DASAR TEORI

Tekanan darah, gaya yang ditimbulkan darah terhadap dinding pembuluh darah, bergantung pada pembuluh darah dan compliance atau daya regang dinding pembuluh darah yang bersangkutan.Tekanan maksimum yang ditimbulkan arteri sewaktu darah disemprotkan masuk ke dalam arteri atau tekanan sistolik rata-rata 120 mmHg dan tekanan minimum dalam arteri sewaktu darah mengalir ke luar ke pembuluh hilir selama diastole atau disebut tekanan diastolic rata-rata 80 mmHg. Perubahan tekanan arteri selama siklus jantung dapat diukur dengan menggunakan sfigmomanometer, suatu manset yang dapat dikembungkan, dipakai secara eksternal dan dihubungkan dengan pengukur tekanan. Tekanan arteri rata-rata adalah tekanan rata-rata yang bertanggung jawab mendorong darah maju ke jaringan selama siklus jantung, merupakan gaya utama yang mendorong darah ke jaringan.Tekanan ini harus diatur secara ketat karena dua alasan, yang pertama tekanan tersebut harus cukup tinggi untuk menghasilkan gaya dorong yang cukup, yang kedua tekanan tak boleh terlalu tinggi sehingga membebani jantung dan menyebabkan kemungkinan rupturnya pembuluh-pembuluh halus.Tekanan arteri rata-rata ditentukan oleh curah jantung dan resistensi perifer total. Aliran darah ke suatu jaringan bergantung pada tekanan darah arteri rata-rata dan derajat vasokontriksi arteriol-arteriol jaringan tersebut.Karena tekanan arteri rata-rata bergantung pada curah jantung dan derajat vasokontriksi arteriol, jika arteriol di salah satu jaringan berdilatasi maka arteriol di jaringan lain akan berkontriksi untuk mempertahankan tekanan darah arteri yang adekuat.Dalam keadaan normal darah mengalir secara laminar, yaitu mengalir dengan mulus dalam lapisan-lapisan yang berdampingan satu sama lain.Namun bila terjadi turbulensi atau pergolakan maka akan timbul bunyi yang disebabkan oleh getaran yang terbentuk di struktur sekitar aliran yang bergolak itu. Tekanan arteri rata-rata dipantau oleh baroreseptor ( sensor tekanan ) secara konstan.Apabila dideteksi sejumlah penyimpangan dari keadaan normal maka akan dimulai serangkaian respon untuk memulihkan tekanan arteri kenilai

Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem.Sel otot jantung terdiri dari sel kontraktil yang melakukan kerja mekanis dan sel otoritmik yang mengkhususkan diri mencetuskan dan menghantarkan potensial aksi yang bertanggung jawab untuk kontraksi sel pekerja.Sel-sel jantung yang mengalami otoritmisitas ditemukan di SA. sehingga bersifat otoritmisitas.Kontraksi sel otot jantung dicetuskan oleh potensial aksi yang menyebar melalui membrane sel-sel otot. berkas atrioventrikel dan serabut purkinje.Jantung bekerja dengan cara berkontraksi yang menghasilkan denyutan untuk memompa darah. Dapus : Sherwood.Kontraksi terjadi akibat penyebaran eksitasi ke seluruh jantung sedangkan relaksasi timbul setelah repolarisasi otot jantung.Jantung berdenyut secara berirama akibat potensial aksi yang ditimbulkannya sendiri. Tekanan darah merupakan hasil tindakan siklus jantung. AV.2001. Siklus jantung terdiri dari periode sistol ( kontraksi dan pengosongan isi ) dan diastole ( relaksasi dan pengisian isi ) yang terjadi bergantian.Atrium dan ventrikel mengalami periode sistol dan diastole yang terpisah.Lauralee.normalnya. yaitu kerja pompa jantung dalam mengalirkan darah ke seluruh tubuh.Penyesuaian jangka pendek dengan mengubah curah jantung dan resistensi perifer total dan penyesuian jangka panjang melibatkan penyesuaian volume darah total dengan mengatur pengeluaran urin dan rasa haus.Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful