P. 1
bisnis_2011-01-17

bisnis_2011-01-17

|Views: 438|Likes:
Dipublikasikan oleh Nilam 'intan' Mastuti

More info:

Published by: Nilam 'intan' Mastuti on Apr 09, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

R E F E R E N S I B I S N I S T E R P E R C A Y A

w w w . b i s n i s . c o m
Proyek PPP: Semua proyek infrastruktur, ke-
cuali proyek jalan tol, yang dikerjasamakan anta-
ra pemerintah dan swasta memiliki peluang un-
tuk mendapatkan fasilitas tax holiday. (Hal. 2)
Pemulihan Eropa: Pasar tidak yakin krisis
Eropa akan pulih pada 2011. (Hal. 3)
IPO Garuda: Bank Mandiri diproyeksikan me-
raup Rp1,5 triliun-
Rp2,1 triliun dari IPO
7,5% saham baru
PT Garuda Indone-
sia. (Hal. 4)
Terbitkan bond:
Mandiri Tunas Fi-
nance berencana
menerbitkan obli-
gasi senilai Rp500
miliar hingga
Rp600 miliar.
(Hal. 5)
NAVIGASI
REDAKSI
(021) 57901023
(021) 70642362
MARKETING
Iklan: (021) 70643688
Sirkulasi: 0811887123
SENIN, 17 JANUARI 2011
TAHUN XXVI No. 8612
TERBIT 28 Halaman
TAJUK
INDEKS SAHAM
14 Januari 2011
KURS TENGAH VALAS
14 Januari 2011
EUR 12,082.84
▲219.51 (1.85%)
GBP 14,348.89
▲112.13(0.79%)
HKD 1,165.62
▲2.98(0.26%)
JPY (100) 10,960.25
▲80.12(0.74%)
SGD 7,035.95
▲14.64 (0.21%)
USD 9,064.00
▲26.00 (0.29%)
AUD 9,027.42
▲42.12(0.47%)
THB 296.61
▼ 1.25(0.42%)
IHSG 3,569.14
▲4.21 (0.12%)
BISNIS-27 303.47
▲0.12 (0.04%)
Hang Seng 24,283.23
▲44.25 (0.18%)
KLSE 1,569.89
▼ 1.67(0.11%)
Kurs Bea Masuk 10- 6 Jan 2011, Rp8.992,00/US$
IHSG JBA-25
LQ45 BISNIS-27
3.478,55
3.569,14
30.675,86
30.275,58
13/01 14/01 10/01 11/01 12/01
611,75
629,07
294,20
303,47
US$/Rp Euro/Rp
9.064,00
9.026,00
12.082,84
11.664,78
13/01 14/01 10/01 11/01 12/01
Nikkei 10,499.04
▼ 90.72(0.86%)
STI 3,245.96
▼ 9.91 (0.30%)
DJIA 11,787.38
▲55.48(0.47%)
FTSE 6,002.07
▼ 21.81 (0.36%)
Mata uang Asia: Nilai mata uang Asia
mengalami kenaikan pada pekan ini seiring
dengan berkurangnya kekhawatiran mengenai
krisis utang Eropa. (Hal. f8)
Penjaminan proyek: Pemerintah akhirnya
menerbitkan secara resmi Perpres tentang Pe-
tunjuk Pelaksanaan Proyek KPS. (Hal. i1)
Pemerintah undang RIM: Kementerian
Komunikasi dan Informatika dijadwalkan berte-
mu dengan prinsipal BlackBerry Research in
Motin (RIM) . (Hal. i3)
Produksi kopi: Produksi kopi arabika Bandung
bagian selatan pada tahun ini diprediksi hanya
mencapai 630 ton gabah kopi. (Hal. i8)
Eceran: Rp5.900
E-MAIL:
redaksi@bisnis.co.id
iklan@bisnis.co.id
sirkulasi@bisnis.co.id
OLEH RUDI ARIFFIANTO
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Ketidak-
pastian soal penaikan
tarif dasar listrik yang
diformulasikan dalam
Permen ESDM No.
7/2010 tentang TDL me-
nimbulkan kekisruhan
antara PLN dan ka-
langan pengusaha yang
menuntut pencabutan
batas kenaikan tarif
(capping) 18% ditunda.
Direktur Utama PT Perusahaan
Listrik Negara Dahlan Iskan bah-
kan menyebut industri yang
mengklaim dirugikan oleh pen-
cabutan capping tersebut sebagai
pengusaha manja dan tidak
menggunakan akal sehat. Di sisi
lain, sebagian pengusaha berniat
menuntut PLN atas pencabutan
capping yang dinilai sepihak dan
merugikan.
Dahlan berpendapat beberapa
pengusaha yang menentang pen-
cabutan capping TDL industri me-
ngesampingkan kesinambungan
pasokan listrik nasional. Padahal,
industri lain yang jumlahnya lebih
banyak dari industri yang menge-
luh, telah membayar listrik de-
ngan tarif normal sesuai dengan
Permen ESDM No. 7/2010.
“Kalau mereka beralasan penca-
butan capping menurunkan daya
saing, saya perlu bertanya, me-
ngapa industri sejenis yang sudah
membayar listrik dengan tarif nor-
mal tidak kalah bersaing. Kalau
kemanjaan seperti ini tidak dila-
wan, bangsa ini tidak akan maju.
Industri listrik tidak akan berkem-
bang dan pada gilirannya keselu-
ruhan perekonomian kesulitan,”
ujarnya akhir pekan lalu.
Direktur Bisnis dan Manajemen
Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin
menambahkan jumlah pelanggan
industri yang menikmati capping
hanya 25% atau 9.771 perusahaan
dari total pelanggan industri
38.449 perusahaan.
Adapun, harga listrik yang diba-
yar oleh pelanggan yang menik-
mati capping hanya Rp674 per
kWh, sedangkan harga yang diba-
yar oleh pelanggan yang tidak me-
nikmati capping Rp758 per kWh.
Berarti terdapat disparitas harga
Rp84 per kWh.
“Disparitas ini yang selalu
dipertanyakan oleh investor
dan pelanggan baru, pada-
hal tingkat mutu pelayan-
annya tidak berbe-
da. Sebagai perbanding-
an, sejumlah perusahaan
di Jababeka dan Lippo Ci-
karang yang dilayani PT
Cikarang Listrindo [per-
usahaan listrik swasta]
membayar Rp850 per
kWh,” paparnya.
Apabila capping tidak
dihapus, kata Murtaqi,
negara harus menyedia-
kan tambahan subsidi se-
kitar Rp1,8 triliun. “Tapi
subsidi itu hanya dinik-
mati 9.771 pelanggan itu,
bukan seluruh pelanggan
industri yang jumlahnya
38.449.”
Dia mengungkapkan
PLN menghadapi dilema
dalam persoalan capping,
yaitu peringatan Menteri ESDM
agar PLN menghormati kesepa-
katan pemerintah dan Komisi VII
DPR, yaitu melaksanakan capping
18% untuk pelanggan industri dan
teguran Menteri ESDM untuk ti-
dak mencabut capping, serta tenta-
ngan dari pengusaha.
Di sisi lain, apabila PLN terus
melaksanakan capping, BUMN
ini dapat dianggap melanggar UU
No. 5/1999 tentang Larangan
Praktek Monopoli dan Persaingan
Usaha Tidak Sehat. “Sebab cap-
ping itu menimbulkan disparitas
harga di antara pelanggan.”
Rugikan pengusaha
Ketua Umum Asosiasi Peng-
usaha Indonesia Sofjan Wanandi
mengatakan pencabutan capping
secara sepihak merugikan peng-
usaha dan bisa dituntut.
“Kami bisa menuntut karena
[PLN] mencabut ketentuan cap-
ping itu secara sepihak tanpa
mengonsultasikannya dengan pe-
merintah dan DPR. Itu jelas me-
rugikan pengusaha,” ujarnya.
Dia mengatakan Apindo belum
pernah mendengar rencana pen-
cabutan capping. “Kami hanya
mendengar ada dua asosiasi, yai-
tu ritel dan perhotelan, yang dia-
jak bicara lalu ada kompromi. Te-
tapi di antara mereka tidak ada
satupun yang merupakan indus-
tri manufaktur yang mengguna-
kan listrik besar.”
Menurut Sofjan, pencabutan
capping sama artinya dengan
mengorbankan industri yang
menciptakan lapangan kerja,
membayar pajak, dan merupakan
pengguna minoritas yaitu hanya
15% dari total pelanggan PLN.
Seharusnya, kata dia, penaikan
TDL dilakukan dengan cara men-
distribusikan beban secara propor-
sional kepada seluruh pelanggan,
termasuk pelanggan dengan daya
400—900 watt yang mencapai
85% dari total pelanggan PLN.
Menteri Perindustrian M. S.
Hidayat mengusulkan penam-
bahan subsidi listrik Rp1,8 trili-
un, agar pencabutan capping da-
pat ditunda hingga 1 tahun ke de-
pan, sesuai dengan permintaan
kalangan industri.
“Itu harus ditanggulangi peme-
rintah sambil diumumkan cap-
ping dilepas tahun depan sehing-
ga disparitas tidak ada lagi dan
beban subsidi berkurang. Saya
sudah bicarakan hal ini dengan
Menko Perekonomian [Hatta Ra-
jasa]. Nanti Menko yang meng-
umumkan besok [hari ini].”
Anggota Komisi VII DPR Fraksi
Partai Golkar Babby Rizaldi me-
nilai kebijakan yang diambil oleh
Dirut PLN tidak salah karena PLN
hanya pelaksana dari kebijakan
pemerintah. Menurut dia, yang
seharusnya paling bertanggung
jawab atas kekisruhan ini adalah
Menteri ESDM. (NURBAITI/SITI
MUNAWAROH/HERY LAZUARDI)
(rudi.ariffianto@bisnis.co.id)
Pengusaha ancam tuntut pemerintah
Menyikapi gejolak pasar pada awal 2011
B
iasanya, pada Januari
pasar saham dan surat
utang global menguat.
Setelah kembali dari li-
buran Natal dan akhir tahun, in-
vestor, spekulator, dan pialang,
memulai tahun baru dengan ma-
suk kembali ke pasar dan memi-
cu kenaikan harga saham dalam
‘January effect’ yang menye-
nangkan.
Di Indonesia, pada 3 hari perta-
ma perdagangan bursa, indeks
harga saham gabungan (IHSG)
memang naik 2,2%. Namun, se-
telah itu IHSG anjlok 6,4%. Aki-
batnya, sejak awal 2011, IHSG an-
jlok 4,2%, sementara bursa sa-
ham India anjlok 5,3% dan China
0,6%. Penjualan juga terjadi di
pasar surat utang negara (SUN)
Indonesia, yang memicu kenaik-
an imbal hasil SUN dengan tenor
10 tahun dari 7,4% ke 8,4%.
Penjualan saham dan SUN
oleh investor asing yang beraki-
bat melemahnya kurs rupiah
dari 9.000 menjadi 9.100 per
dolar AS. Itu mendorong Bank
Indonesia untuk melakukan
intervensi di pasar valuta
asing, dengan menjual sebagi-
an dari cadangan devisanya
untuk membeli dan memper-
tahankan kurs rupiah.
Sekembali dari liburan, saya
langsung dihubungi investor
yang panik dan melakukan
conference call dengan lebih dari
dua puluh ekonom dan pejabat
strategis Standard Chartered di
New York, London, Dubai, Si-
ngapura, dan Hong Kong, untuk
membahas krisis terakhir. Sete-
lah berdiskusi dan berdebat lama
melalui speakerphone, pada inti-
nya kami menarik kesimpulan
ada tiga faktor pemicu kepanik-
an pasar.
Pertama, investor khawatir pe-
merintah Eropa, terutama di nega-
ra PIGS (Portugal, Irlandia, Yunani
dan Spanyol) akan kembali meng-
alami masalah pembayaran utang,
yang akan memicu kembali krisis
euro seperti pada Mei 2009.
Memang di minggu kedua Ja-
nuari, beberapa pemerintah Ero-
pa harus menggalang dana lebih
dari 40 miliar euro untuk mem-
bayar utang yang jatuh tempo.
Walaupun pemerintah China
dan Jepang memberi komitmen
untuk membantu membeli surat
utang negara Spanyol misalnya,
kekhawatiran investor tidak
mudah reda dan malah ikut
memicu kepanikan di negara
berkembang.
Kedua, inflasi pangan dunia
telah naik pesat. Harga beras
Thailand (grade B) misalnya
naik 23,2% dari US$460 per
ton pada Juli 2010 menjadi
US$567 pada Desember. Pada pe-
riode yang sama, di pasar komo-
ditas internasional harga gula
naik 92%, jagung 60%, dan ke-
delai 52%. Salah satu alasannya:
global warming telah memicu
perubahan cuaca yang akut, ter-
utama dengan memperpanjang
musim hujan selama 2010 yang
memperburuk panen pangan.
• Bersambung ke Hal. 2
J
ika Presiden be-
kerja dengan hati
bersih dan niat tulus
dalam membongkar
mafia pajak kasus
Gayus, niscaya rakyat
dapat merasakan dan
akan senantiasa men-
dukung pemimpin-
nya. (Hal. 11)
PLN ngotot cabut capping
BERALIH KE MOBIL KOMPAK: Presdir PT Toyota
Astra Motor Johnny Darmawan Danusasmita mendengar-
kan pertanyaan dalam jumpa pers di Jakarta, belum lama
ini. Dia menjelaskan, minat masyarakat terhadap mobil
jenis MPV bisa saja beralih ke kendaraan kompak karena
lebih irit bahan bakar.
• Mobil kompak Hal. 9
BISNIS/DEDI GUNAWAN
CATATAN
AWAL PEKAN
OLEH FAUZI ICHSAN
Senior Economist
Standard Chartered Bank
PLN vs pengusaha soal
pencabutan capping 18%
Jumlah pelanggan industri yang menikmati capping sebanyak 9.771 atau 25%
dari total pelanggan industri sebanyak 38.449.
Harga listrik apabila capping dipertahankan Rp674 per kWh atau selisih Rp84 per
kWh dibandingkan pelanggan yang tidak menikmati capping yaitu Rp758 per Kwh.
Tambahan subsidi yang harus disediakan pemerintah apabila capping tidak
dihapus Rp1,8 triliun.
Subsidi listrik dalam APBN 2011 ditetapkan Rp40,7 triliun, lebih rendah dari
subsidi 2010 sebesar Rp55,1 triliun.
Sejumlah fakta tentang listrik versi PLN
Jumlah p
dari total
“Mereka minta terus
dimanjakan dan
dininabobokan. Saya
akan lawan kemanjaan
dan cara berpikir
seperti ini.”
Sektor usaha Kenaikan biaya produksi Kenaikan tagihan listrik
Tekstil dan produk tekstil 3,3—5,4 9,91—37,15
Kaca lembaran & pengaman 5 33,32
Pengolahan daging 5 20—30
Kosmetik dan jamu 15 41,59—65,93
UKM (anggota Hipmi) - 25
Makanan dan minuman - 31,84
Besi dan baja - 17—34,40
Perhotelan - 33,27
Alas kaki - 47,91
Pembibitan ayam 15 -
Dampak pencabutan capping 18% versi Apindo
Sumber: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Asosiasi Pengusaha Indonesia, diolah
“Kami bisa menuntut
karena [PLN]
mencabut capping
secara sepihak…”
Dirut PLN
Dahlan Iskan
Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi
BISNIS/YAYAN INDRAYANA Foto: BISNIS/KELIK TARYONO/YAYUS YUSWOPRIHANTO
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 MAKROEKONOMI
2
Pebisnis Malaysia minati RI
KUALA LUMPUR: Sejumlah pengusaha
Malaysia dari kalangan wanita menyatakan
keinginan untuk memperkuat jalinan kerja
sama bisnis di berbagai bidang dengan para
wanita pengusaha dari Indonesia.
"Kami sangat tertarik untuk bermitra de-
ngan wanita pengusaha di Indonesia," kata
Presiden Persatuan Usahawan Wanita Bumi-
putera Malaysia (Usahanita), Faridah A Jab-
bar seusai jumpa pers Seminar Ekonomi Ma-
laysia-Indonesia (Semi`10) di Malaysia Press
Institute (MPI), kemarin.
Faridah mengatakan sejumlah wanita
pengusaha Malaysia akan turut serta dalam
acara Semi`10 di Bandung, Jawa Barat
pada 28-29 Januari 2011 dan berharap
dapat bertukar informasi dengan peng-
usaha Indonesia termasuk menjajaki ke-
mitraan bisnis.
Menurut dia, banyak peluang usaha yang
bisa digarap bersama seperti industri bu-
sana, kosmetik, perawatan tubuh dan indus-
tri kecantikan. (ANTARA)
NTT tak nikmati integrasi Asean
LOMBOK BARAT: Ekonom Universitas Ma-
taram Prayitno Basuki menilai integrasi eko-
nomi Asean bagi perekonomian Nusa Teng-
gara Barat masih relatif terbatas.
"Hal ini karena andalan ekonomi NTB di
kawasan ekspor komoditas ekstraktif dan te-
naga migran dengan kualifikasi rendah," kata
Prayitno, pada Media Workshop "Indonesia
dan Komunitas Asean 2015" pekan lalu.
Karena itu, dia menyarankan sosialisasi di
tingkat akar rumput tentang adanya pro-
gram komunitas Asean yang mengarah ke-
pada peningkatan integrasi Asean secara
kualitatif dan kuantitatif dalam kehidupan
masyarakat daerah.
Selain itu, perlu difasilitasi standardisasi
produk dan kualitas tenaga kerja migran
yang menunjang peningkatan kualitas inte-
grasi komunitas Asean itu. (ANTARA)
Sukri banyak keunggulan
JAKARTA: Pemerintah menjamin produk
sukuk negara ritel (sukri) seri 003 tahun 2011
(SR003) yang akan diterbitkan Februari
mendatang memiliki banyak keunggulan
dibandingkan dengan produk lainnya.
Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Walu-
yanto mengatakan keunggulan-keunggulan
tersebut pertama, produk ini sesuai dengan
prinsip syariah.
Kedua, bebas risiko gagal bayar. Ketiga,
sukri 003 bisa diperdagangkan, tidak seperti
deposito. Dan keunggulan keempat, kupon-
nya lebih tinggi dari deposito.
“Orang tidak akan rugi kalau pegang Sukri
sampai jatuh tempo. Selama dia pegang, dia
mendapat kupon yang dibayar setiap bulan,
jadi keuntungannya sangat luar biasa,” kata
Rahmat pekan lalu. (BISNIS/14)
DINAMIKA
OLEH ACHMAD ARIS
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Semua pro-
yek infrastruktur, ke-
cuali proyek jalan tol,
yang dikerjasamakan
antara pemerintah dan
swasta memiliki peluang
untuk mendapatkan fa-
silitas penundaan pem-
bayaran pajak penghasil-
an dalam jangka waktu
tertentu (tax holiday).
Deputi Bidang Sarana dan Pra-
sarana Kementerian Perencanaan
Pembangunan Nasional (PPN)/-
Bappenas Dedi S. Priatna menga-
takan fasilitas tax holiday bisa di-
berikan kepada proyek-proyek in-
frastrukur public private partner-
ship (PPP) yang berisiko tinggi
dan kurang banyak diminati
investor.
"Hampir semua proyek infra-
struktur PPP kecuali jalan tol bisa
mendapatkannya, pertimbangan-
nya investor perlu insentif untuk
mendorong investasi. Jadi nanti
tax holiday akan dimanfaatkan
untuk yang risiko tinggi dan
belum terlalu banyak diminati,
lalu proyek yang mendorong per-
tumbuhan ekonomi dan daya
saing Indonesia," katanya di
Jakarta akhir pekan lalu.
Saat ini, lanjutnya, baru proyek
PLTU Jawa Tengah yang dipasti-
kan memperoleh tax holiday
mengingat betapa penting dan
strategisnya proyek pembangkit
listrik berkapasitas 2.000 Mega-
watt itu bagi Indonesia.
Menurut dia, kebijakan pem-
berian tax holiday tersebut sangat
efektif untuk mendorong investor
agar mau menginvestasikan mo-
dalnya untuk pembangunan pro-
yek-proyek infrastruktur PPP.
“Logikanya begini, seseorang
berinvestasi belum tentu untung.
Dia beroperasi tapi belum tentu
untung. Dia maunya holiday du-
lu, sekian lama baru dibebankan
tax. Ini sangat menguntungkan
bagi investor karena berhubung-
an dengan biaya produksi," jelas-
nya.
Pemerintah, tuturnya, akan
menerapkan ketentuan itu secara
kasus per kasus melalui persetu-
juan dari Kementerian Keuangan.
"Indonesia me-
nganut rezim
itu [case by case]
seperti bebas
bea masuk. Pro-
yek strategis
umumnya be-
bas bea masuk
tapi tidak serta-
merta bisa ka-
rena perlu dime-
ngerti target pa-
jak kemarin ju-
ga tidak tercapai," ujarnya.
Pemerintah pada pekan ini
telah menerbitkan 8 paket perpa-
jakan, salah satunya PP No.94/-
2010 tentang Penghitungan Peng-
hasilan Kena Pajak dan Pelu-
nasan PPh Dalam Tahun Berjalan
yang memberikan dasar hukum
Menteri Keuangan untuk menge-
luarkan fasilitas tax holiday.
Menteri Keuangan Agus Marto-
wardojo sendiri menerangkan im-
plementasi teknis pemberian tax
holiday masih dalam tahap fina-
lisasi dan koordiansi dengan ke-
menterian/lembaga (K/L) terkait.
Ambil alih 2 proyek
Sementara itu, pemerintah me-
mutuskan untuk mengambil alih
pembiayaan penyiapan dua pro-
yek PPP yang selama ini didanai
oleh pinjaman luar negeri.
Kedua proyek PPP itu adalah
proyek rel kereta api Manggarai-
Bandara Soekarno Hatta dan
proyek air minum Umbulan Jawa
Timur.
Deputi Bidang Sarana dan Pra-
sarana Kementerian PPN/ Bap-
penas Dedi S. Priatna mengung-
kapkan pengambilalihan pem-
biayaan penyiapan kedua proyek
itu ditujukan agar pengerjaan
kedua proyek tersebut bisa diiku-
ti oleh semua investor.
"Diputuskan dalam rapat di
Istana Wapres, pembiayaan pe-
nyiapan 2 proyek PPP akan dibia-
yai pemerintah melalui PT SMI,"
ungkapnya akhir pekan lalu.
Saat ini, jelasnya, penyiapan
proyek Umbulan didanai oleh
pinjaman dari Australia, semen-
tara penyiapan proyek KA ban-
dara Soeta didanai oleh pinjaman
dari JICA.
"Karena proyek ini percontoh-
an, kalau disiapkan oleh orang
lain, dikhawatirkan akan hanya
fokus ke investor dari dua negara
itu saja, sehingga diputuskan le-
bih baik netral agar investor dari
negara lain juga bisa ikut."
Langkah yang diambil peme-
rintah tersebut, sekaligus mem-
buktikan keseriusan pemerintah
dalam memberikan dukungan
bagi pengerjaan proyek-proyek
PPP. (achmad.aris@bisnis.co.id)
OLEH AGUST SUPRIADI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pemerintah menegas-
kan ada 15 kementerian/lembaga
(K/L) yang harus segera menuntas-
kan reformasi birokrasi di internalnya
jika ingin menikmati jatah remunera-
si 2011, terutama Kejaksaan Agung
dan Kementerian Hukum dan HAM
yang gagal melakukan reformasi
menyeluruh pada 2010.
E. E. Mangindaan, Menteri Pember-
dayaan Aparatur Negara dan Refor-
masi Birokrasi (Men PAN-BR), menje-
laskan paling lambat pada 2011 selu-
ruh kementerian/lembaga sudah ha-
rus selesai melakukan reformasi biro-
krasi jika ingin memperoleh remune-
rasi. Untuk tahun ini, dijadwalkan
ada 15 K/L yang harus membenahi
internal organisasinya, termasuk di
antaranya dua K/L yang merupakan
limpahan dari 2010.
“Anggaran remunerasinya saya
lupa berapa, tapi 15 K/L itu harus
siap. Ada dua instansi yang limpahan
dari 2010, yaitu Kejaksaan Agung dan
Kemenkumham. Mereka terlambat
menyusun level grade jabatan dan ke-
pangkatan antara panitera dan ha-
kim. Bingung sendiri mereka. Dua
K/L itu jadi prioritas,” tegas dia kepa-
da Bisnis, pekan lalu.
Menurut dia, pihaknya sedang me-
meriksa berkas-berkas yang diajukan
ke-15 K/L tersebut guna diseleksi ke-
layakannya dalam memperoleh per-
baikan penghasilan atau remunerasi.
Untuk itu, sejumlah perbaikan yang di-
lakukan harus memenuhi kriteria. Sa-
yangnya dia tidak memerinci lebih jauh
instansi mana saja dan berapa total alo-
kasi anggaran untuk program itu.
“Bagaimana restrukturisasinya, ba-
gaimana bisnis prosesnya, bagaimana
manajemen SDM atau aparatur di da-
lamnya, bagaimana konsep pengawas-
annya, bagaimana konsep pelayanan
publiknya, dan bagaimana regulasi
dan deregulasi yang ada daripada ins-
tansi itu. Kemudian ini akan mampu
mengubah mindset,” tuturnya.
Berdasarkan catatan Bisnis, ada 11
kementerian lembaga yang pada 2010
ikut program remunerasi. Namun,
hingga pengujung 2010, hanya sembi-
lan K/L yang anggaran remunerasinya
dicairkan oleh Kementerian Keuangan.
Kesebelas K/L yang ikut program
remunerasi 2010 adalah Kementerian
Perencanaan Pembangunan Nasional,
Kementerian Koordinasi Perekono-
mian, Kementerian Koordinator Kese-
jahteraan Rakyat, Kepolisian Republik
Indonesia, Tentara Nasional Indonesia,
Kementerian Pertahanan, Kementerian
Pemberdayaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi, Kementerian Hu-
kum dan Hak Azasi Manusia, Kemen-
terian Koordinator Politik Hukum dan
Keamanan, dan Kejaksaan Agung.
Proyek PPP dapat tax holiday
15 Kementerian harus tuntaskan
reformasi birokrasi
INFLASI 2011; Dua pekerja melepas lelah di atas tumpukan
beras di sebuah pasar di Jakarta, belum lama ini. Ekonom sekali-
gus Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani
mengatakan inflasi pada 2011 bisa menembus minimal 7,5% akibat
dari kenaikan harga-harga bahan pangan dan kenaikan harga
minyak mentah dunia.
BISNIS/RAHMATULLAH
ANTARA/WIDODO S. JUSUF
Menyikapi gejolak pasar...(Sambungan dari Hal 1)
Kenaikan inflasi pangan dunia
tentunya memicu kenaikan inflasi
secara menyeluruh, yang memicu
bank sentral, termasuk di Australia,
China, India, Malaysia, dan Thai-
land, untuk menaikkan suku bu-
nga. Kenaikan suku bunga tentu
berdampak negatif terhadap pasar
saham dan SUN, apalagi jika siklus
kenaikan suku bunga tersebut
belum berakhir.
Ketiga, ekonomi Amerika Serikat
yang terpuruk dalam resesi pada
2009 dan yang pemulihannya lam-
ban pada triwulan I, II, dan III pada
2010, ternyata menunjukan pen-
guatan yang tidak terduga di triwu-
lan 4. Akibatnya bursa saham AS
menguat tajam. Indeks saham
Standard & Poor’s 500, misalnya,
sejak Agustus 2010 telah naik
22,4%, sesuatu yang mengagum-
kan bagi suatu negara yang baru
saja mengalami krisis ekonomi
terbesar sejak 1930-an.
Selain itu, karena ancaman inflasi
di AS lebih rendah daripada di Asia
dan ekonomi AS belum pulih total
dari resesi, bank sentral AS (Federal
Reserve) diperkirakan tidak akan
menaikan suku bunga dolar AS de-
ngan menaikkan Fed Funds target
rate (FFTR), yang sekarang di level
0,25%, sampai dengan akhir 2011.
Justru untuk mempercepat pe-
mulihan ekonomi AS, Federal Re-
serve melakukan kebijakan quanti-
tative easing, yaitu mencetak dan
memompa dana segar ke pereko-
nomian secara agresif—sekitar
US$700 miliar. Akibatnya, investor
internasional menggeser dana mere-
ka dari pasar uang ke pasar saham
AS. Selain itu, investor menarik
dana mereka dari pasar saham di
Asia ke pasar saham AS, yang ten-
tunya ikut memperlemah bursa
saham Asia.
Isu Indonesia
Menyikapi keadaan Indonesia,
analis dan investor berdebat pan-
jang. Memang secara makro mere-
ka optimistis dengan Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi diperkira-
kan naik dari 6% pada 2010 menja-
di 6,5% pada 2011.
Sementara itu, utang pemerintah
dan utang luar negeri sebagai per-
sentase dari produk domestik bruto
(PDB) turun terus, yang mening-
katkan optimisme kalau sebelum
akhir 2012 Indonesia akan menjadi
negara investment grade di mata se-
mua perusahaan peringkat risiko
internasional.
Di sisi neraca pembayaran, nera-
ca dagang, transaksi berjalan dan
neraca modal tetap surplus, sehing-
ga cadangan devisa BI naik ke ting-
kat tertinggi: US$96 miliar.
Namun, inflasi telah ‘terbang’
dari 2,8% pada akhir 2009 menjadi
mendekati 7% di akhir 2010. Inflasi
Indonesia menjadi salah satu yang
tertinggi di Asia.
Untuk meredam inflasi, bank sen-
tral di China, India, Thailand, Malay-
sia, dan Korea Selatan, telah menaik-
an suku bunga. Namun BI belum ju-
ga menaikkan suku bunga sehingga
banyak investor dan analis yang me-
nilai BI enggan menaikkan suku bu-
nga (BI Rate), yang bahasa kerennya
behind the curve sehingga inflasi di
Indonesia dikhawatirkan bisa se-
makin melejit.
Tentu BI memiliki alasan sendiri
dan ada pula analis dan investor
yang mendukungnya. BI menilai
walau inflasi naik ke 7%, inflasi
inti (di luar bahan pangan) tetap
stabil pada 4,3%, sementara inflasi
pangan naik ke 15,6%.
Karena lemahnya infrastruktur
dan jaringan distribusi pangan,
harga beras di Indonesia bahkan
sering kali melampaui harga beras
internasional, mengindikasikan
bahwa jika keran impor beras dibu-
ka sebesar-besarnya dan kebijakan
pertanian lebih sensitif terhadap
harga pangan (melalui intervensi
Bulog), maka inflasi pangan bisa di-
tekan secara tajam.
Ibaratnya, jika BI menaikkan BI
Rate belum tentu harga beras dan
cabai akan turun karena memang
tidak ada kaitannya. Tentunya jika
inflasi inti (yang lebih terkait de-
ngan belanja masyarakat yang di-
tentukan oleh suku bunga) naik,
maka BI Rate patut dinaikkan.
Alasan BI tentu masuk akal,
namun dalam keadaan pasar yang
panik, apa lagi banyak bank sentral
di Asia sudah menaikkan suku bu-
nga, investor dan analis global tidak
akan melihat masalah lemahnya ke-
bijakan pertanian dan jaringan dis-
tribusi di Indonesia—karena mereka
tidak tahu. Mereka hanya melihat
masalah inflasi sebagai masalah
moneter yang harus diredam dengan
kenaikan suku bunga.
Tentu jika semua bank sentral di
Asia tidak menaikkan suku bunga
dan menyatakan bahwa inflasi yang
mereka hadapi adalah inflasi pa-
ngan yang tidak ada kaitannya de-
ngan kebijakan moneter, posisi BI
akan lebih kuat.
Menurut saya, pada 2011 inflasi
global sulit turun, apalagi jika har-
ga energi ikut naik. Belum ada in-
dikasi masalah cuaca buruk akan
berakhir yang dapat menurunkan
harga pangan. Akibatnya, inflasi
komoditas yang tetap tinggi dapat
memicu kenaikan ekspektasi inflasi
inti di kalangan pelaku ekonomi
(pengusaha, pedagang, dan per-
bankan) dalam 1 tahun ke depan.
Konsekuensinya, BI Rate harus
naik, kemungkinan sekitar 100
basis poin ke level 7,5% pada se-
mester I/2011. Dalam hal ini BI me-
mang harus lebih peka terhadap
ekspektasi inflasi, lebih daripada in-
flasi 12 bulan terakhir.
Strategi investasi
Jika BI menaikkan suku bunga,
pasar finansial pasti terpukul—me-
mang ironis. Jika BI tidak menaik-
kan BI Rate, pasar takut BI behind
the curve. kalau BI menaikkannya,
pasar saham dan SUN tetap ter-
pukul. Namun, saya melihat pasar
koreksi tajam hanya sesaat (bebera-
pa minggu), setelah itu fundamen-
tal ekonomi Indonesia yang
memang kuat akan memompa laba
korporasi kembali seperti 4 tahun
terakhir, yang akan terus memicu
kenaikan bursa saham terutama
pada semester II/2011.
Dengan asumsi kenaikan laba
korporasi 25% pada 2011 seperti
yang terjadi beberapa tahun ter-
akhir, IHSG bisa tetap naik ke 4.500
pada akhir 2011. Walau pun pada
semester I, rupiah akan labil akibat
tingginya inflasi, namun diperki-
rakan kembali menguat ke arah
8.600 per dolar AS pada akhir 2011
karena arus modal asing akan kem-
bali masuk, apalagi dengan ke-
naikan peringkat risiko Indonesia.
Saya pribadi tetap tertarik untuk
mengumpulkan saham Indonesia,
apalagi jika ada koreksi pasar tu-
run, daripada membeli SUN karena
imbal hasilnya rendah di mata in-
vestor lokal. Pada intinya, kepanik-
an pasar seminggu terakhir ini jus-
tru merupakan kesempatan untuk
membeli saham dan seperti pepatah
lama, dalam keadaan ini, fortune
favors the bold and who dares wins.
INVESTASI DI INDONESIA: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan sebuah
proyek gedung bertingkat di Jakarta, kemarin. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM) Gita Wirjawan mengatakan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau total inves-
tasi yang akan masuk ke Indonesia pada sepanjang 2011, diperkirakan mencapai Rp2.500 triliun
atau akan meningkat 25% di atas realisasi investasi 2010 yang mencapai Rp2.000 triliun.
BISNIS/ADI PURDIYANTO Sumber: Kementrian Keuangan
Pengalihan fungsi pembuat kebijakan perpajakan kepada Badan Kebijakan Fiskal
PMK tentang sanksi bagi petugas pajak yang lalai atau sengaja melanggar
Pemanfaatan hasil audit laporan perusahaan yang kredibel oleh Ditjen Pajak
Surat edaran tentang pajak pertambahan nilai (PPN) untuk industri film
PP No.93/2010 tentang sumbangan sebagai pengurang penghasilan kena pajak
Tax holiday dalam PP No.94/2010
Penyederhanaan prosedur pembebasan PPh Pasal 22 atas impor barang
Penyederhanaan birokrasi dalam mendukung kegiatan bantuan, hibah, dan sumbangan
Delapan paket kebijakan perpajakan
Pemerintah ambil alih pembiayaan rel KA Manggarai-Bandara
BI Rate harus naik, ke-
mungkinan sekitar 100
basis poin ke level 7,5%
pada semester I/2011.
4 PERBANKAN
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
MEDIASI
BI diminta konsisten
JAKARTA: Bank Indonesia harus konsisten
dalam menjalankan kebijakan moneter
sejalan dengan rencana menaikkan BI Rate
di tengah tekanan para pemodal asing untuk
mengerek suku bunga acuan itu.
Ekonom ISEI Mirza Adityaswara
mengatakan investor asing belum terbiasa
melihat indonesia memiliki rasio suku bunga
di bawah angka inflasi (negative real interest
rate), di mana saat ini BI Rate 6,5% di bawah
inflasi 6,96%.
“Beberapa negara seperti China, Thailand
bisa memiliki negative real interest rate.
Asalkan BI konsisten menunjukkan bahwa BI
concern terhadap inflasi, maka pasar akan
tenang,” ujarnya kepada Bisnis hari ini.
Pekan lalu, Gubernur BI Darmin Nasution
mengatakan akan menaikkan BI Rate untuk
meredam laju inflasi. Namun, otoritas
moneter itu mengaku masih mencari
momentum yang tepat. (BISNIS/HTA)
BPR didorong merger
JAKARTA: Bank Indonesia mendorong
Bank Pekreditan Rakyat (BPR) untuk
melakukan konsolidasi guna memperkuat
manajemen permodalan.
Edy Setiadi Direktur Direktorat Kredit,
BPR, dan UMKM Bank Indonesia (BI)
mengatakan sejauh ini permodalan masih
menjadi masalah utama bagi BPR. Hal
tersebut, lanjutnya, terlihat dari sejumlah
BPR yang tidak dapat beroperasi lagi karena
kesulitan permodalan.
“Ke depan konsolidasi dapat diikuti BPR
lainnya untuk memperkuat permodalan
mereka,” katanya baru-baru ini.
Dia mencontohkan konsolidasi BPR telah
terjadi di sejumlah daerah a.l Tasikmalaya
yang sebelumnya terdapat 27 menjadi dua
BPR. Dalam waktu dekat, lanjutnya, akan
ada sejumlah BPR di Jawa Barat yang akan
melakukan merger. (BISNIS/07)
HSBC perbanyak nasabah kaya
JAKARTA: The Hongkong Shanghai Bank
Corporation (HSBC) Indonesia membidik
penambahan nasabah premier mencapai 50%
dari capaian tahun lalu dengan menawarkan
berbagai macam program investasi.
SVP Premier Segment and Proportion
HSBC Irene Dewi mengatakan target
pertumbuhan nasabah premier tahun ini
sama dengan tahun lalu, yakni 50%. “Setiap
tahun kami mengharapkan peningkatan lebih
dari 50%. Pada 2011 menjadi tahun yang
baik untuk pertumbuhan segmen premier,”
kata Irene di Jakarta akhir pekan lalu.
Nasabah premier merupakan nasabah
yang memiliki simpanan minimal Rp500 ju ta.
Nasabah tipe ini oleh HSBC ditawari ber ba-
gai macam instrumen investasi mulai dari
de posito, reksa dana hingga bancassurance.
(BISNIS/20)
24/ 12 26/ 12 30/ 12 6/ 1 5/ 1
9.300
5.150
3.375
3.350
530
510
6.000
5.750
1.260 1.210
10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01 10/01 11/01 12/01 13/01 14/01
1.180
1.080
199 199 530 550
-30 -100 50 25 10 -1
BJBR BMRI BBRI BBNI PNIN LPGI PNLF CFIN
BIDIK NASABAH
PRIMER:
Karyawan Bank HSBC In do-
ne sia memberi penjelasan
ke pada nasabah mengenai
pe rencanaan keuangan
un tuk sekolah dalam aca-
ra HSBC Premier–IKPII
In ternational Education
Expo 2011 di Jakarta, ke-
marin. HSBC Indonesia
mem bidik penambahan
na sabah primer 50% dari
ca paian tahun lalu dengan
menawarkan berbagai ma-
cam program investasi.
BISNIS/DEDI GUNAWAN
Bank Jabar
Banten incar
laba Rp1,16 triliun
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: PT Bank Pem-
bangunan Daerah Jawa
Barat dan Banten Tbk
me nargetkan laba bersih
tahun ini Rp1,16 triliun,
tumbuh 19,58% dari hasil
2010 sebesar Rp970 miliar.
“Untuk RBB tahun ini ka-
mi targetkan laba sebelum
pajak sebesar Rp1,55 tri-
liun dan laba bersih Rp1,16
triliun. Namun, biasanya
rea lisasi di atas RBB,” kata
Direktur Utama Bank Jabar
Banten Agus Ruswendi di
Jakarta, pekan lalu.
Untuk memenuhi target
itu, tuturnya, bank yang
dikeolanya membidik out-
standing kredit sebesar
Rp30,9 triliun atau tumbuh
sekitar 30% dari tahun la-
lu. “Pertumbuhan kredit
akan diarahkan pada sektor
usaha mikro, kecil dan
menengah (UMKM),” jelas
dia.
Menurut dia pendanaan
ekspansi kredit ini meng-
andalkan pada penerbitan
obligasi sebesar Rp2 triliun
yang diharapkan tuntas pa-
da Januari ini.
Selain itu rasio kecu-
kup an modal se besar 21%
juga masih cukup untuk
melakukan ekspansi selama
2011.
Agus menambahkan
pa da RBB ditetapkan net
interest margin (NIM) akan
dipertahankan di atas 7%.
Pada tahun lalu NIM, BJB
berada pada level 7,4.
“Walaupun NIM kami di
atas 7% tetapi bunga kredit
tidak tinggi karena cost of
fund kami tidak besar,”
jelas dia.
Pada perdagangan Jumat
pekan lalu, saham bank
ber kode BJBR ini ditutup
turun Rp30 ke level Rp1.210
menjadikan kapitalisasi
pa sarnya Rp11,73 triliun.
Sejak awal tahun, saham
Bank Jabar Banten telah
terkoreksi 16,53%.
Bank Jabar Banten me-
rupakan BPD de ngan aset
terbesar di In do nesia. Bank
ini juga men catatkan diri
sebagai BPD yang pertama
kali mem perdagangkan
sa ham di Bursa Efek In do-
nesia pada tahun lalu dan
sedang dalam porses pe ner-
bitan obligasi Rp2 tri liun.
Sebagaimana BPD la-
in nya di Indonesia, Bank
J abar Banten memiliki pa-
sar yang sangat captive
yak ni pemerintah daerah
maupun para pegawainya.
Sejauh ini, bank swasta
ataupun bank BUMN masih
kesulitan menembus pasar
yang digarap BPD.
Bank Jabar Banten, selain
memiliki nasabah utama
pe merintah daerah, juga
mengelola dana PT Jasa
Marga untuk bisnis jalan
tol di wilayah Jawa Barat
dan Banten. Ini merupakan
poin tersendiri bagi bank
yang berpusat di Bandung
tersebut.
Agus juga mengatakan
bank yang dikelonya me nyi-
ap kan dana hingga Rp300
miliar untuk mengakuisisi
sekitar 50 bank perkreditan
rakyat yang beroperasi di
Jawa Barat dan Banten
de mi meningkatkan eks-
pan si kredit usaha kecil
menengah.
Direktur Konsumer Bank
Jabar Banten Tatang Su-
marna mengatakan eks-
pansi kredit tahun ini
diharapkan akan men do-
rong pertumuhan rasio kre-
dit terhadap dana.
“Kami telah memetakan
potensi kredit untuk men-
do rong rasio LDR agar
bisa di atas 78%. Se-
pan jang bulan ini saja
su dah ada penyaluran
pin jaman baru,” katanya.
Tatang mengatakan pe-
nyaluran kredit pihaknya
hingga akhir 2010 mencapai
Rp23,78 triliun.
Namun, dia menga-
ta kan Bank Jabar Ban-
ten masih memiliki
ko mitmen kredit yang be-
lum tercairkan senilai Rp2
triliun. (K35/20)
Modal bank RI terendah di Asean
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Bank Indonesia
me nyebutkan besaran modal
inti perbankan Tanah Air pa ling
rendah dibandingkan de ngan
se jumlah negara di Asia Teng-
ga ra.
“Meskipun rata-rata CAR in-
dustri perbankan nasional ber-
ada pada posisi 16%, tetapi bila
di bandingkan dengan negara-ne-
gara lain ternyata rata-rata mo dal
inti perbankan paling ren dah,”
kata Direktur Direktorat Pe-
nelitian dan Perbankan BI Wim-
boh Santoso, pekan lalu.
Dia menyebutkan rata-rata
mo dal inti perbankan nasional
se besar Rp2,35 triliun. Namun,
lanjutnya, sebanyak 101 bank
ma sih memiliki modal inti di ba-
wah rata-rata nasional.
Di sisi lain, Wimboh menilai
rentang antara modal inti te ren-
dah dan tertinggi di perbankan
na sional sangat jauh yaitu dari
Rp100 miliar sampai dengan
Rp29,6 triliun.
“Besaran modal inti yang tidak
merata inilah yang menyebabkan
level of playing field bank menjadi
tidak seimbang,” katanya.
Wimboh mengatakan belum
lama ini BI menghadiri Steering
Commitee Regulatory System
yang merupakan perkumpulan
bank sentral dunia.
Dalam pertemuan ter se but me-
nyepakati un tuk menambahkan
kom ponen da na dalam CAR yang
akan di bawa kepada The Basel
Com mittee on Banking Supervision
(BCBS) Basel III.
BCBS Basel III merupakan
atur an standar internasional
per bankan lanjutan setelah Ba-
sel I dan II yang sebelumnya
di keluarkan oleh Bank for In ter-
national Settlement (BIS).
Sebelumnya, dalam aturan
Basel II menekankan pentingnya
manajemen risiko bank sehingga
mendorong bank semakin efek-
tif memanfaatkan besaran mo dal
untuk menutup segala po tensi
risiko, termasuk risiko kre dit.
Adapun, ketentuan dalam
Basel III saat ini masih dalam
pembahasan.
“Posisi CAR yang dipatok BI
saat ini sebesar 8% dan akan
me ningkat seiring dengan ren-
cana dalam ketentuan Basel
III dimana posisi CAR terendah
akan ditingkatkan pada po si-
si 10,5%. Dalam pertemuan
di rencanakan menambah lagi
komponen dana bagi bank dalam
kategori systematically important
bank (SIB),” ujarnya.
Berdasarkan data BI, negara
de ngan permodalan bank ter-
be sar yaitu Malaysia di mana
pa da kelompok bank domestik
US$634,2 juta, bank asing US$95
juta, Stand alone bank investasi
US$158,5 juta.
Pada posisi kedua, permodalan
terbesar berada di negara Thai-
land di mana pada kelompok uni-
versal banking sebesar US$165,4
juta, cabang bank asing US$132,3
juta dan senilai US$99,4 juta ba-
gi cabang penuh.
Posisi ketiga, negara Filipina
di mana permodalan untuk bank
universal sebesar US$56,5 juta
dan bank umum senilai US$28,3
juta.
Selanjutnya, Singapura di ma-
na full bank permodalannya se-
be sar US$1,14 miliar, wholesale
bank US$151,8 juta.
Indonesia menempati posisi
te rendah dengan permodalan un-
tuk bank umum US$332,8 juta
(bank baru) atau US$11,1 juta
(modal exisiting) dan BPR senilai
US$554.700.
Ekonom Ikatan Sarjana Eko-
nomi Indonesia (ISEI) Mirza
Adit yaswara mengatakan, ken -
dati secara nominal kecil, ra sio
kecukupan modal (CAR) per -
bankan di Indonesia cukup ting-
gi.
“Oleh karenanya pada krisis
global 2008, dalam aturan Basel
II diharuskan rasio modal inti di-
naikkan. Jadi modal pelengkap
ku rang dianggap penting sebagai
komponen yang bisa menyerap
ke rugian jika terjadi krisis sis te-
mik,” katanya. (07)
Mandiri raih Rp2 triliun
dari IPO Garuda
OLEH HENDRI T. ASWORO
Bisnis Indonesia
JAKARTA: PT Bank Man-
diri Tbk diproyeksikan
meraup Rp1,5 triliun-Rp2,1
triliun dari hasil pelepasan
7,5% saham baru PT
Ga ruda Indonesia. Hasil
divestasi itu men dorong
laba hingga mencapai level
Rp12 triliun tahun ini.
Berdasarkan riset Deutsche
Bank, dengan saham yang dimiliki
Bank Mandiri sekitar 1,9 miliar
lembar di Garuda atau sekitar
7,5% dan harga penawaran
Rp750-Rp1.100 per lembar saham,
diperkirakan bisa meraup dana
Rp1,5 triliun-Rp2,1 triliun.
Direktur Keuangan dan Peren-
canaan Bank Mandiri Pahala N.
Man syuri tak membantah bahwa
proyeksi tersebut bisa tercapai
dengan perkiraan harga saham yang
ditawarakan Garuda di level Rp750-
Rp1.100 per lembar saham.
“Kami tidak menargetkan de mi-
kian, tetapi kalau melihat range
har ga yang disampaikan minggu
lalu mungkin demikian hasil yang
akan dapat diperoleh,” ujarnya ke-
pada Bisnis kemarin.
Rencana pelepasan saham Bank
Mandiri di Garuda Indonesia batal
dari rencana semula penghujung
tahun lalu, karena penundaan dari
manajemen dan pemegang saham
perusahaan penerbangan itu.
Sebelumnya, Garuda memiliki
utang pokok ke Bank Mandiri se-
besar Rp1,01 triliun. Dari jumlah
itu, total bunga yang harus dibayar
sebesar Rp2,36 triliun.
Sebagai upaya pembayaran, Ga-
ruda menyerahkan sebagian sa-
hamnya kepada Mandiri untuk
me nutup utang pokok. Sementara
itu, beban bunga ditanggung pe me-
rintah.
Berdasarakan riset Deutsche
Bank, laba Bank Mandiri bisa
men capai level Rp12,4 triliun se-
telah ditopang penjualan saham
di Garuda Indonesia. Bahkan, se-
be lum pajak dan provisi laba bank
itu bisa mencapai Rp15 triliun.
Insentif pajak
Selain itu, laba Bank Mandiri
akan meningkat cukup signifikan
karena ditopang oleh insentif pe-
ngurangan pajak sekitar 5% da ri
penambahan saham publik men-
jadi 40% melalui penawaran saham
terbatas pada Februari 2011.
Rasio keuntungan (price earning
ratio) pun meningkat menjadi
14,1 kali lipat jika dibandingkan
dengan 2009 9,8 kali lipat, te ta-
pi lebih kecil dari posisi 2010 se-
banyak 15,1 kali lipat.
Bank Mandiri tengah dalam pro-
ses penerbitan harga saham baru
de ngan rentang harga Rp4.000-
Rp6.150 per lembar saham. Bank
pe lat merah itu membidik dana
Rp9,3 triliun hingga Rp14,4 triliun.
Setiap pemegang 8.985 saham
lama yang namanya tercatat dalam
daftar pemegang saham per 10 Fe-
bruari 2011, berhak atas 1.000
lem bar saham dengan skema hak
memesan efek terlebih dahulu.
Meskipun ada peningkatan in-
flasi yang dibarengi dengan ren-
cana kenaikan BI Rate, menurut
riset Deutsche Bank, fundamental
Bank Mandiri masih tetap sehat.
Hal itu ditunjukkan dari proyeksi
rasio kredit bermasalah yang ber-
ada di level 3,1%.
Bahkan diantara bank besar,
Bank Mandiri akan mendapatkan
keuntungan dari suku bunga
mengambang jika BI Rate naik.
Di antara bank besar, bank pelat
merah itu memiliki empat anak
usaha yang kuat dalam menopang
pendapatan, yakni asuransi, bank,
multifinance, dan bank syariah.
Sementara itu, Pahala tak mem-
berikan respons sa at ditanya me -
ngenali laba per se ro an. Dia se-
belumnya sudah mem pro yek sikan
pada 2011 laba bisa men capai
dou ble digit, setelah pa da 2010 ga-
gal tercapai akibat ter tundanya pe-
nawaran saham perdana Garuda.
Hingga Oktober 2010, laba Bank
Mandiri mencapai Rp7,2 triliun,
menyalip perolehan pada tahun
sebelumnya yang di level Rp7,16
triliun. Laba bank pelat merah itu
diperkirakan mencapai Rp8 triliun
pada 2010.
Meskipun proyeksi laba bisa men-
capai double digit, pada tahun ini
target kredit Bank Mandiri cukup
konservatif jika dibandingkan de-
ngan tahun lalu, karena hanya
d ipatok tumbuh 18%-20%. Padahal
tahun lalu target sebesar 20%-22%.
(hendri.asworo@bisnis.co.id)
Rigths issue kilapkan profit 2011
Juta saham % Potensi hasil
(Rp triliun)
Saham baru yang diterbitkan 7.427 28,9
Saham Mandiri 1.936 7,5 1,45-2,13
Saham pemerintah 16.302 63,5
Total saham pasca IPO 25.665 100
Target harga Rp750-Rp1.100 per saham
Berkah konversi utang jadi saham
Aksi korporasi memang milik PT Garuda Indonesia, tetapi Bank
Mandiri turut berharap-harap cemas. Pasalnya, beberapa tahun bank
terbesar di Indonesia tersebut terpaksa turut menjadi pemegang
saham Garuda.
Hal ini terjadi karena ada konversi utang Garuda sebesar Rp1 triliun kepada
Bank Mandiri menjadi saham. Konversi itu membuat Bank Mandiri memiliki
10,6% saham Garuda.
Bila IPO Garuda sukses, Bank Mandiri akan mendapatkan tingkat pengem-
balian jauh lebih tinggi dari pokok utang. Dalam neraca keuangan, dana hasil
penjualan ini masuk ke dalam pendapatan luar biasa, alias penambah laba.
Rencana IPO Garuda
Sumber: Garuda Indonesia & riset Deutche Bank, 2011 BISNIS/HTR/ADI PURDIYANTO
3 EKONOMI & GLOBAL
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
KANAL
BP tambah saham di Yukos
MOSKWA: BP Plc akan menambah
kepemilikan bekas aset Yukos Oil Co,
perusahaan minyak Rusia yang bangkrut
akibat kasus pajak, melalui pertukaran
saham dengan produsen minyak milik
pemerintah Rusia OAO Rosneft.
Pada 14 Januari, BP sepakat menukar
saham sebesar US$7,8 miliar untuk 9,5%
saham OAO Rosneft. Rosneft menjadi
produsen minyak terbesar di Rusia setelah
mengakuisisi aset Yukos pada 2007.
(BLOOMBERG/DEA)
China naikkan
rasio cadangan
bank
BLOOMBERG
BEIJING: Bank sentral
Chi na (People’s Bank of
China/PBOC) lebih memilih
untuk menaikkan rasio
cadangan wajib perbankan
ketimbang menaikkan suku
bunga untuk merespons
akselerasi inflasi dan me-
redam likuiditas.
Untuk keempat kalinya,
akhir pekan lalu, PBOC
me mutuskan untuk me-
naikkan rasio cadangan
wa jib perbankan dari se-
belumnya 18,5% men ja di
19% terhitung 20 Ja nuari
2011.
Para analis JPMorgan
Chase & Co dan HSBC Hol-
dings Plc menilai sebagian
pemicu kebijakan itu adalah
untuk menekan lonjakan
kredit baru perbankan pada
awal tahun setelah target
2010 terlampaui.
Pemerintah pimpinan
Per dana Menteri Wen Jia-
bao lebih lambat dalam me-
naikkan suku bunga, tidak
seperti sejumlah negara
lain di Asia.
Sejak Oktober 2010, pe-
ning katan suku bunga di
China telah dilakukan se-
banyak dua kali.
Otoritas Negeri Panda
jus tru bergantung pada
ins trumen rasio cadangan
wajib untuk menyerap li-
kuiditas, yang mana se-
bagiannya disebabkan oleh
membengkaknya surplus
perdagangan dan arus ma-
suk modal asing (capital
inflow).
Cadangan devisa China
meningkat sebesar US$199
miliar pada kuartal IV hing-
ga menyentuh US$2,85
tri liun per 31 Desember
2010.
Peningkatan terbesar
Peningkatan itu me ru-
pakan terbesar sejak 1996.
Kredit perbankan tercatat
US$1,2 triliun (7,95 triliun
yuan) pada tahun lalu,
melebihi target pemerintah
7,5 triliun yuan.
  China perlu beraksi lebih
agresif dalam pengetatan
kebijakan moneter agar laju
inflasi tidak terakselerasi
ter lalu cepat,” kata Qu
Hong bin, ekonom Asia dari
HSBC di Hong Kong.
Dia mem perkirakan
akan ada pe naikan rasio
cadangan wajib lagi se ba-
nyak 1,5% dalam 6 bulan
mendatang dan dua kali
peningkatan suku bunga
masing-masing 25 basis
poin.
Suku bunga 1 tahun sa-
at ini bertengger di level
5,81%.
Rasio cadangan wajib
un tuk bank-bank besar
ta dinya dipatok 18,5%, ti-
dak termasuk sejumlah
pem batasan tambahan un-
tuk bank-bank individu
yang tidak diumumkan ke
publik.
Qu memprediksi inflasi
di negara berpopulasi ter-
ba nyak di dunia itu akan
melaju sebanyak 6% dalam
beberapa bulan mendatang,
lebih cepat dari 5,1% (year-
on-year) pada November
2010. (DEA)
Pasar ragukan
pemulihan Eropa
OLEH DEWI ASTUTI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pasar tidak
yakin krisis Eropa akan
pulih pada tahun ini.
Peringkat surat utang
pemerintah Yunani justru
kembali dimasukkan ke
kategori sampah.
Fitch Ratings, pada akhir pekan
lalu, memangkas peringkat surat
utang pemerintah Yunani bertenor
panjang sebanyak satu level menjadi
BB+ atau berstatus sampah (junk)
de ngan outlook negatif. Langkah
Fitch ini membuat Yunani kehilangan
peringkat investasi terakhirnya.
Moody’s Investors Service dan
Stan dard & Poor’s telah terlebih da-
hulu menyandangkan status sampah
kepada surat utang Yunani. Moody’s
menurunkan peringkat menjadi Ba1
dari A3 pada 14 Juni 2010 sedangkan
S&P memangkasnya dari BBB+
men jadi BB+ pada 27 April 2010.
Outlook negatif oleh Fitch meng-
in dikasikan ada kemungkinan pe-
ringkat surat utang Yunani berpeluang
dipangkas lagi ketimbang dinaikkan
atau dipertahankan. Beban utang pe-
merintah Yunani dinilai sangat be sar
dan membuat fiskalnya sangat ren-
tan pada guncangan besar.
“Outlook negatif merefleksikan
pan dangan bahwa sustainabilitas
utang pemerintah masih rapuh dan
akses lanjutan ke pendanaan pa-
sar masih tidak menentu,” tulis
Fitch dalam laporan yang dikutip
Bloomberg.
Menanggapi keputusan Fitch,
Men teri Keuangan Yunani George
Pa paconstantinou mengatakan seg a-
la kebijakan yang digelontorkan pe-
merintah untuk membantu ekonomi
mulai memberikan hasil. Dirinya
ma sih optimistis dan terus berusaha
agar krisis mereda.
Dia justru menilai perlu dibuat
ke rangka penilaian baru bagi per-
usahaan-perusahaan pemeringkat di
level Eropa. Seperti diketahui, Yunani
telah dibail-out oleh Uni Eropa dan
Dana Moneter Internasional (IMF)
sejak 8 bulan lalu.
Akan tetapi, investor masih me-
minta spread imbal hasil 807 basis
poin untuk surat utang bertenor
10 tahun dibandingkan dengan su-
rat utang Jerman.
Spread sempat
men capai rekor
974 basis poin pada
7 Januari.
Lelang surat
utang Portugal,
Spa nyol dan Italia
pada pekan lalu
sem pat menunjukkan hasil positif
dan me micu turun imbal hasil surat
utang pemerintah Eropa. Spread im-
bal hasil Spanyol bertenor 10 tahun
pernah menyentuh rekor 298 basis
poin pada 30 November. Spread ter-
ca tat 233 basis poin setelah negeri
Matador menjual obligasi US$4
miliar pada pekan lalu.
"Lelang obligasi hasilnya memang
bagus dan mengangkat mood pasar,
tapi saya rasa efek ini hanya jangka
pendek. Persoalan masih eksis di
sana,” ujar Chiara Cremonesi, fixed-
income strategist dari UniCredit SpA
di London.
Naoyuki Shinohara, Deputi Direk-
tur Pelaksana IMF, menegaskan
pe merintah Eropa harus mampu
menenangkan sikap skeptis investor
terkait sustainabilitas utang di ka-
wasan itu. Penyebaran krisis bisa
mem perburuk outlook ekonomi glo-
bal.
“Setidaknya untuk saat ini, spillover
krisis surat utang Eropa ke luar ka wa-
san akan terbatas. Pemerintah Eropa
perlu mengurangi defisit anggaran
dan mengatasi persoalan struktural,
termasuk mendorong pertumbuhan
dan mengurangi pengangguran,” tu-
turnya di Tokyo.
Inggris terancam
Centre for Economics and Business
Research, perusahaan peneliti eko-
no mi yang berbasis di London, mem-
perkirakan perekonomian Inggris
punya peluang ter-
jerumus kembali
ke jurang resesi
se besar 20%, lebih
besar dari proyeksi
sebelumnya pada
Oktober 10%.
Penyebabnya,
angka pe ngang-
gur an meninggi dan ada akselerasi
in flasi. “Ekonomi Inggris akan tum-
buh 1,1% pada tahun ini, kami re-
visi tu run dari sebelumnya 1,3%.
La ju pertumbuhan yang lemah me-
nambah risiko kemerosotan ekonomi
untuk kedua kalinya.”
Bank Dunia menyatakan pe nye-
baran krisis di kawasan euro menjadi
risiko bagi outlook ekonomi global
2011. Jika volatilitas pasar berlanjut,
investor akan menghentikan investasi
dan konsumen kemungkinan me-
nun da pembelian barang-barang ta-
han lama.
“Kondisi itu bisa memperlambat
per tumbuhan dan kemungkinan me-
micu resesi double-dip di sejumlah
ne gara,” tulis Bank Dunia dalam la-
poran Global Economic Prospects:
Navigating Strong Currents edisi
Januari 2011. (dewi.astuti@bisnis.co.id)
Inggris berpeluang terjerumus kembali ke jurang resesi
GRAPHIC NEWS/MRP/ADI PURDIYANTO Sumber: Getty Images
Hu Jintao
kunjungi AS
Presiden China Hu
Jintao melakukan
kunjungan kenegaraan
ke Amerika Serikat
pada 18-21 Januari
18 Jan. malam: Tiba di Washington
untuk makan malam dengan Presiden
Barrack Obama di Gedung Putih
19 Jan. pagi: Mengunjungi seremoni dan
sejumlah pertemuan bilateral di Gedung
Putih. Obama dan Hu menghadiri
pertemuan eksekutif bisnis China/AS.
Pertemuan dengan wartawan
19 Jan. : Makan siang di Departemen
Luar Negeri dengan tuan rumah Wakil
Presiden Joe Biden. Jamuan kenega-
raan di Gedung Putih
20 Jan. : Mengunjungi Capitol Hill
untuk menemui pimpinan Republik dan
Demokrat di Congress
20-21 Jan: Bertolak ke Chicago
Dijadwalkan mengunjungi perusahaan
suku cadang pembangkit listrik milik
China. Meninggalkan AS.
...pe nye baran krisis di
kawasan euro menjadi
risiko bagi outlook
ekonomi global 2011.
ASURANSI & PEMBIAYAAN 5 Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
PROTEKSI
200 Diler dukung Indomobil
JAKARTA: PT Indomobil Finance In do-
nesia (IMFI) hingga kini bekerja sama de -
ngan lebih dari 200 diler otomotif di mana
jumlahnya terus meningkat setiap tahun
seiring de ngan upaya perseroan meningkat-
kan pembiayaan kendaraan bermotor.
Direktur IMFI Gunawan mengatakan kerja
sama dengan diler selalu meningkat setiap
tahun sehingga mendukung langkah perse-
roan memaksimalkan penetrasi pembiayaan
roda dua maupun roda empat.
“Saat ini IMFI sudah bekerja sama de -
ngan lebih dari 200 diler. Ke depan kerja
sama ini tetap kami lakukan dan upayakan
untuk meningkatkan kinerja perseroan,”
katanya melalui pesan singkat, akhir pekan
lalu.
Saat ini, lanjut dia, jaringan anak usaha
Grup Indomobil ini sudah mencapai 210
lokasi yang tersebar pada daerah potensial
di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut
meningkat dari akhir 2009 sebanyak 195
cabang. (BISNIS/MTS)
Bumida siapkan sistem online
JAKARTA: PT Asuransi Umum Bumi pu-
tera Muda 1967 (Bumida) menganggarkan
Rp3 miliar per bulan untuk penyelenggara-
an sistem online yang terpasang di seluruh
cabang hingga ke kantor pusat.
“Kami menargetkan sistem online di selu-
ruh kantor cabang dan kantor pusat Bu -
mida sudah beroperasi pada pertengahan
tahun ini. Dengan demikian, kami menjadi
salah satu dari sedikit perusahaan asuransi
nasional dengan sistem online,” kata Di rek-
tur Utama Bumida Mohammad Irsyad kepa-
da Bisnis kemarin.
Dia mengatakan pihaknya menganggar-
kan dana Rp3 miliar per bulan untuk opera-
sional sistem dan untuk penyediaan sistem
juga menelan dana Rp3 miliar. (BISNIS/MTS)
Trihamas buka 15 cabang
JAKARTA: PT Trihamas Finance beren-
cana membuka 10 cabang sampai 15 cabang
baru dengan strategi optimalisasi wilayah
Jawa dan Bali.
Pada tahun lalu, perseroan menambah
delapan cabang baru di wilayah Jawa, Bali
dan Sumatra sehingga total cabang menjadi
44 cabang.
Direktur Utama Trihamas Finance Ronny
Effendy mengatakan salah satu ancaman
industri pembiayaan pada tahun ini ialah
ancaman kredit bermasalah (non perform-
ing loan/NPL) akibat pembiayaan yang ter-
lalu ekspansif.
“Kalau terlalu jorjoran perusahaan akan
kerepotan dalam membenahi kualitas por-
tofolionya,” katanya pekan lalu. (BISNIS/MTS)
Asuransi bencana
perlu masuk APBN
OLEH BERLIANA ELISABETH S.
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Asuransi bencana sudah ur -
gent diberlakukan di Indonesia mengingat
semakin seringnya terjadi bencana alam di
Tanah Air.
Presiden Direktur PT Asuransi Maipark
Indonesia Frans Y. Sahusilawane mengata-
kan anggaran untuk asuransi bencana per -
lu secepatnya direalisasikan dan ma sukkan
dalam APBN-Perubahan 2011.
Dia mencontohkan Maipark memper-
oleh klaim atas gempa di Sumatra Barat
sebesar Rp300 miliar, sedangkan klaim di
seluruh industri asuransi khusus untuk
gempa Padang mencapai Rp3 triliun.
“Jumlah kerugiannya sangat besar, ini
hanya untuk satu bencana gempa bumi,
belum lagi kalau terjadi gempa di kota-kota
lainnya, apalagi kalau ibu kota negara, ten-
tunya jumlah kerugiannya akan lebih
besar,” kata Frans kepada Bisnis kemarin.
Dia memaparkan hanya 1% properti di Ta -
nah Air yang diasuransikan. Apabila terjadi
bencana, asuransi hanya menutup kerugian
sebesar 1%, sisanya ditanggung masyarakat.
“Ini akan mengganggu perekonomian nega-
ra, dan dapat diminimalisir dengan asuransi.”
Frans menambahkan saat ini pelaku
industri asuransi menunggu waktu yang di -
berikan Menteri Keuangan untuk menyam-
paikan presentasi asuransi bencana.
Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum
Indonesia (AAUI) Kornelius Simanjuntak
mengatakan keberadaan asuransi bencana
ini tergantung keinginan dan keseriusan
pemerintah.
Menurut Frans, untuk menghitung besar-
an pertanggungan asuransi bencana, perlu
disesuaikan dengan kemampuan anggaran
pemerintah. “Kalau pertanggungan leng-
kap, mungkin anggaran pemerintah belum
siap, kita buat bertahap sesuai berapa saja
kemampuan pemerintah,” tutur dia.
Wakil Ketua Asosiasi Asuransi Umum
Indonesia (AAUI) Julian Noor mengatakan
besaran premi asuransi bencana tersebut
tergantung dari CAT model, yakni formu-
lasi penghitungan kerusakan yang berbasis
statistik yang disebabkan bencana alam.
CAT model akan memetakan besarnya
risiko kerusakan di suatu tempat berdasar-
kan penghitungan statistik akibat bencana
alam termasuk gempa, banjir, gunung
meletus, tsunami, dan lainnya.
Mandiri Tunas
terbitkan bond
Rp600 miliar
OLEH M. MUNIR HAIKAL
Bisnis Indonesia
JAKARTA: PT Man-
diri Tunas Finance
berencana menerbit-
kan obligasi senilai
Rp500 miliar hingga
Rp600 miliar pada
triwulan I tahun ini.
Direktur Utama Mandiri Tu -
nas Finance Anton Setiawan
mengungkapkan perseroan te -
lah menunjuk PT Mandiri Se -
kuritas sebagai penjamin pe -
laksana emisi (underwriter).
“Kami menggelar tender un -
tuk menunjuk underwriter. Ada
empat sekuritas yang mengaju-
kan penawaran dan kami me -
mutuskan menunjuk Man diri
Sekuritas untuk membantu
ka mi menerbitkan obligasi tersebut,” pa -
parnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.
Dia menuturkan perseroan masih meng-
kaji tenor obligasi yang akan ditawarkan.
Namun, dia mengisyaratkan perseroan
akan menawarkan sebagian besar obligasi
tersebut dengan tenor 36 bulan.
Mandiri Tunas Finance adalah perusa-
haan pembiayaan untuk mobil dan motor
baik yang baru maupun bekas. Pada
Februari 2009, perusahaan yang semula
bernama PT Tunas Financindo Sarana,
diakuisisi 51% sahamnya oleh PT Bank
Mandiri Tbk. Semula saham tersebut dimi-
liki oleh perusahaan diler mobil PT Tunas
Ridean Tbk.
Anton mengungkapkan perseroan
menargetkan pembiayaan baru senilai
Rp6,5 triliun pada tahun ini. “Sebanyak
60% dari pendanaan tersebut kami harap-
kan diperoleh dari Bank Mandiri melalui
mekanisme joint financing.”
Pembiayaan Bank Mandiri
EVP Coordinator Consumer Finance
Bank Mandisi Mansyur S. Nasution meng-
ungkapkan perseroan selalu menyediakan
pendanaan terhadap Mandiri Tunas
Finance.
“Perusahaan pembiayaan tersebut
merupakan entitas yang berkembang
pesat. Kami akan mendukung pengem-
bangan pembiayaan Mandiri Tunas
Finance sepanjang tidak melanggar batas
maksimum pemberian kredit [BMPK].”
Pada akhir tahun lalu, PT Pemeringkat
Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan per-
ingkat Mandiri Tunas Finance, obligasi
V/2008 senilai Rp225 miliar, MTN I/2009
senilai Rp250 miliar, dan MTN II//2010
senilai Rp350 miliar menjadi peringkat
idA+ dari sebelumnya idA.
Kenaikan peringkat ini mencerminkan
keyakinan Pefindo yang semakin besar
atas dukungan dari perusahaan induknya.
Peringkat ini merefleksikan dukungan
yang kuat dari perusahaan induk, potensi
pertumbuhan yang tinggi melalui sinergi
dengan Bank Mandiri, dan peningkatan
posisi bisnis. Namun, peringkat tersebut
dibatasi oleh tingkat profitabilitas perusa-
haan yang moderat dan kompetisi yang
semakin ketat di industri pembiayaan.
(munir.haikal@bisnis.co.id)
BISNIS/RAHMATULLAH
TARGET ADIRA: Seorang pejalan kaki melintas di dekat iklan PT Adira Dinamika Multi
Finance Tbk di Jakarta, kemarin. Adira Finance menargetkan pertumbuhan pembiayaan pada
tahun ini sebesar 21,74% menjadi Rp28 triliun dibandingkan dengan realisasi 2010 yang dipre-
diksi sebesar Rp23 triliun.
BISNIS/ADI PURDIYANTO Sumber: Bloomberg
Jatuh tempo obligasi
PT Mandiri Tunas Finance
(Rp miliar)
2011
500
Tahun 2011: 300
Tahun 2012: 525
400
300
200
100
2016
Pembiayaan baru ditargetkan Rp6,5 triliun
InHealth incar tambahan modal Rp500 miliar
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: PT Asuransi Jiwa In -
Health mengharapkan ada suntik-
an modal sebesar Rp500 miliar
dari perusahaan induknya, PT
Askes, untuk mengejar target
premi Rp1,15 triliun pada 2011.
Direktur Utama InHealth Rosa
Ch. Ginting mengatakan pendapat-
an premi pada tahun lalu menca-
pai Rp810 miliar, atau tumbuh
sekitar Rp590 miliar dari 2009.
“Tahun ini kami menargetkan
premi mencapai Rp1,15 triliun,”
katanya akhir pekan lalu.
Dia mengatakan untuk menge-
jar target pertumbuhan diperlukan
tambahan modal dasar. Saat ini
modal dasar perseroan sebesar
Rp300 miliar dengan total aset
sekitar Rp 1 triliun. “Tahun ini
kami mengharapkan ada tambah-
an modal sekitar Rp500 miliar dari
perusahaan induk,” kata Rosa.
InHealth juga menjajaki kerja
sama layanan kesehatan dengan
perusahaan yang memiliki karya-
wan lebih dari 100 orang.
Dia juga menargetkan ada pe -
nambahan pada agen pemasaran
menjadi 200 orang pada tahun ini
dari jumlah saat ini mencapai 100
orang.
Rosa mengungkapkan hasil in -
vestasi Inhealth selama 2010 men-
capai target yaitu Rp36 miliar.
“Investasinya sebesar 50%-60% ke
deposito. Sedangkan sisanya ada-
lah reksa dana dan obligasi.” (20)
Santunan pelaut US$60.000
JAKARTA: Pelaut Indonesia yang mening-
gal saat bekerja di kapal pesiar MS Vo len-
dam berbendera Belanda di pelabuh-
an Lyttelton, New Zealand mendapatkan
santunan asuransi kematian US$60.000
atau Rp540 juta.
Nanang Dwi Purwono (29), pelaut In do ne-
sia yang bekerja di kapal pesiar milik Hol-
land America Line (HAL) meninggal du nia
pada 8 Januari 2011 saat melumasi sling
lifeboat, lalu tiba-tiba terjatuh ke laut.
Arifin Pohan, Ketua Unit HAL (kapal pe -
siar Holland America Line) Kesatuan Pelaut
Indonesia (KPI), mengatakan santunan itu
sudah tertera dalam PKL (perjanjian kerja
laut) yang akan berakhir April 2011.
“KPI bertanggung jawab terhadap anggo-
tanya yang mengalami musibah,” ujarnya,
kemarin. (BISNIS/TRI)
KUOTA
NIAGA & JASA Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 6
OLEH HILDA SABRI SULISTYO
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Indonesia dinilai berpe-
luang menjaring lebih ba nyak lagi
turis menengah atas China yang
tahun ini mengalami peningkatan
pergerakan ke luar negeri (outbond)
sekitar 5% menjadi 57 juta orang.
Pada tahun lalu, jumlah pe -
lancong dari China diprediksi 51
juta orang tetapi realisasinya men-
ca pai 54 juta orang. Angka out-
bond ini meningkat 14% diban-
dingkan dengan realisasi pa da ta -
hun lalu sebanyak 47,37 juta orang.
“Tahun ini jumlah wisatawan
China yang ke luar negeri akan
mencapai 57 juta orang,” kata
Rudiana, Direktur Penjualan Wita
Tours, kemarin.
Menurut Rudiana, pelancong
me nengah atas China trennya
datang ke Jakarta untuk keperluan
berdagang, lalu berlibur di Yog-
yakarta dan Bali, untuk menikmati
pemandangan alam, ke pantai,
belanja, hingga perawatan spa.
Mereka umumnya meminta biro
perjalanan wisata menangani per-
jalanan mereka sekaligus mengatur
pertemuan dengan sejumlah pem-
beli potensial dari produk-produk
mereka.
“Mereka tidak membawa barang,
cukup memperlihatkan gambar-
gam bar dari produk mereka dari
flash disk komputernya. Selesai pre-
sentasi dilanjutkan dengan berlibur
ke Bali. Rata-rata kunjungan 5-4
ma lam dengan pelayanan hotel me -
wah,” kata Rudiana.
Namun, pasca sejak erupsi Gu nung
Merapi, Jawa Tengah, No vember
2010 mereka langsung ke Bali.
Menurut Rudiana, Wita Wita
Tours menangani sekitar 820 orang
wisatawan eksklusif China dalam
sepekan, dengan pengeluaran rata–
rata US$200 per hari di luar biaya
akomodasi.
Daya belanja yang kuat ini
terdorong a.l. kenaikan nilai
mata uang China sehingga men-
dorong meningkatnya angka
wisatawan dari negara itu yang
berlibur ke luar negeri dengan
pengeluaran total mencapai
US$48 miliar.
Pauline Suharno, Branch Ma na -
ger Elok Tour–yang menanga ni
kun jungan wisatawan Chi na, se -
pendapat dengan Rudiana. Me -
nurut dia, pasar papan atas Chi na
harus digarap lebih intensif.
Apalagi selain penduduk
China daratan, komunitas China
perantau an juga banyak yang beker-
ja sebagai ek sekutif di berbagai per-
usahaan mancanegara, terutama
Amerika Serikat.
“Kami tahun lalu baru menangani
kunjungan 600 orang turis Chi na
papan atas,” ujarnya. Me mang da lam
hal pemasaran, kata dia, Elok Tour
harus menjelaskan ekstra alasan rute
yang sama tetapi harga di ni lai lebih
mahal dengan paket wi sata Bali yang
umumnya dijual di China.
Pasalnya, masih banyak usaha
ilegal yang menjual paket ke Bali
de ngan murah. Akibatnya, “Harga
yang kami tawarkan kerap dirusak
oleh mereka,” kata Pauline.
RI berpeluang jaring
pelancong China lebih banyak
OLEH R. FITRIANA
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pemerintah diminta
menggunakan dana yang dipungut
dari pengerah jasa tenaga kerja
untuk memulangkan 200-an orang
tenaga kerja Indonesia (TKI) yang
berada di kolong jembatan Kandara,
Jeddah Arab Saudi.
Dana tersebut merupakan setor an
wajib PPTKIS untuk asuransi setiap
TKI sebesar Rp400.000 dan sebesar
US$15 per TKI yang di bayarkan
sebagai dana perlindungan yang
masuk ke kas pendapatan negara
bukan pajak (PNPB).
Ketua Himpunan Pengusaha Jasa
Tenaga Kerja Indonesia (Himsataki)
Yunus M. Yamani mengatakan pe -
merintah harus memiliki dana seki-
tar Rp1,7 miliar untuk memulang-
kan sejumlah TKI yang berada di
bawah jembatan fly over di Kandara,
Jeddah.
Apalagi, dana yang dipungut dari
PPTKIS (pelaksana penempatan
tenaga kerja Indonesia swasta) cu -
kup untuk memulangkan mereka
yang lari dari majikan atau overstay
saat umroh.
Rata-rata penempatan TKI ke Arab
Saudi 15.000-20.000 orang per bu lan,
sehingga setiap bulannya sekitar Rp6
miliar-Rp8 miliar terhimpun konsor-
sium perusahaan asuransi atau
US$225.000-US$300.000 yang masuk
ke kas negara.
“Selama ini, menjadi pertanyaan
aliran dana dari konsorsium perusa-
haan asuransi dan dana perlindung-
an US$15 itu, karena tidak ada
laporan pemanfaatannya bagi TKI,”
ujarnya, akhir pekan lalu.
Yunus menilai penggunaan dana
asuransi dan dana perlindungan itu
lebih baik dibandingkan dengan
penggalangan dana dari masyarakat,
karena pe merintah memiliki dana
untuk pemulangan WNI/TKI yang
bermasalah di luar negeri.
Seharusnya, dia menambahkan
pemerintah segera bertindak cepat
untuk memulangkan TKI/WNI ber-
masalah dengan dana yang ada.
“Pemerintah jangan hanya me -
mungut dana dari pelaku usaha dari
penempatan TKI, tapi permasalahan
TKI diabaikan,” tukasnya.
Sebelumnya, aktivis Migrant Care
melakukan aksi penggalangan dana
Rp1.000 untuk memulangkan seki-
tar 200 TKI/WNI bermasalah yang
ada di jembatan fly over di Kandara,
Jeddah Arab Saudi.
Menurut Direktur Eksekutif
Migrant Care Anis Hidayah, peng-
huni jembatan itu umumnya perem-
puan buruh yang telantar karena
gaji tidak di bayar, dianiaya dan di -
paksa bekerja melebihi jam kerja.
“Para TKI itu tidak bisa pulang
karena paspornya ditahan oleh maji-
kan dan kami memperkirakan dana
yang diperlukan untuk memulang-
kan mereka Rp1,7 miliar,” jelasnya.
Aksi Rp1.000 untuk Pemulangan
TKI pada Rabu, 12 Januari 2011
menerima sumbangan masyarakat
untuk memulangka dengan WNI
yang terlunta-lunta di negeri orang.
Dana pungutan diminta untuk
pulangkan TKI
OLEH MARIA Y. BENYAMIN
Bisnis Indonesia

JAKARTA: Nilai impor
lima produk tertentu
yang diatur Permendag
No.56/M-DAG/PER/12/
2008 pada 2010 me -
lonjak 53,22% menjadi
US$4,3 miliar.
Pada 2009, nilai impor lima
pro duk tertentu, mencakup elek-
tronik, pakaian jadi, mainan
anak–anak, makanan dan mi -
num an, serta alas kaki, tercatat
ha nya sebesar US$2,8 miliar.
Berdasarkan data Kementerian
Perdagangan yang diolah dari la -
poran surveyor di pelabuhan muat,
seluruh item produk tersebut
mengalami peningkatan nilai im -
por yang signifikan. (lihat tabel)
Kenaikan nilai impor terbesar
terjadi pada produk alas kaki
(66,09%), disusul oleh elektro-
nik (56,23%), mainan anak-anak
(34,27%), pakaian jadi (26,33%),
serta makanan dan minuman
(25,86%).
Kontribusi nilai impor terbesar
adalah produk elektronik, yakni
88,23% dari total nilai impor li ma
produk tertentu atau senilai
US$3,8 miliar. Selama 2010, im por
produk ini melonjak 56% di ban-
dingkan dengan 2009 yang h anya
tercatat sebesar US$2,4 miliar.
“Ada dua faktor yang menye-
babkan kenaikan nilai impor
itu,” ujar Plt Dirjen Per dagangan
Luar Ne geri Kementerian Per da-
gangan Deddy Saleh di sela-sela
Acara Pe rayaan Natal Ber sama di
lingkungan Kementerian Per da-
gang an, pekan lalu.
Pertama, terdatanya barang
yang tadinya ilegal menjadi legal.
Kedua, jelas bahwa ada permin-
taan yang tinggi di pasar dalam
negeri
Hal senada disampaikan Di -
rektur Impor Ditjen Per da gang an
Luar Negeri Ke men terian Per-
dagangan Partogi Pangaribuan.
Nilai impor masing-masing pro-
duk tertentu rata-rata menunjuk-
kan kestabilan pada kisaran ang-
ka tertentu setiap bulannya.
Lonjakan nilai im por hanya
terlihat pada periode
tertentu yakni pada
awal tahun, menjelang
Lebaran, dan men-
jelang akhir tahun.
“Ini menggambar-
kan lonjakan impor
hanya terjadi saat per-
mintaan tinggi karena
adanya sejumlah mo -
mentum, seperti Ta -
hun Baru, Lebaran,
dan Natal,” ujarnya.
Data menunjukkan
lonjakan nilai impor
pro duk tertentu terjadi
pada awal tahun, men -
jelang Lebaran, dan
men jelang akhir tahun.
Nilai impor tertinggi
terjadi pada Desember
(US$668 juta), No -
vember (US$432 juta),
Agus tus (US$409 juta),
dan Januari (US$354
juta). Di luar bulan itu,
kenaikan impor US$250
juta-US$350 juta.
Lampu kuning
Ketua Umum Asosiasi Peng-
usaha Indonesia (Apindo) Sofjan
Wanandi mengatakan kenaikan
nilai impor dalam persentase
yang signifikan itu ada-
lah lampu kuning bagi
industri di dalam nege-
ri karena menggambar-
kan se makin sulitnya
berkompetisi dengan
produk impor.
Meskipun barang im -
por yang masuk itu
legal bu kan ilegal, kon-
disi ini harus te tap di -
waspadai karena akan
semakin menggerus
pasar produk domestik.
“Kalau [barang] le -
gal nya saja sudah ba -
nyak beredar, bagaima-
na dengan yang ilegal?”
ujar Sofjan.
Dia juga memperki-
rakan dalam kondisi
membanjirnya produk
impor, besar potensi
bagi produsen beralih
menjadi pedagang.
“Yang kita inginkan
bagaimana mengefi -
sienkan kemampuan
kita, turunkan high cost
economy, menambah infrastruk-
tur.” (maria.yuliana@bisnis.co.id)
BISNIS/TRI/ADI PURDIYANTO Sumber: Universitas Terbuka, diolah
JAKARTA: Universitas Terbuka (UT) meminta
pemerintah memberikan beasiswa bagi tenaga
kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang
bersedia memperluas pengetahuannya dengan
menjadi mahasiswa.
Rektor UT Tian Belawati mengatakan saat ini ada
650-an orang TKI berstatus sebagai mahasiswa UT di
Malaysia, Arab Saudi hingga Singapura. Di Hong Kong
jumlah TKI yang dapat menuntut ilmu diperkirakan
mencapai 100 orang.
“TKI adalah aset dan duta bangsa di luar negeri yang
harus dilindungi dan diberi bekal cukup, terutama
pendidikan,” katanya, baru-baru ini.
Tian berkomitmen membantu memberdayakan TKI
melalui kelas pengajaran jarak jauh. Dalam waktu dekat
ini UT akan meresmikan kelas TKI di Hong Kong untuk
menggaet sedikitnya 100 orang TKI di negara itu yang
lebih dari 80% adalah lulusan SMA.
Menakertrans Muhaimin Iskandar mempertimbang-
kan pemberian beasiswa bagi TKI untuk menempuh
pendidikan di UT. Saat ini 80% pekerja migran di luar
negeri adalah lulusan SMP ke bawah.
UT minta pemerintah
beri beasiswa TKI
Jumlah mahasiswa
Universitas Terbuka
158
-- --
158
650
1.000*
Mahasiswa
di Arab Saudi
Mahasiswa di
Singapura & Malaysia
Mahasiswa
dari TKI
Smt II/2009 (total 450.000)
2010 (total 630.000)
*) Target 2011= 1000 orag ANTARA/R. REKOTOMO
Impor lima produk melonjak
Industri di dalam negeri hadapi lampu kuning
BISNIS/ADI PURDIYANTO Sumber: Kemendag diolah dari laporan surveyor di pelabuhan muat
2009 (total 2.830,6)
2010 (total 4.336,6)
Kenaikan total 53,22%
Nilai impor produk tertentu
periode Januari-Desember 2010 (US$ juta)
2.449,40
99,9
46,1
171,3
63,7
3.826,40 56,23%
126,2
61,9
216
105,8
Elektronik
Pakaian jadi
Mainan anak-anak
Makanan dan minuman
Alas kaki
26,33%
34,27%
25,86%
66,09%
BEASISWA BRI: Wakil
Pemimpin Wilayah PT Bank
Rakyat Indonesia (BRI) Se -
marang Siswanto (kiri) ber -
bincang dengan mahasiswa
asal Papua penerima bea -
siswa program khusus BRI
yang kuliah di Uni ver sitas
Diponegoro, di Sema rang,
Jateng, pekan lalu. Se lain
beasiswa, mereka juga me -
nerima beberapa tunjang-
an lainnya termasuk untuk
kerja magang di BRI.
Kunjungan wisman pada
semester II

K ebangsaan 2009 2010 Tumbuh
(%)
Malaysia 477.897 567.414 18,73
Singapura 526.686 550.388 4,50
Australia 222.872 321.652 44,32
Cina 172.935 212.133 22,67
Jepang 212.096 191.256 -9,83
Lain-lain 1.352.986 1.537.701 13,68
Total 2.965.472 3.380.544 14,00
Sumber: Kemenbudpar, 2010
PROPERTI Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 7
Pinjaman rumah Rp6,8 miliar
MAKASSAR: Dana pinjaman uang muka
perumahan PT. Jamsostek yang dialokasikan
di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua
selama 2010 mencapai Rp6,8 miliar.
Kepala Kantor Wilayah VIII PT. Jamsostek
(Persero), Basuki Siswanto menyatakan
bantuan pinjaman uang muka perumahan
(PUMP) yang tercatat paling besar menyerap
Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta
(DPKP) dan Program Kemitraan Bina
Lingkungan (PKBL) yang dialokasikan 2010
sebesar Rp13 miliar lebih.
Dia menjelaskan dari alokasi bantuan
PUMP itu, sebanyak 361 unit telah
memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta per
peserta untuk uang muka dan perbaikan
rumah sebesar Rp30 juta.
“Saat ini ada sekitar 200 unit rumah yang
telah diajukan ke BTN." (ANTARA)
PILAR
Pajak tanah
ancam transaksi
properti
OLEH YUSUF WALUYO JATI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Transaksi di
sektor properti sekitar Rp20
triliun sepanjang Januari 2011
terancam berhenti lantaran
pemda dinilai tak responsif
melakukan sinkronisasi sistem
baru pembayaran pajak bea
perolehan hak atas tanah dan
bangunan (BPHTB).
Ketua Dewan Pertimbangan Persatuan
Per usahaan Realestat Indonesia (REI) F.
Teguh Satria menjelaskan pembayaran
BPHTB kepada pemerintah merupakan
pra syarat mutlak sebelum pengembang
me lakukan transaksi properti kepada pa -
ra konsumen baik di subsektor re si den -
sial, komersial, industri, dan perkan tor -
an.
Sejalan dengan semangat desentralisasi
da lam UU No. 32/2004 tentang Otonomi
Dae rah dan UU No. 20/2000 tentang
BPHTB, ujarnya, pembayaran BPHTB ter -
hi tung sejak 1 Januari 2011 bukan lagi di -
lakukan di kantor pajak melainkan di se -
lu ruh kantor pemda.
“Saat ini, BPHTB tak bisa kami bayar
ka rena belum ada satu pun pemda yang
pu nya rekening khusus. Pengembang tak
bi sa lagi setorkan BPHTB ke kantor pajak
ka rena berubahnya regulasi. Namun,
me reka tidak siap. Akibatnya, seluruh
tran saksi properti sekitar Rp20 triliun pa -
da Januari terhenti,” katanya, kemarin.
Tak hanya itu. Terhambatnya pem ba -
yar an BPHTB, ungkap Teguh, men do -
rong pembayaran nilai perolehan objek
pa jak tidak kena pajak (NPOPTKP) ikut
ter sumbat. NPOPTKP merupakan faktor
pe ngurang dari nilai jual tanah dan ba -
ngun an.
Berdasarkan peraturan baru, besaran
NPOTKP yang sebelumnya menjadi ke -
we nangan Direktorat Jenderal Pajak, saat
ini ditetapkan berdasarkan peraturan
dae rah. Adapun, penetapan skala
NPOPTKP bisa bervariasi karena ter gan -
tung kebijakan di setiap daerah.
“Namun, besaran NPOPTKP yang ha -
rus kami bayar juga tak jelas. Seluruh
pem da belum menetapkannya ke dalam
per da. Kami mesti bagaimana? Kalau se -
mua nya mampet dan transaksi properti
ma cet, pengembang rugi besar,” papar -
nya.
Terhentinya transaksi properti, lan -
jutnya, berpeluang besar meningkatkan
ra sio kredit macet (nonperforming
loan/NPL) para pengembang sekitar 1%
da ri total nilai transaksi properti pada Ja -
nuari atau sekitar Rp200 miliar.
Nilai tersebut hanya dihitung ber da sar -
kan potensi bunga bank yang tak ter ba -
yarkan selama Januari. Apabila di tam -
bah dengan nilai pinjaman, potensi NPL
pa ra pengembang akan jauh mem beng -
kak.
“Ada sekitar 2.300 pengembang di da -
lam REI yang nasibnya sudah di ujung
tan duk saat ini. Bisa jadi mereka yang
me miliki kekuatan modal terbatas akan
ce pat berguguran kalau masalah ini di -
biar kan. Saat ini, kami berada dalam
kon disi kekesalan yang memuncak,” te -
rang nya.
Tak bisa ditoleransi
REI, jelasnya, menilai kelambanan
pem da beradaptasi dengan sistem baru
pem bayaran pajak sektor properti tak bi -
sa lagi ditoleransi karena daya tahan pe -
ngem bang semakin menipis seiring de -
ngan merosotnya kekuatan modal kerja.
“Masalah ini harus dituntaskan pada
bu lan ini [Januari]. Saya sudah mem ba -
has nya dengan Ketua Umum REI [Setyo
Ma harso] agar sampai ke pemerintah,”
ka tanya.
Dia berharap Menteri Perumahan Rak -
yat Suharso Monoarfa bisa memfasilitasi
ke buntuan ini dengan melobi Menteri
Da lam Negeri Gamawan Fauzi yang me -
miliki otoritas tertinggi di seluruh pemda.
(yusuf.waluyo@bisnis.co.id)
Eddy Ganefo, Ketua Ketua Asosiasi Pengembang
Perumahan dan Permukiman seluruh Indonesia (Apersi),
menyatakan keempat masalah itu meningkatkan harga
rumah sejahtera sehingga semakin sulit dijangkau oleh
masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Sejauh ini PLN sudah merespons cukup bagus
dengan kebijakannya sebagai upaya penyediaan listrik
bagi rumah sejahtera, tetapi realisasinya belum tahu,
sementara masalah insentif pajak sampai saat ini aturan
barunya belum juga keluar,” ujarnya kemarin.
Dia menambahkan permasalahan tanah saat ini juga
memberikan kontribusi besar dalam peningkatan harga
rumah sejahtera. Ketika pengembang membebaskan
tanah hanya sebagian saja, harga tanah sekelilingnya
langsung naik saat pembebasan tanah dilanjutkan,
dengan kenaikan mencapai 400%.
JAKARTA: Saat ini pengembang mengeluhkan
empat masalah utama dalam upaya pembangunan
rumah sejahtera yaitu masalah listrik, insentif
pajak, pertanahan, dan pengurusan perizinan.
Pengembang rumah sejahtera
terlilit masalah
Sumber: Apersi BISNIS/17/ADI PURDIYANTO
Empat masalah utama
rumah sejahtera
Listrik
Insentif pajak
Pertanahan
Perizinan
HUNIAN BERIMBANG: Hamparan komplek sebuah perumahan terlihat dari atas bukit
di kawasan Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Kementerian Perumahan
Rakyat meminta pengembang perumahan menerapkan konsep hunian berimbang agar akses
masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan rumah sejahtera semakin terbuka lebar.
‘Konsep hunian berimbang
perlu diubah’
OLEH YUSUF WALUYO JATI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Para praktisi dan pelaku di
sek tor properti menilai konsep hunian ber -
imbang yang menetapkan pola 1:3:6 perlu
di ubah agar bisa disesuaikan dengan kon -
disi luas lahan, tata kota, dan tipe ba ngun -
an di setiap daerah.
Salah satu penggagas Lembaga Peng ka -
ji an Perumahan dan Pengembangan Pe r -
ko taan Indonesia (LPP3I) Zulfi Syarif Koto
me ngatakan pola 1:3:6 dari konsep hunian
ber imbang selama ini terbukti belum ber -
jalan optimal karena beberapa daerah se -
perti di DKI Jakarta memiliki luas lahan
yang terbatas.
Keadaan tersebut menyebabkan pem ba -
ngun an rumah sejahtera bagi masyarakat
ber penghasilan rendah di Jakarta tak bisa
di lakukan dalam bentuk perumahan ta -
pak, melainkan perumahan susun (verti -
kal).
Adapun, maksud pola hunian ber im -
bang yang selama ini dipahami adalah se -
tiap pengembang skala besar yang akan
men dirikan satu unit perumahan mewah
wa jib membangun tiga unit rumah kelas
me nengah dan enam unit rumah sejahtera
di lokasi yang telah ditentukan.
“Sampai saat ini, konsep tersebut belum
ber jalan dengan semestinya. Banyak pe -
ngembang yang belum mematuhinya se -
men tara arah konsep ini belum jelas se pe -
nuh nya. Ini butuh kajian mendalam agar
le bih implementatif sehingga backlog [aku -
mu lasi defisit] perumahan bisa dikurangi,”
ka tanya, kemarin.
Ketua Dewan Kehormatan Persatuan
Per usahaan Realestat Indonesia (REI) Te -
guh Satria mengatakan pola hunian ber -
imbang 1:3:6 tak bisa diterapkan secara
ka ku kepada pengembang karena akan
men jadi beban yang sangat berat.
Di daerah yang memiliki keterbatasan la -
han, terangnya, sistem tata kota akan ber -
beda sehingga berpengaruh terhadap pe -
netapan koefisien dasar bangunan (KDB)
dan koefisien lantai bangunan (KLB).
Di kota padat seperti Jakarta, katanya,
pengembang tak mungkin menyediakan
rumah sejahtera tapak ketika mereka
membangun apartemen mewah seharga
miliaran per unit.
Pemda dinilai tak responsif
BISNIS/DEDI GUNAWAN
MANUFAKTUR Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 8
Batalkan bea masuk barang modal
Program restrukturisasi mesin terganggu
PENJUALAN
BOEING: Sebuah pesawat
Boeing Co. LCF Dreamlifter
(bawah) melakukan uji coba
mesin di kawasan parkir
pabrik pesawat Boeing Paine
Field di Everett, Washington,
Amerika Serikat, belum lama
ini. Boeing menjual tiga kali
lebih banyak pesawat komer-
sial pada 2010 dibandingkan
tahun sebelumnya menyusul
membaiknya perekonomian
global.
OLEH SITI MUNAWAROH
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Menteri
Perindustrian M.S.
Hidayat mengusulkan
kepada Menko Pereko-
nomian Hatta Rajasa
untuk membekukan pe-
ngenaan bea masuk
barang modal 5%—10%
karena industri di dalam
negeri dinilai belum siap.
“Saya sudah konsultasi dengan
Menko Perekonomian. Saya usul-
kan rangkaian harmonisasi tarif
dibekukan saja, dikembalikan
0%, lalu satu per satu dilihat lagi,
jangan sampai mengganggu upa-
ya pemerintah untuk meningkat-
kan daya saing,” kata Menperin
akhir pekan lalu.
Menurut dia, pengenaan bea
masuk barang modal yang dite-
tapkan berdasarkan Peraturan
Menteri Keuangan (PMK) No.
241/PMK.011/2010 merupakan
kelanjutan dari PMK sebelumnya.
Pengenaan bea masuk dari 0%
menjadi 5%–10% itu sesuai de-
ngan peta jalan harmonisasi tarif
yang ditetapkan pemerintah saat
menteri keuangan dijabat oleh
Jusuf Anwar.
“Itu suatu harmonisasi tarif
yang dibuat dalam proyeksi 5 ta-
hun–6 tahun ke depan dan jatuh
temponya pada 2010 yang tadinya
0% dinaikkan. Tetapi [pember-
lakuan PMK 241] tanpa konsul-
tasi lagi dengan Kemenperin apa-
kah momentumnya pas. Saat ini,
industri belum siap apabila bea
masuk bahan baku dinaikkan,”
katanya.
PMK No. 241/2010 tentang Pe-
netapan Sistem Klasifikasi Barang
dan Pembebanan Tarif Bea Ma-
suk atas Barang Impor merupa-
kan perubahan keempat dari
PMK No. 110/2006.
Perubahan ini terjadi dalam
rangka melaksanakan program
harmonisasi tarif bea masuk In-
donesia periode 2005-2010 seba-
gaimana ditetapkan dengan KMK
No. 591/KMK.010/2004 tentang
program harmonisasi tarif BM
2005-2010 untuk produk pertani-
an, perikanan, pertambangan,
farmasi, keramik, dan besi baja.
Selain itu, PMK No. 132/ 2005
tentang Program Harmonisasi
Tarif BM 2005-2010 tahap kedua
terhadap tarif bea masuk produk
pertanian, industri agro, perikan-
an, farmasi, manufaktur, industri
berbasis teknologi tinggi, dan
industri kecil menengah.
Hidayat mengatakan pihaknya
meminta Kemenkeu mempertim-
bangkan dan mengkaji kembali
PMK 241/2010 tersebut. Dia kha-
watir target pemerintah mema-
jukan industri akan terganggu
oleh peraturan baru tersebut.
“Perlu sinkronisasi antara per-
aturan satu menteri dan menteri
lainnya guna mendukung per-
tumbuhan industri dari hulu ke
hilir. Hal ini mempertimbangkan
kepentingan pasar domestik dan
kompetisi di kancah global,” ujar-
nya.
Ganggu restrukturisasi
PMK tersebut, tutur Hidayat,
bisa mengganggu program res-
trukturisasi permesinan industri
tekstil dan produk
tekstil (TPT) dan
alas kaki yang se-
dang dijalankan Ke-
menperin saat ini.
Program itu
memberikan subsi-
di 10% untuk pembelian mesin
dari luar dan 15% untuk produk
mesin dalam negeri. Revitalisasi
permesinan TPT ini menjadi sa-
lah satu upaya untuk meningkat-
kan daya saing.
“Tiba-tiba bea masuk dinaik-
kan, jadi seolah-olah mereka saya
berikan subsidi, lalu ditarik lagi
karena adanya kenaikan bea ma-
suk mesin dan bahan baku seki-
tar 5%. Saya sedang perjuangkan
itu. Ini penting supaya ada kon-
sistensi dalam rangka meningkat-
kan daya saing,” tutur Hidayat.
Kemenperin saat ini memfo-
kuskan pengembangan enam ke-
lompok industri prioritas, guna
mencapai target pertumbuhan in-
dustri manufaktur pada 2011 se-
besar 5,2%--6,1%.
Ke-6 industri prioritas itu yakni
industri padat karya termasuk di
dalamnya sektor TPT, industri
kecil dan menengah, industri ba-
rang modal, industri berbasis
sumber daya alam, industri per-
tumbuan tinggi, dan industri pri-
oritas khusus.
“Menperin pu-
nya tugas bukan
hanya menarget-
kan pertumbuhan
industri 5% tetapi
7% dengan syarat
pasokan gas ditam-
bah, tarif listrik normal, infra-
struktur diperbaiki dan ekonomi
biaya tinggi dipangkas,” ujarnya.
Apabila keempat faktor itu di-
benahi dan dipenuhi, dia opti-
mistis industri nasional bisa tum-
buh lebih dari 6%. “Industri ung-
gulannya sudah siap, karena itu
kalau ada aturan-aturan baru
yang mengganggu, saya akan
upayakan untuk diubah,” katanya.
Kalangan industri telah me-
nyampaikan keberatan atas kebi-
jakan penaikan bea masuk ba-
rang modal karena akan membe-
rikan ancaman serius bagi daya
saing industri.
“Ini [penaikan tarif bea masuk]
harus dikembalikan ke jalurnya
karena pada 2010 kita sudah ber-
ada di jalur yang baik, kemajuan
sudah bagus. Tetapi kenapa pada
Januari ini ada gangguan-gang-
guan, seperti listrik industri naik
dan PMK No. 241, mesin belum
diproduksi di sini tetapi kenapa
dikenakan bea masuk 5%, se-
olah-olah ini antipembangunan,”
kata Ketua Asosiasi Pertekstilan
Indonesia Ade Sudrajat Usman.
Sekretaris Jenderal Asosiasi In-
dustri Aromatik, Olefin, dan Plas-
tik Indonesia (INAPlas) Fajar A.D.
Budiyono mengungkapkan seti-
daknya terdapat tiga pos tarif
yang mengalami penaikan yang
terkait dengan industri plastik,
yaitu 2901.21.00.00 untuk etilena,
2901.22.00.00 untuk propilena
dan pos tarif 84.77 mengenai me-
sin untuk menggerakkan karet
dan plastik atau membuat produk
dari kedua bahan tersebut. (siti.
munawaroh@bisnis.co.id)
Sumber: Federal Reserve
WASHINGTON: Produksi industri di Amerika
Serikat meningkat pada Desember lebih tinggi
dari perkiraan, didorong oleh pertumbuhan di
sektor peralatan bisnis dan elektronik rumah
tangga. Kondisi ini mengindikasikan bahwa
pabrik masih menjadi ujung tombak pemulihan
ekonomi.
BLOOMBERG/HL/ADI PURDIYANTO
Produksi industri AS
tumbuh 0,8%
Produksi di pabrik, pertambangan, dan utilitas naik
0,8%, tertinggi dalam 5 bulan, setelah sempat mencatat
kenaikan 0,3% pada November, ungkap data Federal
Reserve pekan lalu. Produksi sektor manufaktur naik
0,4%, sementara utilitas meningkat 4,3% di tengah
badai salju yang melanda sebagian negara tersebut.
Utilisasi pabrik meningkat menjadi 76% pada
Desember, tertinggi sejak Agustus 2008. Utilisasi
rata-rata pernah mencapai 80% selama 20 tahun
terakhir, menunjukkan cukup ruang dan peralatan di
pabrik untuk mencegah hambatan produksi yang bisa
menaikkan harga.
Produksi
sektor industri di AS
November-Desember 2010 (%)
0,3
0,8
0,4
4,3
November
Desember
Manufaktur
Utilitas
J&J perluas penarikan obat
PENNSYLVANIA: Johnson & Johnson (J&J),
produsen produk kesehatan terbesar dunia,
memperluas penarikan obat OTC (over the
counter) yang diproduksi di pabrik Pennsyl-
vania, Amerika Serikat, setelah laporan
menunjukkan peralatan tidak dibersihkan
secara benar.
Penarikan obat itu mencakup produk Tyle-
nol 8-Hour, Arthritis, dan produk pernapasan
atas, termasuk sejumlah produk Benadryl,
Sudafed PE dan produk Sinutab yang dipa-
sarkan di AS, Brasil dan Karibia, ungkap per-
usahaan yang berbasis di New Brunswick,
New Jersey, itu pekan lalu. Tablet rasa berry
Rolaids Multi-Symptom juga termasuk yang
ditarik karena pelabelan yang salah.
Produk tersebut dibuat di Fort Washing-
ton, Pennsylvania, sebelum April, ketika pe-
langgaran ditemukan oleh Badan Obat dan
Makananan AS (FDA) yang meminta produk-
si di pabrik itu disetop dan obat anak-anak
ditarik. (BLOOMBERG/HL)
Bristol-Myers benahi Avalide
PARIS: Bristol-Myers Squibb Co menarik
64 juta tablet Avalide, sehingga jumlah pe-
narikan obat tekanan darah itu mencapai
104 juta tablet, sementara perusahaan
memperbaiki kegagalan produksi yang bisa
mengurangi efektivitas obat itu.
Pasokan obat itu akan berkurang di Ame-
rika Serikat, Kanada, Meksiko, dan Argentina
selama jangka waktu yang belum diketahui,
ungkap Laura Hortas, juru bicara Bristol-
Myers, akhir pekan lalu.
Bristol-Myers bermitra dengan Sanofi-
Aventis SA Paris dalam pengembangan obat
itu. Ini merupakan penarikan obat yang
kedua dalam 4 bulan, dan yang terpengaruh
adalah pabrik Bristol-Myers.
Avalide mengombinasikan obat tekanan
darah Bristol-Myers, Avapro, dan obat
generik yang disebut hydrochlorothiazide
guna membuang air dan garam yang tidak
dibutuhkan dari tubuh. (BLOOMBERG/HL)
Lohia jual saham Indorama
BANGKOK: Milyarder Aloke Lohia mem-
peroleh 12 miliar baht (US$394 juta) melalui
penjualan 6,2% saham Indorama Ventures
Pcl, produsen bahan kimia untuk botol plas-
tik terbesar di Thailand.
Canopus International Ltd, yang dikuasai
Lohia, menjual 270 juta saham Indorama
pada harga 44,5 baht per lembar, ungkap
Indorama dalam pernyataan akhir pekan
lalu. Total harga 346,8 juta saham Indorama
mencapai 12,5 miliar baht, menurut perhi-
tungan Bloomberg.
“Ini kesepakatan yang sangat bagus bagi
pemegang saham terbesar Indorama,” kata
Songyos Kulvichien, senior vice president
Country Group Securities Pcl. (BLOOMBERG/HL)
AKSELERASI
Produsen benang
berpotensi genjot
ekspor ke Korsel
BISNIS INDONESIA
PASURUAN: Produsen
benang poliester dan ra-
yon berpeluang mening-
katkan ekspor bahan
baku tekstil itu ke Korea
Selatan, Jepang, dan
Amerika Selatan, seiring
dengan berkembangnya
industri tekstil di negara-
negara tersebut.
Ravi Palav, General Ma-
nager PT Ramagloria Sak-
ti Tekstil Industri–perusa-
haan produk tekstil di Pa-
suruan, Jawa Timur, me-
ngatakan industri tekstil
dan produk tekstil di da-
lam negeri memiliki daya
saing kuat di pasar inter-
nasional dalam meng-
hadapi kompetitor seperti
China dan India.
Menurut dia, Korsel, Je-
pang, dan AS merupakan
pasar potensial benang
poliester dan rayon se-
iring dengan berkem-
bangnya industri tekstil di
ketiga negara itu. Namun,
untuk memasuki pasar
Korsel harus menghasil-
kan produk berkualitas
karena produsen tekstil di
Negeri Ginseng itu me-
nerapkan standar kualitas
tinggi.
“Sebanyak 70% dari
hasil produksi kami rata-
rata 6.000 bal per bulan
[1,08 juta kg] diorientasi-
kan ke pasar ekspor, ter-
utama Korsel, Jepang dan
AS. Kalau bisa masuk
Korsel, akan mudah me-
nembus negara lain,”
ujarnya kepada Bisnis
pekan lalu.
Ramagloria Sakti meng-
operasikan pabrik benang
poliester dan rayon di
Beji, Kabupaten Pasuruan,
Jawa Timur, sejak 1993
dan mempekerjakan seki-
tar 700 orang.
Perusahaan tersebut meng-
hasilkan beberapa jenis
benang, yakni PE (poli-
ester 100%), TR (poliester
65%, viscose 35%), RT (vis-
cose 70%, poliester 30%
dan R (viscose 100%), de-
ngan memanfaatkan ba-
han baku dari dalam ne-
geri.
“Kami menghasilkan pro-
duk benang dengan ukur-
an count atau NE berkisar
20 hingga 60, tetapi
permintaan pasar ekspor
terutama untuk NE 40 ke
atas,” papar Ravi.
Dampak TDL
Dia mengatakan per-
usahaan berupaya me-
ningkatkan efisiensi pro-
duksi agar tetap bisa ber-
saing di pasar dunia, me-
nyusul pencabutan batas
kenaikan tarif listrik (cap-
ping) 18% oleh PT PLN
yang bisa berdampak ter-
hadap kenaikan tagihan
rekening listrik.
Ketua Umum Asosiasi
Pertekstilan Indonesia (API)
Ade Sudrajat Usman sebe-
lumnya mengungkapkan
pencabutan capping akan
berdampak terhadap ke-
naikan biaya listrik 18%–
20% dan secara total ter-
hadap biaya produksi se-
kitar 5%.
“Kalau bisa [capping
18%] ditunda 6 bulan atau
1 tahun ke depan supaya
kami bisa mempersiapkan
diri dengan harga-harga
baru. Selain masalah lis-
trik, kami juga dibebani
oleh kenaikan harga serat
katun, poliester, dan rayon.
Jadi modal kerja akan
tersedot untuk biaya-biaya
itu,” ujarnya. (K22)
6 Investor lokal siap bangun food estate di Merauke
OLEH SITI MUNAWAROH
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Enam perusahaan
nasional tertarik membangun
infrastruktur di kawasan industri
berbasis agro (food estate) yang
akan dibangun di Merauke, Pa-
pua, apabila pemerintah menye-
diakan lahan dan tax holiday.
Investor yang telah menyata-
kan minat membangun infra-
struktur guna mengembangkan
food estate di Merauke, di antara-
nya Grup Wilmar, Grup Medco,
Grup Sinar Mas, serta korporasi
milik Antony Salim dan Ibrahim
Risjad. Investor lokal itu masuk
dalam daftar 15 investor yang
berminat membangun industri
gula di Merauke.
Menteri Perindustrian M.S.
Hidayat mengungkapkan inves-
tor itu tertarik membangun infra-
struktur jalan, pelabuhan dan
pembangkit listrik. Pembangun-
an infrastruktur di kawasan ti-
mur Indonesia itu dibutuhkan
untuk mempercepat pengem-
bangan food estate di Papua se-
bagaimana yang dicanangkan
oleh pemerintah.
“Kita harus mencari investor
swasta karena dana anggaran
pendapatan dan belanja negara
tidak mencukupi. Tanpa investasi
swasta, saya tidak yakin kawasan
itu bisa terbangun dalam 5 tahun
ke depan. Sudah ada 5 atau 6 in-
vestor yang menyatakan minat-
nya,” katanya akhir pekan ini.
Untuk merealisasikan pemba-
ngunan infrastruktur tersebut,
menurut Menperin, investor me-
minta kompensasi dari pemerin-
tah berupa penyediaan lahan un-
tuk perkebunan tebu. Pemerintah
juga diminta memberikan insen-
tif jangka panjang seperti tax
holiday (penundaan pembayaran
pajak selama periode tertentu).
Pemberian insentif tersebut,
kata Hidayat, dapat dilakukan de-
ngan menggunakan fasilitas in-
sentif fiskal yang baru saja dike-
luarkan oleh Kementerian Ke-
uangan, yaitu PP No. 94/2010.
Berdasarkan peraturan terse-
but, industri yang dapat mene-
rima tax holiday di antaranya in-
dustri pionir yang dapat mencip-
takan lapangan kerja dalam jum-
lah besar, membawa teknologi
baru, masuk ke daerah kecil dan
terbelakang, serta memberikan
nilai tambah bagi industri lain
dan perekonomian Indonesia se-
cara luas.
“Pembangunan infrastruktur di
Papua termasuk yang dapat
memperolehnya. Presiden sudah
setuju, tinggal dikeluarkan per-
aturannya,” jelas Hidayat.
Lebih lanjut, dia menuturkan
permasalahan lahan yang selama
ini menghamat program revitali-
sasi dan swasembada gula diha-
rapkan dapat segera terselesai-
kan, di mana kebutuhan lahan
seluas 300.000 hektar sudah ter-
sedia sebelum Agustus 2011.
“Kalau bisa diberikan [lahan]
sebelum Agustus atau setidaknya
pada Juni, kita bisa swasembada
gula. Semua investor sudah siap,
baik swasta dan BUMN, tetapi
sekarang menunggu lahan ta-
naman tebu baru, dipastikan
luasnya 300.000 ha,” ujarnya.
Swasembada gula
Presiden, lanjut Hidayat, me-
minta kementerian terkait untuk
mengalokasikan kebutuhan la-
han untuk mendukung pencapai-
an swasembada gula. Untuk itu,
Kemenperin bekerja sama de-
ngan Kementerian Pertanian dan
Kementerian Kehutanan.
“Kebanyakan tanah telantar ke-
hutanan di Sumatra, Kalimantan,
dan Sulawesi. Kita menunggu Ke-
menhut memberikan lahan kepa-
da pertanian [Kementan]. Target-
nya, kita bisa swasembada gula
pada 2014,” katanya.
Untuk mencapai target terse-
but, kapasitas produksi gula na-
sional diharapkan terdongkrak
naik dari 2,7 juta ton (2009) men-
jadi 5,7 juta ton. Dari 5,7 juta ton
tersebut, terdiri dari 2,95 juta ton
gula konsumsi (gula kristal pu-
tih/GKP) dan 2,74 juta ton gula
industri (gula kristal rafinasi/
GKR).
Pemerintah memproyeksikan
konsumsi gula rumah tangga
(GKP) meningkat 1,83% per tahun
dan gula industri 5% per tahun.
IMPOR BAJA NAIK: Dua pekerja melintas di antara
tumpukan baja di sebuah pabrik di sekitar Cilincing, Jakarta,
kemarin. Impor besi dan baja secara nasional sepanjang Januari-
November 2010 naik 40% menjadi US$8,89 miliar dibanding-
kan dengan periode yang sama 2009 yaitu US$6,35 miliar.
BLOOMBERG/KEVIN P. CASEY
BISNIS/RAHMATULLAH
“Saat ini, industri
belum siap apabila
bea masuk bahan
baku dinaikkan.”
Mitsubishi incar 1,5 juta unit
TOKYO: Mitsubishi Motors Corp.
menargetkan pe ningkatan penjualan
kendaraan bermotor hingga 1,5 juta unit
pada tahun fiskal 2013.
Target itu menunjukkan produsen asal
Jepang tersebut ingin mendorong penjualan
hingga 40% dalam 3 tahun ke depan.
Pada tahun fiskal yang berakhir pada
Maret 2011, Mitsubishi diperkirakan menjual
1,07 unit mobil secara global. (BLOOMBERG/11)
TRANSMISI
OTOMOTIF Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 9
Sumber: Association des Constructeurs
Eropeens Des Autobiles (ACEA)
BRUSSEL: Penjualan mobil di Eropa sepanjang
2010 mencapai 13.785.698 unit pada 2010,
turun 4,9% dari penjualan 2009 yang
sebanyak 14.499.059 unit.
BLOOMBERG/11/ADI PURDIYANTO
Pada bulan lalu sebanyak 1.048.378 unit mobil
penumpang didaftarkan di benua biru tersebut, lebih
rendah 2,7% dari registrasi pada Desember 2009.
Mobil produksi kelompok usaha Volkswagen AG
adalah merek-merek yang paling banyak didaftarkan di
Eropa pada 2010, mencapai 21,3% dari total seluruh
mobil yang didaftarkan. Produsen terbesar berikutnya
adalah PSA Peugeot Citroen yang menguasai 12,4%
pasar mobil penumpang Eropa.
Penjualan mobil di Eropa
capai 13,7 juta unit
5 Besar registrasi
mobil baru Eropa 2010
21,3
2,94
1,84
1,41
1,2 1,2
13,4
10,2
8,6
8
VW PSA Renault GM Ford
Pangsa pasar (%)
Volume registrasi (juta unit)
Pasar mobil diesel
masih sulit digenjot
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Sebagian
pelaku industri otomotif
mengakui pertumbuhan
pasar mobil diesel di Tanah
Air hingga kini masih
terken dala oleh rendahnya
kualitas solar yang terse-
dia di Indonesia.
Wakil Direktur Pemasaran PT
Mer cedes Benz Indonesia (MBI)
Yuniadi Hartono mengatakan sedan
me wah bermesin diesel produksi
Mer cedes-Benz masih belum bisa di -
pasarkan di Indonesia karena kua li -
tas solar yang buruk.
“Mesin mobil sedan Mercy tidak
bi sa dioperasikan karena butuh am -
bang batas di bawah 50 ppm jauh
da ri kualitas solar Indonesia yang
500 ppm,” ujarnya kemarin.
Menurut data Bloomberg, pen jual -
an sedan Mercedes-Benz diesel di
Jer man lebih tinggi dibandingkan
de ngan varian bensin. Adapun pen -
jual an mobil berbahan bakar solar di
Ame rika Serikat melonjak 20 kali
men jadi 160.000 unit pada 2009, 2
tahun sebelumnya masing-masing
pen jualan hanya mencapai 8.000
unit.
Menurut Direktur Penjualan PT
Kramayudha Tiga Berlian—ATPM
Mitsubishi di Indonesia—Rizwan
Alamsyah, mobil diesel yang dijual
di Indonesia harus menyesuaikan
tek nologi agar bisa beroperasi meng -
gunakan bahan bakar solar yang di -
jual di SPBU Pertamina atau SPBU
lain.
“Teknologi yang dipakai di luar
ne geri menggunakan tekanan tinggi.
Pro duk yang kita jual disesuaikan
meng gunakan teknologi tekanan
ren dah,” paparnya.
Presiden Direktur Hyundai Mobil
Indonesia (HMI) Jongkie Sugiarto
berpendapat permintaan mobil die sel
ba ru akan meningkat pesat pa ling ti -
dak, mulai 5 tahun menda tang.
“Menurut saya akan seperti mobil
trans misi otomatis, dulu hampir ti -
dak ada. Sekarang hampir sebagian
be sar otomatis,” ujarnya.
Hyundai mengeluarkan varian di -
sel dari hampir semua model mobil
yang dipasarkan di Indonesia, ter -
ma suk SUV Tucson diesel yang akan
di keluarkan ATPM Korea Selatan ter -
se but tahun ini.
Menurut Rizwan,
pa sar otomotif di In -
do nesia masih belum
da pat menyerap ken -
da raan penumpang
ber mesin diesel da -
lam jumlah besar.
“Selama bensin
ma sih murah dan
kua litas solar masih
bu ruk, mobil diesel masih ada di
seg men tersendiri,” ujarnya.
Belum terpengaruh
Hingga sejauh ini, penjualan mo -
bil penumpang berbahan bakar so -
lar, sebagai alternatif bensin juga be -
lum terpengaruh banyak oleh wa ca -
na pembatasan subsidi BBM yang
me nurut pemerintah mulai berlaku
pa da akhir kuartal I 2011.
Head of Marketing Public Rela -
tions Toyota Astra Motor (TAM)
Rouli Sijabat mengatakan pengaruh
isi pembatasan BBM terhadap pola
pembelian mobil masih belum dapat
diperkirakan.
“Saya rasa pengaruh isu BBM pa -
da penjualan tidak akan seperti
2005. Diesel tentu menjadi pilihan
ka rena perbedaan harga, tapi kita
be lum bisa mengukur kenaikan ani -
mo masyarakat pada mobil die sel,”
ujarnya.
Penjualan varian diesel Toyota In -
no va, menurut Operation Manager
Pla za Toyota Edo Susanto, mening -
kat menjadi 10 unit per gerai pada
De sember. Sebelumnya, penjualan
Innova diesel di salah satu diler
resmi Toyota tersebut hanya sekitar
6 unit per gerai setiap bulan.
Dari data penjualan Gaikindo
tidak terlihat peningkatan pen jualan
Innova die sel yang
tahun lalu laris 13.103
unit da ri total pen jual -
an In nova sebanyak
53.284 unit. Pen jual an
bulanan Innova diesel
pada 3 bulan ter akhir
2010 tidak ber beda de -
ngan pen jual an pada
bulan-bulan sebe lum -
nya.
Segmen dengan kontribusi pen -
jual an varian diesel besar adalah je -
nis SUV yang biasanya mengon sum -
si le bih banyak bahan bakar dari
mobil je nis lain. Walaupun pe mim -
pin pa sar pada segmen ini, Hon da
CR-V, ber bahan bakar bensin.
Total penjualan mobil diesel pada
segmen SUV men capai 18.570 unit,
40% dari total penjualan pada seg -
men tersebut yaitu 46.710 unit.
(redaksi@bisnis.co.id)
AHM genjot skutik
untuk kuasai
50% pasar
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Astra Honda
Mo tor (AHM) akan meng -
gen jot penjualan skuter
oto matis (skutik) untuk
me menuhi ambisi me ngua -
sai 50% pasar sepeda mo -
tor Indonesia.
Pada 2010, penguasaan
pa sar AHM mencapai
46,02% dari total pen jual -
an wholesale sepeda motor
ang gota AISI. Penjualan
AHM hanya bisa didekati
oleh market share Yamaha
Mo tor Kencana Indonesia
yang sebesar 45,22%.
Senior General Manager
Sales Division AHM Sigit
Ku mala menyatakan ba gi -
an dari kelompok usaha
As tra tersebut berusaha me -
ningkatkan market share
hingga 50% pada 2011.
“Potensi pasar sepeda
mo tor masih besar, tahun
ini perkiraan saya pen jual -
an sepeda motor bisa men -
ca pai 8,3 juta unit,” ujar -
nya baru-baru ini.
Artinya, tahun ini AHM
me nargetkan penjualan
4,15 juta unit sepeda mo -
tor, tumbuh 21,39% da ri
penjualan tahun lalu yang
sebanyak 3.418.632 unit.
AHM, menurut Sigit,
akan fokus pada segmen
se peda motor skutik yang
pada 2010 pangsa pasarnya
naik menjadi 45,63% dari
37,72% pada 2009.
“Untuk tahun ini kami
akan tingkatkan kontribusi
pen jualan skutik hingga
47% dari total penjualan,
se mentara bebek (un der bo -
ne) akan sekitar 46%,” je -
las nya.
Honda masih meng an -
dal kan sepeda motor bebek
pa da 2010 yang terjual
1.696.411 unit, atau
49,62% dari total pen jual an
AHM. Skutik berada di po -
sisi kedua, terjual 1.551.386
unit atau 45,38% da ri pen -
jualan seluruh je nis.
Kendati kontribusinya
ma sih berada di posisi ke -
dua, tahun lalu penjualan
se peda motor skutik Honda
me lonjak 80,02% dari 2009
yang hanya 861.740 unit.
Lonjakan tersebut mem buat
penguasaan pa sar AHM
pada segmen sku tik men ca -
pai 45,94% naik dari
38,84% pada 2009 se makin
mendekati market share
YMKI yang sebesar 49,20%.
Kenaikan kontribusi sku -
tik secara bersamaan men -
do rong turunnya pang sa
pa sar sepeda motor be bek.
Tahun lalu kontribusi be -
bek sebesar 47,35% pen -
jual an motor seluruh jenis,
te rus tertekan dari 54,21%
pa da 2009 dan 61% pada
2008.
Tingginya pertumbuhan
skutik pada 2010, menurut
Sigit, didorong oleh faktor
besarnya permintaan mo -
tor ter se but di sejumlah ko -
ta besar.
“Walau bebek masih do -
minan di luar kota besar,
pen jualan skutik tumbuh
pe sat di perkotaan karena
itu volume pertum buh an -
nya lebih besar.” (11)
Rendahnya kualitas solar jadi kendala utama
"Permintaan mobil
die sel ba ru akan
meningkat pesat
mulai 5 tahun
menda tang."
OLEH SITI MUNAWAROH
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Mobil dengan tek no -
logi mesin yang efisien dalam
konsumsi ba han bakar diperkirakan
semakin di minati dan menjadi tren
di Tanah Air, se iring dengan kecen -
de rungan harga mi nyak yang terus
naik dan ke bijakan pembatasan
BBM subsidi oleh pemerintah.
Kondisi tersebut diprediksi secara
per lahan akan mendorong fe no me -
na pergeseran (shifting) minat kon -
su men terhadap jenis dan tipe ken -
da raan.
Mobil jenis kompak yang irit ba -
han bakar akan menjadi tren, ken -
dati kendaraan multifungsi (multi
purpose vehicle/MPV) diperkirakan
ma sih mendominasi pasar otomotif
do mestik.
Presdir PT Toyota Astra Motor
(TAM) Johnny Darmawan Da nu sas -
mita mengatakan pola pikir mas ya -
ra kat akan mengalami perubahan
meng arah pada kendaraan yang le -
bih efisien, irit konsumsi bahan ba -
kar, karena suplai minyak yang se -
ma kin terbatas dan harga yang kian
ma hal.
“Tren ke depan adalah mobil yang
efi sien, tetapi tidak memaksakan
apa kah itu compact [kompak] car
atau lainnya. Jangan didefinisikan
mo bil efisien itu hanya yang me mi -
liki kapasitas mesin [cc] rendah [ke -
cil], teknologi akan terus ber kem -
bang,” ujarnya belum lama ini.
Johnny mengakui bisa saja terjadi
per geseran minat konsumen dari
mo bil jenis MPV ke kendaraan kom -
pak, sebagaimana yang terjadi di
Eropa dan Jepang di mana mobil de -
ngan ukuran kompak yang irit ba -
han bakar semakin laris di pasaran.
“Tetapi jenis MPV saya kira masih
akan mendominasi di Indonesia,
family car masih dibutuhkan. Dalam
5 tahun ke depan masih MPV men -
ja di idola, dan seberapa besar jenis
compact car akan membesar? Saya
be lum mengetahuinya,” ujarnya.
Mobil kompak lazim dike lom pok -
kan sebagai mobil berukuran kecil
de ngan konsumsi bahan bakar ren -
dah.
Perkembangan teknologi
Johnny menjelaskan perkem bang -
an teknologi ke depan me mung kin -
kan bagi mobil-mobil ukuran besar
me miliki efisiensi, irit bahan bakar.
De ngan demikian, tren MPV pada
masa men datang pun memiliki
tingkat efi siensi yang tinggi, seperti
halnya mo bil kompak.
“Pasar di Indonesia itu susah di te -
bak, mobil dengan kapasitas 2.000
cc saya yakin masih akan laku terus.
Mobil-mobil yang harganya mahal
ju ga masih diminati. Mobil besar
tren nya pun bisa irit,” tuturnya.
Dalam kesempatan terpisah, CEO
PT Astra International Tbk- Toyota
Sa les Operation (Auto2000) Jodjana
Jody menambahkan seiring dengan
tren yang berkembang, diperkirakan
terjadi shifting minat konsumen dari
jenis MPV dan sedan ke segmen
kom pak (hatchback). Konsumen mo -
bil MPV khususnya kelompok couple
(ke luarga muda, double income) di -
per kirakan akan bergeser dan me mi -
nati mobil di segmen kom pak.
“Selain itu ada juga pergeseran da -
ri segmen sedan ke jenis kompak,
se lain dari pasar MPV. Ini karena
har ga yang relatif terjangkau, efisien
BBM dan lincah untuk dikendarai,
dan faktor ketersediaan lahan untuk
parkir,” kata Jodjana.
Saat ini, kehadiran mobil ber ka pa -
sitas 1000 cc-1200 cc mulai me ra -
maikan pasar otomotif dunia. Se -
jum lah pabrikan asal Jepang merilis
mo del-model anyarnya, termasuk
To yota yang meluncurkan Etios se -
dan dan hatchback di India dan
Hon da siap memasarkan Brio di pa -
sar Thailand pada kuartal I/2011.
Saat ini TAM tengah mengkaji
unt uk memasarkan model Etios
yang dikenal cukup irit bahan bakar,
yak ni apakah dengan mengimpor
se cara utuh atau merakitnya di da -
lam negeri.
Hingga saat ini, jenis kendaraan
MPV masih mendominasi sekitar
60%-70% pasar mobil domestik
yang tahun ini menembus 764.000
unit. Model Toyota Avanza di seg -
men low MPV menjadi mobil paling
l aris dengan mencatatkan penjualan
se banyak 500.000 unit (per Oktober
2010), sejak kendaraan ini di lun cur -
kan pada awal 2004.
Dalam kesempatan sebelumnya,
Ma naging Director PT GM Aut o -
World Indonesia (GMAI) Mukiat Su -
tikno juga memperkirakan rencana
implementasi pembatasan BBM ber -
subsidi dapat mendorong pasar un -
tuk lebih memilih mobil ber ka pa si -
tas mesin kecil yang lebih irit bahan
ba kar.
Pada tahun ini pabrikan otomotif
diperkirakan bakal jorjoran me -
ngam panyekan produknya yang pa -
ling irit bahan bakar.
Namun, umumnya pelaku i ndus -
tri otomotif memperkirakan pela -
rang an pembelian premium lebih
ba nyak memengaruhi perilaku
peng guna an mobil di masyarakat.
“Jika mobil pribadi dilarang mem -
be li pre mium, masyarakat akan le -
bih berhemat dalam mengguna kan
mo bilnya.” ujar salah seorang di re k -
tur perusahaan otomotif di Tanah
Air. (TRI D. PAMENAN)
PASAR OTOMOTIF NASIONAL: Beberapa calon
pembeli mencari informasi mengenai mobil yang dipamerkan
di mal Ratu Indah Makassar, pekan lalu. Pasar otomotif nasional
pada tahun ini diprediksi menyentuh angka 800.000 unit, me -
nyu sul semakin membaiknya kondisi perekonomian Indonesia.
BISIS/PAULUS TANDI BONE
Mobil kompak bakal makin diminati
Bahana Utama digugat
JAKARTA: Martono, pensiunan PT Bahana
Utama Line mengajukan gugatan wanpres-
tasi terhadap perusahaan yang bergerak di
bidang angkutan laut itu di Pengadilan Ne-
geri Jakarta Selatan.
Kuasa hukum pensiunan PT Bahana Uta-
ma, Marten Pito Marbun mengatakan gugat-
an tersebut dilayangkan kliennya karena PT
Bahana Utama Line dinilai telah melakukan
wanprestasi.
Sementara itu kuasa hukum PT Bahana
Utama, Ahmad Muzaini menolak memberi-
kan tanggapan terhadap gugatan tersebut
karena masih dalam proses persidangan.
“Demi menghormati autentikal proses hu-
kum, kami belum bida berkomentar apa-apa
terkait dengan gugatan,” jelas singkat
Muzaini saat dihubungi Bisnis akhir pekan
lalu. (BISNIS/08)
Nawir Messi pimpin KPPU
JAKARTA: M. Nawir
Messi terpilih sebagai
Ketua Komisi
Pengawas Persaingan
Usaha (KPPU) periode
2011-2012 menggan-
tikan Tresna P
Soemardi.
Menurut siaran pers
KPPU, terpilihnya Na-
wir merupakan hasil
pemilihan internal 11
Komisioner KPPU pada
rapat Komisi tanggal 14 Januari 2010.
Selain itu juga terpilih Sukarmi sebagai wakil
ketua KPPU.
Ketua dan Wakil Ketua memang dipilih dari
dan oleh anggota Komisioner sebagaimana
diatur dalam penjelasan Pasal 31 Ayat (1) Un-
dang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang
Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan
Usaha Tidak Sehat.
Sebagai Ketua dan Wakil Ketua yang ke-11
akan memegang jabatan selama 1 (satu)
tahun untuk menjalankan tugas meneruskan
agenda pengawasan persaingan sehat untuk
kesejahteraan rakyat di Indonesia selama
2011-2012. (BISNIS/SU)
Eksekutif PT BMI diperiksa
KARIMUN, Kepri: Pengadilan Negeri Tan-
jung Balaikarimun mulia memeriksa ekseku-
tif PT PT Bukit Merah Indah (BMI) terkait de-
ngan tuduhan perkara perusakan lingkungan.
Sidang pemeriksaan terhadap Yeni Efrida
(Direktur PT BMI), Anjasmara, (kepaa teknik
tambang) dan La Ode Ali (manajer) dipimpin
oleh hakim yang diketaui oleh Y Wisnu Wi-
caksono, akhir pekan lalu.
Ketiga terdakwa didakwa oleh jaksa pe-
nuntut umum melanggar Pasal 158 UU No 4
tahun 2009 tentang Pertambangan dan Pa-
sal 41 UU No 23 Tahun 1997 tentang Ling-
kungan Hidup.
Selain menghadirkan saksi Usman Ahmad,
majelis hakim juga menghadirkan tiga saksi,
yaitu Kepala Distamben Alwi Hasan, Kepala
Seksi Konservasi dan Restorasi Distamben
Budi Setiawan dan Kepala Seksi Pengawasan
Distamben Masiswanto. (ANTARA)
KPPU dengar keterangan ahli
JAKARTA: Komisi Pengawas Persaingan
Usaha (KPPU) akan melaksanakan pemerik-
saan tambahan terkait dengan perkara
penetapan harga fuel surcharge dalam
industri penerbangan domestik.
“Pemeriksaan tambahan yang dilakukan
dalam sidang terbuka untuk umum ini meru-
pakan amanat dari Putusan Sela Pengadilan
Negeri Jakarta Pusat dengan
No.02/KPPU/2010/PN.Jkt.Pst,” kata Zaki
Zein Badroen, Plh Kepala Biro Humas dan
Hukum KPPU, dalam pernyataan resminya,
akhir pekan lalu.
Pemeriksaan ini akan dilaksanakan hari ini,
dengan agenda mendengarkan keterangan
tiga orang ahli, yakni ahli di bidang hukum
Susanti Adi Nugroho, ahli di bidang ilmu
ekonomi Ine Minara S. Ruky, serta ahli di
bidang statistik dan ekonometrika Anton
Hendranata. (BISNIS/ELH)
KLAUSUL
HUKUM BISNIS Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
10
BISNIS/SU/ADI PURDIYANTO
Menurut data United States Bankcruptcy Northern
of Mississipi, penurunan tersebut sudah terlihat sejak
Oktober dan terus berlanjut hingga Desember.
Menurunya jumlah kasus pailit tersebut tidak
terlepas dari kondisi perekonomian yang membaik di
negara bagian tersebut, sehingga banyak pengusaah
mampu memenuhi kewajibannya kepada kreditur.
Sumber: USB Southern District of Mississipi
JAKARTA: Jumlah kasus kepalitan yang
diajukan oleh pelaku usaha melalui pengadilan
distrik Mississippi bagian utara, Amerika
Serikat selama Desember tahun 2010 menururn
bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Kasus pailit di Mississippi
turun selama Desember
Jumlah kasus kebangkrutan
di negara bagian Mississippi 2010
462
581
664
548
520
538
518
551 557 564
537
471
Jan. Mar. Mei Jul. Sep. Nov.
OLEH SUWANTIN OEMAR
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Italia
mengajukan permohon-
an pendaftaran produk
indikasi geografis Par-
migiano-Reggiano ke
Ditjen Hak Kekayaan
Intelektual Kementerian
Hukum dan HAM guna
mendapatkan per-
lindungan hukum.
Saky Septiono, Kasi Pemeriksa-
an Formalitas Indikasi Geografis,
Direktorat Merek Ditjen Hak Ke-
kayaan Intelektual Kementerian
Hukum dan HAM, mengungkap-
kan sudah menerima permohon-
an pendaftaran tersebut pada De-
sember tahun lalu.
Saky mengemukakan bahwa
pihaknya belum bisa melakukan
pemeriksaan terhadap permo-
honan tersebut karena belum di-
lengkapi persyaratannya. “Pemo-
hon belum mengajukan buku
persyaratan, padahal ini sangat
penting,”katanya kepada Bisnis,
kemarin.
Dia menjelaskan bahwa Ditjen
Hak Kekayaan Intelektual Ke-
menterian Hukum dan HAM su-
dah mengiriman surat kepada
pemohon supaya melengkapi
persyaratan.
“Untuk sementara permohon-
an tersebut belum bisa diperiksa.
Kita menunggu kelengkapan per-
syaratannya. Mereka sudah
mengajukan ringkasan dari buku
persyaratan, tetapi hal itu belum
cukup. Kita mau buku persya-
ratan lengkap,”katanya.
Parmigiano-Reggiano adalah
keju bertekstur keras dari susu
sapi yang diproduksi di daerah-
daerah di Italia oleh pembuat
keju yang tergabung dalam Con-
sorzio Formaggio Parmigiano-
Reggiano.
Consorzio Formaggio Parmigia-
no-Reggiano adalah suatu organi-
sasi mandiri yang mengurusi pro-
duk susu. Keju tersebut dibuat ju-
ga di negara-negara lain seperti
Argentina, Australia, dan Ame-
rika Serikat dengan nama parme-
san.
Hanya keju yang dibuat di
Italia yang dapat dinamakan Par-
migiano-Reggiano. Keju ini men-
dapatkan namanya dari daerah
dimana keju tersebut diproduksi.
Parmigiano berarti dari Parma
dalam bahasa Italia. Sedangkan
Reggiano merujuk pada daerah
Reggio-Emilia.
Dua sertifikat
Saky mengemukakan bahwa
pemerintah hingga kini baru me-
nerbitkan dua sertifikat untuk
produk indikasi geografis dari
luar negeri. Mereka adalah spar-
kling wine (Prancis) dan Pisco
untuk produk wine (Peru).
Peru tidak saja mendaftarkan-
nya di Indonesia, tetapi produk
tersebut juga sudah terdaftar di
Malaysia.
Pemerintah baru mulai mene-
rima permohonan pendaftaran
indikasi geografis sejak Septem-
ber 2007. “Sampai saat ini sudah
ada enam sertifikat yang diterbit-
kan untuk melindungi produk in-
dikasi geografis.”
Selama 2010 saja, pemerintah
telah menerbitkan lima sertifikat
produk indikasi geografis (keba-
nyakan komoditas perkebunan),
dua dari luar negeri dan tiga dari
dalam negeri.
Dari dalam negeri tercatat kopi
Gayo (Nangroe Aceh Darussa-
lam), lada putih Muntok (Bang-
ka) dan ukir Jepara (Jawa Te-
ngah).
Pada tahun 2009, hanya ada
satu sertifikat yang diterbitkan
oleh pemerintah yaitu untuk pro-
duk indikasi geografis kopi Kin-
tamani Bali.
Menurut Saky, Indonesia me-
miliki banyak produk perke-
bunan dan hasil kerajinan yang
memiliki ciri khas dan karakteris-
tik khusus yang tersebar di ber-
babagai daerah seluruh wilayah
Indonesia.
Produk tersebut belum terga-
rap dengan baik, sehingga daerah
belum tertarik untuk mendaf-
tarkannya.
Banyak faktor penyebabnya,
misalnya daerah tidak menge-
tahui adanya pendafataran indi-
kasi geografis.
Selain itu, sosialisasi masih
kurang dan belum menjangkau
seluruh daerah potensi penghasil
produk indikasi geografis. Mere-
ka juga mungkin bertanya untuk
apa pentingnya dan arti pendaf-
taran bagi mereka.
Indonesia masih tertinggal
bila dibandingakn dengan Ma-
laysia yang sudah menerbitkan
banyak sertifikat produk indi-
kasi geografis, begitu juga de-
ngan India.
Menurut data India Intellectual
Property Office, sejak 2003 hing-
ga akhir 2009, negara tersebut
sudah memiliki sebanyak 45 pro-
duk indikasi geografis terdaftar
seperti basmati (beras).
Adapun, di Malaysia, menurut
Malaysia Intellectual Property
Office, sejak 2003, negara tetang-
ga tersebut sudah memiliki sem-
bilan produk indikasi geografis
yang terdaftar.
Menurut dia, pendaftaran pro-
duk itu akan memberikan nilai
tambah dan keuntungan kepada
para stakeholders yang terlibat
seperti petani dan eksportir.
Selain itu, katanya, pendaf-
taran produk berindikasi geo-
grafis itu juga merupakan bagian
dari strategi marketing, sehingga
produknya bisa lebih mahal dari
produk sejenis. (suwantin.oemar@-
bisnis.co.id)
OLEH ELVANI HARIFANINGSIH
BIsnis Indonesia
JAKARTA: Avdel UK Limited me-
layangkan upaya hukum kasasi atas
putusan Pengadilan Niaga Jakarta
Pusat dalam sengketa merek Maxlok
antara perusahaan asal Inggris ini
dan seorang pengusaha lokal.
“Benar, memang merek Maxlox
[merek yang merupakan milik Avdel
UK] ada upaya hukum kasasi ke
MA[Mahkamah Agung Republik In-
donesia],” ujar Mansyur Alwini,
kuasa hukum perusahaan itu, ke-
marin.
Mansyur menyebutkan bahwa
upaya hukum ini dilayangkan kare-
na pihaknya berkeberatan dengan
putusan Pengadilan Niaga Jakarta
Pusat yang dibacakan ketua majelis
hakim Syarifuddin pada 4 November
silam.
Majelis hakim pengadilan tingkat
pertama ini menyatakan gugatannya
tidak dapat diterima. Kendati me-
ngatakan bahwa pihaknya telah
mengajukan kasasi, dia enggan
mengurai lebih jauh poin-poin upa-
ya hukum yang dilayangkannya.
Sebelumnya, Pengadilan Niaga
Jakarta Pusat menyatakan tidak da-
pat menerima gugatan Avdel UK Li-
mited terhadap seorang pengusaha
lokal bernama Suhendra Maruli, ter-
kait dengan pembatalan merek Max-
lok yang terdaftar di bawah No.-
IDM000185125, tertangal 19 Novem-
ber 2008 milik pengusaha itu.
Pasalnya, menurut majelis hakim,
dalam perkara yang diputus secara
verstek atau tanpa kehadiran tergu-
gat ini, perusahaan itu tidak secara
jelas menguraikan apakah merek
Maxlok milik Suhendra itu sudah
terdaftar di Direktorat Merek Ditjen
Hak Kekayaan Intelektual.
Selain itu, Avdel UK tidak menyer-
takan Direktorat Merek sebagai pihak
dalam gugatannya sehingga gugatan
dianggap kurang pihak, serta dinilai
tidak jelas menguraikan soal adanya
persamaan pada pokoknya antara
merek Maxlox miliknya dan merek
Maxlok milik Suhendra.
Avdel melayangkan gugatan ini
karena keberatan dengan pendaf-
taran merek Maxlok milik Suhendra.
Merek Maxlok milik pengusaha
lokal itu dinilai memiliki persamaan
pada pokoknya dengan merek
Maxlox miliknya yang diklaim seba-
gai merek terkenal.
Merek Maxlox milik perusahaan
asal Inggris itu disebut-sebut telah
terdaftar di berbagai negara di dunia,
a.l. Prancis, Amerika Serikat, Ka-
nada, Australia, Brasil, China, Jer-
man, Spanyol, Italia, dan Inggris.
Di Indonesia , Avdel sudah meng-
ajukan permohonan pendaftaran
merek Maxlox tertanggal 31 Maret
2009, dengan Agenda No.
D00.2009010591, untuk melindungi
barang dan atau jasa di kelas 6.
BLOOMBERG
SANTA ANA, California:
Mattel Inc, produsen Barbie
yang menggugat MGA
Entertainment Inc senilai
US$100 juta yang digagal-
kan oleh pengadilan ban-
ding pekan lalu, sekarang
terus mengajukan perla-
wanan hukum terhadap
pesaing Carter Bryant yang
juga merupakan produsen
boneka Bratz.
Proses dengar pendapat
dengan juri dijadwalkan
akan dimulai hari ini (Ka-
mis waktu setempat) di
Santa Ana, California.
Hakim pengadilan dis-
trik AS, David Carter me-
nyatakan bahwa proses ke-
seluruhan mungkin akan
memakan waktu selama 4
bulan.
Mattel menggugat Carter
Bryant, sosok yang meran-
cang Bratz. Mattel meng-
anggap bahwa Bryant ma-
sih merupakan pegawai
Mattel ketika ia memiliki
ide untuk merancang
Bratz.
Sang perancang, yang
bekerja pada MGA Enter-
tainment, kemudian mem-
buat sketsa pertama Bratz
dan dengan diam-diam
membawa rancangan terse-
but ke MGA.
Menurut dokumentasi
pengadilan, Mattel mung-
kin akan mengajukan bia-
ya ganti rugi senilai US$1,1
miliar atas pencurian
secara diam-diam.
Menurut hakim seraya
mengutip hasil keputusan
Pengadilan Banding AS
Ninth Circuit di San
Fransisco Juli lalu, Mattel
hanya bisa mengajukan gu-
gatan pelanggaran atas em-
pat boneka Bratz pertama
yang dijual MGA pada 2011
beserta dua tipe selanjut-
nya.
“Generasi boneka Bratz
selanjutnya [di luar empat
generasi pertama] tidak
memiliki perbedaaan besar
dalam hal gaya rambut dan
busana—dua elemen yang
diidentifikasi Ninth Cir-
cuit,” ungkap Carter pada
hasil keputusan pengadilan
27 Desember.
Pengacara Mattel, Mike
Zeller, dalam surat elek-
tronik menyatakan bahwa
berdasarkan keputusan
pengadilan tersebut, Mattel
tetap dapat mengajukan
gugatan pencurian diam-
diam terhadap seluruh
jenis boneka Bratz.
Zeller juga menyatakan
bahwa juri akan memutus-
kan apakah rancangan tiga
dimensi yang digunakan
untuk mayoritas boneka
Bratz melanggar hak paten
Mattel serta menentukan
kompensasi yang harus
dibayarkan MGA jika mere-
ka terbukti bersalah.
Rancangan Bratz
Hakim memperbolehkan
Mattel, produsen mainan
terbesar di dunia, untuk
berargumentasi di peng-
adilan bahwa rancangan
boneka Bratz milik MGA
melanggar hak tertentu
karena Bryant dituduh
telah menghasilkan ran-
cangan tersebut ketika be-
kerja untuk Mattel.
Pembacaan argumentasi
awal dijadwalkan dimulai
pada 18 Januari.
Sebagai tambahan atas
gugatan hak cipta pada
proses pengadilan pertama,
Mattel akan melancarkan
argumentasi bahwa MGA
yang berbasis Van Nuys,
California telah mencuri
rahasia perusahaan keti-
ka merekrut Bryant dan
beberapa pegawai Mattel
lain di AS, Meksiko dan
Kanada. (T02)
Italia daftarkan Parmigiano-Reggiano
Potensi produk indikasi geografis besar, tapi belum tergarap
Mattel gugat
perancang
boneka Bratz
Avdel kasasi ke MA terkait
sengketa merek Maxlok
M. Nawir Messi
BISNIS/YAYUS YUSWOPRIHANTO
ABBOTT DIGUGAT: Suasana kantor pusat Abbott La-
boratories terlihat dari kejauhan di Abbott Park, Illinois, AS,
belum lama ini. Abbott Laboratories digugat oleh seorang
penderita rheumatoid arthritis di Texas (Gayathri Murthy)
karena dia menderita penyakit getah bening setelah minum
obat Humira dalam uji klinis yang disponsori perusahaan
obat tersebut pada 2005.
BLOOMBERG/ JOHN ZICH
PENUNDAAN
KEWAJIBAN: Sejumlah
calon penumpang Mandala
Airlines, antre untuk memin-
ta kembali uang tiket yang
telah mereka beli di Jakarta,
pekan lalu. Pengadilan Niaga
Jakarta Pusat telah mem-
bentuk majelis hakim yang
akan memeriksa dan meng-
adili permohonan penundaan
kewajiban pembayaran utang
(PKPU) yang diajukan PT
Mandala Airlines. Hakim
dijadwalkan mulai memerik-
sa permohonan PKPU terse-
but dalam sidang hari ini.
OLEH FATHORRAHMAN HASBUL
Peneliti pada Media Literacy Circle (MLC)
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN
Sunan Kalijaga Yogyakarta
Gaya politik Dewan
Perwakilan Rakyat
(DPR), tampaknya
semakin hari semakin
'cantik'. Ikhtiar
pembuat an gedung baru
yang beberapa pekan
lalu sempat menuai
kritik keras, kini gedung
tersebut segera berdiri
kokoh.
P
ermainan politik
'can tik' ini tampak
dari banyaknya kese-
pakatan di luar nalar
rasionalitas. Semua
fraksi kini serentak
menyetujui adanya bangunan
gedung baru. Dulu, fraksi yang
pada mulanya kontra, secara
spon tan kini harus ikut arus.
Bah kan pembuatan gedung baru
itu rencananya difasilitasi de -
ngan kolam renang.
Bagi penulis, fasilitas yang ser -
ba wah seperti kolam renang
dan sejenisnya adalah gagasan
politis yang tidak wajar. Gasasan
itu lebih kentara pada ikhtiar ke -
puasan an sich daripada peme-
nuhan kebutuhan dasar di parle-
men.
Di tengah banyaknya agenda
DPR yang belum tuntas, sangat
miris ketika DPR lebih apresiatif
berdebat tentang fasilitas kantor
daripada kesejahteraan dan pe -
me nuhan kebutuhan masyarakat
banyak.
Angka kemiskinan, pengang-
guran, dan disparitas sosio-poli-
tik yang selama ini terjadi, seja-
tinya harus segera dientaskan
secara holisitik. Tanggung jawab
ini bukanlah tanggung jawab
yang hanya dilakukan di ruang-
ruang kerja yang hampa bukti,
tetapi mutlak harus ada peru-
bah an nyata atas setiap persoal-
an yang mereka hadapi.
Pemenuhan kesejahteraan ti -
dak hanya sekadar hitam di atas
putih, tetapi lebih pada se jauh
mana publik mampu bang kit
dari kemelut berkepanjangan
yang melilit mereka setiap saat.
Paradoksal
Pertanyaannya, apakah gagas-
an pembuatan kolam renang
me miliki manfaat besar bagi ki -
nerja anggota dewan? Sebab, se -
tiap kebijakan selalu memiliki
jangkauan efek manfaat.
Otoritas manfaat tidak hanya
memiliki tujuan jangka pendek,
melainkan juga efek jangka pan-
jang yang tidak merugikan ba -
nyak pihak. Dalam konteks ini,
ikhtiar pembuatan kolam cende-
rung paradoksal.
Pertama, mengabaikan fungsi
alokasi. Diakui atau tidak, dana
pembuatan kolam renang adalah
murni uang rakyat. Alokasi ang-
garan dalam setiap APBN yang
sejatinya untuk kesejahteraan
rakyat secara penuh, harus ter-
kurangi karena ada tender lain
yang justru tidak penting.
Kedua, bukti abai pada peme-
nuhan aspirasi rakyat. Meng-
ingat dewan seutuhnya dipilih
oleh rakyat, maka konsekuensi-
nya, segala aspirasi rakyat harus
diterjemahkan dan dibumikan
se cara realistis.
Dalam konteks ini, DPR acap-
kali abai pada dimensi aspirasi.
Semisal, meskipun banyak pub-
lik yang melakukan kritik, tetapi
tetap saja gedung baru gol. Ilus-
trasi ini telah membuktikan, as -
pirasi ibarat angin lalu yang
sa ma sekali tidak memiliki efek
dalam memori anggota
dewan.
Ketiga, kentara pada
peme nuhan kepuas an
daripada kerja ak tif.
Banyaknya agenda
yang be lum ram-
pung di DPR seperti
RUU keistimewaan
Yog yakarta, pemba-
hasan Gayus, dan
sebagai nya, justru
dewan masih berge-
lut pada perde-
batan
bagaimana
dirinya
nyaman
di tem-
pat
kerja.
Paradigma
demikian kemudian
mampu membentuk
satu pemahaman tentang
pengabdian yang tidak
utuh.
Paradigma ini pada
titik klimaksnya akan mem -
berikan efek tidak menguntung-
kan bagi rakyat. Karena DPR
yang mereka pilih tidak lagi ber-
buat banyak bagi kesejahtera an
mereka.
Keempat, memperlemah kiner-
ja DPR ke depan. Artinya, seka-
rang saja, belum ada kolam re -
nang, DPR masih belum maksi-
mal, apalagi kelak ketika segala
fasilitas kantor tersedia dengan
serba mewah.
DPR seharusnya paham
bah wa kredibilitasnya
semakin hari semakin
lemah. Minimnya
ke per cayaan dari
publik pada legis-
latif sejatinya
harus dipahami
de ngan logika
deskriptif.
Bahwa ketika kelak kolam
jadi, tidak menutup kemungkin-
an anggota DPR semakin nya-
man, sehingga tak pelak meng-
abaikan hal-hal penting yang
seharusnya mereka lakukan.
Banyaknya fasilitas tidak berban-
ding lurus dengan keberhasilan
kinerja.
Orientasi kerja
Bagi penulis, sebelum DPR
terlalu jauh membahas tentang
penyediaan fasilitas kerja seperti
kolam renang, ada baiknya jika
orientasi kerja lebih diperjelas.
Pertama, orientasikan kerja pada
kebutuhan.
Kebutuhan publik berupa
kese jahteraan sejatinya harus
menjadi prioritas utama. Bennet
(1977) mengatakan, hal utama
dari manusia adalah persoalan
kebutuhan DPR harus memaha-
mi betul kebutuhan dasar publik
yang selama ini pernah merasa
tereksploitasi baik dalam aspirasi
dan hak-hak mereka.
Kedua, endogeneous. Yaitu
bertolak dari jantung masing-
ma sing DPR untuk benar-benar
merumuskan kesajahteraan se -
cara rigid dan realistis. Selama
ini sudah terlalu banyak apologi
politik dari DPR tentang peme-
nuhan kebutuhan masyarakat
pada umumnya.
Namun faktanya nisbi. Sehing-
ga, perumusan yang fleksibel
dan terarah penting dilakukan
daripada terjebak pada persoalan
kolam renang yang tidak ada
kaitannya sama sekali dengan
kebutuhan publik.
Ketiga, benar-benar menun-
juk kan kemampuan diri bahwa
jabatan yang mereka pegang
mur ni adalah beban. Dewan ha -
rus berani membuktikan kepada
publik bahwa dirinya tak seka-
dar utusan kosong yang tidak
memiliki pengaruh apa-apa.
Hal ini penting dilakukan ka re -
na kepercayaan atas DPR se ma kin
hari semakin luntur. Apa lagi de -
ngan adanya gagasan pem bu -
at an kolam renang. Pub lik
akan mengklaim DPR
tak la gi bekerja secara
total.
Keempat, bersan-
dar pada trans for-
ma si struktural.
Ang gota DPR tidak
bijak kiranya jika ha -
nya bertumpu pada dimensi
jabat an formalistik de ngan
meng abaikan dimensi aspirasi
da ri publik.
Aspirasi putih harus diterje mah-
kan secara putih. Apa yang men-
jadi kehendak rakyat haruslah di -
serap dan diwujudkan se cara te -
pat. Ketika publik menolak terha-
dap gagasan kolam re nang, maka
DPR sejatinya harus ikut pada apa
yang menjadi ke hen dak publik
pa da umumnya. Karena itulah di -
mensi struktural dari hakikat ba -
gai mana menjadi seorang anggota
dewan yang mumpuni.
OPINI Senin, 17 Januari 2011
11
Atasi peredaran
senjata ilegal
P
ada Desember, pemerintahan Obama
mem berikan sinyal untuk menyelesaikan
masalah peredaran senjata ilegal dan kartel
obat-obatan terlarang di Meksiko.
Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api dan
Bahan Peledak (ATF) mengumumkan telah
melakukan pelacakan peredaran persenjataan
dengan meminta instansi terkait yang membe-
rikan izin kepada 8.000 toko yang menjual
senjata di sekitar perbatasan untuk melapor-
kan setiap pembelian oleh individu dalam
jum lah yang besar.
Total angka kematian di
Meksiko akibat kartel obat
terlarang mencapai 30.000
orang pada tahun lalu dan
sebagian besar di antaranya
meninggal akibat baku
tem bak antarkelompok.
Hampir separuh dari total senjata yang ber -
edar di Meksiko diperoleh dari Texas, Arizona,
Meksiko dan California, empat wilayah terse-
but berada di bawah pengawasan ATF.
Untuk memberantas mafia kartel obat terla-
rang dan jual beli senjata tersebut, biro itu te -
ngah mengajukan penambahan anggaran ke -
pada pemerintah dan berharap segera disetu-
jui.
• International Herald Tribune, 15 Januari
Perombakan
kabinet
P
erdana Menteri Naoto Kan pada Jumat te -
lah merombak kabinetnya, hampir sepa-
ruh diganti. Keputusan pergantian menteri itu
ti dak biasa dilakukan pada saat para menteri
te ngah menyusun anggaran sebelum diajukan
ke parlemen.
Pergantian kabinet tersebut tentunya akan me -
nyulitkan Kan ke depan, karena dia harus mam -
pu membangun kembali kabinet yang baru.
Di tengah pergantian kabinet tersebut ter-
jadi pro dan kontra terhadap keputusan terse-
but. Partai oposisi, Partai Demokrat Liberal
dan Komeito Baru meragukan efektivitas pe -
rom bakan kabinet tersebut dalam memperbai-
ki keadaan ekonomi Jepang.
Dapatkah Perdana Menteri Kan memilih
menteri-menteri yang berkinerja baik di
tengah keputusan yang tidak biasa? Kan
memiliki kompetensi untuk memutuskannya.
• The Asahi Shimbun, 14 Januari
TAJUK
TAMU
Kritik, saran, dan komentar bisa disampaikan melalui surat ke redaksi Bisnis Indonesia atau e-mail: redaksi@bisnis.co.id

VERBATIM

Setiap artikel yang dikirim ke redaksi hendaknya diketik dengan spasi ganda maksimal 5.000 karakter,
disertai riwayat hidup (curriculum vitae) singkat tentang diri penulis. Artikel yang masuk merupakan
hak redaksi Bisnis Indonesia dan dapat diterbitkan di media lain yang tergabung dalam Jaringan Infor-
masi Bisnis Indonesia (JIBI). Apabila lebih dari 1 minggu artikel yang diterima belum diterbitkan tanpa
pemberitahuan lain dari redaksi, penulis berhak meng i rimkannya ke media lain. Setiap tulisan yang
dimuat merupakan pendapat pribadi penulis.
PEMBACA MENULIS
Surat-surat harus dilengkapi dengan identitas pribadi
Bongkar tuntas
mafia pajak!
P
erkembangan kasus Gayus Tambunan me -
masuki babak menentukan—setelah sem-
pat membuat banyak orang skeptis—me -
nyusul seruan Presiden Susilo Bambang Yudho-
yono supaya lembaga-lembaga penegak hukum
bersinergi menuntaskan kasus mafia pajak skala
raksasa itu.
Maka Kepolisian, Kejaksaan Agung, Pusat Pe -
laporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Satuan
Tugas Pemberantasan Mafia Hukum, Komisi
Pem berantasan Korupsi, dan Komisi Yudisial ber-
sinergi untuk, meminjam istilah yang digunakan
koran ini, mengepung Gayus.
Langkah koordinasi lembaga-lembaga pene-
gak hukum itu patut mendapatkan acungan
jempol, walau agak terlambat. Seandainya Pre-
siden bersikap tegas jauh sebelumnya, Gayus
tak akan pu nya kesempatan bolak balik me -
ninggalkan ta han an untuk pelesir di dalam
maupun luar negeri, mempermalukan wajah
hukum di negeri ini.
Sampai sekarang pun kita tak pernah tahu be -
rapa persisnya harta eks pegawai pajak ini. Polisi
menyatakan sudah menyita, tetapi buktinya Ga -
yus masih punya begitu banyak uang untuk me -
lakukan perjalanan ke luar negeri, membuat pas -
por asli tapi palsu senilai hampir 1 miliar rupiah.
Bukan tak mungkin pelesiran
ke Singapura, Kuala Lum pur,
dan Macau itu bertujuan me -
nyelamatkan harta karun hasil
korupsinya.
Memang banyak tanda
tanya muncul menyangkut
pemeriksaan ka sus Gayus oleh Kepolisian sela-
ma ini, tetapi Presiden berhak menuntut Kepo-
lisian tidak me nutup-nutupi apa pun lagi mulai
sekarang, koope ratif bekerja sama dengan lem-
baga penegak hukum lainnya, dan transparan
termasuk meng ungkap kasus rekening gendut
se jumlah jende ral polisi yang konon menerima
su ap dari Gayus.
Semoga tidak ada lagi penegak hukum yang
silau oleh sogokan Gayus and the gang, yakni
pihak-pihak yang punya kepentingan menghenti-
kan penyelidikan kasus tersebut. Ratusan perusa-
haan disebut-sebut menyogok Gayus terkait per -
kara pajak, termasuk perusahaan besar yang ter-
afiliasi dengan tokoh politik terkemuka di ne geri
ini.
Memang urusan Gayus bukan persoalan mu -
dah. Lihat saja, di tengah gencarnya tekanan un -
tuk membongkar mafia pajak, para politisi di Se -
nayan bicara tentang kemungkinan pemakzulan
presiden. Tampaknya ini peringatan politik bagi
Yudhoyono.
Hanya dengan sikap tegas dan tidak pandang
bulu, seandainya pun kasus Gayus ini melibat-
kan orang-orang dekat Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono dapat memperoleh kembali keperca-
yaan rakyat terkait niatnya yang sungguh-sung-
guh dalam memberantas korupsi sampai ke akar-
akar nya.
Jangan sampai, sekali lagi, Presiden dianggap
omdo alias (beraninya) ngomong doang. Jika
Presiden bekerja dengan hati bersih dan niat
tulus, niscaya rakyat dapat merasakan dan akan
senantiasa berdiri di belakang pemimpinnya.
Maju terus, bongkar mafia pajak, Pak Pre siden!
TAJUK
UTAMA
Jangan resahkan rakyat
dengan isu kenaikan TDL
Rakyat Indonesia tengah menghadapi
per masalahan dengan naiknya harga pa -
ngan. Ironis memang ketika kita disebut
sebagai negara agraris tetapi mengalami
kondisi harga pangan yang melonjak tajam.
Kondisi iklim dan cuaca yang buruk
tidak hanya melanda Indonesia, tetapi
juga negara-negara di belahan dunia.
Akibatnya, sejumlah harga pangan
melambung. Harga beras naik, harga
cabai dengan cepat hingga mencapai
Rp100.000 per kilogram.
Tidak hanya cuaca buruk, kenaikan
harga minyak dunia juga ikut memperpa -
rah kondisi ekonomi global, diperkirakan
harga minyak mencapai US$ 100 per barel.
Dengan kenaikan harga minyak dunia
ter sebut secara otomatis akan mengganggu
semua aspek ekonomi. Namun, saya yakin
pemerintah bisa mengatasinya dengan
pe ngalaman yang pernah dilalui dalam
mengantisipasi kenaikan harga minyak
dunia terdahulu.
Saat ini, kondisi masyarakat sangat terje-
pit. Pada kondisi itu, kemudian muncul
kembali isu tentang kenaikan TDL (tarif
dasar listrik). Memang dengan naiknya
minyak dunia bisa dijadikan alasan untuk
mewacanakan kenaikan tarif listrik, tetapi
kalau dinaikkan maka kondisi rakyat akan
semakin terjepit.
Menurut saya, kenaikan tarif listrik tidak
bisa seenaknya dilakukan, berbeda dengan
kenaikan harga pangan yang disebabkan
oleh faktor cuaca yang tidak bisa dikenda-
likan tetapi hanya bisa diantisipasi saja.
Kenaikan tarif listrik haruslah melalui
mekanisme yang panjang, pemerintah
harus berkonsultasi dulu dengan DPR di
komisi VII, dan saya yakin pemerintah dan
DPR bisa melihat dan mendengar jeritan
rakyat Indonesia yang sedang mengalami
kegelisahan dengan naiknya harga pangan.
Namun, beberapa hari lalu saya baca di
beberapa media massa ada pernyataan dari
pemerintah melalui Menko Perekonomian
Hatta Rajasa bahwa kenaikan tarif listrik
hanya isu saja, belum ada pembicaraan
mengenai kenaikan tarif tersebut, karena
tidak mudah menaikkan tarif listrik apalagi
dengan kondisi rakyat yang sedang susah.
Untuk itu saya berharap kepada segelin-
tiran orang atau kelompok jangan meresah-
kan rakyat yang sedang terjepit dengan
kenaikan harga pangan kemudian ditam-
bah lagi isu naiknya tarif dasar listrik yang
membuat rakyat semakin resah.

Syawaludin
Taman Kedoya Baru Blok G4/50
Jakarta

Bank Dunia puji ekonomi
Indonesia
Komentar ekonom senior Bank Dunia
untuk Indonesia, Enrique Blanco Armas
dalam pengantar laporan Indonesia
Economic Quarterly menyanjung arus mo -
dal yang masuk. Selama Juni dan Agustus
2010, mencapai US$7,3 miliar masuk ke
Indonesia.
Dengan arus modal ini, diharapkan bisa
membantu potensi pertumbuhan Indonesia
serta mendukung perbaikan taraf hidup
seluruh penduduk. Bank Dunia memperki-
rakan perekonomian Indonesia akan terus
menguat meski laporan ekonomi triwulan
pertama 2010 menyatakan keadaan pasar
dunia sedang tidak menentu.
Gejolak baru dalam kondisi keuangan
dunia dan ketidakpastian terhadap pan-
dangan ekonomi yang berkembang telah
membuat ekonomi Indonesia menjadi di
atas 7% pada pertengahan dekade, dengan
catatan dipenuhinya agenda reformasi
ambisius yang tertera dalam RPJMN 2010-
2014.
Meningkatnya kepercayaan investor
asing harus dipertahankan. Oleh sebab itu,
pemerintah harus menerapkan kebijakan
yang membuat investor menjadi nyaman.
Terkait dengan kebijakan yang sedang
dirancang pemerintah untuk memberikan
bebas pajak kepada capital inflow investasi
asing yang masuk ke Indonesia adalah
sebuah langkah yang harus disambut
secara positif.
Pemerintah juga berkomitmen untuk
meningkatkan investasi ke wilayah di
luar pulau Jawa yang ditujukan sebagai
pemerataan pembangunan serta mem-
perkenalkan wilayah Indonesia di luar
Jawa karena ada reaksi positif dari inves-
tor luar terhadap potensi pengembangan
wilayah luar Jawa.
Pertumbuhan ekonomi pada 2011 diper-
kirakan lebih tinggi dibandingkan tahun ini
dengan proyeksi optimistis sebesar 6,6%
dan proyeksi pesimistis 6,3%. Pertumbuhan
ekonomi tahun 2011 tidak hanya didorong
oleh sektor konsumsi, tetapi juga ada
peningkatan dari sisi kontribusi investasi.
Sebagai bangsa Indonesia, kita harus
bangga bahwa di tengah krisis global,
kita dianggap sebagai negara yang tang-
guh dan selalu lepas dari jerat krisis,
upaya kerja sama antara pemerintah dan
rakyat harus dikedepankan untuk kema-
juan bangsa.

Novi indriyanti
Jl. Abdul Rahman III
Jakarta
“Masih kajian
alternatif.”
Menteri Keuangan
Agus Martowardojo tentang
Utang pengganti transfer
daerah dimatangkan.
“Kami minta
diperpanjang.”
Menteri Perindustrian
M.S Hidayat tentang
Industri minta tambah
subsidi listrik.
Kolam renang dan
pragmatisme politik DPR
Pemimpin Umum: Dr. H. Sukamdani S. Gitosardjono. Wakil Pemimpin Umum: Ahmad Djauhar. Pemimpin Perusahaan: Soebronto Laras. Wakil Pemimpin Perusahaan: Haryadi B. Sukamdani.
Pemimpin Redaksi: Arief Budisusilo. Wakil Pemimpin Redaksi: Linda Tangdialla. Sekretaris Redaksi: M. Syahran W. Lubis. Redaktur Pelaksana: Abraham Runga Mali, Chamdan Purwoko, Gung
Panggodo Supryanto, Inria Zulfikar, Neneng Herbawati. Redaktur: Aprilian Hermawan, Budi Prakarsa, Djony Edward, Eries Adlin, Firman Hidranto, Firman Wibowo, Hery Lazuardi, Hery Trianto,
Ismail Fahmi, Lahyanto Nadie, Martin Sihombing, M. Rochmad Purboyo, M. Sar wani, M. Yunan Hilmi, Nono Budiono, Rustam Agus, Setyardi Widodo, Sutarno, Suwantin Oemar, Wisnu Wijaya,
Zufrizal. Tim Pengembangan Redaksi: Adhitya Noviardi, Y. Bayu Widagdo. Manajer Sekretariat Redaksi: Indyah Sutriningrum. Asisten Redaktur: Algooth Putranto, Andry T. Kurniady, Aprika Rani Hernanda, Arif Pitoyo, Bambang
Supriyanto, Bastanul Siregar, Elsya Refianti, Erna Sari Ulina Girsang, Fahmi Achmad, Gajah Kusumo, Junaidi Halik, Lutfi Zaenudin, Moh. Fatkhul Maskur, Muhammad Munir Haikal, Rahayuningsih, Sylviana Pravita R.K.N., Taufik
Wisastra, Tomy Sasangka, Tri Dirgantara Pamenan, Yayan Indrayana, Yeni H. Simanjuntak, Yusran Yunus. Staf Redaksi: Achmad Aris, Afriyanto, Agust Supriadi, Anugerah Perkasa, Arif Gunawan Sulistiyono, Asep Dadan Muhanda,
Bambang P. Jatmiko, Berliana Elisabeth, Dewi Astuti, Diena Les tari, Elvani Harifaningsih, Erwin Tambunan, Fajar Sidik, Fita Indah Maulani, Hendri T. Asworo, Herry Suhendra, Hendra Wibawa, Hilda Sabri Sulis tyo, Irsad, Irvin Avriano,
John A. Oktaveri, Lin da Teti Silitonga, Maria Yuliana B., Mia Chitra Dinisari, M. Tahir Saleh, Mulia Ginting Munthe, Nana Oktavia Musliana, Nurbaiti, Nurudin Abdullah, Rahmayulis Saleh, Ratna Ariyanti, Raydion, Reni Efita Hendry, R.
Fitriana, Roni Yunianto, Rudi Ariffianto, Sepudin, Siti Munawaroh, Theresia Diyah Wulandari, Tularji, Yusuf Waluyo Jati. Perwakilan: Bandung: Asep Mh. Mulyana (Manajer), Hil man Hidayat (Asisten Redaktur), Muhammad Sufyan.
Makassar: M. Noor Korompot (Manajer), Kwan Men Yon (Asisten Redaktur). Medan: Melvin A. Sebayang (Manajer), Master Sihotang. Semarang: Edy Barlianto (Manajer), Endot Brilliantono, Rahmat Sujianto. Surabaya: Galih Prakoso
(Manajer), Samantha Ardiansyah (Asisten Manajer Pemasaran), Marlina A. Jobs (Asisten Redaktur), Bambang Sutedjo (Koordinator Malang), Dwi Wahyuni, Wahyu Darmawan. Batam & Pekanbaru: Suyono Saputra (Manajer). Foto:
Dedi Gunawan, Endang Muchtar, Kelik Taryono, Yayus Yuswoprihanto. Artistik: Adi Purdiyanto, Tutun Purnama.
Ekonom/ Kepala Bisnis Indonesia Intelligence Unit: Rofikoh Rokhim.
Manajer Produksi: Andri Trisuda. Manajer Media Digital: Deriz Syahpatria Syarief. Penerbit: PT Jurnalindo Aksara Grafika, Direksi: Lulu Terianto (Direktur Utama), Ahmad Djauhar, Endy Subiantoro, Alamat Kan tor: Wisma Bisnis
Indonesia, Lt. 5-8, Jl. KH Mas Mansyur No. 12A, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10220. Telepon: (021) 57901023 (hunting). Faks. redaksi: (021) 57901025, Pemasaran: (021) 57901024. Perusahaan: (021) 57901028.
Rekening bank: PT Jurnalindo Aksara Grafika, BCA cab. Wisma Asia 084-303.757-4; PT Jurnalindo Ak sara Grafika, Bank Mandiri cab. Wisma Bisnis Indonesia 121-009.009999-9; PT Jurnalindo Aksara Grafika, Bank BNI ($) cab.
Kramat 10528868. Kantor Perwakilan: Jawa Timur, Jl. Opak No. 01 Surabaya, Tel. (031) 5670748, Fax. (031) 5675853. Malang, Pertokoan Sarangan Jl. Sarangan No. 1 a Malang, Telp. (0341) 402727, (0341) 480630, Fax (0341)
402728. Denpasar Jl. Suli No. 119 Blok B-3 Denpasar 80233 Telp. 0361-7446604, Fax. (0361) 261067. Jawa Tengah, Jl. Sompok Ba ru No. 79 Semarang, Telp. (024) 8442852, Fax. (024) 8454527. Ja wa Ba rat, Jl. Buah Batu No. 46B,
Bandung 40261 Telp. (022) 7321627, 7321637, 7321698, Fax (022) 7321680. Sumatra Utara, Kompleks Istana Bisnis Center, Medan Maimun Jl. Brigjend. Katamso No. 6, Me dan, Telp. (061) 4554121/4553035 Fax: (061) 4553042.
Riau, Jl. Pepaya No. 42, P. Karam Sukajadi, Pekanbaru 28127. Telp. (0761) 7048307, Fax (0761) 40335. Batam, Kompleks Ruko Mahkota Raya Blok C No.8 Batam Centre - Batam Telp: (0778) 748 3156 / Fax (0778) 748 3154, Indonesia
Ti mur, Jl. Metro Tanjung Bunga Mall GTC Makassar GA-9 No. 16, Telp: (0411) 8114203 Fax: (0411) 8114253. Balikpapan, Balikpapan Superblock, Jl. Jend. Sudirman Stal Kuda Blok A/18, Balikpapan Telp. (0542) 7213507, Fax. (0542)
7213508. Har ga langganan: P. Jawa Rp117.000/bulan, luar Jawa Rp117.000/bulan. Tarif iklan: Dis play Rp35.000/mm kolom, ber warna Rp52.000/mm kolom, iklan laporan keuangan Rp21.000/mm kolom, berwarna Rp34.000/mm
kolom, baris Rp19.000/mini mum 3 baris. ISSN 0215-2045. Surat izin: SK Menpen No; 017/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985, 4 Desember 1985, Anggota SPS No. 116/1985/11/A/2002, terbit 7 kali seminggu.
Wartawan Bisnis Indonesia selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima atau meminta imbalan apa pun dari nara sumber berkait an dengan pemberitaan.
Wakil rakyat abai pada dimensi aspirasi
BISNIS/ADI PURDIYANTO
Isi di luar tanggung jawab percetakan PTAksara Grafika Pratama
Varia
Senin, 17 Januari 2011 12
KRONIKA
Malik mundur dari pencalonan
SURABAYA: Abdul Malik Haramain menya-
takan mengundurkan diri dari pencalonan
Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor dalam
Kongres ke-14 di Asrama Haji Sukolilo, Sura-
baya.
“Saya mundur karena mendapat amanah
dari orang tua,” kata Malik kepada wartawan
kemarin.
Malik mengaku tidak ada alasan lain ter-
kait pengunduran dirinya itu. Dia membantah
mundur karena ada tekanan dari partainya,
PKB, yang lebih memilih mendukung Marwan
Jakfar yang juga Ketua Fraksi PKB DPR.
“Sampai sekarang PKB masih mempersi-
lakan saya maju. Tidak ada tekanan dari PKB
untuk menghentikan saya,” katanya.
Dia juga menolak disebut takut kalah jika
terus mengikuti persaingan perebutan Ketua
Umum Ansor, apalagi berembus isu tak
sedap kongres diwarnai politik uang. (ANTARA)
Banjir tewaskan 610 orang
RIO DE JANEIRO: Tanah longsor dan banjir
yang memorakporandakan wilayah pegu-
nungan di dekat Rio de Janeiro, Brasil, telah
menewaskan lebih dari 610 orang.
Sebanyak 14.000 orang ditolong oleh pe-
tugas pertolongan atau kehilangan rumah
mereka di daerah kota kecil Serrana, yang
paling parah diterjang bencana tersebut dan
berada sekitar 100 kilometer dari pantai Rio,
menurut perkiraan petugas pertahanan sipil
pada akhir pekan.
Ribuan orang di daerah indah itu, yang ter-
kenal sebagai wilayah Serrana, terkucil aki-
bat air banjir dan hubungan telepon serta
pasokan listrik putus.
Kota kecil yang juga paling parah dilanda
banjir dan tanah longsor adalah Nova Fribur-
go, tempat 274 orang tewas. Kota Tereso-
polis, yang berdekatan, telah kehilangan 263
warga, 55 tewas di Petropolis dan 18 lagi
tewas di Sumidouro, kata para pejabat.
Hujan lebat mengakibatkan air dari satu
sungai menjebol beberapa tanggulnya.
(ANTARA/REUTERS)
PDIP gelar rapat di Batam
BATAM: Partai Demokrasi Indonesia Per-
juangan berencana mengadakan Rapat Pim-
pinan Nasional di Batam pada akhir Januari
2011.
“Batam akan menjadi tuan rumah Rapim-
nas PDIP," kata Sekretaris Dewan Pimpinan
Daerah PDIP Kepulauan Riau Lis Darman-
syah kemarin.
Dia mengatakan Rapimnas di Batam, 28-
30 Januari 2011 akan dihadiri Ketua Umum
PDIP Megawati Soekarnoputri dan jajaran
kepengurusan PDIP tingkat provinsi seluruh
Indonesia.
Rapimnas, kata dia, akan membahas sikap
politik PDIP, rencana pemenangan dalam Pe-
milu 2014 dan konsolidasi program partai ke
seluruh pengurus partai di daerah.
Selain itu, Rapimnas juga akan menggu-
lirkan wacana profil yang akan diusung men-
jadi presiden pada Pemilu Presiden 2014.
(ANTARA)
Pengambilan data
WP kasus Gayus
dipertanyakan
Kemenkeu harus beri data serupa ke KPK
OLEH ANUGERAH PERKASA
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pengambilan data
wajib pajak (WP) oleh Mabes
Polri terkait dengan penyidikan
kasus dugaan korupsi oleh
Gayus HP Tambunan diper-
tanyakan.
Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho
mengatakan langkah pengambilan data
WP di Kementerian Keuangan pekan lalu
menjadi aneh dan dicurigai.
Pasalnya, kepolisian tidak melakukan
hal tersebut sejak awal penanganan kasus
mantan pegawai Ditjen Pajak itu. Saat itu,
dia mengaku yang bersangkutan 'mem-
bereskan' pajak sejumlah perusahaan.
“Mengapa hal itu tak dilakukan sejak
dahulu dalam penanganan kasus Gayus?
Ini menjadi langkah yang aneh, karena
dalam dakwaan Gayus pun, hanya ada
satu perusahaan yang diduga terlibat," ujar
Emerson kepada pers kemarin.
Menurut dia, ada dugaan
besar konflik kepentingan
untuk melindungi para per-
wira kepolisian dan juga
perusahaan yang ditangani
oleh Gayus. Oleh karena
itu, sambung Emerson, se-
baiknya pihak penyuap da-
lam hal ini ditangani KPK.
Pekan lalu, penyidik Mabes Polri men-
datangi kantor Kementerian Keuangan un-
tuk memperoleh data WP terkait dengan
kasus dugaan korupsi Gayus. Dalam pem-
beritaan disebutkan terdapat sekitar 149-
151 perusahaan yang diduga terlibat dan
telah diperoleh datanya oleh kepolisian.
“Kementerian Keuangan harus mem-
berikan data serupa kepada KPK. Publik
sudah tidak mempercayai penanganan
kasus Gayus kepada kepolisian. KPK juga
dituntut lebih cepat bergerak menangani
kasus Gayus,” ujar Emerson.
Dia menuturkan kepercayaan publik
telah luntur dalam hal ini karena sejumlah
perwira kepolisian tidak dijerat dalam
kasus ini yakni mantan Direktur Ekonomi
Khusus Mabes Polri Brigjen Pol. Edmon
Ilyas dan mantan Direktur II Ekonomi
Khusus Brigjen Pol. Raza Erisman.
Oleh karena itu, sambung Emerson, KPK
harus bergerak cepat menangani kasus du-
gaan korupsi Gayus dari pihak pemberi
suap.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch
(IPW) Neta S. Pane mengatakan KPK dapat
memanggil mantan Kapolri Jenderal (Purn)
Bambang Hendarso Danuri dan Ketua
Komisi III DPR Benny K. Harman terkait
dengan pernyataannya soal kasus Gayus.
Menurut dia, keduanya harus bisa men-
jelaskan apa yang dimaksud dalam per-
nyataan 'jika kasus Gayus dibongkar se-
mua, akan menggoncang republik.'
“Mereka harus menjelaskan siapa saja
yang dimaksud [dan terlibat] dalam kasus
Gayus. Pernyataan itu adalah pembodoh-
an publik untuk menutup-nutupi pihak
tertentu. Ini membuat Polri semakin terke-
san tak profesional,” ujar Neta.
Menurut dia, ketidakprofesionalan Polri
dilihat dari tidak tersentuhnya para jende-
ral yang dapat membuka rekening Gayus,
belum disitanya paspor fiktif Gayus beserta
istrinya yang menyebabkan pelarian Gayus
tidak kunjung diungkap.
Namun Kapolri baru Jenderal Pol. Timur
Pradopo mengatakan pekan lalu bahwa pi-
haknya tetap akan menangani kasus Ga-
yus. Pihaknya membuka koordinasi de-
ngan aparat penegak hukum.
Juru Bicara KPK Johan Budi SP menu-
turkan pihaknya akan ber-
koordinasi dengan kepolisi-
an terkait dengan data WP
yang diduga terlibat dalam
kasus Gayus.
Simpang-siur
Pada perkembangan lain,
Menkum dan HAM Patrialis
Akbar mengatakan keberadaan paspor
dengan nama Sony Laksono yang digu-
nakan terdakwa Gayus ke luar negeri
masih simpang-siur.
“Kami masih melakukan pendalaman.
Paspor belum kita ketahui di mana,” kata
Menkum HAM Patrialis Akbar yang di-
dampingi Kabareskrim Mabes Polri Kom-
jen Ito Sumardi akhir pekan lalu seperti
dikutip Antara.
Dia menjelaskan dirinya tidak meme-
gang paspor tersebut. Gambar paspor atas
nama Sony Laksono yang dikeluarkan Se-
kretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hu-
kum Denny Indrayana di Twitter hanya
foto kopi dari paspor palsu tersebut.
“Paspor itu saya dapat foto kopi saja dari
yang beredar. [Diberikan pada Satgas kare-
na] Saya bertanggung jawab untuk me-
nyampaikan informasi hukum kepada Sat-
gas,” ujar Patrialis.
Paspor yang digunakan Gayus diketahui
menggunakan blanko paspor asli milik Mar-
gareta, 5, tetapi data pemegang paspor di da-
lamnya palsu. (anugerah.perkasa@bisnis.co.id)
BISNIS
BERTEMU PM JEPANG: Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (kedua kiri) di-
dampingi Dubes Indonesia untuk Jepang M. Lutfi (kiri) berbincang dengan Perdana Menteri
Jepang Naoto Kan di Jepang, pekan lalu. Selama kunjungan kerja 2 hari tersebut, Menhan
memberikan ceramah kepada perwira Indonesia yang sedang melakukan studi di National
Defense Academy Japan. Dia juga meresmikan patung Jenderal Sudirman di Kementerian
Pertahanan sebagai simbol kerja sama awal di bidang pertahanan Indonesia—Jepang.
PLTA Asahan tak penuhi
standar audit lingkungan
OLEH JOHN ANDHI OKTAVERI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Setgab Lingkungan DPR
meminta Presiden Susilo Bambang Yu-
dhoyono menangguhkan peresmian pro-
yek PLTA Asahan I karena dinilai belum
memenuhi standar audit lingkungan.
Anggota Setgab Lingkungan DPR Dar-
yatmo Mardiyanto mengatakan penang-
guhan itu perlu dilakukan agar tidak
membawa dampak lingkungan yang
lebih buruk pada masa datang.
Menurut dia, proyek pembangkit lis-
trik berkapasitas 2 x 90 megawatt itu me-
langgar UU Lingkungan akibat belum
memenuhi audit lingkungan meski pro-
yeknya telah menghasilkan listrik.
“Kami meminta dilakukan dulu pe-
nundaan peresmian PLTA Asahan I oleh
Presiden SBY sampai lolos audit ling-
kungan,” ujar sekretariat yang beranggo-
takan 16 orang dari lintas fraksi DPR itu.
Menurut rencana, Presiden akan me-
resmikan proyek itu besok di samping
peresmian sejumlah proyek infrastruktur
lainnya di Sumatra Utara.
Daryatmo mengatakan tindak pelang-
garan undang-undang lingkungan terse-
but merupakan pertaruhan jangka pan-
jang khusus bagi masyarakat yang ber-
ada di sekitar proyek tersebut.
PLTA Asahan I merupakan hasil kerja
sama antara investor dari China Huadian
Corporation dan PT Pembangkitan Jawa
Bali (PJB) yang berlokasi di Kecamatan
Parmaksian, Kabupaten Toba Samosir,
Sumatra Utara.
“Insturmen yang kita punyai adalah
pelaksanaan Undang-Undang Lingkung-
an Hidup. Jadi pelaksanaan UU itu juga
jadi taruhan,” katanya.
Daryatmo mengemukakan selain beri-
siko tinggi atas lingkungan, pelaksanaan
proyek yang tidak memenuhi audit ling-
kungan bisa diajukan ke aparat keaman-
an sebagai bentuk tindak pidana.
“Panitia Kerja (Panja) Komisi VII di
DPR sudah mencapai kemajuan dan
mulai membahas kemungkinan tindak
pidana atas pelanggaran Undang-Undang
Lingkungan Hidup tersebut.”
Tidak tertutup kemungkinan Panja
Lingkungan di DPR akan membahas ke-
mungkinan adanya keterlibatan anggota
DPR dalam mempermudah penyelesaian
proyek pembangkit listrik tersebut.
“Panja akan melihat sejauh mana
penyimpangan atas Undang-undang, ka-
lau diperlukan mereka harus siap di-
panggil kalau pekerjaan itu mengindika-
sikan penyimpangan melalui pemba-
haan di tingkat publik di Komisi DPR.”
Pada saat Komisi VII DPR mengunjun-
gi proyek itu pertengahan tahun lalu,
ternyata PLTA tersebut juga tidak memi-
liki dokumen Analisis Mengenai Dam-
pak Lingkungan (Amdal).
Proyek itu hanya mempunyai doku-
men Upaya Pengelolaan Lingkungan/
Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/
UPL) tahun 2006.
AAI protes Saudi kasus Sumiati
OLEH SUTAN ERIES ADLIN
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Asosiasi Advokat In-
donesia melayangkan protes keras
kepada Pemerintah Arab Saudi ka-
rena pengadilan di sana menghu-
kum ringan majikan Sumiati, te-
naga kerja Indonesia (TKI), hanya
dengan 3 tahun penjara.
Humphrey Djemat, Ketua Umum
AAI, menegaskan bahwa hukum-
an 3 tahun penjara yang dijatuh-
kan kepada warga negara Saudi
penyiksa Sumiati,TKI asal Dompu,
Nusa Tenggara Barat, terlalu ringan
yang pasti tidak menimbulkan efek
jera.
“Hukuman 3 tahun penjara itu
tidak akan menimbulkan efek jera
bagi warga Arab Saudi untuk tak
menyiksa TKI lagi,” tandas Hum-
phrey dalam siaran persnya kepada
Bisnis baru-baru ini.
Menurut Humphrey, Pemerintah
Saudi tidak bisa berdalih tak bisa
mempengaruhi pengadilan di sana.
"Itu hanya alasan belaka. Arab
Saudi itu berbentuk negara mo-
narki. Sistem monarki seperti itu
sangat memungkinkan pemerin-
tahnya melakukan intervensi ter-
hadap pengadilan.”
Ketua Umum AAI itu juga men-
desak agar Pemerintah Indonesia
bersikap tegas. “Jangan hanya
mendesak agar advokat pembela
Sumiati di sana untuk mengajukan
banding. Itu hanya tindakan prose-
dural belaka, harus lebih dari itu.”
Humphrey menegaskan AAI
siap membela Sumiati secara lang-
sung di Saudi. “Kami tetap ber-
tekad bakal membela Sumiati yang
sudah disiksa di negeri orang,”
katanya.
Majikan Sumiati itu, kata Hum-
phrey lagi, sudah melakukan pe-
nyiksaan sangat berat. “Penyiksa-
an seperti itu sudah tergolong me-
langgar tindak pidana berat, jadi
sangat tak memenuhi rasa keadil-
an apabila hanya dihukum 3 tahun
penjara,” tegas Humphrey.
Sebelumnya AAI sudah menan-
datangani nota kesepahaman de-
ngan Badan Nasional Penempatan
dan Perlindungan TKI (BNP2TKI)
dalam melakukan pembelaan se-
cara cuma-cuma kepada para TKI
yang disiksa di luar negeri.
“AAI tetap berkomitmen membe-
rikan bantuan hukum cuma-cuma
kepada TKI yang disiksa di negeri
orang. Sudah saatnya advokat In-
donesia turun langsung membela
warga Indonesia yang disiksa,”
tutur Humphrey.
Selain memberi bantuan hukum
cuma-cuma kepada Sumiati dan
keluarganya, AAI juga menjadi
kuasa hukum keluarga Kikim Ko-
malasari, TKI yang ditemukan
tewas di Arab Saudi.
“AAI akan terus mengawal dan
membela TKI yang disiksa di ne-
geri orang, kita akan memberikan
pembelaan maksimal hinggal TKI
mendapat perlindungan hukum,”
tegas Humphrey.
Sebelumnya, Menakertrans Mu-
haimin Iskandar menyatakan akan
mengajukan banding terhadap
Pengadilan Saudi yang hanya
menghukum 3 tahun bagi peng-
aniaya Sumiati.
“Hasil vonis mengenai kasus
Sumiati ini sangat mengecewakan
kita, tapi hal itu bisa menjadi pem-
belajaran bagi pengacara nasional,
karena itu kita masih melihat gu-
gatan hukum yang belum diberi-
kan,” katanya di sela-sela kunjung-
an kerja ke desa TKI di Kabupaten
Malang, Jawa Timur, pada Jumat
seperti dikuti Antara.
Menurut Muhaimin, kekecewa-
an terhadap hasil vonis kasus
Sumiati yang tidak adil itu tidak
hanya dirasakan oleh dirinya, na-
mun Dubes Indonesia untuk Arab
Saudi dan Menlu Marty Natalega-
wa juga merasakan hal yang sama.
Untuk itu, pihaknya akan berko-
ordinasi guna mengajukan ban-
ding dan upaya itu akan dilakukan
Dubes Indonesia untuk Saudi yang
berada di bawah kewenangan
Menlu.
"Nanti kita koordinasikan de-
ngan duta besar dan di bawah ko-
mando Menlu," katanya.
SOS tidak percayai
pengelolaan dana PSSI
OLEH ANUGERAH PERKASA
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Komunitas pecinta sepak
bola Save Our Soccer (SOS) tidak mem-
percayai pertanggungjawaban pengelo-
laan dana PSSI karena dinilai tidak mem-
berikan informasi sebenarnya kepada
publik.
Mantan manajer Tim Nasional IGK
Manila mengatakan walaupun pengelo-
laan dana itu sudah dilaporkan melalui
kongres PSSI, pihaknya tetap memperta-
nyakan apakah pertanggungjawaban me-
ngenai dana itu benar adanya. Menurut
dia, banyak hal yang tidak disampaikan
secara transparan oleh pengurus PSSI.
“Misalnya saja, bagaimana pengelo-
laan dana tiket Asian Football Federation
Cup atau pertandingan lainnya, serta dana
dari APBN? Apakah penggunaannya su-
dah benar dan disampaikan secara trans-
paran?” ujar Manila dalam diskusi ten-
tang dugaan korupsi dan sepak bola
baru-baru ini.
Menurut dia, publik saat ini menuntut
bagaimana pemberian dana kepada PSSI
terkait dengan minimnya prestasi sepak
bola nasional. Manila menuturkan hal
itu ditandai dengan banyaknya uang ne-
gara yang masuk melalui PSSI, namun
tidak berpengaruh siginifikan terhadap
prestasi dan pembinaan sepak bola na-
sional.
Oleh karena itu, katanya, sudah saat-
nya BPK maupun KPK masuk ke PSSI
terkait dengan pengelolaan dana terse-
but. Dia sendiri mencurigai adanya duga-
an korupsi di tubuh organisasi pengelola
sepak bola nasional tersebut.
Peneliti Divisi Korupsi Politik ICW
Abdullah Dahlan mendesak pemerintah
agar tidak lagi memberikan dana kepada
klub sepak bola di seluruh daerah me-
lalui APBD. Hal tersebut didasari oleh
pengalaman yang terjadi yakni menjadi
ajang politisasi pejabat daerah.
Menurut dia, sedikitnya ada empat
modus pemberian dana APBD kepada
klub sepak bola di daerah, yakni bantu-
an sosial, pemberian hibah, disisipkan
melalui dana Satuan Kerja Perangkat
Daerah serta penyertaan modal. Abdul-
lah mendesak agar KPK maupun BPK
tidak hanya masuk melalui PSSI, tapi
juga pengelolaan dana di klub daerah.
“Pengelolaan dana itu sangat minim
transparansi dan akuntabilitasnya ren-
dah. Oleh karena itu, kami meminta BPK
dan KPK untuk dapat mengaudit serta
menelusuri dugaan korupsi dalam dana
yang digunakan,” ujar Dahlan.
KPK sebelumnya mengatakan pihak-
nya akan mengkaji dana pengelolaan
sepak bola karena dugaan tidak adanya
pertanggungjawaban secara benar.
“Publik tidak
mempercayai pe-
nanganan kasus
Gayus kepada
kepolisian....”
REKOMENDASI
FINANSIAL
FINANSIAL
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
DISCLAIMER
Keputusan untuk melakukan transaksi jual, beli atau inves-
tasi sahamlainnya sepenuhnya merupakan tanggung jawab
pembaca. Perusahaan pialang yang membuat rekomendasi
sahamdan harian Bisnis Indonesia tidak bertanggung jawab
terhadap keputusan yang diambil, dengan mengacu pada
rekomendasi sahamdi kolomini. Dalammelakukan in-
vestasi, pembaca membuat penilaian independen.
Sinarmas Sekuritas
P
ada perdagangan hari ini, indeks diperki-
rakan bergerak mixed dengan kisaran
3535-3586. Arah pergerakan bursa juga
akan dipengaruhi oleh sentimen dari bursa
global. Saham-saham yang dapat diperhati-
kan TLKM, INDF dan LSIP
e-Trading Securities
P
ada hari ini kami perkirakan IHSG masih
akan bergerak mixed dengan sektor per-
bankan dan komoditas sebagai driver utama
dengan kisaran 3,530 - 3,592. Saham yang
dapat diperhatikan a.l. BRMS, INDF dan
WINS. Pada perdagangan Jumat, IHSG ditu-
tup naik tipis 4 poin (+0.12%) ke level
3,569.14.
Asing pada hari ini kembali mencatatkan
net sell sebesar Rp266 miliar, hingga IHSG
membentuk pola hammer dan ditutup tepat
di level resistance 3,569.
OLEH BASTANUL SIREGAR
Wartawan Bisnis Indonesia
Pemerintah agaknya
mengambil ‘hikmah’ dari
kisruh penetapan harga
saham IPO PT Krakatau
Steel Tbk yang terlalu
murah. Ha silnya, harga
saham IPO PT Garuda
In donesia kini ditetap-
kan pada kisaran yang
terlalu mahal.
M
enteri BUMN
Mustafa Abu-
bakar pekan
lalu menggu-
nakan kekua-
saannya untuk
menolak kisaran harga saham
IPO PT Garuda Indonesia yang
telah disepakati para penjamin
emisi, Rp630-Rp850. Akhirnya,
harga IPO saham Garuda diang-
kat ke Rp750-Rp1.100.
Manajemen Garuda yang tam-
pak happy dengan keputusan itu
menilai kisaran harga tersebut
sudah pas, tidak mahal tidak
mu rah. Mustafa juga terlihat per-
caya diri. Tak ada tanda-tanda
harga itu akan dikoreksi lagi,
seperti yang dilakukannya pada
saham IPO Krakatau.
Bagaimana dengan para seku-
ritas penjamin emisi? Sejauh ini
mereka memang tidak memberi
respons kekecewaan yang berle-
bihan. Baik PT Danareksa
Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas,
PT Bahana Securities, maupun
dari Citigroup dan UBS, masih
terlihat rileks.
Apakah Mustafa berikut seku-
ritas pelat merahnya hendak
menebus dosa penetapan harga
saham IPO Krakatau yang terlalu
murah dengan mematok terlalu
mahal harga saham IPO Garuda?
Sebelum terlalu jauh berspeku-
lasi tentang apa yang terjadi sebe-
narnya, mungkin baik kita paha-
mi dahulu kenapa harga saham
IPO maskapai penerbangan
nasional terbesar itu disebut ter-
lalu mahal. Di sini, ada paling
kurang tiga pokok argumen
yang menjelaskan.
Pertama, rasio harga saham
terhadap nilai buku Garuda
(price to book value/ PBV),
de ngan asumsi harga terendah
saja yakni Rp750, akan menca-
pai 6,11 kali. Angka ini diper-
oleh dari kapitalisasi pasar
Garuda Rp19,25 triliun dibagi
ekuitasnya, Rp3,15 triliun.
Rasio PBV yang rendah me -
nunjukkan harga saham yang
murah. Sebaliknya, rasio PBV
yang tinggi menunjukkan harga
saham yang mahal. Banyak riset
menunjukkan rata-rata emiten di
bursa memiliki PBV 2-3 kali.
PBV industri sejenis di luar
negeri saja, kutip riset terbaru
PT e-Trading Securities, 1,76 ka -
li. Meski tak se pe nuh nya tepat
karena banyak emi ten
asing itu yang kapitalisa-
si pasarnya jauh lebih
besar dari Garuda.
Kedua, rasio tingkat
pengembalian ekuitasnya
(return on equity/ ROE)
hanya 8,30%. Ni lai ROE
diperoleh dari perbanding-
an laba bersih Garuda
yang Rp195,87 miliar
dengan jumlah ekuitasnya
yang Rp3,15 triliun, yang
kemudian disetahunkan.
Rasio ini menunjukkan
ke mampuan men cetak
laba dengan mo dal yang
ada. ROE dan PBV biasa
di san dingkan karena perusahaan
dengan aset banyak seharusnya
mencetak laba banyak.
Banyak referensi menunjuk-
kan investor cenderung membeli
saham perusahaan dengan PBV
2 kali dengan ROE minimal
15%. Pilihan lainnya adalah
membeli saham emiten dengan
PBV 3 kali tapi dengan nilai ROE
lebih besar, minimal 20%.
ROE Garuda yang relatif ren-
dah yakni 8,30% dan PBV yang
relatif tinggi, dengan sendirinya
menjadikan harga saham Garuda
terlihat sangat mahal.
Ketiga, rasio harga saham ter-
hadap laba bersih per sahamnya
(price to earning/ PE) 74,20 kali.
PE diperoleh dari perbandingan
laba bersih dengan laba per sa -
ham (earning per share/ EPS).
Rasio PE menggambarkan se -
berapa banyak investor memba-
yar setiap rupiah laba bersih yang
dihasilkan. Bila nilai PE Ga ruda
disetahunkan, menjadi 98,93
kali. Ma kin tinggi EPS, makin ba -
gus kinerja saham bersangkutan.
Sebagaimana rasio PBV, PER
juga butuh pembanding, terma-
suk di sini PER rata-rata industri
penerbangan. Kembali mengutip
riset e-Trading yang menukil
data Bloomberg, rata-rata PE
untuk industri sejenis di luar
negeri tercatat 32,33 kali.
Mengecewakan
Yang menarik, tiga argumentasi
yang menunjukkan mahalnya
harga saham IPO Garuda itu
dikonfirmasi kinerjanya yang
mengecewakan. Da lam 9 bulan
pertama 2010, Garuda mencatat
pendapatan Rp12,7 triliun de -
ngan laba bersih
Rp195,87 miliar.
Pendapatan itu re -
latif besar mengingat
asetnya Rp14,22 tri-
liun. Namun, jika di -
tarik ke tahun 2005
saat pendapatan Ga -
ruda Rp12,6 triliun,
trennya ter lihat me -
nurun karena pen-
dapatannya per 2009
mencapai Rp17,9 tri-
liun, turun dari tahun
sebelumnya Rp19,3
triliun.
Penurunan yang
jauh lebih signifikan
terlihat dari sisi laba bersih.
Apalagi kalau dilihat laba usaha-
nya yang minus Rp290 miliar
dari capaian periode sama tahun
sebelumnya, Rp624 miliar.
Kinerja ini jadi makin miris
karena modalnya hampir habis,
dengan ekuitas Rp3,15 triliun
dan total utang Rp11,06 triliun,
77,8% dari total aset.
Meski terlihat bu ruk dari bebe-
rapa sisi, harus diakui 5 ta hun
terakhir ini kinerja Garuda mem-
baik. Defisit modal yang me -
nyem pit dan rencana pengguna-
an dana IPO untuk be lanja pe sa-
wat adalah beberapa hal po sitif
yang bisa di ha rapkan menjagan-
ya. Tentu, itu se mua akan lebih
mudah jika har ga sa ham Garuda
tidak rontok pa da debutnya di
bursa 11 Februa ri nanti. (bastanul.
siregar@bisnis.co.id)
Properti Industri konsumsi Infrastruktur Aneka industri Industri dasar Pertambangan Pertanian Keuangan Perdagangan Manufaktur
2.252,37 3.369,34 373,06 864,49 1.062,03 190,63 795,79 428,51 488,16 777,97
2.165,72 3.256,29 368,38 856,24 1.026,43 191,02 770,63 418,09 476,68 762,06
6,22 -23,74 0,80 -0,34 1,29 -0,41 6,33 1,31 1,08 0,80
11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1 11/1 10/1 12/1 13/1 14/1
Menebus dosa, Pak Mustafa?
Harga saham IPO Garuda ditawarkan terlalu mahal
Matriks saham mahal Garuda &
saham murah Krakatau
Akun Garuda Krakatau

Saham dijual (miliar) 9,36 3,15
Total saham (miliar) 25,67 15,77
Porsi saham dijual (%) 36,48 20
Harga saham (Rp) 750*) 850
Laba bersih (Rp miliar) 195,87 997,80
Kapitalisasi pasar (Rp triliun) 19,25 13,40
Ekuitas (Rp triliun) 3,15 6,64
Rasio PBV (kali) 6,11 2,01
EPS (kali) 7,58 63,27
Rasio PE (kali) 74,20 6,72
Rasio ROE (%) 8,30 15,0

Sumber: Prospektus IPO Garuda & IPO Krakatau, diolah
*) Asumsi harga saham terendah, Rp750 per unit
ULASAN PASAR
BURSA Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 f2
Koreksi
membayangi indeks
OLEH INDRA
Analis Bisnis Indonesia Intelligence Unit
JAKARTA: Pada awal pekan lalu, indeks
harga saham gabungan (IHSG) masih
diwarnai koreksi. January effect yang diha-
rapkan menopang laju indeks ternyata tidak
terjadi. Indeks justru terempas 4,21% ke
level 3.478,55 dibandingkan dengan penu-
tupan akhir pekan sebelumnya.
Belum ada tanda-tanda dari pelaku pasar
untuk tidak khawatir terhadap kebijakan
Bank Indonesia yang untuk kesekian ka li nya
menetapkan BI Rate tetap di level 6,5%.
Dengan tingkat inflasi yang tergolong
tinggi pada tahun lalu, wajar ada kekhawa-
tiran dari pelaku pasar. Adapun, BI tetap
ya kin inflasi yang terjadi belum menggang-
gu stabilitas perekonomian Indonesia, kare-
na penyebab dari inflasi tahun lalu lebih di -
sebabkan oleh faktor anomali cuaca.
BI menilai inflasi yang terjadi disebabkan
dari sisi fiskal berupa kekurang an suplai se -
jumlah komoditas, bukan dari sisi moneter.
Bursa dunia
Penurunan IHSG dalam beberapa hari
terakhir memang anomali terhadap bursa
dunia, walaupun bursa dunia masih diliputi
ketidakpastian setelah terjadi kebocoran
pipa minyak di Alaska, AS. Akibat kebocor-
an yang terjadi, pasokan minyak dunia akan
berkurang 5%. Praktis harga minyak kem-
bali melambung melebihi level US$91 per
barel setelah sempat turun pada pekan
sebelumnya.
Pelaku pasar juga cukup terpengaruh de -
ngan adanya kejadian tersebut. Beberapa
bur sa dunia turut tertekan. Akibat lebih
lan jut, harga minyak mentah diprediksi
akan terus menguat dan menyentuh level
US$100 per barel.
Bagi IHSG, penguatan harga minyak men-
tah justru memberikan tambahan tenaga
untuk indeks rebound.
Pelaku pasar asing yang sempat keluar
dari bursa, mulai kembali masuk. Namun,
penguatan yang terjadi dalam 3 hari ter-
akhir belum mampu mengembalikan indeks
ke posisi semula.
Dengan demikian, selama sepekan kema-
rin, indeks terkoreksi 1,72% ke level
3.569,14 dibandingkan dengan penutupan
pekan sebelumnya di level 3.631,45.
Indeks BISNIS-27 turut juga terjerembap
ke level 303,47, turun 2,36% dibandingkan
dengan posisi pada pekan sebelumnya.
Produk baru
kustodian CIMB
Niaga dibekukan
OLEH IRVIN AVRIANO A.
Bisnis Indonesia

JAKARTA: Badan Peng-
awas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (Ba -
pepam-LK) membekukan
penerbitan reksa dana
baru yang menggunakan
kustodian PT Bank CIMB
Niaga Tbk.
Kepala Biro Pengelolaan
Investasi Bapepam-LK
Djo ko Hendratto menga-
takan pembekuan per-
buatan reksa dana baru di
bank swasta tersebut di la-
kukan otoritas pasar mo -
dal karena adanya dugaan
tidak patuh terhadap be -
berapa peraturan.
“Namun, semua reksa
dana yang sudah efektif
masih berjalan seperti
biasa,” ujarnya kepada
Bis nis, akhir pekan lalu.
Djoko tidak dapat me -
merinci kesalahan yang
di lakukan perusahaan
dan membuat perusaha-
an terkena suspensi khu-
sus untuk penerbitan
reksa dana baru.
Jasa kustodian merupa-
kan fungsi sebuah bank
yang diperlukan un tuk
pembentukan kontrak in -
vestasi kolektif (KIK) un -
tuk penerbitan setiap rek-
sa dana, yang pengelola-
an nya bersama dengan
m anajer investasi meru-
pakan inti dari pembuat-
an hampir pada setiap
produk investasi.
Menurut Djoko, pener-
bitan reksa dana baru
melalui CIMB Niaga yang
masih tertahan dapat di -
antisipasi dengan meng-
ganti dengan bank kusto-
dian lain atau menunggu
hingga suspensi tersebut
dicabut. Namun, dia be -
lum dapat memastikan
waktu dicabutnya pem-
bekuan itu.
Dia memaparkan pem-
bekuan fungsi tersebut
me rupakan hasil dari eva-
luasi yang masih dilaku-
kan otoritas pasar modal.
Saat ini proses evaluasi
berada dalam tahap pe -
nyisiran bank kustodian
dan sudah menyisir ham-
pir semua manajer in ves-
tasi selaku pelaku indus-
tri.
VP Securities Services
Group Head CIMB Niaga
Agus Susanto ketika di -
konfirmasi membenarkan
sebagian informasi terse-
but. Namun, dia mengata-
kan pembekuan itu bu -
kanlah merupakan sus-
pensi dan fungsi kustodi-
an perusahaannya masih
berjalan seperti biasa.
“Yang benar, 2 pekan
lalu Bapepam-LK membe-
reskan masalah adminis-
trasi di kustodian CIMB
Niaga yang berkaitan de -
ngan reksa dana, dan se -
mentara kustodian CIMB
Niaga belum diperkenan-
kan menambah atau me -
nandatangani KIK baru
sampai diselesaikannya
ma salah.”
Dia mengatakan perse-
roan juga masih dalam
proses pembenahan terse-
but dan akan dapat men-
jalankan fungsinya secara
utuh begitu evaluasi dari
Bapepam-LK usai. Na -
mun, dia tidak memerinci
masalah administrasi
yang sedang dihadapi
per seroan.
Mengundurkan diri
Sebelumnya, penjualan
reksa dana baru PT CIMB
Principal Asset Mana ge-
ment, manajer investasi
di bawah Grup CIMB, di -
be kukan otoritas pasar
mo dal akibat mundurnya
dua direksi perusahaan.
Pem bekuan juga terjadi
pada unit baru bagi reksa
dana yang sudah terbit.
Djoko mengatakan sa -
lah satu direksi, Jus ta rina
Naiborhu, mengundur-
kan diri sejak tahun lalu,
yang akhirnya disusul
oleh pengunduran diri di -
reksi yang lain, Iwan Sa -
nyoto, sehingga posisi pe -
mimpin perusahaan ko -
song.
Namun, otoritas pasar
modal tidak menahan
niat direksi yang meng-
un durkan diri tersebut.
Laba 4 bank BUMN Rp20 triliun
Mandiri & BRI beri kontribusi terbesar
OLEH BAMBANG P. JATMIKO
Bisnis Indonesia
SAWANG, Aceh Utara:
Kementerian BUMN
memperkirakan laba
bersih empat bank milik
pemerintah, yang juga
berstatus sebagai peru-
sahaan publik, mencapai
lebih dari Rp20 triliun
sepanjang tahun lalu.
Menteri BUMN Mustafa Abu-
bakar menyatakan sumbangan
ter besar dari PT Bank Rakyat In -
do nesia Tbk dan PT Bank Mandiri
Tbk.
“Kami memperkirakan BRI
dan Mandiri bisa mencatatkan
la ba bersih total sebesar Rp17 tri-
liun. Sisanya akan disumbang
oleh BTN [PT Bank Tabungan
Ne gara Tbk] dan BNI [PT Bank
Ne gara Indonesia Tbk]. Namun,
semuanya masih menunggu sele-
sainya audit,” ujarnya akhir
pekan lalu.
Menurut Mustafa, BRI dan
Man diri masing-masing
membukukan laba bersih di
kisaran Rp8 triliun.
Perolehan laba bersih yang
cukup besar itu didorong
oleh naiknya penyaluran
kredit.
Namun, dia juga berharap
bank-bank BUMN bisa
memangkas tingkat suku
bunga kredit hingga di
bawah 10% pada tahun ini.
Bank Mandiri mem-
proyeksikan bisa mencatat
peningkatan penyaluran
kredit pada tahun ini sebesar
20%-22% dibandingkan de ngan
posisi tahun lalu. Ada pun, pada
tahun lalu, bank ini menarget-
kan penyaluran kredit naik sebe-
sar 20% dibandingkan de ngan
pencapaian 2009.
Hingga akhir kuartal I II/ 2010,
kredit yang berhasil disalurkan
bank ini mencapai Rp230 triliun.
BUMN perbankan merupakan
salah satu penyumbang terbesar
laba bersih BUMN sepanjang
2010, di bawah sektor energi.
Da lam prognosa kinerja tahun
lalu, Kementerian BUMN menar-
getkan laba bersih dari sektor
perbankan mencapai Rp16,59 tri-
liun.
Adapun, total laba bersih yang
dicatat 142 BUMN sepanjang
2010 sebesar Rp92 triliun-Rp93
tri liun.
Dalam laporan akhir tahun Ke -
menterian BUMN disebutkan pe -
nyumbang terbesar laba bersih
ke seluruhan BUMN berasal dari
sektor energi.
Penyumbang terbesar ketiga
atas laba bersih BUMN adalah
sektor telekomunikasi ya kni
Rp11,95 triliun.
“Hingga akhir 2010, ada per-
baik an dibandingkan dengan
akhir 2009 yang mencatat laba
bersih Rp88,05 triliun. Mem-
baiknya kondisi perekonomian
turut menyumbang naiknya ki -
nerja BUMN,” ujar Mustafa.
Pendapatan usaha 142 BUMN
sepanjang 2010 diproyeksikan
men capai Rp1.037,02 triliun,
atau naik tipis 0,5% dibanding-
kan dengan posisi per akhir 2009
yang mencapai Rp987,37 triliun.
BUMN rugi
Kendati total laba bersih 142
BUMN mengalami peningkatan,
sejumlah BUMN masih membu-
kukan kerugian.
Kementerian BUMN men-
catat ada 17 perusahaan
milik peme rintah yang ma -
sih merugi, yakni mencapai
total Rp700 miliar pada 2010.
Jumlah itu menurun di ban-
dingkan dengan Rp1,69 tri-
liun per akhir 2009.
BUMN yang merugi terse-
but adalah PT Askrindo
Rp224,5 m i liar, PT PAL
Indonesia Rp112,8 mi liar, PT
Industri Sandang Rp103,5
miliar, PT Jakarta Llyod
Rp70 miliar, dan PT Kertas
Kraft Aceh Rp67,5 miliar.
Selain itu, PT Garam Rp47
miliar, PT Perkebunan Nusantara
XIV Rp28,1 miliar, PT Iglas
Rp16,9 miliar, PT Perikanan Nu -
santara Rp9,5 miliar, PT Boma
Bis ma Indra Rp9,3 miliar, PT In -
hu tani V Rp4,5 miliar, PT Pri -
missima Rp3,9 miliar, dan PT
APNRI Rp1,1 miliar.
BUMN lain yang masih merugi
yakni PT Industri Kapal Indonesia
Rp812 juta, PT Batan Teknologi
Rp740 juta, PT Pradnya Paramitra
Rp248 juta, dan PT Merpati
Nusantara Airlines Rp194 juta.
(bambang.jatmiko@bisnis.co.id)
Aksi jual pemodal
asing diprediksi
berlanjut
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Indeks harga
sa ham gabungan (IHSG)
di perkirakan masih berge-
rak datar pada pekan ini,
ka rena penjualan saham
oleh pemodal asing yang
diprediksikan masih ber-
lanjut.
Namun, harga saham-
saham di sektor komoditas
berpotensi terus bergerak
naik.
Head of Research PT Uni-
versal Broker Indonesia
Satrio Utomo menyebutkan
aksi jual investor asing itu
disebabkan kebutuhan
da na yang cukup besar ya -
itu sekitar Rp20 triliun dari
penawaran umum perdana
(IPO) PT Garuda Indonesia
dan penerbitan saham baru
PT Bank Mandiri Tbk pada
bulan depan.
“Melihat kondisi harga
batu bara yang masih akan
terus meningkat dan senti-
men positif dari bursa re -
gional, indeks harga saham
gabungan pekan ini akan
berada pada rentang 3.530-
3630,” ujarnya kemarin.
Menurut Satrio, ham-
batan untuk mendorong
IHSG adalah kurangnya
dana yang masuk ke bursa
karena investor masih
mengkhawatirkan ancam-
an inflasi dan naiknya
suku bunga bank.
“Selain itu, IPO Garuda
menjadi hal yang menarik
bagi investor karena sektor-
nya yang terhitung baru di
pasar modal,” tambahnya.
Adapun, saham yang
masih akan terus bertahan
naik di tengah lesunya
IHSG berasal dari sektor
ko moditas yaitu emiten-
emiten penghasil minyak
bumi dan batu bara.
Head of Technical Ana -
lyst PT Batavia Prosperindo
Securities Billy Budiman
menyatakan dengan me -
nguatnya harga komoditas,
seperti minyak, juga akan
memberi katalis positif ke -
pada IHSG.
“Senin [hari] ini, support
IHSG di level 3.530 dan
resistance 3.630. Jika IHSG
dalam pekan ini bisa ditu-
tup di atas 3.650, maka ada
potensi mencetak new high
pekan depan,” katanya.
Menurut Billy, IHSG
pa da hari ini berpeluang
me nguat karena bursa re -
gional yang menguat seper-
ti Dow Jones.
Yield obligasi
Adapun, nilai imbal hasil
(yield) surat utang negara
diprediksi naik 10 basis
poin (bps) hingga 20 bps,
terutama untuk surat utang
dengan tenor menengah-
panjang seiring dengan
melemahnya harga SUN
pada pekan ini.
Analis Trimegah Se cu-
rities RN Imam mengata-
kan tekanan jual dari in -
ves tor asing diperkirakan
masih berlanjut pada pe -
kan ini. Hal ini terjadi kare-
na investor masih meng-
khawatirkan kondisi di
Indonesia, terutama tingkat
inflasi serta harga bahan
bakar minyak (BBM) ber-
subsidi.
Dilihat dari komposisi
investor, lanjutnya, banyak
investor asing yang keluar
sedangkan investor dalam
negeri, terutama dari sek-
tor perbankan, banyak
yang masuk dalam trans-
aksi surat utang negara.
“Pekan ini sepertinya
tekanan jual masih berlan-
jut, terutama di tenor me -
nengah-panjang. Kalau te -
nor pendek sepertinya ma -
sih stabil. Pengaruh masih
dari domestik seperti inflasi
dan gejolak harga BBM
ber subsidi.”
Sentimen dari luar negeri
masih sa ma, yakni pemu-
lihan ekonomi global yang
berjalan lambat. (05/16)
TERBITKAN OBLIGASI: Karyawan Perum Pe ga-
daian melayani nasabah yang menggadaikan emas di Jakarta,
beberapa waktu lalu. Perusahaan BUMN itu berencana
me nerbitkan obligasi XIV sebesar Rp2 triliun pada awal Juli
2011. Dana hasil emisi obligasi itu akan digunakan bagi pelu-
nasan obligasi X yang diterbitkan pada 2003 dan akan jatuh
tempo pada 11 Juli 2011.
BISNIS/DEDI GUNAWAN
Pegadaian akan terbitkan
obligasi untuk refinancing
OLEH RATNA ARIYANTI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Perum Pegadaian akan
menerbitkan obligasi XIV sebesar
Rp2 triliun yang akan diterbitkan
pada awal Juli 2011.
Dana dari penerbitan obligasi itu
akan digunakan untuk melunasi
obligasi X yang diterbitkan pada
2003 dan jatuh tempo pada 11 Juli
ta hun ini.
Direktur Keuangan Perum Pe ga-
daian Budiyanto mengatakan pihak-
nya akan menggelar proses penun-
jukan lembaga penunjang untuk
penerbitan obligasi tersebut pada
per tengahan Februari.
Obligasi X Perum Pegadaian tahun
2003 seri A dicatatkan pada 15 Juli
2003 sebesar Rp336,50 miliar, de -
ngan tingkat bunga tetap 12,94%
yang dibayarkan setiap 3 bulan.
“Dana pelunasan obligasi jatuh
tempo tidak sepenuhnya mengguna-
kan hasil obligasi ke-IV itu. Nanti
akan ada sumber dana lain, seperti
sisa fasilitas bank,” tuturnya ketika
dihubungi Bisnis, pekan lalu.
Dalam surat yang dilayangkan
Pegadaian kepada Divisi Penilaian
Perusahaan Surat Utang Bursa Efek
Indonesia pada 13 Januari lalu dise-
butkan cadangan plafon kredit yang
dapat ditarik berasal dari sejumlah
lembaga perbankan, di antaranya
Bank Rakyat Indonesia, Bank Nega-
ra Indonesia, dan Bank Mandiri.
Cadangan plafon kredit ini juga
dipersiapkan untuk mengantisipasi
pasar obligasi yang kurang kondu-
sif, sehingga obligasi XIV tidak da -
pat diterbitkan.
“Sebagai alternatif terakhir apabi-
la kedua upaya tersebut tidak berha-
sil, emiten akan menempuh jalan
de ngan menarik sebagian modal
ker ja atau piutang kredit yang ada di
masyarakat,” kata Budiyanto dalam
surat tersebut.
Disebutkan juga, Pegadaian be -
lum menyediakan dana secara khu-
sus untuk melunasi pokok dan bu -
nga obligasi yang akan jatuh tempo
karena dana itu masih digunakan
untuk modal kerja usaha jasa gadai
dan fidusia.
Modal kerja
Menurut Budiyanto, sisa dana dari
obligasi XIV rencananya juga akan
digunakan untuk kebutuhan modal
kerja yang pada tahun ini mencapai
Rp5,2 triliun.
“Kami juga akan menggunakan
sumber dana lain untuk memenuhi
kebutuhan modal kerja, seperti pin-
jaman bank Rp2 triliun. Sisanya di -
dapatkan dari berbagai sumber, ter-
masuk pasar uang,” tuturnya.
Pada periode Januari-September
2010, pendapatan usaha Pegadaian
tumbuh 34,27% menjadi 3,87 tri -
liun dibandingkan dengan Rp2,88
tri liun pada periode yang sama ta -
hun sebelumnya.
Adapun, laba usaha pada periode
Januari-September 2010 naik 47,57%
menjadi Rp1,14 triliun di bandingkan
dengan Rp774,01 mi liar pada periode
Januari-September 2009.
BISNIS/RAHMATULLAH
BANGUN SISTEM
CADANGAN: Dua war -
ga melintas di dekat la yar
in deks Bursa Efek Indonesia
di Jakarta, belum lama ini.
PT Bursa Efek Indonesia
akan menggunakan dana
Rp10 miliar hingga Rp15
miliar untuk pemba ngunan
sistem transaksi ca dangan
anggota bursa di pu sat pe -
mulihan bencana (di saster
recovery center/DRC).
Kinerja keuangan 4 bank BUMN (Rp juta)*
Uraian Bank Mandiri BRI BNI BTN
Pendapatan bunga 22.592.459 29.107.797 13.914.022 4.756.753
Laba (rugi) operasional 8.399.502 8.549.879 4.215.126 847.158
Laba (rugi) tahun berjalan
sebelum pajak 8.421.847 8.507.751 4.256.319 851.854
Laba (rugi) tahun berjalan
setelah pajak bersih 6.389.347 6.656.839 2.954.211 597.238
Total asset 370.756.108 320.835.587 216.688.635 63.498.342
Sumber: Laporan keuangan publikasi
Keterangan: per September 2010
KEUANGAN
PERDAGANGAN, JASA, DAN INVESTASI
INFRASTRUKTUR, UTILITAS, DAN TRANSPORTASI
PROPERTI DAN REAL ESTAT
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ANEKA INDUSTRI
INDUSTRI DASAR DAN KIMIA
PERTANIAN
PERTAMBANGAN
• Bersambung ke Hal. f5
DATA EMITEN Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
f4
REKAPITULASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 10–14 JANUARI 2011
Nama saham
K u r s ▲/ ▼ T r a n s a k s i PER Kapitalisasi P/BV
10 Jan. 14 Jan. (point) Volume Nilai 10 Jan. 14 Jan. pasar
Nama saham
K u r s ▲/ ▼ T r a n s a k s i PER Kapitalisasi P/BV
10 Jan. 14 Jan. (point) Volume Nilai 10 Jan. 14 Jan. pasar
1.Palawija/Tanaman Pangan
BISI .............BISI International Tbk ..................................................................1.710 .............1.690.............-20....................5.128.500......................8.618.060.000...........32,35 .............31,97....................5.070.000.000.000 .......4,46
2.Perkebunan
AALI............Astra Agro Lestari Tbk............................................................24.500..........25.500.........1.000..................8.889.000..................220.451.650.000...........23,56............24,52...................40.155.997.500.000........5,97
BWPT..........BW Plantation Tbk ........................................................................1.160..............1.270 .............110.................86.019.000...................105.958.710.000...........24,69 ............27,04 .....................5.127.094.698.800 .............5
GZCO ..........Gozco Plantations Tbk ...................................................................410................420...............10.................89.186.000...................36.990.250.000 ..............15,3 .............15,67 ....................2.100.000.000.000.........1,89
LSIP............PP London Sumatra Indonesia Tbk.........................................11.500...........12.350...........850.................18.938.500.................226.240.325.000............18,34.............19,69...................16.852.473.993.550 .......4,05
SGRO..........Sampoerna Agro Tbk..................................................................3.075..............3.175............100.................27.269.000...................86.526.025.000 ............17,52.............18,09....................6.000.750.000.000..........3,11
SMAR..........SMART Tbk .................................................................................5.000 .............5.150 ............150........................43.500..........................213.450.000............14,25.............14,68....................14.791.795.834.900........2,78
TBLA...........Tunas Baru Lampung Tbk.............................................................425 ...............445..............20.................28.163.500......................12.158.277.500.............12,17..............12,74.........................2.107.107.629.180 .........1,76
UNSP..........Bakrie Sumatra Plantations Tbk.................................................380................385 ................5 ..............482.195.000..................182.879.605.000 ............15,75.............15,95.....................5.218.202.480.260........0,67
3.Peternakan
CPDW..........Cipendawa Tbk................................................................................229................229 .................-.....................................- ................................................- ..............-1,14 ...............-1,14..............................7.831.368.335..........1,31
MBAI ...........Multibreeder Adirama Ind. Tbk ..............................................13.700...........13.800............100...........................8.500 ...........................114.075.000................5,11................5,15.....................1.035.000.000.000 .........1,76
4.Perikanan
CPRO..........Central Proteinaprima Tbk..............................................................53 ..................53 .................-.....................................- ................................................- .............-5,19..............-5,19......................2.144.948.941.538........0,74
DSFI ............Dharma Samudera Fishing In Tbk .................................................50..................50 .................- .......................251.500.............................12.575.000.............12,61 ..............12,61 ..........................92.856.775.000.........4,41
IIKP.............Inti Agri Resources Tbk.................................................................670 ...............680...............10...........................3.500..............................2.355.000...........-893,1........-906,42...................2.284.800.000.000........5,62
5.Lainnya
BTEK...........Bumi Teknokultura Unggul Tbk....................................................700................700 .................-.....................................- ................................................-..........-175,31...........-175,31 .......................772.084.250.000 .......10,14
1.Pertambangan Batu Bara
ADRO..........Adaro Energy Tbk.......................................................................2.500 ............2.625.............125..............325.345.000....................838.010.112.500...........35,36..............37,12...................83.963.150.250.000........4,57
ATPK...........ATPK Resources Tbk......................................................................180.................199...............19....................1.945.000 .........................375.220.500..........-141,18.........-156,08............................165.409.729.131 ...........1,3
BORN..........Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk......................................1.660..............1.770 .............110................518.931.500....................915.247.715.000....................- .....................- ....................31.316.610.000.000 ....617,22
BRAU..........Berau Coal Energy Tbk .................................................................540................550...............10...............157.244.500 ...................84.037.005.000 ............35,71 ............36,37 ...................19.195.000.000.000........3,79
BUMI ...........Bumi Resources Tbk...................................................................3.025..............3.175 ............150..............823.328.500..............2.518.323.550.000.................27............28,34.................65.955.545.000.000........5,26
BYAN ..........Bayan Resources Tbk ...............................................................17.850............17.950............100 ...................1.432.500 ....................25.779.975.000............91,33.............91,84..................59.833.336.325.000.....20,55
DEWA..........Darma Henwa Tbk ............................................................................68 ..................70................2...............150.027.000....................10.393.888.000.............-9,31 .............-9,59.......................1.529.761.365.440........0,53
DOID ...........Delta Dunia Makmur Tbk............................................................1.460..............1.470...............10................159.108.000...................237.235.310.000.............21,13.............21,27.....................9.981.905.434.200......15,45
GTBO ..........Garda Tujuh Buana Tbk ...................................................................58..................60................2......................384.000 ............................22.677.000............-4,95..............-5,12........................150.000.000.000........0,65
HRUM.........Harum Energy Tbk.......................................................................9.150............9.300 ............150..................41.165.000 ..................378.201.700.000....................- .....................- ...................25.110.000.000.000......24,77
ITMG ...........Indo Tambangraya Megah Tbk...............................................52.000..........53.350.........1.350...................9.493.000..................507.929.325.000...........26,57.............27,26...................60.281.498.750.000.........9,41
KKGI............Resource Alam Indonesia Tbk ..................................................3.575.............3.725 ............150 ....................9.147.000.....................33.659.187.500...........23,02............23,98....................3.725.000.000.000......14,48
PKPK..........Perdana Karya Perkasa Tbk ..........................................................167.................169 ................2.................25.749.000 ......................4.485.981.000............12,27.............12,42.........................101.400.000.000........0,53
PTBA ..........Tambang Batubara Bukit Asam Tbk .....................................22.550..........23.350...........800...................17.183.500 .................393.746.200.000............28,61 ............29,62...................53.801.478.697.500.........9,91
PTRO ..........Petrosea Tbk.............................................................................26.000..........26.000 .................-.....................................- ................................................-..............7,59...............7,59....................2.622.373.000.000........2,73
2.Pertambangan Minyak & Gas Bumi
ARTI............Ratu Prabu Energi Tbk..................................................................290................285...............-5......................447.000 ..........................129.592.500............20,16..............19,81 ......................446.880.000.000...............1
BIPI .............Benakat Petroleum Energy Tbk ...................................................100..................101 .................1 ................48.487.500.....................4.888.790.500..........-23,42...........-23,65......................3.037.650.150.565.........0,91
ELSA...........Elnusa Tbk ........................................................................................315................320................5................70.654.000...................22.600.822.500...........149,16............151,53....................2.335.520.000.000.........1,24
ENRG..........Energi Mega Persada Tbk...............................................................118.................120................2 .............946.392.500....................112.384.021.500 .........-23,88...........-24,28....................4.870.093.249.440 .......0,85
MEDC..........Medco Energi International Tbk ................................................3.175............3.200..............25 ................23.359.500...................75.288.800.000...........49,44............49,83..................10.663.844.640.000.........1,66
RUIS............Radiant Utama Interinsco Tbk.....................................................200.................198...............-2 ..................2.430.500..........................483.146.000............13,56.............13,43........................152.460.000.000........0,72
3.Pertambangan Logam & Mineral lainnya
ANTM..........Aneka Tambang (Persero) Tbk..................................................2.275............2.425 ............150..............102.988.000...................240.771.775.000..............17,12.............18,25....................23.130.764.893.750........2,62
CITA............Cita Mineral Investindo Tbk...........................................................317.................317 .................-.....................................- ................................................- .............8,49..............8,49.....................1.068.522.963.300............1,7
DKFT...........Central Omega Resources Tbk ....................................................550................550 .................-.....................................- ................................................- ..........-14,58 ...........-14,58 ............................60.117.200.000......57,28
INCO ...........International Nickel Indonesia Tbk..........................................4.525 ............4.700.............175 ................44.742.500 ..................207.700.537.500 ...............11,5..............11,95...................46.700.791.984.000........3,33
TINS............Timah (Persero) Tbk. ..................................................................2.575............2.650..............75..................67.612.000....................177.619.250.000...........20,45.............21,04...................13.337.503.000.000........3,58
4.Pertambangan Batu-batuan
CNKO..........Exploitasi Energi Indonesia Tbk ...................................................155..................161 ................6..................87.777.000....................13.856.492.000.............11,63.............12,08.......................683.694.642.092........0,98
CTTH...........Citatah Tbk..........................................................................................71 ...................71 .................-....................1.965.000...........................140.377.500 ..............12,9................12,9 ............................87.389.627.291 ...........1,3
MITI .............Mitra Investindo Tbk ........................................................................52..................52 .................-..................15.725.500 .........................827.083.500............37,55.............37,55..........................133.455.712.000........4,53
1.Semen
INTP............Indocement Tunggal Prakasa Tbk..........................................15.000............15.150 ............150................34.546.000...................521.109.050.000 ............17,38..............17,56 ..................55.770.660.239.850 .......4,56
SMCB..........Holcim Indonesia Tbk..................................................................2.125.............2.075............-50.................30.774.500....................65.221.250.000.............19,72.............19,25....................15.900.517.500.000 .......4,05
SMGR..........Semen Gresik (Persero) Tbk.....................................................8.600............9.050...........450 .................57.729.500...................511.544.675.000............14,96..............15,74.................53.680.256.000.000..........4,8
2.Keramik, Perselen & Kaca
AMFG..........Asahimas Flat Glass Tbk...........................................................5.050............5.050 .................-......................540.500.......................2.771.625.000..............7,29...............7,29......................2.191.700.000.000.........1,26
ARNA..........Arwana Citramulia Tbk..................................................................270................265...............-5....................2.313.500 ..........................616.782.500 .............5,27................5,17 ........................486.369.802.160.........1,33
IKAI .............Intikeramik Alamasri Inds. Tbk.....................................................142..................141 ................-1 ....................1.387.500............................197.519.000 ..............-1,71 .................-1,7 ..........................92.214.000.000........0,35
KIAS............Keramika Indonesia Assosiasi Tbk................................................94 ..................92...............-2...................6.376.500..........................594.610.500.........128,42 ..........125,68.........................775.100.000.000........5,03
MLIA...........Mulia Industrindo Tbk....................................................................420................420 .................- .......................731.000..........................307.020.000..............0,78...............0,78.......................555.660.000.000 .......-0,19
TOTO...........Surya Toto Indonesia Tbk ......................................................39.000..........39.000 .................-.....................................- ................................................-................12,1.................12,1......................1.931.904.000.000........2,98
3.Logam & Sejenisnya
ALKA..........Alakasa Industrindo Tbk ...............................................................700................700 .................-.....................................- ................................................- .......-333,64 ........-333,64..............................71.073.107.700 .......2,08
ALMI ...........Alumindo Light Metal Inds. Tbk ..................................................760................770...............10........................28.000 ............................21.550.000................4,2 ..............4,25.........................237.160.000.000 .......0,48
BTON ..........Betonjaya Manunggal Tbk.............................................................335................320..............-15........................112.000.............................35.102.500.............8,38...............8,01..........................57.600.000.000 .......0,82
CTBN ..........Citra Tubindo Tbk .......................................................................2.500............2.500 .................-.....................................- ................................................-............12,89.............12,89...................2.000.000.000.000 .......2,08
GDST...........Gunawan Dianjaya Steel Tbk.........................................................149.................149 .................-....................7.703.000........................1.165.490.500.............6,03 ..............6,03 .....................1.221.800.000.000.........1,95
INAI.............Indal Aluminium Industry Tbk.......................................................315.................315 .................- ......................754.000 .........................232.572.500...................4....................4 .........................49.896.000.000 .......0,68
ITMA...........Itamaraya Tbk. ...............................................................................385................385 .................-.....................................- ................................................-............-3,68.............-3,68...........................13.090.000.000.........1,89
JKSW..........Jakarta Kyoei Steel Works Tbk.....................................................199.................199 .................-.....................................- ................................................-.............4,44..............4,44 .........................29.850.000.000......-0,07
JPRS...........Jaya Pari Steel Tbk .......................................................................570 ...............600..............30...................7.056.500......................3.999.250.000.............5,54..............5,83.......................450.000.000.000.........1,45
KRAS..........Krakatau Steel (Persero) Tbk .....................................................1.150 ..............1.180..............30................201.610.000...................237.428.125.000...........36,67.............37,63...................18.614.500.000.000........3,42
LION............Lion Metal Works Tbk .................................................................3.750............3.800..............50 ...........................7.000 ...........................26.350.000................5,3...............5,37 ........................197.660.800.000........0,79
LMSH..........Lionmesh Prima Tbk. ................................................................4.800............4.800 .................-.....................................- ................................................- .............6,39 ..............6,39.........................46.080.000.000.........1,03
NIKL............Pelat Timah Nusantara Tbk..........................................................430.................410.............-20.................174.715.500....................74.329.665.000 ..............9,81...............9,36.....................1.034.573.500.000.........2,21
PICO............Pelangi Indah Canindo Tbk ............................................................159................225..............66...........................4.000..................................777.000..............7,53.............10,65.........................127.884.375.000........0,74
TBMS..........Tembaga Mulia Semanan Tbk...................................................9.000............9.000 .................-.....................................- ................................................-...........29,28............29,28........................165.303.000.000.........1,37
4.Kimia
BRPT ..........Barito Pacific Tbk..........................................................................1.120...............1.130...............10 ..................9.428.000....................10.459.690.000........-215,29...........-217,21 .....................7.887.278.845.920.........1,25
BUDI ...........Budi Acid Jaya Tbk .........................................................................215................225...............10...................3.234.500 .........................735.055.000...........24,47.............25,61 .........................848.512.349.775..........1,16
DPNS ..........Duta Pertiwi Nusantara Tbk ........................................................440 ...............440 .................-.....................................- ................................................- ....................- .....................- ..........................145.697.178.880.........1,23
EKAD..........Ekadharma International Tbk.......................................................235................235 .................- ...................5.769.500........................1.358.617.500 .............5,07...............5,07..........................131.369.700.000.........1,27
ETWA..........Eterindo Wahanatama Tbk ...........................................................220................220 .................-......................466.000...........................101.622.500............12,98.............12,98 ........................213.025.340.000........0,77
INCI .............Intanwijaya Internasional Tbk .....................................................250................275..............25..................19.373.500.......................5.148.667.500.............-1,94 ..............-2,13 ...........................49.784.777.900 .......0,38
SOBI............Sorini Agro Asia Corporindo Tbk.............................................3.425............3.400.............-25..................10.877.500.....................36.976.712.500...........34,72............34,46.....................3.108.474.650.000.........4,61
SRSN..........Indo Acidatama Tbk .........................................................................59 ..................59 .................-....................1.255.500 ............................71.686.000............72,91 .............72,91 ........................355.180.000.000.........1,59
TPIA............Chandra Asri Petrochemical Tbk. ............................................3.875 ............3.900..............25....................1.395.000......................5.407.950.000 ...............11,3 ..............11,37.....................11.958.166.022.400.........6,18
UNIC ...........Unggul Indah Cahaya Tbk...........................................................1.830.............1.800.............-30..............................500.................................900.000............12,83.............12,62 .......................689.996.453.400........0,57
5.Plastik & Kemasan
AKKU..........Aneka Kemasindo Utama Tbk........................................................115..................115 .................-.....................................- ................................................-...........-10,63............-10,63 .........................26.450.000.000...........1,5
AKPI............Argha Karya Prima Inds. Tbk.......................................................940................940 .................-.....................................- ................................................- .............11,94..............11,94.......................639.200.000.000...............1
APLI ............Asiaplast Industries Tbk .................................................................92 ...................91 ................-1....................9.251.500..........................824.291.500 ..............5,21................5,16........................136.500.000.000.........0,61
BRNA..........Berlina Tbk....................................................................................1.440.............1.440 .................- ......................307.000.........................449.235.000 .............5,92...............5,92 ........................198.720.000.000.........1,03
DYNA..........Dynaplast Tbk .............................................................................3.500............3.500 .................-.....................................- ................................................- ............13,67 .............13,67.......................1.101.469.040.000........2,26
FPNI ............Titan Kimia Nusantara Tbk............................................................144.................140...............-4.......................821.000............................113.769.500.............-3,31 .............-3,22.........................779.297.960.000..........0,6
IGAR ...........Champion Pacific Indonesia Tbk...................................................159.................170................11.................27.555.500......................4.632.349.500................5,6 ..............5,99........................178.500.000.000........0,79
IPOL............Indopoly Swakarsa Industry Tbk.................................................250................250 .................-................55.056.000......................13.744.185.000....................- .....................-.........................1.610.125.195.000........2,98
SIAP............Sekawan Intipratama Tbk................................................................69...................81 ...............12........................56.500..............................4.298.000.............6,56..................7,7.........................48.600.000.000........0,63
SIMA...........Siwani Makmur Tbk.........................................................................124.................128................4 .........................41.500...............................5.414.500..............-1,15 ...............-1,18...........................11.840.000.000........0,59
TRST...........Trias Sentosa Tbk...........................................................................270................265...............-5...................3.459.000.........................904.832.500............10,99 .............10,78.........................744.120.000.000 .......0,64
YPAS...........Yanaprima Hastapersada Tbk......................................................660................670...............10.....................1.010.000 .........................673.065.000............19,35.............19,65........................447.560.059.630........3,68
6.Pakan Ternak
CPIN............Charoen Pokphand Indonesia Tbk.............................................1.730..............1.730 .................- .................91.240.500...................157.350.070.000................2,6.................2,6.....................28.411.456.179.200 ........7,24
JPFA...........Japfa Comfeed Indonesia Tbk..................................................3.050 .............3.100..............50 ...................8.981.000.....................27.188.962.500..............7,86...............7,99.....................6.422.371.246.000........2,37
MAIN...........Malindo Feedmill Tbk .................................................................3.400............3.400 .................-.......................749.500.....................2.502.450.000 ...............7,71 ................7,71......................1.152.600.000.000........5,39
SIPD............Sierad Produce Tbk..........................................................................68 ..................67................-1...............155.989.000....................10.342.999.000..............9,78...............9,63.........................629.204.269.031.........0,51
7.Kayu & Pengolahannya
SULI ............Sumalindo Lestari Jaya Tbk..........................................................123.................124 .................1..................11.348.500 ......................1.383.398.500............14,32.............14,44.........................306.533.533.128 .......0,85
TIRT............Tirta Mahakam Resources Tbk.......................................................75...................75 .................- ...................4.071.000.........................305.466.000............-2,88.............-2,88...........................75.883.106.250.........0,61
8.Pulp & Kertas
FASW..........Fajar Surya Wisesa Tbk..............................................................2.675............2.550...........-125....................5.981.000 .....................15.878.212.500............19,38.............18,48 .....................6.318.616.406.850........3,54
INKP............Indah Kiat Pulp and Paper Tbk. .................................................1.670.............1.660..............-10....................6.917.500......................11.434.415.000..............15,4..............15,31......................9.081.831.682.060..........0,5
INRU...........Toba Pulp Lestari Tbk....................................................................690................690 .................-......................628.500.........................432.400.000.........166,43 ..........166,43 .........................947.704.140.090.......0,84
KBRI............Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk. .......................................88..................85...............-3................28.887.000......................2.547.634.500..............7,03...............6,79.........................672.615.022.860..........1,12
SAIP............Surabaya Agung Industry P. Tbk..................................................104.................104 .................-.....................................- ................................................- .............3,32...............3,32 ........................358.863.189.880......-0,47
SPMA..........Suparma Tbk ...................................................................................225................225 .................-......................503.000...........................112.895.000.............9,89 ..............9,89.........................335.710.498.050........0,47
TKIM...........Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk .................................................2.925 ............2.875............-50......................589.500........................1.687.287.500.............4,46..............4,38.....................3.840.143.940.000..........0,6
1.Otomotif dan Komponennya
ASII .............Astra International Tbk ...........................................................47.550.........48.000...........450.................59.753.000..............2.855.066.125.000............13,93.............14,07 .................194.321.055.072.000.........4,12
AUTO..........Astra Otoparts Tbk ....................................................................13.100...........12.950...........-150.......................314.000 ......................4.128.050.000................9,11 ....................9 ....................9.986.486.776.000........2,72
BRAM .........Indo Kordsa Tbk..........................................................................2.200............2.200 .................-...........................5.500..............................12.100.000.................8,1 ..................8,1.......................990.000.000.000........0,96
GDYR..........Goodyear Indonesia Tbk ...........................................................11.000............11.000 .................-............................1.000 .............................11.000.000.............8,54..............8,54........................451.000.000.000..........1,14
GJTL...........Gajah Tunggal Tbk .......................................................................2.150.............2.275.............125.................75.975.000...................167.029.625.000.............8,46 ..............8,95 .....................7.927.920.000.000........2,37
IMAS...........Indomobil Sukses Int’l. Tbk........................................................7.350.............7.500 ............150.........................72.000 .........................534.275.000.............15,18.............15,49 ......................7.777.345.537.500........9,29
INDS............Indospring Tbk ..........................................................................10.500...........10.000..........-500...........................2.500...........................25.000.000.............4,34 ...............4,14.......................375.000.000.000.........1,67
LPIN............Multi Prima Sejahtera Tbk ........................................................3.200..............3.150............-50......................594.000........................1.912.350.000 .............5,24................5,16 ..........................66.937.500.000........0,65
MASA..........Multistrada Arah Sarana Tbk ........................................................315................305..............-10.................16.840.500......................5.220.620.000............12,58..............12,18.........................1.867.199.212.150..........1,19
NIPS............Nipress Tbk...................................................................................3.975.............3.700...........-275 ........................23.000............................87.900.000..............5,73 ..............5,33..........................74.000.000.000........0,55
PRAS ..........Prima Alloy Steel Tbk .......................................................................91 ...................91 .................-............................1.500...................................137.000 ...............-1,8 ................-1,8.........................53.508.000.000........0,75
SMSM .........Selamat Sempurna Tbk..............................................................1.000.............1.000 .................-...................3.093.000........................3.194.160.000............10,54.............10,54 ....................1.439.668.860.000.......2,84
SUGI............Sugih Energy Tbk.............................................................................157.................157 .................-.....................................- ................................................- .............-12,6..............-12,6 ...........................63.512.387.500 ...........1,9
2.Tekstil & Garmen
ADMG .........Polychem Indonesia Tbk...............................................................200.................210...............10..................11.602.000 ......................2.406.122.500............14,54.............15,27...........................816.727.707.390 ........0,74
ARGO..........Argo Pantes Tbk ..........................................................................1.300.............1.300 .................-.....................................- ................................................- ............-2,94.............-2,94.......................436.224.685.000......-17,69
CNTB ..........Saham Seri B (Centex) Tbk.......................................................5.000............5.000 .................-.....................................- ................................................-............14,54.............14,54.........................32.500.000.000........0,22
CNTX ..........Centex (Preferen) Tbk................................................................2.650............2.650 .................-.....................................- ................................................-............-5,22.............-5,22 ............................9.275.000.000 .......0,34
ERTX...........Eratex Djaja Tbk ..............................................................................106.................125...............19 ........................25.000................................3.107.500............-0,36.............-0,43...........................12.279.500.000......-0,07
ESTI ............Ever Shine Tex Tbk. ........................................................................100.................100 .................-.....................................- ................................................-............51,38.............51,38 ........................201.520.872.000........0,79
HDTX ..........PanasiaIndosyntec Tbk.................................................................250................250 .................-.....................................- ................................................-............-6,66.............-6,66.........................383.142.750.000........0,76
INDR ...........Indo-Rama Synthetics Tbk. ........................................................1.770.............1.830..............60......................353.500.........................643.580.000.............8,68 ..............8,97........................1.197.463.623.810..........0,5
KARW.........Karwell Indonesia Tbk ....................................................................145.................145 .................-.....................................- ................................................-...........-19,24............-19,24..............................85.137.141.500 ......-0,92
MYRX..........Hanson International Tbk .............................................................183.................180...............-3................59.092.500.....................10.837.258.000...............194 ..........190,82........................938.592.929.520 ........-7,13
MYRXP.......Saham Seri B Hanson International Tbk......................................62 ..................59...............-3.................21.285.500.........................1.331.021.000...........-17,59 ............-16,74...........................66.138.705.000.........0,19
MYTX..........Apac Citra Centertex Tbk ...............................................................67..................64...............-3......................666.000............................43.801.000............-0,63 ...............-0,6..........................93.866.660.928........0,78
PAFI ............Panasia Filament Inti Tbk.............................................................250................250 .................-.....................................- ................................................- ............-4,97.............-4,97........................402.766.750.000......-4,09
PBRX ..........Pan Brothers Tbk. ........................................................................1.350.............1.340..............-10 .................19.230.000 ....................25.639.415.000............15,02..............14,91.......................596.889.600.000........3,69
POLY...........Asia Pacific Fibers Tbk...................................................................210.................199...............-11..................12.401.000........................2.521.351.500 .............0,96................0,91 ........................473.004.679.463......-0,06
RICY............Ricky Putra Globalindo Tbk ...........................................................177..................181 ................4...................3.030.500..........................547.499.000 .............9,32...............9,53............................116.150.869.310........0,35
SSTM..........Sunson Textile Manufacture Tbk.................................................220................225 ................5........................161.500 ............................35.677.500............19,09.............19,53........................263.454.565.725.........0,81
TFCO...........Tifico Fiber Indonesia Tbk .............................................................510.................510 .................-.....................................- ................................................- .........-102,14..........-102,14 ....................2.459.768.964.000........3,24
UNIT............Nusantara Inti Corpora Tbk...........................................................135.................135 .................-...........................5.000..................................676.500............16,34.............16,34..............................10.181.997.000 .......0,08
UNTX ..........Unitex Tbk.....................................................................................3.700.............3.700 .................-.....................................- ................................................- ....................- .....................-..........................29.853.450.000.........-0,2
3.Alas Kaki
BATA...........Sepatu Bata Tbk.......................................................................66.000..........67.500.........1.500 ........................20.000 ......................1.350.000.000..................13.............13,29 .......................877.500.000.000..........2,6
BIMA...........Primarindo Asia Infrastr. Tbk .....................................................900 ...............900 .................-.....................................- ................................................- .............5,09 ..............5,09..........................77.400.000.000.......-0,41
SIMM...........Surya Intrindo Makmur Tbk ..........................................................148.................148 .................-.....................................- ................................................- ...........-17,93.............-17,93........................148.000.000.000.........-5,4
4.Kabel
IKBI .............Sumi Indo Kabel Tbk ..................................................................1.200.............1.200 .................-.....................................- ................................................-.........328,92..........328,92........................367.200.000.000........0,75
JECC...........Jembo Cable Company Tbk .........................................................580 ...............580 .................- ........................93.000............................53.470.000.............16,19..............16,19..........................87.696.000.000 .......0,85
KBLI ............KMI Wire & Cable Tbk. .....................................................................80..................82 ................2....................6.716.000............................537.741.500..............5,93 ..............6,07.........................328.593.278.774.........1,22
KBLM..........Kabelindo Murni Tbk .......................................................................110..................110 .................-.....................................- ................................................- ............29,61 .............29,61 ........................123.200.000.000........0,55
SCCO...........Supreme Cable Manufacturing Corporation Tbk ...................1.950 .............1.950 .................-.....................................- ................................................- .............6,25 ..............6,25.......................400.887.630.000........0,96
VOKS ..........Voksel Electric Tbk .......................................................................450 ...............450 .................-.....................................- ................................................- ..........-43,01............-43,01 ........................374.004.233.550..........1,01
5.Elektronika
PTSN...........Sat Nusapersada Tbk .....................................................................80..................80 .................-.......................134.000.............................10.733.500...........-15,98............-15,98 ..........................141.715.840.000.........0,31
6.Lainnya
ASIA............Asia Natural Resources Tbk............................................................77...................74...............-3...................11.274.000.........................856.578.500...........45,36............43,59.........................168.350.702.260........3,27
KBLV...........First Media Tbk. ...............................................................................910................820............-90......................204.500...........................185.120.000............44,01 ............39,65.....................1.428.354.228.000 ........1,88
MYOH .........Myoh Technology Tbk. .....................................................................50..................50 .................-.....................................- ................................................- ....................- .....................- .........................84.050.000.000.....89,04
1.Makanan & Minuman
ADES ..........Akasha Wira International Tbk .................................................1.640.............1.440..........-200...................7.809.000.....................12.606.180.000............75,76............66,52 ........................849.451.392.000 ......10,92
AISA............Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk .....................................................730................750..............20 .................16.670.000......................12.446.115.000...........39,34............40,42 ....................1.254.000.000.000........2,78
AQUA..........Aqua Golden Mississippi Tbk...............................................244.800.......244.800 .................-.....................................- ................................................-...........25,04............25,04 .....................3.222.173.390.400.........4,41
CEKA..........Cahaya Kalbar Tbk........................................................................1.100 ..............1.100 .................-.....................................- ................................................- ..............6,61 ...............6,61........................327.250.000.000.........1,09
DAVO ..........Davomas Abadi Tbk...........................................................................71 ..................68...............-3.................12.809.000.........................892.098.000.............6,09..............5,84........................843.452.369.760 .........1,76
DLTA ...........Delta Djakarta Tbk..................................................................120.000........120.000 .................-.....................................- ................................................-.............14,14..............14,14........................1.921.581.720.000........3,57
ICBP............Indofood CBP Sukses Makmur Tbk..........................................4.725.............4.750..............25 ................73.435.500.................340.399.375.000...........129,51 .............130,2....................27.697.031.500.000......21,65
INDF............Indofood Sukses Makmur Tbk...................................................4.575 ............4.875...........300...............100.547.000.................468.304.237.500 ..............13,4.............14,28...................42.804.579.187.500........3,68
MLBI ...........Multi Bintang Indonesia Tbk ................................................274.500........274.500 .................-.....................................- ................................................- ...........14,84.............14,84......................5.783.715.000.000......18,04
MYOR..........Mayora Indah Tbk......................................................................10.200...........10.200 .................-...................5.909.500 ....................59.394.150.000............18,49.............18,49 ......................7.819.156.800.000........4,36
PSDN..........Prasidha Aneka Niaga Tbk .............................................................90..................90 .................-.....................................- ................................................- .............6,23 ..............6,23........................129.600.000.000........0,92
ROTI ............Nippon Indosari Corpindo Tbk ..................................................2.375..............2.175..........-200...................9.734.500....................22.057.425.000...........28,52.............26,12 ....................2.201.883.000.000........5,26
SKLT ...........Sekar Laut Tbk ...............................................................................140.................140 .................-.....................................- ................................................-................13,1.................13,1...........................96.703.670.000.........0,81
STTP...........Siantar TOP Tbk .............................................................................390 ...............400...............10......................230.500............................90.972.500...............35,1..................36.......................524.000.000.000.........1,27
ULTJ............Ultra Jaya Milk Tbk ......................................................................1.120...............1.130...............10......................1.141.500.........................1.291.915.000...........25,23............25,45.....................3.263.871.660.000........2,53
2.Rokok
GGRM..........Gudang Garam Tbk ..................................................................35.800 .........38.400........2.600 ..................11.333.000.................427.683.050.000..............17,17.............18,42..................73.884.979.200.000........3,68
HMSP..........H M Sampoerna Tbk ................................................................26.850..........26.500..........-350.......................135.500 ......................3.601.650.000.............19,12.............18,87..................116.149.500.000.000......13,82
RMBA .........Bentoel International Inv. Tbk......................................................750................770..............20.......................967.000...........................762.125.000 .............19,13.............19,64....................5.574.803.850.000.........2,61
3.Farmasi
DVLA ..........Darya-Varia Laboratoria Tbk ......................................................1.120...............1.160..............40.........................27.000...........................30.480.000....................- .....................-.....................1.299.200.000.000.........2,12
INAF............Indofarma Tbk ...................................................................................79 ..................78................-1...................2.897.000 .........................222.949.000............-2,96 .............-2,92.........................241.742.865.000........0,94
KAEF...........Kimia Farma Tbk..............................................................................157.................156................-1 ...................7.093.500.......................1.097.495.000..............16,8.............16,69.......................866.424.000.000.......0,84
KLBF...........Kalbe Farma Tbk .........................................................................2.950............3.050............100.................187.187.000 ................560.066.425.000............26,17 ............27,06....................30.975.843.987.100 .......6,66
MERK..........Merck Tbk .................................................................................96.500..........95.000 .......-1.500............................1.000...........................92.500.000 ...............17,7..............17,43 ....................2.128.000.000.000 .......6,34
PYFA...........Pyridam Farma Tbk.........................................................................129.................128................-1...................6.574.500.........................840.672.000.............9,85...............9,78 .........................68.490.240.000........0,87
SCPI ............Schering Plough Indonesia Tbk ............................................42.500 .........34.000......-8.500............................1.000...........................34.000.000........-149,69...........-119,75........................122.400.000.000 .......6,48
SQBB..........Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk...................................10.500...........10.500 .................-.....................................- ................................................- .............2,24 ..............2,24...........................97.314.000.000........0,79
SQBI............Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk................................138.000........138.000 .................-.....................................- ................................................- ............10,77..............10,77 .........................134.136.000.000.........0,51
TSPC...........Tempo Scan Pacific Tbk..............................................................1.550.............1.560...............10...................2.877.500.......................4.187.250.000............12,58.............12,66....................7.020.000.000.000........2,63
4.Kosmetik & Barang Keperluan Rumah Tangga
*MBTO........Martina Berto Tbk..........................................................................660................630.............-30.................194.112.000..................133.449.805.000....................- .....................-.........................674.100.000.000........7,43
MRAT..........Mustika Ratu Tbk ...........................................................................620................560............-60...................7.063.500 .....................4.264.240.000............15,09.............13,63.......................239.680.000.000........0,74
TCID............Mandom Indonesia Tbk ...............................................................7.100..............7.150..............50............................1.000................................7.150.000.............9,68...............9,75......................1.437.626.669.050.........1,55
UNVR..........Unilever Indonesia Tbk.............................................................15.650...........16.050...........400..................8.565.500...................134.974.275.000...............35,1..................36 ................122.461.500.000.000.....30,83
5.Peralatan Rumah Tangga
KDSI............Kedawung Setia Industrial Tbk....................................................225................225 .................- ..........................17.500...............................3.937.500 .............8,78...............8,78............................91.125.000.000........0,37
KICI .............Kedaung Indah Can Tbk................................................................200................200 .................- ..............................500..................................100.000...........-13,53............-13,53..........................27.600.000.000 .......0,46
LMPI............Langgeng Makmur Industri Tbk. ................................................255................250...............-5......................499.500...........................123.227.500...........63,98 ............62,72...........................252.129.417.250........0,63
1.Properti & Real Estate
APLN..........Agung Podomoro Land Tbk..........................................................340................345 ................5...............159.288.500 ...................55.256.407.500.........198,42 ..........201,34....................7.072.500.000.000.........5,51
ASRI............Alam Sutera Realty Tbk. ...............................................................270................285...............15................357.170.000....................99.287.450.000 ..............15,6.............16,47 ...................5.090.984.038.080........2,37
BAPA..........Bekasi Asri Pemula Tbk ................................................................250................250 .................-.....................................- ................................................-.............11,28..............11,28........................162.500.005.000 .......2,09
BCIP............Bumi Citra Permai Tbk ...................................................................215................235..............20..................31.702.500........................7.277.765.000............13,55..............14,81.......................282.250.040.000.........1,89
BIPP............Bhuwanatala Indah Permai Tbk.....................................................50..................50 .................-.....................................- ................................................-..........-22,24...........-22,24.............................81.910.912.950 .......0,85
BKDP..........Bukit Darmo Property Tbk ...........................................................106.................100...............-6 ....................6.157.500 ..........................625.132.500.............-298 ..........-281,14.........................731.502.225.200........0,99
BKSL...........Sentul City Tbk ................................................................................102.................104................2.................93.277.000......................9.464.275.500.........298,51 .........304,36......................2.968.462.121.040 .......0,58
BSDE...........Bumi Serpong Damai Tbk.............................................................820................820 .................- ...............160.774.500...................127.874.305.000...........44,26............44,26 ...................14.347.537.205.440 ..........5,7
CKRA..........Citra Kebun Raya Agri Tbk .............................................................88..................89 .................1.....................1.015.500...........................88.090.000.......-204,32........-206,64.......................450.055.200.000........0,37
COWL..........Cowell Development Tbk.................................................................112..................112 .................-...................8.924.000.........................1.013.514.500.............5,38..............5,38...........................84.585.421.760..........0,6
CTRA ..........Ciputra Development Tbk .............................................................325................330................5.................55.941.000 ....................18.286.750.000 .............29,6............30,05......................5.004.719.278.020.........1,05
CTRP...........Ciputra Property Tbk ....................................................................400................420..............20.................71.464.000 ....................29.102.430.000.............16,13 .............16,93...................2.583.000.000.000........0,76
CTRS...........Ciputra Surya Tbk ...........................................................................610.................610 .................- ...................1.998.000........................1.219.965.000............12,57.............12,57........................1.207.107.548.740........0,79
DART ..........Duta Anggada Realty Tbk ..............................................................175.................175 .................-...................3.325.500...........................574.619.000..............12,11 ...............12,11.........................500.743.418.350.........0,71
DILD............Intiland Development Tbk ...........................................................390................350............-40.................90.557.500....................33.272.207.500............10,35 ..............9,28....................3.628.048.763.500.........1,03
DUTI............Duta Pertiwi Tbk .........................................................................2.075 .............2.100..............25......................348.000.........................730.662.500............15,44.............15,62...................3.885.000.000.000.........1,46
ELTY ...........Bakrieland Development Tbk........................................................147.................144...............-3..............779.234.500.....................113.116.050.000...........39,87............39,06......................5.748.447.080.160........0,72
*EMDE........Megapolitan Developments Tbk...................................................210................205...............-5...........1.432.362.000.....................317.614.551.500....................- .....................- .......................686.750.000.000..........2,5
FMII .............Fortune Mate Indonesia Tbk...........................................................90..................90 .................-.....................................- ................................................- ..........-30,74 ...........-30,74.......................244.890.000.000.........1,04
GMTD..........Gowa Makassar Tourism Dev. Tbk ................................................165.................165 .................-.....................................- ................................................- .............0,85..............0,85............................16.753.770.000.........0,15
GPRA..........Perdana Gapura Prima Tbk ..........................................................136.................136 .................- .......................619.500............................81.650.000.............10,21 ..............10,21 ........................436.218.844.272 ........0,74
JIHD............Jakarta Int’l Hotel & Dev. Tbk .....................................................800 ...............800 .................-......................200.000..........................160.000.000...........30,04............30,04......................1.544.031.360.000..........1,01
JRPT...........Jaya Real Property Tbk..............................................................1.300.............1.300 .................-.....................................- ................................................- ..............16,3 ...............16,3....................3.575.000.000.000.........2,51
KIJA............Kawasan Industri Jababeka Tbk ...................................................116..................115................-1 ................84.047.000......................9.633.239.500...........23,36 .............23,16 ....................1.584.800.343.365........0,96
KPIG............Global Land Development Tbk.....................................................425................430................5......................336.000...........................141.080.000............19,02.............19,25.......................1.516.132.485.000.........0,81
LAMI ...........Lamicitra Nusantara Tbk ...............................................................198.................170.............-28.......................172.500............................30.472.500.............15,41 .............13,23 .........................195.231.060.000........0,98
LCGP...........Laguna Cipta Griya Tbk...................................................................50..................50 .................-.....................................- ................................................- ...........84,75............84,75..........................70.375.000.000 .......0,44
LPCK...........Lippo Cikarang Tbk.........................................................................375................355.............-20...................3.026.500.......................1.096.297.500..............3,97...............3,76 .......................247.080.000.000 .......0,45
LPKR ..........Lippo Karawaci Tbk........................................................................670................620............-50..............655.997.500...................414.518.755.000...........24,94............23,08.....................13.409.167.563.780........2,55
MDLN..........Modernland Realty Ltd. Tbk.........................................................240................250...............10................36.366.500.......................8.815.487.500...........119,22............124,19..........................764.211.422.000........0,73
MKPI ...........Metropolitan Kentjana Tbk.......................................................2.800............2.800 .................-.....................................- ................................................- ............10,99.............10,99....................2.654.943.200.000.........2,21
OMRE..........Indonesia Prima Property Tbk.......................................................161 ..................161 .................-.....................................- ................................................- ..............5,18................5,18.......................280.945.000.000 .......0,82
PTRA ..........New Century Development Tbk .....................................................50..................50 .................-.....................................- ................................................-.........-775,19..........-775,19.......................294.443.383.400.........1,49
PUDP..........Pudjiadi Prestige Limited Tbk .....................................................330................340...............10.................13.484.000......................5.062.847.500............21,05.............21,69 .........................95.200.000.000........0,43
PWON.........Pakuwon Jati Tbk...........................................................................860 ...............860 .................-................22.658.000....................19.545.350.000............29,81 .............29,81 ...................8.628.595.430.000 .......6,66
PWSI ...........Panca Wiratama Sakti Tbk .............................................................53 ..................53 .................-.....................................- ................................................-............-0,35.............-0,35............................4.372.500.000.......-0,01
RBMS..........Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk..................................................76...................74...............-2 ...................7.576.500..........................600.412.500.........146,69 ..........142,83............................24.177.465.000........0,22
RDTX...........Roda Vivatex Tbk.........................................................................2.100 .............2.100 .................-.....................................- ................................................- .............3,04..............3,04 ......................564.480.000.000.......0,84
SIIP .............Suryainti Permata Tbk.....................................................................89..................89 .................-.....................................- ................................................- ..........-77,28 ...........-77,28..........................374.419.818.428 .......0,45
SMDM.........Suryamas Dutamakmur Tbk...........................................................95..................95 .................- ...................2.016.000...........................193.679.500 ..........46,65............46,65.......................380.644.463.945........0,37
SMRA..........Summarecon Agung Tbk............................................................1.000 ..............1.010...............10 ................76.946.500....................75.959.250.000............29,76............30,06.....................6.941.872.248.400........3,34
2.Konstruksi Bangunan
ADHI ...........Adhi Karya (Persero) Tbk ............................................................830 ...............900..............70 .................41.976.000 ....................35.991.835.000............14,82.............16,07.......................1.621.188.000.000.........2,17
DGIK............Duta Graha Indah Tbk.....................................................................147.................150 ................3................118.996.000......................17.706.507.000............14,75.............15,06...........................831.174.750.000.......0,88
JKON..........Jaya Konstruksi Manggala Prata Tbk........................................800 ...............800 .................-.....................................- ................................................- ..........40,04 ...........40,04...................2.348.426.860.000........3,52
PTPP...........PP (Persero) Tbk............................................................................680................740..............60................59.404.000...................42.764.480.000............53,01.............57,69.....................3.583.403.010.000........3,24
SCBD ..........Danayasa Arthatama Tbk.............................................................500 ...............500 .................-.....................................- ................................................- ....................- .....................- .....................1.661.046.000.000.........1,04
SSIA............Surya Semesta Internusa Tbk .....................................................820 ...............900..............80..................19.780.000......................17.166.820.000 ............16,77..............18,41 .......................1.058.681.124.000.........1,33
TOTL...........Total Bangun Persada Tbk ...........................................................240................245 ................5..................11.690.000.....................2.856.622.500.............12,01 .............12,26.......................835.450.000.000.........1,63
WIKA...........Wijaya Karya (Persero) Tbk..........................................................620................670..............50..................127.114.000 .....................80.581.175.000............13,45.............14,53 ......................4.021.032.135.000..........2,4
1.Energi
LAPD ..........Leyand International Tbk .............................................................235................235 .................-.....................................- ................................................- .........152,87...........152,87........................932.009.765.000........2,24
PGAS ..........Perusahaan Gas Negara Tbk......................................................4.125 ............4.225............100 ...............180.291.500 ...................751.106.475.000............15,98.............16,37...................102.420.372.128.100........8,33
2.Jalan Tol, Pelabuhan, Bandara & Sejenisnya
CMNP..........Citra Marga Nushapala Persada Tbk. ......................................1.290.............1.280..............-10................44.690.500....................57.650.365.000.............4,03....................4...................2.560.000.000.000.........1,35
JSMR..........Jasa Marga (Persero) Tbk ........................................................3.075............3.300 ...........225.................71.838.500...................227.766.162.500............16,33..............17,52 ................22.440.000.000.000........2,98
META..........Nusantara Infrastructure Tbk ......................................................275................300..............25................60.325.500.......................17.178.647.500........-125,55..........-136,97.....................4.062.235.714.500 .......4,09
3.Telekomunikasi
BTEL...........Bakrie Telecom Tbk........................................................................235................230...............-5................219.301.500....................49.933.372.500 ...........33,78............33,06 .....................6.550.956.043.170.........1,24
EXCL...........XL Axiata Tbk..............................................................................5.450.............5.700...........250..................8.095.500 ...................44.357.050.000...............16,7..............17,47 ................48.495.600.000.000 .......4,45
FREN...........Mobile-8 Telecom Tbk......................................................................50..................50 .................- ..................5.600.000.........................280.000.000............-2,45.............-2,45......................2.144.044.013.000 .......6,04
INVS............Inovisi Infracom Tbk...................................................................5.900 ............5.950..............50....................1.099.000......................6.458.775.000.........102,89...........103,77...................10.768.434.735.800.....38,36
ISAT ............Indosat Tbk...................................................................................4.975 .............5.100.............125..................17.687.000.....................89.447.312.500............38,19 .............39,15...................27.713.060.850.000.........1,56
TLKM..........Telekomunikasi Indonesia Tbk..................................................7.200.............7.500...........300................190.916.000...............1.405.070.575.000.............12,19.............12,69 ..................151.199.994.600.000........3,54
4.Transportasi
APOL ..........Arpeni Pratama Ocean Line Tbk .................................................120.................120 .................-.....................................- ................................................- .............0,46..............0,46.......................359.832.480.000........2,23
BLTA ...........Berlian Laju Tanker Tbk ................................................................350................355 ................5................144.152.000 ....................51.299.285.000............-9,38.............-9,52.......................4.100.545.171.850 .......0,58
CMPP..........Centris Multi Persada P. Tbk .........................................................175 .................176 .................1 .........................16.000 .............................2.848.500............-3,69...............-3,71............................9.504.000.000..........0,4
HITS............Humpuss Intermoda Trans. Tbk...................................................360................360 .................-.....................................- ................................................- .............-26,1...............-26,1........................1.678.026.115.440.........1,46
IATA............Indonesia Air Transport Tbk...........................................................50..................50 .................-.......................100.500..............................5.025.000............-6,02.............-6,02.........................150.186.420.850........0,74
INDX............Indoexchange Tbk..............................................................................111 ..................117 ................6 ......................597.500............................67.002.000...........25,62..................27.............................31.573.971.000..........1,12
MIRA...........Mitra International Resources Tbk .............................................245................250................5................140.513.000....................34.970.722.500.............-0,81.............-0,83........................990.362.990.750......-0,43
RAJA..........Rukun Raharja Tbk ........................................................................800................780.............-20........................611.000 .........................477.040.000..........947,31..........923,62........................530.020.725.000........7,59
RIGS............Rig Tenders Tbk..............................................................................700 ...............680.............-20......................532.000 .........................376.505.000 .............9,23 ..............8,97 .......................414.208.400.000 .......0,66
SAFE...........Steady Safe Tbk................................................................................115..................115 .................-.....................................- ................................................- ..............1,88...............1,88...........................45.056.931.805......-0,82
SMDR..........Samudera Indonesia Tbk...........................................................4.050............4.300...........250 .........................61.000.........................262.250.000............14,23 ...............15,11 ........................704.150.800.000........0,43
TMAS..........Pelayaran Tempuran Emas Tbk ....................................................180.................185 ................5.......................615.500..........................108.699.000 ...............-1,5..............-1,54.........................211.090.550.000.........0,91
TRAM..........Trada Maritime Tbk........................................................................600 ...............600 .................-................85.252.500......................51.761.225.000 ..........58,04............58,04....................5.249.426.250.000 .......4,66
WEHA.........Panorama Transportasi Tbk ..........................................................197.................197 .................- ...................4.148.500...........................817.676.000..........-22,35...........-22,35...........................84.369.190.000..........1,21
WINS...........Wintermar Offshore Marine Tbk .................................................345................360...............15 .................91.607.500......................32.018.172.500............23,91 ............24,95.....................1.278.000.000.000 .......2,58
ZBRA..........Zebra Nusantara Tbk ......................................................................50..................50 .................-.....................................- ................................................- .............-1,87 ..............-1,87.............................32.783.310.100..........1,14
5.Konstruksi non bangunan
INDY............Indika Energy Tbk .......................................................................4.700............4.950...........250.................61.232.500 ..................294.017.262.500...........23,66 ............24,92..................25.775.352.900.000 .......4,58
RINA...........Katarina Utama Tbk.........................................................................64..................64 .................-.....................................- ................................................- ...........-4,54.............-4,54..........................51.840.000.000 .......0,58
TBIG............Tower Bersama Infrastructure Tbk.........................................2.500............2.400...........-100..................15.451.500.....................37.873.587.500...........47,34............45,44....................10.936.079.733.600.....20,84
TOWR..........Sarana Menara Nusantara Tbk ...............................................12.850...........13.000 ............150.......................160.000......................2.042.875.000...........139,01 ..........140,63..................13.263.802.500.000.......11,44
TRUB..........Truba Alam Manunggal E. Tbk........................................................73...................73 .................- ...............143.667.500....................10.708.086.000 ...........32,75.............32,75........................1.153.360.307.491 .......0,58
1.Bank
AGRO..........Bank Agroniaga Tbk. .......................................................................161.................162 .................1.....................1.510.500.........................245.568.000............49,13............49,44...........................550.225.217.196 ........1,48
BABP..........Bank ICB Bumiputera Tbk..............................................................138.................145 ................7 ..............................500....................................72.500............24,51.............25,75........................788.231.388.445..........1,41
BACA..........Bank Capital Indonesia Tbk............................................................115.................127...............12...................6.987.000.........................905.235.500 .............15,17 .............16,75..........................567.331.232.874.........1,07
BAEK..........Bank Ekonomi Raharja Tbk.......................................................2.500 .............2.100..........-400........................28.000...........................58.800.000............18,78..............15,77....................5.550.930.000.000.......2,44
BBCA..........Bank Central Asia Tbk ...............................................................5.900............6.050 ............150................139.067.000..................823.166.425.000............17,68..............18,13 ....................147.671.177.676.000 .......4,55
BBKP..........Bank Bukopin Tbk ..........................................................................640................620.............-20...................61.169.500...................38.494.240.000................8,7..............8,42.....................3.778.893.026.860.........1,39
BBNI ...........Bank Negara Indonesia Tbk.......................................................3.375 ............3.350.............-25...............329.537.500.................1.103.971.450.000............12,97.............12,88.....................61.848.269.141.550..........2,9
BBNP..........Bank Nusantara Parahyangan Tbk ...........................................1.230 .............1.230 .................-.....................................- ................................................- ............10,96.............10,96..........................507.188.071.980.........1,25
BBRI............Bank Rakyat Indonesia Tbk ......................................................4.650 .............5.150...........500..............428.963.492...............2.057.484.125.000 ...............6,4...............7,09..................125.775.722.457.000 .......3,84
BBTN ..........Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ....................................1.430.............1.420..............-10 .............238.968.500 ..................346.114.460.000............15,49.............15,38....................12.245.065.516.500..........2,11
BCIC............Bank Mutiara Tbk..............................................................................50..................50 .................-.....................................- ................................................- .............5,29 ..............5,29......................1.403.333.776.800........2,47
BDMN .........Bank Danamon Tbk......................................................................5.100............5.300...........200..................70.129.500..................370.849.725.000............14,47.............15,03....................44.166.782.613.000 .......2,48
BEKS...........Bank Pundi Indonesia Tbk...............................................................161.................165................4.......................651.000..........................104.660.500................-3,1 ..............-3,18........................976.220.437.500......-4,49
BJBR ..........Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan B Tbk..............1.260 ..............1.210............-50..............372.545.000 ...............464.888.400.000.............11,46...............11,01 ........................11.615.187.187.340........2,39
BKSW..........Bank Kesawan Tbk.........................................................................550................750...........200...................3.636.000......................2.335.865.000.............87,16 ...........118,86........................465.193.884.000 .......2,56
BMRI ...........Bank Mandiri (Persero) Tbk......................................................6.000.............5.750..........-250.............340.828.500.............2.005.784.250.000............14,64.............14,03..................119.522.344.766.500........3,06
BNBA..........Bank Bumi Arta Tbk........................................................................159.................159 .................- ..................2.556.000.........................398.672.500............13,58.............13,58..........................363.617.100.000 .......0,85
BNGA..........Bank CIMB Niaga Tbk ................................................................1.550.............1.500............-50................32.962.500.....................51.315.805.000............15,35.............14,85..................35.543.272.534.500.........2,71
BNII .............Bank International Ind. Tbk..........................................................550................650............100.................50.071.000....................29.974.295.000...........55,36............65,43....................36.217.461.053.800.........5,17
BNLI............Bank Permata Tbk.......................................................................1.640 .............1.630..............-10..................2.882.500.......................4.690.195.000....................- .....................- ....................14.577.596.018.830........2,55
BSIM...........Bank Sinarmas Tbk........................................................................360................375...............15.....................13.111.000......................4.800.142.500....................- .....................-....................2.695.685.625.000...............-
BSWD..........Bank Swadesi Tbk ..........................................................................600 ...............600 .................-.....................................- ................................................-............13,82.............13,82........................515.592.000.000.........1,66
BTPN ..........Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk...............................13.700...........13.350..........-350......................209.000.......................2.793.975.000............16,63 ...............16,2 ....................14.970.639.189.900........5,65
BVIC............Bank Victoria Int’l. Tbk ..................................................................157.................154...............-3.......................557.000............................85.324.500.............5,98..............5,86........................625.459.042.978 ..........0,7
INPC............Bank Artha Graha Internasional Tbk ............................................99..................99 .................-......................522.000...........................50.466.500.............9,43 ..............9,43 .......................840.443.220.936 .......0,83
MAYA..........Bank Mayapada Tbk.......................................................................900 ...............900 .................-...........................11.000..............................9.900.000 ..............16,9................16,9......................2.754.817.560.000 .......2,46
MCOR..........Bank Windu Kentjana International Tbk. ....................................148.................144...............-4....................1.995.000.........................294.825.000............22,01.............21,42.........................535.580.225.712.........1,05
MEGA..........Bank Mega Tbk............................................................................3.000............2.900...........-100............................1.000..............................2.900.000.............11,23.............10,85.......................9.133.295.609.100.........2,17
NISP............Bank OCBC NISP Tbk..................................................................1.620.............1.600.............-20 ......................274.000 ........................440.890.000 ...........18,88.............18,65 ....................11.154.403.803.200.......2,44
PNBN..........Bank Pan Indonesia Tbk .............................................................1.050...............1.130..............80..................15.019.000.....................16.561.280.000............15,92...............17,13....................26.936.539.977.740.........2,01
SDRA..........Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk.............................................240................230..............-10................54.859.000......................13.162.047.500 .............9,23..............8,85 ........................527.590.790.000.........1,42
2.Lembaga Pembiayaan
ADMF..........Adira Dinamika Multi Finance Tbk...........................................11.350............11.400..............50 .........................51.500.........................588.025.000..............7,86...............7,89...................11.400.000.000.000........3,34
BBLD ..........Buana Finance Tbk.........................................................................375................390...............15....................1.695.500..........................655.162.500.............10,19 ...............10,6.........................560.087.701.680.........0,61
BFIN............BFI FinanceIndonesia Tbk .........................................................3.700............3.400..........-300........................167.500..........................594.100.000..............7,94 .................7,3.....................2.585.153.555.400.........1,47
BPFI ............Batavia Prosperindo Finance Tbk ................................................189.................182 ...............-7.......................194.500 ...........................35.342.000..............7,05...............6,79........................182.000.000.000.........1,26
CFIN............Clipan Finance Indonesia Tbk ......................................................530................550..............20 ...............26.808.000.....................14.849.770.000.............6,88................7,14 .......................1.431.819.359.300...............1
DEFI ............Danasupra Erapacific Tbk ............................................................630................630 .................-.....................................- ................................................-...........20,08............20,08.........................42.588.000.000.........1,04
INCF............Indo Citra Finance Tbk ..............................................................2.850............2.650..........-200...........................5.500.............................14.875.000............-2,89.............-2,69.........................127.200.000.000......-4,96
MFIN...........Mandala Multifinance Tbk .............................................................510................520...............10.....................1.199.000..........................627.475.000..............5,76 ..............5,87.......................689.000.000.000...........1,3
TRUS ..........Trust Finance Indonesia Tbk........................................................360................360 .................-.....................................- ................................................- ................7,4 .................7,4........................144.000.000.000.........1,06
VRNA..........Verena Multi Finance Tbk ..............................................................117..................117 .................- ...................4.441.000 ..........................513.359.000.............4,55..............4,55 ............................117.234.041.184........0,76
WOMF.........Wahana Ottomitra Multiartha Tbk..............................................560................530.............-30.......................774.500...........................412.180.000.............6,56 ...............6,21 ....................1.060.000.000.000........2,36
3.Perusahaan Efek
AKSI............Majapahit Securities Tbk ..............................................................100.................100 .................-.....................................- ................................................- ..........84,65............84,65 .........................72.000.000.000..........1,01
HADE..........HD Capital Tbk .................................................................................50..................50 .................-......................202.000..............................10.100.000...........43,25............43,25........................106.000.000.000........0,72
KREN..........Kresna Graha Sekurindo Tbk .......................................................560.................610..............50 ...................3.018.500........................1.759.375.000.............8,32...............9,07.......................356.240.000.000........2,28
OCAP..........JJ NAB Capital Tbk .......................................................................260................260 .................-.....................................- ................................................- ....................- .....................-...........................71.032.000.000........2,76
PANS ..........Panin Sekuritas Tbk ...................................................................1.080 ..............1.100..............20.....................1.431.000......................1.548.085.000.............2,89 ..............2,94.......................792.000.000.000.........1,32
PEGE...........Panca Global Securities Tbk .........................................................150.................150 .................-.....................................- ................................................- ..............5,74...............5,74...........................101.193.466.500 .......0,82
RELI ............Reliance Securities Tbk ................................................................530................530 .................-.....................................- ................................................-............12,55.............12,55 .......................477.000.000.000 .......2,04
TRIM...........Trimegah Securities Tbk.................................................................110.................106...............-4......................447.000...........................46.443.500...........25,07 .............24,15........................387.430.000.000 ........1,08
YULE...........Yulie Sekurindo Tbk .........................................................................63 ..................63 .................-.....................................- ................................................- ...........70,62............70,62 ..........................16.065.000.000........0,33
4.Asuransi
ABDA..........Asuransi Bina Dana Arta Tbk........................................................510................520...............10......................258.000..........................132.390.000.............2,47 ..............2,52..........................143.475.321.600.........0,81
AHAP..........Asuransi Harta Aman P Tbk...........................................................117.................129...............12...........................4.500..................................559.000 ..............10,9.............12,02.........................64.500.000.000.........1,22
AMAG .........Asuransi Multi Artha Guna Tbk ...................................................140.................140 .................-...................7.304.000.......................1.036.822.000.............3,09 ..............3,09..........................201.130.283.200 .......0,64
ASBI............Asuransi Bintang Tbk ....................................................................255................255 .................-.....................................- ................................................-............-4,37.............-4,37 ............................44.419.275.180........0,55
ASDM..........Asuransi Dayin Mitra Tbk .............................................................550................630..............80 ......................276.500 ...........................169.215.000 .............9,62..............11,02........................120.960.000.000........0,98
ASJT...........Asuransi Jasa Tania Tbk...............................................................420................420 .................-.....................................- ................................................-..............7,66...............7,66........................126.000.000.000...........1,2
ASRM..........Asuransi Ramayana Tbk.............................................................1.040.............1.040 .................-.....................................- ................................................- .............6,59 ..............6,59...........................110.655.871.040 .......0,85
LPGI ............Lippo General Insurance Tbk......................................................1.180.............1.080...........-100......................330.000 ..........................356.125.000..............3,72.................3,4........................162.000.000.000........0,29
MREI ...........Maskapai Reasuransi Ind. Tbk .....................................................550................550 .................-.....................................- ................................................- .............4,96 ..............4,96 ........................213.589.068.550.........1,26
PNIN ...........Panin Insurance Tbk ......................................................................510................530..............20 ..................6.536.000.....................3.388.685.000..............3,76................3,91 ........................2.156.211.677.600..........0,6
PNLF...........Panin Financial Tbk ........................................................................199.................199 .................- ................118.785.000......................23.321.175.000.............6,54..............6,54.......................4.784.377.241.907 .......0,86
5.Lainnya
APIC............Pan Pacific International Tbk ......................................................265................255..............-10 ...................1.065.500..........................270.235.000 ...............1,14...................1,1 ..........................35.706.056.250........0,28
ARTA ..........Arthavest Tbk .................................................................................365................365 .................-.....................................- ................................................- ..........80,62............80,62 .........................163.036.073.875..........1,21
BCAP..........Bhakti Capital Indonesia Tbk.......................................................500 ...............500 .................- ..............................500.................................250.000...........22,87............22,87........................625.087.500.000...........1,6
GSMF ..........Equity Development Investment Tbk............................................90..................86...............-4...........................2.500 ..................................215.000..........240,13..........229,46 ........................449.464.913.028........0,99
LPPF...........Matahari Department Store Tbk .............................................2.550............2.550 .................-.....................................- ................................................- .............11,07 ..............11,07......................7.440.691.104.000...........7,8
LPPS...........Lippo Securities Tbk........................................................................98 ..................97................-1 .................21.350.000.......................2.122.339.000..............1,86 ...............1,85 .........................215.194.500.000.........0,61
MTFN..........Capitalinc Investment Tbk ..........................................................1.140.............1.080............-60.......................109.000...........................121.585.000........202,02 ...........191,38........................865.748.378.520......27,86
RODA..........Royal Oak Development Asia Tbk .................................................50..................50 .................- ....................1.744.000............................87.200.000 ............-7,54..............-7,54........................673.740.000.000........0,55
SMMA.........Sinar Mas Multiartha Tbk .........................................................1.800..............1.750............-50 ......................467.000..........................821.625.000..............11,19.............10,88 .....................10.891.637.165.500..........2,5
1.Perdagangan Besar Barang Produksi
AIMS...........Akbar Indo Makmur Stimec Tbk ...................................................135.................135 .................-.....................................- ................................................- ....................- .....................- ..........................14.850.000.000.........0,71
AKRA..........AKR Corporindo Tbk ...................................................................1.530..............1.670............140.................113.519.000...................181.570.505.000............19,32.............21,08.....................6.334.203.120.000........2,67
BMSR..........Bintang Mitra Semestaraya Tbk .................................................265................265 .................-.....................................- ................................................- ............-9,87.............-9,87 ........................307.188.000.000 .......0,68
CLPI ............Colorpak Indonesia Tbk.................................................................320................325 ................5......................1.114.000..........................356.812.500.................4,1 ...............4,16...........................99.560.012.500..........0,8
DSSA...........Dian Swastika Sentosa Tbk ....................................................30.200..........36.200........6.000 .........................31.000..........................971.350.000 ..........402,11 ...............482..................27.893.993.984.000........9,56
EPMT..........Enseval Putra Megatrading Tbk ...............................................1.240 ..............1.100...........-140........................101.000...........................101.225.000............14,82 ..............13,14...................2.508.000.000.000.........1,49
FISH............FKS Multi Agro Tbk .....................................................................1.000................950............-50......................323.500..........................315.590.000 ...............6,8..............6,46.......................456.000.000.000........2,27
GEMA..........Gema Grahasarana Tbk.................................................................295................295 .................- .....................1.123.500.........................328.395.000.............2,94 ..............2,94.........................94.400.000.000..........1,12
GREN..........Evergreen Invesco Tbk ....................................................................116..................112...............-4 .................18.576.000........................2.123.134.000........540,29 ..........521,66.........................515.760.000.000...........1,11
HEXA..........Hexindo Adiperkasa Tbk ...........................................................6.900............6.850............-50......................824.500.......................5.685.175.000...........25,54............25,36....................5.754.000.000.000 .......6,08
INTA............Intraco Penta Tbk........................................................................2.275 ............2.325..............50...................8.926.500...................20.934.662.500............15,54.............15,88 ......................1.004.413.587.300..........2,5
INTD............Inter Delta Tbk................................................................................420................420 .................-.....................................- ................................................- ............17,45..............17,45 ...........................49.713.552.000........5,37
KARK..........Dayaindo Resources International Tbk. .......................................50..................50 .................-.....................1.198.500............................59.925.000............10,35.............10,35........................966.224.393.750 .......0,42
KONI ...........Perdana Bangun Pusaka Tbk ........................................................100.................100 .................-.....................................- ................................................- .............2,43 ..............2,43 ............................7.600.000.000.........0,31
LTLS............Lautan Luas Tbk.............................................................................780................790...............10......................385.000 .........................296.925.000.............8,55..............8,66........................616.200.000.000........0,77
MDRN .........Modern Internasional Tbk ........................................................2.300............2.500...........200......................643.500 .......................1.484.737.500............36,12 ............39,26 .....................1.599.544.755.000.......4,44
MICE ...........Multi Indocitra Tbk ........................................................................355................365...............10 ................14.844.000 ......................5.318.562.500.............6,06 ..............6,23........................219.000.000.000.........0,91
OKAS..........Ancora Indonesia Resources Tbk.................................................310.................310 .................- ...................2.637.500.........................835.682.500............31,09.............31,09..........................547.437.610.870...........3,7
SDPC ..........Millennium Pharmacon Int. Tbk .....................................................70...................73 ................3.........................77.500..............................5.334.000 .........-94,39..........-98,44...........................53.144.000.000..........0,6
SQMI ...........Allbond Makmur Usaha Tbk .........................................................130.................130 .................-.....................................- ................................................- ...........-17,02 ............-17,02...........................39.156.000.000........3,82
TGKA..........Tigaraksa Satria Tbk .....................................................................680 ...............680 .................-.....................................- ................................................- .............6,53 ..............6,53........................624.575.070.000.........1,46
DATA EMITEN & FINANSIAL Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
f5
Jenis transaksi Volume Jumlah Frekuensi
TIRA .............Tira Austenite Tbk.................................................................................1.740................1.740...................- .......................................-....................................................- ..............17,54...............17,54 .............................102.312.000.000..........1,23
TMPI .............AGIS Tbk....................................................................................................140...................139..................-1....................79.353.000.........................10.981.065.500.........-209,93..........-208,43...............................764.789.579.951 .........0,73
TRIL..............Triwira Insanlestari Tbk. ...........................................................................62....................60.................-2......................6.989.000..............................425.146.500.............32,28...............31,24..............................72.000.000.000 ...........0,3
TURI .............Tunas Ridean Tbk....................................................................................600.................600...................-...................35.505.500..........................21.709.175.000.............12,44 ..............12,44 .......................3.348.000.000.000 ........2,84
UNTR............United Tractors Tbk .........................................................................22.750.............22.150...........-600.....................65.175.500 .................1.458.560.850.000...............19,18...............18,67........................73.690.331.818.450.........4,69
WAPO...........Wahana Phonix Mandiri Tbk...................................................................100 ..................100...................- .......................................-....................................................- ...........-25,02.............-25,02 .............................52.000.000.000.........0,65
WICO.............Wicaksana Overseas Int’l Tbk .................................................................50....................50...................- .................................500........................................25.000..............-7,38 ...............-7,38..............................63.447.548.850.........0,96
2.Perdagangan Eceran
ACES ............Ace Hardware Indonesia Tbk.............................................................2.700..............2.650..............-50........................1.163.500 ............................3.114.775.000 ............28,63 .................28,1........................4.544.750.000.000.........4,67
ALFA.............Alfa Retailindo Tbk ............................................................................2.400..............2.400...................- .......................................-....................................................- ...........-34,95.............-34,95 ..........................1.123.200.000.000............3,9
AMRT ...........Sumber Alfaria Trijaya Tbk ................................................................2.875 ..............2.875...................-.........................445.500............................1.253.150.000 ............48,57..............48,57........................9.866.358.875.000............9,9
CSAP............Catur Sentosa Adiprana Tbk. ..................................................................96....................95..................-1.......................3.190.500..............................301.670.500................8,81 ................8,72.............................275.028.591.000...........0,6
GOLD............Golden Retailindo Tbk.............................................................................375..................385 ................10.....................2.462.500.............................934.887.500...............20,5...............21,05................................110.110.000.000..........1,93
HERO............Hero Supermarket Tbk.......................................................................4.300..............4.300...................-...............................1.000 .................................4.300.000.............74,33 ..............74,33..........................1.416.506.000.000.........9,49
KOIN.............Kokoh Inti Arebama Tbk ........................................................................205...................190...............-15........................1.199.500.............................239.403.500...............26,9..............24,93 ...............................185.791.979.750..........1,49
MAPI.............Mitra Adiperkasa Tbk..........................................................................2.325...............2.375...............50.....................12.067.000.......................28.352.900.000..............19,52...............19,94........................3.942.500.000.000 .........2,79
MIDI ..............Midi Utama Indonesia Tbk ....................................................................360..................370 ................10 ......................4.140.000...........................1.526.992.500...........314,52............323,26 ..........................1.066.470.610.000.........4,28
MPPA............Matahari Putra Prima Tbk ..................................................................1.470................1.700.............230 ..................58.400.000.......................95.382.075.000................1,08.................1,25 .........................9.480.129.560.000 ............1,2
MTSM...........Metro Realty Tbk ....................................................................................900.................900...................- .......................................-....................................................-..............33,01 ...............33,01..............................52.390.800.000.........0,67
RALS............Ramayana Lestari Sentosa Tbk.............................................................810..................790..............-20 ...................36.709.000........................29.620.310.000..............13,56...............13,23 .......................5.605.840.000.000...........2,11
RIMO.............Rimo Catur Lestari Tbk............................................................................50....................50...................- ...........................151.000..................................7.550.000...............-1,26................-1,26...............................17.000.000.000........-0,72
SKYB............Skybee Tbk...............................................................................................520...................510...............-10...........................83.000 .................................41.152.500 .............34,81...............34,14...........................298.350.000.000.........2,23
SONA............Sona Topas Tourism Inds. Tbk............................................................1.600...............1.600...................- .......................................-....................................................- ................11,12.................11,12............................529.920.000.000.........2,37
TKGA............Toko Gunung Agung Tbk........................................................................250 .................250...................- .......................................-....................................................-..............-2,57...............-2,57...............................13.000.000.000.......39,28
TRIO.............Trikomsel Oke Tbk...................................................................................630 .................650...............20..........................397.000 ...............................243.110.000................13,4...............13,82........................2.892.500.000.000.........3,58
3.Restoran, Hotel & Pariwisata
ANTA............Anta Express Tour & Travel Se Tbk ......................................................185...................185...................- ...........................50.000..................................9.250.000...............20,6................20,6............................105.450.000.000.........0,83
BAYU............Bayu Buana Tbk .....................................................................................260 .................250...............-10.........................852.000...............................215.742.500 ...............17,16.................16,5...............................88.305.195.000.........0,95
BUVA............Bukit Uluwatu Villa Tbk..........................................................................350 .................345 ................-5.....................15.318.000..........................5.424.795.000...............31,01 ..............30,57..............................985.714.162.500.........2,27
FAST.............Fast Food Indonesia Tbk.....................................................................9.000..............9.000...................- .......................................-....................................................-..............18,37...............18,37.........................4.016.250.000.000.........5,24
GMCW...........Grahamas Citrawisata Tbk. ...................................................................860.................860...................- .......................................-....................................................-......................- .......................-..............................50.602.363.880.........6,56
HOME...........Hotel Mandarine Regency Tbk................................................................99....................99...................- .......................................-....................................................-............-198,8.............-198,8.................................120.122.777.412..............1,1
ICON.............Island Concepts Indonesia Tbk ............................................................470..................470...................- .......................................-....................................................-...........-118,05............-118,05..............................117.500.000.000.......48,31
INPP .............Indonesian Paradise Property Tbk........................................................179...................179...................- .......................................-....................................................-..............55,91 ...............55,91 ............................431.533.844.400..........0,91
JSPT.............Jakarta Setiabudi Internasional Tbk...................................................700..................700...................- .......................................-....................................................-..............13,87...............13,87............................1.623.115.200.000..........1,43
MAMI ............Mas Murni Indonesia Tbk .........................................................................50....................50...................- .......................................-....................................................- ............86,46 .............86,46.................................115.361.995.150...........0,2
MAMIP .........Mas Murni Tbk (Preferen)......................................................................600.................600...................- .......................................-....................................................- ................0,19 .................0,19................................3.600.000.000 ........-0,01
PANR............Panorama Sentrawisata Tbk ..................................................................175...................175...................- .......................................-....................................................- .............58,01...............58,01 ............................210.000.000.000 ............1,3
PDES ............Destinasi Tirta Nusantara Tbk ..............................................................187...................187...................- ...........................25.000..................................4.675.000............40,45 .............40,45.............................133.705.000.000...........1,21
PGLI..............Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk................................................60....................60...................- .......................................-....................................................-......................- .......................-..............................29.280.000.000 .........0,79
PJAA.............Pembangunan Jaya Ancol Tbk.............................................................830.................800..............-30 ............................10.000..................................8.075.000...............13,51 ...............13,03..........................1.279.999.996.800..........1,34
PLIN..............Plaza Indonesia Realty Tbk ................................................................1.900...............1.900...................- .......................................-....................................................-..............45,31...............45,31 ........................6.745.000.000.000..........3,76
PNSE............Pudjiadi & Sons Estate Tbk.................................................................1.630...............1.900.............270..............................3.500...................................6.712.500................6,41.................7,47............................246.478.964.900..........1,87
PSAB............Pelita Sejahtera Abadi Tbk. ..................................................................450 .................450...................- .......................................-....................................................-......................- .......................-...............................13.500.000.000.........2,26
PSKT ............Pusako Tarinka Tbk. ...............................................................................700..................700...................- .......................................-....................................................-......................- .......................- ..............................57.400.000.000.........2,83
PTSP.............Pioneerindo Gourmet Int’l Tbk ............................................................300 .................300...................- ...........................26.000...................................7.812.500...............4,08................4,08..............................66.242.400.000.........2,06
SHID.............Hotel Sahid Jaya Tbk .............................................................................950 .................960 ................10....................16.385.500 ...........................16.151.105.000 ............59,84..............60,47 ............................1.074.553.121.280..........3,51
SMMT...........Eatertainment International Tbk .......................................................2.175................2.175...................- .......................................-....................................................-......................- .......................-.............................174.000.000.000.......-14,76
4.Advertising, Printing & Media
ABBA............Mahaka Media Tbk...................................................................................325...................198.............-127....................39.733.000..........................11.500.981.000..........449,83............274,05.............................545.514.750.000.........4,04
Sumber: Data dari PT BEI diolah kembali oleh Stock Watch
* Saham yang IPO
REKAPITULASI SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 10–14 JANUARI 2011 (SAMBUNGAN DARI HAL. F4)
Nama saham
K u r s ▲/ ▼ T r a n s a k s i PER Kapitalisasi P/BV
10 Jan. 14 Jan. (point) Volume Nilai 10 Jan. 14 Jan. pasar
Nama saham
K u r s ▲/ ▼ T r a n s a k s i PER Kapitalisasi P/BV
10 Jan. 14 Jan. (point) Volume Nilai 10 Jan. 14 Jan. pasar
EMTK............Elang Mahkota Teknologi Tbk.............................................................1.280 ................1.150.............-130.......................1.879.500...........................2.183.945.000...............17,81.....................16.........................5.896.397.553.000...........2,11
FORU............Fortune Indonesia Tbk...............................................................................111....................110..................-1 ......................1.028.500.................................111.722.000...............8,55................8,47.................................51.174.640.000..........0,51
IDKM.............Indosiar Karya Media Tbk .....................................................................870...............1.020..............150....................76.327.500..........................71.191.680.000.............49,47 ...................58 .........................2.066.126.095.380.........6,52
JTPE.............Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.................................................................1.200...............1.260...............60.......................7.316.500............................9.131.220.000 .............12,34...............12,96............................445.959.360.000.........4,34
LPLI ..............Star Pacific Tbk .......................................................................................235 .................250 ................15......................1.288.500..............................313.850.000...............2,09................2,22............................292.608.200.750 ...........0,3
MNCN...........Media Nusantara Citra Tbk ...................................................................860..................870 ................10 ...................73.049.500.......................63.659.905.000..............15,39...............15,57.........................11.982.948.915.000.........2,66
SCMA ...........Surya Citra Media Tbk........................................................................3.500..............3.500...................- .........................373.500 ............................1.315.637.500...............15,12................15,12..........................6.725.446.105.000.........4,79
TMPO ...........Tempo Inti Media Tbk.................................................................................81....................80..................-1 .........................393.000.................................31.676.500.................12,1 ................11,95 .............................58.000.000.000 .........0,77
5.Jasa Komputer & Perangkatnya
ASGR............Astra Graphia Tbk...................................................................................650..................670...............20......................10.157.500...........................6.647.100.000...............8,94 ................9,22............................903.682.935.000.........2,07
CENT............Centrin Online Tbk. .................................................................................172...................152..............-20..........................100.000.................................17.262.500...............13,81 .................12,2 .................................87.417.100.000...........1,01
DNET............Dyviacom Intrabumi Tbk........................................................................320..................320...................- .......................................-....................................................- .............46,16...............46,16.............................58.880.000.000 .........3,97
ITTG..............Leo Investments Tbk ................................................................................97....................93................-4..........................149.000.................................13.669.500 .............16,56...............15,87..............................36.642.000.000 .......-5,36
LMAS............Limas Centric Indonesia Tbk...................................................................50....................50...................-.........................809.500...............................40.546.000................3,77.................3,77...............................39.392.576.250..........0,91
MTDL............Metrodata Electronics Tbk.....................................................................122...................127..................5.....................21.819.500 ..........................2.735.728.500.................7,61 .................7,92..............................272.278.592.221 .........0,77
6.Perusahaan Investasi
BHIT .............Bhakti Investama Tbk..............................................................................169...................185 ................16................998.865.000 .......................180.801.531.000.............14,84...............16,24............................5.521.910.126.325..........1,05
BMTR ...........Global Mediacom Tbk ............................................................................630..................670...............40 ....................151.017.000.........................97.961.235.000 .............14,03...............14,92.........................9.226.043.748.500..........1,27
BNBR............Bakrie & Brothers Tbk..............................................................................66 ....................73..................7...............3.307.661.500.....................230.266.667.000................-8,2...............-9,07...........................6.841.685.373.120.........0,83
BRMS ...........Bumi Resources Minerals Tbk ..............................................................660...................710...............50....................110.610.500.......................74.466.525.000......................- .......................- .........................12.899.711.680.000.....-40,32
MLPL............Multipolar Tbk .........................................................................................290...................315 ...............25..................338.971.000......................103.282.222.500 .................0,6................0,65...........................2.434.175.991.450.........0,47
PLAS ............Polaris Investama Tbk ..........................................................................1.010................1.010...................-.........................549.000 .............................557.620.000.............116,41 ..............116,41 ..........................1.196.042.000.000...........7,15
POOL............Pool Advista Indonesia Tbk...................................................................565..................565...................- .......................................-....................................................- ................3,41 .................3,41 .............................56.500.000.000.........0,44
7.Lainnya
MFMI.............Multifiling Mitra Indonesia Tbk. ............................................................360..................320..............-40.......................7.337.500 .........................2.386.887.500.............32,22 .............28,64............................242.425.920.000.........4,24
Transaksi perdagangan.....................................................20.397.496.492 ...........29.549.598.306.000...............608.508
A. Negosiasi..............................................................................3.792.613.054...............3.928.396.484.968......................3.014
B. Pasar Tunai......................................................................................175.000 ...........................219.000.000.............................2
Jumlah perdagangan saham non reguler..........................3.792.788.054................3.928.615.484.968......................3.016
Total saham..........................................................................24.190.284.546.............33.478.213.790.968..................611.524
A. Negosiasi............................................................................2.638.046.070 ......................124.133.155.663 ..........................30
B. Pasar Tunai.................................................................................5.830.000 ...........................354.616.500........................257
Jumlah perdagangan bukti right non reguler...................2.643.876.070......................124.487.772.163........................287
Total perdagangan bukti right............................................2.643.876.070 ....................124.487.772.163........................287
Transaksi perdagangan waran reguler....................................858.116.500......................66.023.491.000....................17.666
Transaksi perdagangan waran non reguler .................................1.756.706.............................168.295.921...........................26
Total perdagangan waran.......................................................859.873.206........................66.191.786.921 ...................17.692
Total perdagangan (10-14 Januari 2011) ........................27.694.033.822............33.668.893.350.052 ...............629.503
Nama bank Valas 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan
Nama bank 1 Bulan 3 Bulan 6 Bulan 12 Bulan Berlaku
Nasabah luar negeri:
Nasabah dalam negeri lainnya:
Nasabah dalam negeri asing:
Bank luar negeri:
AGREGATDEPOSITO 1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln 24 Bln
EURO 3MG 1 Bln 2Bln 3Bln 5Bln 6Bln 8Bln 9Bln 10Bln 12Bln
SIBOR
PENJAMINAN LPS 15 Januari 2011-14 Mei 2011 (dalam %)
Suku Bunga Bank Bank Bank Bank Bank
Tabungan Asing Campuran Pemerintah Daerah Pemerintah Swasta Nasional
JIBOR
JENIS KREDIT Dasar kredit KMK Flat KI Flat KK Flat
Bank O/N 7 Hari 1 Bln 3 Bln 6 Bln 12 Bln
SUKU BUNGA ANTARBANK
Sukubunga antarbank di Jakarta (Jakarta Interbank Offered Rate) pada 14 Januari 2011
Bank Chinatrust ............................................................................EUR............................2,00..........................2,00.........................1,75..............................1,75
Bank BRI.........................................................................................EUR.............................0,75...........................1,00 ........................1,00 .............................1,00
Bank Kesawan ...............................................................................Sin$............................0,50..........................0,50.......................0,50............................0,50
Bank Mestika .................................................................................Sin$ ............................0,75...........................0,75........................0,75.............................0,75
Bank CIMB Niaga ..........................................................................Sin$............................0,05...........................0,10 .......................0,25 ............................0,25
EUR............................0,25..........................0,25 .......................0,35 ............................0,45
Aus$...........................3,00..........................3,00 .......................3,00 ............................3,00
Bank Central Asia.........................................................................SGD..............................1,25...........................1,25.........................1,25..............................1,25
EUR.............................1,00...........................1,00 ........................1,00 .............................1,00
JPY ............................0,00..........................0,00.......................0,00............................0,00
AUD............................2,50..........................2,50.......................2,50............................2,50
GBP.............................1,50...........................1,50 ........................1,50 .............................1,50
Bank Int’l Indonesia......................................................................Yen...............................0,10...........................0,10.........................0,10..............................0,10
Pound..........................1,00...........................1,00 ........................1,00 .............................1,00
Aus$...........................2,50...........................2,75.......................2,50............................2,50
Sin$............................0,25..........................0,25 .......................0,25 ............................0,25
EUR............................0,25..........................0,50.......................0,50............................0,50
Bank Mutiara .................................................................................Sin$............................0,25..........................0,25 .......................0,25 ............................0,25
EUR............................0,25..........................0,50.......................0,50............................0,50
Yen...............................0,10...........................0,10.........................0,10..............................0,10
Aus$...........................2,25..........................2,25 .......................2,25 ............................2,25
Pound..........................1,00...........................1,00 ........................1,00 .............................1,00
Amro Bank .....................................................................................Yen...............................0,01 ..........................0,02 .......................0,05 ............................0,05
Pound..........................3,12 ..........................3,37 .......................3,50 ............................3,50
Aus$...........................2,50...........................2,75 .......................2,87 ............................3,00
Sin$............................0,50...........................0,75 .......................0,87 ............................0,87
EUR..............................1,75............................1,75.........................1,75..............................1,75
EUR............................4,00..........................4,00.......................4,00............................4,00
Bank ABN AMRO Bank NV.........................5,6000 .......5,9000.......6,2500 ......6,9000........7,2500......7,5000
The Bank of America NT & SA...................5,8000.......6,0000........6,1500.......6,7000........7,0000 ......7,2500
Citibank NA...................................................5,5400 .......5,6900.......5,9000......6,4600........6,7400......7,0000
JP Morgan Chase Bank...............................5,6000.........6,1000.......6,3500......6,6000 .......6,8500 .......7,1000
PT Bank CIMB Niaga Tbk............................5,5500 .......5,6000 ......6,0000 ......6,3000.......6,6000......6,9000
PT Bank Central Asia Tbk...........................5,6000.......5,8000......6,4000.......6,7000 .......6,9000 ......7,2500
PT Bank Danamon Indonesia Tbk .............5,5500 .......5,6000 ......6,2000......6,4000........6,7500......7,0000
PT Bank Int'l Indonesia Tbk .......................5,5600 .......5,6500 ......6,2000 ......6,4500........6,7500......7,0000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk..................5,6000........5,7000 ......6,3000......6,5000........6,7500......7,0000
PT Bank Negara Indonesia 1946................5,5700 .......5,6500 ......6,2000 ......6,3000.......6,6000 .....6,8000
PT Bank Permata Tbk..................................5,5500 .......5,6000.......5,9000........6,1000.......6,4000......6,9000
PT Bank Rakyat Indonesia..........................5,6000........5,7000.......6,2500.......6,7500........7,0000......7,2000
PT Bank Tabungan Negara .........................5,5500 .......5,6000........6,1000.......6,3500 .......6,6500......6,9500
PT Pan Indonesia Bank Ltd Tbk.................5,5500 .......5,6000 ......6,2000.......6,7500.......6,8000 .....6,8000
Standard Chartered Bank...........................5,6500........5,7500........6,1000......6,5000........7,0000......7,2000
The Bank Of Tokyo-Mitsubishi....................5,7500.........6,1000 ......6,3000.......6,7500........7,0000 ......7,3500
The Hongkong & Shanghai BC...................5,6000.......6,0000 ......6,4500......6,8000........7,0000 ......7,2500
Tertinggi ........................................................5,8000.........6,1000 ......6,4500 ......6,9000........7,2500......7,5000
Terandah........................................................5,5400 .......5,6000.......5,9000........6,1000.......6,4000 .....6,8000
Rata-rata..........................................................5,6011.........5,7670..........6,1911 .......6,5476........6,8258 ......7,0852
Tertinggi .............................................8,0000......7,7500 ..............8,0000.................5,0000..............10,0000
Terendah.............................................0,5000.....0,2500...............0,2500..................0,0100 ...............0,0500
Rata-rata.............................................3,6666.....2,6000...............3,3300..................2,7200.................3,5651
Rupiah..........................................................................................................................................................................7,00
Dolar AS.......................................................................................................................................................................2,75
BPR (Rp) ....................................................................................................................................................................10,25
US$ (13 Jan'11)............................................0,26620.......0,28717....0,30600....0,46056.......0,61778....0,78622
SIN$ (13 Jan'11) ............................................0,31307......0,37562.....0,43779 .....0,56251 .....0,68473....0,78306
SWAP (Sin$, 13 Jan'11) ...............................0,20134 ......0,23831.....0,26929 ....0,43872 ......0,60551 ....0,77758
Libor ($ 13 Jan'11)........................................0,26125.....0,28250......0,30313....0,45656 ......0,61656 ....0,78375
Euribor (7 Jan'11) ......0,552....0,759 ...0,864.....0,997.......1,134......1,223....1,322......1,370 .......1,414 .......1,505
Euribor (10 Jan'11).....0,678...0,754 ...0,860.....0,995 .......1,132......1,222.....1,321 ......1,370........1,413 .......1,506
Euribor (11 Jan'11) ......0,678 ...0,752....0,857.....0,995 .......1,133......1,222.....1,321 ......1,370.........1,411 .......1,505
Euribor (12 Jan'11) ....0,682 ...0,754 ...0,858.....0,995 .......1,135......1,225....1,324......1,373 .......1,415 .......1,508
Euribor (13 Jan'11) ....0,688 ...0,758....0,863.....0,998.......1,140......1,229....1,327......1,377 .......1,419.........1,513
Euribor (14 Jan'11) .....0,707 ...0,768....0,872......1,006.......1,154......1,244...1,344......1,395 ......1,439........1,536
RUPIAH:
Tertinggi ...............................................................14,5000 .......14,5000.......14,5000........14,5000 ...........13,2500
Terendah.................................................................1,0000..........1,0000..........1,0000...........1,0000 .............1,0000
Rata-rata................................................................6,4976.........6,6264.........6,6570..........6,6992..............6,5319
DOLAR AS:
Tertinggi ................................................................4,2500.........3,0000.........4,2500..........5,0000.............3,7500
Terendah.................................................................0,1000.........0,0400..........0,1000..........0,0800..............0,1000
Rata-rata............................................................................- ..........1,0954.....................- ......................- ..............0,9155
Rata-rata seluruh bank (Rp) .................................11,9113.................9,7040 ................10,0336 .................10,5648
Rata-rata seluruh bank (US$)............................4,9608 ................4,2895...................5,2103....................7,0762
SUKU BUNGA DEPOSITO
Tingkat suku bunga deposito berjangka Rp/US$ pada 14 Januari 2011 (% per tahun).
Bank BNI Tbk ..........................................................................5,50/1,25...................5,50/1,25 ................6,00/1,25..................6,25/1,25 ................27/01/10
Bank Bukopin..........................................................................6,00/1,50...................6,25/1,50................6,50/1,50 ..................6,75/1,50................21/05/10
Bank Bumi Arta.......................................................................7,00/1,00 ...................7,00/1,00.................7,00/1,00 ..................7,00/1,00 ................14/07/10
Bank Central Asia Tbk..........................................................5,00/0,20..................5,25/0,20 ...............5,50/0,20..................5,75/0,35................01/09/10
Bank Chinatrust Indonesia...................................................5,00/1,00...................5,00/1,00................5,00/1,00..................5,00/1,00 ...............14/04/10
Bank Danamon Tbk...............................................................5,25/0,25..................5,50/0,25 ...............6,00/0,25.................6,00/0,25................01/03/10
Bank DKI ..................................................................................6,50/1,50...................6,50/1,50.................6,75/1,50 ..................6,75/1,50................28/01/10
Bank ICB Bumiputera ............................................................7,00/1,00....................7,00/1,25.................7,00/1,50 .................7,00/2,00.................03/01/11
Bank Int'l Indonesia Tbk........................................................5,75/0,75...................5,75/0,75.................5,75/0,75..................5,75/0,75...............22/02/10
Bank Jabar Banten................................................................6,50/1,50...................6,50/1,50................6,50/1,50 ..................6,75/1,50................01/09/10
Bank Jateng .....................................................................................7,00 ............................7,00..........................7,00 ...........................7,00.................09/11/10
Bank Kesawan.........................................................................5,75/0,75...................5,75/0,75.................5,75/0,75..................5,75/0,75 ................17/06/10
Bank Mandiri ..........................................................................5,25/0,25..................5,25/0,25................5,75/0,25.................6,00/0,50.................01/10/10
Bank Maspion.........................................................................7,00/6,00 ..................7,00/6,00................7,00/6,00..................7,00/6,00..................11/01/10
Bank Mayapada Tbk ..............................................................6,50/1,50...................6,50/1,50.................6,75/1,50 ..................6,75/1,50................25/01/10
Bank Mutiara ..........................................................................6,50/0,75 ..................6,50/0,75................6,50/0,75..................6,50/0,75...............29/09/10
Bank Panin Tbk......................................................................6,00/0,25..................6,00/0,50................6,00/0,75..................6,00/1,00...............26/08/10
Bank Permata..........................................................................5,75/1,25....................5,75/1,25.................5,75/1,25...................5,75/1,25 ..............22/04/10
Bank Rakyat Indonesia ........................................................5,50/0,50..................5,50/0,50...............6,00/0,50.................6,00/0,50 ...............01/08/10
Bank Saudara .........................................................................7,00/0,25...................7,00/0,25................7,00/0,25..................7,00/0,25..................14/11/10
Bank Sinarmas.......................................................................7,00/2,50 ..................7,00/2,50................7,00/2,50 .................7,00/2,50................01/03/10
Bank Swadesi Tbk..................................................................6,75/2,50 ..................7,00/2,50................7,25/2,50..................7,25/2,50.................19/01/10
Bank Tabungan Negara..................................................................6,25............................6,25 .........................6,25...........................6,25...............29/07/09
Bank Yudha Bhakti ..........................................................................7,00 ............................7,00..........................7,00 ...........................7,00...............15/08/09
Jangka waktu Base rate Base rate Base rate Premi Swap Premi Swap Volume
tertinggi terendah rata-rata tertinggi terendah
tertimbang
KURS SWAP
Bank dalam negeri:
Swap O/N...........................................................9.067,00...........9.062,00............9.063,66.................1,33....................1,32........30.000,00
Tom/Next .........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Spot/Next.........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr Spot/Next s.d 1 Minggu..................9.065,00 ..........9.060,00.............9.061,86................9,50...................5,20 .....209.000,00
Lebih dr 1 Minggu s.d 2 Minggu....................9.065,00...........9.063,00............9.063,88...............17,25 ..................17,25.........18.000,00
Lebih dr 2 Minggu s.d 1 Bulan.......................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Bulan s.d 3 Bulan..........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 3 Bulan s.d 6 Bulan ........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Diatas 6 Bulan.................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Swap O/N..........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Tom/Next .........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Spot/Next.........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr Spot/Next s.d 1 Minggu..................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Minggu s.d 2 Minggu....................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 2 Minggu s.d 1 Bulan.......................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Bulan s.d 3 Bulan..........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 3 Bulan s.d 6 Bulan ........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Diatas 6 Bulan.................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Swap O/N..........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Tom/Next .........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Spot/Next.........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr Spot/Next s.d 1 Minggu..................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Minggu s.d 2 Minggu....................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 2 Minggu s.d 1 Bulan.......................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Bulan s.d 3 Bulan..........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 3 Bulan s.d 6 Bulan ........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Diatas 6 Bulan.................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Swap O/N..........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Tom/Next .........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Spot/Next.........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr Spot/Next s.d 1 Minggu..................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Minggu s.d 2 Minggu....................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 2 Minggu s.d 1 Bulan.......................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Bulan s.d 3 Bulan..........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 3 Bulan s.d 6 Bulan ........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Diatas 6 Bulan.................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Swap O/N..........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Tom/Next .........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Spot/Next.........................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr Spot/Next s.d 1 Minggu..................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Minggu s.d 2 Minggu....................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 2 Minggu s.d 1 Bulan.......................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 1 Bulan s.d 3 Bulan..........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Lebih dr 3 Bulan s.d 6 Bulan ........................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Diatas 6 Bulan.................................................0.000,00..........0.000,00 ...........0.000,00 ...............0,00...................0,00...................0,00
Kurs US$/Rp transaksi SWAP pada 14 Januari 2011 (US$.000).
Jangka waktu Tertinggi Terendah Rata-rata Volume
tertimbang
TRANSAKSI WARAN 14 JANUARI 2011
Code Date Close ▲/ ▼ Value Code Date Close ▲/ ▼ Value
Sumber: BEI
AGRO-W.......25/05/2011 .........32........-3 ..........69,755,000
BACA-W.........11/07/2012.........30.........0 .............................0
BAPA-W..........11/01/2013..........79.........0 .............................0
BCIP-W..........10/12/2012........129........-2..........36,507,000
BIPI-W...........11/02/2013 .........29.........0 .........56,209,500
BMSR-W.........15/11/2013.............1.........0 .............................0
BNBR-W.......01/04/2011............4.........0...........27,337,000
BRMS-W.......07/12/2012........137.........9....5,973,990,000
BSIM-W.........14/12/2015........175.......-5.......268,075,000
BUDI-W.........10/07/2012.........90.........0 .............................0
BVIC-W..........21/06/2011 .........69.........0 .............................0
BVIC-W2.......10/07/2013........100.........0 .............................0
CKRA-W.......26/01/2013 .........32.........0 .............................0
DILD-W........12/04/2012..........73..........1.......254,052,500
ELTY-W.........25/01/2012 .........32.........0.........325,671,500
ENRG-W........14/01/2013.........28.........0.........165,732,500
FREN-W.......05/01/2016.........25........-2........150,005,500
GREN-W........15/07/2013 ..........15.........0..........75,328,000
INDX-W.........15/06/2012.............1.........0 .............................0
INVS-W.......08/05/2015...5,200.........0 .............................0
IPOL-W..........10/07/2013..........81.........0.........23,804,000
KARK-W........13/04/2011.........40.........0 .............................0
KBLV-W2....03/05/2013........130.........0 .............................0
KBRI-W.........02/07/2011............5.........0..............3,517,500
KBRI-W2 .....05/12/2013.........55.........0 .............................0
KOIN-W........08/04/2011 ..........14.........-1 ...........19,275,000
LAPD-W.......08/04/2011 ..........51.........0 .............................0
META-W.......26/07/2013.......205.........0...........14,940,000
MIRA-W2........25/11/2011 .............1.........0 .............................0
MLPL-W........12/04/2013........132.........7.....9,144,963,500
PBRX-W.......02/01/2013.......305......95......1,184,700,000
POOL-W.........11/07/2014.............1.........0 .............................0
RODA-W.......26/01/2013.........85.........0 .............................0
SMMA-W4...09/07/2013....1,500.........0 .............................0
TBLA-W..........13/07/2011.......330.........0 .............................0
TMPI-W..........17/03/2011 .........50..........1..........79,005,000
TRAM-W.......09/09/2011 ......445.........0 .............................0
UNSP-W2....12/02/2013........108.........0.............7,929,000
WEHA-W.....28/05/2012.........40.........0 .............................0
WINS-W.........30/11/2012.........68.........3........415,095,500
Jumlah...........................................................18,295,893,000
10 SAHAM PENCETAK LOSS
10 PIALANG TERAKTIF
INDEKS SAHAM
10 SAHAM TERAKTIF
Stock Prev Close Volume Value
CENT..............173.........152.................8,500..................1,396,500
KBLV............900........820...............23,500................19,420,000
KOIN.............200.........190..............162,500...............30,918,500
MYRX..............62...........59..........2,837,500...............170,176,500
GGRM.....40,300..38,400..........1,226,000......47,584,400,000
FASW.........2,675.....2,550............1,017,500..........2,663,612,500
EMDE.............215........205.........61,104,500........12,598,327,500
MBTO...........660........630........23,753,000.........14,803,110,000
PUDP............355........340..........3,014,500.........1,088,245,000
BFIN..........3,550.....3,400.................4,500...............15,400,000
Code Freq Volume Value
CS...........4,590............224,605,000...........696,307,610,000
ZP.............7,013..............241,814,500..........638,569,269,000
BK..........3,083...............73,433,000..........549,776,640,000
DB..........3,808.............102,290,500.............513,710,047,000
AK...........3,759.............140,604,500.............511,247,633,000
YU..........4,845.............241,040,699.............431,267,349,740
KZ............3,146.............162,299,000..........370,849,437,500
DX...........3,554..............164,938,224.........304,463,369,400
RX............1,872..............107,575,000...........253,349,216,000
YP.........16,339.............314,420,000............235,108,921,000
BNBR...............71...........73.....590,227,500......42,878,522,000
BJBR..........1,240.......1,210.......62,007,000.......74,597,340,000
IDKM............890......1,020.........49,116,000......47,206,645,000
BMRI.........5,850.....5,750........49,851,000......286,418,100,000
ASII .................48..........48..........3,607,000......170,918,550,000
BORN..........1,790.......1,770.........47,130,000......83,585,795,000
BBRI...........5,100......5,150.........38,167,500.....192,487,862,500
TLKM.........7,350.....7,500.......25,352,500......189,231,950,000
BUMI...........3,150.......3,175.......70,936,500......221,514,900,000
INDF...........4,725.....4,875...........17,211,000..........82,511,187,500
Stock Prev Close Volume Value
Indeks penutupan sahamper sektor di BEI
14 Januari 2011.
Gabungan................3.554,766.....3.564,937......3.569,144
Pertanian................2.207,502......2.246,150.....2.252,374
Pertambangan.......3.361,894.....3.393,082.....3.369,343
Industri Dasar.............372,371.........372,260.........373,064
Aneka Industri...........871,504........864,828........864,492
Ind Konsumsi..........1.055,099.......1.060,748......1.062,034
Properti ........................191,065............191,041...........190,631
Infrastruktur..............790,098........789,460.........795,785
Keuangan...................425,079..........427,199.........428,513
Perdagangan.............489,223..........487,081.........488,162
Manufaktur.................777,222............777,161..........777,965
LQ45..........................626,486........629,008.........629,067
JII .................................503,535.........504,194..........504,751
MBX..........................1.008,595.........1.012,189.......1.012,340
DBX.............................550,042.........549,027........553,489
Kompas 100.................813,881.............817,113..........816,792
BISNIS-27..................302,280........303,348.........303,472
Pefindo25Index..........355,116........356,387.........353,708
Sri-Kehati Index.........179,346..........179,929..........180,799
10 SAHAM PENCETAK GAIN
BACA.............103..........127..........6,375,500.............831,446,000
PICO................191 ........225..................1,500....................360,000
IDKM............890......1,020.........49,116,000......47,206,645,000
AHAP..............117.........129.................4,500....................559,000
EPMT..................1.......1,100.....................500....................550,000
ABBA..............181 .........198.........5,085,500.........1,000,806,500
BRMS...........660.........710.......49,368,500.........34,140,195,000
ASDM...........590........630..............196,000..............121,435,000
EMTK.........1,080.......1,150...............118,500.............128,330,000
INCI...............260.........275.........6,635,500...........1,815,672,500
Stock Prev Close Volume Value
Indeks 12-1-11 13-1-11 14-1-11
Sumber: Bloomberg
Asia Tenggara
Asia & Pasifik
INDEKS BURSA GLOBAL
Amerika
Timur Tengah & Afrika
Eropa
S&P 500 Index .......................................1,285.96 ......1,283.76 ......1,293.24
Nasdaq Composite Index......................2,737.33 .....2,735.29 .....2,755.30
S&P/TSX Comp (Toronto)....................13,460.21 ....13,401.48 ...13,464.06
Meksiko Bolsa Index.............................37,963.31 ....38,070.19 ...37,994.72
Brazil Bovespa Index...........................71,632.90 ....70,721.44 ..70,940.22
FTSE-100 (London) ...............................6,050.72 ....6,023.88 ....6,002.07
CAC-40 (Paris).......................................3,945.07 .....3,974.83 .....3,983.28
DAX Index (Frankfurt)...........................7,068.78 ........7,075.11 ......7,075.70
IBEX-35 (Spanyol)..................................10,101.20 ...10,370.80 ....10,385.10
FTSE MIB Index (Milan).........................21,116.39 ....21,308.13 ...21,460.09
AEX-Index (Amsterdam)...........................362.41 ........360.79 .........361.32
OMX-30 (Stockholm) ................................1,174.10 .......1,174.43 .......1,173.28
Micex Index (Moskow)............................1,759.46 .......1,749.75 .......1,744.74
DFM General Index (Dubai)....................1,627.79 ......1,624.94 .....1,603.84
FTSE/JSE Top-40 (Johannesburg) ....29,038.72 ....29,199.02 ..29,226.96
Jakarta Composite Index (IHSG) ........3,554.77 .....3,564.94 ....3,569.14
Kuala Lumpur Composite Index..........1,566.49 .......1,571.56 ....1,569.89
Strait Times Index (Singapura)...........3,244.94 .....3,255.87 ...3,245.96
SET (Bangkok) ..........................................1,019.51 ......1,035.08 ....1,032.26
PSEi (Manila) ..........................................4,037.23 .......4,070.11 ....4,132.04
Nikkei-225 (Tokyo) ...............................10,512.80 ....10,589.76 .10,499.04
Hang Seng (Hong Kong) ......................24,125.61 ..24,238.98 .24,283.23
Kospi (Seoul) .........................................2,094.95 ....2,089.48 .....2,108.17
Shanghai .................................................2,821.30 .......2,827.71 ....2,791.34
Taipei ......................................................8,965.00 .....8,975.58 ....8,972.51
BSE Sensex-30 (Mumbay)...................19,534.10 ....19,182.82 .18,860.44
All Ordinary ............................................4,831.90 .....4,901.50 ..4,908.60
NZX 50 (Wellington).............................3,334.58 .......3,373.71 ...3,369.89
DJIA........................................................11,755.44 ......11,731.90 ....11,787.38
No. Kode Nama Sebelum Penutupan Perubahan % Frekuensi Volume Nilai (Rp)
Sumber: BEI
INDEKS BISNIS-27
1 .........AALI..............Astra Agro Lestari Tbk ............................................25,800 .................25,500.....................-300 .....................-1.16 ..................338.............................737,000 ................18,799,325,000
2........ADRO............Adaro Energy Tbk. .......................................................2,625....................2,625...........................0..........................0..................620......................25,063,000................64,810,525,000
3 ........ANTM ...........Aneka Tambang (Persero) Tbk..................................2,400....................2,425.........................25 .....................1.04 ..................624 ..........................9,107,500................21,627,000,000
4........ASII ...............Astra International Tbk ...........................................48,000.................48,000...........................0..........................0................1,798.........................3,607,000...............170,918,550,000
5........BBCA............Bank Central Asia Tbk ................................................5,900....................6,050 .......................150....................2.54 ..................922 .........................15,151,000 ................89,198,725,000
6........BBNI .............Bank Negara Indonesia Tbk .......................................3,325....................3,350.........................25.....................0.75...................673......................24,832,000................82,600,712,500
7 ........BBRI .............Bank Rakyat Indonesia Tbk.........................................5,100.....................5,150.........................50 ....................0.98................1,658........................38,167,500..............192,487,862,500
8........BDMN ...........Bank Danamon Tbk .....................................................5,450....................5,300......................-150....................-2.75...................415 ........................6,954,500................37,432,225,000
9........BMRI .............Bank Mandiri (Persero) Tbk.......................................5,850 ....................5,750......................-100......................-1.71.................1,851 .......................49,851,000..............286,418,100,000
10.......BNGA............Bank CIMB Niaga Tbk ..................................................1,540.....................1,500.......................-40......................-2.6...................378.........................3,374,500....................5,131,625,000
11 ........BNII ...............Bank International Ind. Tbk...........................................650 .......................650...........................0..........................0..................203.........................2,067,000 ..................1,328,330,000
12.......EXCL.............XL Axiata Tbk...............................................................5,500 ....................5,700......................200 ....................3.64 ....................161 ..........................1,087,500...................6,180,725,000
13.......GGRM...........Gudang Garam Tbk ...................................................40,300.................38,400...................-1,900 ....................-4.71 ..................788..........................1,226,000...............47,584,400,000
14.......INCO .............International Nickel Indonesia Tbk...........................4,700....................4,700...........................0..........................0..................343.........................6,907,000................32,353,750,000
15.......INDY .............Indika Energy Tbk ........................................................4,925....................4,950.........................25 .....................0.51 ..................703 .........................6,010,500.................29,148,775,000
16.......INTP..............Indocement Tunggal Prakasa Tbk...........................15,050....................15,150 .......................100....................0.66..................700.........................6,257,000................94,231,300,000
17.......ITMG.............Indo Tambangraya Megah Tbk.................................55,700..................53,350..................-2,350...................-4.22.................1,105 .........................2,012,000...............107,775,700,000
18.......JSMR............Jasa Marga (Persero) Tbk...........................................3,275....................3,300.........................25.....................0.76..................407 ........................3,644,500 .................11,835,675,000
19.......KLBF.............Kalbe Farma Tbk...........................................................2,975....................3,050.........................75 ....................2.52................1,244......................22,026,500 ..................67,184,137,500
20......LSIP..............PP London Sumatra Indonesia Tbk ........................12,050...................12,350 ......................300 ....................2.49 ..................760 .........................5,815,500.................71,405,125,000
21.......PNBN............Bank Pan Indonesia Tbk ...............................................1,100 ......................1,130.........................30.....................2.73 ...................120.........................6,760,500 ...................7,547,910,000
22......PTBA ............Tambang Batubara Bukit AsamTbk .......................23,500..................23,350......................-150...................-0.64 ..................633..........................1,294,000...............30,074,600,000
23......SMCB............Holcim Indonesia Tbk...................................................2,100 ....................2,075........................-25 .....................-1.19 ..................207 .........................1,834,500..................3,807,475,000
24......SMGR............Semen Gresik (Persero) Tbk......................................8,950....................9,050 .......................100.......................1.12 ...................913.........................7,526,500................67,480,775,000
25......TINS..............Timah (Persero) Tbk. ...................................................2,675....................2,650........................-25...................-0.93..................403 .........................5,218,500..................13,816,637,500
26......TLKM............Telekomunikasi Indonesia Tbk ...................................7,350 ....................7,500 .......................150....................2.04................1,533......................25,352,500...............189,231,950,000
27......UNTR............United Tractors Tbk..................................................22,450...................22,150.....................-300....................-1.34.................1,189........................8,482,500..............187,788,900,000
Sumber: PIPUBI
KURS BANK DEVISA
Nasabah luar negeri:
Nasabah dalam negeri lainnya:
Nasabah dalam negeri asing:
Bank luar negeri :
Bank dalam negeri:
Transaksi TOD/TOM/SPOT pada 14 Januari 2011 (US$.000).
Kurs Transaksi Kurs uang kertas asing
Beli Jual Beli Jual
Rp Rp Rp Rp
Mata uang
Dolar Australia.................................1 ..........8,980.22........9,074.39.............8,527.17 ........9,527.66
Dolar Brunei .....................................1............7,000.16.........7,071.66...........6,647.00 ........7,424.89
Dolar Kanada....................................1 ...........9,106.42 .......9,202.87............8,647.01........9,662.56
Franc Swiss.......................................1 ...........9,344.18........9,442.31 ...........8,872.77 .........9,913.96
Yuan Cina..........................................1 ...........1,368.67 ........1,382.33..........................-.......................-
Kronor Denmark..............................1.............1,613.47 ........1,630.45............1,532.08...........1,711.89
Euro ...................................................1..........12,021.43........12,144.12............11,414.96 .......12,750.72
Pound Inggris...................................1 .........14,275.27......14,422.28...........13,555.10 .......15,142.68
Dolar Hongkong...............................1 .............1,159.75...........1,171.47..............1,101.24.........1,229.99
Yen Jepang..................................100.........10,903.05..........11,017.17 .........10,353.00........11,567.49
Won Korea.........................................1 ..................8.08.................8.17..........................-.......................-
Ringgit Malaysia..............................1 ...........2,947.39 ........2,979.72..........................-.......................-
Kronor Norwegia .............................1 ............1,534.91 .........1,551.02............1,457.48.........1,628.50
Dolar Selandia .................................1 ...........6,940.12 ........7,018.48 ..........6,590.00 ........7,369.06
Kina Papua Nugini ...........................1...........3,355.07.........3,616.27.............3,185.81 .........3,796.91
Peso Philipina ..................................1..............203.59 ..........206.09..........................-.......................-
Kronor Swedia..................................1 ...........1,342.27 ........1,358.56 ............1,274.56.........1,426.42
Dolar Singapura...............................1............7,000.16.........7,071.66...........6,647.00 ........7,424.89
Baht Thailand...................................1..............294.93...........298.26..............280.05..............313.16
Dolar AS............................................1 ...........9,019.00 ........9,109.00..........8,564.00 .......9,564.00
KURS VALUTA
Nilai
Sumber: Bank Indonesia
Kurs transaksi dan kurs uang kertas asing Bank Indonesia pada 14Januari 2011.
TOD .........................................9.068,00...............9.058,00..................9.061,04...............34.634,00
TOM.........................................9.070,00...............9.060,00.................9.065,83................18.000,00
SPOT........................................9.075,00...............9.035,00..................9.064,74 .............257.600,00
TOD..........................................9.070,00................9.047,70.................9.060,85 ................18.393,80
TOM.........................................9.065,00...............9.065,00.................9.065,00 ................15.000,00
SPOT.........................................9.071,25...............9.060,00.................9.068,26...............160.378,94
TOD..........................................9.060,00...............8.700,00.................9.029,80 ..................8.965,92
TOM.........................................0.000,00...............0.000,00.................0.000,00..........................0,00
SPOT .......................................9.055,00...............9.055,00.................9.055,00.......................589,21
TOD..........................................9.272,00...............8.700,00...................9.051,93..................62.118,05
TOM.........................................0.000,00...............0.000,00.................0.000,00..........................0,00
SPOT........................................9.070,00...............9.055,00.................9.063,83...................9.804,18
TOD..........................................9.070,50...............8.950,00.................9.060,68 .................39.978,01
TOM.........................................0.000,00...............0.000,00.................0.000,00..........................0,00
SPOT.......................................9.080,00...............9.042,00..................9.072,74...................7.035,86
Sektor 12/1 13/1 14/1 Indeks 12-1-11 13-1-11 14-1-11
6.00 6.00 6.00 6.00 01/10/2010
Perdagangan saham anggota Indeks BISNIS-27, pada 14 Januari 2011
Perkembangan indeks bursa global hingga 14 Januari 2011
EKSPOSE
KORPORASI Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 f3
Peringkat BSD naik
JAKARTA: PT Pemeringkat Efek Indo ne-
sia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Bumi
Serpong Damai Tbk (BSD) dan obligasi
Bumi Serpong Damai II/2006 ke level idA
dari sebelumnya idBBB+ dan memberikan
prospek stabil terhadap perusahaan itu.
Analis Pefindo Vonny Widjaja dan Rifan
Firmansyah, dalam rilisnya pekan lalu, me -
ngatakan naiknya peringkat itu menggam-
barkan posisi bisnis emiten properti ini
yang kian kuat dengan dikonsolidasikannya
PT Duta Pertiwi Tbk, PT Sinar Mas Teladan,
dan PT Sinar Mas Wisesa.
Bumi Serpong Damai beserta tiga per-
usa haan tersebut berada di bawah divisi
pro perti Sinarmas. Profil keuangan yang
membaik juga mendukung naiknya pering-
kat perseroan. (BISNIS/RAR)
Proyek PTPP & Pelindo mundur
JAKARTA: PT Pembangunan Perumahan
Tbk memastikan pembentukan perusahaan
patungan bersama dengan PT Pelabuhan
Indonesia (Pelindo) akan terealisasi pada
Ma ret 2011, mundur dari jadwal semula
pa da Desember 2010.
Direktur Keuangan Pembangunan Pe ru-
mahan Tumiyana mengatakan perseroan
belum dapat memutuskan nilai modal yang
akan disertakan dalam perusahaan baru itu.
“Kisarannya masih di antara 10%-20%.
Semestinya ini sudah selesai sejak tahun
lalu, tapi karena ada beberapa hal yang
belum bisa diselesaikan, baru di Maret 2011
akan berjalan,” ujarnya, belum lama ini.
Perusahaan baru itu akan mengembang-
kan proyek Pelabuhan Tanjung Priok di atas
lahan seluas lebih dari 100 hektare.(BISNIS/09)
Fee brokerage 0,17%
JAKARTA: Asosiasi Perusahaan Efek In -
do nesia (APEI) menyepakati besaran mini-
mal biaya perantara perdagangan efek se -
besar 0,17% per transaksi, lebih tinggi di -
bandingkan dengan yang ditetapkan oleh
otoritas bursa 0,04% per transaksi.
Ketua Tim Perumus Pengaturan Biaya
Perantara Perdagangan Saham Jimmy Nyo
mengatakan angka yang disepakati oleh
tim tersebut memperbandingkan biaya pe -
rantara perdagangan efek (fee brokerage)
di sejumlah negara di kawasan Asia.
“Perinciannya 0,16% ditetapkan untuk
bia ya minimal transaksi ditambah dengan
pa jak 0,01%,” ujarnya pekan lalu.
Dengan ketentuan itu, dia berharap selu-
ruh perusahaan efek di Tanah Air me miliki
panduan yang lebih jelas. (BISNIS/09/IAA)
Prospek BMRI jelang rights issue
Kondisi pasar saham tak bersahabat
OLEH ARIF GUNAWAN S.
& YENI H. SIMANJUNTAK
Wartawan Bisnis Indonesia
Nasib saham PT Bank
Mandiri Tbk sempat
diperkirakan lebih baik
dibandingkan dengan
emiten lain yang terke-
na sentimen negatif
saat akan rights issue.
Sayangnya, memasuki
2011, kondisi pasar
membuat perkiraan
tersebut berbalik arah.
H
anya dalam wak-
tu 2 pekan perta-
ma pada tahun
ini, saham Bank
Man diri yang
ditransaksikan
de ngan kode BMRI tersebut te -
lah anjlok 11,54% dibandingkan
dengan posisi penutupan akhir
tahun lalu di level Rp6.500. Pada
Jumat pekan lalu, saham bank
tersebut ditutup di Rp5.750.
Faktor indeks harga saham ga -
bungan (IHSG) yang melorot
3,63% ke level 3.569,14 pada
Jumat pekan lalu dari posisi
3.703,51 pada penutupan akhir
ta hun lalu, tentunya tidak bisa
di abaikan.
Sepanjang 2 pekan pertama ta -
hun ini, mayoritas harga saham
yang diperdagangkan di PT Bur -
sa Efek Indonesia (BEI) memang
bergerak turun, tak sedikit yang
terjun bebas dari posisi harga
ak hir tahun lalu, tak terkecuali
sa ham Bank Mandiri.
Sejak pertengahan 2010, bank
pelat merah ini telah mengan-
tongi izin pemegang saham un -
tuk melakukan penawaran
umum terbatas dalam rangka
penerbitan hak memesan efek
terlebih dahulu (HMETD) alias
right issue senilai Rp14,4 triliun.
Rights issue selama ini me -
mang menjadi momok bagi in -
vestor karena ada dilusi (ter ge-
rusnya kepemilikan saham), jika
mereka tidak mengeksekusi
rights atau haknya.
Namun, bagi analis PT e-Trad-
ing Securities Muhammad Wafi,
sentimen serupa tidak terjadi
pa da saham Bank Mandiri. Mes-
kipun kenyataannya, kondisi pa -
sar saham membuat prediksi ter -
sebut meleset.
Dalam riset yang dipublikasi
29 Desember 2010, Wafi justru
menilai rights issue akan men-
dongkrak harga saham Bank
Man diri, dengan asumsi harga
pasar akan bergerak mengekor
harga rights-nya setidaknya sam-
pai dengan tanggal Ex-Right
pada 8 Februari 2011.
“Selain itu, dapat dilihat pula
bahwa semakin tinggi harga ek -
sekusi right, makin besar pula
har ga bukunya yang akan men-
dongkrak harga wajarnya di pa -
sar. Hal ini tentu saja akan se ma -
kin menguntungkan,” tulisnya.
Dalam rights issue tersebut,
har ga eksekusi dipatok pada ki -
saran Rp4.100-Rp6.150 per sa -
ham, yang berarti setelah right
issue nanti Bank Mandiri men-
dapat tambahan dana segar
Rp9,3 triliun-Rp14,4 triliun.
Berdasarkan estimasi harga
teo ritis baru berbasis PBV, Wafi
menemukan harga wajar saham
Bank Mandiri setelah right issue
berada di kisaran Rp7.009–
Rp7.743 per saham (dengan
menggunakan price to book
value atau PBV setelah rights
sebesar 3,41 kali).
“Hal ini artinya bahwa harga
Bank Mandiri tersebut masih
undervalued atau berada di
bawah harga wajarnya, sehingga
kami dapat merekomendasikan
beli untuk saham Bank Mandiri
ini,” tambahnya.
Dana perolehan dari pelepasan
2 miliar saham kepada peme-
gang saham lama itu pun diyaki-
ni memperkuat kinerja emiten
bank tersebut, karena akan digu-
nakan untuk memperkuat per-
modalan, pengembangan usaha,
dan mendongkrak kredit.
PT Danareksa Sekuritas dan PT
Mandiri Sekuritas akan memban-
tu perseroan dengan bertindak
sebagai pembeli siaga (stand by
buyer) dan menyerap sisa saham
right issue yang tidak diambil
oleh pemegang saham lama.
Setelah right issue, proporsi
publik akan meningkat dari
33.32% menjadi 40%, sedang-
kan pemerintah selaku peme-
gang saham lama terdilusi dari
66,68% menjadi 60% karena
tidak mengeksekusi right-nya.
Faktor BI Rate
Dalam laporan terpisah, analis
PT AAA Securities A. G. Pahlevi
menilai rights issue bukan men-
jadi satu-satunya katalis positif
ter hadap prospek saham Bank
Mandiri, mengingat ada ke -
mung kinan BI Rate naik pada
tahun ini.
Alasannya, 96% dari obligasi
bank pelat merah tersebut terhi-
tung sensitif terhadap pergerakan
BI Rate. Di struktur aset emi ten
ini, obligasi menyumbang 24%
dari total portofolio aset pro duk-
tifnya (aset berimbal hasil).
“Tiap 25 basis poin perubahan
BI Rate akan berdampak pada
perubahan 203 basis poin laba
bersih Bank Mandiri dan 7 basis
poin tingkat margin bunga ber-
sih [net interest margin/ NIM].
Dengan demikian kami melihat
NIM akan meningkat pada 2011
menjadi 5,9%,” paparnya.
Berdasarkan pertimbangan
tersebut, dia mempertahankan
peringkat beli terhadap saham
BMRI dengan target harga
Rp7.100, yang mengimplikasi-
kan PBV dan PER 2010-2011
masing-masing sebesar 3 kali-3,3
kali dan 16,4 kali-13,5 kali.
Saat ini, Bank Mandiri meru-
pakan bank pemerintah dengan
aset terbesar nasional yang me -
ru pakan peleburan dari PT Bank
Bumi Daya, PT Bank Dagang
Ne gara, PT Bank Ekspor Impor
Ind onesia, dan PT Bank Pem ba-
ngunan Indonesia (Bapindo).
AAA Securities juga menilai
kehadiran Zulkifli Zaini sebagai
di rektur utama, yang dikukuhkan
dalam rapat umum pemegang
saham luar biasa (RUPSLB) pada
Juli tahun lalu, akan berdampak
positif terhadap penyelesaian de -
bitur kakap bank tersebut.
Alasannya, sebagian besar de -
bitur bermasalah Bank Mandiri
seperti BIG dan Dewata Royal
berasal dari pinjaman PT Bank
Bapindo sebelum akhirnya Ba -
pindo melebur bersama empat
bank lain menjadi Bank Mandiri
pada 1998.
Zulkifli merupakan bankir
yang memulai karier di Bapindo.
Analisis yang dipaparkan para
analis tersebut tentu ada benar-
nya. Namun, kondisi pasar agak-
nya lebih punya kuasa da lam
menentukan arah gerak sa ham
Bank Mandiri dibandingkan ber-
bagai faktor yang dija barkan
para analis, setidaknya hingga 2
pekan pertama 2011. (arif.
gunawan@bisnis.co.id/yeni.
simanjuntak@bisnis.co.id)
MELEPAS DIVISI KARGO: Karyawan PT Garuda
Indonesia Tbk memasukkan barang ke dalam bagasi pe sawat
di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, belum lama ini. Maskapai
penerbangan terbesar di Indonesia ini berencana melakukan
spin off (melepas) divisi kargo yang dimilikinya setelah
pe lepasan saham perdana (initial public offering/ IPO), me -
nyusul pelepasan divisi Garuda Maintenance Facility (GMF).
BISNIS/DEDI G UNAWAN
PTPN III akan lepas 30%
saham lewat IPO
OLEH BAMBANG P. JATMIKO
Bisnis Indonesia
SAWANG, Aceh Utara: PT Per ke-
bunan Nusantara III (Persero) beren-
cana meng gelar penawaran umum
perdana (IPO) pada tahun ini dengan
melepas 25%-30% dari total saham.
Namun, rencana tersebut bergan-
tung pada persetuju an pemerintah,
selaku pe megang saham.
Direktur PT Perkebungan Nu san-
tara (PTPN) III Amri Siregar menga-
takan penjualan saham itu diharap-
kan bisa menghasilkan da na Rp3
triliun.
Dana akan dipakai untuk mem-
biayai ekspansi perseroan, di anta-
ranya penambahan lahan, pem ba-
ngun an pabrik pengolahan kelapa
sawit, serta pengembang an kawasan
industri.
“Kami sudah mengirimkan doku-
men mengenai rencana IPO kepada
peme rintah selaku pemegang sa ham
agar bisa dibawa ke Ko mite Priva-
tisasi. Untuk kepastiannya, tentunya
bergantung kepada pemegang sa -
ham,” ujarnya akhir pe kan lalu.
Salah satu rencana alokasi dana
jika IPO berhasil dilaksanakan ada-
lah akuisisi lahan perkebunan baru
seluas 11.000 hektare.
“Kami juga akan me ngem bangkan
kawasan in dustri, yang nantinya
bisa berkembang menjadi ka wa san
ekonomi khusus, se hingga fiskal
bisa lebih be bas,” lanjut Amri.
Dia berharap pemerintah selaku
pemegang saham bi sa segera mem-
berikan izin atas rencana IPO yang
akan dilaksanakan perseroan, kare-
na kebutuhan pendanaan untuk
eks pansi sudah cukup mendesak.
Menanggapi permintaan tersebut,
Menteri BUMN Mustafa Abubakar
menya takan pihaknya akan mem-
prioritaskan pembentukan holding
perkebunan.
“Kami lihat, saat ini yang mende-
sak adalah pembentukan holding
perkebunan. Setelah itu baru bisa
melaksanakan IPO,” kata Mus tafa.
Untuk sementara, perseroan akan
mengandalkan pinjaman bank un -
tuk mem biayai ekspansi tahun ini,
yang dipatok Rp2,8 tri liun.
Untuk memenuhi kebutuhan be -
lanja modal tahun ini, PTPN III akan
mencari pinjaman dari bank sebesar
Rp1,8 triliun, dan sisa nya Rp1 tri-
liun akan di pe nuhi dari kas internal.
Salah satu alokasi belanja modal
itu untuk membangun satu pabrik
pengolahan kelapa sawit yang ber-
kapasitas 30 ton tandan buah segar.
Sepanjang 2011, PTPN III menar-
getkan bisa mencatat pendapatan
Rp6 triliun, dengan laba bersih
Rp1,4 triliun.
Adapun, laba bersih hing ga akhir
tahun lalu, se belum diaudit, menca-
pai Rp1,002 triliun dan pendapatan
Rp5,52 triliun.
Audit Kimia Farma
Dalam perkembangan lain, PT
Kimia Farma Tbk diminta segera
me nyelesaikan temuan Badan Pe -
me riksa Keuangan (BPK), terkait
de ngan audit khusus laporan perse-
roan periode 2009.
Deputi Bidang Usaha Industri
Strategis dan Manufaktur Ke men-
terian BUMN Irnanda Laksanawan
mengakui adanya beberapa temuan
oleh BPK. Salah satunya adalah be -
ban yang dikeluarkan perseroan ti -
dak pada tempatnya.
Kendati temuan BPK tersebut dini-
lai sebagai sesuatu yang wajar, Ir -
nanda meminta emiten dengan kode
sa ham KAEF itu untuk segera m e -
nyelesaikan masalah yang terkait
dengan temuan BPK itu.
“Kami minta itu diselesaikan
secepatnya,” ujarnya dalam kesem-
patan terpisah pada akhir pekan
lalu. (05)
Kinerja keuangan & saham PT Bank Mandiri Tbk
Uraian 2008 2009 2010* 2011* 2012*
Pendapatan bunga bersih (Rp miliar) 14.800 16.777 19.847 23.406 28.030
Laba operasional (Rp miliar) 10.505 12.430 14.072 16.710 20.389
Laba bersih (Rp miliar) 5.313 7.155 9.014 10.943 13.576
EPS (Rp) 256 343 433 525 652
PER (x) 18,3 13,7 16,5 13,6 11
PBV (x) 3,2 2,8 3,7 3,3 2,8
ROE (%) 17,8 21,8 24 25,6 27,7
Yield dividen (%) 1,5 2 3,5 4,3 5,3
Kode saham BMRI
Harga Rp5.750*
Rekomendasi Beli
Harga wajar Rp7.009-Rp7.743
Kapitalisasi pasar Rp120,73 triliun*
30 Jul 31 Agst 30 Sept 29 Okt 30 Nov 30 Des 14 Jan
5600
5800
6000
6200
6400
6600
6800
7000
7200
5750
Keterangan: *Proyeksi; EPS: laba per saham; PER: rasio harga terhadap laba per saham; PBV: rasio harga terhadap nilai buku; ROE:
pengembalian dari ekuitas; EV/EBITDA: nilai perusahaan dibandingkan dengan laba sebelumbunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi.
Sumber: PT AAA Securities, 2010 BISNIS/HUSIN PARAPAT
Keterangan: *Per 14 Januari 2011
Sumber: PT e-Trading Securities, 2010
Data efek
Pergerakan
harga saham
f3-KORPORASI-17 JAN.indd 1 1/16/2011 10:01:06 PM
Saham
Campuran
Terproteksi
Terproteksi
Pasar Uang
Saham
KUSTODIAN BANK DANAMON
Saham
Campuran
Terproteksi
Penyertaan Terbatas

Reksa Dana BNISSahamSyariah.................................................................................917,06..................-0,15.....................–.....................–
Reksa Dana Pacific Balance Fund ...............................................................................1.437,19...................1,05.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi VI (30/12/10) ...................................................1.223,33 ..................0,67.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi VII (30/12/10)...................................................1.339,43 ....................1,12.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi VIII (25/02/10)....................................................1.150,11...................0,70.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi X(30/12/10)......................................................1.017,99...................0,01.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XII (30/12/10)...................................................1.007,47..................0,60.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XVI (30/12/10) .................................................1.222,66...................0,81.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XV(30/12/10) ..................................................1.006,72..................0,54.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XVII (30/12/10) ..................................................1.141,28...................0,75.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XXI (30/12/10) ................................................1.034,86 ..................-1,24.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XIX(30/12/10) .................................................1.079,66..................-0,75.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XX(30/12/10) ..................................................1.055,13..................-2,78.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XXIII - Ori07(30/12/10) ....................................1.052,05 ...................-1,13.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi XXII (30/12/10) ................................................1.021,30.................-0,27.....................–.....................–
Reksa Dana Danareksa Proteksi Melati Optima XIV(30/12/10).......................................997,64..................0,64.....................–.....................–
Reksa Dana Danareksa Proteksi Melati Optima XIX(30/12/10)......................................1.041,22..................0,83.....................–.....................–
AAAMega Fund Penyertaan Terbatas ....................................................................5.142.451.863,03................-4,63.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Optimum(23/04/09) ...................................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Garuda (12/10/09) .........................................5.012.557.805,20.................0,90.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Obligasi (12/10/09) ..........................................5.014.174.384,16..................-1,19.....................–.....................–
Reksa Dana Gani Penyertaan Terbatas Pendapatan Tetap 1 (30/12/10) ..........................6.425.140.579,65..................1,06.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Bahana Maxima Dinamis (12/08/09) .......................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Bahana Maxima Dinamis USD(15/10/09) ..........................500.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas I (12/10/09).................................................5.082.604.422,45.................0,38.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Global (17/09/09)..................................................500.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Flexi I (30/12/10) ..............................6.279.623.155,50..................1,07.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Danareksa Investa Fleksi III (22/10/09) ....................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Flexi II (21/12/09)............................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas II (21/12/09)................................................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Sriwijaya (28/12/09) ....................................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana AAASouvereign Fixed Income ...........................................................5.562.950.309,84.................0,77.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Victoria (14/01/11)..........................................5.726.220.825,55 .................0,76.....................–.....................–
Reksa Dana Danareksa Investa Fleksi IVPenyertaan Terbatas (30/12/10).......................5.581.325.672,78.................0,89.....................–.....................–
Reksa Dana BNISPenyertaan Terbatas Nusantara (17/02/10) ....................................5.000.000.000,00. ................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana Danareksa Investa Fleksi VI Penyertaan Terbatas (17/02/10) .....................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana Danareksa Sinergi BUMNI Penyertaan Terbatas (19/02/10) ......................5.000.000.000,00.................0,00.....................–.....................–
Reksa Dana Corfina Bima Berimbang Dollar Penyertaan Terbatas (30/12/10) ..........................547.763,32.................0,96.....................–.....................–
Reksa Dana Corfina Bima Berimbang Penyertaan Terbatas (30/12/10) ..........................5.459.330.049,18.................0,93.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Kharisma Flexi Terbatas 3(30/12/10) .........................5.256.192.910,83.................0,99.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Dollar I (30/12/10) ....................................520.926,58.................0,86.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Mandiri Terbatas Obligasi Negara (30/12/10)................5.071.261.089,66.................-1,46.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Flexi III (30/12/10).............................5.133.946.879,82 .................1,08.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Flexi IV(30/12/10)..............................5.101.807.401,00.................0,99.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas NISPFleksi Dinamis (30/12/10) ...............................4.867.244.870,43.................0,09.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Dollar II (30/12/10) ...................................520.390,80.................2,08.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas HPAMMaestro Dollar III (30/12/10) ...................................504.146,87.................0,38.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Syailendra Multi Strategy Fund II (30/12/10) ...............5.246.237.984,45.................4,68.....................–.....................–
Reksa Dana Penyertaan Terbatas Syailendra Multi Strategy Fund I (30/12/10)..................5.045.776.148,12.................0,82.....................–.....................–
Keterangan: Nilai Aktiva Bersih per 13Januari 2011, untuk:
Medali Dua...............................................................................................................1.210,73 .................-3,49...............8,85 ...............6,69
Panin Dana Unggulan...............................................................................................4.032,21 ..................-3,41 .............54,27...............51,73
Reksa Dana Indosurya Equity Fund............................................................................1.295,36...................-7,17 ...............14,19 ...............14,19
Reksa Dana Indosurya Balance Fund ..........................................................................1.283,19.................-4,39 ...............6,33 ...............6,33
Campuran
Terproteksi
KUSTODIAN DBS INDONESIA

Campuran
Pasar Uang
Terproteksi
KUSTODIAN BANK MEGA

Penyertaan Terbatas
Indeks
Pasar Uang
Campuran
Saham
Pendapatan Tetap (Rp) (%) (%) (%)
Pendapatan Tetap (Rp) (%) (%) (%)
KUSTODIAN STANDARD CHARTERED BANK

KUSTODIAN BII

Pendapatan Tetap
KUSTODIAN BRI
KUSTODIAN BCA

Campuran
Saham
Terproteksi
Pasar uang
Exchange Traded Fund (ETF)
Penyertaan Terbatas
Pendapatan Tetap
Terproteksi
Campuran
Pendapatan tetap
Saham
Indeks
Terproteksi
Pasar Uang
Campuran
Saham
Pendapatan Tetap
Saham
Campuran
Terproteksi
Campuran
Terproteksi
Pendapatan Tetap
Terproteksi
Penyertaan Terbatas
Saham
Campuran
Pasar Uang
Pendapatan Tetap
Exchange Traded Fund (ETF)
Saham
Campuran
Pasar Uang
Pendapatan Tetap
Terproteksi
Campuran
Pendapatan Tetap
(Rp) (%) (%) (%)
Nilai aktiva Hasil investasi dalam
Nama /jenis bersih per
unit 30hari 1 tahun Riil 1 th
Reksadana terakhir terakhir terakhir
Nilai aktiva Hasil investasi dalam
Nama /jenis bersih per
unit 30hari 1 tahun Riil 1 th
Reksadana terakhir terakhir terakhir
Data dapat dikirim ke litbang@bisnis.co.id, setter@bisnis.co.id dan fax No. 021-57901025. Bisnis Indonesia tidak memungut biaya apa pun untuk publikasi data Insurance dan Reksa Dana.
KUSTODIAN BANK MANDIRI

DATA REKSA DANA Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
f6
KUSTODIAN BANK PERMATA

KUSTODIAN BNI

KUSTODIAN HSBC

.
KUSTODIANCITIBANK

Danamas Dollar (Rp) .............................................................................................12.143,65..................0,25................3,79................3,79
Danamas Dollar (USD) ...........................................................................................1,339767..................0,25................3,79................3,79
Investasi Reksa Premium........................................................................................1.605,83.................-4,85...............6,48...............6,48
TrimDana Stabil.....................................................................................................1.682,58...................0,76 ...............9,98...............9,98
Harvestindo Istimewa..............................................................................................1.061,00..................-0,13.............518,01.............518,01
Makara Prima.........................................................................................................1.476,00...................0,19...............9,54...............9,54
Reksadana Keraton ................................................................................................1.925,34..................-2,19.............38,80.............38,80
Mandiri Capital Protected Income Fund 1 (12/01/11)......................................................1.031,13..................-1,03...............-0,75 ..............-0,75
Manulife Dana Tetap Pemerintah .............................................................................1.323,79.................-3,40...............6,04..............-2,28
First State Dividend Yield Fund ..............................................................................2.949,98.................-3,36..............19,65..............14,96
BNPParibas Pesona Amanah (d/h Fortis Pesona Amanah) .......................................1.665,77..................-1,40..............23,77 ...............20,11
Mandiri Investa Atraktif .........................................................................................3.556,98..................-1,37 .............23,94.............22,54
Manulife SahamAndalan.........................................................................................1.475,96.................-2,45.............26,89.............25,32
PNMEkuitas Syariah................................................................................................1.551,79.................-2,82................7,89................7,89
Reliance Equity Fund .............................................................................................1.835,40...................1,46..............21,45..............20,12
Schroder Dana Istimewa.........................................................................................4.500,15..................-3,10.............26,56..............25,93
Manulife Syariah Sektoral Amanah..........................................................................2.712,06..................-1,98.............20,99...............19,18
First State Indonesian Liquid Plus Fund...................................................................1.464,90...................0,19................1,25...............-2,72
First State MultiStrategy Fund.................................................................................2.744,16..................-2,91 ...............17,79................13,17
BNPParibas Equitra Amanah (d/h Fortis Equitra Amanah)........................................1.360,79..................-0,21................3,73..............-0,34
BNPParibas Komoditas Plus (d/h Fortis Komoditas Plus)............................................1.213,71 ...................1,22..............14,39 ................9,91
Manulife Dana Stabil Berimbang..............................................................................1.342,98.................-3,05..............10,85 ...............9,49
Manulife Dana Tumbuh Berimbang..........................................................................1.499,23.................-2,45.............20,22...............18,74
NISPFlexigrowth ...................................................................................................1.300,56..................-2,31...............17,35..............15,03
Schroder Dana Kombinasi.......................................................................................2.178,08..................-0,51 ...............10,14................7,44
Batavia USDBalanced Asia........................................................................................0,9917..................-0,15...............0,00...............0,00
Manulife Flexinvest Plus.........................................................................................1.000,00..................0,20................3,72................3,72
Nikko Kas Management..........................................................................................1.000,00...................0,51...............8,04...............8,04
First State Indonesian Money Market Fund..............................................................1.000,00..................0,00...............0,00...............0,00
ABF IBI Fund..........................................................................................................19.570,71 .................-3,07..............12,52..............12,52
Mandiri Capital Pro Income Fund 11 (12/01/11) .............................................................1.032,19..................0,30...............-1,69...............-1,69
Mandiri Capital Pro Income Fund 3(12/01/11).............................................................1.029,67.................-0,38..............-0,28..............-0,28
Mandiri Capital Pro Income Fund 5(12/01/11).............................................................1.028,77.................-0,38..............-0,28..............-5,27
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala Syariah Seri 1 (10/01/11)....................1.022,96..................0,63.....................–.....................–
Mandiri Syariah Terproteksi Pendapatan Prima 2(30/12/10) .....................................1.070,02...................1,62................1,08................1,08
Mandiri Syariah Terproteksi Pendapatan Prima 3(30/12/10).....................................1.044,67...................1,63 ...............2,67 ...............2,67
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 10(30/12/10) .....................................1.049,75 .................-0,73...............2,59...............2,59
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 17(12/01/11).........................................998,82...................2,91.....................–.....................–
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 5(30/12/10)......................................1.048,94.................-0,22...............2,90...............2,90
Mandiri Terproteksi Obligasi Pemerintah Dollar (30/12/10)...........................................1,1350..................0,93...............2,87...............2,87
Mandiri Terproteksi Obligasi Pemerintah Dollar 2(3/01/11) .............................................1,1218..................4,96...............9,85...............9,85
NISPProteksi Income Plus III (27/12/10)...................................................................1.339,98...................1,02..............21,42..............21,42
RDTerproteksi Mahanusa Dana Prestasi (15/12/10) ...................................................1.065,10..................0,93................0,51 ................0,51
RDTerproteksi Manulife Dana Tetap Harapan............................................................2.108,13.................-5,87...............13,92...............13,92
RDTMandiri Amanah Syariah Protected Dollar Fund (30/12/10) ...................................1,0793.................-0,35...............4,59...............4,59
RDTMandiri Amanah Syariah Protected Rupiah Fund (30/12/10)................................1.033,16...................0,15................4,12................4,12
RDTManulife Harapan USDollar Seri I (30/12/10) ........................................................1,1222.................-0,64...............11,25................7,36
Reksadana Terproteksi Batavia Proteksi Utama 8(16/12/10)......................................1.000,13...................0,01.....................–.....................–
Reksadana Terproteksi NISPProteksi Dinamis Seri 8(30/12/10) ...............................1.077,66..................-1,38.....................–.....................–
Terproteksi Schroder Regular Income Plan III (12/01/11)..............................................1.103,34...................-1,18...............-1,33..............-4,69
Big Dana Lancar ....................................................................................................1.000,00..................0,69...............8,56...............8,56
Danareksa Gebyar Dana Likuid ...............................................................................1.000,00..................0,48 ...............5,67 ...............5,67
Danareksa Proteksi Dinamis Fleksibel (30/12/10)......................................................1.272,64...................0,21 ...............9,48...............9,48
IDRRegular Dividend Plan I (30/12/10) ....................................................................1.282,65..................0,83 ...............7,80 ...............7,80
IDRRegular Income Plan I (03/01/11) .......................................................................1.344,98..................0,57................7,07................7,07
Proteksi Mahanusa Dana Traana (27/12/10) ................................................................965,70.................-4,73...............-3,27..............-4,27
Samuel Dana Obl Terproteksi (30/12/10)......................................................................711,66 .................-11,77..............-16,19..............-17,03
Terproteksi Net Dana Proteksi I (30/12/10) ...............................................................1.518,08....................1,17..............12,47..............12,47
Terproteksi Net Dana Proteksi II (30/12/10) ..............................................................1.453,73..................0,95..............12,02..............12,02
Terproteksi Net Dana Proteksi III (30/12/10) .............................................................1.365,53...................1,09..............13,88..............13,88
Terproteksi Net Dana Proteksi IV(30/12/10)..............................................................1.159,30...................1,06..............14,32..............14,32
Terproteksi Net Dana Proteksi V(30/12/10) .............................................................1.089,00..................0,97...............0,00...............0,00
TrimGebyar Terproteksi I (12/01/11)............................................................................1.379,13..................0,82...............8,39 ...............7,85
Big Dana Likuid Satu ..............................................................................................1.500,07...................0,81..............10,00..............10,00
Big Dana Muamalah.................................................................................................1.662,71.................-0,06 ................13,11 ................13,11
Nikko Kalbar Fund....................................................................................................983,20.................-0,99...............6,54...............6,54
AAAReksa PremiumProteksi V(30/12/10) .............................................................1.005,96..................0,50.....................–.....................–
AAAReksa PremiumProteksi VI (30/12/10) .............................................................1.007,37..................0,63.....................–.....................–
AIMTRUSTMONARCH(30/12/10)............................................................................1.103,77..................0,69...............9,06...............9,06
Gani Proteksi 1 (30/12/10) ........................................................................................1.104,56 ..................0,72.................9,12.................9,12
Gani Proteksi 2(30/12/10) ........................................................................................1.101,88 ..................0,70................9,27................9,27
Gani Proteksi 3(30/12/10) .......................................................................................1.057,67..................0,64.....................–.....................–
HPAMProteksi Dollar-1 (30/12/10) .........................................................................1,009932..................0,32.....................–.....................–
HPAMProteksi-2(12/01/11) .....................................................................................1.000,00........................–.....................–.....................–
Lautandhana Proteksi Dollar (30/12/10) ....................................................................1,011168..................0,26.....................–.....................–
Lautandhana Proteksi VII (30/12/10) ........................................................................1.010,55..................0,48.....................–.....................–
Si Dana Proteksi Batavia XI (30/12/10)......................................................................1.129,58 ..................0,72 ...............9,25 ...............9,25
Si Dana Proteksi Batavia XII (30/12/10) .....................................................................1.123,87 ..................0,72...............8,95...............8,95
Si Dana Proteksi Batavia USDI (30/12/10)..............................................................1,083658..................0,50...............6,20...............6,20
Si Dana Proteksi Batavia USDII (30/12/10).............................................................1,089458..................0,53...............6,60...............6,60
TrimSyariah Terproteksi Prima II (30/12/10).............................................................1.249,23.................-0,24 ...............11,93 ...............11,93
RDPTDhanawibawa Eksklusif Terbatas I (04/11/10)......................................5.679.316.444,19.................-0,08.....................–.....................–
Batavia Obligasi USD.................................................................................................0,9571 .................-0,72..............-0,98..............-0,02
Mncapital Nusantara Saham...................................................................................1.446,97..................-4,12 ................3,12...............-0,72
Schroder Indo Equity Fund......................................................................................1.402,82 ..................-3,19.............25,22.............25,22
Ins Dana Kombinasi ................................................................................................1.255,92...................0,75...............11,53...............11,53
Nikko Bumn Plus ....................................................................................................1.405,78.................-4,06 ..............15,27 ..............15,27
Batavia Proteksi Majapahit USD(US$) (22/12/10).......................................................1,0044.................-0,25...............0,02...............0,02
Batavia Proteksi Nusantara Seri VI (27/12/10)...........................................................1.040,77...................0,13................6,15................6,15
Batavia Proteksi Sriwijaya (28/12/10) .......................................................................1.120,68.................-0,38...............6,00...............6,00
Batavia Proteksi Utama 1 (30/12/10).........................................................................1.015,35 ...................0,71.....................–.....................–
Batavia Proteksi Utama 5(30/12/10)........................................................................1.012,65...................0,81.....................–.....................–
Lautandhana Proteksi Syariah 1(30/12/10) .................................................................1.162,10..................0,90...............11,42...............11,42
Mandiri Capital Protected Income Fund 4(12/01/11)..................................................1.040,58..................-0,91 ...............0,36...............0,36
NISPIncome Plus VIII .............................................................................................1.036,99..................2,48...............2,34...............0,02
NISPProteksi Income Plus I (30/12/10) ...................................................................1.256,90..................0,48..............12,42..............12,42
Bahana Investasi Abadi ...........................................................................................1.357,40..................-1,04...............9,04...............5,83
BNPParibas Rupiah Plus ( D/HFortis Rupiah Plus)..................................................1.494,04..................0,38...............5,62...............5,62
First State Ind. Bond Fund.......................................................................................1.995,30..................-1,42................9,93...............5,62
Gmt Dana Obligasi Plus.............................................................................................1.921,31...................1,85..............22,77..............22,77
Gmt Dana Pasti 2...................................................................................................1.353,38..................0,69..............12,27 ..............12,27
Maestrodollar ...........................................................................................................1,3433.................-0,33................6,72...............3,58
Mandiri Investa Dana Obligasi Seri II...........................................................................930,81 .................-2,70................7,72................7,72
Mandiri Investa Dana Syariah...................................................................................1.588,21 ..................2,94...............13,76...............11,24
Mandiri Investa Dana Utama.....................................................................................1.139,76..................-0,17...............9,88................7,70
Mandiri Investa Keluarga..........................................................................................1.106,79...................0,14................7,02...............4,90
Manulife Obligasi Negara Indonesia II ......................................................................1.290,42.................-2,98...............6,04 ................4,71
Manulife Obligasi Unggulan.....................................................................................1.504,02 ..................-3,12...............2,94................1,66
Manulife Pendapatan Bulanan II..............................................................................1.089,92.................-0,34...............6,90...............5,56
Mr Dollar (USD) ..........................................................................................................1,9619.................-0,09...............4,89................2,81
Panin Dana Utama Plus 2........................................................................................1.469,75.................-0,28...............12,51 ...............12,51
PNMDana Sejahtera II .............................................................................................1.202,13...................-1,18...............6,28...............6,28
Reksa Dana PNMAmanah Syariah...........................................................................1.520,75..................0,69...............9,08 ...............6,92
Schroder Dana Andalan II .......................................................................................1.054,24...................0,17 ...............3,90...............3,38
Schroder Dana Mantap Plus...................................................................................2.438,75 ...................-3,11...............10,78...............8,58
Schroder Dana Mantap Plus II.................................................................................1.502,89 ..................-3,19..............10,22...............8,04
Schroder Dana Obligasi Ekstra................................................................................1.255,40..................0,64.................7,19 ...............5,07
Schroder USDBond Fund (USD) .................................................................................1,2479.................-0,79...............8,99...............8,99
Bahana Dana Prima.................................................................................................11.358,11 .................-2,28..............19,94..............16,40
BNPParibas Ekuitas (D/HFortis Ekuitas )................................................................13.287,91 ..................-1,93..............27,24.............22,30
BNPParibas Maxi Saham( D/HFortis Maxi Saham).................................................1.299,66.................-2,07.....................–.....................–
Batavia Dana Saham..............................................................................................37.127,29.................-3,53..............21,62 ..............19,23
Batavia Dana SahamAgro.......................................................................................1.166,68.................-0,97..............24,75 ..............19,27
Batavia Dana SahamOptimal ..................................................................................1.706,28.................-2,52.............25,82.............20,86
Batavia Dana SahamSyariah..................................................................................1.462,04.................-0,98...............14,17................11,91
CIMB-Principal Equity Aggressive...........................................................................2.699,62.................-3,28..............15,58...............13,01
CIMB-Principal Islamic Equity Growth Syariah..........................................................1.360,06...................-1,12...............13,75...............13,75
Cipta Syariah Equity...............................................................................................1.346,80.................-0,83..............21,33..............21,33
Dana Pratama Ekuitas ( D/HPlatinumSaham) ........................................................5.971,84..................0,84 .............23,57...............21,73
First State Indoequity Sectoral Fund.......................................................................3.956,45.................-3,58.............20,59..............15,86
First State Indoequity Value Select Fund....................................................................1.181,26..................-3,31 ..............14,92...............10,41
Gmt Dana Ekuitas..................................................................................................2.432,27...................-1,31..............22,78..............22,78
Mandiri Investa Atraktif Syariah................................................................................1.190,97..................-2,18..............16,20...............13,61
Mandiri Investa UGM..............................................................................................2.166,44..................-1,96..............27,43.............24,60
Manulife Dana Saham.............................................................................................8.927,67.................-3,20..............23,81 .............22,26
Panin Dana Maksima.............................................................................................47.358,12..................-2,73.............82,53..............78,92
Phinisi Dana Saham...............................................................................................15.767,50.................-3,49.............22,00.............20,48
Pratama Saham....................................................................................................3.900,22..................0,80..............27,09 .............24,57
Reksa Dana Axa Citradinamis................................................................................3.426,49.................-3,53...............15,81..............14,38
Reksa Dana Grow-2-Prosper ...................................................................................2.055,01 ..................-2,01.............30,44.............25,30
Reksa Dana OSKNusadana Alpha Sector Rotation....................................................1.050,12.................-0,89.....................–.....................–
Rencana Cerdas....................................................................................................9.940,64..................-1,92 .............28,97 .............23,96
KUSTODIANDEUTSCHEBANK

Pasar Uang
Pendapatan Tetap (Rp) (%) (%) (%)
Nilai aktiva Hasil investasi dalam
Nama /jenis bersih per
unit 30hari 1 tahun Riil 1 th
Reksadana terakhir terakhir terakhir
Nilai aktiva bersih dan hasil investasi berbagai reksa dana hingga 14 Januari 2011

KUSTODIANBANKCIMBNIAGA

AAABond Fund 2...................................................................................................1.253,95...................0,81..............10,60................7,32
Bahana Dana Arjuna...............................................................................................1.803,94.................-0,27..............12,24...............10,01
BNI Dana Syariah...................................................................................................1.898,32..................0,93..............10,03...............8,94
Brent Dana Tetap ...................................................................................................1.624,20...................0,77...............4,30 ...............3,26
Danamas Pasti .......................................................................................................2.277,77..................0,57...............9,06...............6,89
Danamas Stabil.......................................................................................................1.877,29...................0,75...............10,15................7,42
Danareksa Pendapatan Prima Plus..........................................................................1.058,25.................-0,08.....................–.....................–
I - Hajj Syariah Fund................................................................................................1.952,56...................0,75..............10,88 ...............9,24
Jisawi Pendapatan Tetap........................................................................................1.244,30..................0,99 .................11,11....................1–
Lautandhana Fixed Income......................................................................................1.678,81.................-4,98...............9,98...............8,35
Mega Dana Ori Dua.................................................................................................1.376,54.................-0,27..............12,55..............10,32
Mega Dana Pendapatan Tetap....................................................................................1.218,11.................-0,68...............11,40................8,13
Pacific Fixed Fund...................................................................................................1.091,00..................0,40...............8,20...............5,02
Paramitra PlatinumB..............................................................................................1.007,96..................-0,12...............0,30...............0,30
Prospera Obligasi ...................................................................................................2.018,78.................-0,23 ...............9,47................7,30
Prospera Obligasi Plus...........................................................................................2.498,77...................1,22...............14,13...............9,66
Reksa Pg Sejahtera................................................................................................1.896,38...................0,51 ...............10,13................7,95
Reksadana Dana Berbunga Tiga................................................................................1.337,12..................-0,21...............11,08...............9,98
Reksadana Ori........................................................................................................1.429,94..................2,38..............10,87...............8,68
Reksadana Rido Dua...............................................................................................1.847,53..................-2,19 ..............13,26...............11,02
Reksadana Syariah Batasa Sukuk.............................................................................1.146,32..................0,82................5,75................4,18
Riau Income Fund....................................................................................................1.524,14..................0,47...............6,26................4,15
SamSukuk Syariah Sejahtera...................................................................................1.094,71 ..................0,59.....................–.....................–
Simas Danamas Instrumen Negara ..........................................................................1.286,41..................0,58................7,69................7,69
Simas Danamas Mantap Plus..................................................................................1.424,38...................0,81..............10,84...............8,64
Tiga Pilar Dana Tetap..............................................................................................2.036,19.................-2,25...............13,51 ...............11,82
TrimDana Tetap 2..................................................................................................1.348,26 ..................0,72................9,70...............8,62
AAABlue Chip Value Fund.......................................................................................1.483,31...................-1,41 ..............19,94...............18,16
AAAEquity Fund ......................................................................................................729,92...............-25,07.....................–.....................–
BNI Dana Berkembang...........................................................................................2.085,15.................-3,52...............17,82..............16,65
Dana Ekuitas Andalan............................................................................................3.339,04.................-2,52.............20,63...............6,44
Jisawi Saham.........................................................................................................1.708,44..................-2,41 .............26,37...............21,41
Lautandhana Equity.................................................................................................1.417,90..................-4,81 ................8,13...............6,52
Lautandhana Equity Progresif ....................................................................................613,76.................-0,49 .............-39,21 ..............-40,11
Makinta Growth Fund..............................................................................................1.030,75.................-4,46.............20,04.............20,04
Makinta Mantap ......................................................................................................4.195,10...................-1,15................17,12..............14,25
Mega Dana Ekuitas ..................................................................................................868,35.................-3,39...............0,98...............-1,99
Mega Dana SahamSyariah......................................................................................2.067,01..................-0,41 ..............15,28...............9,69
Reksa Dana Bahana Equity Smart ...........................................................................1.249,08.................-3,60..............18,24..............16,48
Reksa Dana MilleniumEquity ...................................................................................1.489,12...................-1,12.................1,75.................1,75
Reksa Dana Pratama Equity ....................................................................................1.291,80..................-1,53.....................–.....................–
Simas Danamas Saham...........................................................................................1.612,53..................-1,90...............15,15...............15,15
TrimKapital ...........................................................................................................6.104,06.................-0,42.............26,22..............21,87
TrimKapital Plus...................................................................................................2.300,32..................-1,27.............26,25..............21,90
AAAAmanah Syariah Fund......................................................................................1.918,07.................-0,49 ................15,11 ..............13,40
AAABalanced Fund.................................................................................................3.119,38 .................-0,73 ..............19,39...............17,04
Bahana Kombinasi Arjuna......................................................................................2.573,56..................-1,06..............19,40..............16,46
BNI Dana Plus Syariah............................................................................................1.290,29.................-0,57..............10,98...............9,88
Brent Dana Fleksi ..................................................................................................2.330,55.................-2,05.............62,39.............59,20
Capital Syariah Fleksi .............................................................................................1.286,34..................-0,12...............11,66..............10,55
Cipta Dinamika.......................................................................................................1.078,40...................-1,01.....................–.....................–
Danamas Fleksi .......................................................................................................2.116,99..................0,98...............12,73 ...............9,94
Jakarta Flexi Plus ....................................................................................................558,08..................0,52..............-8,99...............-11,70
Jisawi Flexi ...........................................................................................................2.047,68..................-1,90.............23,02..............18,20
Lautandhana Balanced Fund....................................................................................1.677,26..................-7,79...............-0,73..............-2,69
Lautandhana UgmFund.............................................................................................576,81................-12,34............-43,30.............-44,15
Mega Dana Kombinasi Dua.......................................................................................960,50...................0,10.............34,54.............30,59
Mega Dana Kombinasi............................................................................................1.006,42 ..................0,78.............-41,00 ............-42,73
Phillip Rupiah Balanced Fund ...................................................................................1.531,38..................-1,50..............14,87..............10,35
Prospera Balance...................................................................................................4.213,57..................5,38..............34,19 .............28,93
Reksa Dana Bahana Balance Smart ........................................................................1.484,47.................-6,03................11,91 ..............10,25
Reksa Dana Falcon Asia Optima Plus..........................................................................1.317,12.................-8,68 ...............-3,31 .................-7,11
Reksa Dana Harvestindo Maxima...............................................................................991,75.................-0,83.....................–.....................–
Reksa Dana Tfi [X]-Tra Dinamis...............................................................................2.502,72..................-1,45..............13,84..............10,49
Reksadana Gani Flexi Fund.......................................................................................1.961,07..................2,48..............41,27 .............39,87
Reksadana Mega Dana Syariah................................................................................1.679,56.................-0,37..............10,35................8,16
Reksadana Mega Sri Kehati Harmoni.........................................................................1.115,20.................-2,08.....................–.....................–
SamDana Berkembang ........................................................................................10.525,67 ..................-2,17 ..............24,61 ..............24,61
SamSyariah Berimbang..........................................................................................1.216,65..................0,98.....................–.....................–
Simas Satu ............................................................................................................3.490,01 ..................-2,18..............15,53 ...............11,57
Star Balanced........................................................................................................2.579,50..................0,88.............20,40..............18,60
Valbury Inklusi.........................................................................................................1.150,82..................-5,15 ..............17,44..............15,69
AAAMoney Market Fund........................................................................................1.000,00..................0,57................7,90................7,90
Danamas Rupiah....................................................................................................1.000,00..................0,30...............4,68...............4,68
Danamas Rupiah Plus ............................................................................................1.000,00..................0,43...............5,62...............5,62
Lautandhana Liquid ...............................................................................................1.000,00..................0,57.....................–.....................–
Mega Dana Kas......................................................................................................1.000,00..................0,48...............6,86...............6,86
Phillip Money Market Fund......................................................................................1.000,00..................0,40.....................–.....................–
Riau Liquid Fund....................................................................................................1.000,00...................0,31 ...............3,96 ...............3,96
Trim Kas 2............................................................................................................1.000,00..................0,56................7,42................7,42
BNISProteksi V(30/12/10)......................................................................................1.265,73..................0,52...............6,98...............6,98
Batavia Proteksi Pajajaran......................................................................................1.034,38..................0,94...............2,52...............0,50
Lautandhana Iyakkapi Proteksi I (30/12/10) ..............................................................1.001,86.................-2,57...............-0,61 ..............-2,09
Lautandhana Proteksi Dinamis (30/12/10) ...............................................................1.009,29.................-0,89...............0,50...............-1,00
Lautandhana Proteksi Dinamis II (30/12/10) ...............................................................1.013,15.................-0,25 ..................1,11 ..............-0,39
Lautandhana Proteksi I (30/12/10) ...........................................................................1.184,34...................0,16................4,14...............2,59
Lautandhana Proteksi II (30/12/10)...........................................................................1.195,07..................0,89..............10,99...............9,34
Lautandhana Proteksi III (30/12/10) ..........................................................................1.071,79....................1,13................0,41 ...............-1,09
Lautandhana Proteksi IV(30/12/10).........................................................................1.028,76..................0,30 ..................1,11 ..............-0,39
Lautandhana Proteksi V(30/12/10) ...........................................................................1.041,31...................0,81 ................0,18................-1,31
Mandiri Capital Protected Income Fund 2(12/01/11)...................................................1.023,36..................-1,04..............-0,62..............-0,62
Mandiri Capital Protected Income Fund 12(30/12/10) ................................................1.050,19..................-1,36...............2,60...............2,60
Mandiri Dana Protected Berkala Seri 3(30/12/10)....................................................1.040,22..................0,02...............0,58...............0,58
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 11 (30/12/10) ......................................1.042,97...................-1,31..................3,11..................3,11
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 3(30/12/10)........................................996,48..................-1,83................1,80................1,80
Rdt Danareksa Proteksi Maxima I (30/12/10)............................................................1.006,99..................0,50.....................–.....................–
Rdt Danareksa Proteksi Maxima II (30/12/10)...........................................................1.006,99..................0,50.....................–.....................–
Rdt Danareksa Proteksi Melati Optima XXI (30/12/10) ................................................1.011,37....................1,14.....................–.....................–
Rdt Danareksa Proteksi Melati Optima XXIII (30/12/10) ............................................1.008,92..................0,95.....................-.....................–
Reksa Dana Mega Dana Terproteksi III (30/12/10) ......................................................1.005,17.................-2,38 ................0,13..............-3,34
Reksa Dana Mega Dana Terproteksi IV(30/12/10) ....................................................1.002,98..................0,66...............-0,41 ..............-3,86
Reksa Dana Mega Dana Terproteksi VI (30/12/10)......................................................998,05...................-1,01.....................–.....................–
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi I (30/12/10)....................................................1.313,63..................0,67................8,61 ................8,61
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi II (30/12/10)..................................................1.320,25...................0,81..............10,04..............10,04
Reksa Dana Terproteksi BNISProteksi IV(30/12/10) ................................................1.028,86...................0,77...............0,40...............0,40
Reksa Dana Terproteksi Mega Dana Terproteksi VII (30/12/10)...................................1.025,72..................0,59.....................–.....................–
Reksadana Capital Proteksi-I (30/12/10) ...................................................................1.514,22...................0,81 ...............3,40...............3,40
Reksadana Danamas Terproteksi I (30/12/10)............................................................1.555,19..................0,48................8,72...............6,00
Reksadana Mega Dana Terproteksi I (30/12/10)........................................................1.624,60..................0,97..............13,02 ................9,10
Reksadana Mega Dana Terproteksi II (30/12/10) ........................................................1.274,41 ...................0,91 ...............11,62 ................7,76
Reksadana Terproteksi Recapital Proteksi III (30/12/10) ...............................................987,19....................1,18.....................–.....................–
TrimTerproteksi Prima (30/12/10)............................................................................1.257,56..................0,93...............11,96................0,76
TrimTerproteksi Prima II (30/12/10)..........................................................................1.271,28....................1,19 ...............15,17...............3,66
TrimTerproteksi Prima IV(30/12/10)..........................................................................961,50..................0,57.....................–.....................–
RDPTAAAState Owned Enterprises Inf. Fund ...................................................5.151.807.677,09 ............0,55.....................–.....................–
Mega Dana Rido Tiga ..............................................................................................1.374,29.................-3,08................13,13................13,13
AIMTrust Imperial .................................................................................................1.268,49.................-3,94 ..............-16,71 ..............-16,71
Kharisma Dana Kombinasi ......................................................................................1.186,84.................-0,22............-25,90............-25,90
AIMTrust Sovereign (30/12/10).................................................................................824,54..................-1,96...............0,23...............0,23
Panin Berdividen (30/12/10) ....................................................................................1.022,72..................-1,33 .................-1,11 .................-1,11
Si Dana Batavia X(30/12/10) ...................................................................................1.009,73..................0,84...............0,34...............0,34
Si Dana Batavia Proteksi Parahyangan (30/12/10).....................................................1.090,77..................0,96...............8,42...............8,42
Si Dana Proteksi Batavia XVIII (30/12/10) ................................................................1.042,32...................-1,15....................--....................--
Batavia Proteksi Prima 1 (30/12/10) .........................................................................1.007,62..................-1,25....................--....................--
Batavia Proteksi Prima 2(30/12/10)..........................................................................1.011,22...................-1,19....................--....................--
Batavia Proteksi Utama 3(30/12/10) .......................................................................1.008,78..................0,68....................--....................--
Lautandhana Proteksi VI (30/12/10) .........................................................................1.021,34..................-1,99................1,90................1,90
Recapital Proteksi IV- Seri 1 (30/12/10).....................................................................998,85..................0,00....................--....................--
Lautandhana Proteksi Dinamis III (30/12/10) ............................................................1.045,97..................0,98....................--....................--
Mega Dana Terproteksi V(30/12/10).........................................................................1.012,23..................0,02....................--....................--
BNPParibas Selaras (30/12/10) ..............................................................................1.005,94...................0,51....................--....................--
BNPParibas Selaras II (30/12/10)..............................................................................1.011,36...................0,51....................--....................--
Schroder Regular Income Plan X(27/12/10) .............................................................1.005,38..................0,52....................--....................--
Schroder Regular Income Plan XI (27/12/10) .............................................................1.010,45...................0,51....................--....................--
Schroder Regular Income Plan XII (27/12/10) ...........................................................1.000,00..................-1,03....................--....................--
Nilai aktiva Hasil investasi dalam
Nama /jenisbersih per
unit 30hari 1 tahun Riil 1 th
Reksadana terakhir terakhir terakhir
ITB-Niaga ...............................................................................................................1.838,19..................-1,39................7,86...............5,46
BIGBhakti Ekuitas..................................................................................................2.296,15.................-2,30.............46,67.............46,67
HPAMUltima Ekuitas 1.............................................................................................1.389,13...................11,10..............38,91 ..............38,91
Reksadana Kresna Optimus ...................................................................................2.778,42..................-1,08..............86,76..............86,76
IPBSyariah ...........................................................................................................2.186,50...................0,14..............18,65..............18,65
BIGBhakti Kombinasi .............................................................................................1.426,05.................-0,25..............31,42..............31,42
HPAMPremium-1 ...................................................................................................1.000,35.................-4,84..............15,54..............13,53
DPLKBRI Pasar Uang ............................................................................................1.697,03...................0,73 ...............9,52 ...............9,52
DPLKBRI Fix ........................................................................................................1.328,66..................0,89................11,70 ...............11,70


Bahana Endowment Fund........................................................................................1.752,57...................0,19..............10,86................6,51
Batavia Dana Obligasi Ultima ( d/h Si DanaObligasi Ultima ) .....................................1.456,30..................-0,01................8,72................8,72
CIMBPrincipal Dollar Bond (Rp)...............................................................................8.891,81.................-0,48....................--....................--
CIMBPrincipal Dollar Bond (US$) ........................................................................0,9810028.................-0,48....................--....................--
Dana Pasti ............................................................................................................2.356,35...................0,73..............10,29................7,55
Dana Premier ........................................................................................................1.467,40.................-0,22...............11,28...............11,28
Ganesha Abadi ......................................................................................................2.104,59..................0,34...............18,31 ..............15,39
Investa Dana Dolar Mandiri .....................................................................................1,172229.................-0,70...............8,87...............8,87
Kehati Lestari .........................................................................................................1.397,18...................-1,19................9,01 ...............6,33
Kresna Olympus ....................................................................................................1.803,54..................-0,74..............73,75..............60,51
Mandiri Investa Dana Pendapatan Optimal ..............................................................1.643,80.................-2,58..............13,03 ..............13,03
Medali Dua .............................................................................................................1.200,41 .................-2,95................7,89................5,75
Medali Syariah ........................................................................................................1.306,17...................0,41 ...............11,05................7,75
NISPDana Idola USDollar.......................................................................................1,121648..................0,04................7,99................3,75
Terproteksi
Dana Obligasi Stabil ................................................................................................2.136,76..................0,36...............11,98...............9,86
Danareksa Gebyar Indonesia II ................................................................................1.366,05..................-4,01 ...............2,89................1,89
Net Dana Gemilang ..................................................................................................1.101,40...................0,77 ...............10,13.................9,13
Nikko Gebyar Indonesia Dua ...................................................................................1.364,64.................-3,29...............8,37................7,04
Nikko Indah Nusantara Dua.....................................................................................1.405,77..................0,22................17,81...............16,72
Nikko Tron Dua.......................................................................................................1.305,20..................0,53.................7,91................7,37
Panin Gebyar Indonesia II .......................................................................................1.385,88..................-1,54................4,76...............3,46
Prestasi Gebyar Indonesia II ....................................................................................1.489,79 ..................-3,12...............11,03...............8,92
Net Dana Flexi.........................................................................................................1.126,49.................-0,86...............10,76................9,76
Optima Fleksi .........................................................................................................1.083,23...................1,37...............11,88...............8,65
Optima Seimbang(03/06/10) .....................................................................................136,63..................0,00............-86,34..............-87,61
Panin Dana Unggulan..............................................................................................4.033,71..................-2,77.............53,84..............51,30
Panin Dana Prima....................................................................................................2.237,16.................-2,96.............46,28.............42,82
NISPDana Tetap II ..................................................................................................1.184,48.................-3,34................4,19................4,19
NISPDana Tetap Likuid ..........................................................................................1.222,32..................-1,83................6,14................6,14
NISPObligasi Negara Extra ......................................................................................1.171,85...................-1,31 ................8,51 ................8,51
Optima Pendapatan Abadi........................................................................................1.741,33..................-1,60..............10,62................7,90
Pendapatan Tetap Abadi 2 ......................................................................................1.531,20..................-1,26...............9,58...............6,88
Pendapatan Tetap Utama ......................................................................................2.609,92.................-2,83 ................13,11................9,75
Reksa Dana Bahana Makara Abadi............................................................................1.959,61 ..................-2,01 ...............9,64................7,47
Reksa Dana PAPI ...................................................................................................1.401,06.................-0,54..............16,02..............14,30
Reksadana CIMB- Principal Bond...........................................................................13.034,13.................-2,90...............13,77...............11,52
Schroder IDRBond Fund .........................................................................................1.105,89..................-2,73....................--....................--
Schroder IDRBond Fund II ......................................................................................1.097,24..................-3,77....................--....................--
Si DanaObligasi Maxima .........................................................................................2.036,17...................0,74................9,57................9,57
Mega Dana Saham ................................................................................................1.098,84.................-3,29...............17,82..............14,32
Kresna Flexima .....................................................................................................1.634,38....................0,11 ...............18,61................9,57
Kresna Ultima Flexi ................................................................................................1.462,31 ..................0,53 ...............10,17.................1,78
Mega Dana Campuran .............................................................................................1.578,13.................-0,99..............13,84...............11,03
Panin Dana USDollar ................................................................................................1,3247..................-1,04...............8,00...............8,00
Batavia Dana Kas Maxima ( d/h Si DanaKas Maxima ) .............................................1.000,00..................0,49...............6,26...............6,26
Bahana AOptima Protected Fund 22(30/12/10) ......................................................1.125,88..................0,65...............2,42...............2,42
Bahana AOptima Protected Fund 23(30/12/10) ......................................................1.070,08..................-1,03................1,60................1,60
Bahana AOptima Protected Fund 24(30/12/10) .......................................................1.052,10.................-0,90 ...............2,92 ...............2,92
Bahana AOptima Protected Fund 25 .......................................................................1.012,69.................-0,96 ..............-2,37 ..............-2,37
Bahana AOptima Protected Fund 26 ......................................................................1.032,54...................0,31....................--....................--
Bahana AOptima Protected Fund 27 ......................................................................1.022,94..................-0,71....................--....................--
Bahana AOptima Protected Fund 38........................................................................1.012,01 ..................0,57....................--....................--
Bahana Optima Protected Fund (30/12/10) .............................................................1.504,39..................0,35...............2,50................1,47
Bahana Optima Protected Fund 12(12/01/11) ............................................................1.046,39.................-3,55 ..............-3,63 ..............-3,63
Bahana Optima Protected Fund 14(30/12/10)..............................................................816,41 ..................-1,53..............-4,36..............-4,36
Bahana Optima Protected Fund 17(30/12/10) ..........................................................1.000,62.................-3,04...............-4,19...............-4,19
Bahana Optima Protected Fund 19(30/12/10) ..........................................................1.014,54..................-3,81................7,05................7,05
Bahana Optima Protected Fund 5(12/01/11) ..............................................................1.074,91 ...................0,18................0,78................0,78
Bahana Optima Protected Fund USD1 (US$) ...........................................................1,057915.................-0,32................6,10................6,10
Bahana Optima Protected Fund USD2(US$) .........................................................1,001349.................-0,90.................0,71.................0,71
Bahana Optima Protected Fund USD3(US$) ..........................................................1,021286..................0,46....................--....................--
Bahana Optima Protected Fund USD4(US$) .........................................................1,013843..................0,43....................--....................--
Bahana Optima Protected Fund USD9(US$) (30/12/10) ........................................1,062355..................0,25..............10,43..............10,43
Batavia Proteksi Optimal I (12/01/11) .........................................................................1.071,02..................0,55................9,74................9,74
Batavia Proteksi Sentosa I (11/01/11) .........................................................................1.104,58..................0,40...............5,87...............5,87
Capital Proteksi II (30/12/10) ...................................................................................1.587,59...................0,75...............10,21 ...............10,21
Danareksa Proteksi Melati (28/12/10).......................................................................1.081,54..................0,48....................--....................--
Mahanusa Dana Kencana (20/12/10) .......................................................................1.603,43..................0,87...............11,29...............8,02
Mahanusa Dragon Protect (20/12/10) ......................................................................1.562,51..................-1,86................5,73................5,73
Mahanusa Sovereign Bond Fund (20/12/10) ............................................................1.388,57..................-3,41 ..............16,32..............12,90
Mandiri Dana Protected Berkala Obligasi Pemerintah ................................................1.061,21 ...................1,02..............-0,83..............-0,83
Mandiri Dana Protected Berkala Seri 2(10/01/11) ......................................................1.015,58.................-0,42 ..............-3,03 ..............-3,03
Mandiri Dana Protected Berkala Seri 4(30/12/10)....................................................1.038,00 ..................0,79...............0,22...............0,22
Mandiri Dana Protected Berkala Seri 5(30/12/10)....................................................1.036,34...................0,77.................1,01 .................1,01
Mandiri Investa Terproteksi 2010Seri 2(28/12/10)....................................................1.022,41.......................--....................--....................--
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala Seri 7(30/12/10) .............................1.021,46 ...................-1,71....................--....................--
Mandiri Investasi Terproteksi Seri 3(30/12/10).........................................................1.026,54..................-1,65....................--....................--
Mandiri Investasi Terproteksi Syariah Seri 1 (10/01/11) .................................................1.023,41.................-0,60....................--....................--
Mandiri Protected Regular Income Fund 6(12/01/11)..................................................1.020,73..................0,25................0,78................0,78
Mandiri Protected Regular Income Fund 7(12/01/11)...................................................1.027,74..................0,30................7,90................7,90
Mandiri Protected Regular Income Fund 8(30/12/10)..................................................1.117,82..................-1,93 ...............8,78 ...............8,78
Mandiri Protected Reguler Income Fund 3 ...............................................................1.023,20.................-0,50................0,31 ..............-3,63
Mandiri Protected Reguler Income Fund 5(10/01/11) ..................................................1.049,91.................-0,39...............2,50...............-1,52
Mandiri Syariah Terproteksi Pendapatan Prima I (30/12/10) ......................................1.069,36 ..................0,78................5,01 ................5,01
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 7(30/12/10) ......................................1.043,49..................-1,34...............3,49...............3,49
NISPProteksi Dinamis Seri 11 (30/12/10)...................................................................1.052,01 ..................0,37....................--....................--
NISPProteksi Dinamis Seri 4(27/12/10)...................................................................1.372,25 ..................0,72...............11,50...............11,50
NISPProteksi Dinamis Seri 6(27/12/10)....................................................................1.183,83..................0,68...............8,32...............8,32
NISPProteksi Dinamis Seri 7(13/01/11) ....................................................................1.062,04 ..................0,78....................--....................--
NISPProteksi Income Plus IV(30/12/10) ...................................................................1.112,54..................0,87..............10,89..............10,89
NISPProteksi Income Plus VI (30/12/10) ..................................................................1.142,76...................0,91 ...............11,57 ...............11,57
NISPProteksi Income Plus VII (30/12/10)..................................................................1.103,93..................0,89................11,16................11,16
Reksadana Terproteksi CIMB-Principal CPF CBIII (30/12/10) ......................................993,02.......................--....................--....................--
Reksadana Terproteksi CIMB-Principal CPF VII (30/12/10)..........................................944,57..................-1,34 .................0,11 .................0,11
Si Dana Proteksi Global Bond Fund ..........................................................................1.401,05..................0,45..............12,60..............12,60
Si Dana Proteksi Global Bonds Fund 2(03/01/11) ......................................................1.094,89..................0,54..............12,20..............12,20
TrimLestari 2(30/12/10) .......................................................................................1.642,50...................1,28...............12,51...............6,88
Reksa Dana Kresna Indeks 45 ...............................................................................2.732,35.................-4,25.............22,85...............18,61
Mandiri Optima Terbatas 2 ........................................................................5.000.000.000,00....................--....................--....................--
Mandiri Optima Terbatas 4........................................................................5.000.000.000,00....................--....................--....................--
Mandiri Optima Terbatas 5 ........................................................................5.000.000.000,00....................--....................--....................--
Schroder Dana Prestasi Plus................................................................................20.063,35.................-2,03.............23,09.............20,08
Syailendra Equity Opportunity Fund........................................................................2.475,57...................-1,18.............40,32 ..............36,15
TrimSyariah Saham...............................................................................................1.080,27.................-0,47..............16,23..............16,23
Bahana Dana Infrastruktur .....................................................................................6.457,24..................-0,74 ..............17,84..............14,36
Bahana Dana Selaras.............................................................................................5.357,58..................-1,27..............18,58..............15,08
BNPParibas Dana Investa (D/HFortis Dana Investa) ...............................................2.362,46 ..................-1,78.............23,39 .............20,37
BNPParibas Equitra ( D/HFortis Equitra )................................................................2.919,02.................-0,24.................7,10 ...............3,95
BNPParibas Pesona (D/HFortis Pesona)................................................................17.978,93.................-2,57 .............26,24.............23,43
Batavia Dana Dinamis............................................................................................4.653,55..................-2,75..............18,69...............18,10
CIMB-Principal Balanced Growth............................................................................2.409,82 ..................-3,13..............13,30...............10,78
CIMB-Principal Islamic Balanced Growth..................................................................1.352,32.................-0,28..............19,63..............19,63
Cipta Balance.........................................................................................................1.245,46..................-1,86 .............20,93..............16,24
Cipta Syariah Balance.............................................................................................1.324,44..................0,04..............18,60..............18,60
Citragold................................................................................................................1.874,84.................-2,69..............14,97...............11,59
Dana Selaras Dinamis ..............................................................................................2.613,17.................-0,47..............16,86..............13,98
First State Ind. Balanced Fund.................................................................................1.969,64..................-1,08................7,49................3,27
Garuda Satu.............................................................................................................4.717,13..................-1,38................3,21..............-0,34
Mandiri Investa Aktif...............................................................................................2.715,50..................-1,95................17,10 ..............14,78
Mandiri Investa Syariah Berimbang.........................................................................2.397,87..................-1,55 ..............13,07..............10,83
Manulife Dana Campuran II ......................................................................................1.891,59 .................-3,23..............15,58...............14,13
Pratama Berimbang ( D/HPlatinumBerimbang ) .....................................................2.723,92...................1,25.............22,87..............21,03
Premier Citra Optima..............................................................................................2.147,02.................-0,64...............0,96 ..............-2,99
RDBNPParibas Pro Balance....................................................................................978,38.................-4,26.....................–.....................–
RDBNPParibas Spektra (D/HFortis Spektra) ...........................................................1.148,93..................-1,46...............19,67...............16,15
Reksa Dana Batavia Prima Ekspektasi ....................................................................2.547,80.................-2,53.............25,24.............25,24
Reksa Dana CIMB-Principal UGMBalanced..............................................................1.535,53.................-2,66..............10,20................7,75
Reksa Dana Gmt Dana Fleksi ..................................................................................1.855,82 .................-0,77..............21,33..............18,93
Reksa Dana Guru.....................................................................................................1.306,15.................-0,29................6,16...............4,59
Reksa Dana Maestroberimbang..............................................................................3.479,36..................-2,73...............16,01..............14,58
Reksa Dana OSKNusadana Kombinasi Maxima.......................................................1.568,06.................-0,28..............24,97 ..............23,12
Reksa Dana Panin Dana Bersama...........................................................................3.872,04.................-3,47.............62,08..............58,13
Reksa Dana PNMSyariah...........................................................................................3.111,31...................-1,74...............6,63 ...............3,52
Reksa Dana Prima....................................................................................................965,93..................-1,38...............5,55...............4,50
Reksa Dana Si Dana Batavia CPI..............................................................................1.287,44.................-2,62.....................–.....................–
Reksa Dana Syariah Batasa Kombinasi ......................................................................726,24...................0,01...............-7,83...............-7,83
Schroder Dana Terpadu II........................................................................................2.363,41 ....................-1,11 ..............15,33..............12,50
Schroder Providence Fund.....................................................................................2.422,85.................-2,02................19,71................19,71
Schroder Syariah Balanced Fund..............................................................................1.486,10..................-1,05 ...............13,15 ..............10,92
Semesta Dana Maxima............................................................................................4.781,99..................0,47.............40,89..............38,10
Syailendra Balance Opportunity Fund.......................................................................1.557,34..................0,08.............28,32.............28,32
TrimKombinasi 2....................................................................................................1.355,35..................0,66..............13,28..............13,28
TrimSyariah Berimbang .........................................................................................1.564,92..................0,23...............17,87...............17,87
Bahana Dana Likuid ...............................................................................................1.000,00..................0,28...............4,98...............4,98
Mandiri Investa Pasar Uang....................................................................................1.000,00..................0,48................6,14................6,14
Manulife Dana Kas II...............................................................................................1.000,00...................0,31 ................3,91 ................3,91
Mrs Cash Kresna....................................................................................................1.000,00..................0,36................5,18................5,18
Nisp Dana Siaga.....................................................................................................1.000,00..................0,40...............5,58...............5,58
Reksa Dana PNMPuas...........................................................................................1.000,00..................0,47 ...............4,92 ...............4,92
Schroder Dana Likuid.............................................................................................1.000,00..................0,39...............5,04...............5,04
BNPParibas Kapital II (D/HFortis Kapital II) (30/12/10)...............................................1.091,17.................-0,60...............10,72...............8,55
BNPParibas Kapital V(D/HFortis Kapital V) (30/12/10)............................................1.204,74...................-0,11...............24,71..............23,78
BNPParibas Kapital VI (D/HFortis Kapital VI) (30/12/10)...........................................1.178,52..................-0,91 ..............22,18...............19,75
BNPParibas Kapital VIII (D/HFortis Kapital VIII) (30/12/10) .......................................1.017,64..................0,54.....................–.....................–
CIMBIslamic Sukuk I Syariah (27/12/10)...................................................................1.062,32.................-0,94................7,85...............6,25
CIMBIslamic Sukuk II Syariah (10/01/11)....................................................................1.032,67 ..................0,72.....................–.....................–
CIMB- Principal CPF CBI (20/12/10) ..........................................................................999,26.................-0,83.....................–.....................–
CIMB-Principal CPF IX(12/01/11) ...............................................................................1.033,61..................-0,21...............8,34................7,27
CIMB-Principal CPF VI (12/01/11)..............................................................................1.032,09..................-0,15...............8,53................7,44
CIMB-Principal CPF VIII (15/12/10) ............................................................................1.055,13..................0,07 ...............11,93.................9,71
CIMB-Principal CPF X(10/01/11)................................................................................1.014,24..................0,62.....................–.....................–
CIMB-Principal CPF XI (28/12/10).............................................................................1.006,51 ...................0,91.....................–.....................–
Danareksa Proteksi Melati Optima XIII (23/12/10).....................................................1.000,22...................0,76................9,27................7,09
Danareksa Proteksi Melati Optima XV(10/01/11).........................................................1.015,93...................0,77.....................–.....................–
Mandiri Capital Protected Income Fund 6(12/01/11) ...................................................1.040,81..................0,20...............6,34...............5,80
Mandiri Capital Protected Income Fund 7(12/01/11)...................................................1.026,89...................0,31................7,66.................7,12
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala 3(10/01/11)......................................1.016,58 ..................0,78.....................–.....................–
Mandiri Investasi Terproteksi Seri 2(10/01/11)..............................................................981,47..................0,88.....................–.....................–
Mandiri Protected Income Fund Dollar (USD) (30/12/10) ................................................1,1361.................-0,32...............8,86...............8,86
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 16(30/12/10)........................................1.017,17...................-1,41.....................–.....................–
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 19(10/01/11) .......................................1.023,04..................0,63.....................–.....................–
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 2(30/12/10)......................................1.005,53..................0,94...............11,36..............10,80
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 4(30/12/10).......................................1.016,64..................0,99..............10,58..............10,58
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 8(30/12/10) .......................................998,49..................0,85..............10,35..............10,35
RDTMandiri Terpro Dana Pdpt Bk Seri 18(30/12/10).................................................1.014,49...................0,76.....................–.....................–
RDTOSKNusadana Capital Protected Fund (03/01/11)..............................................1.009,05...................0,75.....................–.....................–
RDTOSKNusadana Capital Protected Fund II (10/01/11)..............................................1.016,14 ..................0,79.....................–.....................–
Syailendra Capital Protected Fund 1 (30/12/10)..........................................................1.258,41 ..................0,87...............11,85...............11,85
Syailendra Capital Protected Fund 2(30/12/10)........................................................1.052,25....................1,14..............13,87 ..............13,87
TrimTerproteksi Lestari 3(30/12/10)..........................................................................1.177,14..................0,86..............12,98..............12,98
Reksa Dana Indosurya Equity Fund..........................................................................1.340,70.................-2,39...............11,45...............11,45
Reksa Dana Indosurya Balance Fund ........................................................................1.313,06..................-1,45................4,79................4,79
Bahana Global Protected Fund 2(30/12/10)...............................................................905,23..................0,30...............6,03...............6,03
Bahana Optima Protected Fund 16(30/12/10)............................................................1.130,33..................-1,39...............0,98...............0,98
Danareksa Proteksi Melati Prima (30/12/10) ..............................................................1.110,54..................-1,85...............0,59...............0,59
ReksaDanaTerproteksi BNISProteksi XI DollarAmerikaSerikat(30/12/10).....................1,077700..................0,42...............5,35...............5,35
Reksa Dana Natpac Dana Berimbang.......................................................................1.009,79.................-3,43....................--....................--
Reksa Dana Mahanusa Dana Kas ............................................................................1.000,00..................0,44 ...............5,57 ...............5,57
AAAReksa PremiumProteksi IV..............................................................................989,34..................0,90....................--................9,73
Batavia Proteksi Prima 3(30/12/10)........................................................................1.005,50.......................--....................--....................--
Batavia Proteksi Utama 2(30/12/10)..........................................................................1.011,18 ..................0,72....................--....................--
Batavia Proteksi Utama 6(30/12/10).......................................................................1.002,99 ..................0,78....................--....................--
Batavia Proteksi Utama 7(30/12/10)........................................................................1.001,86 ..................0,78....................--....................--
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala Seri 1 (30/12/10)..............................1.024,93.................-2,80....................--....................--
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala Seri 2(30/12/10) ............................1.024,63...................1,22....................--....................--
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala Seri 4(30/12/10).............................1.000,76..................0,68....................--....................--
Mandiri Investa Terproteksi Pendapatan Berkala Seri 5(30/12/10).............................1.012,60.................-0,49....................--....................--
Mandiri Protected income Fund Dollar 4(USD) (30/12/10).......................................1,082998..................-0,10...............8,49................7,52
Mandiri Protected income Fund Dollar 5(USD) (30/12/10) .......................................1,033520..................-0,10....................--....................--
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 6(30/12/10).......................................1.010,50...................0,76....................--....................--
Mandiri Terproteksi Dana Pendapatan Berkala 12(30/12/10) ......................................1.049,51 ..................0,39..............10,80..............10,80
NISPPROTEKSI DINAMIS9(03/01/11).....................................................................1.026,28..................2,08....................--....................--
Si Dana Proteksi Batavia Div.IX(22/12/10)................................................................1.004,14..................0,94..............12,07..............12,07
Si Dana Proteksi Batavia XV(10/12/10)....................................................................1.004,62 ..................0,72...............8,98...............8,98
Si Dana Proteksi Batavia XVI (20/12/10) ..................................................................1.005,99..................0,84 ...............10,17 ...............10,17
Si Dana Proteksi Batavia XIX(30/12/10)....................................................................1.013,55..................0,56....................--....................--
BNPParibas Obligasi Plus (d/h Fortis Obligasi Plus).........................................................1.189,32...........-6,23 ................11,17...............0,59
BNPParibas Prima Asia USD.........................................................................................0,9880.................--....................--....................--
BNPParibas Prima II (d/h Fortis Prima II).......................................................................1.376,32...........-4,47 ...............9,65................7,50
BNPParibas Prima USD.................................................................................................0,9758...........-0,47....................--....................--
BNPParibas Rupiah Plus II (d/h Fortis Rupiah Plus II).......................................................1.211,07 ...........-0,99................7,90...............6,83
CIMB-Principal Income Fund A.......................................................................................1.700,14 ............-2,21 ...............8,87................7,78
Danareksa JSOptima...................................................................................................1.243,22...........-0,85...............9,88................7,70
Danareksa Melati Dollar (US$)...............................................................................0,1551975194...........-0,80...............5,25 ...............3,69
Danareksa Melati Dollar (Rp)..........................................................................................1.406,71 .................--....................--....................--
Danareksa Melati Pendapatan Tetap.............................................................................1.043,20...........-0,33....................--....................--
Danareksa Melati PlatinumDollar AS(US$) .........................................................0,9836423143 ...........-0,96....................--....................--
Danareksa Melati PlatinumDollar AS(Rp) .....................................................................8.915,73.................--....................--....................--
Danareksa Melati PremiumDollar (US$) ...............................................................1,1269067863.............-0,71 ................6,91................3,77
Danareksa Melati PremiumDollar (Rp).........................................................................10.214,28.................--....................--....................--
MRSBONDKRESNA....................................................................................................1.299,06..............1,27..............14,84..............10,33
Mandiri Investa Dana Pendapatan Optimal 2.................................................................1.000,44............0,38....................--....................--
BNPParibas Infrastruktur Plus (d/h Fortis Infrastruktur Plus)..........................................2.217,37 ............-1,39.............25,58..............21,58
BNPParibas Solaris (d/h Fortis Solaris).........................................................................1.664,86...........-0,53.............30,53..............25,41
Dana Ekuitas Prima.......................................................................................................3.257,16...........-2,08.............22,38..............14,54
Danareksa Mawar........................................................................................................6.375,08............-1,85 .............24,57..............22,72
Danareksa Mawar Agresif..............................................................................................1.020,14.............-1,41 ..............13,36 ................9,51
Danareksa Mawar Fokus 10............................................................................................1.415,78 ...........-2,36....................--....................--
First State IndoEquity Peka Fund..................................................................................1.202,65.............-2,91 .............20,27..............15,55
NISPIndeks SahamProgresif ........................................................................................1.541,65............-2,96..............22,75.............20,32
Schroder 90Plus Equity Fund........................................................................................1.271,60............-2,27....................--....................--
Bahana Quant Strategy ...............................................................................................1.042,44...........-2,09....................--....................--
Danareksa Anggrek.....................................................................................................4.428,97 ...........-2,55................11,15...............9,50
Danareksa Anggrek Fleksibel.......................................................................................2.902,02............-2,74..............15,30..............13,03
Danareksa Syariah Berimbang.....................................................................................4.593,04............-1,00 ..............19,27...............17,50
MRSFLEXKRESNA......................................................................................................1.531,54...........-2,68..............15,27...............10,75
NISPDana Handal.........................................................................................................1.871,36............0,66..............12,82 ...............11,97
Schroder Dana Prestasi .............................................................................................20.557,85...........-2,20.............26,26.............23,45
Danareksa Seruni Pasar Uang II....................................................................................1.000,00 ............0,47...............6,06...............6,06
Danareksa Seruni Pasar Uang III...................................................................................1.000,00............0,42....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund 28(30/12/10)............................................................1.009,25 ............0,69....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund 29(30/12/10).............................................................1.013,84...........-0,62....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund 31 (30/12/10).............................................................1.002,59.............0,79....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund 33(30/12/10)............................................................1.020,54............-1,09....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund 34(30/12/10)............................................................1.009,90 ............-1,59....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund 36(30/12/10)............................................................1.004,58..............1,07....................--....................--
Bahana BOptima Protected Fund USD1 (30/12/10) .................................................0,99879602 ............0,52....................--....................--
Bahana Optima Protected Fund 8..................................................................................1.128,95............0,48..............12,20...............3,65
Bahana Reksa Panin Terproteksi VI (30/12/10)................................................................1.143,25................1,11..............12,89...............4,29
Bahana Reksa Panin Terproteksi VII (10/01/11)..................................................................1,159,26.............3,33.............22,35..............13,03
Bahana Reksa Panin Terproteksi VIII (06/01/11)...............................................................1.105,48...............1,15...............8,30...............0,05
Bahana Reksa Panin Terproteksi IX(10/01/11) ....................................................................1,104,11 ............3,28.............22,88..............13,52
Bahana Reksa Panin Terproteksi XI (30/12/10) ................................................................1.069,01 .............1,03....................--....................--
Bahana Reksa Panin Terproteksi XII (06/01/11) ...............................................................1.039,45.............1,06....................--....................--
Bahana Reksa Panin Terproteksi XIII (10/01/11) ................................................................1,039,01 ............3,08....................--....................--
Bahana Reksa Panin Terproteksi XV(30/12/10) ...............................................................996,43 ............0,49....................--....................--
Brent Dana Terproteksi I................................................................................................1.201,58.............0,79..............10,69..............10,69
Danareka Proteksi Melati III (05/01/11) ...........................................................................1,072,85 ............-0,16 ...............9,33 ...............9,33
Danareksa Proteksi Melati Optima Dollar AS(US$)(21/12/10) ...................................1,1001210776............-0,79................7,39................7,39
Danareksa Proteksi Melati Optima Dollar AS(Rp)(21/12/10).............................................9.946,19.................--....................--....................--
Danareksa Proteksi Melati Optima Syariah (11/01/11) .......................................................1.036,06 .............1,62.....................- .....................-
Danareksa Proteksi Global Protektif II.............................................................................1.170,38............5,84 .............25,92..............22,15
Danareksa Proteksi Melati Optima(28/12/10) ..................................................................1.057,01 ............0,44...............8,49...............8,49
Danareksa Proteksi Melati Optima V................................................................................1.129,51 ............4,70..............16,49..............16,49
Danareksa Proteksi Melati Optima IV(11/01/11)...............................................................1.042,83............-0,14...............8,29...............8,29
Danareksa Proteksi Melati Optima VII (4/05/10).............................................................1.028,73 .............1,72....................—....................—
Danareksa Proteksi Melati Optima VIII (27/12/10)............................................................1.001,38.............0,96................7,57................7,57
Danareksa Proteksi Melati Optima X(13/01/11) ...............................................................1.053,52...........-0,22 ...............9,36 ...............9,36
Danareksa Proteksi Melati Optima XI (03/01/11)...............................................................1.012,74 ............0,47...............5,88...............5,88
Fortis ProtekPlus IX(30/09/09)......................................................................................1.036,16 ............0,90...............9,48................5,14
Fortis Protekplus X(25/09/2009) ..................................................................................1.013,49 ............0,39...............9,83...............5,48
Mandiri Dana Protected Berkala....................................................................................1.074,09...............1,13...............17,38..............16,80
Mandiri Investa Terproteksi 2010Seri I (30/12/10)..........................................................1.035,63 .............0,18....................--....................--
Schroder Regular Income Plan IV(12/01/11) ...................................................................1.048,42...........-0,40................7,36...............6,82
Schroder Regular Income Plan VII (15/12/10)...................................................................1.153,64............0,38.............22,99.............22,38
Schroder Regular Income Plan VIII (15/12/10)..................................................................1.165,56 ............0,95 .............23,32 .............23,32
Schroder Regular Income Plan IX(15/12/10) ..................................................................1.045,43..............0,15....................--....................--
TrimTerproteksi Lestari 4(10/01/11) ..............................................................................1,000,00.................--....................--....................--
Premier ETF LQ-45...............................................................................................629,8014881 ...........-3,86.............22,06.............22,06
Danareksa Indeks Syariah............................................................................................2.087,62 ...........-3,64..............12,87...............9,58
PT Avrist Assurance 13/01/11 12/01/11
13/01/11 12/01/11
Beli Jual Beli Jual
AXAMandiri Financial Services
RINGKASAN TRANSAKSI HARIAN OBLIGASI
Bond ID Maturity High Low Last Freq. Tot. Vol. Tot. Val.*)
(Bio) IDR (Bio) IDR
Daftar ringkasan transaksi obligasi yang dilaporkan melalui BEI pada 14Januari 2011
PTAXA Financial Indonesia 13/01/11 12/01/11
MaestroLink/MaestroLink Plus:
PT Panin Life 13/01/11 12/01/11
TRANSAKSI HARIAN OBLIGASI KORPORASI
Daftar seluruh transaksi Obligasi Korporasi yang dilaporkan melalui BEI pada 14Januari 2011
Bond Name Trade Price Vol. (Bio) Value *) Yield Coupon Rating
Date
IDR (Bio) IDR
13/01/11 12/01/11
Harga per unit
14/01/11 13/01/11
AIA FINANCIAL (d/h AIGLIFE)
Daftar seluruh transaksi Obligasi Pemerintah yang dilaporkan melalui BEI pada 14Januari 2011
Bond Name Trade Price Volume Value *) Yield Coupon
Date
(Bio) IDR (Bio) IDR
TRANSAKSI HARIAN OBLIGASI PEMERINTAH
INDONESIA BOND PRICING AGENCY (IBPA) - IGSYC
PERHIMPUNAN PEDAGANG SURAT UTANG NEGARA (HIMDASUN)
Pre Trade Post Trade
Kuotasi
Harga Yield Harga Transaksi Volume Total
Harga
Seri Kupon Jatuh Tempo
Beli Jual
penutupan penutupan transaksi terakhir terakhir transaksi terakhir volume terakhir
Tertinggi Terendah
Sumber: HIMDASUN
Informasi perdagangan Surat Utang Negara (SUN) oleh anggota Himdasun pada 14Januari 2011
INDONESIA GOVERNMENT SECURITIES YIELD CURVE
DATA OBLIGASI & UNITLINKED Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
f7
ZC3 ........................................0......................20/11/2012...............89,407............89,523 .............89,465............................6,233 .................................64,50.............................29-Feb-08.............................105....................................140.............................64,50................64,50
ZC5........................................0....................20/02/2013 ...............87,507.............87,678..............87,593 ...........................6,534....................................0,00................................#VALUE!..................................-.........................................- ...............................0,00...................0,00
FR15 ..................................13,4......................15/02/2011 .............100,693 ..........100,693............100,693...........................4,040................................104,30...............................2-Sep-08...............................10 ......................................10...........................104,30...............104,30
FR16................................13,45......................15/08/2011...............104,721...........104,779............104,750............................4,970..................................93,94..............................31-Okt-08.................................5 ......................................10.............................93,94.................93,75
FR17 .................................13,15......................15/01/2012..............107,406...........107,507.............107,457............................5,330..................................94,97............................26-Nop-08 ................................8........................................8.............................94,97 ................94,00
FR18...............................13,175......................15/07/2012 ..............110,420.............110,571 .............110,496............................5,730................................104,90...............................2-Sep-08.................................9........................................9 ...........................104,90...............104,90
FR19 ................................141/4.....................15/06/2013 ................117,012............117,255...............117,134...........................6,440 .................................115,05 ................................1-Sep-09...............................10.....................................20.............................115,05................115,00
FR20 ............................14,275......................15/12/2013...............119,585............119,876..............119,730 ...........................6,690 .................................119,80.................................7-Apr-10...............................10.....................................20.............................119,80.................119,75
FR22.....................................12......................15/09/2011 .............104,442..........104,508............104,475 ...........................4,945................................106,35 ...............................19-Apr-10.................................3........................................6............................106,35...............106,00
FR23......................................11......................15/12/2012..............108,876...........109,026.............108,951............................5,957................................108,50 ...............................19-Apr-10.................................7 ......................................14...........................108,50...............108,45
FR25.....................................10.......................15/10/2011 .............103,480 ..........103,554 .............103,517 ...........................5,069.................................104,10 ...............................21-Jun-10.................................2........................................4.............................104,10...............104,00
FR26......................................11......................15/10/2014................112,813............113,063 .............112,938............................7,000..................................93,60...............................11-Mar-09.................................3........................................6.............................93,60.................93,57
FR27.................................91/2.....................15/06/2015..............107,604............107,991.............107,798.............................7,391 ................................104,45 ................................3-Mar-10 ................................4........................................9 ...........................104,45...............104,40
FR28 ....................................10......................15/07/2017.................111,518 ............112,018...............111,768............................7,665................................106,25................................5-Mar-10...............................10.....................................20 ...........................106,25...............106,20
FR30 ..............................103/4.....................15/05/2016...............113,946...........114,346..............114,146 ............................7,475 .................................110,28.................................7-Jan-10...............................10.....................................20.............................110,28................110,20
FR31 .......................................11......................15/11/2020...............116,932............117,432...............117,182 ...........................8,393 .................................112,85.................................6-Apr-10...............................10.....................................20.............................112,85................112,80
FR32.....................................15 .....................15/07/2018.............138,858...........139,358 .............139,108.............................7,967.................................135,25..............................25-Mar-10.................................5 ......................................10............................135,25 ...............135,20
FR33 ...............................121/2.....................15/03/2013...............112,336 ...........112,550.............112,443 ...........................6,229...................................111,78.................................9-Jun-10.................................9 .....................................20 ..............................111,78..................111,75
FR34.................................12,8.....................15/06/2021 .............129,005 ..........129,505 ............129,255...........................8,505 ................................126,25.................................8-Apr-10..............................50....................................100............................126,25...............126,00
FR35 .................................12,9....................15/06/2022 .............128,909 ..........129,409..............129,159............................8,796 .................................90,50...............................3-Mar-09..............................20.....................................80.............................90,50................90,40
FR36 ................................111/2.....................15/09/2019 ...............119,755...........120,255............120,005...........................8,220................................103,80..............................27-Mei-09...............................10.....................................20 ...........................103,80................103,75
FR37.....................................12....................15/09/2026.................117,712 ............118,212..............117,962 ............................9,737..................................114,70..............................14-Sep-07...............................10 ......................................10.............................114,70.................114,70
FR38................................11,60 ....................15/08/2018.............120,200...........120,700............120,450............................7,952 .................................115,00................................12-Jan-10..............................20.....................................20.............................115,00................115,00
FR39................................113/4....................15/08/2023................118,178............118,678.............118,428............................9,240..................................95,00...............................4-Sep-08.................................2........................................4.............................95,00.................94,90
FR40 .....................................11 ....................15/09/2025................110,128 ...........110,628 .............110,378 ...........................9,658................................103,45 .............................23-Okt-09..............................20.....................................40............................103,45...............103,40
FR42...............................101/4.....................15/07/2027...............102,190..........102,690............102,440............................9,946 ................................103,65................................12-Apr-10...............................10 ......................................10............................103,65...............103,65
FR43...............................101/4.....................15/07/2022..............109,768 ...........110,268..............110,018...........................8,844.................................107,05 .................................7-Apr-10...............................15 .....................................30............................107,05................107,00
FR44....................................10....................15/09/2024..............103,687............104,187.............103,937............................9,477................................100,05................................9-Mar-10...............................15.....................................50 ...........................100,05.................99,75
FR45................................93/4....................15/05/2037...............94,436............94,936.............94,686..........................10,338..................................97,50................................13-Apr-10...............................10 .....................................35............................107,50.................97,50
FR46 ................................91/2.....................15/07/2023..............101,802 ..........102,302............102,052............................9,220 .................................82,00..............................24-Jul-08...............................10.....................................20.............................82,00 .................81,50
FR47.....................................10....................15/02/2028...............99,588..........100,088.............99,838...........................10,018.................................103,95 ...............................21-Jun-10 ................................4........................................8............................103,95................103,92
FR48......................................9.....................15/09/2018..............104,748..........105,248............104,998.............................8,107.................................101,00.................................7-Apr-10..................................1........................................3 ............................101,00...............100,90
FR49......................................9.....................15/09/2013 .............105,520...........105,768............105,644...........................6,640 .................................95,80..............................18-Jun-09...............................10.....................................20.............................95,80.................95,75
FR50...............................101/2 ....................15/07/2038.............100,534...........101,034............100,784...........................10,413..................................97,05...............................22-Feb-10..............................50....................................100 .............................97,05.................97,00
FR51..................................111/4.....................15/05/2014...............112,700.............113,015.............112,857 ............................6,851 .................................94,50.............................26-Feb-09 ................................8 ......................................12.............................94,50.................93,70
FR52...............................101/2....................15/08/2030 .............103,062 ..........103,562.............103,312 ...........................10,107................................102,50.................................5-Mei-10...............................10.....................................40...........................104,80...............102,45
FR53.................................81/4......................15/07/2021................98,631 .............98,731 ..............98,681 ...........................8,442................................................................................................................................................................................................................................................
FR54................................91/2......................15/07/2031 ................95,133............95,633 .............95,383..........................10,035................................................................................................................................................................................................................................................
FR55................................73/8.....................15/09/2016...............100,174...........100,574 ............100,374............................7,290................................................................................................................................................................................................................................................
FR56 ...............................83/8....................15/09/2026..............88,890............89,390 ..............89,140............................9,738................................106,85.................................11-Okt-10.................................5 ......................................10 ...........................106,85................106,75
VR17........................................-.....................25/06/2011 ..............100,212...........100,953............100,583............................6,333..................................99,87..............................17-Mar-08..............................39 .....................................39.............................99,87.................99,87
VR18........................................-.....................25/10/2012...............100,138...........100,937 ............100,537............................6,336..................................99,00..........................22-Agust-07..............................30 .....................................30.............................99,00.................99,00
VR19........................................-.....................25/12/2014 ..............100,461...........100,967.............100,714............................6,325 .................................99,80 .............................14-Mar-08...............................91 ......................................91.............................99,80 ................99,80
VR20.......................................-....................25/04/2015.............100,486 ..........100,996..............100,741............................6,323..................................99,33..............................18-Feb-08.............................198...................................396.............................99,33.................99,27
VR21........................................-......................25/11/2015 .............100,369..............101,011............100,690............................6,326...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR22.......................................-....................25/03/2016................100,311 ..........100,839............100,575............................6,333...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR23.......................................-.....................25/10/2016 .............100,264..........100,886............100,575............................6,333...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR24.......................................-....................25/02/2017 .............100,245...........100,730 ...........100,488............................6,339...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR25.......................................- ....................25/09/2017...............100,231...........100,794.............100,513............................6,337...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR26.......................................-.....................25/01/2018................101,261 ...........101,406.............101,334 ...........................6,286...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR27.......................................- ....................25/07/2018................101,313...........101,438..............101,376 ...........................6,283...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR28.......................................- ...................25/08/2018................101,261 ...........101,406.............101,334 ...........................6,286...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR29.......................................-....................25/08/2019 ..............101,422 ...........101,494.............101,458............................6,278...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR30.......................................-.....................25/12/2019 ..............101,422 ...........101,494.............101,458............................6,278...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
VR31........................................- ...................25/07/2020 ..............101,422 ...........101,494.............101,458............................6,278...........................................- ...............................................-..................................-.........................................- ......................................- ..........................-
Sumber: www.ibpa.co.id
PT Asuransi Jiwa Sinarmas 13/01/11 12/01/11
Jual Beli Jual Beli
13/01/11 12/01/11
14/01/11 13/01/11
PTGreat Eastern Life Indonesia 13/01/11 12/01/11
13/01/11 12/01/11
Jual Beli Jual Beli
Allianz Life Indonesia
13/01/11 12/01/11
Jual Beli Jual Beli
23/12/10 22/12/10
Equity Life Indonesia
Hasil investasi (%) 13/01/11
Jual Beli
30Hari
terakhir
1 Tahun
terakhir
14/01/11 13/01/11
Jual Beli Jual Beli
PT Asuransi Jiwa
John Hancock
PTAsuransi Mega Life 14/01/11 13/01/11
13/01/11 12/01/11
PTAsuransi Takaful Keluarga 13/01/10 12/01/11
13/01/11 12/01/11
PTA.J. Central Asia Raya 13/01/11 12/01/11
13/01/11 12/01/11
Jual Beli Jual Beli
PT Asuransi Jiwa Recapital
PT ACE Life Assurance
13/01/11 12/01/11
Generali Indonesia
13/01/11 12/01/11
CIMBSun Life
13/01/11 12/01/11
PTAJ Bumi Asih Jaya 13/01/11 12/01/11
13/01/11 12/01/11
JS LINKJIWASRAYA 13/01/11 12/01/11
PT AJSequis Life 13/01/11 12/01/11
PT BNI Life Insurance 13/01/11 12/01/11
Sun Life Financial Indonesia 13/01/11 12/01/11
13/01/11 12/01/11
Beli Jual Beli Jual
PT AXALife-Indonesia
PT MAALife Assurance 14/01/11 13/01/11
11/01/11 10/01/11
PT Asuransi Jiwa Sinarmas 13/01/11 12/01/11
PTAsuransi CIGNA 13/01/11 12/01/11
Harga per unit
14/01/11 13/01/11
PT Prudential Life Assurance
INSURANCE LINKED
Mandiri Secure Money US$..........................................................................11,7649..................12,3531..................11,7270................12,3134
Mandiri Fixed Money .................................................................................152,8731 ...............160,5168..............154,0342 ..............161,7359
Mandiri Secure Money...............................................................................189,3102...............198,7757..............190,7546............200,2923
Mandiri Progressive Money.......................................................................431,0225 .............452,5736 ............430,5864..............452,1157
Mandiri Dynamic Money..........................................................................689,2705..............723,7340..............687,2166..............721,5774
Mandiri Attractive Money..........................................................................137,0023..............143,8524..............136,4278.............143,2492
Mandiri Active Money ...............................................................................128,8021...............135,2422..............128,5966.............135,0264
Mandiri Money Market...............................................................................116,2532..............122,0659...............116,2367.............122,0485
Mandiri Attractive Money Syariah .............................................................153,3922................161,0618..............152,9642..............160,6124
Mandiri Active Money Syariah ..................................................................132,6494................139,2819..............132,2740.............138,8877
CARLink Pro-Fixed...............................................................................................1.888,3230.............................................1.887,8640
CARLink Pro-Mixed..............................................................................................2.025,6100............................................2.032,5460
CARLink Pro-Safe.................................................................................................1.547,5860..............................................1.547,2990
Century Pro-Fixed..................................................................................................1.318,7070..............................................1.318,3860
Century Pro-Mixed................................................................................................1.455,8760.............................................1.458,5330
Carlisya Pro Safe....................................................................................................1.026,1550..............................................1.025,9782
Carlisya Pro Mixed ................................................................................................1.039,3832.............................................1.043,3483
Carlisya Pro Fixed..................................................................................................1.034,9091..............................................1.034,7203
Takafulink Ahsan..................................................................................................1.066,8964..............................................1.065,2494
Takafulink Alia......................................................................................................1.386,5046.............................................1.384,6444
Takafulink Istiqomah..............................................................................................1.492,1509...............................................1.491,6339
Takafulink Mizan - Syariah Investa Link...................................................................1.779,5118..............................................1.778,4399
GreatLink Bond Fund (IDR)....................................................................................1.474,9338...............................................1.487,2001
GreatLink Equity Fund (IDR) .................................................................................2.361,3649.............................................2.354,1685
GreatLink OptimumFund (IDR) .............................................................................1.937,9962..............................................1.935,9789
GreatLink Cash Fund (IDR)....................................................................................1.253,8330..............................................1.253,8360
GreatLink Fixed Income Fund (IDR) ........................................................................1.451,8931 ..............................................1.463,9108
GreatLink Dynamic Fund (IDR) ..............................................................................2.231,1068..............................................2.224,3219
GreatLink Balance Fund (IDR) ..............................................................................1.882,2389.............................................1.880,2929
Great Link USDFixed Income Fund(USD)....................................................................0,9927....................................................0,9903
Wealth Maxima Fixed............................................................................................1.225,0602...............................................1.225,1690
Wealth Maxima Mixed............................................................................................1.342,2716..............................................1.345,7076
Mega Link Agressive Fund....................................................................................1.250,6654...............................................1.248,2851
Mega Link Balance Fund.......................................................................................1.439,3464..............................................1.436,7896
Mega Link Protected Fund....................................................................................1.398,9258.............................................1.402,4426
Relife Investlink Fixed Fund....................................................................1.445,3052............1.373,0399...........1.450,6835 ...........1.378,1493
Relife Primelink Balanced Fund...............................................................1.453,4051............1.380,7348 ...........1.449,7295...........1.377,2430
Relife Primelink Equity Fund...................................................................1.672,2396............1.588,6276.............1.670,6167 ..........1.587,0859
Relife Primelink Fixed Fund......................................................................1.199,0951..............1.139,1403...........1.200,5309...........1.140,5044
Asih Fixed Income......................................................................................................2.915,71 ...................................................2.915,15
Asih Mixed Fund.........................................................................................................3.133,47...................................................3.133,96
Asih Equity Fund......................................................................................................2.788,84.................................................2.786,33
Asih Student Fund.....................................................................................................2.925,16.................................................2.925,65
CIGNAMoney Market................................................................................................1.329,96..................................................1.332,52
CIGNAFixed Income..................................................................................................1.409,12...................................................1.426,18
CIGNAEquity...........................................................................................................2.025,09...................................................2.017,76
CIGNAStructure Fund................................................................................................1.218,70...................................................1.218,48
ACERupiah Equity Fund........................................................................................2.114,4033..............................................2.107,9580
ACERupiah Managed Fund.....................................................................................1.691,1776 ..............................................1.689,4166
ACERupiah Stable Fund.........................................................................................1.194,4661 ..............................................1.204,4012
Generali Equity..........................................................................................................1.265,65..................................................1.260,89
Generali Fixed Income...............................................................................................1.032,37..................................................1.048,94
Generali Money Market ..............................................................................................1.029,10..................................................1.028,94
Generali Equity I........................................................................................................1.096,63...................................................1.093,13
Generali Fixed Income I ...............................................................................................979,34....................................................989,59
Generali Money Market I.............................................................................................1.017,63....................................................1.017,52
Generali Equity II...........................................................................................................987,15.....................................................983,81
Generali Fixed Income II ..............................................................................................947,60....................................................959,66
Generali Money Market II ..........................................................................................1.002,32...................................................1.002,14
CSLLink Ekuitas.........................................................................................................1.153,90....................................................1.151,08
CSLLink Berimbang.................................................................................................1.098,52...................................................1.100,02
CSLLink Pasar Uang..................................................................................................1.029,17..................................................1.029,03
CSLLink Ekuitas Syariah.............................................................................................1.141,72...................................................1.138,24
Arthalink-Aggressive................................................................................................1.107,1541 ..............................................1.103,8406
Arthalink-Dynamic .................................................................................................1.597,5197..............................................1.595,9526
Arthalink-Fixed Income............................................................................................997,4767.............................................1.005,8403
EKALINKSUPERAGGRESSIVE...........................................................................1.362,3920..............................................1.357,6550
EKALINKSUPERDYNAMIC..................................................................................1.248,5610..............................................1.247,3480
Excellink-Aggressive Fund....................................................................................2.882,3910.............................................2.872,9730
Excellink-Dynamic .................................................................................................2.915,6910..............................................2.913,2630
Excellink-Dynamic Dollar Fund......................................................................................1,1508......................................................1,1508
Excellink-Fixed Income Fund...............................................................................2.096,5020 ............................................2.096,0570
Excellink-Secure Dollar Income Fund...........................................................................1,0438.....................................................1,0438
Excellink-Aggressive Syariah.................................................................................1.332,0474.............................................1.325,4456
Excellink-Dynamic Syariah......................................................................................1.374,1335...............................................1.376,5183
Excellink-Fixed Income Syariah ............................................................................1.022,5493..............................................1.022,5493
Ekalink Aggressive.....................................................................................................1.703,77..................................................1.698,66
Ekalink Dynamic........................................................................................................1.435,53..................................................1.434,26
Ekalink Fixed Income..................................................................................................1.158,47....................................................1.167,80
BPPI Plus Fund-1 .....................................................................................................907,3585................................................907,3585
BPPI Plus Fund-2....................................................................................................770,0000...............................................770,0000
Stable Fund Rupiah ................................................................................................1.470,7210...............................................1.470,2189
Stable Fund Dollar......................................................................................................1,29340...................................................1,29300
Smartlink Rupiah Money Market Fund ........................................................2.032,15................1.930,54................2.031,78................1.930,19
Smartlink Rupiah Fixed Income Fund.........................................................2.438,99................2.317,04..............2.453,59..............2.330,91
Smartlink Rupiah Balanced Fund...............................................................2.458,24...............2.335,33...............2.461,25..............2.338,19
Smartlink Rupiah Equity Fund....................................................................1.804,92.................1.714,67 ................1.798,01.................1.708,11
Smartlink Dollar Managed Fund....................................................................1,6582...................1,5753..................1,6595.................1,5766
Smartlink Rupiah Balanced Plus Fund.........................................................1.370,55................1.302,02................1.367,92..............1.299,52
Smartlink Rupiah Deposit Fund..................................................................1.009,99..................959,49...............1.009,88................959,39
Allisya Money Market Fund.........................................................................1.248,81.................1.186,37...............1.248,62................1.186,19
Allisya Rupiah Fixed Income Fund ..............................................................1.443,87.................1.371,67...............1.448,20...............1.375,79
Allisya Rupiah Balance Fund........................................................................1.650,17................1.567,66...............1.650,40 ..............1.567,88
Allisya Rupiah Equity Fund.........................................................................1.299,82................1.234,83...............1.295,80................1.231,01
SmartWealth Equity Performa Fund............................................................1.257,22.................1.194,36...............1.253,60 ...............1.190,92
SmartWealth Money Market Fund................................................................................1.157,15.....................................................1.157,01
SmartWealth Fixed Income Fund..............................................................................1.202,55..................................................1.202,52
SmartWealth Balanced Fund ....................................................................................1.349,44..................................................1.345,78
SmartWealth Equity Fund.........................................................................................1.696,87..................................................1.690,42
SmartWealth Sectoral Equity Fund............................................................................1.184,52....................................................1.178,27
GroupLink Corporate Fund A......................................................................................1.174,23....................................................1.174,07
GroupLink Money Market Fund.................................................................................1.026,49..................................................1.026,34
GroupLink Fixed Income Fund...................................................................................1.023,02..................................................1.028,00
GroupLink Equity Fund.................................................................................................1.115,72....................................................1.112,83
Allianz Protected Fund A..............................................................................................1.501,11..................................................1.494,85
Allianz Protected Fund B............................................................................................1.331,32..................................................1.336,56
Allianz Protected Fund C ...........................................................................................1.013,40...................................................1.018,08
Global Investa Protected Fund A................................................................................1.313,67...................................................1.314,96
Global Investa Protected Fund B ...............................................................................1.037,68..................................................1.040,87
Global Investa Protected Fund CRupiah...................................................................1.022,95..................................................1.024,05
Primavest Protected Fund A.....................................................................................1.059,40..................................................1.059,68
Equity Stable Link(Rp) ...............................................................................3.311,261..............3.278,148...................-1,238...................9,031
Equity Safe Link Plus(Rp).........................................................................1.332,338..............1.332,338...................-0,312 ..................9,978
Flexi Safe Steady(Rp) ..............................................................................2.337,376..............2.337,376...................-1,540..................8,732
Flexi Safe Steady(US$)...............................................................................0,15635.................0,15635...................0,385..................6,036
Flexi Managed Fund(Rp) ...........................................................................1.794,476..............1.794,476..................-2,589.................14,479
Flexi Safe Equity Fund(US$) .......................................................................1.112,557................1.112,557 ..................-2,706.................16,760
Signature Link Adventurous .....................................................................10.010,63.................9.510,10..............9.960,25.............9.462,24
Signature Link Balanced............................................................................5.623,77 ..............5.342,58..............5.629,06...............5.347,61
Signature Link Cautious..............................................................................1.784,13................1.694,92.................1.798,13 ..............1.708,22
Fixed Income Plus(USD) ..............................................................................................1,2806.....................................................1,2789
Fixed Income Plus(IDR) ........................................................................................1.699,0694..............................................1.704,4487
Cash Plus(IDR)......................................................................................................1.528,2338..............................................1.527,9959
Equity Plus(IDR)....................................................................................................4.178,5932.............................................4.163,6884
Balanced (IDR) .....................................................................................................2.098,9774.............................................2.093,5627
Dynamic (IDR) ......................................................................................................1.095,8022..............................................1.090,7857
Dollar Protection Plus Fixed Income 03.......................................................................1,2943.....................................................1,2940
Maestropiece Platinum(USD)........................................................................................1,1849.......................................................1,1871
Maestropiece Platinum02(USD)...................................................................................1,1765.......................................................1,1787
Maestro Equity Syariah Rupiah .............................................................................1.528,5613 .............................................1.524,2940
Maestro Balanced Syariah Rupiah........................................................................1.265,4802...............................................1.261,9526
Panin Rp Cash Fund...................................................................................................1.740,20...................................................1.740,06
Panin USDCash Fund.................................................................................................0,13439...................................................0,13439
Panin Rp Managed Fund...........................................................................................4.543,81.................................................4.539,43
Panin USDManaged Fund..........................................................................................0,18323...................................................0,18328
Panin Rp Equity Fund...............................................................................................11.973,00.................................................11.938,00
Panin Rp Fixed Income Fund.....................................................................................1.336,00....................................................1.347,18
Panin Syariah Rp Cash Fund......................................................................................1.375,85..................................................1.375,60
Panin Syariah Rp Managed Fund.................................................................................1.616,15...................................................1.619,02
Panin Syariah USDManage Fund..............................................................................0,01068..................................................0,01068
Panin Syariah Rp Equity Fund..................................................................................2.006,57..................................................1.998,37
Panin MUL Rp Conservative Fund..............................................................................1.681,82....................................................1.691,81
Panin MUL Rp Moderate Fund...................................................................................2.187,02...................................................2.181,50
Panin MUL Rp Aggressive Fund................................................................................2.632,21..................................................2.623,41
Panin MUL USDAggressive Fund.............................................................................11,83890..................................................11,80270
MAAEquity Fund.......................................................................................................2.649,17..................................................2.637,69
MAACash Fund..........................................................................................................1.991,97....................................................1.991,72
MAAManaged Fund..................................................................................................1.645,78...................................................1.661,23
MAAIncome Fund.....................................................................................................1.539,20..................................................1.539,08
MAAUSDManaged Fund ........................................................................................1,082242...................................................1,082113
Secure Money US$ ....................................................................................13,0895.................13,7440................13,0722 ...............13,7258
Secure Money...........................................................................................190,4716 ..............199,9952..............192,0565.............201,6593
Progressive Money ..................................................................................527,9579.............554,3558 ..............527,4126 ............553,7832
Dynamic Money.......................................................................................920,2122.............966,2228...............917,4149............963,2856
Money Market Rp......................................................................................115,7993...............121,5893...............115,7828...............121,5719
Syariah Progressive Rp..............................................................................141,3150..............148,3808................140,9118..............147,9574
Syariah Dynamic Rp ................................................................................158,6384 ..............166,5703...............158,1863.............166,0956
Brilliance Aggressive................................................................................................9.576,80.................................................9.547,80
Brilliance Moderate...................................................................................................5.443,12..................................................5.437,47
Brilliance Conservative.............................................................................................2.184,56..................................................2.197,40
Brilliance Xtra Aggressive..........................................................................................1.361,49..................................................1.356,59
Brilliance Xtra Dynamic............................................................................................1.456,34..................................................1.456,82
Brilliance Xtra Prima .................................................................................................1.470,57..................................................1.489,32
Brilliance Xtra Progressive .......................................................................................1.206,83 .................................................1.208,54
Brilliance USDManaged Fund......................................................................................2,2128.....................................................2,2136
Optima Pricipal Value..................................................................................................1.129,14.....................................................1.127,81
Brilliance Aggressive Multi Plus Fund........................................................................1.782,62..................................................1.782,58
Brilliance Hasanah Balanced Fund.............................................................................1.058,16..................................................1.058,82
Brilliance Hasanah Equity Fund................................................................................1.280,48..................................................1.274,45
SalamEquity Fund.....................................................................................................1.006,77..................................................1.002,09
SalamBalanced Fund..................................................................................................998,27....................................................998,79
Maxi Fund 1..................................................................................................................968,07....................................................969,46
Sequis Life Rupiah Equity Fund.............................................................................20.084,96...............................................20.023,48
Sequis Life Rupiah Managed Fund ...........................................................................2.370,35 .................................................2.367,85
Sequis Life Rupiah Stable Fund..................................................................................1.516,62...................................................1.529,21
Sequis Life Rupiah Cash Fund ....................................................................................1.146,78...................................................1.146,60
Sequis Life USDolar Stable Fund.................................................................................153,26.....................................................153,44
Rupiah Golden Fixed Income Fund.............................................................................1.706,92...................................................1.714,20
Rupiah Golden Equity Fund......................................................................................2.705,08.................................................2.688,07
Rupiah Golden Managed Fund..................................................................................2.414,28.................................................2.400,77
Syariah Rupiah Balanced Fund....................................................................................1.481,16..................................................1.483,69
B-Life Link Dana Stabil .............................................................................................1.400,00....................................................1.411,62
B-Life Link Dana Selaras...........................................................................................1.534,88..................................................1.533,26
B-Life Link Dana Maxima..........................................................................................1.556,90...................................................1.552,14
B-Life Link Dana Cemerlang ......................................................................................1.264,91..................................................1.265,50
B-Life Link Dana Kombinasi ......................................................................................1.235,64..................................................1.229,85
B-Life Link Dana Aktif...............................................................................................1.290,53...................................................1.286,18
B-Life Spectra Link Dana Stabil Plus.........................................................................1.278,39..................................................1.289,00
B-Life Spectra Link Dana Selaras Plus ......................................................................1.516,84...................................................1.515,24
B-Life Spectra Link Dana Maxima Plus....................................................................1.804,84...................................................1.799,32
B-Life Spectra Link Dana Secure USD..........................................................................1,1484......................................................1,1448
B-Life Syariah Stabil ..................................................................................................1.374,82..................................................1.385,88
B-Life Syariah Berimbang.........................................................................................1.206,90...................................................1.201,32
B-Life Syariah Optimal ..............................................................................................1.390,55...................................................1.389,79
B-Life Syariah Fixed Income.......................................................................................1.356,61..................................................1.356,38
B-Life Syariah Managed Fund....................................................................................1.068,72...................................................1.067,57
B-Life Syariah Equity Fund.........................................................................................1.122,63....................................................1.118,68
B-Life Stabil Syariah...................................................................................................1.035,18...................................................1.043,51
B-Life Kombinasi Syariah..........................................................................................1.063,24...................................................1.060,18
B-Life Agresif Syariah...............................................................................................1.072,40..................................................1.069,32
JSLink Fixed 93........................................................................................................1.253,72..................................................1.254,30
JSLink Fixed 95........................................................................................................1.253,72..................................................1.254,30
JSBalanced Fund .................................................................................1.478,5898...........1.404,6603 ...........1.473,3330..........1.399,6664
JSEquity Fund........................................................................................1.701,2415..............1.616,1794............1.691,3059..........1.606,7406
JSFixed Income Fund.............................................................................1.222,1696................1.161,0611............1.223,7522...........1.162,5646
Harga per unit
13/01/11 12/01/11
Commonwealth Life
AJ Manulife Indonesia
Keterangan: Harga per unit Briliance ini juga berlaku untuk produk Optima One
.
TRANSAKSI HARIAN OBLIGASI
Daftar seluruh transaksi obligasi yang dilaporkan melalui BEI pada 14Januari 2011
Bond Name Trade Price Vol. (Bio) Value Yield Coupon Rating
Date
IDR (Bio) IDR
Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri C .....................................................14-Jan-11 ......107,750 .........3,00...........3,2325.........9,8144.....12,2500 ..............idAA-
Obligasi Indonesia Eximbank I Tahun 2010 Seri A .........................14-Jan-11 ....100,000 ..........1,00...........1,0000.......0,0000.......7,5500.............idAAA
Obligasi II Bank Lampung Tahun 2007 ............................................14-Jan-11 ......95,500.........4,00 ..........3,8200.......14,7200......11,8500.................idA-
Obligasi Berlian Laju Tanker IV Tahun 2009 Seri B .......................14-Jan-11 ....100,000 .........5,00..........5,0000......15,4800.....15,5000.................idA-
Obligasi VI Bank Nagari Tahun 2010 .................................................14-Jan-11 ....100,000 .........5,00..........5,0000 ........9,8749.......9,8750 ..................idA
Obligasi Bakrie Telecom I Tahun 2007 .............................................14-Jan-11 ....100,000 .........5,00..........5,0000........11,8926 ......11,9000.................idA-
Excelcom II Tahun 2007 ......................................................................14-Jan-11 ....102,400 ..........1,00............1,0240 .......8,3403.....10,3500 ..............idAA-
Obligasi Negara Th. 2003 Seri FR0023 ...........................................14-Jan-11 ....108,250..........6,75...........7,3069..........6,3311 ......11,0000.......................-
Obligasi Negara Th. 2004 Seri FR0026 ..........................................14-Jan-11 .......112,010........10,00...........11,2010 ........7,2666......11,0000.......................-
Obligasi Negara Th. 2005 Seri FR0027 ..........................................14-Jan-11 .....107,450........10,00..........10,7450 ........7,5700 ......9,5000.......................-
Obligasi Negara Th.2005 Seri FR0031 ............................................14-Jan-11 .......117,250 .........5,30 ...........6,2143........8,3837......11,0000.......................-
Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0033 ...........................................14-Jan-11 ......112,000 .........2,00..........2,2400........6,4360.....12,5000.......................-
Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0034 ...........................................14-Jan-11 .....129,500......120,00......155,4000.......8,5084.....12,8000.......................-
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0040 ..........................................14-Jan-11 .......111,250.......20,00........22,2500........9,5543......11,0000.......................-
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0042 ..........................................14-Jan-11 .....102,750.......86,40 ........88,7760........9,9080.....10,2500.......................-
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0045 ..........................................14-Jan-11 .......97,900 .........5,00..........4,8950 ........9,9740.......9,7500.......................-
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0047 ..........................................14-Jan-11 .....100,250.......30,00........30,0750.........9,9673.....10,0000.......................-
Obligasi Negara RI Seri FR0050 .......................................................14-Jan-11 ....102,000........10,00.........10,2000......10,2802.....10,5000.......................-
Obligasi Negara RI Seri FR0052 .......................................................14-Jan-11 .....103,750........10,00 .........10,3750......10,0562.....10,5000.......................-
Obligasi Negara RI Seri FR0053 .......................................................14-Jan-11 ......98,900........10,00..........9,8900 ........8,4100 ......8,2500.......................-
Obligasi Negara RI Seri FR0055 .......................................................14-Jan-11 .......99,770........10,00...........9,9770 ........7,4224........7,3750.......................-
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri FR0017 ................................................14-Jan-11 ....106,500......103,00.......109,6950 .......8,6288.......13,1500.......................-
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri VR0019 ...............................................14-Jan-11 ....102,004......159,40 ......162,5940 .......5,0000.......6,3696.......................-
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri VR0020 ..............................................14-Jan-11 ......100,919........10,00..........10,0919.........6,1655.......6,3696.......................-
SBSN RI Seri IFR-0006 .......................................................................14-Jan-11 .....103,750...........1,57.............1,6351.........9,8100......0,0000.......................-
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI003 ..........................14-Jan-11 ......101,750...........0,10.............0,1018.........6,6491 ......9,4000.......................-
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI004 .........................14-Jan-11 ....102,000 .........0,02..........0,0204 .........7,6817 ......9,5000.......................-
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI005 .........................14-Jan-11 .....109,750...........0,01.............0,0110........7,3988......11,4500.......................-
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI006 .........................14-Jan-11 .....103,000 .........0,00..........0,0052........7,3200.......9,3500.......................-
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI007 ..........................14-Jan-11 ......101,000 .........0,65 ..........0,6565 .........7,5216.......7,9500.......................-
Obligasi Subordinasi Bank Panin III Tahun 2010 ............................14-Jan-11 .....100,200 .........2,00..........2,0040.......10,4573.....10,5000 ..............idAA-
Obligasi XIII Perum Pegadaian Tahun 2009 Seri A1 ......................14-Jan-11 .....106,250 .........2,00............2,1250 ........9,5277.......11,6750.............idAA+
Obligasi PLN XI Tahun 2010 Seri B ...................................................14-Jan-11 ......114,050 .........5,00...........5,7025.......10,1840.....12,5500.............idAA+
Obligasi PLN XII Tahun 2010 Seri A ..................................................14-Jan-11 .....104,700 .........5,00...........5,2350.......8,4400.......9,7000.............idAA+
Sukuk Ijarah I Bakrieland Development Tahun 2009 Seri A ........14-Jan-11 .......87,697........15,00 ..........13,1545......28,2735 ......0,0000 ....idBBB+(sy)
Sukuk Negara Ritel Seri SR-001 ........................................................14-Jan-11 ....104,850........10,00.........10,4850........7,4035 ......0,0000.......................-
Sukuk Negara Ritel Seri SR-002 .......................................................14-Jan-11 ......101,850...........0,10.............0,1019 .......0,0000......0,0000.......................-
WOM Finance IV Thn 2007 Seri C .....................................................14-Jan-11 .....103,250.........4,00............4,1300.........7,5925.....12,0000.................idA-
BahteraAdiminaSamudraI Tahun2000(*ExtendMaturityDuetoRUPO) ....13-Jan-11 .........25,000............2,25..............0,5625..........0,0000........16,0000....................N/A
Obligasi Bank BTPN II Tahun 2010 Seri A ........................................13-Jan-11 .....103,270 .........5,00............5,1635 .......0,0000.......9,9000 .........AA-(idn)
Efek Beragun Aset Danareksa BTN 01 - KPR Kelas A ...................13-Jan-11 ....100,000.......20,00........20,0000........9,2495.......9,2500.............idAAA
Efek Beragun Aset Danareksa SMFII-KPR BTN Kelas A ...............13-Jan-11 ......101,060...........0,91 ...........0,9237 .......0,0000......11,0000.............idAAA
Obligasi Negara Th.2005 Seri FR0030 ...........................................13-Jan-11 ......115,500.......20,00.........23,1000 .........7,1906......10,7500.......................-
Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0035 ............................................13-Jan-11 .....130,050.....328,00.....426,5640.........8,6919.....12,9000.......................-
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0039 ..........................................13-Jan-11 .....120,750..........7,50...........9,0563 .......0,0000.......11,7500.......................-
Obligasi Negara RI Seri FR0054 .......................................................13-Jan-11 .......99,700 .........5,00 ..........4,9850........9,5300 ......9,5000.......................-
Obligasi Negara RI Seri FR0056 .......................................................13-Jan-11 ....102,000 .........0,20..........0,2040.........8,1450.......8,3750.......................-
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri FR0019 ................................................13-Jan-11 ......117,400......133,00........156,1420........6,3300.....14,2500.......................-
Obligasi Oto Multiartha VII Tahun 2010 Seri C ...............................13-Jan-11 ....100,000 ..........1,00...........1,0000.......0,0000.....10,0500 ..............idAA-
Syariah Ijarah PLN I Tahun 2006 ......................................................13-Jan-11 ......114,750..........0,70 ..........0,8033 .......0,0000......0,0000.......idAA+(sy)
Sukuk Ijarah Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009 ........................13-Jan-11 ....106,000 .........5,00..........5,3000........7,0000......0,0000........idAA-(sy)
Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009 ...............................................13-Jan-11 ....106,000 .........5,00..........5,3000 ........9,7666......11,6500 ..............idAA-
Obligasi Negara Th. 2004 Seri FR0025 ..........................................12-Jan-11 .....103,300 .........2,20...........2,2726 .......0,0000.....10,0000.......................-
Obligasi Negara Th. 2005 Seri FR0028 ..........................................12-Jan-11 ......112,650 ..........1,80...........2,0277 .......0,0000.....10,0000.......................-
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0038 ..........................................12-Jan-11 ......121,000 .........2,00..........2,4200.......0,0000......11,6000.......................-
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0043 ............................................11-Jan-11 .......111,500.......45,00 .........50,1750.......0,0000.....10,2500.......................-
Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN20110505 ........................11-Jan-11 ......98,458.......25,00.........24,6145 .......0,0000......0,0000.......................-
Obligasi IV Adhi Tahun 2007 ............................................................................- ........81,000 ................- ......................-....................- ......11,0000.................idA-
Adira Dinamika Multi Finance II Thn 2006 Seri C ........................................-......104,900 ................- ......................-....................-.....14,6000................idAA
Adira Dinamika Multi Finance III Thn 2009 Seri B .......................................-.......104,150 ................- ......................-....................- .....13,5500................idAA
Adira Dinamika Multi Finance III Thn 2009 Seri C .......................................- .....108,000 ................- ......................-....................-.....14,6000................idAA
Adira Dinamika Multi Finance IV Tahun 2010 Seri A ....................................- .....100,000 ................- ......................-....................-.......7,6000................idAA
Adira Dinamika Multi Finance IV Tahun 2010 Seri B ....................................-......100,030 ................- ......................-....................- ......8,2500................idAA
Adira Dinamika Multi Finance IV Tahun 2010 Seri C ....................................-.......100,012 ................- ......................-....................-.......8,7000................idAA
Adira Dinamika Multi Finance IV Tahun 2010 Seri D ....................................- .....100,000 ................- ......................-....................- ......9,0000................idAA
Bank BTN XIII Tahun 2009 Seri C ........................................................14-Jan-11 .......107,750...........3,00.........3,2325.......9,8144.......12,2500............idAA-
Obligasi Indonesia Eximbank I Tahun 2010 Seri A ............................14-Jan-11 ......100,000............1,00.........1,0000......0,0000.........7,5500...........idAAA
Obligasi II Bank Lampung Tahun 2007 ................................................14-Jan-11 .......95,500 ..........4,00 ........3,8200.....14,7200........11,8500...............idA-
Obligasi Berlian Laju Tanker IV Tahun 2009 Seri B ..........................14-Jan-11 ......100,000...........5,00........5,0000 ....15,4800.......15,5000...............idA-
Obligasi VI Bank Nagari Tahun 2010 ....................................................14-Jan-11 ......100,000...........5,00........5,0000.......9,8749.........9,8750................idA
Obligasi Bakrie Telecom I Tahun 2007 ................................................14-Jan-11 ......100,000...........5,00........5,0000......11,8926........11,9000...............idA-
Excelcom II Tahun 2007 .........................................................................14-Jan-11 ......102,400............1,00..........1,0240......8,3403.......10,3500............idAA-
Obligasi Subordinasi Bank Panin III Tahun 2010 ................................14-Jan-11 ......100,200 ..........2,00........2,0040.....10,4573.......10,5000............idAA-
Obligasi XIII Perum Pegadaian Tahun 2009 Seri A1 .........................14-Jan-11 ......106,250 ..........2,00..........2,1250.......9,5277.........11,6750...........idAA+
Obligasi PLN XI Tahun 2010 Seri B ......................................................14-Jan-11 .......114,050...........5,00.........5,7025......10,1840.......12,5500...........idAA+
Obligasi PLN XII Tahun 2010 Seri A .....................................................14-Jan-11 ......104,700...........5,00.........5,2350 .....8,4400.........9,7000...........idAA+
Sukuk Ijarah I Bakrieland Development Tahun 2009 Seri A ...........14-Jan-11 ........87,697.........15,00 ........13,1545....28,2735........0,0000..idBBB+(sy)
WOM Finance IV Thn 2007 Seri C ........................................................14-Jan-11 ......103,250 ..........4,00..........4,1300.......7,5925.......12,0000...............idA-
BahteraAdiminaSamudraI Tahun2000(*ExtendMaturityDuetoRUPO) ...13-Jan-11........25,000...........2,25.........0,5625......0,0000.......16,0000 ...............N/A
Obligasi Bank BTPN II Tahun 2010 Seri A ...........................................13-Jan-11.......103,270...........5,00..........5,1635......0,0000 ........9,9000.......AA-(idn)
Efek Beragun Aset Danareksa BTN 01 - KPR Kelas A .......................13-Jan-11 ......100,000........20,00......20,0000.......9,2495 ........9,2500...........idAAA
Efek Beragun Aset Danareksa SMFII-KPR BTN Kelas A ..................13-Jan-11 .......101,060............0,91 .........0,9237......0,0000........11,0000...........idAAA
Obligasi Oto Multiartha VII Tahun 2010 Seri C ..................................13-Jan-11 ......100,000............1,00.........1,0000......0,0000.......10,0500............idAA-
Syariah Ijarah PLN I Tahun 2006 ..........................................................13-Jan-11........114,750...........0,70 ........0,8033......0,0000........0,0000 ....idAA+(sy)
Sukuk Ijarah Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009 ...........................13-Jan-11 ......106,000...........5,00........5,3000 ......7,0000........0,0000......idAA-(sy)
Salim Ivomas Pratama I Tahun 2009 ...................................................13-Jan-11 ......106,000...........5,00........5,3000.......9,7666........11,6500............idAA-
Obligasi IV Adhi Tahun 2007 ...............................................................................- ........81,000..................- ....................- ..................-........11,0000...............idA-
Adira Dinamika Multi Finance II Thn 2006 Seri C ...........................................- ......104,900..................- ....................- ..................-.......14,6000 .............idAA
Adira Dinamika Multi Finance III Thn 2009 Seri B ..........................................- .......104,150..................- ....................- ..................- .......13,5500 .............idAA
Adira Dinamika Multi Finance III Thn 2009 Seri C ..........................................-......108,000..................- ....................- ..................-.......14,6000 .............idAA
Obligasi Negara Th. 2003 Seri FR0023 ...............................................14-Jan-11 .........108,250...........6,75.................7,3069 ...............6,3311 ..........11,0000
Obligasi Negara Th. 2004 Seri FR0026 ...............................................14-Jan-11............112,010.........10,00.................11,2010..............7,2666..........11,0000
Obligasi Negara Th. 2005 Seri FR0027 ...............................................14-Jan-11 ..........107,450.........10,00................10,7450..............7,5700 ..........9,5000
Obligasi Negara Th.2005 Seri FR0031 .................................................14-Jan-11 ...........117,250..........5,30..................6,2143.............8,3837..........11,0000
Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0033 ................................................14-Jan-11...........112,000..........2,00 ................2,2400.............6,4360.........12,5000
Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0034 ................................................14-Jan-11..........129,500......120,00 ............155,4000............8,5084.........12,8000
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0040 ...............................................14-Jan-11 ............111,250........20,00..............22,2500.............9,5543..........11,0000
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0042 ...............................................14-Jan-11 ..........102,750.......86,40 ..............88,7760.............9,9080.........10,2500
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0045 ...............................................14-Jan-11............97,900..........5,00................4,8950..............9,9740...........9,7500
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0047 ...............................................14-Jan-11..........100,250........30,00 ..............30,0750..............9,9673.........10,0000
Obligasi Negara RI Seri FR0050 ............................................................14-Jan-11 .........102,000.........10,00...............10,2000 ...........10,2802.........10,5000
Obligasi Negara RI Seri FR0052 ............................................................14-Jan-11 ..........103,750.........10,00 ...............10,3750 ...........10,0562.........10,5000
Obligasi Negara RI Seri FR0053 ............................................................14-Jan-11...........98,900.........10,00 ................9,8900..............8,4100..........8,2500
Obligasi Negara RI Seri FR0055 ............................................................14-Jan-11............99,770.........10,00.................9,9770..............7,4224............7,3750
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri FR0017 ....................................................14-Jan-11 .........106,500......103,00.............109,6950.............8,6288 ..........13,1500
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri VR0019 ....................................................14-Jan-11 .........102,004 ......159,40.............162,5940 ............5,0000...........6,3697
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri VR0020 ...................................................14-Jan-11...........100,919.........10,00................10,0919..............6,1655...........6,3697
SBSN RI Seri IFR-0006 ...........................................................................14-Jan-11 ..........103,750 ...........1,57...................1,6351..............9,8100..........0,0000
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI003 ..............................14-Jan-11 ...........101,750 ...........0,10...................0,1018..............6,6491 ..........9,4000
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI004 ..............................14-Jan-11 .........102,000..........0,02 ................0,0204...............7,6817 ..........9,5000
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI005 ..............................14-Jan-11 ..........109,750...........0,01...................0,0110.............7,3988..........11,4500
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI006 ..............................14-Jan-11 .........103,000..........0,00 ................0,0052 .............7,3200...........9,3500
Obligasi Negara Republik Indonesia Seri ORI007 ...............................14-Jan-11 ..........101,000..........0,65 ................0,6565...............7,5216...........7,9500
Sukuk Negara Ritel Seri SR-001 .............................................................14-Jan-11 .........104,850.........10,00...............10,4850 .............7,4035..........0,0000
Sukuk Negara Ritel Seri SR-002 ............................................................14-Jan-11 ..........101,850 ...........0,10...................0,1019 ............0,0000..........0,0000
Obligasi Negara Th.2005 Seri FR0030 ................................................13-Jan-11...........115,500........20,00...............23,1000...............7,1906 .........10,7500
Obligasi Negara Th.2006 Seri FR0035 ................................................13-Jan-11..........130,050.....328,00...........426,5640..............8,6919.........12,9000
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0039 ...............................................13-Jan-11 ..........120,750...........7,50.................9,0563 ............0,0000...........11,7500
Obligasi Negara RI Seri FR0054 ............................................................13-Jan-11............99,700..........5,00 ................4,9850.............9,5300 ..........9,5000
Obligasi Negara RI Seri FR0056 ............................................................13-Jan-11 .........102,000..........0,20................0,2040..............8,1450...........8,3750
Obligasi Pem. Th. 2002 Seri FR0019 ....................................................13-Jan-11 ...........117,400 ......133,00..............156,1420.............6,3300.........14,2500
Obligasi Negara Th. 2004 Seri FR0025 ...............................................12-Jan-11..........103,300..........2,20.................2,2726 ............0,0000.........10,0000
Obligasi Negara Th. 2005 Seri FR0028 ...............................................12-Jan-11...........112,650...........1,80.................2,0277 ............0,0000.........10,0000
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0038 ...............................................12-Jan-11...........121,000..........2,00................2,4200 ............0,0000..........11,6000
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0043 ................................................11-Jan-11............111,500 .......45,00 ...............50,1750 ............0,0000.........10,2500
Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN20110505 .............................11-Jan-11...........98,458........25,00...............24,6145 ............0,0000..........0,0000
Obligasi Negara Th. 2003 Seri FR0022 ..............................................................- .........104,500.................- ............................-.........................-.........12,0000
Obligasi Negara Th. 2005 Seri FR0032 ..............................................................- ..........137,000.................- ............................-.........................-.........15,0000
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0036 ..............................................................-..........120,890.................- ............................-.........................-..........11,5000
Obligasi Negara Th. 2006 Seri FR0037 ..............................................................- ..........123,700.................- ............................-.........................-.........12,0000
Obligasi Negara Th. 2007 Seri FR0044 .............................................................- ..........107,500.................- ............................-.........................-.........10,0000
Tenor (tahun)
0 5 10 15 20 25 30
Benchmark Sun
Tenor Seri Fair price (%) YTM(%) Kupon (%)
Y
I
E
L
D
(
%
)
10
9
9,5
8,5
8
7,5
6,5
7
6
5,5
10,5
Tenor Yield (%)
(tahun) 14 Jan. ‘11 13 Jan. ‘11
Tenor Yield (%)
(tahun) 14 Jan. ‘11 13 Jan. ‘11
Obligasi Negara Ritel & Sukuk Negara Ritel
Jatuh
tempo
TTM
(tahun)
Kupon
(%)
YTM(%)
14 Jan. ‘11 13 Jan. ‘11 14 Jan. ‘11 13 Jan. ‘11 Change (bps) Change (%)
Kode Harga Pasar Wajar (%)
14 Jan. ‘11 13 Jan. ‘11
0,1
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
24
25
22
23
26
27
28
18
19
20
21
29
30
16
17
ORI003
ORI004
ORI005
ORI006
ORI007
SR001
SR002
6, 5083 6, 4998
6, 3111 6, 0584
6, 6651 6, 5267
6, 9818 6, 8069
7, 2059 6, 9486
7, 3902 7, 0777
7, 5754 7, 2454
7, 7773 7, 4557
7, 9962 7, 6952
8, 2259 7, 9483
8, 4582 8, 2018
8, 6859 8, 4462
8, 9037 8, 6755
9, 1078 8, 8862
9, 2960 9, 0768
9, 4673 9, 2471
9, 9654 10, 2363
10, 2979
10, 4358
10, 0187
10, 0638
10, 1020
10, 1342
10, 3510
10, 3966
9, 8294
9, 8814
9, 9888
10, 0830
10, 4978
10, 5222
10, 5429
10, 1841
10, 2032
9, 3976
9, 5296
9, 9028
10, 2192
9, 6444
9, 7439
9, 6216
9, 7593
10, 4693 10, 1614
10, 1650
9, 4000 0, 66 102, 2218
9, 5000 1, 16 102, 6625
11, 4500 2, 67 110, 3864
9, 3500 1, 59 102, 6571
7, 9500 2, 59 101, 6415
12, 0000 1, 12 105, 9854
8, 7000 2, 08 102, 1877
102, 5677
5, 9781 0, 2833
12-Mar-12
15-S ep-13 110, 2945
7, 1096
12-S ep-11 102, 0273 -19, 45 6, 2614
10-Feb-13
15-Ags t-12
15-Ags t-13
-25, 90
-9, 19
-8, 94
-1, 00
-36, 70
-26, 46
0, 2245
0, 0321
0, 0563
101, 9232
7, 3341
7, 1996
7, 6260
7, 2562
6, 7493
7, 6931
102, 4036
0, 1355
7, 1675
7, 5697
7, 2526
6, 4302
7, 5576
0, 0035
0, 3190
101, 6315
105, 6184 25-Feb-12
5, 67 FR 0055
10, 51 FR 0053
15, 68 FR 0056
20, 51 FR 0054
8, 2500
7, 3750
8, 3750
9, 5000
100, 0800
98, 3778
97, 5000
94, 6295
7, 3542
8, 4864
8, 6674
10, 1264
Keterangan: Untuk Harga Unit Produk Premi Tunggal menggunakan Harga Beli
BASS01XXBFTW ..................................................................................05-Jun-11 .......25,000 ....25,000..........25,000....................1............2,25...........0,5625
BBTN13C ..............................................................................................29-Mei-14.......107,750....107,250..........107,750...................2 ...........6,00...........6,4500
BEXI05A ..................................................................................................13-Jul-11 .....100,000...100,000.........100,000....................1.............1,00............1,0000
BLAM02 ..............................................................................................09-Nop-12.......95,500.....95,470..........95,500...................2..........14,00..........13,3668
BLTA04B ..............................................................................................28-Mei-12 .....100,000...100,000.........100,000....................1............5,00...........5,0000
BSBR06 .................................................................................................13-Jan-16 .....100,000...100,000.........100,000....................1............5,00...........5,0000
BTEL01 .................................................................................................04-Sep-12 .....100,000 ....99,000.........100,000 ..................4..........13,00..........12,9885
BTPN02A ..............................................................................................18-Mei-13 ......103,270....103,270 .........103,270....................1............5,00.............5,1635
DBTN01 .................................................................................................27-Sep-19 .....100,000...100,000.........100,000....................1 .........20,00........20,0000
DSMF02 ................................................................................................10-Des-19.......101,060....101,060..........101,060....................1.............0,91............0,9237
EXCL02 ................................................................................................26-Apr-12......102,500....102,150.........102,400...................5 ..........16,90...........17,3014
FR0023 .................................................................................................15-Des-12......109,250...108,250.........108,250...................3 ...........8,05.............8,7271
FR0025 ..................................................................................................15-Okt-11......103,500...103,300.........103,300...................2............3,06.............3,1627
FR0026 .................................................................................................15-Okt-14........113,700 .....111,990...........112,010 .................13........129,40 .......145,3079
FR0027 .................................................................................................15-Jun-15 .......109,130....107,200 .........107,450.................15.......280,35......302,2660
FR0028 ..................................................................................................15-Jul-17.......112,650.....111,500..........112,650...................7 ........128,76.......143,8566
FR0030 .................................................................................................15-Mei-16.......115,850....115,000..........115,500...................7..........47,24 ........54,6509
FR0031 ................................................................................................15-Nop-20........119,750....116,400...........117,250.................12.......644,70.......756,5733
FR0033 .................................................................................................15-Mar-13.......112,000....112,000..........112,000 ..................4.........114,00........127,6800
FR0034 .................................................................................................15-Jun-21......129,500...128,500.........129,500...................5.......360,00......464,2000
FR0035 ................................................................................................15-Jun-22......130,050...130,000.........130,050...................2........747,00.......971,2640
FR0038 .................................................................................................15-Ags-18.......121,000....121,000..........121,000....................1 ...........2,00...........2,4200
FR0039 ................................................................................................15-Ags-23 ......120,750...120,200..........120,750...................2..........12,50..........15,0663
FR0040 ...............................................................................................15-Sep-25.......115,500...109,250...........111,250................58........879,21 ......982,5825
FR0042 .................................................................................................15-Jul-27......108,250...102,000 .........102,750...................6.......396,40........407,0135
FR0042 .................................................................................................15-Jul-27.......86,850....86,850..........86,850....................1 ..........10,00...........8,6850
FR0043 .................................................................................................15-Jul-22........111,500.....111,500...........111,500....................1 .........45,00..........50,1750
FR0045 ................................................................................................15-Mei-37......102,900.....97,250...........97,900.................18 .........172,10.......168,9605
FR0047 ................................................................................................15-Feb-28 .....106,000 ....99,500.........100,250................20.......520,55......526,3680
FR0050 .................................................................................................15-Jul-38.......102,100....101,500.........102,000...................5.........40,00.........40,7300
FR0052 ................................................................................................15-Ags-30.......107,750...102,500..........103,750................95.......962,00.......995,4215
FR0053 ..................................................................................................15-Jul-21 .......101,750......97,750..........98,900................48........401,90.......396,7055
FR0054 ..................................................................................................15-Jul-31......103,000.....99,700...........99,700...................3 ...........11,55...........11,5690
FR0055 .................................................................................................15-Sep-16.......101,500.....99,750...........99,770...................9.......255,00........257,5610
FR0056 ................................................................................................15-Sep-26......102,000...102,000.........102,000....................1............0,20...........0,2040
GBRB0017NvBF ...................................................................................15-Jan-12 .....106,500...106,500.........106,500....................1........103,00.......109,6950
GBRB0019NvBF ...................................................................................15-Jun-13 .......117,400.....117,400 ..........117,400....................1 ........133,00 ........156,1420
GBRB0019NvBV .................................................................................25-Des-14......102,000...102,000.........102,000....................1........159,40.......162,5940
GBRB0020MyBV ................................................................................25-Apr-15......100,920...100,920.........100,920....................1 ..........10,00...........10,0919
IFR0006 ..............................................................................................15-Mar-30 ......103,750...102,250..........103,750 ..................4...........14,73..........15,0877
ORI003 ...................................................................................................12-Sep-11 .......101,750.....99,250...........101,750...................6............0,65...........0,6500
ORI004 .................................................................................................12-Mar-12 .....100,000...100,000.........100,000....................1............0,20...........0,2000
ORI004 .................................................................................................12-Mar-12 ......103,700...100,500.........102,000 .................17 ............5,76............5,8416
ORI005 ..................................................................................................15-Sep-13 ......109,750....109,750..........109,750....................1.............0,01 .............0,0110
ORI006 ..................................................................................................15-Ags-12......103,500....101,000.........103,000 .................13............2,82...........2,8868
ORI007 ..................................................................................................15-Ags-13......103,250...100,500..........101,000.................18..........174,12.........178,1797
OTMA07C ............................................................................................08-Jun-13 .....100,000...100,000.........100,000....................1.............1,00............1,0000
PNBN04SB .........................................................................................09-Nop-17......100,700....90,000.........100,200................29.........42,28............41,2110
PPGD13A1 ...............................................................................................01-Jul-14......107,000...106,250.........106,250 ..................4 ...........8,00...........8,5292
PPLN08C ..............................................................................................21-Jun-16 .......114,750.....114,750...........114,750....................1 ............0,70...........0,8033
PPLN11B ................................................................................................12-Jan-20.......114,050.....113,700..........114,050...................3..........15,00...........17,0875
PPLN12A ...............................................................................................08-Jul-15......104,700...104,650.........104,700...................2..........10,00..........10,4675
SIKELTY01A ...........................................................................................07-Jul-11 ........87,700 .....87,700 ...........87,700...................2 .........75,00..........65,7727
SIKSIMP01 ............................................................................................01-Des-14 .....106,600...106,000.........106,000...................7.........20,50..........21,7880
SIMP01 ..................................................................................................01-Des-14 .....106,600...106,000.........106,000...................6.........20,00..........21,2550
SPN110505 ...........................................................................................05-Mei-11.......98,460....98,460..........98,460....................1 .........25,00..........24,6145
SR001 ...................................................................................................25-Feb-12......105,850...102,000.........104,850 ..................11 .........35,04 .........36,7466
SR002 ...................................................................................................10-Feb-13......102,000.....99,750..........101,850.................14 ...........4,64.............4,7135
WOMF04C ............................................................................................29-Nop-11......103,380...102,900.........103,250 ..................4..........14,00...........14,4416
PRUlink Rupiah Managed Fund ...............................................................................5.924,63..................................................5.954,76
PRUlink Rupiah Managed Fund Plus.........................................................................1.932,66...................................................1.937,53
PRUlink US$Fixed Income Fund..............................................................................2,33789.................................................2,34408
PRUlink Rupiah Equity Fund ..................................................................................10.906,07.................................................10.912,09
PRUlink Rupiah Fixed Income Fund ........................................................................3.402,39.................................................3.433,37
PRUlink Rupiah Cash Fund......................................................................................2.330,99..................................................2.330,74
PRUlink Syariah Rupiah Managed Fund.....................................................................1.537,51..................................................1.538,35
PRUlink Syariah Rupiah Equity Fund .......................................................................1.502,60...................................................1.501,93
PRUlink Syariah Rupiah Cash and Bond Fund..........................................................1.305,25 ..................................................1.307,69
Investra Balanced Funds.........................................................................................1.914,6817...............................................1.912,2328
Investra Balanced Progressive Funds..................................................................2.663,8996 .............................................2.656,3187
Investra Balanced Syariah.....................................................................................1.080,6951..............................................1.079,8803
Investra Balanced Target Fund................................................................................1.115,5852................................................1.115,9323
Investra Bond Funds.............................................................................................1.954,3488..............................................1.969,9202
Investra Equity Dynamic Fund...............................................................................1.379,7023..............................................1.375,4824
Investra Equity Funds..........................................................................................3.805,3955..............................................3.789,1288
Investra Equity Income Funds...............................................................................2.768,4421.............................................2.756,3552
Investra Equity Infrastructure Fund......................................................................1.386,2347.............................................1.384,3254
Investra Equity Syariah............................................................................................1.411,5104.............................................1.404,2923
Investra Money Market Funds.................................................................................1.433,2121..............................................1.433,2259
CommLink Aggressive Funds................................................................................1.892,9526..............................................1.887,9038
CommLink Conservative Funds.............................................................................1.188,4334...............................................1.194,9573
CommLink Moderate Funds ..................................................................................1.579,0744..............................................1.575,5786
Pro-Invest Rupiah Fund............................................................................................3.053,82..................................................3.054,14
Pro-Invest US$Fund..................................................................................................1,34993...................................................1,34996
Manulife Dana Pasar Uang...........................................................................1.379,12.................1.351,54...............1.380,56..............1.352,95
Manulife Pendapatan Tetap Korporasi...........................................................1.411,73 ...............1.383,50 ...............1.424,93..............1.396,43
Manulife Pendapatan Tetap Negara............................................................1.662,03................1.628,79 ...............1.675,64...............1.642,13
Manulife Dana Ekuitas...............................................................................6.165,80..............6.042,48................6.132,67..............6.010,02
Manulife Dana Berimbang .........................................................................1.588,08................1.556,32...............1.589,62...............1.557,83
Manulife Dana Ekuitas Syariah...................................................................1.842,59................1.805,74................1.837,33..............1.800,58
Manulife Dana Berimbang Syariah ...............................................................1.176,90.................1.153,36.................1.174,97 ................1.151,47
Manulife Dana Pasar Uang Syariah ...............................................................1.023,11 ...............1.002,65...............1.023,05..............1.002,59
Manulife Pendapatan Tetap Dolar.................................................................1,18069..................1,15708...................1,18141 ................1,15778
Manulife Dana Ekuitas Indonesia-China ......................................................1.230,48................1.205,87 ...............1.224,07 ...............1.199,59
Manulife Dana Ekuitas Indonesia-China ........................................................0,13614.................0,13342................0,13534...............0,13263
AVRISTLink Advantage Plus USDFund ....................................................................1,02833...................................................1,02998
AVRISTLink Advantage Plus USD2Fund..................................................................1,01204.....................................................1,01361
AVRISTLink Advantage Plus USD3Fund..................................................................1,10660....................................................1,10829
AVRISTLink Advantage Plus USD4Fund.................................................................1,04462....................................................1,04619
AVRISTLink Advantage Plus USD5Fund.................................................................1,02384...................................................1,02542
AVRISTLink Advantage Plus USD6Fund..................................................................1,01246....................................................1,01393
AVRISTLink Advantage Plus USD7 Fund................................................................0,98628..................................................0,98857
AVRISTLink Advantage Plus USD8Fund ................................................................0,95275..................................................0,95503
AVRISTLink Advantage Plus USD9Fund..................................................................0,98174..................................................0,98382
AVRISTLink Advantage Plus USD10Fund...............................................................0,99030..................................................0,98969
AVRISTLink Acces IDRFund.....................................................................................2.479,71 .................................................2.479,35
AVRISTLink Advised IDRFund.................................................................................2.757,87.................................................2.755,09
AVRISTLink Aggressive IDRFund...........................................................................2.635,80..................................................2.625,01
AVRISTLink Assured IDRFund ...............................................................................2.368,96..................................................2.372,18
AVRISTLink Assured USDFund.................................................................................1,21058.....................................................1,21105
AVRISTLink Growth Fund.........................................................................................4.566,61.................................................4.564,99
AVRISTLink Moderate Fund .....................................................................................3.746,77...................................................3.751,72
AVRISTLink Secured IDRFund ................................................................................2.387,70 .................................................2.387,47
AVRISTLink Treasure Plus USDFund.........................................................................1,54127....................................................1,54123
AVRISTLink Asia Fund..............................................................................................1,00568..................................................1,00809
AVRISTLink Prime Invest 001BFund ......................................................................2.380,78..................................................2.391,57
AVRISTLink Prime Invest 001BFund(HWM)...........................................................2.490,83.................................................2.490,83
AVRISTLink Prime Invest Fund 002BFund...............................................................2.164,18..................................................2.170,03
AVRISTLink Prime Invest Fund 002BFund(HWM)...................................................2.265,10..................................................2.265,10
AVRISTLink Prime Invest Fund 003BFund..............................................................1.979,07...................................................1.987,97
AVRISTLink Prime Invest Fund 003BFund(HWM)..................................................2.025,69.................................................2.025,69
AVRISTLink Advantage Premier USD1 Fund...........................................................0,98644...................................................0,98155
AVRISTLink Advantage Premier USD2Fund..........................................................0,98969...................................................0,98871
AVRISTLink Advantage Premier USD3Fund...........................................................0,99521..................................................0,99442
AVRISTLink Advantage Premier USD4Fund..........................................................0,99585...................................................0,99519
AVRISTLink Prime Invest 002AFund......................................................................2.066,81..................................................2.066,51
AVRISTLink ASYAEquity IDRFund..........................................................................2.879,16.................................................2.870,54
AVRISTLink ASYACash IDRFund............................................................................2.333,91..................................................2.333,70
AVRISTLink ASYABalance IDRFund.......................................................................2.271,30.................................................2.266,60
IDRCash Syariah Fund.............................................................................................1.051,1145...............................................1.051,0327
IDRFixed Income Fund .........................................................................................2.487,3213 ............................................2.504,3728
USDFixed Income Fund...............................................................................................2,17491 ....................................................2,17616
IDREquity Fund....................................................................................................10.197,7366...........................................10.202,8435
Dana Berkah Fund.................................................................................................1.228,4813...............................................1.228,3122
IDRMoney Market Fund........................................................................................1.267,8983...............................................1.267,6738
IDRChina India Indonesia Equty Fund.....................................................................947,2734................................................950,7564
IDRBalanced Fund................................................................................................1.425,5235 .............................................1.426,0354
IDREquty Syariah Fund........................................................................................1.024,8264 .............................................1.024,3420
IDRBalanced Syariah Fund.....................................................................................1.089,1017.............................................1.086,6484
PONDASI
PU Pontianak lebarkan jalan
PONTIANAK: Dinas Pekerjaan Umum
Kota Pontianak, mulai melakukan pelebaran
dan meninggikan jalan menggunakan fonda-
si beton di kawasan Pontianak Utara.
“Tahun ini kami melebarkan dan mening-
gikan Jalan 28 Oktober sepanjang 700
meter menggunakan fondasi beton, setelah
jalan di kawasan Pontianak Barat hampir
rampung kami lebarkan dan tinggikan
dengan beton,” kata Kepala Dinas Pu Kota
Pontianak Edi Rusdi Kamtono, kemarin.
Dia menjelaskan pihaknya menganggar-
kan Rp700 juta untuk melebarkan dan
meninggikan jalan itu sepanjang 700 meter.
“Ke depan secara bertahap kami akan
melakukan pelebaran dan peninggian jalan
di kawasan Pontianak Utara, terutama jalan
yang mudah rusak dan terendam.” (ANTARA)
Sidrap butuh irigasi 50 km
MAKASSAR: Kabupaten Sidrap, Sulawesi
Selatan, memerlukan pembangunan saluran
irigasi baru sepanjang 50 kilometer.
Anggota DPRD Sulsel Jamaluddin Japar
mengatakan irigasi tersebut untuk mengairi
sawah di sebelah timur Kota Rappang,
Sidrap.
“Sekitar separuh sawah di Sidrap hanya
mengandalkan air hujan, harus ada pemba-
ngunan irigasi baru kalau pemerintah ingin
menyejahterakan masyarakat dan swasem-
bada beras,” katanya pekan lalu. (ANTARA)
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
INFRASTRUKTUR INFRASTRUKTUR
Aturan penjaminan proyek dirilis
OLEH MIA CHITRA DINISARI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pemerintah
akhirnya menerbitkan
secara resmi Perpres
No. 78/2010 tentang
Penjaminan In fra struk-
tur Skema Kerja sa ma
Pemerintah-Swasta
(KPS) serta Per atur an
Menkeu No. 260/
PMK.001/2010 tentang
Petunjuk Pelaksanaan
Proyek KPS.
Kedua regulasi tersebut, meru-
pakan acuan dasar dari pelaksa-
naan proyek KPS di Tanah Air.
Perpres ini sebenarnya telah
ditandatangani oleh Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono pada
21 De sember 2010 dan merupa-
kan pe lengkap dari Perpres No.
13/2010 jo Perpres No. 67/2010
tentang KPS.
Adapun, Peraturan Menkeu ten-
tang Proyek kerja sama pemerin-
tah dengan badan usaha juga te -
lah ditandatangani oleh Menteri
Ke uangan Agus D.W. Mar to war-
dojo pada 31 Desember 2010.
Namun, efektif pelaksanaan
kedua aturan hukum tersebut
ba ru akan dilaksanakan mulai
hari ini.
Direktur Utama PT
Penjaminan In fra struk-
tur Indonesia (PII) Sin-
thya Roesly mengata-
kan dengan diterbitkan-
nya Perpres tersebut, PII
siap melaksanakan per-
cepatan seluruh kegiat-
an in frastruktur di Ta -
nah Air.
“Dengan terbitnya
Per pres ini kami berko-
mitmen untuk melak-
sanakan percepatan pro-
yek yang dijamin oleh
PII saat ini juga,” ujarnya
kepada Bisnis kemarin.
Dia mengatakan kedua regulasi
tersebut, merupakan acuan dari
PII dalam melaksanakan kebijak-
an pemerintah mengenai me ka-
nisme satu pelaksana (single win-
dow policy) dalam pemberian
penjaminan proyek-proyek infra-
struktur vital.
Termasuk kemungkinan pem-
berian penjaminan bersama de -
ngan Pemerintah Indonesia atas
proyek KPS atau public private
partnership (PPP) yang ada.
Adapun, salah satu proyek yang
akan dipercepat oleh PII saat ini
yakni pembangkit listrik tenaga
uap (PLTU) Jawa Tengah senilai
sekitar Rp30 triliun berkapasitas
2x1.000 MW yang akan menyub-
sidi listrik di Jawa—Bali.
Saat ini, katanya, PII sudah
memberikan draft guarantee ag -
reement dan tinggal menunggu
tanggapan dari peserta tender dan
pemberi pinjaman yang akan ter-
tarik dalam proyek tersebut.
Sementara itu, jaminan yang
akan diberikan yakni jaminan
bersama dengan Kementerian Ke -
uangan dengan mekanisme yang
disepakati dalam Perpres dan kon-
trak proyek.
“Batasan penjaminannya masih
akan dibahas, karena jenis jamin-
annya beragam, tetapi yang pas ti
yang akan dijamin misalnya ada-
nya ketidakmampuan PLN dalam
membayarkan pasokan listrik
yang dihasilkan kontraktor, atau-
pun adanya kesalahan yang dilak-
sanakan pemerintah yang meru-
gikan kontraktor,” tambah nya.
Sementara itu, Kepala Badan
Koordinasi Penanaman Modal
(BKPM) Gita Wiryawan menga-
takan penerbitan Perpres
ter sebut hanyalah seba-
gian dari peraturan yang
dibutuhkan untuk melun-
curkan proyek berskema
KPS.
Menurut dia, saat ini pe -
merintah juga akan mere-
visi beberapa peraturan
yang ada seperti Perpres
No. 13 dan Perpres No. 14
untuk mendukung pelaksa-
naan proyek tersebut.
“Jika seluruh peraturan
tersebut telah dirampung-
kan, KPS bisa di-launch
setelah itu beres,” ujar Gita.
Meski demikian, dia me -
ngatakan penerbitan Perpres ter-
sebut menjadi sinyal positif dalam
pe laksanaan proyek KPS terutama
dalam memberikan kepastian
pa da swasta dalam menggarap
pro yek yang ditawarkan pemerin-
tah tersebut.
Selain itu, lanjutnya, Perpres
ter sebut juga dapat dijadikan acu-
an bagi pemerintah ataupun
swasta dalam menindaklanjuti
rencana proyeknya baik dalam
pelaksanaan lelang kegiatan.
Diteken Juli
Sementara itu, SVP Corporate
Communication and Government
Relation PII Ruddy K Gobel
mengatakan untuk proyek PLTU
Jawa Tengah diperkirakan ditan-
datangani penjaminan proyeknya
sekitar Juli 2011, setelah proses
persiapan rampung dilaksa na-
kan.
Dengan percepatan itu, diharap-
kan proses pembangunan PLTU
tersebut bisa dilaksanakan tahun
ini juga.
“Kami harap bisa dilaksanakan
tahun ini juga, mulai dari lelang
sampai pembangunan. Itu mak-
sud dari percepatan ini,” ujarnya
pada Bisnis.
Dia mengatakan saat ini se -
tidak nya ada sembilan proyek
yang rencananya akan dijamin
oleh PII yakni PLTU Jawa Tengah,
Pe la buhan Tanah Ampo Bali, pro-
yek air minum Umbulan Jawa
Timur, proyek kereta api penum-
pang Manggarai–Airport (Jakarta
City Airport Railway), dan proyek
air minum Way Sekampung
Bandar Lampung.
Sisanya yakni proyek air minum
Kabupaten Maros, proyek Air
Minum Tukad Unda, Bali, proyek
air minum Jakarta–Bekasi–Ka ra-
wang Jatiluhur dan jalan tol Me -
dan–Kualanamu–Tebing Tinggi
Sumut.
Ruddy menjelaskan, untuk
pen jaminan terhadap proyek-
proyek tersebut akan sangat ber-
gantung pada beberapa hal yakni
komitmen pihak contracting agen-
cy terhadap skema KPS serta
kebutuhan penjaminan dan kela-
yakan dari proyek tersebut. (mia.
chitra@bisnis.co.id)
BISNIS/06/ADI PURDIYANTO
Keenam proyek air minum tersebut yaitu pembangu-
nan penyediaan sarana air minum di Bandarlampung
senilai Rp380 milar, proyek waduk Jatiluhur Rp1,9
triliun, proyek air Umbulan Jawa Timur Rp1,8 triliun.
Selain itu, proyek penyediaan air minum di Bekasi
Rp224 miliar dan di Surakarta senilai Rp67 miliar,
selanjutnya dua proyek di Makassar yaitu proyek
jaringan air minum senilai Rp150 miliar dan penurunan
tingkat kebocoran senilai Rp90 miliar.
Sumber: Kementrian PU
JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum
(PU) tengah menyiapkan enam proyek
penyediaan air minum di lima daerah yang siap
ditenderkan pada awal tahun ini, dengan
skema kerja sama pemerintah swasta dengan
total investasi Rp4,52 triliun.
PU siapkan 6 proyek air minum
6 Proyek penyediaan
air minum siap tender (Rp triliun)
0,38
1,9
1,8
0,22
0,67
0,15
0,9
Penyediaan sarana air minum (Bandarlampung)
Waduk Jatiluhur (Jakarta)
Air minum Umbulan (Jawa timur)
Penyediaan air minum (Bekasi)
Penyediaan air minum (Surakarta)
Pemasangan jaringan air minum (Makassar)
Program penurunan tingkat kebocoran (Makassar)
PII siap jamin 9 proyek
Jasa Marga lirik
proyek tol Kaltim
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: PT Jasa Mar-
ga Tbk menilai pemba-
ngunan jalan tol Balik pa-
pan—Samarinda, Ka li -
man tan Timur membutuh-
kan dukungan dari pe -
merintah untuk me ning-
katkan kelayakan pro yek.
Direktur Utama Jasa
Mar ga Frans Satyaki Su -
nito mengatakan dalam
proyek pembangunan ja -
lan tol dinilai layak jika
lalu lintas harian rata-rata
(LHR) memenuhi syarat
khususnya kemampuan
dalam pengembalian in -
ves tasi.
Padahal, lanjut dia, in -
frastruktur jalan tol itu
memang harus dibangun
untuk mendorong pertum-
buhan ekonomi daerah,
yang nantinya seiring
dengan peningkatan ke -
giatan ekonomi akan men-
dongkrak tingkat LHR.
Menurut dia, LHR yang
layak untuk sebuah pro-
yek jalan tol minimal
20.000 kendaraan per
hari. Jika masih di bawah
angka minimal tersebut,
tingkat pengembalian in -
vestasinya semakin lama.
Untuk itu dibutuhkan du -
kungan dari pemerintah.
“Ruas Balikpapan–Sa -
ma rinda itu kan trafiknya
masih rendah. Jadi tidak
menarik untuk investasi,
sementara untuk mendo-
rong pertumbuhan ekono-
mi infrastruktur itu di bu -
tuhkan. Untuk itu sa ngat
dibutuhkan du kung an
da ri pemerintah,” katanya
kepada Bisnis kemarin.
Dia menuturkan du -
kungan dari pemerintah
untuk meningkatkan ke -
layakan proyek itu seperti
menyediaan tanah untuk
pembangunan jalan tol,
insentif kelebihan harga
tanah (land capping), dan
bantuan pendanaan.
Meski demikian, tidak
menutup kemungkinan
Jasa Marga berinvestasi
pada ruas tersebut yang
ten tunya melalui pengka-
jian dan penghitungan in -
ternal rate of return (IRR)
dan kemampuan dana
per seroan tersebut.
“Meskipun trafik ren-
dah kalau ada dukungan
dari pemerintah seperti
subsidi land capping atau
dana hilang yang ditang-
gung oleh pemerintah,
tentunya investor swasta
akan tertarik untuk mem-
biayai, tidak menutup
kemungkinan dengan
Ja sa Marga,” ujarnya.
Sementara itu, terkait de -
ngan pengoperasian ja lan
tol Balikpapan-Sa ma rinda,
Frans mengaku hingga saat
ini belum di hubungi oleh
Pemprov Kaltim.
“Pada prinsipnya, kalau
kami diajak untuk meng-
operasikan tentu akan
kami hitung dulu biaya
operasionalnya dan ke -
mampuan pemda setem-
pat untuk negosiasi kon-
traknya,” katanya.
Masih rendah
Ketua Asosiasi Tol In do-
nesia (ATI) Fatchur Roch-
man mengatakan tingkat
LHR jalan di luar Jawa
memang relatif masih ren-
dah, untuk itu sangat di -
bu tuhkan dukungan dari
pe merintah, demikian
ju ga dengan ruas Ba lik pa-
pan–Samarinda. “Kami
menilai, ruas Ba likpapan–
Samarinda me mang tra -
fiknya masih rendah, se -
hingga butuh du kungan
dari pemerintah untuk
realisasi investasi nya.”
Seperti diketahui, Pem-
prov Kaltim telah memu-
lai pembangunan jalan tol
sepanjang 99,02 km yang
membentang antara Ba lik-
papan–Samarinda dengan
nilai investasi Rp6,2 tri-
liun, pada 12 Januari 2011.
Pembangunan dilaku-
kan bertahap di mana
pa da tahap pertama yaitu
se panjang 25,4 km dari
km 13 Ba lik papan menu-
ju Kec. Samboja Ka bu -
paten Kutai Kartanegara.
Rencananya proyek ter-
sebut dilaksanakan dalam
lima tahap, tahap selanjut-
nya (II) yaitu dari Kec.
Samboja–Palaran I se pan-
jang 23 km, tahap III 22,6
km dari Kec. Samboja–
Palaran II, tahap IV sepan-
jang 16,9 km dari Kec.
Palaran-Jembatan Mah -
kota, dan tahap V yakni
dari km 13 menuju Ban-
dara Sepinggan Ba lik-
papan 11,2 km. (06)
9 Proyek penjaminan PII
• PLTU Jawa Tengah
• Pelabuhan Tanah Ampo Bali
• Air minum Umbulan Jawa Timur
• Kereta api Manggarai–Airport
• Air minum Way Sekampung Bandar Lampung
• Air minum Kabupaten Maros
• Air minum Tukad Unda, Bali
• Air minum Jakarta-Bekasi–Karawang-Jatiluhur
• Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Sumut
Sumber : PT Penjaminan INfrastruktur Indonesia (PII), 2011
24/ 12 26/ 12 30/ 12 6/ 1 5/ 1
GJTL MASA SMSM DOID ICBP KLBF INDF NIKL
2.150 315 1.000 1.460 4.725 2.950 4.575 430 2.150 315 1.000 1.460 4.725 2.950 4.575 430
2.275 305 1.000 1.470 4.750 3.050 4.875 410
25 -10 -40 -10 175 75 150 -5 25 -10 -40 -10 175 75 150 -5
12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1 12/1 14/1 10/1 13/1 11/1
ANTARA/ANIS EFIZUDIN
JEMBATAN RUNTUH: Dua warga berbincang
di pinggir jembatan Tlatar di aliran Kali Pabelan
yang runtuh diterjang banjir lahar dingin Merapi di
Tlatar, Sawangan, Magelang, Jateng, kemarin.
Jembatan yang menghubungkan sejumlah keca-
matan di Kabupaten Magelang tersebut merupakan
jembatan utama menuju Sub Terminal Agribisnis
Sewukan yang menjadi pusat transaksi hasil perta-
nian di kawasan lereng Merapi dan Merbabu.
ENERGI
PLN klaim suplai listrik lancar
PALU: PT PLN Cabang Palu, Sulawesi
Tengah, mengklaim suplai daya dari pem-
bangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mpanau
Palu dalam sepekan terakhir ini sudah berja-
lan normal.
“Pasokan listrik dari PLN ke semua pe -
langgan listrik, termasuk untuk kebutuhan
industri dan rumah tangga di Palu selama
beberapa hari berjalan lancar,” kata Humas
PLN Cabang Palu di Sulawesi Tengah Petrus
Walasary, akhir pekan lalu.
Dia menjelaskan adanya pemadaman lis-
trik pada pekan lalu selain karena salah satu
dari dua unit mesin PLTU tidak beroperasi
karena keterbatasan stok batu bara, juga
karena gangguan jaringan. (ANTARA)
Izin pangkalan terancam
JAMBI: Pemerintah Kota Jambi mengan-
cam akan mencabut izin pangkalan minyak
tanah nakal.
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Jambi
Nofriansyah mengaku ada beberapa warga
yang melapor adanya pangkalan yang se -
ngaja menaikkan harga maupun mengurangi
stok minyak tanah dari takaran aslinya.
“Ada beberapa laporan melalui media,
untuk itu kami akan menindaklanjuti di
lapangan,” ujarnya akhir pekan lalu.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut,
pihaknya terus melakukan koordinasi dan
pengawasan mulai tingkat kecamatan, kelu-
rahan hingga rukun tetangga. (ANTARA)
EKSPLORASI
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 i2
Harga batu bara merangkak naik
JAKARTA: Harga batu bara sejak 4 bulan
terakhir menunjukkan tren meningkat.
Data Ditjen Minerba Kementerian ESDM
memperlihatkan jika pada Oktober tahun lalu
harga batu bara acuan yang diterbitkan
pemerintah nilainya tercatat US$92,68 per ton,
maka pada bulan ini menjadi US$112,41 per ton.
Meningkatnya harga bahan bakar pembangkit
tersebut membuat PLN kesulitan dalam
menentukan
kesepakatan
harga batu
bara tahun
ini dengan
para
pemasoknya.
92,68
95,51
103,41
112,41
Oktober November Desember Januari
Perkembangan harga batu bara
acuan pemerintah 2011/2011
Harga (US$/ton)
Sumber: Ditjen Minerba, diolah BISNIS/ZUF/HUSIN PARAPAT
Wajib serap
bahan bakar
nabati diperketat
OLEH RUDI ARIFFIANTO
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pemerintah se -
gera menerapkan kebijakan
wajib pasok dalam negeri
kepada industri bahan bakar
nabati (BBN) yang akan ber-
konsekuensi pada semakin
ketatnya penerapan wajib
menggunakan BBN kepada
konsumen bahan bakar di
Tanah Air.
Kebijakan tersebut rencananya di -
tuangkan dalam bentuk revisi Per aturan
Menteri ESDM No. 32/2008 tentang
Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Nia-
ga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai
Bahan Bakar Lain.
Perubahan itu dilandaskan pada ke -
nyataan rendahnya tingkat penyerapan
BBN oleh offtaker domestik yang ma sih
terbatas untuk dicampurkan dengan
produk BBM bersubsidi.
Dari perspektif industri BBN, revisi itu
diharapkan akan menjadi angin segar
bagi industri biofuel menyangkut adanya
kepastian penyerapan produk di dalam
negeri.
Industri juga mengharapkan adanya
ke pastian harga dan konsistensi imple-
mentasi regulasi itu diakomodasi dalam
perubahan Permen ESDM tersebut.
Direktur Bioenergi Ditjen Energi Baru
Terbarukan dan Konservasi Energi Ke -
menterian ESDM Maritje Hutapea me -
ngatakan pemerintah dan industri BBN
kini mengumpulkan data pasok dan
permintaan BBN yang akan difinalisasi
menjadi neraca BBN sebagai landasan
pemerintah untuk menerapkan DMO
(domestic market obligation) BBN.
Selain itu, tuturnya, pemerintah
akan membuat parameter-parameter
dan persyaratan mengenai boleh dan
tidaknya ekspor.
“Kami akan kumpulkan data yang
dalam negeri berapa, yang ekspor bera-
pa selama ini lalu kami akan siapkan
neracanya. Selain itu kita akan buat-
kan parameter untuk persyaratan ka -
pan diekspor dan kapan tidak,” kata-
nya akhir pekan lalu.
Bahan baku
Selain DMO produk, tuturnya, peme-
rintah juga akan merumuskan kebijakan
DMO bahan baku, seperti molasses dan
minyak kelapa sawit (crude palm oil),
me lengkapi aturan bea keluar yang su -
dah diterbitkan pemerintah.
Di sisi lain, tuturnya, pemerintah juga
akan mengkaji kemungkinan penerapan
subsidi pembelian bahan baku BBN
untuk mengurangi biaya produksi terkait
dengan semakin meroketnya harga
bahan baku.
“Ternyata di Thailand itu berhasil kare-
na memang mereka sudah disubsidi
sejak di hulu, bahkan dari pembibitan
pun mereka mendapatkan subsidi. Ke -
napa tidak, kita juga atur di sisi hulunya
dan industri BBN sudah mengusulkan
itu,” urainya.
Untuk memastikan tingkat penyerap-
annya, sambung Maritje, pemerintah
juga akan memastikan penerapan wajib
BBN secara menyeluruh, sebagaimana
sudah ditetapkan dalam Permen ESDM
No. 32/2008.
Saat ini, katanya, offtaker BBN hanya
terbatas oleh PT Pertamina
(Persero) yang volumenya
bahkan masih jauh di
bawah target.
“2010 saja, penyerapan-
nya hanya 220.000 kiloliter
dari total target 1 juta kiloli-
ter lebih. Sisanya ke mana,
ya diekspor. Kenapa bisa
hanya sedikit ke domestik,
ada banyak masalah, seperti
harga dan biaya transportasi
yang ternyata tidak terma-
suk dalam harga dan ba nyak lagi ham-
batan yang akan dituntaskan bersama.”
Berdasarkan APBN-P 2010, target
pemanfaatan BBN untuk dicampurkan
dengan BBM bersubsidi mencapai
214.541 kiloliter bioetanol dan
562.534 kiloliter biodiesel.
Sejak Januari 2010, wajib pemanfaatan
BBN seharusnya juga efektif untuk selu-
ruh penggunaan BBM, yang meliputi
transportasi nonsubsidi, industri, dan
pembangkit listrik. (lihat tabel)
Selain perluasan pengguna, tuturnya,
pemerintah juga akan meminta Per ta-
mina memperluas wilayah distribusi
yang hanya terbatas di Jawa dan Bali,
untuk merambah ke wilayah lain seperti
Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
(rudi.ariffianto@bisnis.co.id)
Persiapan pengaturan
BBM bersubsidi berlanjut
PLTSa Bantar Gebang
tunggu izin dari menteri
OLEH NURBAITI
Bisnis Indonesia

JAKARTA: Pemerintah terus melakukan
persiapan dan sosialisasi pengaturan peng-
gunaan bahan bakar minyak (BBM) ber-
subsidi, yang rencananya diberlakukan
mulai April 2011.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM) Darwin Zahedy Saleh mengemu-
kakan pada dasarnya rencana pengaturan
penggunaan BBM bersubsidi itu merupa-
kan bagian dari kewajiban pemerintah
dalam hal menyediakan pasokan energi
pada harga terjangkau dan kompetitif bagi
masyarakat mampu.
“Kami tidak membatasi karena peng-
aturan BBM bersubsidi itu merupakan
kewajiban pemerintah, dalam hal ini
Menteri ESDM,” ujar dia akhir pekan lalu.
Hingga kini, jelas dia, pemerintah terus
menindaklanjuti hasil rapat dengan Komisi
VII DPR beberapa waktu lalu, sehingga
nantinya dari segi pengawasan dan pene-
rap an pengaturan BBM bersubsidi di la -
pangan, bisa berjalan lancar.
“Sosialisasi pun terus berlangsung
dengan membangun koordinasi, penger-
tian, dan keselarasan antarkementerian dan
lembaga, sehingga penerapannya bisa
dimantapkan,” tutur Darwin.
Terkait dengan rencana pengaturan BBM
bersubsidi yang akan dilakukan pada April
mendatang, pemerintah telah membentuk
lima pokja (kelompok kerja), yakni Ope ra-
sional, Pengawasan, Sosialisasi, Regulasi,
dan Sosial-Ekonomi.
Pokja Operasional dipimpin oleh Per-
tamina, Pengawasan oleh BPH Migas, So -
sialisasi dan Regulasi dipimpin oleh Ke -
menterian ESDM, dan Sosial-Ekonomi di -
pimpin oleh Bappenas.
Seperti dikutip situs resmi Ditjen Migas,
salah satu hasil Rapat Pleno Pengaturan
BBM Bersubsidi pada 14 Januari menyebut-
kan kesiapan depo dan tangki stasiun peng-
isian bahan bakar umum (SPBU) di Ja -
bodetabek untuk mendukung pelaksanaan
pengaturan tersebut sudah mencapai 70%
akan mencapai 100% pada Februari men-
datang.
Menurut Direktur Pemasaran dan Niaga
PT Pertamina (Persero) Djaelani Sutomo,
target tercapainya 100% kesiapan depo dan
tangki SPBU pada Februari itu, tentunya
harus ada instruksi Menteri ESDM terlebih
dulu.
“Selain itu, juga harus sudah ada kepas-
tian pembiayaan investasi,” kata dia.
Tugas pokja
Di sisi lain, Kepala Biro Hukum dan
Humas Sutisna Prawira menjelaskan Pokja
Hukum telah selesai menyiapkan ran-
cangan Instruksi Menteri ESDM kepada
Dirjen Migas, Kepala BPH Migas dan Dirut
PT Pertamina, untuk mengambil langkah-
langkah persiapan pengaturan BBM bersub-
sidi secara bertahap sesuai dengan tugas,
fungsi, dan kewenangannya dalam rangka
penyediaan dan pendistribusian BBM kepa-
da masyarakat.
“Rancangan instruksi tersebut sudah
disampaikan ke Menteri ESDM pada 13 Ja -
nuari 2011 untuk dimintakan tanda
tangan,” imbuh Sutisna.
Dalam rapat tersebut, Pokja Hukum juga
melaporkan telah menyelesaikan konsep
surat izin prakarsa perubahan Perpres No.
55/2005 dan No. 9/2006.
Sementara itu, Pojka Pengawasan mela-
porkan bahwa telah menyiapkan Buku
Pedoman Pengawasan dan telah menyiap-
kan jadwal kerja tahap persiapan, pelaksa-
naan dan monitoring, bekerja sama dengan
instansi terkait.
Begitu juga dengan Pokja Sosialisasi yang
menyampaikan telah menyelesaikan Buku
Panduan Sosialisasi Pengaturan BBM Ber-
subsidi dan menyiapkan program sosialisasi.
Selanjutnya, Pokja Sosial dan Ekonomi
melaporkan bahwa tengah menyusun ke -
butuhan investasi dan berkoordinasi untuk
memperoleh pendanaan, bekerja sama
dengan Pertamina.
Selain itu, juga mempersiapkan kajian
dampak kebijakan pengaturan BBM bersub-
sidi dan bekerja sama dengan tiga konsor-
sium perguruan tinggi yakni UI, UGM, dan
ITB.
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Proyek pembangkit listrik
tenaga sampah (PLTSa) Bantar Gebang 26
megawatt hingga kini belum bisa efektif
beroperasi lantaran terkendala persetujuan
Menteri ESDM terkait dengan harga jual
listriknya ke PT PLN.
Presiden Direktur PT Organic Energy In -
donesia Agus N. Santoso mengungkapkan
hingga kini pihaknya belum bisa mengope-
rasikan PLTSa Bantar Gebang karena izin
persetujuan harga jual listrik pembangkit
tersebut belum dikeluarkan oleh Menteri
ESDM Darwin Zahedy Saleh. Padahal
semua perizinan teknis sudah didapatkan
Navigat.
“Pembangkitnya sudah siap beroperasi,
tetapi jika ini tidak segera jalan akan sangat
berbahaya karena gas metannya sudah ba -
nyak. Bisa meledak. Kami berharap perse-
tujuan harga bisa segera dikeluarkan Pak
Menteri [ESDM] agar operasi pembangkit
Bantar Gebang berjalan,” ujar Agus kepada
Bisnis kemarin.
Adapun, harga jual listrik dari PLTSa
Ban tar Gebang yang sudah disetujui Na -
vigat dengan PLN adalah Rp820 per kwh.
Per mohonan persetujuan harga tersebut,
kata Agus, sudah diajukan sejak Oktober
2010, tetapi hingga kini izin persetujuan
tersebut belum juga keluar.
Kapasitas PLTSa Bantar Gebang yang
sudah terpasang saat ini adalah 4 MW dari
total keseluruhan yang direncanakan 26
MW pada 2012.
Tahun ini Navigat menargetkan kapasitas
PLTSa Bantar Gebang sebesar 14 MW.
Pembangunan PLTSa Bantar Gebang sudah
dimulai sejak pertengahan 2009. Pihak Na -
vigat menggandeng PT Godang Tua Jaya
untuk pengelolaan PLTSa tersebut.
PLTSa Bantar Gebang diperkirakan mem-
butuhkan investasi sekitar US$75 juta.
Dengan belum keluarnya izin persetujuan
harga jual listrik dari Menteri ESDM, Agus
mengeluh investasi pihaknya sejak Oktober
tahun lalu hingga kini menjadi terganggu.
Selama ini, Navigat telah membangun
dua PLTSa yakni PLTSa Bantar Gebang dan
PLTSa Suwung Denpasar, Bali yang men-
jadi proyek pertama Navigat.
Pembangunan PLTSa Suwung dimulai
2007. Total kapasitas yang direncanakan
9,6 MW. Hingga kini, kapasitas yang sudah
terpasang di PLTSa Suwung sebesar 2 MW.
“Kami sedang berencana merevisi harga
jual listrik di PLTSa Bali. Saat ini harga yang
ada adalah tarif percobaan rencana uji coba
selama 3 tahun sebesar Rp680 per kWh.
Kami juga sedang mengurus IUKU-nya
[izin usaha kelistrikan umum].” (10)
NTB inginkan 7% saham Newmont
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Pemerintah daerah
dan DPRD Nusa Tenggara Barat
bertekad memiliki 7% saham PT
Newmont Nusa Tenggara (NNT)
yang me rupakan divestasi tahun
lalu senilai US$271,6 juta sebagai
upa ya memaksimalkan hasil tam-
bang bagi kepentingan masyarakat
se tempat.
Ketua DPRD Provinsi NTB Lalu
Sudjirman mengatakan pemda
baik provinsi maupun kabupaten
sudah menyampaikan surat resmi
kepada Menteri Keuangan yang
menyatakan keinginan memiliki
7% saham divestasi NNT.
Menurut dia, penguasaan 7%
saham yang merupakan tahap
akhir proses divestasi saham NNT,
akan memberikan manfaat maksi-
mal bagi daerah.
“Pemerintah pusat tidak akan
mendapat maksimal kalau hanya
memiliki 7%,” katanya seperti di -
kutip Antara kemarin.
Dengan mengusai 7% yang ber-
arti menambah kepemilikan sa -
ham daerah di NNT menjadi 31%,
lanjut Lalu, akan ma kin menguat-
kan posisi daerah dalam kompo-
sisi saham perusahaan tambang
emas dan tembaga yang berlokasi
di Kabupaten Sum bawa Barat itu.
Saat ini, daerah melalui PT Multi
Daerah Bersaing (MDB) yang
merupakan perusahaan patungan
PT Daerah Maju Bersaing (DMB)
dan PT Multicapital (Bakrie Group)
menguasai 24% saham NNT.
Sisanya, saham NNT lainnya
dimiliki oleh PT Pukuafu Indah
17,8%, PT Indonesia Masbaga
Investama 2,2%, dan pemegang
sa ham asing NNT yakni Nusa
Tenggara Partnership 56%.
Pemegang saham asing tersebut
terdiri dari 31,5% saham milik
Newmont Indonesia Limited dan
24,5% milik Nusa Tenggara Mi -
ning Corporation-Sumitomo.
Lalu juga mengatakan hak
mengambil 7% yang disampaikan
pemerintah pusat yang diwakili
Menteri Keuangan, hendaknya
dimaknai sebagai kesatuan dengan
pemerintah daerah.
“Pemerintah sesuai dengan kon-
trak kar ya adalah satu yakni pusat
dan daerah,” katanya.
Namun, lanjutnya, dalam proses
divestasi NNT, penguasaan daerah
akan lebih memberikan manfaat
bagi negara ketimbang pusat.
Menurut dia, dengan kepemilik-
an hanya 7%, maka pemerintah
pu sat tidak bisa berkontribusi
mak simal dalam menjalankan
tambang NNT.
“Pemerintah pusat hanya akan
menjadi pemegang saham pasif.”
Namun sebaliknya, lanjut Lalu,
dengan memegang 31% saham
NNT, maka daerah bisa lebih me -
nguasai dan mengontrol jalannya
perusahaan, sehingga memberi-
kan manfaat maksimal bagi ma -
syarakat daerah.
Layangkan somasi
Sementara itu, Pukuafu Indah,
salah satu pemegang saham NNT,
resmi melayangkan somasi kepada
pemegang saham NNT lainnya
yakni Newmont Indonesia Limited
(NIL) dan Nusa Tenggara Mining
Corporation (NTMC) terkait de -
ngan saham divestasi NNT periode
2010.
Kuasa Hukum Pukuafu Indah
Johny Bakar mengatakan pihaknya
mensomasi NIL dan NTMC agar
kedua pemegang saham asing
NNT itu segera menyerahkan sa -
ham divestasi 7% 2010 kepada
Pukuafu Indah.
“Kami telah melayangkan soma-
si kepada NIL dan NTMC pada 11
Januari pekan lalu dan memberi
batas waktu 7 hari kepada NIL dan
NTMC untuk menanggapi somasi
tersebut,” ujar Johny Bakar kema-
rin. (06)
Pertamina diminta perluas wilayah distribusi
Mandatori BBN sesuai dengan Permen ESDM 32/2008
periode Jan. 2010-Des. 2014 (%)
Jenis/
sektor
Transportasi Industri &
komersial
Pembangkit
listrik
PSO
Non-PSO
Biodiesel 2,5 3 5 1
Bioetanol 3 7 7 --
Sumber: Kementerian ESDM
ANTARA/FB ANGGORO
PLTU TELUK SIRIH: Sebuah alat berat melintas di lokasi pembangunan PLTU Teluk Sirih
2x112 megawatt di Sumatra Barat, kemarin. PLN menyatakan proses pembangunan pembang-
kit listrik berbahan bakar batu bara ini mencapai sekitar 34%, dan ditargetkan satu pembang-
kit berdaya 112 megawatt bisa mulai dialirkan pada Desember 2011.
PENCABUTAN
PEMBATASAN
REKENING: Seorang
karyawan PT Perusahaan
Listrik Negara (PLN)
memasang kabel jaring-
an pelanggan baru di
Padalarang, Kabupaten
Bandung Barat, Jabar,
akhir pekan lalu. Dirut
PT PLN Dahlan Iskan
membantah ada kenaik-
an TDL, yang ada adalah
pencabutan penerapan
pembatasan (capping)
kenaikan dan penurunan
tagihan rekening listrik
maksimum 18%.
BISNIS/DEDI GUNAWAN
Komoditas
Senin, 17 Januari 2011 f8
Yen(100)/Rp Pound/Rp Euro/Rp HK$/Rp WTI NYMEX (US$ per bl) Olein BBJ (Rp/kg) CPO KLCE (RM per ton)
Emas
CBT Gold (US$/troy ounce)
10.960,25 14.348,89 12.082,84 1.165,62 1.360,40 3.880,00 91,54 10.105,00
10.876,16 14.040,05 11.664,78 1.161,13 1.373,70 3.775,00 89,25 10.260,00
80,12 112,13 219,51 2,98 -26,50 158,00 0,14 -55,00
11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1 11/ 1 13/ 1 10/ 1 14/ 1 12/ 1
PORTOFOLIO
Harga emas diprediksi melemah
JAKARTA: Harga emas
cenderung melemah seiring
dengan aksi ambil untung
(profit taking) yang dilakukan oleh
investor setelah komoditas tersebut sempat
mencetak rekor harga tertinggi berkali-kali
beberapa waktu lalu.
Kepala Departemen Riset PT Askap
Futures Wahyu Tribowo Laksono mengatakan
investor cenderung mengambil aksi ambil
untung pada perdagangan emas pada awal
tahun ini, setelah komoditas itu mencetak
rekor harga pada akhir tahun lalu.
Selain itu, katanya, saat ini pasar
cenderung berkonsentrasi di obligasi seiring
dengan aksi lelang surat utang di sejumlah
negara di kawasan Eropa pada awal tahun ini.
Hal itu, lanjutnya, yang membuat harga
emas tertahan bahkan cenderung melemah
di tengah kecenderungan penguatan nilai
tukar dolar AS dan euro belum lama ini,
serta harga komoditas minyak cenderung
konsolidasi.
“Gabungan aksi ambil untung dan
konsentrasi pasar yang sedang di obligasi
cenderung membuat komoditas tertahan,"
ujarnya akhir pekan lalu.
Dong Tao, ekonom Credit Suisse Group AG,
memperkirakan harga emas dapat mencapai
US$1.500 per ounce pada kuartal pertama
tahun ini. (BISNIS/02)
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Nilai mata uang
Asia mengalami kenaikan
pada pekan ini seiring dengan
berkurangnya kekhawatiran
mengenai krisis utang Eropa.
Selain itu, prospek kenaikan bunga
oleh sejumlah bank sentral negara ber -
kem bang akan menambah minat in ves -
tor terhadap aset di emerging market.
Won Korea Selatan menguat dalam 4
pekan berturut-turut dan
yuan China menguat se be -
lum Presiden Hu Jintao me -
ngunjungi Washington yang
dijad wal kan berlangsung
pada 19 Januari. Yuan Chi -
na diperdagangkan men de -
kati level ter tinggi dalam 17
tahun terakhir setelah AS
mendesak kembali China
untuk mem b iarkan pe -
nguat an renminbi.
Menteri Keuangan Jerman Wolfgang
Schaeuble mengatakan negara anggota
Uni Eropa akan menyiapkan sebuah pa -
ket komprehensif pada Maret 2011 untuk
mengatasi krisis utang. Selain itu, Korsel
dan Thailand akan menaikkan suku bu -
nga acuannya pada pekan ini.
“Kami memperkirakan tingkat suku
bu nga acuan akan dinaikkan oleh Korea
dan Thailand. Kita mungkin melihat per -
ubahan tingkat suku bunga terjadi di ba -
nyak negara Asia,” kata Thio Chin Loo,
se n ior analis mata uang pada BNP Pa -
ribas SA di Singapura, seperti dikutip
Bloomberg, akhir pekan lalu.
Pada pekan lalu, won Korsel menguat
0,7% menjadi 1.114,3 per dolar AS, yuan
Chi na naik 0,53% menjadi 6,5931 per do -
lar AS, dan ringgit Malaysia ter apre siasi
0,4% menjadi 3,0573 per dolar AS dan
sempat menyentuh level tertinggi dalam
13 tahun terakhir mencapai 3,0475. Ada -
pun rupee India hanya berubah sedikit
pa da pekan lalu di level 45,36.
Indeks Asia-Dolar Bloomberg-JP Mor -
gan, yang menghitung 10 mata uang ter -
ak tif di kawasan ini, naik sebesar 0,3%
pa da pekan lalu, sedangkan Indeks sa -
ham regional MSCI Asia Pacific naik se -
be sar 1,1%.
Asisten Gubernur Bank Thailand Pai -
boon Kittisrikangwan menyatakan akan
me lanjutkan peningkatan suku bunga
acuan karena laju inflasi yang diprediksi
se makin cepat. Baht Thailand pada pe -
kan lalu melemah 0,2 %.
Selanjutnya, bank sentral di Korsel me -
naikkan tingkat suku bunganya sebesar
25 basis poin menjadi 2,75% pada 13 Ja -
nuari.
Yoo Jae Ho, ahli strategi mata uang di
Ki woom Securities Co. di Seoul menilai
peng gerak utama won adalah me ning kat -
nya sentimen terhadap krisis utang Ero pa.
“Kenaikan suku bunga acuan men -
cerminkan tingkat kepercayaan ter ha dap
kekuatan perekonomian,” ujar nya.
Adapun, bank sentral Malaysia akan
me lakukan pertemuan untuk me nen tu -
kan kebijakannya pada 27
Ja nuari 2011, se telah me -
naik kan biaya pinjaman se -
ba nyak tiga kali pada tahun
lalu menjadi 2,75%.
People’s Bank of China,
yang me nar get kan kenaikan
gradual untuk mem ban tu
me nekan inflasi, me ne tap -
kan nilai ha ri an yuan di
level 6,5896 per dolar pada
ak hir pekan lalu. Nilai ini, 0,15% lebih
kuat di ban dingkan dengan hari se be lum -
nya dan level ter tinggi sejak Juli 2005.
Di sisi lain, dolar Singapura naik 0,7%
menjadi S$1,2894 untuk sepekan dan
dolar Taiwan naik 0,7% menjadi 29,60
terhadap dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah
Rupiah melemah 0,4% menjadi
Rp9.068 per dolar AS dan peso Filipina
juga tertekan sebesar 0,1% menjadi
44,21 terhadap dolar AS.
Kepala Biro Humas Bank Indonesia
Difi A Johansyah mengatakan pe nu run -
an rupiah di tengah kenaikan mata uang
se jumlah mata uang Asia pada pekan
lalu hanya bersifat sementara, di se bab -
kan oleh aliran dana keluar.
“Kita jangan menganalisis pergerakan
ru piah seminggu. Pelemahan rupiah pe -
kan lalu adalah gejala temporer yang di -
se babkan oleh outflow. Kita lihat IHSG
juga bergerak cepat pada pekan lalu,”
katanya kepada Bisnis.
Dia mengatakan BI mengambil ke bi -
jak an untuk menstabilkan penguatan ru -
piah untuk menghindari volatilitas ter la -
lu tinggi, antara lain dengan melakukan
sterilisasi atau pembelian dolar.
Rapat Dewan Gubernur Bank In do ne -
sia pada pekan pertama bulan ini me mu -
tuskan tingkat suku bunga acuan atau BI
Rate tetap berada di level 6,5%. (02)
(redaksi@bisnis.co.id)
Bunga naik
dongkrak mata
uang di Asia
BI gelar pembelian dolar AS
Cuaca ganggu produksi kopi
BOGOTA: Curah hujan yang tinggi di Kolombia
telah mengganggu panen kopi dan menyebabkan
pergerakan harga komoditas tersebut mencapai
level tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
Harga kopi telah naik 72% sejak awal Juni 2010 di
Kolombia, produsen kopi arabika terbesar kedua di
dunia. Hal ini disebabkan oleh penyebaran jamur di
tanaman kopi yang tumbuh subur pada kondisi cuaca
basah. Kelembapan yang tinggi menghambat
kemampuan tanaman kopi untuk berbunga dan
membantu penyebaran jamur daun yang merusak.
Rodney Martinez, scientific coordinator di
Guayaquil, Equador yang meneliti fenomena El Nino
mengungkapkan curah hujan di atas rata-rata belum
berakhir.
Meski ada tekanan terhadap produksi kopi di
Kolombia, harga kontrak kopi arabika untuk
pengiriman Maret 2011 pada akhir pekan lalu
melemah sebesar 2,65 sen atau 1,1% menjadi
US$2,3485 per pon dalam perdagangan bursa ICE
Futures AS di New York.
Ekspektasi
produksi
kopi di
Kolombia
(dalam bag)
Ekspektasi
produksi
kopi di
Kolombia
(dalam bag)
Prediksi Realisasi
2010 8,9 juta 9,5 juta
2011 12 juta -
Sumber: Bloomberg, Ket: 1 bag = 60 kg
BISNIS/02/HUSIN PARAPAT
BISNIS INDONESIA
TOKYO: Karet alam diperkirakan melan -
jut kan reli harga seiring dengan curah hu -
jan yang tinggi memangkas pasokan, me -
nu runkan ha sil musiman.
Padahal lonjakan penjualan kendaraan
men dorong permintaan terhadap komo di -
tas tersebut.
Tetsu Emori, fund manager komoditas
pa da Astmax Co. di Tokyo, mengatakan
har ga komoditas itu akan reli sampai har -
ga mencapai titik yang secara substansial
akan melemahkan permintaan.
“Sulit memprediksi di level mana harga
ter sebut akan bertengger. Mungkin di ki -
sara n 600 yen per kg,” ujarnya seperti di -
ku tip Bloomberg, akhir pekan lalu.
Pada akhir pekan lalu, harga kontrak
ber jangka karet mencapai puncak pada
level 454,7 yen per kg atau US$5.505 per
met rik ton pada Bursa Komoditas Tokyo
(To kyo Commodity Exchange), melan jut -
kan kenaikan harga sebesar 50% yang di -
ca pai pada tahun lalu.
Kenaikan tersebut menimbulkan biaya
tambahan bagi perusahaan pembuat ban
seperti Bridgestone dan turut mendorong
inflasi.
Jika merujuk perkiraan umum sebanyak
empat analis dan manager keuangan yang
d isurvei oleh Bloomberg, harga karet dapat
mencapai 500 yen Jepang pada paruh per -
ta ma tahun ini.
Menurut Hisaaki Tasaka, analis broker
ACE Koeki yang berbasis di Tokyo, reli
harga karet tidak akan berhenti hingga
terjadi kenaikan pengiriman dari Thailand.
“Harga kontrak berjangka karet mungkin
naik menjadi 500 yen per kg pada Juni
karena naiknya permintaan menyebabkan
jumlah pasokan turun.
Sepanjang bulan ini, harga karet telah
tum buh sebesar 9,7%, mengalahkan ko -
mo ditas lainnya di S&P GSCI Commodity
Index. Harga karet di Thailand juga naik
men capai rekor sebesar 166,3 bath
(US$5,46) per kg pada akhir pekan lalu.
Defisit pasokan
Niels Fehre, analis HSBC Trinkaus &
Burkhardt AG, memperkirakan pasokan
ka ret alam dunia akan defisit untuk kedua
ka linya pada 2011.
“Meskipun harga tetap tumbuh, per min -
taan tetap kuat karena pembeli me ning kat -
kan pembelian menjelang musim rendah
produksi dan menjelang periode libur Ta -
hun Baru Imlek,” ujar Sureerat Kun thong -
jun, analis AGROW Enterprise Ltd.
Hujan deras yang disebabkan oleh La
Ni na, yang juga menyebabkan banjir Aus -
tralia, telah mengganggu proses pe nya dap -
an karet di wilayah Asia Tenggara.
Asosiasi Natural Rubber Producing
Coun tries di Thailand memperkirakan pro -
duksi karet alam pada musim dingin yang
ber langsung mulai Februari – Mei akan tu -
run sebesar 60% dibandingkan dengan
jumlah pro duksi pada musim biasanya.
Wanwilai Choilek, manager Hadyai,
cabang broker komoditas DS Futures Ltd.
Thailand, mengatakan pertumbuhan pen -
jual an kendaraan telah meningkatkan op -
timisme terhadap permintaan ban mobil.
(BLOOMBERG/02)
BERPOTENSI TERKOREKSI: Seorang pekerja menata tumpukan emas batangan yang
baru dicetak di Goldcorp’s Red Lake Mine di Balmertown, Ontario, Kanada, belum lama ini. Harga
emas cenderung melemah seiring dengan aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan oleh
investor setelah komoditas tersebut sempat mencetak rekor harga tertinggi berkali-kali beber-
apa waktu lalu.
Harga karet diprediksi naik
BLOOMBERG/NORM BETTS
Pelemahan rupi-
ah pe kan lalu
adalah gejala
temporer yang
di se babkan
outflow.
Transaksi PALN
Produk Bulan Volume
Bulan Pntp Prbh
HARGA KOMODITAS
Bungkil Kedelai (US$/ton):
CHICAGO
NEW YORK KUALA LUMPUR
Hargaberbagaikomoditasenergipadapenutupan14Januari 2011diNewYorkMercantile
Exchange(NYMEX)danNewYorkBoardofTrade(NYBOT), sebagai berikut:
ASIA
LONDON
Transaksi futuresberbagai komoditaskelompoksoft commoditypadapenutupan
14Januari 2011 di Chicago Board of Trade (CBoT) sebagai berikut:
Harga lada di pasar Asia pada 14 Januari 2011 sebagai berikut:
Harga berbagai komoditas kelompok soft commodity dan energi pertambangan
padapenutupan 14Januari 2011,diLondonInternationalFinancialFuturesExchange
(LIFFE) danInternational PetroleumExchange(IPE) sebagai berikut:
Gandum (US$c/bushel):
Crude Oil (US$/barel):
Jagung (US$c/bushel):
Kedelai (US$c/bushel):
Bln Ttp Prb (%) Ttg Trd Vol. Pntp Sbl
Bln Ttp Prb Ttg Trd Vol. Pntp Sbl
Lada (Rupee India/Kuintal):
Bln Ttp Prb Ttg Trd Vol. Pntp Sbl
CPO (RM/ton):
Bln Ttp Prb Ttg Trd Vol. Pntp Sbl
Kakao (Pound/ton):
Bln Ttp Prb Ttg Trd Vol Pntp Sbl
SINGAPURA
RSS3(US$cent/kg):
TSR20(US$cent/kg):
Bln Ttp Prb Ttg Trd Vol. Pntp Sbl
Heating Oil:
Natural Gas:
Gula Putih (US$/ton):
Sumber: Bloomberg
Sumber: Bloomberg
Sumber: Bloomberg
Sumber: Bloomberg
Sumber: Bloomberg Sumber: Bloomberg
Mar’11.....................773,25..............-10,25..............784,75...............763,00................56.349...........783,50
Mei’11.....................803,00...............-9,25...............812,75................792,75.................18.065............812,25
Jul’11 .......................827,75................-9,75..............837,50................819,00..................8.545...........837,50
Sep’11.....................846,75...............-11,00.............856,00..............838,50....................1.805............857,75
Mar’11 ....................648,75..............+6,25.............652,00...............636,25...............143.337..........642,50
Mei’11.....................658,00..............+6,50..............658,75...............645,25...............38.388............651,50
Jul’11......................662,25..............+5,75.............665,00...............650,00...............42.040..........656,50
Sep’11 ....................609,50...............+1,50..............609,75...............600,75..................6.364..........608,00
Jan’11..................1.406,50...............-3,50............1.415,00.............1.399,50......................484.........1.410,00
Mar’11..................1.422,50..............+6,50...........1.429,50............1.405,00..................69.195.........1.416,00
Mei’11....................1.431,25..............+5,75...........1.433,00..............1.414,75.................14.964........1.425,50
Jul’11....................1.434,75..............+5,25............1.441,00.............1.418,50.................18.960........1.429,50
Jan’11......................377,00................-1,60..............378,60...............374,80.......................227...........378,60
Mar’11 .....................388,10.............+4,50.............388,50...............379,60...................21.721...........383,60
Mei’11.....................390,40...............+4,10..............390,30................382,10...................5.976...........386,30
Jul’11......................390,60...............+4,10..............389,90...............382,50....................8.133..........386,50
Feb’11..................91,54..............+0,14............91,69 ............90,10........283.261..............91,40
Mar’11 ................92,57.............+0,27 ...........92,67..............91,17.......222.532.............92,30
Apr’11.................93,56.............+0,35...........93,65 ...........92,28..........127.178 ..............93,21
Mei’11.................94,43.............+0,43...........94,50............93,23...........57.917.............94,00
Jun’11 ................95,08.............+0,48............95,12............93,90...........57.341 .............94,60
Jul’11 .................95,56.............+0,50...........95,63 ...........94,45...........17.807.............95,06
Feb’11 ..............264,52 ..............+3,61 ........264,64.........259,59..........34.014............260,91
Mar’11 .............264,86 .............+3,55.........264,95..........260,31 ..........26.106.............261,31
Apr’11 ................264,11 .............+3,35 ........264,20.........259,80............9.047 ...........260,76
Mei’11...............263,47................+3,11.........263,49.........260,45.............7.818...........260,36
Jun’11 ..............263,53 .............+2,95.........263,63.........260,58..........10.664...........260,58
Jul’11...............264,68.............+2,86.........264,70..........261,62.............1.893............261,82
Feb’11 ................4.480...........+0,073...........4.496............4.367...........111.974.............4.407
Mar’11................4.490............+0,071...........4.504...........4.380.........68.245..............4.419
Apr’11................4.484..........+0,064...........4.494...........4.380..........26.748.............4.420
Mei’11.................4.525 ..........+0,062...........4.532 ...........4.424 ...........11.634.............4.463
Jun’11.................4.574..........+0,060...........4.579............4.475 ............3.760..............4.514
Jul’11 .................4.642 ..........+0,058...........4.650...........4.544............4.596.............4.584
Spot..............22.206,00...............-138,10.....22.364,25.........22.206,00.......................-...........22.344,10
Jan’11 ............22.392,00..............-40,00.......22.519,00...........22.315,00...............1.641 .........22.432,00
Feb’11.............22.823,00..............-48,00.....22.950,00..........22.725,00.............3.465...........22.871,00
Mar’11............23.090,00..............-49,00.....23.206,00..........22.999,00..................196............23.139,00
Mar’11........................2.006.............+42,00................2.011.................1.954...............8.509...................1.964
Mei’11.........................2.007.............+40,00..............2.014.................1.956...............2.308....................1.967
Jul’11 ...........................2.015..............+35,00.............2.023.................1.969.................1.985...................1.980
Sep’11..........................2.017...............+31,00.............2.025.................1.975.................2.186...................1.986
Mar’11......................773,00................-14,40...........795,20...............760,10................7.827................787,40
Mei’11.......................739,90................-19,00............765,70.............732,40.................5.156................758,90
Ags’11......................702,00................-10,40............718,20..............691,40.................1.305................712,40
Okt’11......................662,80.................-4,20..........669,00..............652,10.....................107................667,00
Transaksi OTCMelalui SPA
Produk Bulan Volume
Kontrak Berjangka Harian di BBJ
BBJ
Komoditas Bulan Harga
Penyelesaian
ICDX
Sumber: ICDX
Keterangan: * Harga tidak termasuk PPn 10%
HARGA EMAS & PERAK
Sumber: Bloomberg &Antam
Harga crude palmoil (CPO) di Kuala Lumpur Commodity Exchange (KLCE) pada
penutupan 14Januari 2011 (beli/jual):
Sumber: BBJ
Informasi PerdaganganBursaBerjangka
Jakarta, 14Januari 2011.
OLE ...................................JAN11............................10105
OLE ....................................FEB 11...........................10025
OLE ..................................MAR11 ............................9990
OLE10 ...............................JAN11............................10105
OLE10 ................................FEB 11...........................10025
OLE10 ..............................MAR11 ............................9990
KIE..................................................-.............................9053
GOL ...................................JAN11.......................402750
GOL ....................................FEB 11......................404500
HKJ50 .............................JAN11 ...............................903
HKJ5U .............................JAN11 ..................................92
KRJ35 .............................MAR11................................627
KRJ5U ............................MAR11.................................138
HKK50.........................................-.............................2244
TSBJFX ............................DEC 11 ......................................-
PALN= Penyaluran Amanat Luar Negeri
SPA= SistemPerdagangan Alternatif
HargakaretdiSingaporeCommodityExchange(Sicom)padapenutupan14Januari
2011 sebagai berikut:
Feb’11..........................554,00..................+9,00...........................-..........................-....................-...........545,00
Mar’11 ..........................551,00..................+9,00...............551,00..............551,00....................1...........542,00
Apr’11...........................551,00...................+7,00...........................-..........................-....................-...........544,00
Mei’11...........................551,00..................+8,00...........................-..........................-....................-...........543,00
Feb’11..........................536,00..................+6,60..............537,00.............528,50...............122...........529,40
Mar’11.........................536,00..................+8,60..............537,00.............528,00..............100............527,40
Apr’11 .........................536,00.................+10,00.............536,00.............526,50..............150...........526,00
Mei’11..........................535,00..................+9,00.............535,00.............532,00................40...........526,00
Jan’11...................3.880,00...........+158,00.............3.760,00............................- ....................-........3.722,00
Feb’11....................3.692,00..............-26,00.............3.735,00...........3.692,00..............739.........3.718,00
Mar’11...................3.680,00...............-14,00.............3.724,00...........3.669,00..........11.427.......3.694,00
Apr’11 ...................3.643,00...............-12,00.............3.687,00...........3.629,00..........4.827........3.655,00
Mei’11....................3.589,00...............-21,00..............3.637,00............3.581,00..........3.479.........3.610,00
Hargajual logammuliadi Jakarta, belumtermasukPPN10%
dan ongkos pembuatan:
PTAneka Tambang
Emas Murni (14Januari) .............................Rp406.000/gram
Perak Murni (14Januari) ..............................Rp8.450.000/kg
CPO- CPOTR(Rp/Kg) :
Januari, 2011..................................... 10,860 ........................0
Februari, 2011..................................... 10,970 ........................6
Maret, 2011 ......................................... 10,925 .................1,603
April, 2011........................................... 10,665 ...................784
May, 2011 ............................................ 10,665 ........................0
Emas - GOLDGR(Rp/gr) :
January, 2011................................ 405,000 ........................0
Febuary, 2011 .................................. 403,100 ........................0
Maret, 2011 .................................... 403,400 ........................7
April, 2011 ...................................... 404,000 .........................1
Mei, 2011......................................... 404,300 .........................1
Hargabeberapakomoditas di ICDXpadapenutupan14Ja-
nuari 2011.
Perak (yen/kg):
Emas (yen/kg):
TOKYO
Karet (yen/kg) :
Bln Ttp Prb (%) Ttg Trd Vol Pntp Sbl
Sumber: Bloomberg
Hargabeberapakomoditasdi bursaberjangkaTokyopadapenutupan 14Ja-
nuari 2011 sebagai berikut:
Nikel (US$/metric ton):
Alumunium (US$/metric ton):
AlumuniumAlloy (US$/metric ton):
LONDON
Tembaga (US$/metric ton):
Bln Ttp Prb
Bln Ttp Prb Bln Ttp Prb
Hargaberbagaikomoditaslogampadapenu-
tupan 14Januari2011 diLondonMetal Ex-
change(LME), sebagai berikut:
Seng (US$/metric ton):
Jan’11...............................9.662,00........................+39,50
Feb’11 ...............................9.669,50.......................+40,00
Mar’11..............................9.660,00........................+38,00
Apr’11...............................9.649,00........................+35,50
Mei’11 ...............................9.639,00........................+34,00
Jan’11...............................2.453,00..........................-12,50
Feb’11...............................2.459,50..........................-12,50
Mar’11..............................2.466,00..........................-12,50
Apr’11...............................2.473,50..........................-12,50
Mei’11 ...............................2.479,00..........................-12,50
Jan’11................................2.271,00.........................-24,00
Feb’11 ................................2.271,00..........................-14,00
Mar’11 ..............................2.259,00..........................-14,00
Apr’11 ..............................2.246,00..........................-14,00
Mei’11 ................................2.231,00..........................-14,00
Jan’11 ..............................2.445,25............................-6,75
Feb’11...............................2.448,25...........................-5,25
Mar’11...............................2.453,75...........................-5,25
Apr’11...............................2.458,75............................-5,75
Mei’11...............................2.464,25............................-5,75
Jan’11............................25.852,00.....................+324,00
Feb’11.............................25.870,00.....................+325,00
Timah (US$/metric ton):
Mei’11...............................2.672,00.......................+44,00
Jan’11............................26.890,00............................unch
Feb’11 ............................26.895,00............................unch
Mar’11...........................26.880,00............................unch
Apr’11............................26.845,00............................unch
Mei’11 .............................26.810,00............................unch
Sumber: Bloomberg
Timah Hitam (US$/metric ton):
Mar’11...........................25.880,00.....................+325,00
Apr’11 ............................25.875,00.....................+326,00
Mei’11.............................25.873,00.....................+320,00
Jan’11 .................................2.711,00.......................+52,00
Feb’11...............................2.698,00........................+47,50
Mar’11 ...............................2.691,00.......................+45,00
Apr’11...............................2.679,00.......................+45,00
Jan’11................447,90..............+3,40................447,90.............442,50..................102...............444,50
Feb’11................449,50..............+5,00...............449,50.............443,20....................93...............444,50
Mar’11...............452,00..............+6,00...............452,00.............444,60..................148...............446,00
Feb’11...................3.660............-43,00...................3.692................3.655.................328....................3.703
Apr’11 ..................3.663............-44,00...................3.705................3.658.................583....................3.707
Jun’11 ..................3.663............-45,00...................3.704................3.658................1.381 ...................3.708
Feb’11....................77,30................-1,80.............................-...........................-........................-.....................79,10
Apr’11 ..................76,80...............-2,20.............................-...........................-........................-...................79,00
Jun’11 ..................76,60...............-2,60...................76,60.................76,60......................2...................79,20
Ags’11..................76,80...............-2,20...................79,50.................76,60....................29...................79,00
TENDERCPO
Penjual Lokasi pabrik Kualitas Volume Nama Pembeli Harga Lokasi Tanggal
barang (ton) barang penyerahan penyerahan
• Astra Agro Lestari 14 Januari 2011
PTPN I ...............................................500..............................Max 5%........................................Franco PP Medan...........................................WD......................................................9.616,00
PTPN I ...............................................500..............................Max 5%........................................Franco PT SAN Blwn .....................................WD......................................................9.616,00
PTPN II ..............................................500..............................Max 5%........................................Fr PP Mdn/Fr SU Blwn ..................................WD......................................................9.616,00
PTPN III...........................................1.000..............................Max 5%........................................Franco PT SAN Blwn .....................................VAL ....................................................9.616,00
PTPN IV ..........................................1.000..............................Max 5%........................................Franco PT SAN Blwn .....................................VAL ....................................................9.616,00
PTPN IV ..........................................1.000..............................Max 5%........................................Fr PP Sktr Mdn /Blwn/KT.............................WD......................................................9.616,00
PTPN V ..........................................2.000..............................Max 5%........................................Franco PT SAN Dumai...................................WD......................................................9.616,00
PTPN V ..........................................2.000..............................Max 5%........................................Fob Siak...........................................................WD.....................................................9.539,00
PTPN VI.............................................500..............................Max 5%........................................Loco PKS Pi-Ting............................................WD.....................................................9.395,00
PTPN VI.............................................500..............................Max 5%........................................Loco PKS Bunut .............................................WD.....................................................9.395,00
• KPB Nusantara 14 Januari 2011
Produsen Volume (ton) Mutu Penyerahan Pembeli Harga (Rp/kg)
Paket Riau
Dumai Paket-1 ......Dumai....................................FFAMax 5%........2.000................CPO...................Withdrawn.....9.725,00..................FOBDumai ......................................21 Jan. 2011
Dumai Paket-2.....Dumai....................................FFAMax 5%........2.000................CPO...................Withdrawn.....9.725,00..................FOBDumai.....................................22Jan. 2011
Paket Jambi
SAL-Paket-1...........Bungo Tebo/Bangko.........FFAMax 5%........1.000.................CPO...................Withdrawn....9.665,00..................Franco Tangki Timbun..................24Jan 2011
..........................................................................................................................................................................................................................................Pembeli Teluk Bayur
Paket Timur
Tg. Bakau...............Mamuju.................................FFAMax 5%........2.000................CPO...................Withdrawn....9.350,00..................FOBTg. Bakau...............................24Jan. 2011
Total CPO...............................................................................................7.000
i3 TEKNOLOGI & INFORMASI
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
PILAR
Telkomsel gandeng Google
JAKARTA: PT Telkomsel bekerja
sama dengan Google untuk membuat
layanan business connect, yaitu berupa
layanan konektivitas berbasis web untuk
pengoperasian e-mail, pesan singkat (instant
messaging, kalender, perlengkapan operasi
kantor, dan pembagian dokumen.
Direktur Utama PT Telkomsel Sarwoto
Atmosutarno mengatakan business connect
menyediakan solusi terintegrasi untuk
menunjang aktivitas bisnis pelanggan
korporat secara mobile.
“Ini merupakan bentuk model bisnis baru
yang berbasis broadband bekerja sama
dengan Google yang akan memberikan solusi
untuk memasuki era baru,” ujarnya saat
peluncuran Business Connect, pekan lalu.
Business Connect memanfaatkan Google
Apps sebagai solusi bisnis bagi pelanggan
korporat yang didukung dengan jaringan
mobile broadband.
Managing Director Google Asia Pasifik Doug
Farber mengatakan aplikasi web berbasis
cloud computing (komputasi awan) dapat
meningkatkan produktivitas kerja. (BISNIS/SEP)
NetApp akuisisi Akorri
JAKARTA: Perusahaan storage NetApp
telah mencapai persetujuan dalam proses
mengakuisisi Akorri Networks, perusahaan
software yang berkantor pusat di Littleton,
Massachusetts, Amerika Serikat, dengan
transaksi tunai.
Akorri didirikan pada 2005 dan merupakan
penyedia software pengelolaan data center
yang berfokus pada analisis kapasitas
kinerja untuk shared IT infrastructures dan
tervirtualisasi.
Rich Corley, Founder, CTO, dan Vice Pre-
si dent of Engineering Akorri, mengatakan
Akorri dan NetApp memilki visi yang sama
akan infrastruktur teknologi informasi yang
di namis, terintegrasi, dan memiliki efisiensi
tinggi.
“Pelanggan berpikr dengan cara berbeda
dan memilih NetApp dalam jalan mereka
bertransisi ke shared IT infrastructure. Ga-
bungan dua perusahaan ini menyediakan
pe ranti lengkap bagi pelanggan untuk me-
rencanakan terhadap perubahan dan per-
tumbuhan bisnis mereka,” ujarnya melalui
siar an pers yang diterima Bisnis pekan lalu.
(BISNIS/SEP)
Regulasi BWA 2,3 Ghz dikaji
JAKARTA: Kementerian Komunikasi dan
Informatika menyatakan masih membahas
mekanisme pelaksanaan teknologi
broadband wireless access (BWA) 2,3 Ghz
terkait dengan perubahandari teknologi
WiMax 16.d (tetap) menjadi 16.e (bergerak).
Muhammad Budi Setiawan, Plh. Dir-
jen Sumberdaya dan Perangkat Pos dan
Informatika Kementerian Kominfo, me nga-
takan Badan Regulasi Telekomuikasi In-
donesia (BRTI) sedang membahas mekanisme
pelaksanaan teknologi BWA 2,3 Ghz tersebut.
“Mekanisme tender untuk WiMax 16.e kan
harus dilakukan lagi, agar tidak menyalahi
peraturan yang ada. Namun, tidak lama lagi
agar bisa dilaksanakan,” ujarnya kepada
Bisnis, pekan lalu.
Menurut dia, pada saat tender BWA 2,3
Ghz tersebut yang dimaksudkan adalah
teknologi WiMax 16.d, sehingga untuk bisa
menerapkan teknologi WiMax 16.e, harus
dilakukan tender lagi. (BISNIS/SEP)
Telkomsel targetkan 115 juta pelanggan
OLEH SEPUDIN ZUHRI &
JUNAIDI HALIK
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Operator teleko mu-
ni kasi PT Telkomsel menargetkan
dapat memperoleh pelanggan pa-
da tahun ini sebanyak 115 juta
pe langgan. Pelanggan operator
anak perusahaan PT Telkom Tbk
tersebut pada 2010 tidak mencapai
100 juta pelanggan.
Direktur Utama Telkomsel Sar-
woto Atmosutarno mengatakan
Tel komsel mengharapkan adanya
pe nambahan pelanggan hingga
lebih dari 100 juta pada tahun
ini.
“Kami menargetkan lebih da-
ri 100 juta pelanggan, target pe-
langgan kami pada tahun ini
se banyak 115 juta pelanggan,”
ujar nya seusai acara Kerja Sama
Telkomsel-Google dalam Layanan
Business Connect, akhir pekan
lalu.
Dia menegaskan optimistis
de ngan target penambahan pe-
langgan pada tahun ini hingga
da pat mencapai 115 juta. Menurut
dia, masih banyak hal yang harus
diperbaiki untuk dapat mencapai
target tersebut seperti dari sisi
merek (branding) dan distribusi.
“Yang paling penting dapat
mem buat pelanggan lebih tertarik
seperti customer experience
[penga laman pelanggan].”
Pertumbuhan pendapatan
Tel komsel pada 2010, kata dia,
sekitar 5% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya.
Sementara itu, operator itu,
lanjutnya, me nargetkan per-
tumbuhan pen da patan 10% pada
2011.
Ketua Umum Asosiasi Tele ko-
mu nikasi Indonesia (ATSI) itu
me nambahkan pertumbuhan
pen dapatan pada tahun ini akan
mengikuti pertumbuhan industri
telekomunikasi yaitu sekitar
10%.
Dia mengakui jika pertumbuhan
pelanggan pada tahun lalu ti-
dak begitu banyak yang juga
di alami oleh operator lainnya.
“Ha nya ada 1 atau 2 [operator]
sa ja yang istimewa [kinerja pa-
da 2010], hampir semua suffer
[memburuk].”
Menurut Sarwoto, belanja mo-
dal (capital expenditure) Tel kom-
sel pada tahun ini sekitar Rp10,5
triliun yang akan digunakan
untuk pengembangan broadband
sebesar 60%.
Pengembangan broadband ter -
se but, kata dia, dengan mem ba-
ngun sebanyak 4.000 base trans-
ceiver station (BTS) pada tahun
ini. Pengembangan jaringan itu
di utamakan untuk jaringan 3G,
se dangkan jaringan 2G, ka ta
dia, hanya akan ditambah ka pa-
sitasnya saja.
Selain itu, operator tersebut
me nargetkan pencapaian 40 kota
broadband (broadband city).
Hing ga 2010, Telkomsel telah
me resmikan 25 city broadband,
sehingga tahun ini ditargetkan
ber tambah sebanyak 15 kota
broadband untuk mencapai target
40 kota broadband.
Operator sulit
dongkrak
pelanggan
OLEH SEPUDIN ZUHRI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pelanggan ope-
rator telekomunikasi yang
di perkirakan mencapai
227,6 juta pelanggan pa da
2010, menyebabkan ope-
ra tor semakin sulit dalam
me ningkatkan jumlah pe-
lang gan selama tahun ini.
Senior Market Analyst
Bi dang Telekomunikasi
PT International Data Cor-
po ration (IDC) Indonesia
Rizki Muhammad Rid-
wan mengatakan jum lah
penduduk yang te lah me-
miliki simcard d i per kirakan
sebanyak 70% dari jumlah
penduduk di Tanah Air.
“Sebenarnya masih ada
pe luang operator untuk me-
nambah pelanggan, karena
masih ada 30% penduduk
yang dikurangi dengan ba-
lita [umur di bawah 5 ta-
hun] yang akan menjadi
pa sar baru bagi operator,”
ujarnya kepada Bisnis ke-
marin.
Dia menambahkan po-
tensi pelanggan sebanyak
30% penduduk (dikurangi
dengan balita dan lansia)
terdapat di daerah perdesaan
dan luar Pulau Jawa.
Operator, kata dia, dapat
melakukan langkah untuk
tujuan jangka panjang de-
ngan memperluas ja ringan.
Namun, dalam jang ka
pen dek, lanjutnya, ope-
ra tor harus mulai fokus
melakukan analisis tingkah
laku (behaviour) masing-
masing segmen pelanggan,
sehingga dapat mengetahui
kebutuhan pelanggan.
“Bahkan idealnya, ope-
rator menganilisis setiap
pelanggannya bukan per
segmen pelanggan, se-
hingga benar-benar me ma-
hami perilaku dan mengerti
kebutuhan pelanggan.”
Dia berpendapat dengan
mengetahui kebutuhan pe-
langgan, operator dapat
mem berikan pelayanan
se suai dengan kebutuhan.
Hal itu, kata dia, akan men-
ciptakan pelanggan yang
loyal, sehingga kecil ke-
mungkinan berpindah ke-
pada operator lain.
Rizki menuturkan per-
tumbuhan industri tele ko-
munikasi pada tahun ini
akan lebih rendah di ban-
dingkan dengan tahun lalu.
Menurut dia, tingkat per-
pindahan pelanggan (churn
rate) pada tahun ini akan
le bih kecil dibandingkan
de ngan tahun lalu yang
ma sih mencapai 15%.
Dia memperkirakan
churn rate pada tahun ini
sekitar 10%-12%. Pe nu-
runan churn rate itu, kata
dia, karena pelanggan mu-
lai memahami layanan yang
diberikan oleh masing-ma-
sing operator dan mulai
menunjukan loyalitas pada
operator tertentu.
“Pelanggan sudah mu-
lai dewasa, sehingga ti dak
lagi tergoda dengan pe-
rang tarif. Demikian ju ga
dengan operator yang ke-
mungkinan pada tahun ini
mengurangi strategi perang
tarif,” jelasnya.
Jumlah pelanggan dari 9
operator seluler baik pada
2010 diperkirakan sebanyak
227,6 juta pelanggan.
Artinya tingkat penetrasi
mencapai 95,8% dari jum-
lah penduduk berdasarkan
sensus Badan Pusat Statistik
2010 sebanyak 237,6 juta.
Pemerintah undang
RIM hari ini
Model bisnis & komitmen mematuhi aturan jadi sorotan
OLEH SEPUDIN ZUHRI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Kementerian
Komunikasi dan Infor-
ma tika dijadwalkan ber-
te mu dengan prinsipal
BlackBerry Research in
Motin (RIM) dan enam
operator yang menjadi
mitra dari ven dor tersebut
pada hari ini.
Pelaksana Harian (Plh) Dirjen
Sum berdaya dan Perangkat Pos dan
Informatika Kementerian Ko min-
fo Muhammad Budi Setiawan
me ngatakan Menteri Kominfo
Tifatul Sem biring akan bertemu
dengan pe tinggi dari RIM untuk
membahas ko mitmen vendor asal
Kanada ter se but.
“Kami akan bertemu untuk
mem bahas soal RIM ini pada hari
ini bersama dengan operator dan
petinggi dari RIM. Kami akan
meminta kejelasan dan komitmen
RIM dalam berbisinis di Indonesia
diantaranya beberapa hal yang
selama ini menjadi tuntutan dari
pe merintah,” ujarnya kepada Bis-
nis kemarin.
Dia menjelaskan dalam per te -
muan tersebut pihaknya ingin men-
dapatkan penjelasan dari RIM soal
model bisnisnya di Indonesia dan
ko mitmen dari vendor itu untuk
me menuhi beberapa permintaan
da ri pemerintah. “Kami akan men-
de ngarkan pen je lasan dari RIM,
hing ga kapan RIM akan memenuhi
permintaan kami.”
Beberapa tuntutan dari pemerintah
kepada RIM di antaranya soal pem-
ba ngunan data center di Indonesia,
pemblokiran situs negatif, dan soal
perpajakan.
Budi memaparkan soal pem blokir-
an konten pornografi bukan hal yang
utama, tetapi kasus tersebut yang le-
bih mudah untuk diminta kepada
vendor tersebut.
“Ini [permintaan filter situs porno]
untuk membuka jalan, sebenarnya
keinginan utama kan soal model
bis nis RIM di Indonesia seperti ke-
wajiban-kewajiban yang harus di-
penuhi, soal perpajakan, data center,
dan lainnya.”
Menurut dia, Kominfo tidak mem-
persoalkan soal pro dan kontra di
masyarakat akibat pernyataan dari
Kementerian Kominfo yang akan
mem blokir layanan telekomunikasi
dari RIM, jika perusahaan tersebut
tidak memenuhi permintaan yang
diminta oleh pemerintah.
Menurut dia, pertemuan tersebut
dimaksudkan untuk meminta keje-
lasan bisnis model RIM di Indonesia
seperti soal ketentuan regulasi yang
harus dipatuhi, status bisnis RIM,
serta kewajiban-kewajiban lainnya.
Dengan sikap tegas dari Kominfo,
kata dia, telah mendorong instansi
lain seperti Ditjen Pajak Kementerian
Keuangan, Badan Koordinasi dan Pe-
nanaman Modal, dan Komisi Pem-
berantasan Korupsi serta Badan Le-
gislatif.
Menurut dia, berdasarkan data di
BKPM, selama ini RIM Indonesia ha-
nya sebagai perusahaan jasa layanan
konsultasi. “Sama sekali belum ada
perpajakan yang diberikan dari
RIM.”
Dia menuturkan pihaknya telah
mendesak RIM untuk memenuhi
be berapa ketentuan tersebut sejak
kementerian itu masih dinakhodai
Mu hammad Nuh. “Sejak lama per-
mintaan itu, tetapi RIM seolah-olah
mengundur waktu, istilahnya itu
buying time.”
Pada kesempatan BlackBerry De-
ve loper Conference Asia 2011 di Ba-
li International Convention Expo
pa da 13-14 Januari, pihak RIM
mem pertegas jika pihaknya bukan
termasuk penyelenggara jasa internet
atau internet services provider (ISP),
sehingga tidak memiliki kewajiban
seperti halnya ISP lainnya.
RIM tidak mengeluarkan per-
nya taan tegas soal permintaan pe-
me rintah untuk membangun pusat
data, karena pihaknya memilih
untuk me lakukan pendekatan
edukatif.
Menurut Budi, pihaknya di-
un dang dalam acara BlackBerry
Devcon Asia 2011 tersebut, tetapi
enggan untuk ha dir, karena akan
dibahas pada hari ini.
“Pak Menteri masih di Kuala
Lumpur, saya pun diundang
[Black Berry Devcon Asia 2011],
te tapi biarkan saja mereka [RIM]
bersenang-senang, nanti akan ber te-
mu pada hari ini,” ujarnya.
Dia menambahkan pelanggan
Black Berry di Indonesia cukup sig ni-
fikan lebih dari 2 juta pengguna atau
3,7% dari total pelanggan RIM di
dunia yang mencapai 55 juta peng-
gu na.
Jika RIM tidak bersedia untuk
di kategorikan sebagai ISP, kata
Budi, maka tidak dapat diminta
untuk memenuhi kewajiban seperti
operator lainnya.
“Kami harus memaksa [RIM],
apa yang bisa dilakukan oleh dia.”
(sepudin.zuhri@bisnis.co.id)
Jumlah pelanggan
BlackBerry di Indonesia*
Operator Akhir 2009 Akhir 2010
Telkomsel 150.000 960.000
XL 225.000 750.000
Indosat 200.000 750.000
Sumber: berbagai sumber diolah
Ket.: *) belum termasuk pelanggan Hutchison
CP Telecommunication (Tri), Natrindo
Telepon Seluler (Axis), dan Smart Telecom.
TRANSPORTASI & LOGISTIK Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 i4
DATA KAPAL
PENETAPAN RENCANA ALOKASI TAMBAT KAPAL DAN KEGIATAN BONGKAR MUAT PELABUHAN TANJUNG PRIOK PERIODE 16–17 JANUARI 2011
Nama kapal Pelayaran
PBM Rencana No Pelabuhan Rencana
bendera agen Sandar KADE
Asal Tujuan
keluar
Tgl/Jam-Mnt Tgl/Jam-Mnt
Luar Negeri
MULTIMODA
HMASPIRIE.............................................................DISSYAHALLANTAMALIII. .................................................. - ................................16/01/11-09:00.................................KADE115(DSB)...................................DARWIN/AUSTRALIA........................................JAKARTA..............................................................16/01/11 12:00
HMAS. LAUNCESTON.........................................DISSYAHALLANTAMALIII. .................................................. - ................................16/01/11-12:00..................................KADE115(DSB)...................................DARWIN/AUSTRALIA........................................JAKARTA..............................................................16/01/11 15:00
JADETRADER.MV...............................................DJAKARTALLOYD................................................................... UST3.........................15/01/11-11:00....................................KADE301...............................................SINGAPORE...........................................................PANJANG.............................................................16/01/11 11:00
AMPDIAMOND.MV..............................................GESURI LLOYDPT.................................................................... ANTA ........................15/01/11-17:00...................................KADE303.............................................SINGAPORE...........................................................SINGAPORE.........................................................17/01/11 10:00
ACXCRYSTAL. MV...............................................NYKLINEINDONESIA.PT..................................................... - ...................................15/01/11-11:30....................................UTPKI BARAT....................................PORTKELANG/MALAYSIA............................SINGAPORE.........................................................16/01/11 19:00
SETTSU. MV............................................................NYKLINEINDONESIA.PT..................................................... - ...................................15/01/11-10:00..................................KADEUTPKIII.....................................SINGAPORE...........................................................SINGAPORE.........................................................16/01/11 19:00
EASTERNFORTIS. MV.......................................SAMUDERASUKSESMAKMUR. PT................................. BFM...........................15/01/11-09:30.................................KADEBOGASARI ..............................CIGADING...............................................................KUNSAN/KOR.....................................................22/01/11 08:00
VIBEKE. MV.............................................................ARPENI PRATAMAOCEANLINESTBK. PT.................. BKJ ...........................15/01/11-11:00....................................Car Terminal 2.....................................SINGAPORE...........................................................SINGAPORE.........................................................16/01/11 05:00
CL.3001.BG..............................................................CAMARLAUT.PT........................................................................ SUP ...........................15/01/11-08:00................................KADE001/002....................................PALEMBANG.........................................................PALEMBANG.......................................................17/01/11 10:00
SUMBERBAHAGIA- 7KM*............................ALEXINDOYAKINPRIMAPT. .............................................. PNP ...........................15/01/11-09:00.................................DERMAGA004.PNP........................BATAM......................................................................JAKARTA..............................................................16/01/11 08:00
MERCURYJADE. KM..........................................WAHANABARUNAKHATULISTIWA................................ MKS ..........................15/01/11-10:00..................................KADE004U.........................................PONTIANAK..........................................................PONTIANAK........................................................16/01/11 23:59
JAKARTAFORTUNE. Ex.JOWO.....................INDONESIANFORTUNELLYODPT. .................................. TO02 ........................14/01/11-21:00..................................KADE105..............................................BATAM......................................................................BATAM....................................................................16/01/11 15:00
SAHABAT. KM* Ex=LEV2=...............................BUKITMERAPINNUSTR.LINES. PT................................. TO02 ........................16/01/11-04:00................................KADE107...............................................PANGKALBALAM..............................................PANGKALBALAM............................................16/01/11 10:00
SALVIA.KM...............................................................BUKITMERAPINNUSTR.LINES. PT................................. TO02 ........................16/01/11-06:00.................................KADE107...............................................PANGKALBALAM..............................................PANGKALBALAM............................................16/01/11 15:00
LUMOSOBAHAGIA.KM......................................TANTOINTIMLINEPT............................................................. TO02 ........................15/01/11-18:00..................................KADE111..................................................PONTIANAK..........................................................PONTIANAK........................................................16/01/11 23:00
LUMOSOGEMBIRA. MV.....................................TANTOINTIMLINEPT............................................................. TO02 ........................15/01/11-17:00...................................KADE111/112..........................................PONTIANAK..........................................................PONTIANAK........................................................17/01/11 16:00
APODA. MT..............................................................PERTAMINAPERKAPALAN................................................. - ...................................15/01/11-08:00................................KADEPMBII........................................TELUKSEMANGKA...........................................TELUKSEMANGKA.........................................17/01/11 23:00
CTPDELTA. KMEX. SIAU..................................CARAKATIRTAPERKASA.PT............................................. - ...................................15/01/11-06:00.................................KADE009.............................................MAKASSAR/U.PANDANG...............................MAKASSAR/U.PANDANG.............................16/01/11 08:00
LABOBAR.KM.........................................................PELNI PT........................................................................................ - ................................14/01/11-14:00..................................KADETP/106.......................................TANJUNGPERAK/SUB...................................BAUBAU...............................................................15/01/11 13:30
FERRINDO5. KMP*.............................................MITRAANUGRAHSAMUDRA. PT..................................... TO02 ........................14/01/11-20:30.................................KADE108..............................................BANJARMASIN/KALSEL................................BALIKPAPAN......................................................15/01/11 08:00
NORDSWAN.MT....................................................ANDHIKALINESPT. ................................................................. TO02 ........................14/01/11-23:30.................................KADE115(DSB)...................................DAVAO/PHILIPIN.................................................SINGAPORE.........................................................17/01/11 08:00
MERATUSSPIRIT- 1. MVEX. TIPO...............MERATUSLINE.PT.................................................................... - ...................................14/01/11-11:30....................................KADE305.............................................BELAWAN/MES...................................................BELAWAN/MES..................................................16/01/11 16:00
CTPDELTA. KMEX. SIAU..................................CARAKATIRTAPERKASA.PT............................................. - ...................................14/01/11-23:00.................................UTPKI BARAT....................................MAKASSAR/U.PANDANG...............................MAKASSAR/U.PANDANG.............................15/01/11 07:00
APLTOPAZ. MV....................................................APLINDONESIAPT. ................................................................. - ...................................15/01/11-02:00.................................UTPK.I.UTARA.....................................SINGAPORE...........................................................SINGAPORE.........................................................16/01/11 13:00
Pindah Sandar:
RENCANA SANDAR KAPAL
Jakarta International Container Terminal (JICT)
Vessel Pelayaran/Agen ETA ETD
MEDCORAL .................................CMA........................................16-Jan .............17-Jan
CMA CGM AEGEAN....................CMA........................................16-Jan .............17-Jan
STADT ROSTOCK.......................CMA........................................16-Jan .............17-Jan
CAPE NORMAN..........................CSCL.......................................16-Jan .............17-Jan
CAPE FLORES ............................OOCL ......................................16-Jan .............17-Jan
MARTAPURA RIVER .................MERATUS ..............................17-Jan..............18-Jan
STX DALIAN................................STX PAN OCEAN..................17-Jan..............18-Jan
LAUTAN MAS..............................WHL........................................17-Jan..............18-Jan
UNI POPULAR............................EVER ......................................18-Jan .............19-Jan
LINTAS MAHAKAM....................WSP ........................................18-Jan .............19-Jan
TMS JADE ...................................TMS.........................................18-Jan .............19-Jan
VICTORIA TRADER....................SDL .........................................18-Jan .............19-Jan
CAPE FRANKLIN........................CMA........................................19-Jan .............20-Jan
SILS ..............................................COSCO....................................19-Jan .............20-Jan
MEAD PEARL..............................MSL.........................................19-Jan .............20-Jan
CAPE FARO.................................MSL.........................................19-Jan .............20-Jan
KOTA HARTA ..............................PIL...........................................19-Jan .............20-Jan
SINAR SUMBA............................SI .............................................19-Jan .............20-Jan
YM INITIATIVE............................YML ........................................19-Jan .............20-Jan
COSCO DAMMAM.......................COSCO....................................20-Jan ............21-Jan
ANDERSON BRIDGE..................K'LINE ....................................20-Jan ............21-Jan
FE YUN HE..................................COSCO....................................21-Jan .............22-Jan
ITAL ONORE................................WHL........................................21-Jan .............22-Jan
TMS JADE ...................................TMS.........................................21-Jan .............22-Jan
AS VENUS...................................MOL ........................................16-Jan .............17-Jan
CAPE MARTIN............................OOCL ......................................16-Jan .............17-Jan
BF COPACABANA......................SINOKOR/GOLDSTAR..........17-Jan..............18-Jan
KMTC SHANGHAI ......................KMTC......................................18-Jan .............19-Jan
MSC PALERMO...........................MSC.........................................18-Jan .............19-Jan
MSC RUGBY................................MSC.........................................19-Jan .............20-Jan
ASIAN GYRO...............................NYK LINE...............................19-Jan .............20-Jan
SETTSU........................................NYK LINE...............................22-Jan.............23-Jan
HANJIN NHAVA SHEVA............HANJIN/HEUNG-A...............22-Jan.............23-Jan
AS VENUS...................................MOL ........................................23-Jan.............24-Jan
(K1)
(K1)
Terminal Petikemas Koja
Dalam Negeri:
Medan jadi hub AirAsia
JAKARTA: Maskapai
Indonesia AirAsia meresmikan
Medan sebagai pengumpul
(hub) penumpang di pasar
Indonesia, menyusul pem-
bukaan rute internasional Medan-Bangkok
pada 15 Januari 2011.
Presiden Direktur IAA Dharmadi menga-
takan Medan merupakan kota yang meng-
alami perkembangan pesawat di sejumlah
sektor, sehingga menjadi pasar yang poten-
sial untuk rute domestik maupun interna-
sional.
“Hal tersebut merupakan salah satu
alasan mengapa IAA membuka station di
kota terbesar ketiga di Indonesia ini. Medan
menjadi pasar yang sangat potensial, bagi
maskapai penerbangan kami, terutama
dalam hal jumlah penumpang,” katanya
dalam siaran pers kemarin. (BISNIS/RAY)
Tarif bus diusulkan naik
BANDUNG: Organisasi Peng-
usaha Nasional Angkutan Ber-
motor di Jalan (Organda) tengah
menyusun penyesuaian tarif bus
umum kelas ekonomi menyusul
inflasi yang terjadi pada 2010 sebesar
6,96%, yang dan prediksi masih adanya
tekanan inflasi pada tahun ini sebesar 7,2%—
7,5%.
Sekjen Organda Ardiansyah mengemuka-
kan pada tahun kemarin beban biaya pro-
duksi angkutan bus memang mengalami ke-
naikan akibat desakan sejumlah faktor.
“Apalagi pada tahun ini pun masih akan
terjadi tekanan inflasi sehingga berpeluang
menaikkan terus biaya produksi angkutan
bus. Kami tentu akan melakukan evaluasi,”
katanya Sabtu, 15 Januari. (BISNIS/K45)
KA perlu dana Rp8 triliun
JAKARTA: Kebutuhan Direk-
torat Jenderal (Ditjen) Perke-
retaapian Kementerian Per-
hubungan untuk pembangunan
infrastruktur kereta api (KA) pa-
da 2011 mencapai Rp8 triliun.
Menurut Sekretaris Ditjen Perkeretaapian
Nugroho Indrio, tahun ini Ditjen Perkereta-
apian hanya menerima anggaran dari pe-
merintah sebesar Rp4,6 triliun, padahal da-
na yang diajukan oleh pihaknya mencapai
Rp8 triliun.
“Dana tersebut akan kita gunakan untuk
meningkatkan dan mengembangkan sarana
perkeretaapian,” ujarnya pekan lalu. (BISNIS/18
Mandala belum lempar handuk
4 Calon investor berebut masuk
Dermaga V Merak belum dioptimalkan
OLEH TULARJI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Operator penye-
berangan di lintasan Merak—
Bakauheni belum bisa memanfa-
atkan secara optimal dermaga V
pelabuhan Merak, Banten me-
nyusul belum rampungnya pro-
yek pengerjaan dermaga V Ba-
kauheni di Lampung.
Ketua Dewan Pengurus Cabang
Gabungan Pengusaha Angkutan
Sungai, Danau dan Penyeberang-
an (Gapasdap) Merak Togar Napi-
tupulu mengatakan operasional
dermaga V masih menunggu der-
maga V di Bakauheni rampung.
Menurut dia, pengerjaan pro-
yek dermaga V Bakauheni itu
masih rampung.
“[Dermaga V Merak] Masih
menunggu yang di Bakauheni di-
operasikan. Di Merak belum bisa
dioperasikan secara maksimal,”
katanya kepada Bisnis, pekan
lalu.
Operasional penyeberangan
dari Merak sejauh ini sudah di-
dukung oleh empat dermaga, se-
dangkan di Bakauheni juga
empat dermaga meskipun satu
dermaga mengalami kerusakan
berat sehingga tidak semua ka-
pal bisa sandar di dermaga terse-
but.
Untuk mengantisipasi lonjakan
pengguna jasa, Kementerian Per-
hubungan (Kemenhub) mereali-
sasikan pembangunan dermaga
V Merak yang kini sudah ram-
pung dan siap dioperasikan serta
dilanjutkan dengan membangun
dermaga V di Bakauheni.
Menurut rencana, Kemenhub
akan mengoperasikan dermaga V
tersebut untuk melayani penum-
pang dan kendaraan dengan level
services yang lebih baik, sedang-
kan kapal yang dioperasikan me-
miliki kecepatan 17 knot atau
melebihi kapal yang saat ini su-
dah beroperasi.
Wiratno, Direktur Lalu Lintas
Angkutan Sungai, Danau dan
Penyeberangan (LLASDP) Ditjen
Perhubungan Darat Kementerian
Perhubungan, mengatakan ren-
cana penambahan armada itu be-
lum diputuskan.
Menurut dia, kementeriannya
lebih fokus pada upaya penyele-
saian proyek pengerjaan proyek
dermaga V Merak dan Bakauheni
guna membantu pemerintah da-
lam mempercepat arus barang
dan penumpang.
“Belum diputuskan, sekarang
masih dikaji,” katanya belum
lama ini.
OLEH RAYDION SUBIANTORO
Wartawan Bisnis Indonesia
“Jangan pesimistis
terhadap Mandala.” Itu-
lah statement pertama
Diono Nurjadin, setelah
Presiden Direktur
Mandala itu tampil di
depan publik Rabu, 12
Januari, saat mengu-
mumkan rencana
penghentian operasi
mulai Kamis pekan lalu.
D
alam percakapan
dengan Bisnis
kemarin, Presiden
Direktur Mandala
Diono Nurjadin
menegaskan dalam
2 minggu ke depan, pihaknya
sudah menggandeng investor
baru untuk keberlangsungan hi-
dup perusahaan.
Setelah investor baru memas-
tikan bergabung, Mandala lang-
sung melakukan konsolidasi.
Lalu, rencana beroperasi kembali
ditargetkan dalam waktu kurang
dari 45 hari sejak setop operasi
pada 13 Januari.
Terkait utang sebesar Rp800
miliar, Diono mengatakan in-
vestor baru tidak memiliki kewa-
jiban untuk melunasinya.
“Mereka tak menanggung utang.
Utang akan direstrukturisasi
dengan para kreditur,”
tegasnya.
Apakah utang juga akan
dikonversi ke kepemilikan
saham? Diono belum bisa
memastikan.
Yang jelas, menurut ren-
cana hari ini Pengadilan
Negeri Jakarta Pusat akan
menggelar sidang terkait per-
mohonan penundaan kewa-
jiban pembayaran utang
(PKPU) maskapai berkode
penerbangan RI itu.
Terlepas soal utang itu,
Diono menceritakan saat ini
ada empat perusahaan yang
siap menyuntikkan dana
segar ke perusahaan untuk
pengembangan keselu-
ruhan, seperti pembelian
dan sewa pesawat.
“Perusahaan itu ada yang
lokal dan asing. Belum bisa
disebutkan apakah yang
bergabung nantinya satu perusa-
haan atau lebih. Tunggu 2 ming-
gu lagi, sudah ada investor
baru,” katanya kemarin.
Diono masih belum mau meng-
ungkapkan siapa empat calon in-
vestor baru itu dengan dalih pro-
ses negosiasi masih berlangsung.
Satu nama yang sempat men-
cuat sebagai investor adalah per-
usahaan tambang yang dipimpin
pengusaha ternama di negeri ini.
Namun, Diono dengan jelas
membantahnya.
“Bukan. Itu bukan, tidak ter-
masuk calon investor,” jelasnya.
Mengenai keberlangsungan
Indigo Partners di perusahaan,
Diono belum bisa memastikan
apakah nantinya perusahaan
asal AS itu akan tetap ada seba-
gai pemegang saham atau tidak.
Yang bisa ditangkap dari
perbincangan dengan Diono
adalah empat perusahaan itu
menawarkan diri sebagai calon
investor, bukan Mandala yang
meminta mereka datang.
“Kami sedang melihat
penawaran-penawaran itu.
Cardig juga akan me-
nerima jika seandainya
menjadi minoritas. Ber-
gantung pembahasan,”
paparnya.
Cardig International
yang dipimpin Diono me-
rupakan pemegang terbe-
sar di Mandala, dengan
porsi 51%. Adapun, 49%
sisa saham dikuasai Indigo
Partners.
Kedua perusahaan kini
tidak rukun lagi. Dirjen
Perhubungan Udara Ke-
menterian Perhubungan
Herry Bakti Singayuda
Gumay mengungkapkan
kalau Indigo sudah tidak
ingin menyuntikkan dana
lagi untuk Mandala.
Indigo sendiri sebetul-
nya merupakan perusa-
haan yang bisa dibilang
berpengalaman di dunia pener-
bangan, karena memiliki saham
di beberapa maskapai seperti
Tiger Airways (Singapura), dan
beberapa lainnya.
Pilot diincar
Saat ini, sejumlah maskapai
nasional sudah kebablasan,
menganggap Mandala sudah
benar-benar tutup. Padahal,
maskapai yang didirikan 17
April 1969 belum ‘melempar
handuk’ dan berusaha untuk
bangkit lagi dalam 2 minggu ke
depan.
Namun, beberapa maskapai
berniat merekrut pilot Mandala,
selain mengambil alih rute
penerbangannya.
Keinginan sejumlah maskapai
itu tidak salah karena didasari
naluri bisnis, apalagai pasar
penerbangan Indonesia yang
terus berkembang pesat terma-
suk pada tahun ini.
SDM Mandala juga bisa dibi-
lang sebagai salah satu yang ter-
baik di negeri ini. Tidak lain ka-
rena Mandala merupakan
maskapai pengharum dunia
penerbangan Indonesia di mata
internasional dengan prestasinya
lolos daftar hitam Uni Eropa.
Bagaimanapun setop operasi
Mandala merepotkan semua
pihak, termasuk masyarakat
yang sudah membeli tiket.
Calon penumpang itu harus
menghabiskan waktu sia-sia un-
tuk mengajukan pengembalian
uang tiket. Sialnya, uang tiket
tidak bisa langsung dikembalikan,
harus menunggu beberapa hari ke
depan setelah pengajuan refund.
Kasus setop operasinya Man-
dala bisa menjadi pelajaran bagi
dunia penerbangan Indonesia.
Dari sisi baik atau buruknya
penanaman modal asing, fungsi
pengawasan oleh pemerintah, dan
penanganan dampak dari maska-
pai yang memutuskan berhenti
terbang. (raydion@bisnis.co.id)
Profil layanan penerbangan
Mandala Airlines
Parameter Keterangan
Pemegang saham
• Cardig International (RI) 51%
• Indigo Partners (AS) 49%
Kepemilikan pesawat *)
• Milik sendiri -
• Sewa 5
Tipe pesawat
• Airbus A319 2
• Airbus A320 3
Rute penerbangan
• Domestik Medan, Pekanbaru, Batam,
Pangkal Pinang, Padang, Beng-
kulu, Jakarta, Semarang, Yog-
yakarta, Surabaya, Denpasar,
Kupang, Tarakan, Balikpapan,
Banjarmasin,
• Internasional Singapura, Macau, Hong Kong
Sumber: Data Mandala Airlines, diolah
Ket: *) posisi terakhir sebelum ditarik pihak lessor
TRANSPORTASI & LOGISTIK Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 i5
TRANSIT
Laba PT Pos turun 11,6%
JAKARTA: PT Pos Indonesia membukukan
laba sebelum diaudit sebesar Rp76 miliar
dari total pendapatan sekitar Rp3 triliun
pada 2010 atau turun sekitar 11,6%
dibandingkan laba pada 2009 yang sebesar
Rp86 miliar.
Direktur Bisnis dan Pemasaran PT Pos Setyo
Riyanto mengatakan laba BUMN itu pada 2010
masih jauh dari target yang ditetapkan, yaitu
Rp137 miliar.
Menurut dia, tak tercapainya laba tersebut
karena PT Pos banyak mengeluarkan dana untuk
investasi dalam pembangunan infrastruktur.
“Tahun lalu, kami fokus pada perbaikan sarana
dan prasarana, sehingga dana kita banyak habis
di situ,” ujarnya kepada Bisnis pekan lalu.
Setyo mengatakan salah satu peningkatan
prasarana yang dilakukan oleh PT Pos pada 2010
yaitu pembangunan outlet baru sebanyak 400
unit di berbagai wilayah di Indonesia.
Keterangan Jumlah
Omzet Rp3 triliun
Laba Rp76 miliar
Sebaran 3.500
kantor pos
Kinerja PT Pos
Indonesia 2010
Sumber: Data PT Pos Indonesia, diolah BISNIS/18/HUSIN PARAPAT
Kargo di Juanda akan naik
SURABAYA: Gabungan Forwarder dan
Ekspedisi Indonesia (Gafeksi) Perwakilan
Khusus Bandar Udara Juanda memprediksi
arus kargo di bandara itu, baik domestik
maupun internasional, naik 10% tahun ini.
Ketua Gafeksi Sigit Pramudya mengatakan
permintaan pada sejumlah komoditas eks-
por dan impor, baik barang jadi maupun
setengah jadi akan naik seiring dengan
tingkat konsumsi yang juga meninggi.
“Diperkirakan akan menembus angka
10% atau naik 500 ton per bulan pada
2011,” katanya kepada Bisnis kemarin.
Saat ini, pada penghitungan per Desember
2010, volume kargo penerbangan mencapai
2.500 ton per bulan dengan tujuan ke
Surabaya (arus masuk), sedangkan pada
arus keluar hanya membukukan angka
1.800 ton per bulan.
“Tahun ini, Gafeksi menargetkan kenaik-
an sebanyak 500 ton setiap bulan,” kata-
nya.
Sigit mengatakan tumbuhnya penerbang-
an domestik, lanjutnya, juga akan meme-
nga ruhi kenaikan. (BISNIS/K21)
BM impor kapal 5% beratkan operator
Harga kapal galangan lokal lebih mahal 17 %
OLEH TULARJI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Kamar Dagang
dan Industri (Kadin) meminta
pemerintah menunda pember-
lakuan Peraturan Menteri
Keuangan (Permenkeu) No.
241/PMK.011/2010 guna
mendong krak kinerja pereko-
nomian nasional pascakrisis
ekonomi 2008.
Ketua Komite Tetap Perhubungan Laut
Kadin Carmelita Hartoto mengatakan
dalam sejumlah pertemuan, sektor usaha
banyak yang meminta agar pemberlakuan
Permenkeu yang mengenakan bea masuk
(BM) atas impor barang modal itu ditunda.
Pemberlakuan Permenkeu No. 241 itu
akan mengganggu upaya mendongrak
kinerja perekonomian nasional. “Banyak
sektor usaha yang meminta pemberlakuan
ketentuan ini ditunda, termasuk sektor
transportasi laut,” katanya seusai rapat
yang membahas masalah Permenkeu No.
241 di Kemenkeu, pekan lalu.
Pekan lalu, Indonesian National
Shipowners’ Association (INSA) juga
meng gelar pertemuan dengan anggota
asosiasi yang membahas ma salah penge-
naan BM atas impor kapal niaga sebesar
5% dari harga kapal.
Dalam pertemuan itu, operator kapal
meminta agar pengenaan BM atas impor
kapal dibatalkan atau ditunda, salah satu-
nya karena masih terbatasnya kapasitas
galangan di dalam negeri dalam mem-
produksi kapal-kapal berkapasitas angkut
besar.
PMK No.241 tentang perubahan keem-
pat atas Peraturan Menteri Ke uangan No.
110/PMK.010.2006 tentang Penetapan
Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan
Tarif Bea Masuk atas Barang Impor dinilai
akan memperlambat pengadaan kapal
niaga nasional.
Presiden Direktur PT Bulk Carrier
Indonesia Djoni Sutji mengatakan peng-
adaan kapal semakin berat di lakukan
operator akibat pengenaan BM tersebut.
“Padahal saat ini harga kapal pro duk
dalam negeri jauh lebih mahal hingga
17% dibandingkan dengan kapal impor,”
tegasnya.
Dengan pengenaan BM tersebut, harga
kapal produk impor diperkirakan akan
lebih mahal hingga 22% dibandingkan
dengan produk dalam negeri.
“Ini dilema buat pelayaran niaga nasio-
nal, padahal sekarang kondisi pelayaran
masih pada tahap recovery [pemulihan],”
katanya.
Djoni berpendapat pengenaan BM atas
impor kapal akan memperlemah daya
saing angkutan laut nasional dan berpo-
tensi menghambat upaya pengusaha
nasional memenuhi kebutuhan kapal off-
shore (lepas pantai) berskala besar.
Langgar UU
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi
dan Keanggotaan Dewan Pengurus Pusat
Indonesian National Shipowners’
Association (INSA) Paulis A. Djohan
mengatakan pengenaan BM impor kapal
niaga 5% itu tidak sesuai dengan UU No.
17 tahun 2008 tentang Pelayaran.
Dia menjelaskan UU 17 tahun 2008
mengamanatkan kepada 13 departemen/
kementerian untuk memberikan dukung-
an dan kemudahan bagi pengembangan
kekuatan armada nasional nasional ber-
bendera Indo nesia dalam rangka cabotage.
Dukungan itu, antara lain berupa keter-
sediaan muatan dalam negeri (cabotage)
dan impor, kemitraan de ngan kontrak ang-
kutan jangka panjang, kemudahan perpa-
jakan, pembiayaan, ansuransi, industri
per kapalan dan ketersediaan bahan bakar.
“Sampai hari ini hampir semua amanat
tersebut tidak berwujud. Sebaliknya yang
terjadi justru ada inkonsistensi pemerintah
itu sendiri. Salah satunya dengan mener-
bitkan Permenkeu tersebut,” ujarnya.
Permenkeu yang diteken Menteri Ke -
uang an Agus Martowardojo dan berlaku
mulai 22 Desember 2010 menyebutkan
im por atas semua jenis kapal niaga dikena-
kan BM sebesar 5% sejak Permenkeu ter-
sebut diberlakukan.
Kapal-kapal itu adalah jenis kapal pesiar,
ekskursi, feri, kargo, tongkang, penarik
atau pendorong, suar, keruk, crane tera-
pung, dok terapung, platform pengeboran
atau alat produksi terapung atau di bawah
air maupun struktur terapung lainnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik
(BPS), realisasi impor kapal, perahu dan
struktur terapung selama periode Januari—
Oktober tahun ini mencapai US$1,62 mili-
ar atau melorot 31,2% dibandingkan de -
ngan pe riode yang sama tahun lalu sebe-
sar US$2,34 miliar.
Di sisi lain, selama periode Oktober
tahun ini, realisasi impor kapal, perahu
dan struktur terapung juga anjlok sebesar
36,2% dari US$145,1 juta pada September
menjadi US$108,9 juta.
Selama 7 tahun terakhir, rekor tertinggi
impor kapal dicapai pada 2009 dengan rea-
lisasi sebesar US$2,702 miliar, sedangkan
rekor terendah terjadi pada 2004 sebesar
US$322,0 juta. (tularji@bisnis.co.id)
Pembatasan truk picu stagnasi pelabuhan
BISNIS INDONESIA
JAKARTA: Kegiatan lo gistik di Pelabuhan
Tan jung Priok terancam terhambat dan
aktivitas jasa kepelabuhanan mengalami
stagnasi jika Pemerintah Provinsi DKI
merealisasikan rencana pembatasan jam
operasional truk bermuatan berat.
Menurut rencana, Pem prov DKI hanya
memperbolehkan truk bermuatan berat
beroperasi pada 22.00—06.00 WIB.
Sof yan Pane, Ketua Ga bungan Per-
usahaan For warder, Logistik dan Eks-
pedisi Indonesia (Gafeksi) DKI Jakarta,
mendesak pem batasan jam operasional
truk dan angkutan pelabuhan itu dikaji
ulang agar roda ekonomi nasional tidak
terganggu.
Saat ini saja, lanjutnya, angkutan pe -
labuhan yang beroperasi penuh selama 24
jam sehari, belum mampu menciptakan
ke lancaran logistik di Pe la buhan Tanjung
Priok.
“Apalagi jika operasio nal angkutan
pelabuhan dibatasi hanya 8 jam se hari, ini
bisa mengaki bat kan pelabuhan stagnasi
dan layanan bongkar muat terganggu,”
ujarnya kepada Bisnis akhir pekan lalu.
Dia menyatakan hal itu menyusul terus
bergulirnya rencana Pemprov yang akan
membatasi angkutan berat di jalan mulai 1
Maret 2011. Ka langan pelaku usaha ke -
pelabuhanan telah me nen tukan sikap ke -
be ratan.
“Yang kami ketahui saat ini rencana
tersebut sedang dibahas di tingkat Menko
Perekonomian,” ujarnya.
Sofyan mengatakan asosiasinya telah
me nyam paikan masukan mengenai hal itu
melalui Kadin DKI Jakarta, de ngan alasan
tingkat ke macetan yang semakin parah di
Ibu Kota saat ini bukan hanya disebabkan
oleh operasional angkut an
pelabuhan, tetapi lebih dise-
babkan minimnya infrastruk-
tur logistik.
“Kalau jadi diberlakukan
ekspor impor dan logistik
antarpulau melalui pelabuhan
Priok terganggu,” paparnya.
Dia menambahkan vo lume
arus barang di Pe labuhan
Tan jung Priok yang mencapai
42 juta ton dan arus peti
kemas 4,7 juta TEUs pada
2010 membutuhkan rata-rata 8000-9000
armada peng angkut barang dan peti
kemas setiap hari di pelabuhan selama
24 jam penuh.
“Tidak bisa dibayangkan jika jam opera-
sional angkutan pelabuhan dibatasi,pada
saat bersama an pelabuhan akan dipadati
angkutan. Akan ba nyak kargo dan petike-
mas yang tidak bisa di bongkar atau di
muat untuk dikeluarkan dari Pelabuhan.
Kondisi ini akan menyebabkan Pe la buhan
stagnasi,” te gas nya.
Menurut data PT Pelabuhan Indonesia
(Pelindo) II, realisasi arus barang umum
melalui dermaga konvensional Pelabuhan
Tanjung Priok selama 2010 mencapai
42.550.835 ton, yang berasal dari ekspor
4.688.161 ton, impor 13.847.954 ton, per-
dagangan antarpulau (bongkar)
14.753.085 ton dan muat 9.261.635 ton.
Jum lah itu naik 4,2% dibandingkan de -
ngan 2009 yang tercatat 40.821.620 ton.
Arus peti kemas 2010 itu berasal dari
Jakarta International Container Terminal
(JICT) 2.095.008 Teus (1.422.319 bok),
TPK Koja 754.592 Teus (496.065 bok), dan
dermaga konvensional 1.865.257 Teus
(1.566.108 bok).
Syukri Siregar, penasihat DPD Organda
Angkutan Khusus Pelabuhan (Angsuspel)
DKI Jakarta, mengatakan saat ini saja
iklim usaha angkutan pelabuhan terjepit
dengan adanya praktik banting tarif ang-
kutan akibat tidak seimbangya supply and
demand.
“Di Jakarta Selatan dan sekitarnya ja -
rang sekali truk angkutan pelabuhan ber-
operasi tetapi kondisi jalan setiap hari
tetap macet. Jadi jangan mengkambinghi-
tamkan angkutan pelabuhan penyebab
kemacetan di Ibu Kota,” ujarnya. (K1)
Arus barang di dermaga konvensional
Tanjung Prio Januari—November 2010
Keterangan Volume (ton) Pertumbuhan
Barang antar pulau 22.860.260 7,5%
Barang impor 12.768.075 18,2%
Barang ekspor 4.533.743 -10,2%
Total 40.162.078 8,2%
Sumber: Data PT Pelindo II,diolah
Perkembangan impor kapal
Tahun Nilai (US$ miliar)
2004 0,32
2005 0,33
2006 1,50
2007 0,54
2008 1,40
2009 2,70
2010* 1,62
Sumber: Sumber: BPS, diolah
Ket: *)sampai posisi Oktober 2010.
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 i7
BAHAN BANGUNAN
BAHAN BANGUNAN
PERANTI KERJA
PROPERTI
RUPA-RUPA
OTOMOTIF
FURNITURE
TEKNIK
TOUR & TRAVEL TEKNIK
HOTEL & RESTORAN
PERJALANAN
SEMINAR & WORKSHOP
BERDIKARI
AGRIBISNIS & WIRAUSAHA Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011 i6
Bengkulu butuh tambahan
enam pabrik kelapa sawit
BENGKULU: Provinsi Bengkulu membu-
tuhkan sekitar enam pabrik pengolahan
buah kelapa sawit baru guna mengakomo-
dasi produksi kelapa sawit petani setem-
pat.
Ricky Gunawan, Kepala bidang Usaha Tani
Dinas Perkebunan Bengkulu, seperti dikutip
Antara pekan lalu, mengungkapkan sekarang
baru ada 13 unit pengolahan kelapa sawit
dengan kapasitas 30 ton per jam hingga 60 ton
per jam. Enam pabrik baru itu akan dibangun di
Kabupaten Kaur, Bengkulu Tengah, Seluma,
Bengkulu Utara, dan Mukomuko. Sekarang dalam
tahap survei.
“Apabila tanaman kelapa sawit perkebunan
besar itu panen raya serentak, kelapa sawit
petani tidak bisa tertampung dan terpaksa
diproses pabrik di luar Bengkulu. Minimnya
pabrik sawit rakyat itu membuat
harga pada tingkat petani
anjlok dan rata-rata di
bawah Rp1.000 per kg,”
ujarnya.
Luas lahan 114.651 haktare
Rata-rata produksi 2,2 juta per tahun
Harga di tingkat petani Rp1.000 per kg
Komoditas sawit di Bengkulu
Sumber: Pemprov Bengkulu BISNIS/BAS/HUSIN PARAPAT
Koperasi perluas kemitraan
BOJONEGORO: Koperasi Kareb Bojone -
goro siap memperluas kerja sama dengan
per usahaan tembakau multinasional di bi -
dang pengeringan ulang tembakau dan
pemisahan daun dengan gagang tembakau.
Koperasi itu sebelumnya menggandeng PT
BAT Indonesia Tbk dan PT HM Sampoerna
Tbk.
Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro Sriadi
Purnomo mengatakan peluang bisnis
redrying maupun thresing cukup luas,
mengingat masih banyaknya pengoperasian
perusahaan tembakau maupun rokok/cerutu
di berbagai negara.
”Kami siap bermitra lagi dengan pelaku
usaha tingkat internasional lainnya sebab
fasilitas kami cukup mendukung peningkatan
volume redrying ataupun thresing,” ujarnya
dalam kunjungan kerja Menteri Koperasi &
UKM Syarifuddin Hasan ke Koperasi Kareb,
pekan lalu. (BISNIS/K22)
Peternakan belum atraktif
JAKARTA: Kementerian Pertanian
mengungkapkan para investor lebih banyak
melirik subsektor perkebunan dan pangan
dari pada peternakan.
Syukur Iwantoro, staf ahli bidang investasi
Menteri Pertanian menjelaskan periode
2005 hingga sekarang investasi di
perkebunan dan tanaman pangan masih
mendomasi, sebesar 88% dari investasi
sektor pertanian.
“Investasi subsektor peternakan masih
sangat kecil. Kontribusi subsektor
peternakan terhadap produk domestik bruto
sektor pertanian hanya 12,5%. Subsektor
peternakan masih belum dianggap
menguntungkan oleh para investor,” ujarnya
kemarin. (BISNIS/DLE)
Pemerintah kaji
ekspor kayu
hutan rakyat
Harga jual kayu di dalam negeri rendah
OLEH ERWIN TAMBUNAN
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Kementerian
Kehutanan mempertimbangan
pemberian izin ekspor kayu
gelondongan dari industri
kayu rakyat guna mencari
jalan keluar bagi pemasaran
kayu rakyat.
Iman Santoso, Direktur Jenderal Bina
Usaha Kehutanan Kemenhut, meng ung -
kapkan ekspor kayu itu karena harga jual
kayu gelondongan (log) di dalam negeri
ter lalu rendah.
“Ekspor kayu gelondongan yang di per -
oleh dari hutan rakyat masih jauh untuk
bi sa diimplementasikan, tetapi kami te -
tap akan mengupayakan payung hu kum -
nya. Kemenhut akan mematangkan ren -
ca na ekspor log sebelum membicarakan
la gi dengan Kementerian Perdagangan,”
ujar nya kemarin.
Sekjen Kemenhut Hadi Daryanto me -
nga takan kebijakan ekspor log di per -
lukan untuk mengimbangi harga pem be -
li an industri pulp dan kertas yang terlalu
ren dah terhadap kayu rakyat dan hutan
ta naman lainnya.
Dia menjelaskan dua industri raksasa
pulp dan kertas hanya mematok harga
pem belian kayu sebesar Rp200.000 per
meteri kubik. “Itu kan tidak fair. Untuk
meng imbanginya perlu dibuka keran
ekspor log dengan jenis kayu tertentu, ti -
dak semuanya.”
Data Kemenhut, per 2010 luasan hutan
rak yat di Jawa kurang lebih 2,8 juta hek -
tare, meningkat dari 2,4 juta hektare pa -
da 3 tahun lalu. “Dalam 3 tahun terakhir
sa ja terjadi peningkatan produksi hingga
men capai 400.000 m
3
. Artinya terjadi pe -
ningkatan produksi yang tinggi.”
Iman mengungkapkan Kemenhut akan
mengundang para pelaku usaha sektor
ke hutanan pemegang izin hutan rakyat
dan kalangan industri hutan rakyat se be -
lum mengambil kebijakan ekspor log.
Menurut dia, belum dipastikan kapan
rea lisasi ekspor log karena belum mem -
bahas dengan industri. Lagipula, Ke men -
hut masih mengidentifikasi di lapangan,
be narkah ada animo rakyat untuk ekspor
ka yu.
Dia menambahkan jangan sampai ke -
bijakan ekspor log yang diberlakukan pe -
merintah, ternyata malah merugikan
atau menguntungkan satu pihak saja.
“Ka mi tidak mau kalau nanti yang da pat
keuntungan malah sekelompok orang
saja, kita pikirkan dan matangkan lah,”
ka tanya.
Kelebihan pasokan
Iman juga mengakui ekspor log men ja -
di perhatian Menhut Zulkifli Hasan
meng ingat potensi kayu rakyat di Jawa
te lah mencapai 10-15 juta meter kubik.
‘’Ka rena potensi yang besar itu, di usul -
kan adanya insentif untuk hutan rakyat,
khususnya insentif untuk mereka yang
me nanam.”
Pasokan bahan baku kayu bagi in -
dustri kehutanan juga disampaikan Ke -
pa la Pusat Kehumasan Kemenhut
Masyhud menjelaskan pasokan bahan
ba ku kayu bagi industri dalam 5 tahun
ke depan akan membanjiri pasar industri
kayu.
Dia mengatakan jika pemerintah ber -
hasil merealisasikan program pem ba -
ngunan kebun bibit rakyat sebanyak
10.000 unit per tahunnya, maka dalam 5
ta hun ke depan.
“Secara bertahap, sedikitnya 100 juta
m
3
hingga 200 juta m
3
kayu akan siap di -
pa sarkan kepada industri perkayuan, di
luar hasil tanaman buah-buahan yang di -
per oleh melalui program KBR tersebut.”
Menurutnya, setiap kelompok mas ya -
ra kat yang lolos seleksi menerima dana
ban tuan sebesar Rp50 juta untuk me nye -
mai sedikitnya 50.000 batang bibit de -
ngan porsi 60% untuk kayu hutan dan
40% tanaman kayu berbuah.
Ongkos tanam, Kemenhut me nye -
diakan dana Rp1,3 juta per hektare. Ta -
naman tersebut nantinya diperuntukkan
bagi masyarakat. Masyarakat berhak
menebang dengan sistem tebang pilih.
(erwin.tambunan@bisnis.co.id)
PASAR LUAR NEGERI: Seorang pekerja memanen kepompong ulat sutra di peternakan
ulat sutra Padepokan Dayang Sumbi Kab. Bandung, Jawa Barat, pekan lalu. Padepokan terse-
but menjual benang sutra dan membuat beragam hasil kerajinan berbahan sutra. Produknya
saat ini dipasarkan ke Malaysia dan Jepang.
Pemerintah canangkan
revitalisasi kebun rakyat
OLEH BAMBANG P.JATMIKO
Bisnis Indonesia
ACEH UTARA, NAD: Menteri BUMN
Mus tafa Abubakar membuka program
revitalisasi perkebunan rakyat dengan me -
libatkan tiga BUMN perkebunan, yakni PT
Per kebunan Nusantara (PTPN) I, III, dan
IV.
Kebutuhan dana untuk revitalisasi per -
ke bunan di Provinsi Nanggroe Aceh Da -
rus salam mencapai Rp2,3 triliun.
Dalam sambutannya Mustafa me nga ta -
kan bahwa program ini akan dimulai di ti -
ga kabupaten, yaitu Aceh Utara, Aceh Ti -
mur, dan Aceh Tamyang.
“Dalam program ini, tiga BUMN akan
me ngelola kebun milik rakyat serta men ja -
di penjamin kredit yang diterima oleh pe -
ta ni pemilik kebun dari BRI dan Bank
Man diri,” ujarnya pekan lalu.
Untuk tahap pertama, kebun yang akan
di revitalisasi di tiga kabupaten tersebut se -
luas 19.200 hektare. Sementara itu, luas la -
han di seluruh Provinsi Nanggroe Aceh
Da russalam mencapai 41.200 hektare.
Gubernur NAD Irwandy Yusuf me nga ta -
kan pemerintah provinsi akan me nye rah -
kan tanah menjadi hak milik kepada para
petani penerima.
“Setiap petani memperoleh tanah seluas 2
hektare. Tanah yang diserahkan ini ada lah
tanah telantar, dan akan menjadi hak mi lik
petani penerima,” kata Irwandy Yusuf.
Dalam pengelolaannya, perkebunan itu
di kelola oleh tiga PTPN tersebut. Petani pe -
milik bisa bekerja di kebunnya sendiri dan
akan mendapatkan penghasilan dari pihak
pe ngelola, yakni tiga BUMN perkebunan
itu.
Komoditas yang akan dikembangkan
da lam program revitalisasi perkebunan
rakyat ini adalah karet dan kelapa sawit.
Acara penanaman perdana program re -
vitalisasi perkebunan rakyat ini di pu sat kan
di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh
Utara. Wilayah ini sebelumnya men jadi sa -
lah satu basis Gerakan Aceh Mer deka.
“Dalam program ini, tiga BUMN akan
me ngelola kebun milik rakyat serta men -
jadi penjamin kredit yang diterima oleh
petani pemilik kebun dari BRI dan Bank
Mandiri,” ujarnya.
Untuk tahap pertama, kebun yang akan
di revitalisasi di tiga kabupaten tersebut se -
luas 19.200 hektare. Sementara itu, luas la -
han seluruh Provinsi Nanggroe Aceh Da -
rus salam.
PT Perkebunan Nusantara III akan
membangun pabrik kelapa sawit dengan
investasi Rp73 miliar guna menambah
kapasitas produksi perseroan.
“Pabrik baru itu berlokasi di Tapanuli
Selatan dan akan beroperasi mulai 2014,”
kata Direktur Utama PTPN III Amri Siregar
di sela-sela penanaman perdana karet dan
kelapa sawit dalam rangka Peumakmue
Gampoeng di Kecamatan Sawang, Aceh
Utara, hari ini.
Menurut Amri, pabrik baru yang akan
dibangun itu berkapasitas 30 ton tandan
buah segar per jam.
BISNIS/ARMIN ABDUL JABBAR
Sasaran kegiatan Target Realisasi Persentase (%)
Penanaman IUPHHK HTI/HTR*) 450.000 ha 457.758.52 101.72
Pemenuhan bahan baku 25.180.000 m
3
28.910.000 114.81
Ket: *)izin usaha pemanfaatan hasil kayu, hutan tanaman industri, hutan tanaman rakyat
Sumber: Kemenhut BISNIS/HUSIN PARAPAT
Kinerja sektor
kehutanan 2010
Kinerja sektor
kehutanan 2010
PROPERTI OTOMOTIF JAKARTA
FILTER AIR
AQUAFILT: jual mcm2 filter u/RT, RS, pabrik, isi
ulang, kolamikan&renang, carbon aktif kualitas
prima & trmservis pipa mampet tnp rsk lt.Hub:
5850911-70756166-081280288179-41257559
(OI/676/12/2010)
INDEKOS
MESIN-MESIN
HEWAN QURBAN
AL-AMIEN AQIQAH Sedia kambing mulai
600rbmasakanekamenu, gratiskirimpotong
& 50 buku Risalah Aqiqah. 021 7509991 -
68434577 - 97734850. (OI/504/11/2010)
MOBIL DIJUAL
"ANTENA SOLUTION" 4675 3000 - 8601188
Antena100rb,Parabola+-300ch1.5jtoke/Telkom/
Indovision, Yes/Top TVBs prll 2-10Tv Lbr Bk Se
Jabodetabek (OI/238/11/2010)
ANTENA
Kost LAGUNARESIDENCE, Pria/WanitaDaan
Mogot Km.1 Rp.1.650Rb - 2.150Rb/bln, Cuci,
Indvsn, Internt, Shower panas&dingin, Fitness,
Parkir &Tamanluas. Ph. 5672265 (OI/972/01/2011)
AUTO69 MenywknAvnz, Apv, Xnia, Terios,Inova,
Luxio, G.Livina, Jazz, Dlm kota 250rb/10jam,
L.kota 350rb/hr, Pkt 6jam Dlm kota BBM+
Driver300rb: 081807976969/021-70365359
(OI/966/01/2011)
PELUANG BISNIS
For Rent!!! BELLAGIO : 1+1BR=$850 :
2BR+1=$1000 : 3BR=$1400 :4BR=$2700.
Rasuna : 1BR=4,5jt : 2BR=5jt :3BR=6,5jt.Call:
0815 - 85252000 / 021 - 92696686.
(OI/911/12/2010)
Pel uang Usaha Menj adi Travel Agent,
GRATI S System Reser vasi Onl i ne
Untuk Ti cketi ng, Hub 081270261562
http://travelsakura.com (OI/830/12/2010)
ASTRADAIHATSU,Xenia,Terios,Luxio,Granmax,
Sirion, PickUp, FreeGPS, Antikarat,PSP, Parking
Sensor. Bunga4%prs cpt, ASTRAWORLD. Hub:
Anto 021 - 9494.1771 (OI/127/12/2010)
MOBIL DISEWAKAN
Abadikan perjalanan Anda VMMRENT CAR,
Innova '08, Avanza, Kj Kapsul, Panther, Pick
Up, Hrg ekonomis Hub: 70111137, 5383191,
0812 10111137 (OI/128/12/2010)
MOBIL DICARI
KEMENANGAN MOTOR Berani Beli Mobil
SecondhandAndaDenganHargaPantas SEJA-
BODETABEK (Mobil Jepang) Hub: 021- 6833
6806 / 081 6 93 2247 Karawaci .TGR
(OI/164/12/2010)
PAKAIAN
Lel ang Ar l oj i Mewah: Rp. 299, 900-
Rp.2,999,900 (Biasa Rp.3,5Jt-Rp.32Jt)
Beli 3, Grts 1!Patek.P-Wohler-Vacheron-
Goer-M.Blanc-L.Paciotti-Dll! Ex Lelang
Swi ss/Asl i / +Ser t i f i kat ! Di : I t al i a
Aucti ons, Hotel Sahi d Jaya-Jakarta,
Lobby Level . Buka 1 0-20WI B.
(OI/813/01/2011)
PAMERAN
Parfum Paris: Rp.89,900 (Biasa Rp400Rb-
Rp700Rb)! CK, Zegna, Dl l ! Btl Besar
1 00ml / 1 20ml ! Di : Hot el Kar t i ka
Chandr a, Shoppi ng Ar cade 1 4
(StockJunction),Jak Sel.Buka 10-20WIB
(OI/816/01/2011)
PERHIASAN
CHANGLIN WHEEL LOADER
100%Baru Kapasitas 1,7M3
PT. SUMBER MESIN RAYA JL. Gajah Mada
No.176-177 Jakarta 11130 Tlp. 6291408
Fax. 6291962 E-mail: smr@centrin.net.id
(OI/580/04/2010)
CUMMINS STAMFORD
DIESEL GENERATING SET
25-2000 KVA Harga Sangat Murah
PT. SUMBER MESIN RAYA JL. Gajah Mada
No.176-177 Jakarta 11130 Tlp. 6291408
Fax. 6291962 E-mail: smr@centrin.net.id
(OI/278/03/2010)
CUMMINS STAMFORD
DIESEL GENERATING SET
25-2000 KVA Harga Sangat Murah
PT. SUMBER MESIN RAYA JL. Gajah Mada
No.176-177 Jakarta 11130 Tlp. 6291408
Fax. 6291962 E-mail: smr@centrin.net.id
(OI/277/03/2010)
AR-RAHMAN AQIQAH 021 - 32049426 /
89589393 / 7535062 Sedia kambing - sapi
mulai 600rb - 6jt Masak aneka menu, Gratis
kirim potong, 50 buku aqiqah & souvenir.
(OI/505/11/2010)
PrsCpt A.Not+SkDepkeh2.6Jt Paten/merek/
Cipta/DesainIndustri,Bpkm/Pma/pmdn/Kwsan
Berikat/Kite/SrpPabean/Apit,Npwp/Siup/Tdp
Uug/Izin Rest,Ukl/Upl/Amdal,Ijin Tambang/
Sertif Tnhdll.Hub.85916565,85916060,0811
158309. email: law2000@ymail.com
BANTU TUTUP K. Kredi t/KTA. hanya
baya r 1 0% dr t ot a l t a gi ha n. k r n
ka mi a hl i nya . LEGAL. MONA 081 3
32001389 - 96627986 - 0878 82467986
(OI/896/01/2011)
Branded Sale: 80%Off! Kemeja Mewah/
T-Shi r t Gol f Rp89,900, Jeans I tal y
Rp299,900,Belts/Dompet Kulit Rp69,900,
Sepatu I tal y Rp499,900, Handbags
Rp99,900, Parfum CK/Zegna Rp89,900,
Dl l ! Ma de I n I t a l y/As l i ! Di : Hot el
Kartika Chandra, Shopping Arcade 14
(StockJunction), Jak Sel.Buka 10-20 WIB
(OI/814/01/2011)
Pameran Jas Italy: Rp299,900-Rp999,900
(Biasa Rp. 3Jt-Rp.12Jt)! Koleksi Super
Mewah/100% Branded/Made In Ital y/
Promosi Agen Resmi! Di: Hotel Kartika
Chandr a, Shoppi ng Ar c ade 1 4
(StockJunction),Jak Sel.Buka 10-20WIB
(OI/815/01/2011)
T- SHI RT Rp. 1 2. 500/POLO SHI RT
Rp.16.500.Terima Pesanan Dg Bordir/Sablon
Kemeja,Jaket,Topi,Celana,Dll.Telp/Fax: 6017381-
96244441.Mangga Dua Gdg ITC Lt.2 Blok A12
KAMERA INTERNET
Netview NV88-PanTilt H-264IP Camera Dengan
SDCardUtkLocal Recording, HnyRp.2.250.000,-
Mendapatkan Software 32 Channel, &Tersedia
JugaPanTiltMPEG4IPCameraHanyaRp.1.750.000,-
Hub:021-68575763/97713093/087876100953
s a l e s @ s i s t e m k e a m a n a n . c o m
(OI/476/07/2010)
KUNCI OTOMATIS
H.Normal 2.425.000,H.Disc.1.750.000 Sdh Trmsk
ElectromagneticLock600lbsLkpDgnBracketUtk
Kuncinya: 021-68575763 / 97713093 /
087876100953/sales@sistemkeamanan.com
Sedia: Fingerprint Absence & Accs Cntrl Solution,
CCTV, IPCam&WirelessAlarmSys (OI/475/07/2010)
KARTU KREDIT
KERJASAMA
Garansi PlngBwUang,Tkr BPKB,LgsgCair Sd
100M,Bng0,5%/Bln,CashbackTunai 5Jt,Ang
Undur 45Hr, Lunas Awl Bng Hilang, Blvd Brt
Ry Blk G.65. PLATINUM. 45851381 / 82/ 83
DapatkanHARGASPECIALawal tahun, Ready
Stock!! Mazda2 HB, SDN, Mazda6, CX7, CX9
& Mazda8 Info Hub: 085715390772
PENGEMUDI
Menyediakan Driver, Handal &Loyal, dr Jawa,
Data&DomJls , PhmJlnDKI, SiapLmbr, hr/bl
PersonlG. Terjamin & Trprcy Sjk 97. 021-
53653841 / 32037623 - 0812 10907510
(OI/992/01/2011)
RUANG USAHA
Disewakan Ruang Kantor bebas 3 in 1di
Kuningan. Luas 40, 45, 140, 145, 325m2, free
parking, strategis, Jl.HR.Rasuna Said kav.B7
Kuningan Call: 522 4888 (OI/916/01/2011)
APARTEMEN
KULIT
"KULIT ASLI"
Furniture, Car, Fashion, Promotion, Walet, Bag, Shoes,
etcHarcoElektronikManggaDua, Ruko BlokB No. 2
JakartaTlp: 6128888/www.dhenigleather.com
BENGKEL
Bila Mobil Anda Boros, Kurang Tenaga, Carbon
Clean &Tune di NAWILIS Jl. Radio DalamRaya
No. 3A; Jl. TanahAbangI/17Hub: 0217227330
/ 31, 3518627, 3850025 / 26 (OI/207/11/2010)
AHLI WC
AHLINYA UNT: Sedot WC,Air kotor,Limbah
Cair,Pelancaransaluranair/Wastafel s/dLantai
atas,dll.Proses cpt.Hub: 021 92628844 -
93665266-081310949979/JABODETABEK.
(OI/973/01/2011)
Dijual segera PUSAT PERBELANJAAN 3 Lt di
BANYUWANGI PLAZApusatkota strategisLB.
8897,43M2LT.7860M2Hrg 36M/Nego JEMBER
PLAZA LB.7485M2 LT.1831M2 Hrg 21M
BANYUWANGISQUARELB.6290M2LT.14100M2
Sangat strategis pusat kotaHrg 27M PROBO-
LINGGOPLAZALB.4863M2LT.6707M2Pusat
kotaHrg23M/Nego Hub Dian/Made Hp 0819
99107789/ 0811 3854157atauemail: dirhold-
ing.hardys@gmail.comHrg nego!!
Bila Setir Mobil Anda GETAR Saat di REM.
SegeraBUBUTDISCBRAKEAndadi NAWILIS
Jl.RadioDlmRyNo.3A, Jl.TanahAbangI/17Hub:
7227330 / 31, 3518627, 3850025 / 26.
(OI/208/11/2010)
JAWA TIMUR
CANOPY
MAJUJAYASpecial Pintu Folding Gate, Rolling
Door, One sheet+Canopy Poly Carbonate, Pintu
Lipat/Dorong,PagarTralisBesi,KusenAluminium,
Pintu Kasa Nyamuk, Krey Aluminium, Vertical
Blind,FoldingDoorpenyekatruang.TerimaService
Hub: 5415131,98712238,33074692. Fax: 5415131
(OI/303/06/2009)
Khusus menyewakan/ Beli/ Jual murah
Di esel Genset, 50 - 2000 Kva, Hub.
5551292, 55961607, 0813 1134 3338
(OI/029/10/2010)
HANDPHONE
IPADWifi 16gb, Iphone4G, VertuFerrari Replica
5,5Jt, Tag Heur Meridish, Goldvish 7jt, stok
terbatas. Info klik : www.yahuu.us Cp: 0857.
1000.5356/ 993.999.88 / 0818.0880.9288
(OI/507/09/2010)
BIRO BANGUNAN
MURAH, AMAN, Berkualitas Arsitek, Renc
Desain, Renov, BgnBaru, Interior, Eksterior, RAB,
PrbaiknBocor, Partisi, BajaRingan, Konstr. Baja
Hub: 87740824,081288185229,08176050771.
(OI/454/04/2010)
BIRO JASA
PT.METROPOLITAN6348072-6348859Pendirian
PerusahaanPT/CV/PD/UD/Toko-DomisiliPerusahaan,
SIUP-TDP-NPWP-PKP-UUG-IzinIndustri/Pariwisata,
Sertifikat-API-SIUJPT, Komplek Duta MerlinB/32
(OI/343/04/2009)
Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011
NUSANTARA
DKI bangun armada sampah
JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta mengalo-
kasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk peng-
adaan armada lokasi pembuangan sampah
(LPS) mobile di lima wilayah Ibu Kota.
Kepala Dinas Kebersihan Provinsi DKI Ja-
karta Eko Bharuna mengatakan saat ini pi-
haknya telah menguji coba pengoperasian
LPS mobile sebanyak 18 unit dengan target
mengurangi sampah separuhnya.
“LPS mobile sama dengan mobil kontainer
pengangkut sampah pada umumnya hanya
saja armada ini dilengkapi dengan mesin
pres,” ujarnya, kemarin.
Menurut Eko, pengadaan LPS mobile ber-
tujuan mengimplementasikan agenda kerja
daur ulang dan pengolahan sampah dengan
menggunakan teknologi canggih.
Dia memaparkan tiap armada LPS mobile
akan dilengkapi dengan tempat penampung-
an limbah cair yang dihasilkan dari sampah
padat.
Dengan sistem kerja itu, imbuh dia, tidak
akan ada lagi sampah yang tercecer di jalan-
an saat pengangkutan dan tidak ditemukan
genangan air limbah di sekitar depo sampah.
Eko mengatakan LPS mobile dapat diope-
rasikan dipindahkan lokasi-lokasi yang mem-
butuhkan pengolah sampah karena tidak
tertampung di depo sampah. (BISNIS/TDW)
24/ 12 26/ 12 30/ 12 6/ 1 5/ 1
LPKR ASRI WIKA APLN BLTA TRUB INDY META
670 270 620 340 350 73 4.700 275
620 285 670 345 355 73 4.950 300 620 285 670 345 355 73 4.950 300
-10 -5 10 -5 -5 -1 25 5
14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1 14/1 12/1 13/1 10/1 11/1
REGIONAL REGIONAL
Lama menginap tamu lokal pada
November 2010 capai 1,86 hari
JAKARTA: Rata-rata lama menginap
tamu Indonesia di hotel berbintang Kota
Jakarta pada November 2010 mencapai
1,86 hari, naik 0,01 hari dibandingkan
dengan bulan sebelumnya selama 1,85 hari.
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta
mengumumkan rata-rata lama menginap tamu
Indonesia pada November 2010 tercatat juga
mengalami peningkatan sekitar 0,08 hari
ketimbang November 2009, atau dari 1,78 hari
menjadi 1,86 hari.
Hotel bintang empat dan lima di Jakarta
tercatat memiliki rata-rata lama menginap tamu
lokal terlama sepanjang November 2010 yakni
sekitar 2,24 hari, sedangkan tercepat jatuh ke
hotel bintang dua sekitar 1,43 hari.
1,3
1,72
1,81
2,12
1,74
1,78
1,44
1,55
1,93
2,11
1,85
1,85
1,5
1,43
1,63
2,24
Nov. 2009
Okt-10
Nov. 2010
2,24
1,86
1
2
3
4
5
Gabungan
Sumber: BPS DKI Jakarta, Januari 2011 BISNIS/HWI/HUSIN PARAPAT
11
Rata-rata lama
menginap tamu
Indonesia di hotel
berbintang DKI
Jakarta
Rata-rata lama
menginap tamu
Indonesia di hotel
berbintang DKI
Jakarta
Pasar properti Padang merosot
PEMBATASAN OPERASI: Sejumlah kendaraan berat melaju di ruas jalan tol dalam
kota di kawasan Tomang, Jakarta, pekan lalu. Pemerintah tengah mengkaji peraturan pemba-
tasan jam operasional kendaraan berat melintas di jalan nasional, provinsi dan jalan tol pada
pukul 05.00 hingga 10.00 WIB dan pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
DKI didesak modernisasi
sentra logistik
OLEH NURUDI ABDULLAH
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Kamar Dagang dan Industri
DKI Jakarta (Kadin Jaya) mendesak Pem-
prov DKI Jakarta segera memodernisasi
sentra logistik untuk menjamin keterse-
diaan bahan kebutuhan pokok di Ibu Ko-
ta.
Ketua Umum Kadin Jaya Eddy Kuntadi
mengatakan desakan itu merespons po-
sisi Jakarta sebagai pintu gerbang atau
gate way bagi seluruh produk dan komo-
ditas Jawa Barat dan Banten.
“Sentra logistik itu agar meningkat
menjadi sistem logistik yang modern, efi-
sien dan efektif dengan memperhatikan
aspek relokasi dan menyeimbangkan
pertumbuhan ekonomi antara Jakarta
dan daerah sekitar,” ujarnya, kemarin.
Sampai dengan saat ini, menurut dia,
sentra logistik di Jakarta terpecah-pecah
di beberapa lokasi itu yakni Pasar Induk
Kramatjati untuk kebutuhan sayur-ma-
yur dan Pasar Induk Cipinang untuk ke-
butuhan beras.
Selain itu, Pelabuhan Tanjung Priok
untuk peti kemas komoditas ekspor
impor, Pelabuhan Muara Angke dan Ci-
lincing untuk ikan, dan beragam komo-
ditas di pasar tradisional di bawah naung-
an PD Pasar Jaya.
Selama ini, tutur dia, hampir 95% ke-
butuhan pokok di Jakarta terutama pro-
duk agrobisnis dipasok dari luar daerah
seperti Jabar, Banten dan daerah lain di
Tanah Air.
Pelabuhan baru
Eddy juga menyatakan sudah waktunya
Jakarta membangun pelabuhan baru se-
bagai pendukung Pelabuhan Tanjung
Priok yang kapasitasnya semakin terbatas
seiring dengan peningkatan arus barang.
Dia menambahkan pembangunan Pe-
labuhan Marunda, Cilincing Jakarta Uta-
ra yang lokasinya relatif berdekatan de-
ngan Pelabuhan Tanjung Priok bisa men-
jadi alternatif sebagai sentra logistik baru.
“Jakarta tidak memiliki sumber daya
alam, seperti halnya negara kota Singa-
pura dan Hong Kong, sehingga dituntut
meningkatkan daya saingnya,” kata Eddy.
Sementara itu, Asisten Perekonomian
dan Administrasi Sekdaprov DKI Jakarta
Hasan Basri Saleh mengatakan pihaknya
telah menyusun rencana proyek pemba-
ngun kawasan ekonomi khusus dan
Pelabuhan Marunda.
“Rencana finalisasi itu sudah dibahas
dengan semua instansi terkait untuk se-
gera dipaparkan di hadapan Gubernur
Fauzi Bowo. Kami harapkan secepatnya
pembangunan kawasan ekonomi khusus
dapat direalisasikan,” kata Hasan.
Dia juga menegaskan pembangunan
infrastruktur menjadi prioritas pada ta-
hun ini.
“Setiap kali investor akan masuk Ja-
karta untuk menanamkan modalnya
yang pertama kali ditanyakan adalah in-
frastrukturnya,” tegas dia.
Perluasan ibu kota akan
kurangi beban Jakarta
OLEH TH D. WULANDARI
Bisnis Indonesia
JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta opti-
mistis wacana perluasan Jakarta atau the
greater Jakarta bisa menjadi salah satu al-
ternatif mengurangi kepadatan Ibu Kota.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto
mengatakan Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono telah mengajak Gubernur
DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk memba-
has wacana perluasan ibu kota.
“Sebenarnya Gubernur juga telah dia-
jak bicara serius dengan Bapak Presiden.
Bagi saya, itu [konsep] itu bagus,” kata-
nya, akahir pekan lalu.
Saat ini, menurut dia, beban Jakarta se-
bagai ibu kota negara sudah sangat berat
dan telah melebihi daya dukung kota be-
sar.
Selain kepadatan penduduk, imbuh
dia, masalah kemacetan yang dihadapi
selama ini membutuhkan solusi yang ju-
ga membutuhkan banyak sumber penda-
naan yang nilainya tidak kecil.
Untuk itu, Prijanto menyatakan Jakar-
ta lebih baik tidak lagi menjadi kota mul-
tifungsi baik sisi pemerintahan maupun
bisnis.
“Kalau dilihat pagi hari Jakarta dari
udara, tol Cikampek seperti sungai mo-
bil. Dari Bogor juga demikian,” tegas dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Su-
tiyoso mendukung konsep the greater Ja-
karta karena wilayahnya sudah terlam-
pau sempit.
Sementara itu, Deputi Gubernur DKI
Bidang Perdagangan, Industri, dan Trans-
portasi Sutanto Soehodho menyatakan pi-
haknya memprioritaskan pembangunan
infrastruktur jalan layang di dalam kota
sebagai salah satu upaya mengatasi ke-
macetan.
“Ini menjadi bagian dari arah pemba-
ngunan pola transportasi makro DKI Ja-
karta sehingga berorientasi pada pe-
ngembangan infrastruktur,” ujar Sutan-
to.
Persentase ketersediaan infrastruktur
jalan yang hanya 6,4%, ungkap dia, ma-
sih kecil dibandingkan dengan negara te-
tangga Singapura yang memiliki keterse-
diaan jalan mencapai 22%.
Ketersediaan lahan
Untuk itu, kata Sutanto, pembangunan
infrastruktur jalan di DKI Jakarta yang
paling memungkinkan dengan memba-
ngun jalan layang karena alasan keterse-
diaan lahan.
“Selain dibutuhkan, pola pembangun-
an jalan elevated meminimalisasi pembe-
basan lahan. Oleh karena itu, 2 tahun ke
depan kita sudah siap bangun jalan la-
yang nontol Antasari dan Satrio,” ujar Su-
tanto.
Sutanto memperkirakan pembangun-
an jalan layang non tol akan mengurangi
beban jalan yang sudah ada sekaligus
mengurangi kemacetan di beberapa ruas
jalan.
Dia juga menyatakan pembangunan
jalan layang nontol merupakan bagian
dari agenda Pemprov DKI Jakarta mem-
bangun mass rapit transit (MRT) rute Le-
bak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.
BISNIS INDONESIA
PADANG: Pasar properti di Pa-
dang, Sumatra Barat sepanjang ta-
hun lalu merosot tajam menyusul
kecemasan masyarakat secara ber-
lebihan pascabencana gempa bumi
di kota itu.
Yosrizal Effendi, Direktur PT
Karya Gemilang Pratama, menu-
turkan masyarakat Kota Padang
Sumbar berpikir berulang kali jika
ingin berinvestasi di sektor peru-
mahan.
“Kondisi ini sudah berlangsung
setahun lebih, tepatnya pasca gem-
pa besar mengguncang Kota Pa-
dang 30 September 2009,” katanya,
kemarin.
Sepanjang 2008, pasar perumah-
an di Kota Padang termasuk dalam
kategori teratas di Sumbar dengan
peminat perumahan sederhana
dan mewah berkisar 50%-50%.
Pada waktu itu, ujar dia, pe-
ngembang kewalahan dalam me-
menuhi permintaan pasar.
Namun, kondisi pun berbalik se-
jak bencana gempa bumi terjadi
pada 30 September 2009 dengan
kondisi pasar perumahan sepi pe-
minat.
Kondisi itu, imbuh dia, diperpa-
rah dengan munculnya kecende-
rungan masyarakat untuk mena-
bung ke bank dibandingkan de-
ngan berinvestasi di sektor properti.
Akibatnya, tegas dia, pasar pe-
rumahan kurang dilirik karena ke-
cemasan yang berlebihan terhadap
kerugian jika gempa berulang lagi.
Yosrizal menyatakan pihaknya
saat ini mulai melirik pengembang-
an perumahan ramah gempa de-
ngan lokasi jauh dari pinggiran laut,
seperti pinggiran timur Kota Padang.
“Namun, pasar tetap tak bergai-
rah. Padahal, kita sudah membe-
rikan diskon harga lumayan di te-
ngah menggilanya harga jual tanah
dengan persentase lonjakan men-
capai 70%,” (K41)
Produksi kopi
diprediksi anjlok
BISNIS INDONESIA
BANDUNG: Produksi kopi ara-
bika Bandung bagian selatan
pada tahun ini diprediksi hanya
mencapai 630 ton gabah kopi,
atau turun 10% dari produksi
tahun lalu sebanyak 700 ton
gabah kopi.
Manajer Koperasi Petani Kopi Warga Ma-
syarakat Hutan (Koptan Kowamah) Pangale-
ngan Bandung Dikdik Makmur menyatakan
prediksi itu mengacu cuaca buruk yang ter-
jadi beberapa waktu terakhir ini.
Menurut dia, cuaca buruk disertai hujan
yang cukup intensif menyebabkan tanaman
kopi sulit berbunga dan secara otomatis me-
ngurangi produktivitas buah kopi.
“Panen kopi yang akan berlangsung pada
akhir Februari atau Maret mendatang mung-
kin tidak akan optimal karena gangguan
cuaca buruk,” katanya, akhir pekan lalu.
Dia melanjutkan pihaknya juga meng-
khawatirkan pasokan kopi dari petani ke se-
jumlah eksportir kopi di Surabaya Jawa Ti-
mur dan Medan Sumatra Utara terganggu
akibat penurunan produksi itu.
Umumnya, tambah dia, kopi asal Ban-
dung selatan yang ditanam di area seluas
3.000 ha diekspor ke sejumlah negara anta-
ra lain AS, Jepang, dan beberapa negara di
Eropa.
Dia menilai para eksportir akan kesulitan
memenuhi kuota ekspor kopi arabika asal
Bandung selatan ke sejumlah negara itu jika
penurunan produksi terjadi pada tahun ini.
“Kami tidak bisa berbuat banyak karena
ada gangguan cuaca buruk yang berpeluang
menurunkan produksi kopi di sini,” ujar
dia.
Dikdik menegaskan gangguan cuaca yang
buruk itu juga berpeluang mengerek harga
kopi.
Biasanya, imbuh dia, harga kopi yang
sudah dibersihkan dari cangkangnya men-
capai Rp3.000 per kg.
Namun, harga kopi diperkirakan naik 5%
atau menjadi Rp3.150 per kg akibat stok yang
menurun pada musim panen mendatang.
“Harga kemungkinan bisa naik kalau me-
mang terjadi penurunan produksi,” tegas dia.
Petani di Bandung bagian selatan ini juga
mulai meremajakan tanaman kopi untuk
mendorong produktivitas kopi di wilayah itu.
Pada tahun ini, petani kopi mendapatkan
bantuan 1 juta bibit tanaman kopi arabika
dari PT Indokom Citra Persada, eksportir ko-
pi asal Surabaya.
Sesuai rencana, bibit tanaman kopi itu di-
tanam pada musim tanam pertengahan ta-
hun 2011, seusai panen raya yang akan ber-
langsung pada Februari atau Maret.
Dikdik mengemukakan pohon kopi yang
ditanam biasanya sudah bisa dipanen 2 ta-
hun ke depan. “Indokom [Citra Persada] me-
mang cukup rutin memasok bibit tanaman
kopi kepada kami. Akan tetapi, bantuan bi-
bit tahun ini cukup besar,” katanya.
Dia mengatakan bibit tanaman kopi ber-
asal dari Pusat Pengembangan Tanaman Ko-
pi di Sulawesi Selatan. “Bibit yang bagus bi-
sa menghasilkan kopi hingga 25 tahun,” ka-
ta Dikdik.
Kebutuhan kedelai
Sementara itu, industri tahu dan tempe di
Jawa Barat pada tahun ini membutuhkan
pasokan bahan baku kacang kedelai menca-
pai 2,4 juta ton atau setara dengan kebutuh-
an tahun lalu.
Asep Nurdin, Ketua Koperasi Perajin Tahu
Tempe Indonesia (Kopti) Jabar, mengatakan
kebutuhan itu sebagian besar diperoleh dari
impor menyusul volume produksi kedelai
lokal hanya sekitar 700.000 ton per tahun.
“Kebutuhan kedelai perajin tempe masih
didominasi oleh kedelai impor Kanada dan
AS, untuk kedelai lokal kami masih kesulit-
an mencarinya,” kata Asep.
Menurut dia, pemerintah telah menca-
nangkan swasembada kedelai pada 2014 se-
banyak 1 juta ton per tahun, tetapi baru ter-
penuhi sebanyak 700.000 ton.
“Tingkat ketergantungan terhadap kedelai
impor masih besar, sayangnya yang diimpor
hanya kedelai Kw III. Padahal kalau mau,
sebaiknya langsung impor yang bagus,” ujar
dia.
Untuk mendorong keterbatasan pasokan
kedelai lokal, imbuh Asep, perajin tahu dan
tempe mendesak pemerintah untuk me-
ningkatkan luas lahan petani lokal sehingga
mampu memenuhi kebutuhan perajin.
(K38/K45) (redaksi@bisnis.co.id)
ANTARA/PARAMAYUDA
Jabar butuh 2,4 juta ton kedelai per tahun
Volume produksi kopi arabika
Bandung bagian selatan (ton)
Keterangan: *) Prediksi
Sumber: Koptan Kowamah
Pangalengan Bandung, 2011
Keterangan: *) Prediksi
Sumber: Koptan Kowamah
Pangalengan Bandung, 2011
2011*
630
2
2010
700
BISNIS/HUSIN PARAPAT BISNIS/HUSIN PARAPAT

2
DINAMIKA
Pebisnis Malaysia minati RI
KUALA LUMPUR: Sejumlah pengusaha Malaysia dari kalangan wanita menyatakan keinginan untuk memperkuat jalinan kerja sama bisnis di berbagai bidang dengan para wanita pengusaha dari Indonesia. "Kami sangat tertarik untuk bermitra dengan wanita pengusaha di Indonesia," kata Presiden Persatuan Usahawan Wanita Bumiputera Malaysia (Usahanita), Faridah A Jabbar seusai jumpa pers Seminar Ekonomi Malaysia-Indonesia (Semi`10) di Malaysia Press Institute (MPI), kemarin. Faridah mengatakan sejumlah wanita pengusaha Malaysia akan turut serta dalam acara Semi`10 di Bandung, Jawa Barat pada 28-29 Januari 2011 dan berharap dapat bertukar informasi dengan pengusaha Indonesia termasuk menjajaki kemitraan bisnis. Menurut dia, banyak peluang usaha yang bisa digarap bersama seperti industri busana, kosmetik, perawatan tubuh dan industri kecantikan. (ANTARA)

MAKROEKONOMI

Bisnis Indonesia, Senin, 17 Januari 2011

ANTARA/WIDODO S. JUSUF

INVESTASI DI INDONESIA: Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan sebuah
proyek gedung bertingkat di Jakarta, kemarin. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau total inves-

tasi yang akan masuk ke Indonesia pada sepanjang 2011, diperkirakan mencapai Rp2.500 triliun atau akan meningkat 25% di atas realisasi investasi 2010 yang mencapai Rp2.000 triliun.

NTT tak nikmati integrasi Asean
LOMBOK BARAT: Ekonom Universitas Mataram Prayitno Basuki menilai integrasi ekonomi Asean bagi perekonomian Nusa Tenggara Barat masih relatif terbatas. "Hal ini karena andalan ekonomi NTB di kawasan ekspor komoditas ekstraktif dan tenaga migran dengan kualifikasi rendah," kata Prayitno, pada Media Workshop "Indonesia dan Komunitas Asean 2015" pekan lalu. Karena itu, dia menyarankan sosialisasi di tingkat akar rumput tentang adanya program komunitas Asean yang mengarah kepada peningkatan integrasi Asean secara kualitatif dan kuantitatif dalam kehidupan masyarakat daerah. Selain itu, perlu difasilitasi standardisasi produk dan kualitas tenaga kerja migran yang menunjang peningkatan kualitas integrasi komunitas Asean itu. (ANTARA)

Proyek PPP dapat tax holiday
Pemerintah ambil alih pembiayaan rel KA Manggarai-Bandara
OLEH ACHMAD ARIS Bisnis Indonesia

Sukri banyak keunggulan
JAKARTA: Pemerintah menjamin produk sukuk negara ritel (sukri) seri 003 tahun 2011 (SR003) yang akan diterbitkan Februari mendatang memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan produk lainnya. Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengatakan keunggulan-keunggulan tersebut pertama, produk ini sesuai dengan prinsip syariah. Kedua, bebas risiko gagal bayar. Ketiga, sukri 003 bisa diperdagangkan, tidak seperti deposito. Dan keunggulan keempat, kuponnya lebih tinggi dari deposito. “Orang tidak akan rugi kalau pegang Sukri sampai jatuh tempo. Selama dia pegang, dia mendapat kupon yang dibayar setiap bulan, jadi keuntungannya sangat luar biasa,” kata Rahmat pekan lalu. (BISNIS/14)

JAKARTA: Semua proyek infrastruktur, kecuali proyek jalan tol, yang dikerjasamakan antara pemerintah dan swasta memiliki peluang untuk mendapatkan fasilitas penundaan pembayaran pajak penghasilan dalam jangka waktu tertentu (tax holiday).
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas Dedi S. Priatna mengatakan fasilitas tax holiday bisa diberikan kepada proyek-proyek infrastrukur public private partnership (PPP) yang berisiko tinggi dan kurang banyak diminati investor. "Hampir semua proyek infrastruktur PPP kecuali jalan tol bisa mendapatkannya, pertimbangannya investor perlu insentif untuk mendorong investasi. Jadi nanti

tax holiday akan dimanfaatkan untuk yang risiko tinggi dan belum terlalu banyak diminati, lalu proyek yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia," katanya di Jakarta akhir pekan lalu. Saat ini, lanjutnya, baru proyek PLTU Jawa Tengah yang dipastikan memperoleh tax holiday mengingat betapa penting dan strategisnya proyek pembangkit listrik berkapasitas 2.000 Megawatt itu bagi Indonesia. Menurut dia, kebijakan pemberian tax holiday tersebut sangat efektif untuk mendorong investor agar mau menginvestasikan modalnya untuk pembangunan proyek-proyek infrastruktur PPP. “Logikanya begini, seseorang berinvestasi belum tentu untung. Dia beroperasi tapi belum tentu untung. Dia maunya holiday dulu, sekian lama baru dibebankan tax. Ini sangat menguntungkan bagi investor karena berhubungan dengan biaya produksi," jelasnya. Pemerintah, tuturnya, akan menerapkan ketentuan itu secara kasus per kasus melalui persetujuan dari Kementerian Keuangan.

"Indonesia meDelapan paket kebijakan perpajakan nganut rezim itu [case by case] Pengalihan fungsi pembuat kebijakan perpajakan kepada Badan Kebijakan Fiskal seperti bebas PMK tentang sanksi bagi petugas pajak yang lalai atau sengaja melanggar bea masuk. ProPemanfaatan hasil audit laporan perusahaan yang kredibel oleh Ditjen Pajak yek strategis Surat edaran tentang pajak pertambahan nilai (PPN) untuk industri film umumnya bebas bea masuk PP No.93/2010 tentang sumbangan sebagai pengurang penghasilan kena pajak tapi tidak sertaTax holiday dalam PP No.94/2010 merta bisa kaPenyederhanaan prosedur pembebasan PPh Pasal 22 atas impor barang rena perlu dimePenyederhanaan birokrasi dalam mendukung kegiatan bantuan, hibah, dan sumbangan ngerti target paBISNIS/ADI PURDIYANTO jak kemarin ju- Sumber: Kementrian Keuangan ga tidak tercapai," ujarnya. pembiayaan penyiapan dua pro- ungkapnya akhir pekan lalu. Pemerintah pada pekan ini yek PPP yang selama ini didanai Saat ini, jelasnya, penyiapan telah menerbitkan 8 paket perpa- oleh pinjaman luar negeri. proyek Umbulan didanai oleh jakan, salah satunya PP No.94/Kedua proyek PPP itu adalah pinjaman dari Australia, semen2010 tentang Penghitungan Peng- proyek rel kereta api Manggarai- tara penyiapan proyek KA banhasilan Kena Pajak dan Pelu- Bandara Soekarno Hatta dan dara Soeta didanai oleh pinjaman nasan PPh Dalam Tahun Berjalan proyek air minum Umbulan Jawa dari JICA. yang memberikan dasar hukum Timur. "Karena proyek ini percontohMenteri Keuangan untuk mengeDeputi Bidang Sarana dan Pra- an, kalau disiapkan oleh orang luarkan fasilitas tax holiday. sarana Kementerian PPN/ Bap- lain, dikhawatirkan akan hanya Menteri Keuangan Agus Marto- penas Dedi S. Priatna mengung- fokus ke investor dari dua negara wardojo sendiri menerangkan im- kapkan pengambilalihan pem- itu saja, sehingga diputuskan leplementasi teknis pemberian tax biayaan penyiapan kedua proyek bih baik netral agar investor dari holiday masih dalam tahap fina- itu ditujukan agar pengerjaan negara lain juga bisa ikut." lisasi dan koordiansi dengan ke- kedua proyek tersebut bisa diikuLangkah yang diambil pemementerian/lembaga (K/L) terkait. ti oleh semua investor. rintah tersebut, sekaligus mem"Diputuskan dalam rapat di buktikan keseriusan pemerintah Istana Wapres, pembiayaan pe- dalam memberikan dukungan Ambil alih 2 proyek Sementara itu, pemerintah me- nyiapan 2 proyek PPP akan dibia- bagi pengerjaan proyek-proyek mutuskan untuk mengambil alih yai pemerintah melalui PT SMI," PPP. (achmad.aris@bisnis.co.id)

Menyikapi gejolak pasar...(Sambungan dari Hal 1)
Kenaikan inflasi pangan dunia tentunya memicu kenaikan inflasi secara menyeluruh, yang memicu bank sentral, termasuk di Australia, China, India, Malaysia, dan Thailand, untuk menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga tentu berdampak negatif terhadap pasar saham dan SUN, apalagi jika siklus kenaikan suku bunga tersebut belum berakhir. Ketiga, ekonomi Amerika Serikat yang terpuruk dalam resesi pada 2009 dan yang pemulihannya lamban pada triwulan I, II, dan III pada 2010, ternyata menunjukan penguatan yang tidak terduga di triwulan 4. Akibatnya bursa saham AS menguat tajam. Indeks saham Standard & Poor’s 500, misalnya, sejak Agustus 2010 telah naik 22,4%, sesuatu yang mengagumkan bagi suatu negara yang baru saja mengalami krisis ekonomi terbesar sejak 1930-an. Selain itu, karena ancaman inflasi di AS lebih rendah daripada di Asia dan ekonomi AS belum pulih total dari resesi, bank sentral AS (Federal Reserve) diperkirakan tidak akan menaikan suku bunga dolar AS dengan menaikkan Fed Funds target rate (FFTR), yang sekarang di level 0,25%, sampai dengan akhir 2011. Justru untuk mempercepat pemulihan ekonomi AS, Federal Reserve melakukan kebijakan quantitative easing, yaitu mencetak dan memompa dana segar ke perekonomian secara agresif—sekitar US$700 miliar. Akibatnya, investor internasional menggeser dana mereka dari pasar uang ke pasar saham AS. Selain itu, investor menarik dana mereka dari pasar saham di Asia ke pasar saham AS, yang tentunya ikut memperlemah bursa saham Asia. Di sisi neraca pembayaran, neraca dagang, transaksi berjalan dan neraca modal tetap surplus, sehingga cadangan devisa BI naik ke tingkat tertinggi: US$96 miliar. Namun, inflasi telah ‘terbang’ dari 2,8% pada akhir 2009 menjadi mendekati 7% di akhir 2010. Inflasi Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di Asia. Untuk meredam inflasi, bank sentral di China, India, Thailand, Malaysia, dan Korea Selatan, telah menaikan suku bunga. Namun BI belum juga menaikkan suku bunga sehingga banyak investor dan analis yang menilai BI enggan menaikkan suku bunga (BI Rate), yang bahasa kerennya behind the curve sehingga inflasi di Indonesia dikhawatirkan bisa semakin melejit. kenaikan suku bunga. Tentu jika semua bank sentral di Asia tidak menaikkan suku bunga dan menyatakan bahwa inflasi yang mereka hadapi adalah inflasi pangan yang tidak ada kaitannya dengan kebijakan moneter, posisi BI akan lebih kuat. Menurut saya, pada 2011 inflasi global sulit turun, apalagi jika harga energi ikut naik. Belum ada indikasi masalah cuaca buruk akan berakhir yang dapat menurunkan harga pangan. Akibatnya, inflasi komoditas yang tetap tinggi dapat memicu kenaikan ekspektasi inflasi inti di kalangan pelaku ekonomi (pengusaha, pedagang, dan perbankan) dalam 1 tahun ke depan. Konsekuensinya, BI Rate harus naik, kemungkinan sekitar 100 basis poin ke level 7,5% pada semester I/2011. Dalam hal ini BI memang harus lebih peka terhadap ekspektasi inflasi, lebih daripada inflasi 12 bulan terakhir.

BISNIS/RAHMATULLAH

BI Rate harus naik, kemungkinan sekitar 100 basis poin ke level 7,5% pada semester I/2011.
Tentu BI memiliki alasan sendiri dan ada pula analis dan investor yang mendukungnya. BI menilai walau inflasi naik ke 7%, inflasi inti (di luar bahan pangan) tetap stabil pada 4,3%, sementara inflasi pangan naik ke 15,6%. Karena lemahnya infrastruktur dan jaringan distribusi pangan, harga beras di Indonesia bahkan sering kali melampaui harga beras internasional, mengindikasikan bahwa jika keran impor beras dibuka sebesar-besarnya dan kebijakan pertanian lebih sensitif terhadap harga pangan (melalui intervensi Bulog), maka inflasi pangan bisa ditekan secara tajam. Ibaratnya, jika BI menaikkan BI Rate belum tentu harga beras dan cabai akan turun karena memang tidak ada kaitannya. Tentunya jika inflasi inti (yang lebih terkait dengan belanja masyarakat yang ditentukan oleh suku bunga) naik, maka BI Rate patut dinaikkan. Alasan BI tentu masuk akal, namun dalam keadaan pasar yang panik, apa lagi banyak bank sentral di Asia sudah menaikkan suku bunga, investor dan analis global tidak akan melihat masalah lemahnya kebijakan pertanian dan jaringan distribusi di Indonesia—karena mereka tidak tahu. Mereka hanya melihat masalah inflasi sebagai masalah moneter yang harus diredam dengan

INFLASI 2011; Dua pekerja melepas lelah di atas tumpukan
beras di sebuah pasar di Jakarta, belum lama ini. Ekonom sekaligus Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) Aviliani

Strategi investasi
Jika BI menaikkan suku bunga, pasar finansial pasti terpukul—memang ironis. Jika BI tidak menaikkan BI Rate, pasar takut BI behind the curve. kalau BI menaikkannya, pasar saham dan SUN tetap terpukul. Namun, saya melihat pasar koreksi tajam hanya sesaat (beberapa minggu), setelah itu fundamental ekonomi Indonesia yang memang kuat akan memompa laba korporasi kembali seperti 4 tahun terakhir, yang akan terus memicu kenaikan bursa saham terutama pada semester II/2011. Dengan asumsi kenaikan laba korporasi 25% pada 2011 seperti yang terjadi beberapa tahun terakhir, IHSG bisa tetap naik ke 4.500 pada akhir 2011. Walau pun pada semester I, rupiah akan labil akibat tingginya inflasi, namun diperkirakan kembali menguat ke arah 8.600 per dolar AS pada akhir 2011 karena arus modal asing akan kembali masuk, apalagi dengan kenaikan peringkat risiko Indonesia. Saya pribadi tetap tertarik untuk mengumpulkan saham Indonesia, apalagi jika ada koreksi pasar turun, daripada membeli SUN karena imbal hasilnya rendah di mata investor lokal. Pada intinya, kepanikan pasar seminggu terakhir ini justru merupakan kesempatan untuk membeli saham dan seperti pepatah lama, dalam keadaan ini, fortune favors the bold and who dares wins.

mengatakan inflasi pada 2011 bisa menembus minimal 7,5% akibat dari kenaikan harga-harga bahan pangan dan kenaikan harga minyak mentah dunia.

15 Kementerian harus tuntaskan reformasi birokrasi
OLEH AGUST SUPRIADI Bisnis Indonesia

JAKARTA: Pemerintah menegaskan ada 15 kementerian/lembaga (K/L) yang harus segera menuntaskan reformasi birokrasi di internalnya jika ingin menikmati jatah remunerasi 2011, terutama Kejaksaan Agung dan Kementerian Hukum dan HAM yang gagal melakukan reformasi menyeluruh pada 2010. E. E. Mangindaan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-BR), menjelaskan paling lambat pada 2011 seluruh kementerian/lembaga sudah harus selesai melakukan reformasi birokrasi jika ingin memperoleh remunerasi. Untuk tahun ini, dijadwalkan ada 15 K/L yang harus membenahi internal organisasinya, termasuk di antaranya dua K/L yang merupakan limpahan dari 2010.

“Anggaran remunerasinya saya lupa berapa, tapi 15 K/L itu harus siap. Ada dua instansi yang limpahan dari 2010, yaitu Kejaksaan Agung dan Kemenkumham. Mereka terlambat menyusun level grade jabatan dan kepangkatan antara panitera dan hakim. Bingung sendiri mereka. Dua K/L itu jadi prioritas,” tegas dia kepada Bisnis, pekan lalu. Menurut dia, pihaknya sedang memeriksa berkas-berkas yang diajukan ke-15 K/L tersebut guna diseleksi kelayakannya dalam memperoleh perbaikan penghasilan atau remunerasi. Untuk itu, sejumlah perbaikan yang dilakukan harus memenuhi kriteria. Sayangnya dia tidak memerinci lebih jauh instansi mana saja dan berapa total alokasi anggaran untuk program itu. “Bagaimana restrukturisasinya, bagaimana bisnis prosesnya, bagaimana manajemen SDM atau aparatur di dalamnya, bagaimana konsep pengawas-

annya, bagaimana konsep pelayanan publiknya, dan bagaimana regulasi dan deregulasi yang ada daripada instansi itu. Kemudian ini akan mampu mengubah mindset,” tuturnya. Berdasarkan catatan Bisnis, ada 11 kementerian lembaga yang pada 2010 ikut program remunerasi. Namun, hingga pengujung 2010, hanya sembilan K/L yang anggaran remunerasinya dicairkan oleh Kementerian Keuangan. Kesebelas K/L yang ikut program remunerasi 2010 adalah Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Koordinasi Perekonomian, Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia, Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, dan Kejaksaan Agung.

Isu Indonesia
Menyikapi keadaan Indonesia, analis dan investor berdebat panjang. Memang secara makro mereka optimistis dengan Indonesia. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan naik dari 6% pada 2010 menjadi 6,5% pada 2011. Sementara itu, utang pemerintah dan utang luar negeri sebagai persentase dari produk domestik bruto (PDB) turun terus, yang meningkatkan optimisme kalau sebelum akhir 2012 Indonesia akan menjadi negara investment grade di mata semua perusahaan peringkat risiko internasional.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->