A.

Tindakan Heroik Diberbagai Daerah

1Tindakan Heroik Surabaya Di Surabaya selama Bulan September terjadi perebutan senjata di gudang Mejiu Don Busco, perebutan markas-markas Jepang dan perebutan pabrik-pabrik yang tersebar di seluruh kota. Pada 1 Oktober 1945 Kenoeitai (Polisi Rahasia) yang dianggap kekejaman Jepang di serbu rakyat. Pada 25 Oktober 1945 2 perwira utusan Brigjen Mallaby menemui Gubernur Surjo dan memaksa Gubernur menghadap kekapal Sekutu yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Keadaan inilah yang membakar pecahnya perang 10 November 1945 di Surabaya, yang sekarang ini diperingati sebagai Hari Pahlawan. Pada 19 September 1945, di Hotel Yamato (sekarang hotel Majapahit) orang-orang Belanda menaikan bendera Belanda. Hal ini membuat pemuda marah, hotel tersebut diserbu para pemuda, setelah Residen Sudirman memerintah untuk menurunkan bendera Belanda tersebut. Beberapa pemuda berhasil untuk memanjat puncak dari Hotel Yamato dan merobek warna biru dan menaikan Bendera Merah-Putih. 2Tindakan Heroik Semarang Pada tanggal 14 September malam, para pemuda bermaksud untuk memindahkan 400 tawanan Jepang dari pabrik gula Cepiring ke penjara Bulu. Tetapi ketika perjalanan ada beberapa tawanan Jepang yang melarikan diri dan melaporkan ini ke Batalion Kido. Itu membuat para pemuda marah dan mereka merebut kantor Jepang, keesokan harinya para pemuda diserang oleh Jepang dan terjadilah peristiwa Pertempuran Lima Hari yang berlangsung mulai tanggal 15 September hingga 20 September 1945. Perang ini memakan korban sekitar 900-an orang, baik dari pihak pemuda maupun pihak Jepang. Ada 5 faktor terjadinya perang 5 hari, antara lain:
y y y y y

Gugurnya Dr. Karyadi yang mengecek keadaan air di candi Kaburnya tawanan Jepang Perebutan senjata Adanya kerja paksa Tidak setujunya rakyat dengan aturan-aturan Jepang

3.TINDAKAN HEROIK DI YOGJA Karena berbagai kendala dan keterbatasan yang mereka miliki, kapal perang Inggris pertama, HMS Cumberland, baru tiba tanggal 15 September 1945 di Jakarta. Ikut dengan kapal ini adalah

secara kilat dilakukan rapat pimpinan militer tertinggi di Surabaya. sudah sejak awal pimpinan Republik mencurigai. menyebarkan pamflet di aras Surabaya dan sekitarnya. namun sudah tentu mendapat tentangan keras dari para pemimpin Republik Indonesia di Surabaya. agar seluruh senjata harus diserahkan kepada tentara sekutu dalam waktu 2 x 24 jam. Carl von Clausewitz. Charles Olke van der Plas. yang kemudian dugaan ini ternyata benar. melainkan juga di bidang kemiliteran dan kepolisian. Mallaby mengalah dan menandatangani persetujuan dengan Gubernur Jawa Timur.000 personal di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sothern Mallaby. Sementara itu di Surabaya bangsa Indonesia telah mengambil alih. Dalam pertimbangan yang dilakukan. bahwa yang dilucuti hanya tentara Jepang. lebih dari 2 bulan setelah pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia. baru tiba pada 25 Oktober 1945. bahwa Brigadir Jenderal Mallaby sendiri terkejut dengan isi pamflet tersebut. Suryo. karena mereka menilai. tentara Republik Indonesia akan menjadi macan ompong. Setelah melihat kekuatan yang dihadapinya. bahwa Inggris melanggar kesepakatan yang ditandatangani satu hari sebelumnya. mantan Gubernur Jawa Timur zaman penjajahan India-Belanda. dikemukakan.Dr. yaitu di 8 pos pertahanan yang tersebar di Surabaya. pasukan Inggris. Seluruh tentara Jepang telah dilucuti dan diinternir oleh tentara dan laskar-laskar pemuda Indonesia. dan di mana mereka berada. Pada sore hari tanggal 27 Oktober 1945. AKAN DITEMBAK DITEMPAT. Sedangkan di Surabaya. bahwa tentara Inggris dan Australia membantu Belanda untuk menjajah kembali Indonesia. bahwa Angriff ist die beste Verteidigung (Menyerang adalah pertahanan yang terbaik). dan tentara Republik Indonesia tidak dilucuti. Hal ini tentu membuat gusar pimpinan Republik Indonesia di Surabaya. segera bermaksud melucuti senjata yang dimiliki rakyat di Surabaya dan sekitarnya. harus diserahkan kepada tentara sekutu. mereka akan ditembak di tempat.00. maka diputuskan untuk: . 3 Dengan berpatokan pada gagasan Jenderal Prusia. Dikabarkan. juga di Surabaya. alias tidak mempunyai kekuatan untuk mempertahan kemerdekaan dan kedaulatan. Pada 27 Oktober 1945 pukul 11. dan setelah itu BARANG SIAPA YANG DIJUMPAI DI JALAN MEMBAWA SENJATA. Brigade 49 dari 23rd British-Indian Division berkekuatan sekitar 5. Pertimbangan yang diambil adalah. harus melaksanakan perintah atasan. pada 26 Oktober 1945. yang berisi seruan. Namun terjadi kesalahan komunikasi antara pimpinan tertinggi tentara Inggris. Tentara Inggris mulai melakukan razzia senjata. bahwa pihak Republik mengetahui berapa kekuatan tentara Inggris. apabila mereka menyerahkan senjata kepada sekutu. sedangkan apabila tidak menyerahkan senjata. namun sebagai seorang serdadu. sedangkan pihak Inggris tidak mengetahui berapa kekuatan bersenjata Republik. mereka memutuskan. Brigade 49 dari Divisi 23. satu pesawat Dakota yang langsung datang dari Jakarta. bahwa seluruh persenjataan yang berada di tangan orang Indonesia. Selain itu. bukan saja pemerintahan sipil. Di Jakarta. pada 26 Oktober 1945.

Malam itu juga.000 pemuda yang menyerbu hanya dengan clurit. untuk meminta bantuan Presiden Sukarno. Kolonel A. 4 . TKR Sidoarjo. TKR Laut. tidak siap dengan logistik dan paramedis untuk suatu petempuran. PasukanMagenda dari Bondowoso. bahwa mereka tidak kuat menahan gempuran rakyat Indonesia di Surabaya. Sementara itu. TKR Udara. Bila dihitung. Presiden Sukarno yang sudah tidur. dibangunkan dan diminta untuk datang ke Surabaya untuk menolong tentara Inggris yang berada di ambang kepunahan.l. Doulton: The Heroic resistance of the British troops could only end in the extermination of the 49th Brigade. Pasukan KRIS (Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi). Apakah hal ini hanya suatu kebetulan? Ataukah memang ini suatu bentuk predestinasi (telah ditentukan sebelumnya)? Selain sekitar 20. Juga pemuda-pemuda Ambon dan Papua banyak yang bertempur di pihak Republik. Seorang perwira Inggris. Pasukan Kalimantan.Tercatat sekitar 60 pasukan yang ikut ambil bagian dalam pertempuran bulan Oktober di Surabaya. pertempuran di Surabaya berlangsung terus dengan sengitnya. tombak dll. bambu runcing. ikut mengambil bagian dalam pertempuran tersebut sekitar 100.MENYERANG TENTARA INGGRIS.J. tepat TUJUHBELAS TAHUN setelah Sumpah Pemuda di Jakarta pada 28 Oktober 1928. para Kiyai dari Banten dll. Malam itu juga disebarkan keseluruh pasukan serta laskarlaskar pemuda di Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo. mantan pasukan Gyugun yang mempunyai pengalaman tempur melawan tentara sekutu di Morotai).modal nekat) yang sangat positif bagi perjuangan bangsa Indonesia.000 30. serangan dilakukan terhadap 8 pos pertahanan Inggris di Surabaya. Mereka mengirim berita ke Jakarta kepada Panglima tertinggi Tentara Inggris. Gresik. Inilah awalnya bonek (bondo nekat. berdatangan untuk ikut ambil bagian dalam penyerangan tersebut. There was no such person in Surabaya and all hope rested on the influence of Sukarno. pimpinan tentara Inggris menyadari.F.) mengenai keputusan tersebut. Pasukan Sadeli Sastrawijaya dari Bandung. pemuda Indonesia di Surabaya mewujudkan semangat tersebut dalam bentuk fisik yang sangat heroik.000 rakyat yang bersenjata. seluruh kekuatan rakyat bersenjata yang ada di sekitar Surabaya. Dan malam itu juga. Blokade total dilakukan atas pos-pos pertahanan Inggris.. dan bahkan ada juga yang dari pulau Rote. Setelah digempur satu hari penuh hingga malam hari. Mojokerto dsb. Pasukan TKR Mojokerto. a.30. Tentara Inggris yang menduga hanya akan melakukan tugas adminstratif. Boleh dikatakan seluruh suku bangsa Indonesia diwakili oleh para pemudanya di Surabaya dalam pertempuran mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. Pasukan Sriwijaya (yang seluruhnya terdiri pemuda-pemuda asal Sumatera Utara dan Aceh. Letnan Jenderal Sir Philip Christison. unless somebody could quell the passion of the mob. Pagi hari tanggal 28 Oktober 1945 mulai pukul 04.

Bantuan logistik yang didrop melalui udara oleh pesawat terbang Inggris tidak tepat jatuh di pos tentara Ingris.G. Presiden sukarno menandatangani persetujuan dengan Panglima Divisi 23. Insiden itu dipicu oleh tembakan yang dimulai oleh tentara Inggris. Wiliater Hutagalung menerima Kapten Flower yang berkebangsaan Australia untuk berunding. tentara Inggris terpaksa mengakui Sukarno sebagai THE PRESIDENT OF THE REPUBLIC INDONESIA. yang menulis buku Who killed Brigadier Mallaby? Dalam tembak-menembak tersebut (cross fire). antara lain di kompleks Darmo. Mallaby. sebagai salah satu PEMENANG PERANG DUNIA II.Saluran air dan listrik dimatikan.G. anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh.A. Akhirnya. Smith. Mayor Jenderal Douglas Cyril Hawthorn. yang bertahan di Gedung Internatio. tentara Inggris mengibarkan BENDERA PUTIH: MENYERAH. . Keesokan harinya. dalam rangka penyebarluasan kesepakatan Soekarno-Hawthorn. setelah digempur satu hari-satu malam oleh rakyat Indonesia di Surabaya. Pelemparan granat yang mengakibatkan terbakarnya mobil yang ditumpangi Mallaby diakui oleh Smith dalam surat-suratnya kepada J. Tuduhan Panglima tertinggi Tentara Inggris. concluded on the 29th October 1945. J. dekat Jembatan Merah. Parrot. pada 29 Oktober 1945 pagi hari. Dengan demikian. Presiden Sukarno bersama Wakil Presiden Hatta dan Menteri Penerangan Amir Syarifuddin Harahap tiba tanggal 29 Oktober 1945 siang hari. mantan ajudan Brigadir Jenderal Mallaby. Sore hari.C.l. a provisional agreement between President Soekarno of the Republic Indonesia and Brigadier Mallaby. Pihak Inggris menyalahkan Indonesia atas tewasnya Mallaby. kemungkinan besar Mallaby tewas karena granat yang dilemparkan oleh Kapten R. yang menjadi satu pos pertahanan Inggris. namun dalam rekonstruksi. Pada hari itu ditandatangani persetujuan gencatan senjata yang dinamakan: Armistic Agreement regarding the Surabaya Incident. Parrot. timbul insiden tembak-menembak di pos pertahanan Ingris di Gedung Internatio. Kolonel dr. bagaimana malunya tentara Inggris. dipaksa mengibarkan BENDERA PUTIH. Gopal. komandan Brigade 49. walau pun karena kepepet. dan segera melakukan perundingan dengan Brigadir Jenderal Mallaby. Dapat dibayangkan. pada 23 November 1973 dan 20 Februari 1974. sebagaimana diakui oleh komandan Kompi D. pada 30 Oktober 1945 siang hari. sebagaimana disampaikannya dalam sidang parlemen Inggris tanggal 20 Februari 1946. Letnan Jenderal Christison dan Panglima Divisi 23 Mayor Jenderal Mansergh tanggal 31 Oktober dan 9 November 1945 telah dibantah oleh Tom Driberg. Mayor Venu K. kemudian ditemukan tewas. Pengakuan itu ditulis pada 8 Agustus 1974 kepada penulis Australia. dan jatuh ketangan pemuda Indonesia. a. Setelah itu. mereka segera kembali ke Jakarta.A. bedasarkan keterangan yang diperolehnya dari Kapten Shaw. di dua tempat.

yang pernah menerima beberapa penghargaan. ) Sang Veteran Siliwangi KIPRAH Divisi Siliwangi dalam perjalanan sejarah sudah tidak diragukan lagi. Pada 16 22 Juli 1946. mereka menggelar yang dinamakan Konferensi Malino . Danyon Garuda Hitam. dengan mengerahkan sekitar 30. pada 13 Juli 1946. tentara Australia membersihkan kekuatan bersenjata Republik Indonesia. Mengapa Inggris Membom Surabaya? tulisan Batara R. untuk memberikan informasi mengenai peristiwa heroik PEMUDA INDONESIA PADA 28 OKTOBER 1945 DI SURABAYA. memerintahkan peleton yang Aki pimpin untuk berangkat ke Madiun guna membantu penumpasan. "Sewaktu PKI memberontak di Madiun. Sulawesi Selatan. tanpa pamrih bertempur melawan pasukan asing ataupun menumpas pemberontakan seperti PKI di Madiun 1948.l. Hal tersebut dialami juga oleh Toto Iskandar yang kini berusia 82 tahun. (Ringkasan ini dikutip dari : 10 November 1945. Mesir. bahwa tentara Inggris tetap melancarkan agresi militer mereka. terbesar setelah Perang Dunia II. dan Belanda tidak membuang. Hutagalung. kami meminjam gerobak sapi kepada warga yang sedang mengangkut bahan-bahan rokok kelobot dan papan. Demikian ringkasan kilas balik sejarah. yang ikut mengalahkan pasukan Jerman di bawah Marsekal Erwin Rommel yang legendaris di El alamein. 29 Januari 1958 ini. tentara sedang hijrah di Yogyakarta. terutama bagian selatan. Sementara itu. bersama anggotanya harus berjalan kaki ratusan kilo meter menuju Madiun. di wilayah timur Indonesia. Long March Siliwangi.5 Namun sejarah mencatat.tewas dalam agresi militer tersebut. 20. Mantan komandan peleton dari Batalyon Garuda Hitam Divisi Siliwangi ini. yang menjadi cikal bakal pembentukan Negara Indonesia Timur dan Negara-Negara Boneka lain bentukan Belanda untuk menghancurkan Republik Indonesia.buang waktu. "Setibanya di Solo. Toto yang saat itu ditempatkan di Muntilan. dan hamper seluruh kota Surabaya hancur. terlibat langsung dengan beberapa peristiwa monumental seperti Bandung Lautan Api. a." ungkap Aki Toto. Para pemuda yang berasal dari pejuang rakyat yang kemudian bergabung dengan TNI. terutama di awalawal kemerdekaan tanah air. untuk digunakan menyusup pos pemeriksaan saat masuk Madiun yang . DI/TII Kartosuwiryo dsb. Penerbit: Millenium Publisher. secara resmi seluruh wilayah Indonesia Timur diserahkan kepada Netherlands Indies Civil Administration (NICA). dan setelah dibersihkan. melalui lereng Gunung Merapi dan Telogo Lele. sapaan akrab Toto Iskandar. di antaranya Bintang Gerilya dari Presiden Soekarno.000 rakyat Surabaya sebagian besar adalah sipil. dan dengan persenjataan termutakhir yang mereka miliki. di Malino. yang juga patut mendapat perhatian dan penghargaan. termasuk wanita dan anak-anak. dan penumpasan pemberontakan PKI di Madiun Jawa Timur.000 dari Divisi 5.000 tentara. Pak Mayor Rivai. Akibatnya : Lebih dari 20.

sedang dikuasai PKI. satu di antaranya yaitu agar semua pasukan TNI segera kembali ke pangkalannya masingmasing." ungkap Aki Toto. Rupanya perintah ini dikeluarkan sebagai kelanjutan tugas untuk mempertahankan NKRI di pangkalannya masing-masing sebab operasi militer menumpas pemberontakan PKI Madiun sudah selesai. Namun. "Melihat kiprah tentara Divisi Siliwangi saat ini. kami diperintahkan harus ke Singaparna. SOEWARNO DARSOPRAJITNO Mantan TP-TNI Batalyon 300. jeung sok ngabantu ka rakyat. Minggu. Kami pun bertugas di sana hingga PKI ditumpas. Hadirnya beberapa pesawat tempur Belanda di udara Yogyakarta yang meraung-raung dan menembaki sasarannya inilah yang amat mengejutkan penduduk sebab sebelumnya belum pernah terjadi serangan udara sehebat itu. Brigade 17/Mobile Brigade Polisi Negara SWK 103A Wehrkreise III. beberapa pasukan TNI dari Divisi Siliwangi sudah ada yang mengdahuluinya ber-long march kembali ke pangkalannya di Jawa Barat sambil bertempur melawan pasukan Belanda dalam perjalanannya antara lain di wilayah Banyumas. Siliwangi mah ti kapungkur oge ngahiji jeung rakyat. bahkan terkadang rakyat memberikan sarung dan baju. pos Polisi Militer sedang diserang. 15 Pasir Hayam Cianjur. Yogyakarta. pensiunan perwira pertama ini merasa bangga. "Suatu saat. Berikutnya sekira pukul 10." kata Toto yang dijumpai di rumahnya. kakek puluhan buyut penerima Satyalencana Perang Kemerdekaan I dan II ini sangat terkesan dengan dukungan rakyat kepada "maung" Siliwangi meski kondisi saat itu (1952) belum menerima gaji dari pemerintah.00 WIB penulis yang sudah menjadi anggota Tentara Pelajar (TP) . pada pagi hari pukul 8. keluar perintah Panglima Besar Jenderal Soedirman sebanyak 10 butir." ujar Toto mengenang. Penduduk Yogyakarta mengira bahwa latihan perang sesuai dengan perintah Panglima Besar akan dimulai. Meskipun demikian. Matak warga ngabantu kami pun dengan sukacita. Selama berperang. 6 Ia dan 24 anggotanya kemudian masuk ke lima gerobak dan bersembunyi di bawah tumpukan tembakau dan papan untuk menahan tusukan bayonet yang dilakukan PKI saat memeriksa gerobak-gerobak.00 WIB di udara Yogyakarta beterbangan pesawat tempur Mustang yang bertanda merah putih biru. Kami pun berjalan kaki. Saat itu ada istilah remeh saboboko apabila rakyat memberikan bantuan hidangan makanan kepada tentara. sedangkan pos di Majalaya (Bandung) dan transportasi belum ada. Soalna dikenal soleh.00 WIB terdengar deru pesawat Dakota melintas udara Yogyakarta terbang menyelundup ke luar negeri. "Teu di mana teu di mana. PADA 18 Desember 1948. 19 Desember 1948 sekira pukul 5. (Luki Muharam/ Galura)*** 19 Desember 1948. "Setibanya di Madiun. di Perumahan Griya Nugratama Blok D 2 No. teu merasa dipaksa." tutur Aki Toto. Bila lapar. Belanda Menyerbu Yogyakarta Oleh H. ramah. kami mendapat bantuan makanan dari rakyat.

penulis langsung melaporkannya kepada ketua rukun kampung (RW) setempat bahwa tentara Belanda sudah mendarat dan sudah ada di ambang pintu kota.dengan tugas sebagai penjaga kota (staatwacht) dan sedang tidak bertugas. kepada Sultan HB IX diminta tetap tinggal di Istana Sultan. dengan menyatakan bahwa tentara adalah tentara. rupanya para ahli strategi perang Belanda tidak memperhitungkan faktor Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Sultan Hamengku Buwono IX yang masing-masing usianya baru sekitar 35 tahunan. Pada hari itu juga Bung Karno (bukan Presiden Soekarno). Sumatra Barat. sebab selain menangkap para pejabat NKRI. Bung Hatta (bukan Wakil Presiden Muhammad Hatta) dan beberapa mantan menteri ditawan Belanda. . Pada hari itu sama sekali tidak terjadi perlawanan bersejata terhadap serbuan tentara Belanda karena seluruh pasukan RI mengundurkan diri ke luar kota untuk berkonsolidasi. Apalagi penduduk bersikap tenang dan sepenuhnya memercayakan diri kepada kearifan Sri Sultan HB IX dalam menangani Ibu Kota RI Yogyakarta. dari pimpinan tertinggi TNI di Kota Yogyakarta diterima pesan dari mulut ke mulut agar seluruh angkatan bersenjara APRI (Angkatan Perang RI) dan polisi meninggalkan kota sambil mengatur pengungsian penduduk. 7 Serta merta sesudah meyakini bahwa Yogyakarta diserbu Belanda. sebab Belanda yang masih terikat oleh Perjanjian Gianti tidak dapat memasuki wilayah Istana (Keraton) Yogyakarta. Sesudah berpamitan kepada Bung Karno dan disaksikan seluruh mantan pejabat NKRI. Barulah sesudah konsolidasi TNI di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta terlaksana dan wilayah peperangan (wehrkreise) terbentuk. tentara Belanda heran. sekaligus mengatur strategi serangan balik sambil menunggu pasukan TNI lainnya. perlawanan TNI sama sekali tidak berarti. Selama semingguan dengan tenang tentara Belanda berpatroli di seluruh pelosok Kota Yogyakarta. mengapa tidak ada perlawanan sedikit pun juga dan seorang TNI pun tidak ada yang tertawan atau menyerahkan diri. mulailah serangan umum (SU bukan SO/serangan oemoem) yang pertama pada 29 Desember 1948 dilaksanakan. Pimpinan NKRI sepenuhnya sudah diserahkan kepada Menteri Keuangan Mr. yang bertugas di sepanjang garis demarkasi. namun tidak menemukan berbagai tanda yang mencurigakan. Akhirnya. digunakan sebagai bahan propaganda untuk memengaruhi dunia. Berdasarkan laporan "intelijen". Jenderal Soedirman menolak dan ingin tetap memimpin perang gerilya bersama pejuang baik TNI maupun rakyat. Sementara itu. Pada waktu Bung Karno meminta agar Jenderal Soedirman ikut melepaskan jabatan panglima APRI karena sakit dan masuk rumah sakit saja. Tetapi. Serbuan tentara Belanda yang sukses menurut kacamata Belanda. justru ikut menyaksikan penerjunan tentara payung Belanda di lapangan udara Maguwo (Lanud Adi Soetjipto) Yogyakarta. Syafroedin Prawiranegara yang sedang bertugas di Bukittinggi. Jenderal Soedirman meninggalkan Istana Presiden dan meninggalkan Ibu Kota NKRI Yogyakarta memimpin perang gerilya. karena semuanya sudah meletakkan jabatannya.

Berbagai serangan para gerilyawan termasuk gerilyawan yang berkedudukan di dalam kota. Kampanye Belanda ini pun juga akan dimasukkan ke sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).H. Gagasan ini diterima dengan baik oleh Panglima Besar Jenderal Soedirman. Serbuan tentara Belanda yang dipimpin Kolonel Van Langen yang kemudian dinaikkan pangkatnya menjadi mayor jenderal karena keberhasilannya menduduki Ibu Kota RI dan menawan semua "pimpinannya". makin sering menyerang tentara Belanda di jantung kota. "langkahi dulu mayat saya kalau mau masuk ke istana". Pada waktu itu penulis baru berusia 16 tahun dan duduk di SMP kelas III. Secara politik. TNI dan Polri yang didukung rakyat makin sering melakukan serangan pada malam hari di berbagai sudut kota yang pada malam hari tentara Belanda umumnya hanya bertahan. Inti pertemuan Van Langen menekan Sri Sultan untuk membuka istananya agar dapat digeledah. Namun. Sri Sultan menjawab dengan tenang.Bukan main terkejutan tentara Belanda yang sama sekali tidak menduga bahwa TNI masih memiliki kekuatan tempur. Belanda juga menekan dunia agar mengakui kedudukan Belanda sebagai penguasa yang sah di Indonesia. Berita adanya sidang umum PBB ini dapat dipantau dan didengar Sri Sultan dan untuk menangkisnya perlu adanya serangan umum pada siang hari. akhirnya mundur teratur. Melalui jawaban ini para pejabat sipil Belanda yang amat mengenal Sri Sultan sebagai alumnus Universitas Leiden yaitu universitas yang paling dihormati di Belanda yang juga menjadi tempat belajar para anggota keluarga kerajaan Belanda. Sri Sultan juga mengingatkan akan Perjanjian Gianti. Penulis yang sudah bergabung ke kesatuan Mobile Brigade. Keberangannya ini ditunjukkan bersama para pejabat sipil Belanda dari Jakarta untuk menekan Sri Sultan HB IX yang dicurigai sebagai aktor serangan pada malam hari. Belanda yang yakin bahwa Komisi Tiga Negara (KTN-United Nation Commission on Indonesia/UNCI) akan percaya bahwa Kota Yogyakarta sudah aman pada siang hari diundang menyaksikannya. saat KTN yang tiba di Yogyakarta pada siang hari. 8 sering ditugaskan mencari informasi apa saja di kota. dan Komandan MBKD (Markas Besar Komando Djawa) Kolonel A. SU ini sepenuhnya dilakukan malam hari untuk mencegah jangan sampai ada korban di kalangan penduduk sebab pada siang hari sepenuhnya diberikan kepada penduduk kota untuk mencari nafkah dengan bekerja. bahwa Indonesia sudah aman dan tinggal membersihkan perampokan di malam hari mencari makan di kota. Serangan pada malam hari inilah yang kemudian dipropagandakan oleh Belanda sebagai perampokan. Sejak SU yang membangkitkan rasa percaya diri. menjadi berang akibat adanya serangan bertubi-tubi setiap malam. sebab dengan wajah yang masih kekanakkanakan tidak akan menimbulkan kecurigaan. Tetapi apa kenyataannya. Nasution diperintahkan untuk menyusun strategi dan sekaligus menunjuk Letnan Kolonel Soeharto Komandan WK II sebagai pelaksana. .

tidur atau lainnya diberi oleh rakyat setempat secara ikhlas. Kebutuhan air pun harus membeli. sedangkan makan. Alhasil para anggota KTN marah besar kepada para pejabat dan perwira Belanda yang mendampingi ke Yogyakarta. Demikian pula berdasarkan pengalaman perangnya di Indonesia. Walaupun Bung Karno dan Bung Hatta sudah ditawan Belanda. dengan tertawannya Bung Karno. Australia. setiap kota yang direbut tentara Belanda tidak ada satu orang gerilyawan yang tertawan atau datang menyerahkan diri. tetapi hanya menguasai kotanya.Kamis 1 Maret 1949. Jalan Malioboro. tetapi sekarang masih banyak para pejuang yang sudah lanjut usia. Di sinilah awal pengertian bahwa TNI dan angkatan yang lainnya adalah sepenuhnya anak rakyat. hasil akhir akan ditentukan oleh Jenderal Soedirman yang pada saat itu baru berusia 36 tahun dan dalam keadaan sakit. hingga tentara Belanda tidak mengetahuinya.*** Peristiwa Kapal Sri Selangor Sekali peristiwa pada 24 Juli 1964. Walaupun tentara Belanda sudah menyebar di seluruh Indonesia. meyakini bahwa TNI yang didukung rakyat masih tetap padu di bawah komando Jenderal Soedirman mempertahankan kemerdekaan NKRI. Yogyakarta diserang habis. khususnya di Sumatra dan Jawa. Jenderal Spoor mengatur strategi peperangannya di Indonesia. pimpinan negara ada ditangan Meester Syafroeddin Prawiranegara yang berkedudukan di Sumatra Barat. Lebih heran lagi. Bung Hatta dan para mantan menterinya. tempat para perwira Belanda menginap.habisan oleh para gerilyawan. Sedangkan wilayah yang luas di luar kota termasuk berbagai jaringan jalan penghubungnya dikuasai dan dikendalikan para gerilyawan. Akhirnya para anggota KTN yang terdiri dari Amerika Serikat. masya Allah. Para pejuang kemerdekaan tanah air ini. Apalagi gerakan pasukan kavaleri dan artileri Belanda sepenuhnya terikat pada kondisi jalan raya sedang peta lapangan yang dipakai untuk gerakan tentaranya sudah tidak memadai sebab tata ruang medan sudah diubah oleh strategi yang diatur oleh MBKD. satu kelompok anggota KKO sedang melakukan tugas patroli . sepenuhnya berjuang dengan ikhlas. 9 Satu pertanyaan anggota KTN kepada para pejabat dan perwira Belanda yaitu mengapa tentara Belanda yang memiliki persenjataan modern dan sudah berpengalaman dalam Perang Dunia II tidak mampu menumpas para perampok pada siang hari. Padahal honor atau gaji. Justru adanya rakyat inilah para gerilyawan dengan mudah menyamarkan diri. dan penulis sendiri mendapat tugas menyerang Hotel Merdeka (Hotel Garuda sekarang). uang saku pun tidak pernah menerima. pertempuran tetap berlangsung. dan Belgia. dan sebagai anak wajib hukumnya untuk menyantuni orang tuanya yang sudah membesarkannya. ternyata semuanya tidak dapat masuk kota sebab para gerilyawan mengepung dan menghajar tentara Belanda di dalam kota. Beberapa pengamat militer Belanda menyatakan bahwa betapapun Panglima Angkatan Perang Kerajaan Belanda di Indonesia. belum memiliki tanah dan rumah.

Namun. Kapal Sri Selangor berusaha menerjang motorboat hingga sampan kecil tersebut terbalik.rutin di perbatasan di perairan Riau menggunakan motorboat. karena tidak dapat berbuat lain. Dari atas kapal terdengar teriakan : "Awak siapa?" "KKO. karena itu sebuah kapal perang milik lawan (Kapal Sri Selangor jenis BS). Keadaan sangat tidak menguntungkan dan sangat terjepit. Suratno gugur. Bahkan secara serentak empat prajurit Korps Marinir itu menjawab dengan tembakan salvo ke arah personel lawan yang sudah merasa bahwa kemenangan di tangannya. Riyono. Mereka mampu bertindak dalam waktu yang sangat kritis. kapal melakukan manuver untuk menjauh agar dapat membalas tembakan. Di tengah laut. Untuk menebus kekalahan dan korban yang diderita. Sri Selangor meninggalkan perairan Indonesia. Suratno dengan tiga orang anggotanya yakni Prajurit Wahadi. Kepala kelompok adalah Prajurit K. hilang dan tidak muncul di permukaan laut. jawaban tanda menyerah tidak kunjung keluar. mau pulang" "Angkat tangan!" Sementara lampu sorot kapal menyinari mereka serta menanti jawaban menyerah. Tiba-tiba pada pukul 19. Kisah-kisah menarik semacam ini banyak terjadi di medan tugas. Tentu saja mereka sangat terkejut dan sambil membalas dengan tembakan. Ternyata dalam pertempuran laut singkat tersebut. mesin mengalami kerusakan dan sampai terbawa arus sampai ke arah Singapura. 10 Kapal segera merapat hingga perahu dengan berpenumpang empat prajurit laut tersebut menempel dinding kapal tersebut. Ternyata mereka keliru. dalam jarak yang sangat dekat. tiga prajurit berhasil selamat. kecuali Kepala Kelompok K. Mereka berangkat dari Nongsa (Batam). (dari buku Kompi X di Rimba Siglayan-Supoduto Citrawijaya) . Sungguh tindakan ini sangat berani. Hari makin gelap.15 dalam suasana remang2 terlihat sebuah kapal. dan Muhani. Namun keempat prajurit tersebut dengan tangkas melompat ke laut sebelum sampannya tertumbuk dan terbalik. Prajurit-prajurit muda tersebut menyangka kapal kawan dari Bea Cukai. Selama enam jam mereka mendayung melawan arus. Mereka dengan cerdik bersembunyi di balik perahu yang tertelungkup. Mengira lawannya sudah tenggelam dan tewas.

Akhirnya. Di Sumbawa pada Desember 1945 berusaha merebut markas-markas Jepang.4.TINDAKAN HEROIK DI MAKASAR Pemerintah RI di Sulawesi berada di bawah pemimpinan Dr. Karena itu. Pada 13 Desember 1945 secara serentak para pemuda melakukan penyerangan terhadap Jepang. Di Gorontalo para pemuda berhasil merebut senjata dari markas-markas Jepang pada 13 Sepember 1945. terjadi gerakan-gerakan di tempat lain. Tetapi. Sam Ratulangi. Para pemuda mendukung Gubernur Sulawesi Dr. gerakan mereka pindah dari Makassar ke Polombangkeng. Pemerintah berpusat di Makassar. Ia berusaha menegakkan kedaulatan Indonesia di wilatah itu secara bertahap. sebagai gubenur Sulawesi. . dan pelajar setingkat STLP. Kaigun. kemudian pasukan Sekutu dari Australia datang dan para pemuda pun kalah. Tetapi tindakan tersebut dinilai terlalu hatihati oleh para pemuda. Selain di Makassar. Pada 28 Oktober 1945. mereka berhasil merebut dan menduduki tempattempat penting di Makassar. Sam Ratulangi dengan merebut gedung-gedung Vital dari tangi polisi. para pemuda mengambil tindakan radikal tanpa mengurangi wibawa pemerintah melalui pembentukan kelompok seperti Bo-ei Taishin. Heiho.

makasar 3.Kata pengantar Dengan mamanjatkan puji syukur kepada allah swt yang telah melimpahkan rahmatnya sehingga buku ini dapat terselesaikan penulisannya.tugas ini memuat tentangtindakan heroik berbagai daerah di luar pulau jawa yaitu dI .semarang .tindakan heroik di jawa tengah yaitu di Yogyakarta . tugas ini memuat tentang tindakan heroik diberbagai daerah di jawa timur yaitu di Surabaya 2.materinya memuat 1.

TINDAKAN HEROIK DI BERBAGAI DAERAH .A.