhitungkan bahaya yang
dan tidak memberikan dampak terhadap pengoperasian terjadi dari gelombang elektromagnet yang dihasilkan
peralatan sekitarnya dan kesehatan manusia dalam arti peralatan maupun sistem tersebut, tidak akan
tidak mengganggu lingkungan sekitarnya, maka mengganggu lingkungan sekitarnya.
peralatan-peralatan tersebut memerlukan suatu
perencanaan sistim elektronik yang terpadu. 2. Medan Elektromagnetis
Dengan demikian kemajuan sistem peralatan di
2.1. Gambaran Umum
bidang elektronik. Elektrik dan industri secara tidak
langsung akan disertai beberapa masalah yang Medan elektromagnetis ada disetiap tempat dalam
disebabkan gangguan dari bermacam-macam lingkungan dimana tidak dapat terlihat oleh mata

75
JURNAL TEKNIK ELEKTRO EMITOR Vol. 2, No. 2, September 2002

Tabel 1. Spektrum elektromagnetik

manusia. Medan listrik dihasilkan oleh terbentuknya c. Pancaran Narrow Band yaitu suatu pancaran yang
muatan lokal dalam atmosfer yang tergabung dengan mempunyai energi spektrum yang utama terletak
hujan, angin ribut dan disertai petir serta guruh. Medan benar-benar di dalam bandpass dari pengukuran
magnetik adalah yang menyebabkan gerakan jarum peralatan penerima yang digunakan. Pancaran
kompas dan digunakan burung untuk navigasi. narrowband yang dimaksudkan yaitu bandwidth
Disamping sumber alami spektrum elektromagnetik, pancarannya 3 dB lebih sempit dari pengukuran
juga ada sumber spektrum elektromagnetik buatan bandwith receiver EMI.
manusia yaitu X-Ray yang dipakai untuk diagnose d. Pancaran Broad band yaitu suatu pancaran yang
suatu kerusakan anggota badan. mempunyai distribusi energi spektrum yang lebih
Adapun jenis gelombang radio frekuensi tinggi dibandingkan dengan bandwidth dari pengukuran
digunakan untuk mentransmisikan informasi apakah receiver yang digunakan.
melalui antena TV, stasiun radio atau stasiun base
2.3. Sinyal Spektrum
telepon bergerak. Karakteristik yang mendefinisikan
medan elektromagnetik yang utama adalah frekuensi Spektrum sinyal yang ada dalam sistim elektronik
elektromagnetik atau sesuai dengan panjang sebagian besar merupakan aspek yang penting dari
gelombang elektromagnetnya. kemampuan suatu sistim, bukan hanya untuk
mendapatkan batas yang berkaitan dengan pengaturan
2.2. Karakteristik Dasar Gangguan pancaran, tetapi juga berfungsi keharmonisan/
Elektromagnetik kerukunan (compatibility) dari sistim elektronik.
Gangguan Electromagnetik (EMI) yaitu sinyal Adapun kuantitas yang harus diperhatikan dalam
pancaran yang tidak diinginkan dari energi konduksi compatibility electromagnetic yaitu:
atau energi radiasi sebagai medan elektromagnetis. a. Pancaran konduksi, berupa tegangan (volt) atau
Pancaran konduksi berupa tegangan dan arus, adapun arus (amper).
pancaran radiasi terdiri dari medan elektrik dan atau b. Pancaran radiasi, berupa medan elektrik dalam
medan magnet. Volt/m dan medan elektrik dalam Amper/m.
Spektrum sinyal EMI diidentifikasi dalam bentuk Spektrum elektromagnetik digolongkan seperti
amplitudo yang merupakan kebalikan dengan yang ditunjukkan dalam tabel 1.
frekuensi pancaran sinyal dari suatu sumber EMI. Pancaran spektrum diukur untuk beberapa sumber
Amplitudo spektrum pancaran dapat berupa pancaran noise dalam bentuk kumpulan data spektrum dan data
konduksi atau radiasi, narrow band atau broadband, statistik yang terselubung (envelope statistik). Bentuk
yang akan diuraikan seperti berikut: amplitudo spektrum dari sumber pancaran, berkaitan
a. Pancaran konduksi didefinisikan energi dengan anggapan jarak medan dekat berlawanan
elektromagnetik yang diinginkan sepanjang dengan medan jauh, antara pancaran dari pengukuran
propagasi suatu penghantar. (konduktor). penerima, dan akibat saluran propagasi, directivity
Konduktor meliputi AC power cord, lapisan pancaran radiasi dan polarisasi pancaran spektrum
metalik dari sub sistim, atau sistim interkoneksi berbentuk amplitudo tersebut dapat berupa pancaran
kabel-kabel antara produk-produk. konduksi atau radiasi, narrowband atau broadband.
b. Pancaran radiasi didefinisikan energi Adapun parameter pancaran spektrum dapat
elektromagnetik yang diinginkan atau energi dijelaskan sebagai berikut:
elektromagnetik yang tidak diinginkan yang 1. Pancaran Konduksi Narrow Band.
merupakan propagasi kedalam ruang bebas atau Sinyal konduksi narrowband diukur dan
melalui ruang bebas, sebagai suatu gelombang dinyatakan dalam bentuk decibel (dB). Untuk
transverse electromagnetic atau oleh kopling tegangan satuannya adalah dBV, dBmV, sesuai
kapasitif/induktif. dengan referensi level tegangan 1 volt, 1mV atau

76
Hernawan Sulistyanto, Efek Interferensi Medan Elektromagnetis terhadap Lingkungan

1µ V. Untuk arus satuannya yaitu dbA, dBmA a. Sumber EMI natural Atmosfir yaitu
atau db µ A sesuai dengan pengukuran referensi phenomena pengisian atau pelepasan
level arus 1 A, 1 mA, atau 1 µA. Untul level daya atmosfir, seperti kilat dan Percipitation
konduksi diukur dalam unit decibel, dimana static.
referensi untuk 1 watt (dbW), 1 milliwatt (dBm), b. Sumber EMI natural extraterrestrial : yaitu
1 microwatt (dBµ W) atau 1 picowatt (dBpW), sumber gangguan yang meliputi radiasi dari
2. Pancaran Konduksi Broadband sumber matahari dan sumber galactic.
Sinyal konduksi Broadband diukur dan Sumber-sumber EMI natural dapat mempunyai
dinyatakan dalam tegangan dan arus dengan sinyal amplitudo yang bermacam-macam sebagai
satuan decibel setiap spesifikasi Bandwidth, yaitu fungsi frekuensi yang mempunyai kriteria sebagai
dBV/KHz dBµV/ MHz, dBA/Hz, dBµA/MHz dan sumber EMI broadband yang diidentifikasikan
seterusnya. incoherent serta sumber dikategorikan dalam
3. Pancaran Radiasi Narrowband sinyal radiasi. Sinyal EMI natural dibangkitkan
Sinyal radiasi narrowband diukur dan dinyatakan secara tidak sengaja.
dalam satuan medan listrik decibel yaitu dBV/m 2. Sumber buatan manusia yaitu sumber-sumber
dan dBµV/m, sesuai pengukuran level medan EMI yang tergabung dengan peralatan-peralatan
elektrik dengan referensi masing-masing 1Volt/m buatan manusia seperti jaringan saluran daya
dan 1microvolt/m. Intensitas medan magnet listrik, automotive ignition noise, fluorescent light
dan lain sebagainya. Sumber EMI buatan manusia
satuannya dalam decibel dBA/m dan dBµA/m
dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
sesuai dengan pengukuran referensi level inten-
a. EMI broadband yaitu sinyal elektromagnetis
sitas medan magnet masing-masing 1 amper/m
konduksi atau radiasi yang mana amplitudo
dan 1 microamper/m. Untuk Flux density magnet
bervariasi sebagai fungsi dari frekuensi yang
satuannya yaitu dBT, dBpT dan dBG dengan level
diperluas pada jangkauan frekuensi yang
referensi flux density magnet (B) masing-masing
lebih besar dari bandwidth penerima. EMI
adalah 1 Tesla, 1 pico Tesla dan 1 gauss.
broadband terbagi menjadi sinyal broadband
4. Pancaran Radiasi broadband
coherent dan sinyal broadband incoherent.
Sinyal radiasi broadband diukur dan dinyatakan
b. EMI narrowband yaitu sinyal konduksi atau
dalam bentuk radiasi elektrik dan medan magnet
sinyal radiasi yang mana perbedaan
dalam satuan decibel setiap spesifikasi bandwidth
amplitudo sebagai fungsi dari frekuensi yang
yaitu dBV/m/MHz, dBµV/m/MHz, dBA/m/KHz.
lebih sempit dari bandwidth. Dalam EMI
5. Power Density pancaran radiasi
narrow band hanya ada jenis sinyal
Suatu unit dari power radiasi sering kali dialami
narrowband coherend.
yaitu decibel dan power density broadband
Sumber EMI dalam golongan buatan manusia
referensi 1 dBm/m2/KHz.
dapat diidentifikasikan sumber EMI yang
Hubungan kuat medan listrik dan Power Density
disengaja (secara kebetulan).
dalam medan jauh:
3.2. Penerima EMI
E2
PD = 1 Penerima gangguan elektromagnetik disebut
Z0
sebagai korban (Victim). Penerima EMI juga
PD : Power Density merupakan sumber korban, sebab korban EMI terdiri
Zo : Impedansi free space: 3.77 ohm dari beberapa peralatan, dimana bila dianalisa
menunjukkan energi elektromagnetik konduksi atau
3. Gangguan Elektromagnetik radiasi dari sumber pancaran.
Energi elektromagnetik tersebut akan menurunkan
3.1. Sumber EMI atau merusak performance peralatan. Beberapa
Sumber gangguan elektromagnetik (EMI) peralatan dapat merupakan sumber pancaran dan
dibangkitkan dari beberapa peralatan elektronik, receptor (korban) secara bersama-sama. Contoh:
elektrik dan elektromekanik, karena transmisi, sebagian besar sistim elektronik dalam komunikasi
distribusi, proses atau penggunaan peralatan untuk dapat sebagai sumber pancaran, sebab peralatan
berbagai tujuan dengan energi listrik, sehingga dalam tersebut terdiri dari transmitter dan receiver. Penerima
pengoperasiannya menghasilkan sinyal konduksi atau (korban) EMI dapat dibedakan menjadi:
radiasi. a. Korban EMI alami yaitu meliputi manusia,
Gangguan elektromagnetik terdiri dari beberapa binatang dan tumbuhan
sinyal yang tidak diinginkan, sinyal semu, sinyal b. Korban EMI buatan manusia yang dapat
konduksi atau sinyal radiasi dari sinyal asli yang tidak dikategorikan ke dalam 4 kategori:
dapat diterima, menyebabkan penurunan performance - Peralatan penerima komunikasi elektronik
suatu sistim atau peralatan. Sumber EMI dibedakan (Navigasi, radar, pemancar).
dalam 2 grup sebagai berikut: - Amplifier (video, audio, intermideate
1. Sumber EMI alami yaitu sumber yang tergabung Frequency (IF))
dengan fenomena alami. Sumber tersebut - Peralatan industri dan peralatan konsumen :
meliputi; alat-alat Biomedical, telepon radio, TV
penerima dan lain-lain).

77
JURNAL TEKNIK ELEKTRO EMITOR Vol. 2, No. 2, September 2002

- Bahya radiasi: EED (Electro Explosive Devide melalui saluran perantara. Konduksi tidak
dan bahan-bahan bakar). disengaja dan tidak diinginkan melalui saluran
perantara yang kadang-kadang berhubungan
3.3. Propagasi Gelombang Elektromagnetik
sebagai loop atau ground loop.
Gelombang elektromagnetis dapat berjalan 3. Medan elektromagnet induksi
melalui ruang hampa, gelombang elektromagnetis Proses induksi terjadi bila sinyal elektromagnetis
menghasilkan komponen elektrik dan magnet. secara magnetis secara magnet atau dengan
Gelombang elektromagnetis memindahkan energinya kopling kapasitif atau dengan konduktor yang
melalui ruang hampa dan juga melalui medium lain. Bentuk gangguan pada umumnya terjadi bila
material. Perbedaan material menyebabkan jumlah sinyal kabel dari bermacam-macam peralatan
perbedaan yang disebabkan untuk absorbsi dan proses pararel jalurnya satu dengan yang lain dalam
pemancaran kembali. lingkungan yang biasa, seperti di dalam saluran
Sifat alami dari gelombang elektromagnet yang listrik atau saluran masuk listrik.
berjalan, yaitu kecepatan dari gelombang elektro- Induksi dapat juga terjadi dalam kabel multi
magnet tergantung pada material yang dilalui yang konduktor yang multipair, jika pasangan tidak
mana gelombang tersebut berjalan. Menurut sudut cukup terisolasi satu dengan yang lain.
pandang dari gelombang propagasi ada 2 lapisan yaitu: Pemasangan kabel yang membelit tidak
1. Lapisan troposphere yaitu lapisan terendah terbungkus dapat untuk mentransfer energi
atmosphere. Ini mengandung semua cuaca bumi, elektromagnetik dengan cara induksi, jika tidak
semua air, sebagian uap air dan sebagian polusi. ada perlindungan dalam instalasi kabel.
2. Ionophere secara luas diatas troposphere kedalam
ruang angkasa. Ionosphere memainkan tugas yang 4. Lingkungan Elektromagnetis
penting dalam komunikasi radio.
Menurut frekuensi propagasi gelombang Lingkungan elektromagnetis yaitu komposisi dari
elektromagnet dibedakan menjadi: energi radiasi dan energi konduksi yang dihasilkan
1. Propagasi High Frekuensi (HF) suatu produk elektronik elektrik, maupun elektro-
2. Propagasi Very High Frequency (VHF) dan Ultra mekanik berupa distribusi daya dan distribusi waktu
High Frequency (UHF). dengan jangkauan frekuensi bermacam-macam dari
3. Propagasi gelombang microwave dan gelombang level pancaran elektromagnet radiasi atau konduksi
millimeter. yang ditemui oleh suatu lingkungan operasional yang
Propagasi gelombang elektromagnet frekuensi direncanakan.
radio, sebagian besar melalui 3 metode yaitu radiasi, Adapun lingkungan elektromagnetis dapat berupa
konduksi dan induksi. Tiga metode tersebut saling gangguan elektromagnetik, pulsa elektromagnet,
mempengaruhi. Metode yang tersebut diatas dapat bahaya radiasi elektromagnetik terhadap manusia dan
dijelaskan sebagai berikut: material yang mudah meledak juga phenomena alam
1. Medan Elektromagnet Radiasi yang diakibatkan dari kilat dan P-static.
Pancaran radiasi memancarkan energi elektro- Lingkungan elektromagnetis dapat dipandang
magnet dari peralatan dan propagasi melalui dalam segi distribusi ruang dan distribusi temporal
ruangan atau suatu medium. Radiasi dari kuat medan listrik (volt/m), irradiance/cahaya
elektromagnet yang biasa yaitu pemancar radio (watt/m) atau energi density/kepadatan energi
dan pemancar televisi, pemancar akan (joule/m). Penaksiran suatu lingkungan diperlukan
memancarkan sinyal radiasi ke arah alat penerima untuk mengidentifikasikan secara luas peralatan-
dan alat penerima akan menerima sinyal tersebut peralatan yang peka terhadap gangguan elektro-
dan bereaksi terhadap sinyal yang diterima. magnetik atau peralatan-peralatan yang merupakan
EMI menurut hasil pengamatan, terjadi pada sumber gangguan elektromagnetik.
fasilitas yang berdekatan. Perbedaan antara sinyal Tanpa mengetahui kepekaan dari peralatan
radiasi yang diinginkan oleh pemancara dengan biasanya secara kebetulan menjumpai peralatan yang
penerima dengan masalah EMI biasanya terjadi di menggunakan panjang gelombang yang levelnya
rumah sakit. Interferensi meliputi pager-pager tinggi dan level dayanya besar dari radiasi
yang tidak mampu untuk menerima pembicaraan elektromagnetik, padahal tidak dapat diharapkan untuk
pada saat didekatnya ada tipe peralatan yang mempridiksi akibat radiasi yang dipunyai pada
khusus dengan perlindungan peralatan peralatan tersebut. Peralatan-peralatan dengan
monitoring. Berdasarkan analisa spektrum di bermacam-macam amplitudo frekuensi dan spektrum
monitor tampak adanya sinyal radiasi frekuensi yang berubah-ubah dari peralatan ke peralatan dan dari
radio yang digunakan oleh sistim pemanggil di satu manufaktur ke yang lain, membuat bermacam-
rumah sakit. Jadi amplitudo dari sinyal radiasi macam tipe gangguan yang mengakibatkan kesulitan
cukup untuk menghalangi respons pager oleh dalam pemisahan peralatan untuk diprediksi, tepatnya
penerima pager-pager. gangguan sulit untuk dihindari. WHO mendefinisikan
2. Medan Elektromagnet Konduksi sebagai berikut:
Propagasi energi elektromagnetik frekuensi radio 1. Medan static (0 Hz)
melalui konduksi terjadi sebagai hasil hubungan Rentetan magnet yang mengapung di udara dari
physik antara peralatan yang berdekatan. transportasi umum, resonansi magnet yang diduga
Hubungan tidak diperlukan langsung, dapat dari peralatan yang digunakan dalam kedokteran

78
Hernawan Sulistyanto, Efek Interferensi Medan Elektromagnetis terhadap Lingkungan

Tabel 2. Level medan elektromagnetis sesuai dengan frekuensi

Tabel 3. Medan elektromagnetis standar Eropa

dan peralatan elektrolit yang menggunakan arus


listrik searah untuk proses material dalam industri. 5. Medan Elektromagnetis dengan
2. Medan Extremely Low frequency (ELF) 0-300
Hz. Kereta api untuk transportasi umum, beberapa
Lingkungan
peralatan meliputi pembangkitan distribusi atau Medan Elektromagnetis merupakan frekuensi atau
penggunaan power listrik. panjang gelombang yang dihasilkan oleh peralatan
3. Medan Intermediate frequency (IF)>300Hz– atau sistim. Akibat-akibat dari medan elektromagnetis
10MHz. Peralatan keamanan, induksi pemanas berhubungan dengan lingkungan, dimana untuk tubuh
dan lain-lain. manusia tidak hanya tergantung pada level medan,
4. Medan radio frequency (RF) > 10 MHz–300 GHz. tetapi juga pada frekuensi dan energi medan
Telepon mobil atau transmitter telekomunikasi elektromagnetis. Sumber medan ELF yaitu catu daya
radar dan sifat-sifat yang memancarkan cahaya. dan semua alat-alat yang menggunakan listrik. Untuk
Untuk keperluan sistim penempatan peralatan sumber medan IF contohnya komputer, sistim
elektronik seperti medical elektronik, komputer dan keamanan dan lain sebagainya dan sumber utama
lain sebagainya, dapat berada dilingkugan yang keras medan RF yaitu radio, televisi, radar dan lain
dan bising, maka testing keandalan lingkugan perlu sebagainya.
juga dilakukan, tidak hanya produknya. Hal ini Gelombang elektromagnetis membawa partikel-
bertujuan untuk menjamin performance sistim yang partikel yang dinamakan quanta, dimana quanta
dapat diandalkan dalam lingkungan naturalnya. gelombang frekuensi tinggi membawa banyak energi
Pengujian keandalan lingkungan merupakan sistima- daripada frekuensi rendah. Medan magnet
tika pendekatan terhadap pengumpulan informasi, menyebabkan sirkulasi arus di dalam tubuh manusia.
analisa informasi dan aplikasi informasi yang Kuat dari arus tersebut tergantung pada intensitas dari
berhubungan dengan pelayanan yang digunakan untuk medan magnet diluar. Jika medan magnet cukup besar,
mengetahui kondisi lingkungan sekitarnya, yang arus tersebut menyebabkan stimulasi dari gangguan
berpengaruh terhadap peralatan. syaraf dan urat atau mempengaruhi biologi lain.
Untuk itu pengukuran lingkungan sangat penting Untuk level medan elektromagnetis dengan
untuk mengetahui interaksi dari produk industri dan bermacam-macam frekuensi, tabel dibawah ringkasan
tekanan lingkungan yang dihadapi oleh produk yang garis pedoman penyinaran untuk 3 area yang menjadi
digunakan. focus umum dari International Commision on non
Ionizing Radiation Protection (ICNIRP) 1998.

79
JURNAL TEKNIK ELEKTRO EMITOR Vol. 2, No. 2, September 2002

6. Kesimpulan elektronik, elektrik, elektromekanik dan gejala-gejala


alam yang membangkitkan medan electromagnetis.
Dalam penyajian ini dapat diambil kesimpulan
Maka perlu komunikasi dan informasi antara ilmu
panjang gelombang dan frekuensi menentukan
pengetahuan, industri dan masyarakat serta pemerintah
karakteristik penting dari medan elektromagnetis.
untuk dapat menciptakan kesadaran mengenai sinar
Dimana hal tersebut diperlukan untuk mengidentifi-
medan elektromagnetis agar tidak menimbulkan
kasikan kemungkinan bahaya atau risiko dari peralatan
kekhawatiran masyarakat.

Daftar Pustaka
[1] Clayton R. Paul, (1991), Introduction to Electromagnetic Compatibility, John Wiley & Sons, Inc. copy
right 1992.
[2] J.L. Norman Violette, Ph.D., Donald R.J. White, MSEE; Michael F. Violette, BSEE, Electromagnetic
Compatibility Hand book, Van Nostrand Reinhold Company, New York; copy right 1987.
[3] Tim William, 1992, EMC For Product Desigers, NEWNES, second edition 1996,
[4] HENRY Wott (1975); Noise Reduction Techniques in Electronic Systems, John Wiley & Sons; Second
Edition, copy right 1988.
[5] Typical Exposure Levels at Home and The enviromment; International Project. EMF; 27 Mei 2002.
[6] Eushinan Tranv, Environment/EMC/EMI, Carnegie Mellon University, 1999.

80