Anda di halaman 1dari 21

1

Memasang LNB Pada Parabola

Antena Parabola tanpa LNB, tentu tidak dapat menangkap


siaran atau signal yang di pancarkan satelit.LNB ada banyak macamnya namun
yang biasa di pakai untuk menangkap siaran TV adalah LNB C-band dan LNB Ku-
band.Namun siaran TV-Tv indonesia lebih banyak mengunakan C-band.Dulu
sebelum siaran pindah ke system digital.LNB dan Receiver masih mengunakan
system analog,bentuk Lnbnya pun masih menggunakan servo pengerak,dan
mengunakan kabel tambahan untuk memindahkan polaritasnya.kini Lnb sudah
praktis cukup dengan satu kabel,Lnb C-band sekarang lebih dikenal LNBF.Kadang
Para teknisi parabola mengalami kendala dalam memasang dan mencari
siaran.Ini ada bebera tips dan trik yang didapat dari pengalaman pribadi.

Mengetahui Kondisi LNB untuk mengetahui kondisi Lnb masih dalam kondisi
bisa di gunakan atau tidak,kita mesti tahu jangan asal pasang,sampai bertahun2
pun kalau nggak tahu lnbnya telah rusak,mutar2 naik turun parabola pun nggak
dapat2 siaran (signal).cara mengetahui pun sebenarna agak mudah,kalau kita
menggunakan receiver yang ada info kondisi nya kita pasti tahu rusak atau
tidaknya.Caranya sambung lnb dg digital,dg atau tanpa parabola,lalu buka Menu-
>setting program->add program (tiap reseiver kadang beda tapi intinya sama)
lihat frekuensi Lnb (signal lnb bukan signal satelit) kalau masih muncul berarti
bagus.Bila receivernya tidak ada fasilitas untuk mengetahui lnb nya kita mesti
melihat para digital lain atau pasang parabola dengan tepat kalau tidak muncul2
signalnya coba ganti dg lnb lain,namun sebelumnya cek dulu nomer2
frekuensi,symbol rate,polaritas,22k,dll,ataupun frekuensi lnb nya..pasang juga
kabel conektor dengan benar.

Memasang LNB

masang lnb juga nggak asal memasang,kita mesti tahu


polaritasnya,memasangnya mesti tepat dan lurus dengan piring
lnbnya,untuk menunjuk polaritasnya lnd sudah dilengkapi petujuk yg disertakan
pada saat pembelian.Menutup lnb juga berpengaruh pada masa keawetan lnb itu
sendiri,lnb yg tidak ditutup akan cepat korosi (karat) pada konektornya.Kabel coal
atau kabel antena juga harus standarnya,jangan gunakan kabel yang ukuran
kawat dalamnya kecil karena akan mempengaruhi kwalitas signal.

Jarak Lnb

kalau kita akan menggunakan lebih dari satu lnb,kita mesti tahu penempatan lnb
per satelitnya.Biasanya jarak lnb per satelit sekitar 3cm dg lnb lainnya.misal kita
memasang 4 lnb untuk satelit Asiasat2,Asiasat3,Telkom1,Palapac2,jarak antar
lnbnya sekitar 3cm.kalau kita merakit sendiri piring lnbnya kita bisa mengambil
siaran dengan satelit yg berjauhan misal: St1,Measat3,Telkom1,Palapac2.jadi
jaraknya St dg Measat 3cm Telkom dg palapa 3cm trus jarak St&Mea dengan
Tel&Pal 9cm,dengan menggunakan piring lnd dobel 2buah pasang dengan jarak
tsb,pansang saja diatas dan dibawah tiang fokus(lnb).saran kalau tak ingin repot
merakit atau memasang banyak lnb tentu lebih enak menggunakan posisioner
tinggal klik pindah satelit dan cukup satu lnb.
2

Cukup disini pembahasan seputar awal


pengenalan lnb,tunggu tulisan selanjutnya : memasang 8 lnb,memasang 2 lnb
tanpa 22k dan dseqc.Penyebab2 kerusakan lnb.dll.ok

Cara pasang parabola 2 (dua) LNB atau twin LNB dan edit satelitnya

Cara memasang LNB twin atau kembar yang tentunya lnb ini tanpa external diseq switch
karena diseq nya sudah ada di dalam LNB itu sendiri, cara pasangnya adalah lihat gambar di
samping.
Pasangkan LNB yang konektornya ada dua, LNB yang ini (selanjutnya disebut LNB 1
untuk palapa) Pasangkan LNB tersebut dengan lurus, lihat ada garis diatas tabung kaleng
LNB, pasangkan LNB dengan drat pada posisi 38 (lihat gambar di bawah ini) nah LNB 1 ini
adalah untuk menangkap/pointing ke satelite Palapa, konektor yang ada tulisan

RCV di hubungkan ke receiver tentu kabelnya harus


panjang karena dari atas parabola hingga sampai ke dalam ruangan rumah anda, untuk
standar kira-kira 25 meter, sebenarnya panjangnya tergantung kebutuhan anda. Nah
konektor yang kedua yang ada tulisan LNB itu untuk di hubungkan ke LNB yang satunya
lagi atau LNB 2 (untuk telkom), untuk pointing ke satelit telkom untuk pemsangannya
sama dengan yang LNB satu yaitu drat 38 hanya garis di atas tabung LNB di arahkan ke
3

dalam atau beradu dengan garis LNB dari LN B 1,


sehingga kita bisa meihat apakan sudah lurus dengan LNB 1 atau tidak dan apakah
sudah lurus dengan arah utara selatan dengan penampang atau piringan penahan LNB,
kemudian untuk LNB 2 ini juga penempatannya dipengaruhi oleh jenis antena yang
digunakan dan ukuran dish atauparabola nya misal untuk antena 6 feet jarak tabung LNB
2 dari ujung kaleng penampang kira-kira 1,5 cm sampai 2,5 cm dan untukLNB 8feet
keatas kira-kira 0,5 cm sampai 1,5 cm tapi ini tidak mutlak tergantung pada merk antena
jenis antena dan kuaLitas serta kelengkungan antena untuk lebih jelasnya lihat gambar
disamping.

Cara edit satelite atau seting parameter antena parabola 2 LNB twin pada
receiver

Disini saya akan mencontohkan cara edit atau seting parameter antena di receiver
dengan parabola yang menggunakan LNB twin, saya akan memberikan contoh
menggunakan receiver parabola jenis VENUS cabai rawit,, Langkah-langkah edit satelit
palapa parabola 2 LNB/twin :

Hidupkan receiver tekan menu-edit satelit- Lihat apakah yang akan di edit itu benar–
benar satelit palapa, lihat di atas ada tulisan palapa

Untuk jenis LNB anda set ke standar, untuk frequensi LNB 5150, untuk power LNB jangan
di rubah nah untuk diseq 0/22k jangan di aktifkan atau dalam posisi off/tidak aktif yang
lainnya tidak perlu di rubah biarkan saja . Pertama langkah yang harus anda lakukan
dalam menentukan jenis parabola dan merek adalah budget yang memenuhi
syarat untuk mendapatkan parabola yang sesuai keinginan, Kebanyakan parabola

yang digunakan di indonesia adalah jenis parabola dengan


frequensi C band dan Ku band. Namun yang paling banyak di pakai oleh
masyarakat indonesia khususnya yang gratis alias free adalah jenis C band.

Parabola jenis ini memang sangat mudah di dapat karena banyak varian atau
jenisnya. Hal yang perlu anda ketahui adalah pastikan barang tersebut benar–
benar berkualitas dan bergaransi, terutama pada receivernya, Sebelum
melakukan pembelian ada baiknya anda survey lokasi/tempat untuk memastikan
tempat dengan barang yang anda pasang cukup ukuranya, untuk dish atau
antena 6 feet adalah sekitar 4 meter persegi. Kemudian, apakah antena akan di
pasang di atap? atau di permukaan tanah? atau di dinding rumah? , untuk antena
4

6 feet cukup dengan tiang 1,5 meter dan pastikan t idak


ada penghalang pada atas permukaan antena dan samping antena secara dekat.
Sebaiknya memasang antena terlebih dahulu harus memasang tiang , tiang bagi
parabola sangatlah penting karena tiang merupakan penyangga yang berguna
menahan dish atau antena baik secara vertikal maupun horizontal, sehingga
harus benar-benar kuat dan tidak bergoyang sedikitpun, karena apabila antena
bergerak sedikit saja, akan menghilangkan titik fokus keara

h satellite. Untuk itu sebaiknya tiang di cor, kalau untuk


yang di permukaan tanah sebaiknya memakai angker agar tiang tidak berputar
dan bergoyang. untuk yang di tembok dan atap gunakanlah klem kemudian di
baud dan di cor. Sebaiknya memasang antena setelah tiang benar-benar kuat dan
tidak akan roboh sedikitpun, ini bisa di lakukan sehari sebelum pemasangan
antena.

Contoh persiapan alat-alat :


- Antena 6 feet kaleng/flat
- LNB twin
- Tiang 1,5 meter
- kabel dsesuaikan degan kebutuhan
- Tv yang masih bagus kecerahannya
Hari pertama : tiang dipasang secara benar dan corannya ditunggu sampai
kering, posisi tiang harus benar-benar lurus secara vertikal

Hari selanjutnya : setelah tiang benar- banar kering,


dan kokoh segeralah rakit antena menurut buku panduan teknis perakitan sesuai
produk.
Hal yang paling utama dalam memasang antena adalah menentukan titik fokus
yang ditentukan dengan arah utara selatan yang harus tepat. Sebaiknya
menggunakan kompas, setelah itu naikan parabola dengan hati-hati jangan
sampai rusak. Setelah berada di atas tiang, longgarkan semua baut dan mur agar
5

antena bisa digerakkan ke berbagai arah.


LNB merupakan komponen parabola yang sangat penting kerena lnb adalah
antena yang sebenarya, untuk lnb standar untuk C band cara penempatannya
seperti berikut ini
Biasanya berbagai merek lnb menyertakan cara memasangnya, liat skemanya

contoh : lnb
1 untuk satelit palapa lnb 2 untuk satelit telkom
perlu diketahui ada lnb yang sudah ada diseq switch untuk memindahkan antena
dari satelit palapa/lnb 1 ke telkom/ lnb 2. jadi lnb nya 2 buah kaena ia
menamgkap 2 satellite satu lnb yaitu lnb 1 untuk menerima siaran satellite
palapa, dan lnb 2 untuk menerima siaran stellite telkom, dan perlu diketahui juga
bahwa dalam lnb ada dua antena yaitu antena vertikal dan horizontal. Hubungkan
kabel coaxial dengan lnb yang sudah terpasang di antena dan sambungkan ke
receiver.

DAFTAR CHANNEL SATELLIITE FREE, UP DATE 8 JANUARI 2010, DENGAN


ANTENA TAKASI 6 FEET RECEIVER VENUS CABAI RAWIT

SATELLITE PALAPA 113,0* East


NAMA CHANNEL FREQUENSI POLARITAS SYMBOL NILAI KUALITAS SIGNAL
SCTV 3756 MHz HORIZONTAL 6240 KsPs 57 %
TVRI NASIONAL 3765 MHz HORZONTAL 5550 KsPs 63 %
RCTI 3773 MHz HORIZONTAL 6520 KsPs 57 %
BALI TV 3927 MHz HORIZONTAL 4208 KsPs 65 %
TV ONE 4054 MHz HORIZONTAL 5637 KsPs 66 %
ANTV 4055 MHz VERTIKAL 6510 KsPs 82 %
INDOSIAR 4073 MHz VERTIKAL 6500 KsPs 78 %
GLOBAL TV 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
METROTV 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
SPACETOON 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
NHK WORLD 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
JAK TV 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
U CHANNEL 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
ALMANAR 4080 MHz HORIZONTAL 28120 KsPs 56 %
TPI 4185 MHz VERTIKAL 6700KsPs 89 %

TELKOM 108* east


TV EDUKASI 3786 MHz HORIZONTAL 4000 KsPs 63 %
TV TIMORLESTE 3776 MHz HORIZONTAL 4285 KsPS 64 %
TVRI ACEH 3812 MHz HORIZONTAL 3000 KsPs 66 %
TRANS 7 4075 MHz HORIZONTAL 6000 KsPs 63 %
TRANS TV 4084 MHz HORIZONTAL 6000 KsPs 50 %
METRO PAPUA 4092 MHz HORIZONTAL 3570 KsPs 50 %
6

JTV 4097 MHz HORIZONTAL 3125 KsPs 52 %


RRI 4130 MHz VERTIKAL 2099 KsPs 55 %
TVE 2 3807 MHz HORIZONTAL 4000 KsPs 60 %
TVRI KALBAR 3793 MHz HORIZONTAL 3000 KsPs 51 %
TVRI KALTENG 3902 MHz HORIZONTAL 3000 KsPs 35 %
TVRI PAPUA 3797 MHz HORIZONTAL 3900 KsPs 53 %

Daftar channel satelitte paling update


Tempatkan televisi di tempat yang bisa diihat layarnya secara penuh dan jelas
ketika kita sedang mengatur/memutar antena, pasangkan receiver pada tv dan
nyalakan tv nya, kemudian buka menu pada receiver dan lihat pada pengatuaan
satellite/antena kemudian edit satellite untuk frequensi lnb harus 5150 dan untuk
satelite palapa diseq 22k pada posisi off/mati/tidak aktif, untuk satellite telkom
frequensi lnb 5150 dan diseq 22k pada posisi on/ hidup/aktif.
Setelah semua itu selesai kemudian tempatkan penerimaan channel pada
satellite palapa channel yang paling besar sinyalnya, saya menyarankan TPI
karena paling mudah di tangkap, setelah ditempatkan pada TPI tempatkan antena
secara datar dan gerakan perlahan ke kiri kanan depan belakang dengan
perlahan-lahan dan selembut mungkin sambil mementau info (nyalakan info
sinyal dengan menekan tombol info di remote receiver) pantau intensitas dan
kualitasnya sambil menggerakan antena setelah muncul gambar dan suara/sinyal
terkunci, munculnya gambar dan suara (terkunci) biasanya ketika kualitas sinyal
sudah mencapai kira-kira 25 %
Kemudian kencangkan baut secara perlahan jangan sampai sinyal hilang lagi
setelah itu baru gunakan baut sebagai pengatur antena secara perlahan dan hati-
hati satu drat saja sangat berpengaruh, cari terus sampai benar-benar maksimal
setidaknya sesuaikan dengan sinyal pada tabel di atas.setelah itu silahkan
pogram kembali receiver anda agar bisa menangkap sinyal/ frequensi baru, tutup
lnb dengan tutup plastik yang ringan dan seukuran dengan lnb agar tidak terkena
air ketika hujan, ini bisa menggunakan bekas botol plastik air mineral yang
berukuran besar.
SELAMAT MENCOBA.....

CARA MEMASANG SATU LNB untuk 2


RECEIVER
Jan23
2010 12 Comments Written by budies

Bagi pengguna parabola untuk menangkap siaran TV, istilah sepiring


berdua adalah satu disk (parabola-red) dipasang dua buah LNB, sehingga dapat
menangkap siaran dari dua satelit sekaligus. Untuk Indonesia biasanya satelit
Palapa dan satelit telkom. Jadi sepiring berdua adalah satu disk-satu receiver tapi
dua LNB, dus..jumlah chanelnya makin banyak. Pernahkah para pengguna para
bola mengalami rebutan nonton siaran TV? Ibu suka sinetron, anak suka kartun.
Wahh pasti pernah. solusinya adalah SEGELAS BERDUA. Satu disk-satu LNB-
dipasang dua receiver dan dua TV tentunya. Cara mengatasinya adalah dengan
mengganti LNB single receiver dengan LNB dual receiver( seperti pada gbr.1).
LNB ini mempunyai dual port untuk ke receiver, sehingga kita bisa memasang
7

dua buah receiver. satu dipasang di ruang keluarga, satu lagi receiver + TV
dipasang di kamar anak.

gambar 1. Teknik pemasangannyapun tidak terlalu rumit, tapi tidak juga


sembarangan. Untuk LNB single sudut NOL pada LNB mengarah ke Barat-Timur.
Pada LNB dual sudut NOL mengarah Utara-Selatan. Mudah bukan?
Harganyapun relatif murah (ditempatku Rp. 175.000) dibanding harus memasang
disk baru lagi. Pada kasus receiver dipararel, tedapat kelemahan yaitu jika
receiver induk menonton salurah TV Horizontal maka receiver lainnya harus
mencari tv yang salurannya horizontal juga. tetapi pada SEGELAS BERDUA
horizontal dan vertikal dapat berjalan bersama. Asyik bukan? segelas berdua…
karena LNB mirip gelas. heheheheSelain tentang segelas berdua, saya punya
cerita lain yang barangkali Anda juga pernah mengalami. Kerusakan pada
receiver. Suatu ketika receiver saya gak mau ngeluarin gambar, padahal lampu
indikator nyala. Karena suka iseng lalu kubukalah receiverku. Terdapat dua blok
PCB, satu bagian power satu lagi bagian digitalnya. (gambar 2)

gambar 2 Ternyata pada bagian power saya menemukan condensator electrolite


(elco) yang menggembung. Wah ini yang rusak dan perlu diganti. Dengan solder
dan menyedot timah saya cabut elco yang gembung tersebut. Nilainya
100uf/16volt. cari ke pasar, dapat, pasang, Mak nyus dapat nonton lagi.

Menambah Saluran TV di Receiver


Bagi narablog yang tinggal di pulau Jawa dan kota-kota besar yang sudah ada
saluran transmisi dari teve swasta nasional, postingan ini mungkin tidak ada
gunanya. Berbeda halnya seperti kami-kami yang tinggal diluar Jawa jauh dari
perkotaan yang untuk menangkap siaran teve harus melalui parabola tentu
berbeda.

Tulisan berjudul melacak, mencari posisi satelit yang saya post di blog
wordpress.com masih sering dibaca pengunjung. Padahal tulisan itu sudah saya
tulis tahun 2008 lalu. Beberapa masih menanyakan tentang cara menambah
channel pada receivernya karena berbagai alasan. Kebanyakan masih kesulitan
menggunakan tabel yang ada di situs lyngsat.com. Memang tabel yang tersedia
menyajikan banyak data, namun hanya beberapa saja yang kita pakai.
8

daftar teve pada satelit palapa Baiklah kali ini saya simulasikan menambah
channel TV dengan receiver matrix. Untuk receiver merek lain prinsipnya sama,
kata kuncinya adalam menambah saluran, menambah transponder, edit channal
dan sejenisnya. Chanel yang ditambah adalah pada tv yang terdapat pada satelit
PALAPA. gambar di atas itu untuk mengisi parameter saluran teve yang saya
shoot dari lyngsat.com

Langkah menambah saluran melalu remote control receiver


1. masuk ke menu – buat saluran – OK
2. kolom satelit : sesuaikan nama satelit ( pilih palapa c2)
3. kolom TP (transponder) : naik turunkan untuk menempatkan pada nomor yang
sesuai atau boleh diabaikan.
4. kolom frekuensi : tersedia lima digit, karena umumnya frekuensi 4 digit, digit
pertama diisi nol. tekan tombol OK dulu untuk mulai mengisi
5. kolom nilai simbol : ambil nilai symbolrate
6. Polaritas : pilih H untuk horisontal dan V untuk vertikal,
7. kolom cari : ada pilihan semua untuk semua teve termasuk yang diacak, BEBAS
untuk teve yang FTA (free to Air), sebaiknya pilih bebas saja.
8. Sebelum menekan tombol OK pada pilihan BEBAS, perhatikan kualitas sinyal di
bawah tabel, biasanya kalau dibawa 20% saluran tidak akan ditemukan, coba cek
apakah parameternya sudah benar sebelum menekan tombol OK

Tabel buat saluran

Satelit Palapa c2
TP 2/10
Frekuensi 00000
Nilai simbol 00000
Polaritas H
Cari Bebas
Tambah TP

Kekuatan :………………………………………………………………..90%

Kualitas : …………………39%
9

Bar sinyal menunjukkan 90% kekuatan adalah sinyal LNB, yang menunjukkan LNB
masih bekerja dengan baik, bukan kualitas sinyal

gini broo....
menerut pengalaman...
4 LNB adalah rancangan untuk 4 satelit
1. palapa C2
2. telkom1 (untuk siaran trans7 dan tv 7) free
3. asiasat 2
4. asiasat 3

yang harus diperhatikan yang pertama adalah settingan utara-selatan dan barat-
timurnya udah diset (paling tidak udah pernah nagkap siaran yang pakai 1 LNB). klau
belum, cari dulu azza di paman google, ada kok tutornya yang mengenai setting
parabola. pemasangan piringan LNB, dari timur ke barat. agar LNB terpasang secara
tersusun dari timur ke barat pula. kemudian pasang ke 4 LNB dengan titik 0 menghadap
ke barat.
LNB pertama (yang paling timur), kita setting untung mencari siaran palapa C2.
secara automatis deeh, LNB ke 2,3 dan 4 akan mengarah ke telkom, asiasat 2 dan
asiasat 3.
karena piringan LNB udah dibuat untuk 4 satelit yang jaraknya hanya max 5 derajat.
klau siaran di palapa udah ketangkap dengan LNB pertama (yang pinggir sebelah timur),
barulah ke 4 LNB dipararelkan.
NB : klau kita langsung pararelkan ke 4 LNB tersebut, kita akan bingung, LNB mana yang
menangkap siaran palapa......
dengan begitu, akan ada LNB yang mubazir.....
palingan 10-20 menit, dah dapat bro....

CARA PASANG PARABOLA

Berikut adalah material yang saya siapkan sebelum kegiatan ini dimulai : Satu set
piringan parabola, prime focus, Ø 115 cm. Di titik tengah parabola, kedalamannya
adalah 18 cm.C Band Low Noise Block Fedhorn (LNBF) yang fungsinya sebagai
transverter dari input 3,4 – 4,2 GHz menjadi output 0,95 – 1,75 GHz dengan
bantuan Local Oscillator (LO) 5,15 GHz. Banyak orang menyebutnya sebagai
Feedhorn atau LNB saja. Kabel koaksial khusus 75 Ω penghubung dari LNBF ke
Set-Top Box (STB) lengkap dengan jacknya. Digital STB. Gunanya untuk menala
sinyal keluaran LNBF, mendecode sinyal dan menghasilkan komponen audio +
video yang siap diumpankan ke televisi. Saya menggunakan @Metabox I
(http://www.metaware.co.kr) karena kualitas yang baik serta firmwarenya bisa
diupdate dengan mudah. Di pasaran, banyak sekali STB ditawarkan, mulai dari
kelas Free-to-Air Digital STB (menangkap siaran gratis seperti siaran televisi
swasta nasional) sampai yang sanggup membuka Pay Television (siaran teracak,
harus berlangganan misalnya siaran IndoVision).

Televisi yang memiliki RCA/AV Input (3 kabel: 1 video + 2 stereo audio). Bila Anda
memiliki perangkat Home Theatre yang mendukung Dolby Prologic II, suara
stereo yang diterima dapat dialihkan ke Home Theatre sehingga siaran yang
dibuat dalam tata suara surround (biasanya film-film dengan label DTS, Dolby

Surrouatau THX) dapat disuarakan bak bioskop pribadi .Setelah semua


disiapkan, Anda harus mencatat data berikut:Satelit yang akan kita tala. Demi
kemudahan, mari kita tala satelit AsiaSat 3S yang berlokasi di 0,0o S 105,5o E.
Informasi posisi, transponder dan channel terkini ada di
http://sattracker.mrtian.com/chart
10

Posisi parabola kita (gunakan GPS untuk mengetahuinya). Dalam hal ini QTH saya
adalah di 6,12o S 106,5o E. Jika kita telaah, ternyata posisi saya hanya berbeda
6,12o S 1,0o E dengan satelit AsiaSat 3S sehingga nanti “pucuk” parabolanya
kira-kira akan mendongak ke atas langit Jakarta.

Menyiapkan Parabola

Letakkan parabola di bidang (tempat terbuka) tidak ada halangan ke langit bebas
serta datar. Untuk menentukan kedatarannya, Anda bisa tuang air ke baskom.
Bila air penuh tepat lurus di bibir baskom berarti bidang cukup datar terhadap
bumi. Bila posisinya miring, gunakan papan yang diganjal untuk mendapatkan
bidang yang datar.

Gambar 1: Menentukan datar tidaknya bidang peletakkan parabola

Buatlah garis vertikal dan horizontal pada parabola untuk membantu penentuan
posisinya. Titik temu garis ini harus berada tepat di dasar parabola (gunakan
gundu, tempat di mana gundu diam itulah titik dasar parabola). Setelah digaris,
berikan penanda empat arah mata angin seperti gambar berikut:

Gambar 2: Menggambar arah mata angin di piringan parabola

Arahkan piringan parabola ke arah mata angin menggunakan kompas yang


diletakkan di dasar parabola (yaitu titik pertemuan garis vertikal horizontal tadi).
Atur agar keempat arah mata angin itu sesuai dengan yang ditunjukkan di
kompas.
11

Gambar 3: Mengarahkan piringan ke arah mata angin. Sumbu S – N masih sedang


diarahkan

Pasanglah LNBF pada bracket yang disediakan LNBF pada parabola. Untuk
menentukan tinggi bracket yang tepat, gunakan rumus berikut:

CARA MEMASANG PARABOLA


Bagaimana cara memasang antena parabola dengan baik dan benar? Supaya kita dapat
memasang Parabola dengan mudah dan benar serta cepat ikuti langkah-langkah
pemasangan antena parabola berikut ini:

CARA DAN LANGKAH - LANGKAH PEMASANGAN ANTENA PARABOLA DENGAN BAIK DAN
BENAR
1. Patikan kabel Receiver dan LNB-F sudah terpasang dengan baik dan benar
2. Posisikan ANT Parabola ke SATELIT PALAPA C-2 (113)
3. LNB-FA mempunyai 2 terminal: pertama (rcv) untuk ke RECEIVER, yang kedua (lnb)
untuk ke LNB-FB
4. LNB-FA untuk menerima siaran SATELIT PALAPA C-2 (113)
5. LNB-Fb untuk menerima siaran SATELIT TELKOM-1 (108)
6. Pastikan RECEIVER Anda mempunyai fungsi 0/22KHz SWITCH
7. untuk menerima siaran SATELIT PALAPA C-2 (113), di RECEIVER 0/22KHz SWITCH harus
dalam posisi OFF
8. untuk menerima siaran SATELIT TELKOM-1 (108), di RECEIVER 0/22KHz SWITCH harus
dalam posisi ON
9. Fungsi 0/22KHz SWITCH adalah untuk MEN-SWITCH antara LNB-FA dan LNB-FB,
dimana:
a. 0/22KHz SWITCH OFF = LNB-FA
b. 0/22KHz SWITCH OM = LNB-FB
10. Pastikan posisi lobang ring LNB-FB terpasang menghadap timur
11. Didalan LNB-FA dan LNB-FB terdapat batang melintang yang harus sejajar dengan
arah Timur Barat

APABILA TIMBUL MASALAH


1. Pastikan Connector kabel sudah terpasang dengan bik dan benar
2. Pastikan posisi ring dan LNB-F sudah terpasang dengan arah yang benar
3. Apabila posisi SATELIT pada LNB-FA bisa terima dengan baik,sedangkan posisi SATELIT
pada LNB-FB tidak:
a. 0/22KHz SWITCH kemungkinan tidak berfungsi dengan baik,cobalah ganti dengan LNB-
FA dan LNB-FB yang lain atau DIGITAL RECEIVER nya
b. Gerakkan tiang FOCUS naik turun untuk mendapatkan focus yang benar
c. LNB-FA dan LNB-FB juga bisa di stel naik turun sampai SIGNAL gambar mencapai
maksimum
d. Gerakkan posisi ANTENA PARABOLA (TIMUR, BARAT, UTARA, SELATAN

PERHATIAN !!!
Untuk menghindari kerusakan 0/22KHz SWITCH pada LNB-F TWIN, hubungkan connector
12
F ke terminal LNB-F TWIN terlebih dahulu sebelum POWAER RECEIVER ON

Oke! Semoga posting ku kali ini bermanfaat. Sampai jumpa pada Post berikutnya. Good
luck !!!

Gambar 4: Menentukan posisi tinggi bracket dari dasar antena

Pada badan LNBF ada angka-angka 0,42 sampai 0,30. Angka itu disebut f/D,
didapat dengan membagi 45,9 cm / 115 cm = 0,40. Pasanglah LNBF tepat di
posisi f/D 0,40

Gambar 5: Mengatur posisi f/D LNBF di 0,40

Pada kepala LNBF ada angka-angka -30o, 0o dan +30o. Angka itu mengatur arah
polarisasi antena dalam LNBF. Aturlah garis 0o tepat ke arah W, yang berarti juga
searah garis W pada piringan parabola. Tanpa mengubah posisi f/D, kencangkan
mur pengunci pada posisi yang pas.

Gambar 6: Mengatur polarisasi antena dalam LNBF Karena saya berada di 6,12o
S, yaitu 6,12o di bawah garis katulistiwa maka saya harus mendongakkan
piringan parabola sebanyak 6,12o di sumbu N agar posisi antena tepat mengarah
ke atas katulistiwa. Karena Ø parabola 115 cm, maka dengan menghitung SIN
6,12o x 115 cm didapat 12 cm (ingatlah rumus trigonometri Sine, Cosine dan
Tangent. Gunakan scientific calculator untuk memudahkan perhitungan). Yang
kita lakukan ini disebut dengan mengatur “deklinasi”.
13

Gambar 7: Mengatur deklinasi

Karena saya berada di 106,5o E sementara satelit berada di 105,5o E berarti saya
harus menurunkan posisi piringan sebesar 1,0o di sumbu W. Karena Ø parabola
115 cm, maka dengan menghitung SIN 1,0o x 115 cm didapat 2 cm. Yang kita
lakukan ini adalah mengarahkan piringan parabola tepat pada orbit satelitnya.
Karena hanya coba-coba, saya berikan beban tertentu ke sumbu W, diganjal di
bawah sedemikian rupa sehingga piringan parabola turun tepat sebanyak 2 cm di
sumbu W.

Gambar 8: Menyesuaikan piringan ke arah ke orbit satelit AsiaSat 3S

Gambar 9: Hasil akhir pemasangan parabola

Selesailah kita mengatur antena parabola. Kita akan mengatur STB. Karena
pengaturan tiap merk STB berbeda-beda, gambar yang ditampilkan hanyalah
sekadar acuan belaka. Pertama, masukkan konfigurasi antena pada STB, dan
akhiri dengan mencari transponder serta channel yang disediakan pada satelit
tersebut (otomatis ada pada STB masing-masing):

a. Satellite: AsiaSat 3S; b. LNB Type: Standard (Frequency 5,150 MHz); c. 22 KHz:
Off; d. Polarity: Auto.
14

Gambar 10: Mengatur konfigurasi antena

Jika Anda tidak dapat menemukan transponder atau channel — masukkan secara
manual data salah satu TV, misalnya TV 5 ASIE:

a. Frequency: 3.670 GHz; b. Polarity: HORIZONTAL (H); c. Symbol Rate: 26,000


symbols/second; d. FEC: 7/8;

e. Name: TV 5 ASIE; f. Video PID: 1120; g. Audio PID: 1121; h. PCR PID: 1120.

Jika Anda menemukan beberapa channel TV secara otomatis melalui fasilitas.

Search di STB — pilihlah satu channel misalnya TV 5 ASIE.

Gambar 11: Kekuatan sinyal yang diterima

Kemudian, aturlah agar sinyal diterima sebesar mungkin dengan mengkoreksi


kedudukan piringan parabola. Pada gambar di atas, kekuatan sinyal yang semula
hanya 20% setelah dikoreksi menjadi 73%, kualitas tetap 85% tetapi warnanya
sudah hijau artinya sudah cukup stabil menerima sinyal. Pada STB yang saya
miliki, gambar akan tampak baik bila sinyal ada di atas 60%, kualitas di atas 80%
dan bar persentase menunjukkan warna hijau (bisa berbeda di tiap STB).

Setelah sepuluh langkah ini selesai dilalui, kita bisa mengulang pencarian
transponder serta channel lain agar seluruh siaran bisa ditangkap. Ada 55 siaran
TV gratis + 26 siaran radio gratis yang saya bisa nikmati (di luar siaran teracak
yang jumlahnya mendekati 100). Setelah itu siaplah kita menikmati siaran dari
luar negeri melalui satelit AsiaSat 3S dengan kualitas video tanpa cacat serta
suara stereo yang membahana.

Gambar 12: Beberapa channel yang bisa ditangkap. Gambar di sini kurang cerah
karena kamera digital memfoto langsung layar televisi

Sangat puas bisa menemukan posisi satelit secara mandiri, biar pun sinyal yang
diterima pas-pasan tetapi karena mencari dengan usaha sendiri, ada ilmu
berharga yang bisa kita serap. Tantangan ke depannya adalah bagaimana
mencari satelit untuk TVRO lainnya seperti Palapa C2, Panamsat 7 + 10, ST 1,
Thaicom23, Apstar 2R, AsiaSat 2 serta Telkom 1. Mengganti C Band LNBF dengan
15

antena receiver/transverter band amatir radio adalah hal yang mudah setelah
Anda tahu posisi satelitnya berada di mana. Antena transmitter untuk komunikasi
dua arah dengan satelit biasanya Yagi; tentunya mudah ditentukan arahnya
dengan bantuan referensi posisi piringan parabola kita.

Catatan:

Pengaturan posisi piringan parabola ini hanya untuk menerima sinyal satelit
Geostationer Earth Orbit (GEO) yang orbitnya di sekitar garis katulistiwa, bukan
untuk satelit Low/Medium Earth Orbit (LEO/MEO) atau yang orbitnya tidak berada
di garis katulistiwa.

SUMBER : http://c.1asphost.com/mainsource/Indonesia.asp

Cara Memasang LNB 4 in 1

Yang aku maksud 4 in 1 dalam judul posting adalah LNB 4 dalam 1 parabola.
Caranya hampir sama dengan Memasang LNB 2, Hanya berbeda setingan DiSEqC 2.0-nya
saja.
Caranya :
Pertama; Pastikan pemasangan jarak LNB dengan perbandingan letak / berapa derajat
satelit yang kita tuju ( Tentunya disesuaikan dengan berapa lebar disk yang kita pakai).
biasanya dalam pemasangan 4 LNB kita arahkan pada :
1. PALAPA 113.0 E
2. TELKOM 108.0 E
3. ASIASAT 3S 105.5 E
4. ASIASAT 2C 100.5 E
Atau bisa juga kita ambil CHINASAT 6B 115.5 E, PALAPA 113.0 E, TELKOM 108.0 E,
ASIASAT 3S 105.5 E.
Kedua, pasang kabel penghubung secara urut pada switch dari mulai LNB 1-4 ( yang
bertuliskan RCV kita hubungkan ke Receiver/DVB)
Ketiga, Seting pada DVB untuk Palapa pada LNB 1, Telkom LNB 2, Asiasat 3s LNB 3,
Asiasat 2c LNB 4.
Keempat, Setelah semua terpasang dan diseting secara benar, tekan info di remot
untuk melihat kekuatan signal
Kelima, Seting posisi/ arah disck untuk mencapai hasil maximal.&
Keenam, Bagi yang kurang paham silahkan tanya lewat komentar
Sekian.........SEMOGA MEMBANTU

Untuk melihat live update settingan frekuensi parabola digital satelit Palapa D
terbaru untuk tahun 2011
Palapa D © Lyngemark Satellite, last updated 2011-04-05 - http://www.lyngsat.com/palapad.html

Freq. Provider Name System SR-FEC ONID-TID Beam Source


Tp Channel Name Encryption SID-VPID APID Lang. EIRP (dBW) Updated

3745 H Asia SkyLink


(SCTV feeds) DVB-S 4700-3/4
0 110202
tp 2H

65535-1
3750 H DVB-S 1475-5/6 Asia I Perera
O Channel 4 - 42
6.5
0 110216
tp 2H MPEG-4 41 In
16
1-1
3756 H 6250-3/4 Asia L15
SCTV (Indonesia) DVB-S 1 - 2201
5.5
0 101205
tp 2H 2202 In

65535-1
3765 H 5555-3/4 Asia L15
TVRI Nasional DVB-S 2 - 33
5.5
0 101205
tp 2H 36 In

1-0
6520-3/4
RCTI DVB-S 1 - 1160
5.5
3774 H 1120 In Asia L15
tp 2H 0 101205

Trijaya FM 104 1122 In

65535-1
3786 H 5632-3/4 Asia Hollowman
TV One (Indonesia) DVB-S 1 - 308
5.5
0 110322
tp 3H 256 In

3796 H Asia Hollowman


tp 3H 0 110405

3852 V Asean Standard I Perera


tp 4V 0 110203

?-?
3860 V 4330-3/4 Asean Standard Nanangdj
B Channel DVB-S 1 - 308
5.5
0 110404
tp 4V 256 In

3872 H Asia I Perera


(feeds) DVB-S 3474-3/4
0 100128
tp 5H

3894 H Asia Hollowman


(feeds) DVB-S 4490-3/4
0 110116
tp 5H

3912 H Asia I Perera


(feeds) DVB-S 3000-3/4
0 100813
tp 6H

3918 H Asia Hollowman


(feeds) DVB-S 3000-3/4
0 100924
tp 6H

1-1
3926 H 4208-3/4 Asia I Perera
Bali TV DVB-S 2 - 33
5.5
0 100502
tp 6H 36 In

1-1
3934 H 6500-3/4 Asia I Perera
Global TV (Indonesia) DVB-S 1 - 308
5.5
0 100714
tp 6H 256 In

3947 H Asia Hollowman


(feeds) DVB-S 6000-3/4
0 110326
tp 7H

3973 H Asia Naufal P


(feeds) DVB-S 6000-3/4
0 101122
tp 7H

3988 H Asia I Perera


(TV One feeds) DVB-S 5630-3/4
0 101120
tp 8H

4025 H Asean Standard R Priyambodo


(TV One feeds) DVB-S 3000-3/4
0 100827
tp 9H

4037 H Asean Standard R Priyambodo


(feeds) DVB-S 3000-3/4
0 100905
tp 9H

1-1
4047 H 1410-3/4 Asean Standard Hir
Qur'an Tazkiah TV DVB-S 1 - 308
5.5
0 110218
tp 9H 256
17

4055 H 5632-3/4 Asean Standard Nanangdj


Gogo Mall TV DVB-S 33
36 In
0 110326
tp 9H

1-1
6500-3/4
Indosiar DVB-S 1 - 1110
5.5
4074 V 1211 In Asean Standard I Perera
tp 9V 0 091104

Elshinta 2 1215 In

1-1
Indosat DVB-S 28125-3/4
5.5

Lejel Home Shopping 1 514 652 In

Metro TV (Indonesia) 2 513 651 In

Jak TV 3 512 650 In

TV Anak Space Toon 4 515 653 In

NHK World TV 5 516 654 E

Al-Manar TV 6 517 655 A

U Channel 7 518 656

Metro TV (Indonesia) MPEG-4 8 519 657 In

4080 H [AsiaWorks Jakarta test Asia Sutikno


MPEG-4 9 520 658 0 110310
tp 10H card]

LBS TV Movie 18 1802 1803 In

LBS TV Drama 19 1902 1903 In

Radio Rodja 1804

Delta FM (Indonesia) 10 660 In

MTA FM 11 664 In

Kantor Berita Radio 68H 11 664 In

BBC World Service 13 665

Pop FM 103 14 666 In

FeMale Radio 15 661 In

Skynindo DVB-S2 30000-3/4


MPEG-4 8PSK

ITV Granada MPEG-4 1 34 32 E

Skynindo promo MPEG-4 2 38 36

4100 V MAC TV MPEG-4 3 4114 4116 C


Asean Standard E Diestro
tp 10V 0 110303
CCTV 4 Asia MPEG-4 4 4130 4142 C

Jak TV MPEG-4 5 4146 4147 In

CTV (Taiwan) MPEG-4 6 4162 4164 C

CTS (Taiwan) MPEG-4 7 4178 4.80 C


18

FTV (Taiwan) MPEG-4 8 4194 419. C

ETTV Asia News MPEG-4 12 4354 4355 C

SET International MPEG-4 16 4418 4420 C

TV Edukasi 1 MPEG-4 17 4434 4435 In

TVRI Nasional MPEG-4 23 4634 4632 In

177-176
4110 H 5925-3/4 Asia D Effendi
Myawady TV DVB-S 1 - 4194
5.5
0 110322
tp 11H 4195 Bur

Skynindo DVB-S2 30000-3/4


MPEG-4 8PSK

B Channel MPEG-4 6 4245 4246 In

Da Ai TV Indonesia MPEG-4 7 4301 4303 In

FX Asia MPEG-4 14 4600 4602 E

Goal TV 1 MPEG-4 15 4610 4612 E

Goal TV 2 MPEG-4 16 4620 4622 E

KidsCo Asia MPEG-4 18 4634 4636 R

Nickelodeon Indonesia MPEG-4 23 465. 4654

RCTI MPEG-4 26 4664 4666 In

4140 V SCTV (Indonesia) MPEG-4 27 4668 4670 In Asean Standard E Diestro


tp 11V 0 110404
Sing TV MPEG-4 28 4672 4674 In

Sky Kids MPEG-4 31 4684 4686 E

Sky Movie 1 MPEG-4 34 4696 4698 E

Sky Movie 2 MPEG-4 35 4700 4702 E

Sky TV MPEG-4 36 4704 4716 E

Song TV MPEG-4 37 4708 4710 In

Syfy Universal Asia MPEG-4 39 4716 4718 E

Trans TV MPEG-4 40 4720 4722 In

Trans 7 MPEG-4 41 4724 4726 In

Universal Channel Asia MPEG-4 42 4728 4730 E

65280-1
6700-3/4
MNC TV DVB-S 1 - 1110
5.5
4184 V 1211 In Asean Standard Deni Ahau
tp 12V 0 101209

Radio Dangdut 2 1213

?-?
4190 V 2040-3/4 Asean Standard Nanangdj
HCBN DVB-S 1 - 308
5.5
0 110308
tp 12V 256 E
19

Palapa D © Lyngemark Satellite, last updated 2011-04-05 - http://www.lyngsat.com/palapad.html

Untuk melihat live update settingan frekuensi parabola digital satelit Palapa D
terbaru untuk tahun 2011
Telkom 1 © Lyngemark Satellite, last updated 2011-04-05 - http://www.lyngsat.com/telkom1.html

Freq. Provider Name System SR-FEC ONID-TID Beam Source


Tp Channel Name Encryption SID-VPID APID Lang. EIRP (dBW) Updated

3745 H Hollowman
(feeds) DVB-S 5632-3/4 Indonesia
101224
tp 2

4285-3/4
TV Timor Leste DVB-S 33
.6 P
3776 H D Effendi
Indonesia
tp 2 070510
Radio Timor Leste 37 P

3785 H 4000-3/4 Deni Ahau


TV Edukasi 1 DVB-S 512
256 In Indonesia
090124
tp 3

3793 H 3000-3/4 R Priyambodo


TVRI Kaltim DVB-S 308
256 In Indonesia
100902
tp 3

3797 H 3900-3/4 Planko


TVRI Papua (15-18) DVB-S 308
256 In Indonesia
080712
tp 3

3802 H 3000-3/4 Hollowman


TVRI Kalteng DVB-S 33
36 In Indonesia
110405
tp 3

3807 H 2900-3/4 R Priyambodo


TV Edukasi 2 DVB-S 308
256 In Indonesia
100901
tp 3

3813 H 3000-3/4 Deni Ahau


TVRI Aceh DVB-S .08
256 In Indonesia
090708
tp 3

3817 H 3000-3/4 D Effendi


TVRI Kalbar DVB-S 33
36 In Indonesia
100621
tp 3

3890 H Planko
(feeds) DVB-S 6000-3/4 Indonesia
030516
tp 5

3972 H DVB-S 2100-7/8 Hollowman


KBS World 49
52 In Indonesia
110113
tp 7 MPEG-4

3990 H 6000-3/4 R Priyambodo


Trans 7 DVB-S 512
256 In Indonesia
100904
tp 8

3998 H Deni Ahau


(feeds) DVB-S 6000-3/4 Indonesia
090708
tp 8

4004 H Hollowman
(feeds) DVB-S 6000-3/4 Indonesia
101009
tp 8

4014 H 6000-3/4 T Ugur


ANTV (Indonesia) DVB-S 257
258 In Indonesia
100131
tp 8

4025 H 3000-3/4 Deni Ahau


RCTI Jawa Timur (05-07) DVB-S 1160
1120 In Indonesia
090410
tp 9

4029 H Hollowman
(feeds) DVB-S 5000-3/4 Indonesia
101224
tp 9
20

4037 H R Priyambodo
(feeds) DVB-S 3000-3/4 Indonesia
101221
tp 9

4075 H Nanang Dj
Indonesia
tp 10 110318

?-?
4080 H 3000-3/4 Hollowman
Papua Barat TV (16-18) DVB-S 1 - 5120
5.5 Indonesia
110329
tp 10 256 In

4086 H 6000-3/4 Nanang Dj


Trans TV DVB-S 33
36 In Indonesia
040604
tp 10

4092 H 3570-3/4 R Priyambodo


TV Mandiri Papua DVB-S 512
256 Indonesia
100913
tp 10

?-?
3125-3/4
JTV DVB-S 5001 - 308
5.5
4097 H 256 In Hidayat
Indonesia
tp 10 050125

Suara Surabaya FM 100 5001 257 In

RRI DVB-S 2100-3/4

4130 V RRI Pro 3 256 In Hollowman


Indonesia
tp 23 101215

RRI Pro 2 259 In

4159 H Deni Ahau


(feeds) DVB-S 3000-3/4 Indonesia
090708
tp 12

Telkom 1 © Lyngemark Satellite, last updated 2011-04-05 - http://www.lyngsat.com/telkom1.html


21