Anda di halaman 1dari 15

m  


  








 
   

m

Sistem perbankan yang sehat, kuat, dan


efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan
dalam rangka membantu pertumbuhan ekonomi nasional

Sistem Infrastruktur
Struktur Pengawasan
yang Pendukung
Perbankan
Independen yang
yang Sehat
dan Efektif Mencukupi

Sistem Industri Perlindungan


Pengaturan Perbankan Nasabah
yang Efektif yang Kuat

Pilar 1 Pilar 2 Pilar 3 Pilar 4 Pilar 5 Pilar 6

O
`  

&mm
  !mm

Pengawasan, Dukungan kredit


÷isk Mgt dan m  m   !"m perbankan yang
GCG    `` merata dan
mencukupi

÷ekapitalisasi m#m Pangsa


m! $m
dan White $m%m Perbankan >
  
Paper #"mm 80% pada sistem
m&m
!mm keuangan

î
 

m      m !m  

AKTIVA PASIVA AKTIVA PASIVA

Penempatan Deposito d  


 Penempatan Deposito
 
Kredit Lancar
Kredit $?
Lancar Pinjaman Pinjaman
 

$
$  '

(

?
Penyertaan 
 Penyertaan 



 




  '




'   

   


× ) *+++ *++×) *++* *++, 



£ Penyediaan likuiditas £ Penguatan £ Peningkatan kinerja
£ ÷ekapitalisasi pengaturan / bank lokal
£ Penutupan bank pengawasan (25 £ Transparansi keuangan
bermasalah BCP) £ Minimalisasi kendala-
£ Konsolidasi (mis, £ ÷TGS kendala persaingan
Mandiri) £ Standar penanganan usaha
£ Infrastruktur aset bermasalah £ Privatisasi bank BUMN
penanganan bank (standar NPL netto) £ Peningkatan kapasitas
bermasalah (mis, £ Penyelesaian kredit pengawasan bank
BPPN) macet £ Pengembangan
£ Independensi BI (UU £ Program privatisasi mekanisme
BI tahun 1999) perlindungan nasabah


  
 

Target Akhir Econ.


Growth

Pertumbuhan
kredit perbankan
Target Antara
&
Pemerataan pembiayaan pada
UMKM

Penguatan Sistem Perbankan


Prasyarat
3


-

  
m
Program Peningkatan Perlindungan Nasabah
À 
   
   
a eneta kan ers aratan minimum mekanisme engaduan nasabah
b emantau dan menge aluasi elaksanaan ketentuan ang mengatur mekanisme
engaduan nasabah
   
a em asilitasi endirian lembaga mediasi erbankan
      
a em asilitasi en usunan standar minimum trans aransi in ormasi roduk bank
b emantau dan menge aluasi elaksanaan ketentuan ang mengatur trans aransi in ormasi
roduk bank
    
a endorong bank bank untuk melakukan edukasi ke ada nasabah mengenai roduk
roduk inansial
b eningkatkan e ekti itas kegiatan edukasi mas arakat mengenai erbankan s ariah melalui
Pusat omunikasi konomi ariah P
-

 '





   





‡ PBI No.7/6/PBI/2005 tgl 20


Paket Kebijakan Januari 2005 tentang
Perbankan Januari Transparansi Informasi Produk
2005 Bank dan Penggunaan Data
Pribadi Nasabah
‡ PBI No.7/7/PBI/2005 tgl 20
Januari 2005 tentang
Penyelesaian Pengaduan
Paket Kebijakan Nasabah
Perbankan Januari ‡ PBI No.8/5/PBI/2006 tgl 30
2006 Januari 2006 tentang Mediasi
Perbankan





 . 
  
!

m ‡ Penjelasan karakteristik produk, terutama
mengenai risiko produk dan cakupan penjaminan




‡ Pemberitahuan perubahan karakteristik kepada
nasabah yang sedang memanfaatkan produk bank
selambat-lambatnya 7 HK sebelum diberlakukan

‡ Larangan klausula yang letak dan bentuknya sulit


terlihat dan atau tidak dapat dibaca secara jelas
Hak nasabah untuk dan atau yang pengungkapannya sulit dimengerti
memilih produk yang
sesuai dengan ‡ Larangan pemberian informasi yang menyesatkan
kebutuhan dan (mislead) dan tidak etis (misconduct).
tingkat risiko yang
dapat diterimanya ‡ Penyediaan informasi produk bank dilakukan
secara tertulis dalam bahasa Indonesia
ÿ



 




 




m ‡ Penjelasan kepada nasabah tujuan dan



 konsekuensi pemberian data pribadi nasabah
kepada pihak lain apabila data pribadi
nasabah akan diberikan kepada pihak lain
untuk kepentingan komersial pihak lain
‡ Hak nasabah untuk
tersebut
mendapatkan
perlindungan atas ‡ Pemberian data pribadi nasabah untuk tujuan
data pribadinya
komersial pihak lain hanya dapat dilakukan
‡ Hak nasabah untuk apabila:
mendapatkan
keamanan dan ‡ Ada persetujuan tertulis dari nasabah
kenyamanan dalam ‡ Ditetapkan lain dalam ketentuan
melakukan transaksi
keuangan
perundang-undangan yang berlaku

×
 

 






  ‡ Nasabah menyampaikan pengaduan ke kantor
bank terdekat dan menerima nomor register
 

 pengaduan
 


‡ Pengaduan lisan ditangani maksimal 2 hari kerja

‡ Pengaduan tertulis ditangani dalam waktu 20


hari kerja dan dalam kondisi tertentu dapat
diperpanjang 20 hari kerja berikutnya
Hak nasabah untuk
mendapatkan ‡ Hasil penyelesaian pengaduan disampaikan
penyelesaian terukur atas
secara tertulis kepada nasabah
permasalahan yang
menyangkut transaksi
‡ Nasabah setiap saat dapat meminta informasi
keuangan yang
dilakukannya
mengenai status penyelesaian pengaduan
dengan menyebutkan nomor register yang
diterimanya

××
 






 ‡ Dilaksanakan Bank Indonesia s.d. tahun 2007


dan akan dilanjutkan oleh lembaga mediasi yang
 
 dibentuk asosiasi perbankan
‡ Sengketa yang dapat dimediasikan hanya
sengketa yang telah diupayakan penyelesaiannya
terlebih dahulu kepada bank
‡ Difokuskan pada nasabah kecil dan UMK dengan
maksimum klaim ÷p500 juta
Hak nasabah untuk
mendapatkan ‡ Proses mediasi dilaksanakan dalam waktu 30 hari
penyelesaian sengketa kerja dan dapat diperpanjang 30 hari kerja
secara sederhana, berikutnya berdasarkan kesepakatan nasabah
murah, dan cepat dan bank
‡ Hasil mediasi berupa akta kesepakatan yang
mengikat nasabah dan bank
×O
 







 






 

 


×î

 


 
 Pembentukan Forum Edukasi Masyarakat yang
beranggotakan Bank Indonesia, asosiasi perbankan,
dan lembaga/instansi lain yang terkait


  Disesuaikan dengan kelompok masyarakat yang akan
diedukasi

 
 Bank Indonesia, Asosiasi Perbankan, Bank-bank dan
lembaga/instansi lain

 
Leafet, booklet, poster, seminar, media elektronik,
website, kurikulum sekolah, kuliah umum

×
m" 
m
 


×