A.

Tindakan Heroik Diberbagai Daerah

1Tindakan Heroik Surabaya Di Surabaya selama Bulan September terjadi perebutan senjata di gudang Mejiu Don Busco, perebutan markas-markas Jepang dan perebutan pabrik-pabrik yang tersebar di seluruh kota. Pada 1 Oktober 1945 Kenoeitai (Polisi Rahasia) yang dianggap kekejaman Jepang di serbu rakyat. Pada 25 Oktober 1945 2 perwira utusan Brigjen Mallaby menemui Gubernur Surjo dan memaksa Gubernur menghadap kekapal Sekutu yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Keadaan inilah yang membakar pecahnya perang 10 November 1945 di Surabaya, yang sekarang ini diperingati sebagai Hari Pahlawan. Pada 19 September 1945, di Hotel Yamato (sekarang hotel Majapahit) orang-orang Belanda menaikan bendera Belanda. Hal ini membuat pemuda marah, hotel tersebut diserbu para pemuda, setelah Residen Sudirman memerintah untuk menurunkan bendera Belanda tersebut. Beberapa pemuda berhasil untuk memanjat puncak dari Hotel Yamato dan merobek warna biru dan menaikan Bendera Merah-Putih. 2Tindakan Heroik Semarang Pada tanggal 14 September malam, para pemuda bermaksud untuk memindahkan 400 tawanan Jepang dari pabrik gula Cepiring ke penjara Bulu. Tetapi ketika perjalanan ada beberapa tawanan Jepang yang melarikan diri dan melaporkan ini ke Batalion Kido. Itu membuat para pemuda marah dan mereka merebut kantor Jepang, keesokan harinya para pemuda diserang oleh Jepang dan terjadilah peristiwa Pertempuran Lima Hari yang berlangsung mulai tanggal 15 September hingga 20 September 1945. Perang ini memakan korban sekitar 900-an orang, baik dari pihak pemuda maupun pihak Jepang. Ada 5 faktor terjadinya perang 5 hari, antara lain:
y y y y y

Gugurnya Dr. Karyadi yang mengecek keadaan air di candi Kaburnya tawanan Jepang Perebutan senjata Adanya kerja paksa Tidak setujunya rakyat dengan aturan-aturan Jepang

3.TINDAKAN HEROIK DI YOGJA Karena berbagai kendala dan keterbatasan yang mereka miliki, kapal perang Inggris pertama, HMS Cumberland, baru tiba tanggal 15 September 1945 di Jakarta. Ikut dengan kapal ini adalah

sedangkan pihak Inggris tidak mengetahui berapa kekuatan bersenjata Republik. Sedangkan di Surabaya. segera bermaksud melucuti senjata yang dimiliki rakyat di Surabaya dan sekitarnya. Pada 27 Oktober 1945 pukul 11. namun sudah tentu mendapat tentangan keras dari para pemimpin Republik Indonesia di Surabaya. Pertimbangan yang diambil adalah. mereka akan ditembak di tempat.000 personal di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby. Dalam pertimbangan yang dilakukan. namun sebagai seorang serdadu. baru tiba pada 25 Oktober 1945. dikemukakan. menyebarkan pamflet di aras Surabaya dan sekitarnya. Dikabarkan. alias tidak mempunyai kekuatan untuk mempertahan kemerdekaan dan kedaulatan. 3 Dengan berpatokan pada gagasan Jenderal Prusia. Tentara Inggris mulai melakukan razzia senjata. bahwa yang dilucuti hanya tentara Jepang. sudah sejak awal pimpinan Republik mencurigai. mereka memutuskan. Selain itu. agar seluruh senjata harus diserahkan kepada tentara sekutu dalam waktu 2 x 24 jam. juga di Surabaya. karena mereka menilai. Suryo. tentara Republik Indonesia akan menjadi macan ompong. pada 26 Oktober 1945. Sementara itu di Surabaya bangsa Indonesia telah mengambil alih. satu pesawat Dakota yang langsung datang dari Jakarta. bahwa Inggris melanggar kesepakatan yang ditandatangani satu hari sebelumnya. sedangkan apabila tidak menyerahkan senjata. apabila mereka menyerahkan senjata kepada sekutu. dan tentara Republik Indonesia tidak dilucuti. bahwa pihak Republik mengetahui berapa kekuatan tentara Inggris. yang kemudian dugaan ini ternyata benar. bahwa Angriff ist die beste Verteidigung (Menyerang adalah pertahanan yang terbaik). Brigade 49 dari 23rd British-Indian Division berkekuatan sekitar 5. pada 26 Oktober 1945. bahwa Brigadir Jenderal Mallaby sendiri terkejut dengan isi pamflet tersebut. bahwa tentara Inggris dan Australia membantu Belanda untuk menjajah kembali Indonesia. mantan Gubernur Jawa Timur zaman penjajahan India-Belanda. Hal ini tentu membuat gusar pimpinan Republik Indonesia di Surabaya. lebih dari 2 bulan setelah pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia.00. Setelah melihat kekuatan yang dihadapinya. Carl von Clausewitz. pasukan Inggris. bukan saja pemerintahan sipil. Di Jakarta. Charles Olke van der Plas. yang berisi seruan. Brigade 49 dari Divisi 23. yaitu di 8 pos pertahanan yang tersebar di Surabaya. AKAN DITEMBAK DITEMPAT. melainkan juga di bidang kemiliteran dan kepolisian. secara kilat dilakukan rapat pimpinan militer tertinggi di Surabaya. Seluruh tentara Jepang telah dilucuti dan diinternir oleh tentara dan laskar-laskar pemuda Indonesia. dan setelah itu BARANG SIAPA YANG DIJUMPAI DI JALAN MEMBAWA SENJATA. harus melaksanakan perintah atasan. bahwa seluruh persenjataan yang berada di tangan orang Indonesia.Dr. Mallaby mengalah dan menandatangani persetujuan dengan Gubernur Jawa Timur. harus diserahkan kepada tentara sekutu. Pada sore hari tanggal 27 Oktober 1945. dan di mana mereka berada. Namun terjadi kesalahan komunikasi antara pimpinan tertinggi tentara Inggris. maka diputuskan untuk: .

Tentara Inggris yang menduga hanya akan melakukan tugas adminstratif. Gresik. ikut mengambil bagian dalam pertempuran tersebut sekitar 100. Pasukan Sadeli Sastrawijaya dari Bandung. bahwa mereka tidak kuat menahan gempuran rakyat Indonesia di Surabaya. TKR Sidoarjo. Pasukan Sriwijaya (yang seluruhnya terdiri pemuda-pemuda asal Sumatera Utara dan Aceh. dibangunkan dan diminta untuk datang ke Surabaya untuk menolong tentara Inggris yang berada di ambang kepunahan.J.. pimpinan tentara Inggris menyadari. TKR Laut. serangan dilakukan terhadap 8 pos pertahanan Inggris di Surabaya. pemuda Indonesia di Surabaya mewujudkan semangat tersebut dalam bentuk fisik yang sangat heroik.000 30. Malam itu juga disebarkan keseluruh pasukan serta laskarlaskar pemuda di Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo. Mojokerto dsb. PasukanMagenda dari Bondowoso. tidak siap dengan logistik dan paramedis untuk suatu petempuran. There was no such person in Surabaya and all hope rested on the influence of Sukarno. Pagi hari tanggal 28 Oktober 1945 mulai pukul 04. Boleh dikatakan seluruh suku bangsa Indonesia diwakili oleh para pemudanya di Surabaya dalam pertempuran mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.30. TKR Udara. Malam itu juga. para Kiyai dari Banten dll. Presiden Sukarno yang sudah tidur. Kolonel A. berdatangan untuk ikut ambil bagian dalam penyerangan tersebut.MENYERANG TENTARA INGGRIS. Pasukan Kalimantan. Setelah digempur satu hari penuh hingga malam hari. Letnan Jenderal Sir Philip Christison. mantan pasukan Gyugun yang mempunyai pengalaman tempur melawan tentara sekutu di Morotai).l.Tercatat sekitar 60 pasukan yang ikut ambil bagian dalam pertempuran bulan Oktober di Surabaya. Juga pemuda-pemuda Ambon dan Papua banyak yang bertempur di pihak Republik.000 rakyat yang bersenjata. tepat TUJUHBELAS TAHUN setelah Sumpah Pemuda di Jakarta pada 28 Oktober 1928. 4 . tombak dll. Inilah awalnya bonek (bondo nekat.F. Sementara itu. dan bahkan ada juga yang dari pulau Rote. pertempuran di Surabaya berlangsung terus dengan sengitnya. untuk meminta bantuan Presiden Sukarno.) mengenai keputusan tersebut. seluruh kekuatan rakyat bersenjata yang ada di sekitar Surabaya. Doulton: The Heroic resistance of the British troops could only end in the extermination of the 49th Brigade. a. Pasukan KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi). Apakah hal ini hanya suatu kebetulan? Ataukah memang ini suatu bentuk predestinasi (telah ditentukan sebelumnya)? Selain sekitar 20. bambu runcing. Pasukan TKR Mojokerto. Bila dihitung.000 pemuda yang menyerbu hanya dengan clurit. unless somebody could quell the passion of the mob. Blokade total dilakukan atas pos-pos pertahanan Inggris. Seorang perwira Inggris. Mereka mengirim berita ke Jakarta kepada Panglima tertinggi Tentara Inggris. Dan malam itu juga.modal nekat) yang sangat positif bagi perjuangan bangsa Indonesia.

dan jatuh ketangan pemuda Indonesia.Saluran air dan listrik dimatikan. Parrot. Parrot. Pada hari itu ditandatangani persetujuan gencatan senjata yang dinamakan: Armistic Agreement regarding the Surabaya Incident. Kolonel dr. Wiliater Hutagalung menerima Kapten Flower yang berkebangsaan Australia untuk berunding. dan segera melakukan perundingan dengan Brigadir Jenderal Mallaby.C. dipaksa mengibarkan BENDERA PUTIH. tentara Inggris mengibarkan BENDERA PUTIH: MENYERAH. tentara Inggris terpaksa mengakui Sukarno sebagai THE PRESIDENT OF THE REPUBLIC INDONESIA. concluded on the 29th October 1945. Tuduhan Panglima tertinggi Tentara Inggris. sebagai salah satu PEMENANG PERANG DUNIA II.A. . walau pun karena kepepet.A. Pihak Inggris menyalahkan Indonesia atas tewasnya Mallaby. Bantuan logistik yang didrop melalui udara oleh pesawat terbang Inggris tidak tepat jatuh di pos tentara Ingris. dalam rangka penyebarluasan kesepakatan Soekarno-Hawthorn. a provisional agreement between President Soekarno of the Republic Indonesia and Brigadier Mallaby. Setelah itu. antara lain di kompleks Darmo. Smith. anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh. J.G. pada 30 Oktober 1945 siang hari. yang menulis buku Who killed Brigadier Mallaby? Dalam tembak-menembak tersebut (cross fire). timbul insiden tembak-menembak di pos pertahanan Ingris di Gedung Internatio. sebagaimana disampaikannya dalam sidang parlemen Inggris tanggal 20 Februari 1946. Mallaby. Dapat dibayangkan. komandan Brigade 49. sebagaimana diakui oleh komandan Kompi D. Letnan Jenderal Christison dan Panglima Divisi 23 Mayor Jenderal Mansergh tanggal 31 Oktober dan 9 November 1945 telah dibantah oleh Tom Driberg. di dua tempat. yang bertahan di Gedung Internatio. Sore hari. mereka segera kembali ke Jakarta. Pengakuan itu ditulis pada 8 Agustus 1974 kepada penulis Australia. Keesokan harinya. setelah digempur satu hari-satu malam oleh rakyat Indonesia di Surabaya. kemungkinan besar Mallaby tewas karena granat yang dilemparkan oleh Kapten R. pada 29 Oktober 1945 pagi hari.l. bagaimana malunya tentara Inggris. a. kemudian ditemukan tewas. Mayor Venu K. Presiden Sukarno bersama Wakil Presiden Hatta dan Menteri Penerangan Amir Syarifuddin Harahap tiba tanggal 29 Oktober 1945 siang hari. yang menjadi satu pos pertahanan Inggris. namun dalam rekonstruksi. bedasarkan keterangan yang diperolehnya dari Kapten Shaw. Presiden sukarno menandatangani persetujuan dengan Panglima Divisi 23. Mayor Jenderal Douglas Cyril Hawthorn. pada 23 November 1973 dan 20 Februari 1974. Gopal.G. Pelemparan granat yang mengakibatkan terbakarnya mobil yang ditumpangi Mallaby diakui oleh Smith dalam surat-suratnya kepada J. Dengan demikian. Insiden itu dipicu oleh tembakan yang dimulai oleh tentara Inggris. mantan ajudan Brigadir Jenderal Mallaby. dekat Jembatan Merah. Akhirnya.

di wilayah timur Indonesia. untuk memberikan informasi mengenai peristiwa heroik PEMUDA INDONESIA PADA 28 OKTOBER 1945 DI SURABAYA. Demikian ringkasan kilas balik sejarah. yang menjadi cikal bakal pembentukan Negara Indonesia Timur dan Negara-Negara Boneka lain bentukan Belanda untuk menghancurkan Republik Indonesia. 29 Januari 1958 ini. yang ikut mengalahkan pasukan Jerman di bawah Marsekal Erwin Rommel yang legendaris di El alamein. Para pemuda yang berasal dari pejuang rakyat yang kemudian bergabung dengan TNI. tentara Australia membersihkan kekuatan bersenjata Republik Indonesia. Sulawesi Selatan. Pak Mayor Rivai. termasuk wanita dan anak-anak. dan penumpasan pemberontakan PKI di Madiun Jawa Timur. 20. sapaan akrab Toto Iskandar. dan hamper seluruh kota Surabaya hancur. terlibat langsung dengan beberapa peristiwa monumental seperti Bandung Lautan Api." ungkap Aki Toto. Mesir. Penerbit: Millenium Publisher. ) Sang Veteran Siliwangi KIPRAH Divisi Siliwangi dalam perjalanan sejarah sudah tidak diragukan lagi. Hutagalung. dan dengan persenjataan termutakhir yang mereka miliki. dan setelah dibersihkan. di Malino. "Setibanya di Solo.buang waktu. bersama anggotanya harus berjalan kaki ratusan kilo meter menuju Madiun. untuk digunakan menyusup pos pemeriksaan saat masuk Madiun yang . memerintahkan peleton yang Aki pimpin untuk berangkat ke Madiun guna membantu penumpasan. Sementara itu.l. Long March Siliwangi. a. tanpa pamrih bertempur melawan pasukan asing ataupun menumpas pemberontakan seperti PKI di Madiun 1948. mereka menggelar yang dinamakan Konferensi Malino . terutama bagian selatan.000 dari Divisi 5. tentara sedang hijrah di Yogyakarta. kami meminjam gerobak sapi kepada warga yang sedang mengangkut bahan-bahan rokok kelobot dan papan. di antaranya Bintang Gerilya dari Presiden Soekarno. terbesar setelah Perang Dunia II.5 Namun sejarah mencatat.tewas dalam agresi militer tersebut. Akibatnya : Lebih dari 20. "Sewaktu PKI memberontak di Madiun. (Ringkasan ini dikutip dari : 10 November 1945. Pada 16 22 Juli 1946. pada 13 Juli 1946. yang pernah menerima beberapa penghargaan. dan Belanda tidak membuang.000 rakyat Surabaya sebagian besar adalah sipil. DI/TII Kartosuwiryo dsb. Danyon Garuda Hitam. Mantan komandan peleton dari Batalyon Garuda Hitam Divisi Siliwangi ini. dengan mengerahkan sekitar 30.000 tentara. secara resmi seluruh wilayah Indonesia Timur diserahkan kepada Netherlands Indies Civil Administration (NICA). bahwa tentara Inggris tetap melancarkan agresi militer mereka. melalui lereng Gunung Merapi dan Telogo Lele. Hal tersebut dialami juga oleh Toto Iskandar yang kini berusia 82 tahun. yang juga patut mendapat perhatian dan penghargaan. terutama di awalawal kemerdekaan tanah air. Toto yang saat itu ditempatkan di Muntilan. Mengapa Inggris Membom Surabaya? tulisan Batara R.

6 Ia dan 24 anggotanya kemudian masuk ke lima gerobak dan bersembunyi di bawah tumpukan tembakau dan papan untuk menahan tusukan bayonet yang dilakukan PKI saat memeriksa gerobak-gerobak. "Suatu saat. beberapa pasukan TNI dari Divisi Siliwangi sudah ada yang mengdahuluinya ber-long march kembali ke pangkalannya di Jawa Barat sambil bertempur melawan pasukan Belanda dalam perjalanannya antara lain di wilayah Banyumas. Namun. Matak warga ngabantu kami pun dengan sukacita. Rupanya perintah ini dikeluarkan sebagai kelanjutan tugas untuk mempertahankan NKRI di pangkalannya masing-masing sebab operasi militer menumpas pemberontakan PKI Madiun sudah selesai. Brigade 17/Mobile Brigade Polisi Negara SWK 103A Wehrkreise III. ramah. (Luki Muharam/ Galura)*** 19 Desember 1948. Kami pun bertugas di sana hingga PKI ditumpas. Yogyakarta. kakek puluhan buyut penerima Satyalencana Perang Kemerdekaan I dan II ini sangat terkesan dengan dukungan rakyat kepada "maung" Siliwangi meski kondisi saat itu (1952) belum menerima gaji dari pemerintah. Penduduk Yogyakarta mengira bahwa latihan perang sesuai dengan perintah Panglima Besar akan dimulai." tutur Aki Toto. sedangkan pos di Majalaya (Bandung) dan transportasi belum ada. satu di antaranya yaitu agar semua pasukan TNI segera kembali ke pangkalannya masingmasing. jeung sok ngabantu ka rakyat. Saat itu ada istilah remeh saboboko apabila rakyat memberikan bantuan hidangan makanan kepada tentara. keluar perintah Panglima Besar Jenderal Soedirman sebanyak 10 butir. pos Polisi Militer sedang diserang. Meskipun demikian. kami mendapat bantuan makanan dari rakyat. "Melihat kiprah tentara Divisi Siliwangi saat ini. Belanda Menyerbu Yogyakarta Oleh H.00 WIB penulis yang sudah menjadi anggota Tentara Pelajar (TP) . SOEWARNO DARSOPRAJITNO Mantan TP-TNI Batalyon 300. Siliwangi mah ti kapungkur oge ngahiji jeung rakyat. Minggu. Berikutnya sekira pukul 10." kata Toto yang dijumpai di rumahnya. "Setibanya di Madiun.00 WIB terdengar deru pesawat Dakota melintas udara Yogyakarta terbang menyelundup ke luar negeri.sedang dikuasai PKI." ujar Toto mengenang. bahkan terkadang rakyat memberikan sarung dan baju. 19 Desember 1948 sekira pukul 5. Hadirnya beberapa pesawat tempur Belanda di udara Yogyakarta yang meraung-raung dan menembaki sasarannya inilah yang amat mengejutkan penduduk sebab sebelumnya belum pernah terjadi serangan udara sehebat itu. di Perumahan Griya Nugratama Blok D 2 No. PADA 18 Desember 1948. teu merasa dipaksa. pensiunan perwira pertama ini merasa bangga. "Teu di mana teu di mana. kami diperintahkan harus ke Singaparna. Selama berperang. pada pagi hari pukul 8. Bila lapar. Soalna dikenal soleh. 15 Pasir Hayam Cianjur." ungkap Aki Toto.00 WIB di udara Yogyakarta beterbangan pesawat tempur Mustang yang bertanda merah putih biru. Kami pun berjalan kaki.

Jenderal Soedirman meninggalkan Istana Presiden dan meninggalkan Ibu Kota NKRI Yogyakarta memimpin perang gerilya. perlawanan TNI sama sekali tidak berarti. penulis langsung melaporkannya kepada ketua rukun kampung (RW) setempat bahwa tentara Belanda sudah mendarat dan sudah ada di ambang pintu kota. sekaligus mengatur strategi serangan balik sambil menunggu pasukan TNI lainnya. Akhirnya. Bung Hatta (bukan Wakil Presiden Muhammad Hatta) dan beberapa mantan menteri ditawan Belanda. mengapa tidak ada perlawanan sedikit pun juga dan seorang TNI pun tidak ada yang tertawan atau menyerahkan diri. sebab Belanda yang masih terikat oleh Perjanjian Gianti tidak dapat memasuki wilayah Istana (Keraton) Yogyakarta.dengan tugas sebagai penjaga kota (staatwacht) dan sedang tidak bertugas. Syafroedin Prawiranegara yang sedang bertugas di Bukittinggi. Tetapi. 7 Serta merta sesudah meyakini bahwa Yogyakarta diserbu Belanda. Pada hari itu sama sekali tidak terjadi perlawanan bersejata terhadap serbuan tentara Belanda karena seluruh pasukan RI mengundurkan diri ke luar kota untuk berkonsolidasi. dengan menyatakan bahwa tentara adalah tentara. Berdasarkan laporan "intelijen". Pada waktu Bung Karno meminta agar Jenderal Soedirman ikut melepaskan jabatan panglima APRI karena sakit dan masuk rumah sakit saja. kepada Sultan HB IX diminta tetap tinggal di Istana Sultan. tentara Belanda heran. mulailah serangan umum (SU bukan SO/serangan oemoem) yang pertama pada 29 Desember 1948 dilaksanakan. Jenderal Soedirman menolak dan ingin tetap memimpin perang gerilya bersama pejuang baik TNI maupun rakyat. Pada hari itu juga Bung Karno (bukan Presiden Soekarno). Sementara itu. namun tidak menemukan berbagai tanda yang mencurigakan. rupanya para ahli strategi perang Belanda tidak memperhitungkan faktor Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Sultan Hamengku Buwono IX yang masing-masing usianya baru sekitar 35 tahunan. Pimpinan NKRI sepenuhnya sudah diserahkan kepada Menteri Keuangan Mr. Selama semingguan dengan tenang tentara Belanda berpatroli di seluruh pelosok Kota Yogyakarta. Sesudah berpamitan kepada Bung Karno dan disaksikan seluruh mantan pejabat NKRI. justru ikut menyaksikan penerjunan tentara payung Belanda di lapangan udara Maguwo (Lanud Adi Soetjipto) Yogyakarta. Sumatra Barat. Serbuan tentara Belanda yang sukses menurut kacamata Belanda. sebab selain menangkap para pejabat NKRI. . Apalagi penduduk bersikap tenang dan sepenuhnya memercayakan diri kepada kearifan Sri Sultan HB IX dalam menangani Ibu Kota RI Yogyakarta. yang bertugas di sepanjang garis demarkasi. Barulah sesudah konsolidasi TNI di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta terlaksana dan wilayah peperangan (wehrkreise) terbentuk. dari pimpinan tertinggi TNI di Kota Yogyakarta diterima pesan dari mulut ke mulut agar seluruh angkatan bersenjara APRI (Angkatan Perang RI) dan polisi meninggalkan kota sambil mengatur pengungsian penduduk. karena semuanya sudah meletakkan jabatannya. digunakan sebagai bahan propaganda untuk memengaruhi dunia.

sebab dengan wajah yang masih kekanakkanakan tidak akan menimbulkan kecurigaan. Berbagai serangan para gerilyawan termasuk gerilyawan yang berkedudukan di dalam kota. . bahwa Indonesia sudah aman dan tinggal membersihkan perampokan di malam hari mencari makan di kota. makin sering menyerang tentara Belanda di jantung kota. TNI dan Polri yang didukung rakyat makin sering melakukan serangan pada malam hari di berbagai sudut kota yang pada malam hari tentara Belanda umumnya hanya bertahan. Serangan pada malam hari inilah yang kemudian dipropagandakan oleh Belanda sebagai perampokan. Berita adanya sidang umum PBB ini dapat dipantau dan didengar Sri Sultan dan untuk menangkisnya perlu adanya serangan umum pada siang hari. akhirnya mundur teratur. Nasution diperintahkan untuk menyusun strategi dan sekaligus menunjuk Letnan Kolonel Soeharto Komandan WK II sebagai pelaksana. 8 sering ditugaskan mencari informasi apa saja di kota. Gagasan ini diterima dengan baik oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Melalui jawaban ini para pejabat sipil Belanda yang amat mengenal Sri Sultan sebagai alumnus Universitas Leiden yaitu universitas yang paling dihormati di Belanda yang juga menjadi tempat belajar para anggota keluarga kerajaan Belanda. Kampanye Belanda ini pun juga akan dimasukkan ke sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). dan Komandan MBKD (Markas Besar Komando Djawa) Kolonel A. Secara politik. Sejak SU yang membangkitkan rasa percaya diri.H. Pada waktu itu penulis baru berusia 16 tahun dan duduk di SMP kelas III. Serbuan tentara Belanda yang dipimpin Kolonel Van Langen yang kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi mayor jenderal karena keberhasilannya menduduki Ibu Kota RI dan menawan semua "pimpinannya".Bukan main terkejutan tentara Belanda yang sama sekali tidak menduga bahwa TNI masih memiliki kekuatan tempur. saat KTN yang tiba di Yogyakarta pada siang hari. "langkahi dulu mayat saya kalau mau masuk ke istana". Sri Sultan juga mengingatkan akan Perjanjian Gianti. SU ini sepenuhnya dilakukan malam hari untuk mencegah jangan sampai ada korban di kalangan penduduk sebab pada siang hari sepenuhnya diberikan kepada penduduk kota untuk mencari nafkah dengan bekerja. Namun. Belanda yang yakin bahwa Komisi Tiga Negara (KTN-United Nation Commission on Indonesia/UNCI) akan percaya bahwa Kota Yogyakarta sudah aman pada siang hari diundang menyaksikannya. Penulis yang sudah bergabung ke kesatuan Mobile Brigade. Sri Sultan menjawab dengan tenang. Inti pertemuan Van Langen menekan Sri Sultan untuk membuka istananya agar dapat digeledah. menjadi berang akibat adanya serangan bertubi-tubi setiap malam. Belanda juga menekan dunia agar mengakui kedudukan Belanda sebagai penguasa yang sah di Indonesia. Tetapi apa kenyataannya. Keberangannya ini ditunjukkan bersama para pejabat sipil Belanda dari Jakarta untuk menekan Sri Sultan HB IX yang dicurigai sebagai aktor serangan pada malam hari.

Australia. masya Allah. Jalan Malioboro. Jenderal Spoor mengatur strategi peperangannya di Indonesia. sepenuhnya berjuang dengan ikhlas. Demikian pula berdasarkan pengalaman perangnya di Indonesia. Di sinilah awal pengertian bahwa TNI dan angkatan yang lainnya adalah sepenuhnya anak rakyat. Yogyakarta diserang habis. sedangkan makan. belum memiliki tanah dan rumah. setiap kota yang direbut tentara Belanda tidak ada satu orang gerilyawan yang tertawan atau datang menyerahkan diri.habisan oleh para gerilyawan. Beberapa pengamat militer Belanda menyatakan bahwa betapapun Panglima Angkatan Perang Kerajaan Belanda di Indonesia. dan Belgia. ternyata semuanya tidak dapat masuk kota sebab para gerilyawan mengepung dan menghajar tentara Belanda di dalam kota.Kamis 1 Maret 1949. Walaupun tentara Belanda sudah menyebar di seluruh Indonesia. pimpinan negara ada ditangan Meester Syafroeddin Prawiranegara yang berkedudukan di Sumatra Barat. uang saku pun tidak pernah menerima. Para pejuang kemerdekaan tanah air ini. dengan tertawannya Bung Karno. satu kelompok anggota KKO sedang melakukan tugas patroli .*** Peristiwa Kapal Sri Selangor Sekali peristiwa pada 24 Juli 1964. Sedangkan wilayah yang luas di luar kota termasuk berbagai jaringan jalan penghubungnya dikuasai dan dikendalikan para gerilyawan. Bung Hatta dan para mantan menterinya. hingga tentara Belanda tidak mengetahuinya. Apalagi gerakan pasukan kavaleri dan artileri Belanda sepenuhnya terikat pada kondisi jalan raya sedang peta lapangan yang dipakai untuk gerakan tentaranya sudah tidak memadai sebab tata ruang medan sudah diubah oleh strategi yang diatur oleh MBKD. Justru adanya rakyat inilah para gerilyawan dengan mudah menyamarkan diri. Alhasil para anggota KTN marah besar kepada para pejabat dan perwira Belanda yang mendampingi ke Yogyakarta. tidur atau lainnya diberi oleh rakyat setempat secara ikhlas. Akhirnya para anggota KTN yang terdiri dari Amerika Serikat. Padahal honor atau gaji. khususnya di Sumatra dan Jawa. tempat para perwira Belanda menginap. Kebutuhan air pun harus membeli. meyakini bahwa TNI yang didukung rakyat masih tetap padu di bawah komando Jenderal Soedirman mempertahankan kemerdekaan NKRI. tetapi hanya menguasai kotanya. Lebih heran lagi. 9 Satu pertanyaan anggota KTN kepada para pejabat dan perwira Belanda yaitu mengapa tentara Belanda yang memiliki persenjataan modern dan sudah berpengalaman dalam Perang Dunia II tidak mampu menumpas para perampok pada siang hari. dan sebagai anak wajib hukumnya untuk menyantuni orang tuanya yang sudah membesarkannya. dan penulis sendiri mendapat tugas menyerang Hotel Merdeka (Hotel Garuda sekarang). Walaupun Bung Karno dan Bung Hatta sudah ditawan Belanda. pertempuran tetap berlangsung. tetapi sekarang masih banyak para pejuang yang sudah lanjut usia. hasil akhir akan ditentukan oleh Jenderal Soedirman yang pada saat itu baru berusia 36 tahun dan dalam keadaan sakit.

Mereka dengan cerdik bersembunyi di balik perahu yang tertelungkup. karena tidak dapat berbuat lain. hilang dan tidak muncul di permukaan laut. Mengira lawannya sudah tenggelam dan tewas. jawaban tanda menyerah tidak kunjung keluar. Keadaan sangat tidak menguntungkan dan sangat terjepit. mau pulang" "Angkat tangan!" Sementara lampu sorot kapal menyinari mereka serta menanti jawaban menyerah. Namun. dan Muhani. Mereka berangkat dari Nongsa (Batam). Kisah-kisah menarik semacam ini banyak terjadi di medan tugas. mesin mengalami kerusakan dan sampai terbawa arus sampai ke arah Singapura. Selama enam jam mereka mendayung melawan arus. Namun keempat prajurit tersebut dengan tangkas melompat ke laut sebelum sampannya tertumbuk dan terbalik. Dari atas kapal terdengar teriakan : "Awak siapa?" "KKO. Riyono.15 dalam suasana remang2 terlihat sebuah kapal. Bahkan secara serentak empat prajurit Korps Marinir itu menjawab dengan tembakan salvo ke arah personel lawan yang sudah merasa bahwa kemenangan di tangannya. Mereka mampu bertindak dalam waktu yang sangat kritis. (dari buku Kompi X di Rimba Siglayan-Supoduto Citrawijaya) . Di tengah laut. 10 Kapal segera merapat hingga perahu dengan berpenumpang empat prajurit laut tersebut menempel dinding kapal tersebut. Sungguh tindakan ini sangat berani. Suratno gugur. tiga prajurit berhasil selamat. dalam jarak yang sangat dekat. Ternyata dalam pertempuran laut singkat tersebut. Tentu saja mereka sangat terkejut dan sambil membalas dengan tembakan. Sri Selangor meninggalkan perairan Indonesia. Prajurit-prajurit muda tersebut menyangka kapal kawan dari Bea Cukai. kapal melakukan manuver untuk menjauh agar dapat membalas tembakan. Tiba-tiba pada pukul 19. Ternyata mereka keliru. Kepala kelompok adalah Prajurit K. Suratno dengan tiga orang anggotanya yakni Prajurit Wahadi. Kapal Sri Selangor berusaha menerjang motorboat hingga sampan kecil tersebut terbalik. Hari makin gelap. karena itu sebuah kapal perang milik lawan (Kapal Sri Selangor jenis BS).rutin di perbatasan di perairan Riau menggunakan motorboat. Untuk menebus kekalahan dan korban yang diderita. kecuali Kepala Kelompok K.

Di Sumbawa pada Desember 1945 berusaha merebut markas-markas Jepang.TINDAKAN HEROIK DI MAKASAR Pemerintah RI di Sulawesi berada di bawah pemimpinan Dr. Di Gorontalo para pemuda berhasil merebut senjata dari markas-markas Jepang pada 13 Sepember 1945. para pemuda mengambil tindakan radikal tanpa mengurangi wibawa pemerintah melalui pembentukan kelompok seperti Bo-ei Taishin. mereka berhasil merebut dan menduduki tempattempat penting di Makassar. Karena itu. kemudian pasukan Sekutu dari Australia datang dan para pemuda pun kalah.4. Kaigun. Tetapi tindakan tersebut dinilai terlalu hatihati oleh para pemuda. dan pelajar setingkat STLP. Para pemuda mendukung Gubernur Sulawesi Dr. Akhirnya. Selain di Makassar. Pada 28 Oktober 1945. terjadi gerakan-gerakan di tempat lain. Sam Ratulangi dengan merebut gedung-gedung Vital dari tangi polisi. Sam Ratulangi. sebagai gubenur Sulawesi. gerakan mereka pindah dari Makassar ke Polombangkeng. . Pemerintah berpusat di Makassar. Heiho. Pada 13 Desember 1945 secara serentak para pemuda melakukan penyerangan terhadap Jepang. Tetapi. Ia berusaha menegakkan kedaulatan Indonesia di wilatah itu secara bertahap.

materinya memuat 1.Kata pengantar Dengan mamanjatkan puji syukur kepada allah swt yang telah melimpahkan rahmatnya sehingga buku ini dapat terselesaikan penulisannya. tugas ini memuat tentang tindakan heroik diberbagai daerah di jawa timur yaitu di Surabaya 2.makasar 3.semarang .tindakan heroik di jawa tengah yaitu di Yogyakarta .tugas ini memuat tentangtindakan heroik berbagai daerah di luar pulau jawa yaitu dI .

TINDAKAN HEROIK DI BERBAGAI DAERAH .A.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful