Anda di halaman 1dari 9

No.

Exp : 09 Nama : Ira Rubiyanti


Konfigurasi Frame Relay
Tanggal : 4 April 2011 Kelas : 3 TKJ A
pada Topologi Real
Instruktur : Bu Neti Amelia
DIAGNOSA WAN menggunakan Packet Tracer
Pak Rudi Haryadi

I. Tujuan
a. Mengetahui tentang cara konfigurasi Frame relay.
b. Mengimplementasikan pada sebuah tpologi real.
c. Melakukan pengujian dari konfigurasi tersebut.

II. Pendahuluan

Frame Relay adalah protokol WAN yang beroperasi pada layer pertama dan kedua
dari model OSI, dan dapat diimplementasikan pada beberapa jenis interface
jaringan. Frame relay adalah teknologi komunikasi berkecepatan tinggi yang telah
digunakan pada ribuan jaringan di seluruh dunia untuk menghubungkan LAN,
SNA, Internet dan bahkan aplikasi suara/voice.
Frame relay adalah cara mengirimkan informasi melalui wide area network
(WAN) yang membagi informasi menjadi frame atau paket. Masing-masing frame
mempunyai alamat yang digunakan oleh jaringan untuk menentukan tujuan.
Frame-frame akan melewati switch dalam jaringan frame relay dan dikirimkan
melalui virtual circuit sampai tujuan.

Fitur Frame Relay


Beberapa fitur frame relay adalah sebagai berikut:
1. Kecepatan tinggi
2. Bandwidth Dinamik
3. Performansi yang baik/ Good Performance
4. Overhead yang rendah dan kehandalah tinggi (High Reliability)

III. Alat dan Bahan

1. PC
2. Simulasi Packet Tracer
3. Topologi Real : (dari internet :
http://www.netmasterclass.com/images/Products/Advanced-Workshop-
2/Lab_Topology.gif)
IV. Langkah Kerja

1. Topologi
2. Buatlah tpologi real di atas pada Packet Traser

3. Buatlah Table DLCI pada tiap router

Router Interface Ip address DLCI keterangan


R1 Serial 0 120.136.148.1/24 102 Dari R1 ke R2
Serial 0.1(alias) 190.178.108.1/24 103 Dari R1 ke R3
104 Dari R1 ke R4
R2 Serial 0 120.136.148.2/24 301 Dari R2 ke R1
R3 Serial 0 190.178.108.2/24 401 Dari R3 ke R1
R4 Serial 0 190.178.108.3/24 501 Dari R4 ke R1

4. Skenario
a. Setiap router dapat berkomunikasi dengan R1
b. Router R3 dan R4 berbeda network dengan R2
c. Router R3 dan R4 tidak dapat saling berkomunikasi dan hanya dapat
berkomunikasi dengan R1
d. R1 memiliki 1 interface alias yang nantinya akan dihubungkan ke R3 dan
R4
5. Konfigurasikan setiap router sesuai dengan skenario
a. Pada Router 1

b. Pada Router 2
c. Pada Router 3

d. Pada Router 4
6. Lakukan konfigurasi untuk DLCI pada cloud
1. Pada tiap interface
a. Interface serial0

b. Interface serial1
c. Interface serial2

d. Interface serial3
2. Setting Frame Relay pada Connections untuk mengkoneksikan router
tersebut seperti gambar berikut.

7. Konfigurasipun selesai

V. Hasil Kerja

Lakukan uji koneksi pada setiap router dengan cara ping.


a. Dari Router 2 ke Router 1

b. Dari Router 3 ke Router 1


c. Dari Router 4 ke Router 1

Router 3 dan Router 4 tidak dapat saling berkomunikasi

a. Dari Router 3 ke Router 4

b. Dari Router 4 ke Router 3

VI. Kesimpulan

Dengan praktek ini kita dapat mengetahui tentang Frame Relay beserta
konfigurasinya pada sebuah topolgi real. Dapat menghubungkan lebih dar 2
router. Dan pada frame relay digunakan DLCI number untuk manajemen dan
kontol, dan juga untuk pengiriman data traffic.