Anda di halaman 1dari 3

Mengenal Susu dan Produk Olahannya

Susu dan dan produk-produk susu seperti susu skim dan susu krim, es krim, mentega, yogurt,
susu kental manis, susu yang diuapkan (evaporated milk), susu kering (susu bubuk) dan berbagai
macam hasil olahan susu lainnya dikenal sebagai bahan makanan yang bergizi tinggi karena susu
mempunyai komposisi zat gizi yang sangat lengkap untuk mencukupi kebutuhan proses metabolisme
dalam tubuh. Selain susu yang mempunyai komposisi zat pembangun yang kompleks, susu juga
mengandung mineral penting seperti Mg, Ca, K, Cl, dan mineral-mineral lain seperti Fe, Zn dan Mn.
Produk Susu dan Hasil Olahannya
Susu Skim (Skim Milk) dan Susu Krim (Whole Milk / Full Cream)
Susu Skim adalah susu segar yang tertinggal setelah krim diambil sebagian atau seluruhnya.
Susu skim mengandung semua zat makanan dari susu kecuali lemak dan vitamin yang larut dalam
lemak. Susu Krim atau biasa dikenal dengan nama Full Cream adalah bagian dari susu yang kaya akan
lemak yang timbul ke bagian atas dari susu pada waktu didiamkan ataupun dipisahkan dengan
sentrifugal.
Susu Kental Manis dan Susu yang diuapkan
Secara umum istilah susu kental manis berarti susu yang dimaniskan, yakni susu yang
berbentuk cairan kental, warna putih kekuningan atau warna lain yang tergantung dari aroma yang
ditambahkan, dengan bau dan rasa khas.
Susu kental tak manis atau biasa disebut dengan susu yang diuapkan (evaporated milk)
adalah susu dimana proses pembuatannya hampir sama dengan susu kental manis hanya dengan
sedikit perubahan dengan tidak dilakukan penambahan sukrosa.
Susu Kering atau susu bubuk
Produk-produk susu kering atau tepung susu adalah produk susu berwarna putih kekuningan,
bau dan rasa khas susu, yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian besar air dari susu dengan
cara pengeringan yang pada umumnya melalui proses pengabutan, dibuat sebagai kelanjutan dari
proses penguapan biasa kadar air dikurangi sampai di bawah 5% dan sebaiknya harus kurang dari 2%.
Susu Steril
Susu steril adalah produk susu yang diperoleh dengan cara mensterilkan susu pada suhu tidak
kurang dari 100 ºC selama waktu yang cukup untuk mencapai keadaan steril komersial, dan dikemas
secara hermetis (proses pencegahan pembusukan produk pada penyimpanan dengan waktu yang
lama) .
Susu UHT (Ultra High Temperature Milk)
Susu UHT ini adalah produk susu yang diperoleh dengan cara mensterilkan susu pada suhu
tidak kurang dari 135ºC selama 2 detik dan segera dikemas dalam wadah steril secara aseptis
(pembebasan dari mikroorganisme biologis dengan cara dipanaskan pada suhu lebih dari 100°C).
Es Krim (Ice cream)
Es Krim yakni susu dengan penambahan lemak susu ataupun dapat berupa lemak nabati atau
krim maupun mentega dan dapat pula berupa campurannya dengan gula dan dengan atau tanpa
penambahan bahan makanan lain.
Keju (Cheese)
Keju berupa produk susu berbentuk padat atau setengah padat yang diperoleh dengan cara
mengkoagulasikan susu, krim, susu skim, komponen susu ataupun dapat berupa campurannya dengan
enzim lainnya dengan atau tanpa penambahan rempah-rempah, dan bahan tambahan makanan yang
diizinkan.
Mentega; Butter
Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3744-1995), mentega adalah produk makanan
berbentuk padat lunak yang dibuat dari lemak atau krim susu atau campurannya, dengan atau tanpa
penambahan garam (NaCl) atau bahan lain yang diizinkan, serta minimal mengandung 80 % lemak
susu. Mentega dapat dibuat dari lemak susu (terutama lemak susu sapi) yang manis (sweet cream)
atau asam. Mentega dari lemak susu yang asam mempunyai cita rasa lebih kuat.
Susu murni harus mengandung sekurang-kurangnya 3,25% dari lemak susu dan 8,25%
padatan susu bukan lemak (protein, karbohidrat, vitamin larut air, dan mineral). Penambahan vitamin
A dan D pada susu ini bersifat fakultatif.
Susu kurang lemak banyak dipilih orang orang-orang yang ingin mengurangi konsumsi lemak
di dalam susu. Sesuai dengan namanya, kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 2%.
Untuk konsumen yang menginginkan konsumsi lemak lebih sedikit lagi, diciptakanlah susu rendah
lemak. Kadar lemak pada susu ini telah dikurangi hingga tersisa 1%.
Pada susu skim, kadar lemaknya dikurangi hingga hampir tidak ada sama sekali (0,1%),
namun residu dari lemak susunya boleh tersisa hingga maksimum 0,5%. Karena vitamin A dan D yang
larut dalam lemak ikut hilang pada proses penghilangan lemak, pada susu kurang lemak, susu rendah
lemak, dan susu skim umumnya ditambahkan kedua vitamin tersebut.
Susu murni yang dipanaskan selama beberapa waktu akan terubah menjadi evaporasi milk.
Susu ini terbentuk melalui pemanasan susu dengan menggunakan pompa vakum untuk
menghilangkan kira-kira 60% kadar airnya. Selain penghilangan air, dalam pembuatan evaporated
milk ini juga dilakukan penambahan vitamin D serta standardisasi nutrisi. Selanjutnya susu ini akan
dipanaskan pada suhu 115,5-118,5 °C selama 15 menit untuk sterilisasi. Hasilnya, evaporated milk
akan berstruktur lebih pekat dibandingkan susu murni, dan mengandung kira-kira 25% padatan susu
bukan lemak.
Susu kambing yang terbaik adalah susu segar (raw goat milk), bukan susu kambing
bubuk, karena proses pemasakan susu kambing yang kurang tepat dapat merusak kandungan
mineral yang berkhasiat sebagai antiseptik dan pelindung jaringan paru-paru. Terlebih susu kambing
yang telah diolah menjadi susu bubuk, proses pengolahan dari susu segar menjadi susu bubuk,
mengalami proses pemanasan dan penguapan dan penambahan zat pengawet sampai akhirnya
menjadi susu bubuk. Jadi kualitas susu kambing cair segar jauh lebih baik dari pada susu kambing
bubuk , Maka dari itu disarankan untuk mengkonsumsi susu cair segar, dari pada susu kambing yang
berupa susu bubuk.
.Susu kambing baik dikonsumsi oleh anak dan orang dewasa. Komposisi susu kambing lebih
mendekati ASI, sehingga di beberapa negara susu kambing di pergunakan sebagai pengganti ASI
terlebih bagi bayi-bayi yang alergi terhadap susu sapi. Diantara jenis susu, susu kambing adalah satu-
satunya susu yang paling banyak manfaatnya bagi kesehatan manusia. Susu kambing yang
dikonsumsi tanpa proses pemanasan terlebih dahulu memilki kandungan Fluorine yang lebih tinggi
dibandingkan yang dimasak terlebih dahulu. Susu Kambing ditengarai memiliki antiseptik alami dan
diduga dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri dalam tubuh karena mengandung fluorine 10
– 100 kali lebih besar dari susu sapi. Susu kambing juga memiliki protein dan efek laksatifnya rendah,
sehingga tidak menyebabkan diare bagi yang mengkonsumsinya. (Moeljanto, Rini Damayanti dan
Wiryanta, B.T. Wahyu, Tahun 2002, Khasiat dan Manfaat; Susu Kambing, Agromedia Pustaka, Depok).
Kandungan gizi dalam susu kambing dapat meningkatkan pertumbuhan bayi dan anak-anak
serta membantu menjaga keseimbangan metabolisme, mendukung pertumbuhan tulang dan gigi,
serta membantu pembentukan sel-sel darah dan jaringan tubuh. Disamping itu, kandungan berbgai
mineral dalam susu kambing memperlambat osteoporosis. (Sodiq, A. Dan Abidin, Z.,Tahun 2002,
Kambing Peranakan Etawa; Penghasil susu Berkhasiat Obat, Agromedia Pustaka Depok).
Butir-butir susu lemak kambing memang lebih kecil dibandingkan susu sapi. Susu kambing
mudah diserap tubuh manusia, itu sebabnya dapat diminum oleh bayi diatas enam bulan, manula, dan
baik bagi penderita radang usus. (Tabloid Mitra Bisnis, Minggu IV Mei 1999, Memelihara Peranakan
Etawah lebih baik dari bunga Bank).
Tingkat keasaman susu kambing relatif basa, sehingga cocok untuk mereka yang mengalami
gangguan perut dan pencernaan . Dalam kondisi lambung bersuasana asam, susu kambing bisa
menetralkannya. (Harian Pikiran Rakyat, 15 Oktober `998, Susu Kambing Berkhasiat Bagi Perut)
Beberapa Manfaat Susu Kambing :
Menyembuhkan reaksi-reaksi alergi pada kulit, saluran napas dan pencernaan
• Menyembuhkan berbagai kelainan ginjal serta asam urat
• Menyembuhkan reumatik, mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis)
• Menambah vitalitas dan daya tahan tubuh
• Mengatasi impotensia dan gairah seksual bagi pria maupun wanita
• Menurut penelitian di Amerika terbukti mempunyai efek anti kanker
• Membantu pencernaan dan menetralisir asam lambung
• Membantu menyembuhkan penyakit migren dan vertigo.
• Menyembuhan penyakit paru seperti asma, TBC, serta infeksi pada paru-paru.