DESKRIPSI KESUSASTRAAN BATAK

Dosen Pengampu: Prof. Bani Sudardi, M.Hum

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah “Naskah Nusantara”

Oleh: 1. Anisah Sholichah 2. Arintha Ayu W 3. Ayu Wulandari 4. Candra Rini (C0209007) (C0209008) (C0209009) (C0209011)

5. Christin Cahyoningrum (C0209012)

FAKULTAS SASTRA DAN SENI RUPA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2010

BAB I PENDAHULUAN

Sastra daerah baik lisan maupun tulisan merupakan kekayaan budaya daerah yang kelestariannya ditentukan oleh pendukung budaya daerah yang bersangkutan. Sastra daerah menyimpan nilai-nilai kedaerahan dan akan memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi perkembangan sastra di daerah dan Indonesia pada umumnya. Salah satu sastra daerah yang berkembang di Indonesia adalah

sastra di daerah Sumatera Utara. Dilihat dari segi sosial budayanya, daerah Sumatra Utara dibagi kedalam tiga kelompok etnis, yaitu : Batak, Melayu dan Nias (walaupun sebagian ahli antropologi budaya menemukan suku Nias itu kedalam etnis Batak). Sastra yang akan dibahas dalam makalah ini adalah sastra Batak. Sastra Batak merupakan salah satu bentuk sastra yang tumbuh dan berkembang di daerah Batak, Sumatera Utara. Yang termasuk kelompok etnis Batak terdiri dari : TOBA (Tapanuli Utara), ANGKOLA-MANDAILING (Tapanuli Selatan), KARO, SIMALUNGUN dan PAKPAK-DAIRI. Kelompok etnis Melayu terdiri dari Melayu pantai Timur Sumatra Utara, meliputi Langkat, Deli Serdang, Asahan dan Labuhanbatu.

Batak Simalungun. Aksara ini memiliki beberapa varian bentuk. jenis sastra Batak ada 2. Secara garis besar.BAB II PEMBAHASAN Sastra Batak merupakan hasil kebudayaan yang berkenaan dengan cerita rakyatnya. ada empat varian surat Batak di Sumatra. aksara ini masih dapat ditemui dalam berbagai pustaha. Selain sastra Batak adapula Surat Batak adalah nama aksara yang digunakan untuk menuliskan bahasa Batak. yaitu kitab tradisional masyarakat Batak. Kini. Cerita rakyat daerah Sumatera Utara biasanya bertemakan tokoh Mitologis dan Legendaris yang mengandung nilai-nilai sosial budaya yang sesuai dengan nilai Pancasila. Sastra Batak masih berkerabat dengan aksara Nusantara lainnya. Secara garis besar. dan penanggalan. Batak Karo. Jenis sastra puisi 1. terdapat beberapa jenis karya sastra yang berkembang. tergantung bahasa dan wilayah. Dairi. Jenis Sastra Prosa . Dalam sastra Batak. ramal. dan Mandailing. Batak Angkola/ Mandailing (Tapanuli Selatan). Toba. yaitu orang yang dihormati oleh masyarakat Batak karena menguasai ilmu sihir. namun dalam hal ini hanya khusus pada kelompok etnis Batak saja yang terdiri dari: Batak Toba (Tapanuli Utara). Simalungun. yakni: 1. Aksara ini wajib diketahui oleh para datu. dan Batak Pak-Pak/ Dairi. yaitu Karo. Jenis sastra prosa 2.

Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Sampuraga Batu Gantung-Parapat .prosa juga dibagi dalam dua bagian. majalah. Prosa kadangkala juga disebut dengan istilah "gancaran". Karenanya. Turi – turian (legenda) Turi – turian atau legenda adalah cerita prosa rakyat yang dianggap oleh yang empunya cerita sebagai sesuatu yang benarbenar terjadi di daerah tersebut. Kata prosa berasal dari bahasa Latin "prosa" yang artinya "terus terang". b.turian di antaranya: 1. Turi – turian (legenda) Hikayat a. 2. Prosa biasanya dibagi menjadi empat jenis: prosa naratif. novel.Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar. prosa deskriptif. ensiklopedia. prosa dapat digunakan untuk surat kabar.prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat. surat.yaitu prosa lama dan prosa baru. Dalam sastra Batak. serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. Beberapa judul dari turi. dan prosa argumentatif. terdapat dua jenis sastra prosa : a. serta berbagai jenis media lainnya. prosa eksposisi.

kesaktian serta mukjizat tokoh utama. cerita. Puisi kadang-kadang juga hanya berisi . dan dongeng. Namun perbedaan ini masih diperdebatkan. Jenis Sastra Puisi Puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan. Hal tersebut merupakan salah satu cara penulis untuk menunjukkan pemikirannnya. atau selain arti semantiknya. Baris-baris pada puisi dapat berbentuk apa saja (melingkar. 5. meter dan rima adalah yang membedakan puisi dari prosa. Sebuah hikayat dibacakan sebagai hiburan. Beberapa ahli modern memiliki pendekatan dengan mendefinisikan puisi tidak sebagai jenis literatur tapi sebagai perwujudan imajinasi manusia. Salah satu judul hikayat Batak adalah hikayat Boru Napuan. Hikayat Hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa. terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah.3. Boru Saroding Pandiangan Asal Mula Danau Si Losung dan Si Pinggan Legenda Sipiso Somalim b. yang menjadi sumber segala kreativitas. pelipur lara atau untuk membangkitkan semangat juang. 4. dll). zigzag. 2. Penekanan pada segi estetik suatu bahasa dan penggunaan sengaja pengulangan.

Bentuk Sastra Batak Kita mengenal berbagai bentuk sasra Batak kuno. antara lain sebagai berikut: 1. Ada beberapa perbedaan antara puisi lama dan puisi baru. Putri Berdarah Putih (Batak Toba) d. Balige Raja (Batak Toba) f. Puisi 2. Peribahasa Beberapa Judul Sastra Batak Sastra Batak memiliki banyak karya sastra. Bagi pembaca hal tersebut mungkin membuat puisi tersebut menjadi tidak dimengerti. Putri Dewa Gunung Lumut (Pak-pak Dairi) . Pantun-pantun 4. 3. Perumpamaan 3. Tak ada yang membatasi keinginan penulis dalam menciptakan sebuah puisi. Dongeng 6. Di antara karya sastra yang dikenal umum adalah sebagai berikut: I. Cerita Orang Dewasa Cerita orang dewasa yang menampilkan tokoh Mitologis terdiri dari: a. Si Boru Dayang (Batak Karo) e.satu kata/suku kata yang terus diulang-ulang. Tapi penulis selalu memiliki alasan untuk segala 'keanehan' yang diciptakannya. Lingga dan Purba (Cerita Rakyat Tapanuli Utara) c. Si Raja Omas (Cerita Rakyat Simalungun) b. Doa-doa 5.

Si Taganbulu (Batak Toba) l. Burung Beo (Pakpak Dairi) 4. Siboru Tumbaga ((Cerita rakyat Tapanuli Tengah) g. Baleo Mahato (Batak Angkola Mandailing) i. Siboru Sanduduk (Cerita rakyat Tapanuli Utara) f. Tokoh-tokoh Sastra Batak a. Datu Kandibata/ Guru Kandibata (Batak Karo) j. Si Betah-Betah (Batak Karo) d. Cerita anak-anak a. Jonaha (Cerita rakyat Simalungun) b. Keramat Kubah Pandan Perdagangan (Batak Simalungun) II. Sanusi Pane (1905-1968) . Anak yang Baik Hati (Batak Angkola Mandailing f. Si Boru Ginting Pase (Batak Karo) k. Marga Purba (Cerita rakyat Karo) d. Silahi Sabungan dan Siboru Batang Hari (Cerita rakyat Tapanuli Utara) e. Terjadinya Tinggi Raja (Cerita rakyat Simalungun) b. Asal-usul Padi Pulut (Pak-pak Dairi) e. Carito Na Marudut (Cerita rakyat Tapanuli Selatan) c.g. Raja Dangol Halungunan Cerita rakyat yang menampilkan tokoh Legendaris terdiri dari: a. Asal-usul Sidakalang (Cerita Rakyat Dairi) c. Namora Pande Bosi Lubis (Cerita rakyat Tapanuli Selatan) h.

Tanjungbalai. ini wafat di Kuala Begumit. dan semuanya terdidik dengan baik oleh orang tuanya. 2 Januari 1968. b. ia mengunjungi India. Pemerintah menganugerahinya Pahlawan Nasional. 20 . Bakat seni mengalir dari ayahnya Sutan Pengurabaan Pane. ia mendapat kesempatan melanjut kuliah Othnologi di Rechtshogeschool. filsafat dan politik. dan Sibolga. Setelah itu. Pria kelahiran Muara Sipongi. Sepulang dari India. Sumatera Utara. selain aktif sebagai guru.Sanusi Pane.adalah Armijn Pane (sastrawan). Anggota keluarga kesultanan Langkat bernama lengkap Tengku Amir Hamzah Indera Putera. Kunjungan ke India ini sangat mewarnai pandangan kesusasteraannya. dan Lafran Pane salah (seorang pendiri organisasi pemuda Himpunan Mahasiswa Islam). sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru. Di antara saudaranya yang juga menjadi tokoh nasional. Sumatera Utara. ia diminta mengajar di sekolah itu juga sebelum dipindahkan ke Lembang dan jadi HIK. Amir Hamzah. Setelah tamat. Ia banyak menulis karangan-karangan kesusastraan. Langkat. Setelah itu. 14 November 1905. Lalu melanjut ke MULO di Padang dan Jakarta. seorang guru dan seniman Batak Mandailing di Muara Sipongi. seorang nasionalis yang ikut menggagas berdirinya “Jong Bataks Bond. Sumatera Utara. Mandailing Natal. Meninggal di Jakarta. Jakarta. lalu punya lampiran bahasa Indonesia). Mereka delapan bersaudara. tahun 1925. tamat 1922. ini juga berprofesi sebagai guru dan redaktur majalah dan surat kabar. Ia juga aktif dalam dunia pergerakan politik. Ia seorang sastrawan Pujangga Baru. pada 1929-1930. Tengku (1911-1946) Amir Hamzah lahir sebagai seorang manusia penyair pada 28 Februari 1911 di Tanjung Pura. Kemudian tamat dari Kweekschool (Sekolah Guru) Gunung Sahari.” Karya-karyanya banyak diterbitkan pada 1920 -1940-an. ia juga aktif jadi redaksi majalah TIMBUL (berbahasa Belanda. Sanusi Pane menempuh pendidikan formal HIS dan ElS di Padang Sidempuan.

Menitis dari ayahnya. ia memiliki tradisi sastra yang kuat. Amir menulis sebagian besar sajak-sajak pertamanya. di belakang Masjid Azizi Langkat. Ia bersekolah di Langkatsche School (HIS). di Linggajulu. Setamat HIS. Sebagai seorang keluarga istana (bangsawan). mengikuti Studi Pascasarjana Lingustik di Rijksuniversiteit Leiden. Lalu sore hari. sekolah dengan tenaga pengajar orang-orang Belanda. Kabanjahe. Sang Ayah (saudara Sultan Machmud). Prinsip- . Ia pindah ke MULO di Jakarta. Tengku Muhammad Adil. Sejak masa kecil. meraih gelar doktor dalam bidang iinguistik dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia (1975) dengan disertasi berjudul "Morfologi Bahasa Simalungun". Sumatra Utara. Sumatra Timur. tapi tidak sampai selesai. Prinsip-Prinsip Dasar Puisi. Prinsip-Prinsip Dasar Fiksi. Amir Hamzah sudah hidup dalam suasana lingkungan yang menggemari sastra dan sejarah. seorang pangeran di Langkat. la menyelesaikan pendidikan di Fakultas Keguruan dan llmu pendidikan Universitas Padjadjaran Bandung (1962). Di Jawa perkembangan kepenyairannya makin terbentuk. dan kebudayaan Asia lainnya. Apalagi sejak sekolah di Aglemeene Middelbare School (AMS) jurusan Sastra Timur di Solo. Di sini ia memperkaya diri dengan kebudayaan modern. Morfologi Bahasa Simalungun. Prinsip-Prinsip Dasar Drama. memberi namanya Amir Hamzah adalah karena sangat mengagumi Hikayat Amir Hamzah. c. Amir melanjutkan studi ke MULO di Medan. Henry Guntur Tarigan Henry Guntur Tarigan dilahirkan tanggal 23 September 1933.Maret 1946 akibat revolusi sosial di Sumatera Timur. yang menjadi wakil sultan untuk Luhak Langkat Bengkulu dan berkedudukan di Binjai. kebudayaan Jawa. ia belajar mengaji di Maktab Putih di sebuah rumah besar bekas istana Sultan Musa. yang sangat mencintai sejarah dan sastra Melayu. Belanda (1971—1973). Karya-karyanya antara lain adalah Struktur Sosial Masyarakat Simalungun.

Mula Harahap Mula Harahap: Dari ‘Si Kuntjung’ ke Gunung Mulia Perawakannya khas. Linguinstik Konstratif. Percikan Budaya Karo. lewat Yayasan Adi Karya. seperti Teguh Karya.” sekaligus aktif menjadi Sekertaris IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) sejak tahun 1988 sampai 2006. Menjadi penerbit bukanlah pekerjaan sesederhana yang dianggap banyak orang. d. Berbicara (Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa).Prinsip Dasar Kritik Sastra. Pengantar Sintaksis. jika dunia Mula Harahap adalah buku. dia tetap memberi waktu dan perhatiannya pada IKAPI. Menyimak (Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa). sebuah organisasi di bawah naungan Persatuan Gereja Indonesia (PGI). Sastra Lisan Karo. sosok ini sudah mencintai buku dan berharap suatu saat nanti semua orang akan mudah mengakses buku di mana saja dan terjangkau masyarakat luas. Julius R Sjiranamual. yang di masa lalu sempat jadi tempat mangkal seniman-seniman yang cukup punya nama. Membaca (Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa). Psikolinguistik. Enteng Tanamal. Kesibukannya yang lain sebagai care taker YOKOMA (Yayasan Komunikasi Massa). Sejak kecil.” Kemudian dia selama bertahun-tahun menjadi editor penerbit buku BPK Gunung Mulia. Mula Harahap memulai karir dengan menulis cerita untuk anak-anak takala penulis Julius R Sjiranamual dan Asmara Nababan menggembalakan majalah anak-anak “Kawanku. Tinggi dan berambut gondrong sebahu. Melihat penampilannya. Tata BahasaTagmemik. Bahasa Karo. orang tak akan menduga. Tidak semudah menjadi calon anggota . sebelum akhirnya mendirikan penerbit buku sendiri yaitu “Komindo Mitra Utama. Franky Rorimpande dan banyak lagi lainnya. sebuah yayasan di bawah naungan IKAPI yang memberikan award untuk buku-buku terbaik setiap tahun. aktivitas Mula Harahap bukannya surut. Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Sekertaris IKAPI.

penerbit buku ‘Mitra Utama’ harus tetap jalan terus.” kata pria yang lahir di Palangkaraya tahun 1953 ini. Cintanya pada buku membuat Mula tak terpisahkan dari penerbitan. 5. Dampak lain dari undang-undang perbukuan itu. Para penerbit buku jadi kehilangan motivasi. meskipun secara finansial dia lebih banyak menghitung kerugian daripada laba. Mula Harahap beranggapan penerbit buku itu satu keharusan. Bentuk Penyajian Karya Sastra Batak Bentuk penyajian karya sastra Batak biasanya berbentuk prosa dan puisi. Karena ada usaha dari struktur organisasi PMGM untuk menggolkan Undang-Undang Perbukuan itu di parlemen. IKAPI sebagai lembaga yang memayungi berbagai penerbit buku. karena arah angin politik waktu itu memang ke sana. Antara lain. Namun. dalam perjalanannya. ditambah lagi keyakinan bahwa PMGM akan dapat menyelesaikan masalah dan menyamakan persepsi antar penerbitan buku. Menurutnya Undang Undang Perbukuan justru ikut membuat lesu dunia penerbitan buku itu sendiri.legislatif (caleg). kritiknya terhadap Undang-Undang Perbukuan. Dalam hal ini. yang ditulisnya secara komperhensif dan dengan sikap yang membela kepentingan penerbit. perhimpunan itu merasa tidak nyaman lagi. Maka. Mula merujuk pada pemerintahan Orde Baru yang disebutnya Otoritarianisme ala Suharto. “Entah bagaimana pun caranya. tak heran begitu kecilnya minat orang untuk menjadi penerbit. Adapun bentuk penyajiannya sebagai berikut: . karena sudah terbiasa dapat proyek dan menyerahkan segala kebijakan pada pemerintah. ikut masuk dalam lingkaran PMGM. Pemikirannya selama aktif menjadi Sekertaris IKAPI selalu mendapat respon dari para penerbit dan pemerhati buku. adalah bubarnya PMGM (Pehimpunan Masyarakat Gemar Membaca). Pada waktu PMGM itu dibentuk.

Menurut adat yang berlaku di daerah itu. Dengan sekuat tenaga. ayah dan ibu mereka pergi ke hutan untuk mencari tumbuhan obat-obatan. Legenda ini berasal dari daerah Silahan. Pada suatu hari. pada zaman dahulu di daerah Silahan. apabila orang tua meninggal. Datu Dalu dan adiknya memutuskan untuk mencari kedua orang tua mereka. Yang sulung bernama Datu Dalu. Bentuk penyajian Prosa Berikut ini merupakan salah satu contoh karya sastra yang berbentuk legenda yang berjudul “Asal Mula Danau Si Losung dan Si Pinggan”. hiduplah sepasang suami-istri yang memiliki dua orang anak laki-laki. ia sangat tekun mengajari mereka cara meramu obat dan bermain silat sejak masih kecil. Kecamatan Lintong Ni Huta. keduanya baru menyadari bahwa orang tua mereka tidak memiliki harta benda. maka . Usai acara penguburan.1. kedua abang-adik itu membopong orang tua mereka pulang ke rumah. Akan tetapi saat hari sudah menjelang sore. Akhirnya. kecuali sebuah tombak pusaka. sepasang suami-istri itu belum juga kembali. Asal Mula Danau Si Losung dan Si Pinggan Alkisah. Tapanuli Utara. Sesampainya di hutan. Oleh karena itu. sedangkan yang bungsu bernama Sangmaima. hingga akhirnya mereka tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan pandai mengobati berbagai macam penyakit. Sang Ayah ingin kedua anaknya itu mewarisi keahlian yang dimilikinya. Ayah mereka adalah seorang ahli pengobatan dan jago silat. mereka menemukan kedua orang tua mereka telah tewas diterkam harimau. ketika hendak membagi harta warisan yang ditinggalkan oleh orang tua mereka. Kabupaten Tapanuli Utara.

Namun. namun pengejarannya sia-sia.” Setelah itu. dilemparkannya tombak pusaka itu ke arah binatang itu. asalkan kamu sanggup menjaganya jangan sampai hilang. celaka! Tombak itu terbawa lari.tombak pusaka jatuh kepada anak sulung. sebagai anak sulung. berangkatlah Sangmaima ke hutan. “Wah. “Duggg…!!!” Tombak pusaka itu tepat mengenai lambungnya. Ia pun segera mengejar babi hutan itu. Sesampainya di hutan. Dik?” “Aku ingin berburu babi hutan.” “Baiklah. Ia pun meminta ijin kepada abangnya. aku harus mengambilnya kembali. Bang! Aku akan merawat dan menjaganya dengan baik. Sesuai hukum adat tersebut. Pada suatu hari. karena dikiranya babi hutan itu sudah roboh. Tanpa berpikir panjang. Sangmaima ingin meminjam tombak pusaka itu untuk berburu babi di hutan.” gumam Sangmaima dengan perasaan cemas. Sementara mata tombaknya masih melekat pada . “Bang.” “Aku bersedia meminjamkan tombak itu. Sangmaima pun sangat senang. apa yang terjadi? Ternyata babi hutan itu melarikan diri masuk ke dalam semak-semak. bolehkah aku pinjam tombak pusaka itu?” “Untuk keperluan apa. tombak pusaka itu diberikan kepada Datu Dalu. Ia hanya menemukan gagang tombaknya di semak-semak. ia pun melihat seekor babi hutan yang sedang berjalan melintas di depannya.

Dengan hati-hati. siapa pula pemilik istana ini?” tanyanya dalam hati. ia pun memutuskan untuk kembali ke rumah dan memberitahukan hal itu kepada Abangnya. “Maaf. Sangmaima mulai panik. “Sudah. gawat! Abangku pasti akan marah kepadaku jika mengetahui hal ini. Namun. Tombak itu terbawa lari oleh babi hutan. Pencariannya kali ini ia lakukan dengan sangat hatihati.” gumam Sangmaima. “Aduhai. “Waduh.” lapor Sangmaima. jangan banyak bicara! Cepat berangkat!” perintah Datu Dalu. ia menyurusi lubang itu sampai ke dalam. apa pun caranya. ia menemukan sebuah lubang besar yang mirip seperti gua. Bang! Aku tidak berhasil menjaga tombak pusaka milik Abang. . Akhirnya. ternyata di dalam lubang itu ia menemukan sebuah istana yang sangat megah. Saat itu pula Sangmaima kembali ke hutan untuk mencari babi hutan itu. Bang! Hari ini juga aku akan mencarinya. Ia menelesuri jejak kaki babi hutan itu hingga ke tengah hutan. “Tapi. indah sekali tempat ini. Sesampainya di tengah hutan.” jawab Sangmaima.” Baiklah. “Aku tidak mau tahu itu! Yang jelas kamu harus mengembalikan tombok itu.” kata Datu Dalu kepada adiknya dengan nada kesal.lambung babi hutan yang melarikan diri itu.” ucap Sangmaima dengan takjub. babi hutan itu sudah melarikan diri masuk ke dalam hutan. Alangkah terkejutnya Sangmaima.

Sangmaima mampu mengobati luka wanita itu dengan mudahnya. ia pun mengadakan selamatan.” “Kenapa mata tombak itu berada di perutmu?” “Sebenarnya penjelmaanku. terlihat seorang wanita cantik sedang tergeletak merintih kesakitan di atas pembaringannya.” “Tidak apalah. Namun sayangnya. Untuk mewujudkan kegembiraan itu.” kata Sangmaima dalam hati. gadis cantik! Siapa kamu?” tanya Sangmaima. Hal itu membuat adiknya merasa tersinggung. Tuan! Semuanya sudah terlanjur. Setelah itu. dalam pesta tersebut.Oleh karena penasaran. “Sepertinya mata tombak itu milik Abangku. “Aku seorang putri raja yang berkuasa di istana ini. Abangnya sangat gembira. Sangmaima. Putri! Sungguh aku tidak tahu hal itu. Ia kemudian menghampirinya. Setelah wanita itu sembuh dari sakitnya. ia pun memberanikan diri masuk lebih dalam lagi. ia pun menyapa wanita cantik itu. ia tidak mengundang adiknya. Tak jauh di depannya. yaitu pesta adat secara besar-besaran. “Hai.” Berbekal ilmu pengobatan yang diperoleh dari ayahnya ketika masih hidup. dan tampaklah sebuah mata tombak menempel di perut wanita cantik itu. Kini aku hanya berharap Tuan bisa menyembuhkan lukaku. karena tombak pusaka babi hutan yang kamu tombak itu adalah kesayangannya telah kembali ke tangannya.” “Maafkan aku. sehingga adiknya memutuskan untuk . ia pun berpamitan untuk mengembalikan mata tombak itu kepada abangnya.

lalu berpamitan pulang. Sementara itu. pesta yang dilangsungkan di rumah Datu Dalu sangat sepi oleh pengunjung.mengadakan pesta sendiri di rumahnya dalam waktu yang bersamaan. Namun. Sangmaima segera mengantar wanita burung Ernga Itu ke rumah abangnya. asalkan Abang bisa menjaga wanita burung Ernga ini jangan sampai hilang. Pada saat pesta dilangsungkan. Setelah mengetahui adiknya juga melaksanakan pesta dan sangat ramai pengunjungnya. ia tidak langsung pulang ke rumahnya.” . Pada malam harinya. “Adikku! Bolehkah aku pinjam pertunjukanmu itu?” “Aku tidak keberatan meminjamkan pertunjukan ini. ia pun bermaksud meminjam pertunjukan itu untuk memikat para tamu agar mau datang ke pestanya. Wanita burung Ernga! Besok pagi-pagi sekali kau harus pergi dari sini tanpa sepengetahuan abangku. sehingga ia mengira kamu hilang. Ia bermaksud menemui wanita burung Ernga itu secara sembunyisembunyi pada saat pesta abangnya selesai. Adikku! Aku akan menjaganya dengan baik. sehingga menyerupai seekor burung Ernga. Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Untuk memeriahkan pestanya. banyak orang yang datang untuk melihat pertunjukkan itu.” “Baiklah.” Setelah pestanya selesai. Sangmaima berhasil menemui wanita itu dan berkata: “Hai. ia mengadakan pertunjukan dengan mendatangkan seorang wanita yang dihiasi dengan berbagai bulu burung. melainkan menyelinap dan bersembunyi di langit-langit rumah abangnya.

Datu Dalu kemudian mengambil lesung lalu dilemparkan ke arah adiknya. “Maaf Adikku! Aku telah lalai. Namun. Wanita burung Ernga sudah tidak di kamarnya.” jawab Datu Dalu gugup. karena tidak berhasil menjaga wanita burung Ernga itu. Ia pun mulai cemas. Tuan!” jawab wanita itu. “Abang harus menemukan burung itu. tidak bisa menjaganya. tempat jatuhnya lesung itu tiba-tiba berubah menjadi sebuah danau. “Bang! Aku datang ingin membawa pulang wanita burung Ernga itu. sehingga perkelahian itu tampak seimbang.“Baiklah. dan perkelahian antara adik dan abang itu tidak terelakkan lagi. tidak ada yang kalah dan menang. Keduanya pun saling menyerang satu sama lain dengan jurus yang sama.” gumam Datu Dalu. Datu Dalu sangat terkejut. Namun sang Adik berhasil menghindar. sehingga lesung itu melayang tinggi dan jatuh di kampung Sangmaima. Tiba-tiba saja dia menghilang dari kamarnya. Keesokan harinya. . danau tersebut diberi nama Danau Si Losung. Akhirnya pertengkaran pun terjadi. Gawat! Adikku pasti akan marah jika mengetahui hal ini. Oleh masyarakat setempat. “Dik! Bagaimana jika aku ganti dengan uang?” Datu Dalu menawarkan. Di mana dia?” tanya Sangmaima pura-pura tidak tahu. Tanpa diduga. belum ia mencarinya. Sangmaima tidak bersedia menerima ganti rugi dengan bentuk apapun.” seru Sangmaima. tiba-tiba adiknya sudah berada di depan rumahnya. “Aduh.

"Hati-hati melangkah dan renungkan yg sudah berlalu!" kata orangtuanya. Bentuk penyajian Puisi Berikut ini merupakan salah satu bentuk penyajian puisi Batak karangan Paulus Simangunsong. Datu Dalu pun berhasil menghindar dari lemparan adiknya. Puisi berjudul Poda (nasehat) berkisah tentang seorang anak yg yakin merantau setelah mendapat nasehat dari orangtua.Sementara itu. sehingga piring itu jatuh di kampung Datu Dalu yang pada akhirnya juga menjadi sebuah danau yang disebut dengan Danau Si Pinggan.Dan keriangan kala hening. Nasehat orangtua jadi pegangan ketika jalan licin. cahaya pada gelap. 2. Ia pun mengambil piring lalu dilemparkan ke arah abangnya. Poda Onma pardalanan nahuparsitta Borhat mardongan poda Nauli mangerbang Posma nang di roha Manat ahu mardalan Manaili tu halausan Asa ture di parjalangan Podami amang inang Manggohi roha mengihot hosa Lamture lamtuhotna . Sangmaima ingin membalas serangan abangnya.

yaitu jenis prosa dan puisi. Batak Karo. Adapun jenis-jenis prosa yang berkembang dapat lagi digolongkan menjadi dua bagian. Berdasarkan makalah yang telah dibahas di atas. Batak Simalungun. kebanyakan puisi Batak mberisi tentang nasehat hidup kepada seseorang. namun dalam hal ini hanya khusus pada kelompok etnis Batak saja yang terdiri dari: Batak Toba (Tapanuli Utara). dan Batak Pak-Pak/ Dairi. Batak Angkola/ Mandailing (Tapanuli Selatan). yakni hikayat dan turi-turian. . Cerita rakyat daerah Sumatera Utara biasanya bertemakan tokoh Mitologis dan Legendaris yang mengandung nilai-nilai sosial budaya yang sesuai dengan nilai Pancasila. dapat disimpulkan bahwa sastra Batak pada dasarnya mempunyai dua jenis.Podami amang inang Tokkot molo landit Palito molo holom Hariburon molo hohom BAB III PENUTUP Sastra Batak merupakan hasil kebudayaan yang berkenaan dengan cerita rakyatnya. Sedangkan untuk jenis puisi.

html Sanusi Pane. Jacob Umar. 1980. Cerita Rakyat Daerah Sumatra Utara. Tarigan. “Jong Bataks Bond” dan Nasionalisme Sanusi Pane. 1983. TIM (www.blogspot.tamanismailmarzuki. 2010. Henry Guntur dan Mista Ulung Sipayung. Aksara. 2009. Jakarta : Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah. Kozok.html ) . 1997. dalam http://jejakpengelana. Jakarta : Perum Percetakan RI. Cerita Rakyat Simalungun : Cerita Si Marsingkam. Sinuratni dan A. Surakarta : Badan Penerbit sastra Indonesia. Sastra Nusantara : Deskripsi Aneka Kekayaan Sastra Nusantara. Uli. Medan : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1982.com/tokoh/sanusi.com/2008/03/jong-bataks-bond-dannasionalisme_15. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. dkk. Surat Batak. Barita Ni Japangko Na Togu Na Gabe Raja. Jakarta : KPG. Yayasan Harapan Kita.DAFTAR PUSTAKA Bani Sudardi.N Parda Sibarani.

com/tokoh/hamzah.wikipedia. dalam http://www. 1996. Jakarta: Yayasan Dokumentasi Sastra H. Jassin.com .shvoong.com/social-sciences/1686930amir-hamzah/ http://www. dalam http://id.Abrar Yusra (ed). Amir Hamzah--1911-1946: Sebagai Manusia dan Penyair.tamanismailmarzuki.html Amir Hamzah Penyair Besar Antara Dua Zaman oleh: Sutan Takdir Alisjahbana.B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful