Anda di halaman 1dari 6

Kasus Sanksi Administrasi : PT Media Global

KASUS SANKSI ADMINISTRASI: PT MEDIA GLOBAL

A. LATAR BELAKANG
PT. Media Global (”Perusahaan”) merupakan sebuah perusahaan
PMA yang bergerak dalam perdagangan ritel alat-alat
komunikasi. Perusahaan telah terdaftar sebagai Pengusaha Kena
Pajak sejak tahun 2000. Saat ini Perusahaan sedang dalam
proses pemeriksaan SPT PPh Badan tahun 2008.

Setelah melalui proses pemeriksaan selama hampir 10 bulan,


terbitlah SKPKB PPh Badan Tahun 2008 yang menyatakan PPh
Kurang Bayar sebesar Rp 1.590.000.000 (belum termasuk
sanksi). SKPKB PPh Badan tersebut diterbitkan pada tanggal 12
Mei 2010 dengan tanggal jatuh tempo pembayaran 11 Juni 2010.
Namun, Perusahaan baru membayar kekurangbayaran tersebut
pada tanggal 5 Juli 2010.

Untuk mengantisipasi kekurangan bayar yang cukup besar di


masa yang akan datang, Perusahaan berencana melakukan tax
diagnostic review (TDR) untuk mengestimasi sanksi pajak yang
mungkin timbul dan mengantisipasi langkah apa yang dapat
dilakukan untuk mengurangi exposure tersebut. Untuk
melakukan hal tersebut, Perusahaan menugaskan Kantor
Konsultan Pajak Situmorang dan Rekan. Bos Anda, Raja
Situmorang, menugaskan Anda untuk melakukan hal tersebut.

Setelah melakukan meeting dengan Divisi Pajak Perusahaan,


akhirnya diputuskan bahwa project TDR tersebut akan dilakukan
selama 2 minggu di kantor Perusahaan dengan scope of work

1
Kasus Sanksi Administrasi : PT Media Global

kewajiban pajak tahun 2009-2010. Setelah field work selama dua


minggu, Anda menemukan beberapa findings sebagai berikut:
1. PPh Badan tahun 2009
Berdasarkan review terhadap SPT Tahunan Badan Tahun
2009 dan dokumen pendukungnya, Anda menemukan
kesalahan dalam pencatatan kompensasi kerugian dan juga
dalam perhitungan COGS yang berhubungan dengan
perhitungan SPT Tahunan Badan Tahun 2008 yang telah
diperiksa. Namun, anehnya pemeriksa tidak menemukan
kesalahan pencatatan ini dalam proses pemeriksaannya. Jika
dihitung, kira-kira tax exposure yang mungkin timbul adalah
Rp420 juta untuk tahun 2008 dan Rp 360 juta untuk tahun
2009.

2. PPh Pasal 21
Berdasarkan hasil review, didapatkan summary sebagai
berikut:
No Masa Tanggal Tanggal
Pembayaran Pelaporan
1 Januari 2009 14 Peb 2009 20 Peb 2009
2 Pebruari 2009 10 Mar 2009 21 Mar 2009
3 Maret 2009 6 Apr 2009 20 Apr 2009
4 April 2009 10 Mei 2009 22 Mei 2009
5 Mei 2009 10 Jun 2009 19 Jun 2009
6 Juni 2009 11 Jul 2009 18 Jul 2009
7 Juli 2009 12 Aug 2009 20 Agt 2009
8 Agustus 2009 10 Sep 2009 21 Sep 2009
9 September 10 Okt 2009 25 Okt 2009
2009
10 Oktober 2009 10 Nov 2009 25 Nov 2009
11 November 10 Des 2009 23 Des 2009
2009
12 Desember 10 Jan 2009 20 Jan 2009
2009
13 Januari 2010 10 Peb 2010 20 Peb 2010

2
Kasus Sanksi Administrasi : PT Media Global

14 Pebruari 2010 13 Mar 2010 24 Mar 2010


15 Maret 2010 12 Apr 2010 20 Apr 2010
16 April 2010 10 Mei 2010 20 Mei 2010
17 Mei 2010 10 Jun 2010 20 Jun 2010

3. PPh Pasal 23
No Masa Tanggal Tanggal
Pembayaran Pelaporan
1 Januari 2009 14 Peb 2009 20 Peb 2009
2 Pebruari 2009 10 Mar 2009 21 Mar 2009
3 Maret 2009 6 Apr 2009 20 Apr 2009
4 April 2009 10 Mei 2009 22 Mei 2009
5 Mei 2009 10 Jun 2009 19 Jun 2009
6 Juni 2009 11 Jul 2009 18 Jul 2009
7 Juli 2009 12 Aug 2009 20 Agt 2009
8 Agustus 2009 10 Sep 2009 21 Sep 2009
9 September 10 Okt 2009 25 Okt 2009
2009
10 Oktober 2009 10 Nov 2009 25 Nov 2009
11 November 10 Des 2009 23 Des 2009
2009
12 Desember 10 Jan 2009 20 Jan 2009
2009
13 Januari 2010 10 Peb 2010 20 Peb 2010
14 Pebruari 2010 13 Mar 2010 24 Mar 2010
15 Maret 2010 12 Apr 2010 20 Apr 2010
16 April 2010 10 Mei 2010 20 Mei 2010
17 Mei 2010 10 Jun 2010 20 Jun 2010

Selain data pelaporan dan pembayaran, terdapat


beberapa objek pajak dan pemotongannya (di bawah
ini hanya sampling)
N Objek Pajak Masa Pajak Jumlah Tarif
o
1 Jasa Catering Januari 2009 Rp200 jt 6%
2 Deviden Pebruari Rp900 jt 15%
2009
3 Jasa Konsultasi Maret 2009 Rp120 jt 4,5%
4 Bunga ke Bank April 2009 Rp300 jt 15%

3
Kasus Sanksi Administrasi : PT Media Global

BCA

4. PPN
Terkait dengan penerbitan faktur pajak, di bawah ini terdapat
beberapa informasi mengenai tanggal penerbitan FP untuk tahun
2010:
No Tanggal Tanggal Dasar Pengenaan
Penyerahan Penerbitan Pajak
1 14 Jan 2010 20 Peb 2010 Rp100 juta
2 10 Mar 2010 15 Mar 2010 Rp200 juta
3 6 Apr 2010 20 Mei 2010 Rp150 juta
4 10 Mei 2010 10 Mei 2010 Rp320 juta
5 1 Jun 2010 1 Jun 2010 Rp170 juta

PERTANYAAN DISKUSI

1. Bagaimanakah pengenaan sanksi untuk SKPKB tersebut


di atas dan dampak dari terlambatnya pembayaran
SKPKB tersebut? Jelaskan dasar hukumnya!
2. Tax exposure apakah yang dapat ditimbulkan dengan
adanya kesalahan dalam penghitungan SPT Tahunan PPh
Badan tersebut?
3. Apakah terdapat sanksi perpajakan jika Perusahaan
melakukan pembetulan SPT Tahunan Badan tahun 2008
dan 2009?
4. Apakah terdapat potensi sanksi perpajakan terkait
dengan PPh Pasal 21, PPh Pasal 23 dan PPN? Jelaskan!

4
Kasus Sanksi Administrasi : PT Media Global

1. Berdasarkan Pasal 13 (2): sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2%


(dua persen) per bulan paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dihitung sejak saat
terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak, bagian Tahun Pajak, atau Tahun
Pajak sampai dengan diterbitkannya SKPKB apabila berdasarkan hasil pemeriksaan
atau keterangan lain pajak yang terutang tidak atau kurang dibayar
Pajak yang kurang dibayar = Rp 1.590.000.000
Bunga 24 bulan
(24 x 2% x Rp1.590.000.000) = Rp 763.200.000 +
Rp 2.353.200.000

2. Atas kesalahan dalam pencatatan kompensasi kerugian dan juga dalam


perhitungan COGS yang berhubungan dengan perhitungan SPT Tahunan Badan
Tahun 2008 yang telah diperiksa. Pajak yang kurang dibayar yang timbul sebagai
akibat dari pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT ini beserta sanksi
administrasi berupa kenaikan sebesar 50% (lima puluh persen) dari pajak yang
kurang dibayar, harus dilunasi oleh Wajib Pajak sebelum laporan tersendiri tersebut
disampaikan. Apabila dari hasil pemeriksaan terbukti bahwa laporan pengungkapan
ternyata tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, atas ketidakbenaran
pengungkapan tersebut dapat diterbitkan surat ketetapan pajak.

3. Sanksi administrasi pasal 8 ayat 2 UU KUP yaitu penghitungan sanksi


bunga 2% per bulan dalam hal Wajib Pajak membetulkan sendiri SPT dihitung sejak
jatuh tempo pembayaran sampai dengan tanggal pembayaran, hal ini karena wajib
pajak melalukan pembetulan SPT PPH tahunan tanpa adanya penelitian dan
penerbitan STP. Pajak yang kurang dibayar yang timbul sebagai akibat dari

5
Kasus Sanksi Administrasi : PT Media Global

pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT ini beserta sanksi administrasi berupa


kenaikan sebesar 50% (lima puluh persen) dari pajak yang kurang dibayar, harus
dilunasi oleh Wajib Pajak sebelum laporan tersendiri tersebut disampaikan. Apabila
dari hasil pemeriksaan terbukti bahwa laporan pengungkapan ternyata tidak sesuai
dengan keadaan yang sebenarnya, atas ketidakbenaran pengungkapan tersebut dapat
diterbitkan surat ketetapan pajak