P. 1
Perang-Perang Rasulullah (Saw)

Perang-Perang Rasulullah (Saw)

|Views: 504|Likes:
Dipublikasikan oleh Fauzan Ibrahim

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Fauzan Ibrahim on Apr 08, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/08/2011

pdf

text

original

PerangPerang-Perang Rasulullah (saw

)
By: Alwi Alatas

Mengapa Berperang? Berperang?   

Sebagian orientalis menyatakan bahwa Rasulullah (saw) Membawa risalah damai saat di Makkah, tapi mulai mengusung Makkah, perang dan kekerasan saat di Madinah. (???) Madinah. Mengapa banyak terjadi peperangan pada periode Madinah? Apakah Nabi saw. Madinah? menyukai kekerasan? kekerasan? Mengapa ketika Muslim berperang kita menganggap itu sebuah masalah, sementara masalah, ketika non-Muslim berperang selalu ada nonlegitimasi untuk itu. itu.

Alasan Nabi berperang: berperang:
- Karena diperangi orang-orang Musyrik (QS 2: 190;) orang- Walaupun jiwa manusia membenci perang, tapi boleh perang, jadi ada kebaikan di dalamnya (QS 2: 216) - Berperang di bulan haram itu dosa besar, tapi besar, menghalangi orang dari jalan Allah itu lebih besar lagi dosanya di sisi Allah (QS 2: 217) - Orang-orang kafir berperang di jalan thagut, maka Orangthagut, orangorang-orang beriman berperang di jalan Allah (QS 4: 76) - Agar tidak ada fitnah lagi (QS 2: 193; 8: 39) - Cause Islam is not simply a religion, rather a complete civilization which include a mechanism of military defense.

Ancaman Quraisy Makkah & Bangsa Arab 
Rasulullah

sempat tidak bisa tidur karena khawatir dengan ancaman pihak Makkah. Makkah. Sampai beberapa sahabat menjaga beliau secara bergiliran. bergiliran.  Ubay b. Ka ab: Bangsa Arab bersepakat ab: menghabisi kaum Muslimin sehingga kaum Muslimin selalu menyandang senjata siang dan malam. malam.  Akhirnya turun izin untuk berperang (QS. 22: 39)

Saraya (Pasukan-pasukan Pasukantentara) tentara) sebelum Ghazwah alalBadr

BrigadeBrigade-Brigade Militer
Saiful Bahr; Ramadhan 1 H (623 M); Hamzah; 30 vs 300; Ditengahi oleh Majdi al-Juhani

5 1 7 6

Buwath; Rabiul Awwal 2 H (September 623 M); Rasulullah saw.; 200 vs (100); Tidak berjumpa musuh Dzul ¶Usyairah; Jumadil Ula & Akhir 2 H (Nov-Des 623 M); Rasulullah saw.; 150; Tidak berjumpa musuh

Safwan (Badr I); Rabiul Awwal 2 H; Dipicu oleh Karz; Rasulullah saw.; 70; Tidak berjumpa musuh.

4
Rabigh; Syawwal 1 H (April 623 M); Ubaidah b. al-Harits; 60 vs 200; Hanya saling melesatkan anak panah

2 3

Al-Abwa·; Shafar 2 H (Agustus 623 M); Rasulullah saw.; 70; Tidak berjumpa musuh Kharrar; Dzulqa·dah 1 H (Mei 623 M); Sa·ad b. Abi Waqqas; 20; Tidak berjumpa musuh

8

Nakhlah; Rajab 2 H (Januari 624 M); Abdullah b. Jahsy; 12; Bertempur dan mendapat 2 tawanan; Turun QS. 2: 217

Pada umumnya serangan-serangan ini ditujukan untuk mencegat kabilah dagang musyrikin Makkah (perang ekonomi). Beberapa kali dipimpin oleh Rasulullah saw, selebihnya oleh Sahabat (umumnya Muhajirin). Hanya sedikit terjadi pertempuran.

Ghazwah al-Badr al-

Menjelang Perang Badr
Jalur Abu Sufyan Tempat pengintaian Thalhah dan Sa·d b. Zaid

Dhamdham dikirim ke Makkah Nabi saw. & kaum Muslimin menuju Badr (313)

Pasukan Makkah (1300) 

Kafilah

dagang Abu Sufyan berhasil lolos. lolos. Ia menyurati pasukan Makkah untuk kembali pulang. pulang.  Abu Jahal berkeras untuk tetap memerangi kaum Muslimin. Muslimin.  Al-Akhnas b. Syuraiq dan Bani Zahrah Al(300 orang) memisahkan diri dari pasukan orang) Makkah. Makkah. Kekuatan Musyrikin tinggal 1000 orang. orang.

Kondisi Pasukan Muslim 
Dan,

ketika Allah menjanjikan kepadamu bahwa salah satu dari dua golongan adalah untukmu, sedang kamu menginginkan bahwa yang tidak mempunyai kekekuatan senjatalah yang untukmu, dan Allah menghendaki untuk membenarkan yang benar dengan ayatayatayatayat-Nya dan memusnahkan orang-orang orangkafir (QS al-Anfal [8]: 7) al-

Nabi bermusyawarah dengan pasukan 
Sikap Saad b. Muadz: Sepertinya engkau khawatir bahwa kaum Anshar hanya memandang kewajiban mereka membelamu sebatas di negeri mereka saja. Dan sesungguhnya aku berkata atas nama kaum Anshar dan menjawab atas nama mereka, Berangkatlah kemana engkau suka, jalinlah hubungan dengan orang yang engkau kehendaki, putuskan hubungan dengan orang yang engkau kehendaki, ambillah dari harta benda kami apa yang engkau inginkan dan berilah kepada kami apa yang engkau inginkan. Dan apa yang engkau ambil dari kami, kami lebih senang dengannya daripada apa yang engkau biarkan. Apapun yang engkau perintahkan, maka kami akan tunduk terhadap perintahmu. Demi Allah, jika engkau membawa kami berjalan hingga sampai al-Bark Min alGhamdan nisacaya kami akan berjalan bersamamu. Demi Allah, jikalau engkau tawarkan laut ini kepada kami, lalu engkau mengarunginya niscaya kami akan mengarunginya bersamamu.

Persiapan Perang 
Rasul

dan Abu Bakar melakukan patroli dan mencari info dari seorang tua yang ditemui (beliau menyatakan diri dari maa [air] saat ditanya asal kabilahnya).  Beberapa sahabat menangkap dua orang budak di sumur Badr. Rasul memperkirakan jumlah musuh lewat dialog dengan mereka.  Al-Habbab b. al-Mundzir mengusulkan Alaluntuk menguasai mata air Badr.  Rasul ditempatkan diposisi aman.

Kondisi kaum Musyrikin 
Beberapa

orang berusaha menghampiri mata air yang dikuasai kaum Muslimin, tapi hampir semuanya mati terbunuh.  Terjadi perbedaan pendapat di kubu kaum Musyrikin (apakah terus berperang atau tidak).

Setting Pertempuran
Al- Udwatud Dun-ya Ke Syam

Pasukan Muslim 313 orang Telaga Badr Lembah Badr Pasukan Musyrik 1000-an orang
Ke Madinah

Al- Udwatul Qushwa

Ke Makkah

Pertempuran Dimulai
Al- Udwatud Dun-ya Ke Syam

- Al-Aswad berusaha mencapai telaga. - Hamzah berhasil membunuhnya Lembah Badr

Ke Madinah

Al- Udwatul Qushwa

Ke Makkah

Perang Tanding
Al- Udwatud Dun-ya Ke Syam

Ubaidah b Al-Harits Utbah b Rabiah

Ali b Abi Hamzah Thalib Syaibah b Al-Walid b Utbah Rabiah

Ke Madinah

Al- Udwatul Qushwa

Ke Makkah

Pertempuran
Al- Udwatud Dun-ya Ke Syam

Ke Madinah

Al- Udwatul Qushwa

Ke Makkah

Pertolongan Malaikat & Kemenangan
Al- Udwatud Dun-ya Ke Syam

Ke Madinah

Al- Udwatul Qushwa

Ke Makkah

Hasil Perang Badr 
Kaum

Muslimin menang secara mutlak menghadapi orang-orang kafir. orang-

Jumlah korban 
Kaum

Muslimin: 14 gugur - Muhajirin 6 orang - Anshar 8 orang  Kaum Musyrikin: 70 gugur 70 tertawan

Tokoh Musyrikin yang terbunuh: 
    

Syaibah b. Rabiah Hamzah Utbah b. Rabiah Hamzah & Ali Umayyah b. Khalaf Bilal b. Rabah Abu Jahal Mu adz b. Amr b. al-Jamuh & alMu awwadz b. Afra (remaja) Abu al-Bakhtary Al-Mujdzir b. Ziyad alAlal-Balawy alAl- Ash b. Hisyam b. Umar b. al-Khattab Alalal-Mughirah al-

Beberapa Peristiwa Pasca Perang Badr

Kisah Abu Lahab 
Abu

Lahab mendengar berita kekalahan. kekalahan.  Ia berkelahi dengan Abu Rafi , budak alalAbbas. Abbas. Kepalanya dipukul oleh Ummu alalFadl (istri al-Abbas) al-Abbas)  Abu Lahab tak hidup lebih dari seminggu sejak saat itu. Ia terkena penyakit itu. Adasah. Adasah.  Ia meninggal dalam keadaan berbau busuk dan sangat menjijikkan. menjijikkan.

Soal Pampasan Perang 
Mereka

menanyakan kepadamu tentang harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul , oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan ta'atlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah Rasulorangorang-orang yang beriman. (QS al-Anfal al[8]: 1)

Soal Tawanan Perang 

Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi. Kamu menghendaki harta benda duniawiyah sedangkan Allah menghendaki akhirat . Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu ambil. (QS al-Anfal [8]: 67-68) al67-

Para tawanan ditebus dengan tebusan sebesar 100010004000 dirham.  Yang tak mampu membayar tebusan bisa menebus dirinya dengan cara mengajar baca tulis 10 orang anakanakanak Madinah. 

Efek Perang Badr 
Liyuhiqq

al-haqqa wa yubthil al-Baatil (QS 8: 8) alalBanyak masuk Islam, tapi sebagian hanya berpuraberpura-pura
Mu min Musyrik

Madinah

Kedudukan makin kokoh

Yahudi

Makin dengki dan memusuhi Nabi (saw)

Ma i ah

KabilahKabilah Arab

Mulai melihat Madinah sebagai kekuatan baru di Jazirah Arab Makkah Semakin benci dan memusuhi orangorang beriman

Persekongkolan Untuk membunuh Nabi saw. 
Umair

b. Wahb berbincang dengan Shafwan b. Umayyah di Hijr Isma il.  Umair berangkat ke Madinah untuk membunuh Nabi saw. atas tanggungan Shafwan.  Umar b. Khattab melihat Umair dan mengancamnya.  Dialog Nabi saw. dengan Umair.  Umair masuk Islam dan berdakwah di Makkah.

Konflik Awal dengan Yahudi 
Upaya

Syas b. Qais mengadu domba Aus dan Khazraj. Khazraj.  Nabi mendakwahi orang-orang Yahudi di orangPasar Bani Qainuqa dan sikap mereka yang menantang. menantang.

Kejadian di Pasar Bani Qainuqa 
Seorang

Muslimah dihina oleh seorang pedagang Yahudi di Pasar Bani Qainuqa (hingga tersingkap auratnya).  Nabi mengutus Hamzah dengan pasukan untuk mengepung benteng Bani Qainuqa selama 15 hari (Sabtu, Syawwal 2 H Dzulqa dah).  Mereka merasa takut dan menyerah.  Sikap Abdullah b. Ubay membela mereka.  Bani Qainuqa diusir keluar kota Madinah.

Lokasi Pengepungan

Masjid Nabawi

Benteng Bani Qainuqa Kekuatan 700 orang

Kepungan kaum Muslimin Dipimpin Hamzah ra.

Peperangan Antara Badr dan Uhud
1. Al-Kudr; Bani Salim (Ghatafan) diberitakan akan menyerang; Nabi AlGhatafan) menyerang; melakukan serangan mendadak ke tempat mereka di al-Kudr; Bani al-Kudr; Salim lari; Nabi pulang setelah 3 hari; Syawal 2 H (7 hari setelah lari; hari; Badar). Badar).

Qainuqa ; sudah dibahas. dibahas. 3. Al-Sawiq; Abu Sufyan bersumpah balas dendam; berangkat Aldendam;
2. Bani
dengan 200 orang Makkah; mencari info di malam hari; Menyerang Makkah; hari; al- Uraid di malam hari, membakar pohon-pohon kurma dan alhari, pohonmembunuh dua Muslim; Nabi dan pasukan langsung mengejar; mengejar; musuh lolos dengan meninggalkan al-Sawiq; Dzul Hijjah 2 H. al-Sawiq;

4. Dzi Amr; Bani Tsa labah & Muharib berencana menyerang; Nabi menyerang; melakukan serangan preventif dengan 450 pasukan; Musuh lari; Nabi pasukan; lari; & sahabat tinggal di tempat bernama Dzi Amr Muharram-Safar 3 H. Muharram-

5. Pembunuhan Ka ab al-Asyraf (Yahudi); Orang ini alYahudi);
memusuhi Nabi dan menolong musyrikin Makkah; Makkah; Muhammad bin Maslamah dan 4 orang lainnya secara volunteer membunuh Ka ab di malam hari. hari.

6. Buhran; Nabi dan 300 pasukan melakukan patroli ke
wilayah Buhran, al-Furu ; tak ada pertempuran; Rabi alBuhran, alpertempuran; alTsaniTsani-Jumada al-Ula 3 H. al-

7. Zaid s Campaign; Musyrikin Makkah mencari jalur
dagang baru ke Syam; berita ini didengar Nabi (saw); Nabi Syam; (saw) memerintahkan Zaid b. Haritsah berangkat dengan 100 pasukan; kafilah dagang ditaklukkan oleh Zaid; pasukan; Zaid; ghanimah yang diraih mencapai nilai 100 ribu dirham; ini terjadi pada Jumada Tsani 3 H. Serangan yang terakhir ini menimbulkan orang-orang Musyrik orangmarah dan ingin membalas dendam. dendam.

Ghazwah al-Uhud al-

Menjelang Perang Uhud
- Musyrikin dipelopori oleh Abu Sufyan, Ikrimah, Sufyan, Ikrimah, Shafyan, Shafyan, dan Abdullah b. Abi Rabi ah - Musyrikin mendapatkan dukungan Bani Kinanah dan Tihamah - 15 wanita diikutsertakan untuk memotivasi - Pimpinan pasukan: Abu Sufyan; pimpinan pasukan: Sufyan; cavalry: Khalid b. Walid; Bendera: Bani Abd alWalid; Bendera: alDar - 3000 musyrikin berangkat menuju Madinah

Persiapan Madinah
-

Abbas b. Abd al-Muthalib mengirim info ke alMadinah Surat diterima Nabi (saw) di Quba , lalu beliau langsung kembali ke Madinah Beberapa sahabat ditugasi menjaga Nabi (saw) dan dilakukan patroli menjaga Madinah. Madinah.

-

-

Ketika tiba di Abwa, Hindun mengusulkan Abwa, agar kubur ibu Nabi (saw) digali, tapi usul digali, ini ditolak oleh Abu Sufyan. Sufyan. Kaum Musyrikin tiba di Ainain, dekat Ainain, gunung Uhud pada 6 Syawal 3 H. Nabi melakukan syura. Nabi ingin syura. bertahan di Madinah, tapi mayoritas ingin Madinah, berperang di luar Madinah. Nabi menerima Madinah. suara mayoritas. mayoritas.

-

-

-

-

Nabi (saw) dan pasukan Muslim berangkat setelah shalat Jum at Beberapa sahabat yang masih sangat muda tidak diberi izin berperang: Abdullah b. Umar, berperang: Umar, Usamah b. Zaid, Zaid b. Tsabit, etc. Zaid, Tsabit, Pasukan menginap di antara Madinah dan Uhud. Uhud. Jumlah pasukan Muslim semula 1000. Tapi 1000. setelah melihat musuh, Abdullah b. Ubay dan musuh, 300 lainnya mundur ke Madinah. Madinah. Pasukan Muslim menuju Uhud dan mengambil posisi di antara Uhud dan pasukan musuh. musuh.

Strategi Perang
-

-

Nabi (saw) menunjuk 50 orang pemanah yang dipimpin oleh Abdullah b. Jubair untuk melindungi pasukan dari sebuah bukit. bukit. Bendera dipegang Mush ab b. Umair Nabi memberikan pedangnya pada Abu Dujana

-

-

Abu Sufyan membujuk kaum Anshar untuk tidak ikut perang, tapi gagal. perang, gagal. Abu Amir al-Fasiq yang dahulu merupakan alpemimpin Aus berusaha mengajak kaumnya, kaumnya, tapi gagal. gagal. Kaum wanita musyrik membacakan syair kepada kaum lelaki musyrik. musyrik.

Jalannya Perang
-

-

Perang tanding: Zubair mengalahkan Thalha b. tanding: Abi Thalha al-Abdari. al-Abdari. Bani Abd al-Dar habis terbunuh satu demi satu alkarena menjaga bendera musyrikin. musyrikin. Kisah Quzman (munafik) munafik) Zubair (ra) kesal karena tak dapat pedang Nabi ra) (saw). Ia melihat bagaimana Abu Dujana berperang. berperang. Abu Dujana membunuh semua yang ada di hadapan. hadapan. Ia nyaris membunuh Hindun. Hindun.

-

-

Pada awalnya, kaum Muslimin awalnya, memenangkan pertempuran dan musuh mulai lari. lari. Pasukan panah turun untuk mengambil ghanimah. ghanimah. Khalid menyerang kaum Muslimin dari belakang. belakang. Kini Muslim diserang dari dua arah, jumlah arah, mereka lebih sedikit, dan Rasulullah (saw) sedikit, terbuka untuk diserang musuh. musuh.

-

-

Kaum Muslimin terpukul mundur dan banyak yang lari. Sebagian terkacau lari. dengan orang musyrik (ayah Huzaifah terbunuh oleh Muslim). Mereka bingung dan mendengar kabar Rasul terbunuh, terbunuh, tapi kemudian totally fight. Rasul mengambil resiko dengan berteriak memanggil mereka. mereka. Suara beliau didengar musuh dan mereka kini berusaha membunuh Nabi (saw)

Saat Paling critical dalam hidup Nabi (saw)
- Ketika musuh menyerang, hanya ada 7 menyerang, orang Anshar dan 2 orang Muhajirin di samping Nabi (saw). - 7 orang Anshar satu persatu maju melindungi Nabi (saw) sampai semuanya mati syahid. syahid. - Pada saat itu, hanya tinggal Thalhah b. itu, Ubaidillah dan Sa ad b. Abi Waqqash yang melindungi Nabi (saw).

- Utbah b. Abi Waqqash menimpuk batu ke arah Nabi (saw) dan salah satunya mengenai wajah beliau sampai salah satu gigi dan bibir bagian bawah beliau terluka. terluka. - Abdullah b. Qami ah memukul shoulder of the Prophet, lalu pipi beliau (cheek), hingga dua rantai menancap ke dalam pipi beliau dan mengucurkan darah, serta gigi seri darah, (incisor) beliau patah. patah. - Thalha dan Sa ad menahan serangan musuh yang hendak mendekati Nabi (saw). Beberapa jari Thalha putus karenanya. karenanya.

-

-

-

Pada kondisi yang kritis itu, pertolongan itu, Allah datang. Dua malaikat ikut berperang datang. di samping Nabi (saw). Abu Bakar dan Abu Ubaidah tiba di samping Nabi (saw). Abu Ubaidah mencabut rantai dari pipi Nabi sampai kedua gigi serinya copot. copot. Para sahabat lain berdatangan melindungi Nabi (saw). Musuh terus mendesak Nabi (saw) dan para sahabat sampai Nabi jatuh ke dalam sebuah lubang yang dibuat Abu Amir.

-

-

Ali dan Thalha mengangkat Nabi ke atas. atas. Malik b. Sinan membersihkan darah dari pipi Nabi dan menelannya (tidak mau membuangnya). membuangnya). Tak lama setelah itu ia mati syahid. syahid. Nabi (saw) dan para sahabat mundur ke celah gunung. gunung. Abu Sufyan dan kaum musyrikin pulang ke Makkah. Makkah.

Korban di pihak Muslim
- Hamzah mati syahid ditombak oleh Wahsyi - Hanzalah b. Abu Amir (al-Fasiq) yang baru (al-Fasiq) menikah mati syahid. Ia dijuluki al-Ghasil. syahid. al-Ghasil. - Mush ab b. Umair. Umair. - Anas b. Nadhar. Ia terkena pukulan pedang Nadhar. sebanyak 80 kali dan jasadnya tidak dikenal kecuali oleh saudarinya. saudarinya. - Sa ad b. al-Rabi . Nabi (saw) menyampaikan alsalam untuknya. untuknya. - Al-Usairim, yang sama sekali belum pernah Al-Usairim, shalat. shalat. - Mukhairiq, seorang Yahudi. Mukhairiq, Yahudi.

Kisah beberapa Mu minah
-

-

Aishah dan Ummu Sulaim ikut memberikan minum dalam Perang Uhud. Uhud. Ummu Aiman mencela mereka yang kembali ke Madinah dan berlari ke Uhud untuk ikut bertempur. bertempur. Kisah wanita Bani Dinar yang suami, ayah, suami, dan saudaranya syahid, tapi ia bergembira syahid, mendengar Rasul (saw) selamat. selamat.

Perang Hamra al-Asad al-

-

Perang Uhud terjadi pada hari Sabtu, 7 Sabtu, Syawal 3 H. Ahad pagi, Rasulullah (saw) menghimpun pagi, pejuang Uhud untuk mengejar kaum Musyrikin yang masih dalam perjalanan pulang ke Makkah. Makkah. Peran Ma bad b. Abu Ma bad. bad. Musuh terus pulang Makkah. Makkah.

Sifat Perang Nabi (saw)
1. Membatasi musuh, tidak memberi musuh musuh, kesempatan menyerang bersama-sama. bersama-sama. - Membuat piagam Madinah dan membatasi konflik awal hanya
dengan Makkah (hingga Perang Badar). Badar).

2. Melemahkan jantung pertahanan lawan: lawan: Blokade ekonomi
-

Serangan terhadap kafilah dagang Makkah bukan semata-mata sematabalas dendam (revenge) atau mengejar ghanimah. ghanimah. Perdagangan adalah jantung perekonomian Makkah. Mereka tidak Makkah. punya sumber daya alam (perkebunan/ pertanian). perkebunan/ pertanian). Blokade jalur dagang merupakan pukulan yang membuat mereka goyah. goyah.

3. Menghargai informasi dan kekuatan inteligent
-

Nabi selalu mengetahui rencana-rencana musuh melalui informanrencanainformaninforman beliau (saw).

4. Menjaga kerahasiaan militer (kitman) kitman)
-

Dalam banyak pertempuran, Nabi menyerang musuh sebelum pertempuran, mereka siap, sehingga mereka terpaksa lari. siap, lari. Contoh: Contoh: surat perintah rahasia untuk 12 pasukan (lihat sariyah no. 7, sebelum perang Badar) Badar)

5. Membangun kedisiplinan para sahabat
-

Patroli di dalam dan sekitar Madinah secara rutin. Para sahabat (ra) rutin. ra) juga selalu siap untuk menghadapi musuh kapan saja. saja.

6. Mengutamakan syura
- Dalam beberapa perang penting (Badar, Uhud, Khandaq), Rasul Badar, Uhud, Khandaq), (saw) meminta pendapat sahabat (ra). ra).

7. Terbuka terhadap strategi militer asing
- Contoh: Usul Salman al-Farisi pada Perang Khandaq Contoh: al-

8. Mengoptimalkan kekuatan ma nawi (spiritual), strategi militer, serta kekuatan militer, fisik 9. Tidak meremehkan kekuatan musuh, tapi musuh, selalu tampil secara total (QS 8: 60) 10. Tidak membiarkan musuh membuat makar lebih hebat lagi
-

Contoh: Contoh: perempuan Mu min dan Yahudi Bani Qainuqa

11. Membuat gentar musuh sehingga tak berani menyerang Muslim
- Pasukan setelah Perang Uhud; berdiam di tempat musuh untuk waktu Uhud; yang lama.

12. Tidak membiarkan pasukan Muslim merasa ragu-ragu dengan keputusan yang ragudibuat
- Perang Uhud: Keputusan untuk berperang di luar Madinah. Uhud: Madinah.

13. Ketika musuh bersatu, Nabi memecah bersatu, persatuan mereka
- Perang Khandaq: Konflik Yahudi-Musyrikin Makkah Khandaq: Yahudi-

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->