P. 1
SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM 2

SUMBER-SUMBER HUKUM ISLAM 2

|Views: 352|Likes:
Dipublikasikan oleh Dhea Rafsaloka Utomo

More info:

Published by: Dhea Rafsaloka Utomo on Apr 10, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

€

MEMAHAMI SUMBER HUKUM ISLAM, HUKUM TAKLIFI DAN HIKMAH IBADAH

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

MENYEBUTKAN PENGERTIAN, KEDUDUKAN DAN FUNGSI ALQUR·AN, HADITS DAN IJTIHAD SEBAGAI SUMBER HUKUM ISLAM

MENJELASKAN PENGERTIAN, KEDUDUKAN, DAN FUNGSI HUKUM TAKLIFI DALAM HUKUM ISLAM

MENERAPKAN HUKUM TAKLIFI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

BAHASA: BACAAN/YANGDIBACA

KUMPULAN FIRMAN ALLAH YANG DITURUNKAN KEPADA NABI MUHAMMAD SAW SEBAGAI MUKJIZATNYA MELALUI MALAIKAT JIBRIL UNTUK DISAMPAIKAN KEPADA UMATNYA SEBAGAI PEDOMAN DAN PETUNJUK HIDUP AGAR MENCAPAI KEBAHAGIAAN HIDUP DI DUNIA DAN AKHIRAT , YANG DITULIS DALAM MUSHAFMUSHAF YANG DIRIWAYATKAN SECARA MUTAWATIR DAN MMBACANYA MERUPAKAN SUATU IBADAH
ISTILAH:

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

TAUHID
IBADAH
HUKUM DAN UNDANG-UNDANG SEJARAH DAN KISAH UMAT TERDAHULU

AKHLAK (BUDI PEKERTI)
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

JANJI DAN ANCAMAN
9 April 2011

SEBAGAI MUKJIZAT SUMBER HUKUM ISLAM YANG UTAMA SEBAGAI HAKIM YANG MEMBERI KEPUTUSAN TERAKHIR PENGUKUH KEBENARAN KITABKITAB TERDAHULU
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

: hukum-hukum yang wajib diimani oleh setiap mukallaf. Seperti iman kepada rukun iman : hukum-hukum yang membicarakan tentang etika dan moral, antara baik dan buruk : hukum yang berkaitan dengan amal manusia, baik ucapan, perbuatan, perjanjian dsb.
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

: SHOLAT, PUASA· ZAKAT
DSB.

, MELIPUTI:
1. 2. 3. 4. 5. 6.

HAL-HAL YANG BERSIFAT PERSEORANGAN: PENGATURAN RUMAH TANGGA HUKUM PERDAGANGAN HUKUM KRIMINALITAS HUKUM PENGADILAN DAN PERSAKSIAN HUKUM KENEGARAAN (DASAR NEGARA DAN TATA NEGARA) HUKUM PEREKONOMIAN / KEUANGAN
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

TIDAK MEMBERATKAN € TIDAK BANYAK TUNTUTAN € BERANGSUR-ANGSUR
€

KET: PADA UMUMNYA HUKUM-HUKUM YANG TERDAPAT DALAM AL-QUR·AN MASIH BERSIFAT KULLI/IJMALI

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

ASY-SYIFA·
(OBAT)

ALMAUIDHOH
(NASEHAT)

AL-FURQAN
(PEMISAH)

AL-KITAB

AL-HUDA
(PETUNJUK)

ALQUR·AN
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

ADZ-DZIKR
(PERINGATAN)

LEBIH MUDAH DIMENGERTI € ADA YANG NASIKH DAN MANSUKH € AGAR LEBIH TERKESAN DAN BERPENGARUH DIHATI KARENA SESUAI PERISTIWA YANG TERJADI € MUDAH MENGHAFAL € BEBERAPA AYAT ADA YANG MERUPAKAN JAWABAN/PENOLAKAN SUATU PENDAPAT/PERBUATAN
€
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

LUGHOWY : KABAR, BARU € ISTILAH : Segala sesuatu yang berasal/ datang dari Nabi Muhammad saw baik perkataan, perbuatan maupun ketetapannya.
€

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

: ISI HADITS YANG DISAMPAIKAN : ORANG YANG MERIWAYATKAN HADITS ORANG YANG MENJADI SANDARAN DALAM MERIWAYATKAN HADITS

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

‡ Hadits Mashur ‡ Hadits ¶Aziz ‡ Hadits Gharib
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

MENURUT BAHASA: bersungguh-sungguh untuk mencapai suatu tujuan € MENURUT ISTILAH: mencurahkan segala kemampuan untuk menetapkan hukumhukum syara· yang digali dari sumber aslinya sebagai dalil, yaitu Al-Qur·an dan Sunnah (Hadits) Nabi SAW € KEDUDUKAN IJTIHAD: sebagai sumber hukum Islam yang ketiga
€
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

: HADITS YANG CUKUP SANADNYA DARI AWAL HINGGA AKHIR, DISAMPAIKAN ORANG-ORANG YANG SEMPURNA HAFALANNYA (DHOBIT) DAN MEMENUHI SYARAT SBB: (1) sanad bersambung (2) perawi sudah baligh (3) berakal (4) tidak mengerjakan dosa besar (5) sempurna hafalannya (6) perwi harus adil (7) hadits yang diriwayatkan tidak bertentangan dengan hadits mutawatir : HADITS YANG DARI SEGI HAFALAN PERAWINYA KURANG DARI HADITS SHAHIH : HADITS YANG KEHILANGAN SATU/LEBIH DARI SYARAT-SYARAT HADITS SHAHIH DAN HASAN

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

a.

b.

c. d. e. f.

Mengerti dan memahami isi kandungan Al-Qur·an dan Al-Haditsterutama yang berkaitan dengan hukum Mampu menguasai bahasa Arab dengan baik sebagai kelengkapan dan kesempurnaan dalam menafsirkan Al-Qur·an dan Al- Hadits Mengetahui dan memahami ILmu fiqih secara luas Menguasai Ilmu AL-Qur·an dan Al-Hadits Mengetahui hukum / nash yang mansukh Masalah yang diijtihadkan bukan masalah yang sudah dijelaskan didalam Al-Qur·an dan Al-Hadits

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

Yaitu kesepakatan para ulama· tentang suatu masalah yang belum ada hukumnya (didalam AlQur·an atau Al-Hadits) pada suatu masa setelah Nabi saw wafat , Yaitu menyamakan hukum suatu perkara dengan hukum yang terdapat dalam Al-Quran atau AL-Hadits karena terdapat persamaan illat atau sebab diantara keduanya , Yaitu menetapkan hukum suatu masalah yang belum dijelasakan secara rinci didalam AlQur·an atau Al-Hadits yang didasarkan atas kepentingan (kemaslahatan) umum dan demi keadilan

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

: meneruskan hukum yang telah lalu dan menganggapnya masih tetap ada/ berlangsung sampai ada dalil yang mengubah atau menghapusnya : menetapkan hukum suatu perkara yang sama sekali belum disebutkan dalam Al-Qur·an atau Al-Hadits dengan pertimbangan menarik kebaikan dan menolak kerusakan dalam kehidupan masyarakat : sesuatu yang sudah biasa dilakukan oleh masyarakat (tradisi), baik dalam bentuk perkataan maupun perbuatan. Tradisi yang benar (¶Urf Shahih) boleh dipraktikkan selama tidak bertentangan dengan syari·ah, tradisi yang tidak benar (¶Urf Fasid) tidak boleh dipraktikkan
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

IJMA· FI·LIYAH (IJMA· PERBUATAN): perbuatan para mujtahid yang menunjukkan persetujuan atas hukum suatu masalah

IJMA· QAULIYAH (IJMA· PERKATAAN): mujtahid mengungkapkan persetujuannhya terhadap suatu masalah dengan bentuk ucapan atau kata-kata

IJMA· SUKUTI (IJMA· DENGAN CARA DIAM): para mujtahid yang bersikap diam terhadap hukum suatu masalah yang sudah disepakati mujtahid lain
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

€

€

BAGAIMANA HUKUMNYA MEMINUM BIR YANG MENGANDUNG ETANOL/ALKOHOL ATAU MENGISAP GANJA? Karena masalah bir dan ganja tidak terdapat keterangannya dalam Al-Qur·an maupun Al-Hadits. Maka para Ulama mengharamkan keduanya didasarkan pada ayat Al-Qur·an yang mengharamkan meminum arak, karena ada persamaan illat/sebab yaitu sama-sama memabukkan
SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10 9 April 2011

KASUS SISA AIR DALAM BEJANA YANG TELAH DIMINUM BURUNG YANG HARAM DAGINGNYA (SEPERTI GAGAK/ELANG) DIANGGAP SEBAGAI SISA AIR YANG SUCI. HUKUM SUCI INI DIDASARKAN PADA PADA PERTIMBANGAN ISTIHSAN

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

MINUM RACUN HUKUMNYA HARAM. DALAM NASH (AL-QUR·AN/ AL-HADITS) TIDAK TERDAPAT HUKUM HARAM MENENGGAK RACUN. KARENA BERDASARKAN PERTIMBANGAN AKAL MENENGGAK RACUN DAPAT MENIMBULKAN KERUSAKAN BAHKAN KEBINASAAN, MAKA DITETAPKAN HARAM HUKUMNYA

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

SHI/AMIN/XSMASA/SMA/10

9 April 2011

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->