Anda di halaman 1dari 22

Tugas Mata Kuliah Sistem Pakar

SISTEM PAKAR DIET HIPEREMESIS

Oleh:
Nur Hasanah (G64104022)
Anna Hanifah (G64104086)

DEPARTEMEN ILMU KOMPUTER


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2008
A. Pendahuluan

Hiperemesis adalah suatu kondisi/penyakit yang diderita oleh wanita yang sedang
hamil. Meskipun lebih dari 50% wanita mengalami mual dan muntah pada pagi hari (morning
sickness), hanya 1.5% - 2% dari mereka menderita hiperemesis gravidarum. Penyakit ini
memiliki karakter seperti morning sickness, dengan gejala rasa pusing yang amat sangat dan
muntah dalam jangka waktu yang lama yang menghalangi sejumlah normal asupan cairan dan
makanan dari luar.
Dibandingkan dengan morning sickness, hiperemesis gravidarum (HG) cenderung
dimulai pada masa-masa awal kehamilan dan berlangsung lebih lama. Beberapa wanita
terbebas dari HG pada trimester kedua, namun beberapa diantaranya menunjukkan gejala-
gejala HG yang tidak berkurang hingga akhir kehamilan.
Meskipun penyebab hiperemesis tidak diketahui secara pasti, terdapat teori-teori
medis yang menjelaskan kemungkinan penyebab hiperemesis, diantaranya:
- Perubahan psikologis yang terjadi selama kehamilan, termasuk stres
- Perubahan gastrointestinal: organ-organ pencernaan berpindah/bergeser untuk
memberikan tempat bagi janin yang sedang berkembang, menyebabkan timbulnya
rasa pusing dan merangsang muntah
- Perubahan hormonal, seperti hormon estrogen dan tingginya level hormon HCG
(Human Chorionic Gonadotrophin)
- Diet dengan kandungan lemak tinggi
- Spesies bakteri seperti Helicobacter pylori yang juga menyebabkan luka pada organ
internal pencernaan
Apabila tidak diantisipasi ataupun diurus dengan baik, HG dapat mengancam
keselamatan ibu dan bayinya. Beberapa gejala HG diantaranya kehilangan berat badan hingga
lebih dari 5% dibandingkan dengan sebelum kehamilan, malnutrisi, dehidrasi, dan
ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Salah satu permasalahan serius yang dihadapi oleh penderita hiperemesis adalah
kesulitan mereka untuk memperoleh asupan energi yang cukup, karena seringnya mual dan
muntah merusak selera makan penderita. Di sisi lain, kekurangan energi dapat menyebabkan
kondisi penderita menjadi semakin lemah dan rentan terhadap serangan penyakit lain.
Berdasarkan tingkat gejala yang dialami, penderita hiperemesis dapat digolongkan
menjadi tiga, yaitu hiperemesis berat, hiperemesis sedang, dan hiperemesis ringan. Untuk
memberikan asupan makanan yang tepat kepada penderita hiperemesis, pertama-tama harus

2
diketahui dahulu tingkat hiperemesis yang diderita, karena setiap golongan membutuhkan
cara penanganan yang berbeda.

Secara umum, syarat-syarat untuk diet hiperemesis adalah sebagai berikut:


1. Karbohidrat tinggi, yaitu 75-80% dari kebutuhan energi total.
2. Lemak rendah, yaitu ≤10% dari kebutuhan energi total.
3. Protein sedang, yaitu 10-15% dari kebutuhan energi total.
4. Makanan diberikan dalam bentuk kering; pemberian cairan diberikan sesuai
dengan keadaan pasien, yaitu 7-10 gelas per hari.
5. Makanan mudah dicerna, tidak merangsang saluran cerna, dan diberikan sering
dalam porsi kecil.
6. Bila makan pagi dan siang sulit diterima, dioptimalkan makan malam dan selingan
malam.
7. Makanan secara berangsur ditingkatkan dalam porsi dan nilai gizi sesuai dengan
keadaan dan kebutuhan gizi pasien.

Adapun perlakuan yang diberikan kepada masing-masing penderita tingkat hiperemesis


adalah sebagai berikut:
1. Diet Hiperemesis I
Diet Hiperemesis I diberikan kepada pasien dengan hiperemesis berat. Makanan hanya
terdiri dari roti kering, singkong bakar atau rebus, ubi bakar atau rebus, dan buah-
buahan. Cairan tidak diberikan bersama makanan, tetapi 1-2 jam sesudahnya. Semua zat
gizi pada makanan ini kurang kecuali vitamin C sehingga hanya diberikan selama
beberapa hari. Dalam tiga hari, maka diharapkan kondisi penderita Hiperemesis berat
menjadi lebih baik sehingga dapat mengonsumsi makanan yang lebih baik kadar
gizinya.
2. Diet Hiperemesis II
Diet Hiperemesis II diberikan bila rasa mual dan muntah sudah berkurang. Secara
berangsur mulai diberikan bahan makanan yang bernilai gizi tinggi. Minuman tidak
diberikan bersama makanan. Pemilihan bahan makanan yang tepat pada tahap ini dapat
memenuhi kebutuhan gizi, kecuali kebutuhan energi.
3. Diet Hiperemesis III
Diet Hiperemesis III diberikan kepada pasien dengan hiperemesis ringan. Sesuai dengan
kesanggupan pasien, minuman dapat diberikan bersama makanan. Makanan ini cukup
energi dan semua zat gizi.

3
Sistem Pakar Diet Hiperemesis berupaya untuk menggantikan kepakaran manusia dalam
menentukan tingkat hiperemesis yang diderita oleh pasien, menentukan jumlah asupan energi
yang dibutuhkan penderita, dan memberikan saran menu yang dapat disajikan kepada
penderita sesuai dengan tingkat hiperemesis yang diderita.
Dalam penyusunan sistem ini, pengetahuan mengenai kebutuhan energi, diet
hiperemesis, dan berbagai saran penyajian menu diperoleh dari narasumber/pakar seorang
mahasiswi tingkat akhir dari Departemen GMSK bernama Novita Melanda (A54104017).
Adapun penyusunan ciri-ciri hiperemesis dan pemberian bobot terhadap masing-masing ciri
tersebut didasarkan pada informasi dari Hyperemesis Education and Reseach Foundation
(HER), yang dapat diakses pada alamat http://www.helpher.org/.

B. Akuisisi Pengetahuan
Langkah pertama yang dilakukan dalam penyusunan sistem pakar adalah akuisisi
pengetahuan. Beberapa jenis pengetahuan yang terlibat dalam penyusunan sistem pakar ini
yaitu:
1. Pengetahuan mengenai penyakit hiperemesis dan gejala-gejalanya diperoleh
dari Hyperemesis Education and Reseach Foundation (HER) sebagai declarative
knowledge, atau pengetahuan mengenai fakta.
2. Pengetahuan mengenai diet untuk penderita hiperemesis dan jenis-jenisnya
diperoleh dari pakar, yaitu Novita Melanda, sebagai procedural and explicit
knowledge, atau pengetahuan mengenai bagaimana melakukan sesuatu (proses) yang
dapat dinyatakan dengan mudah.
Ada beberapa teknik akuisisi pengetahuan yang digunakan dalam tahap ini, seiring dengan
perkembangan banyaknya pengetahuan yang diperoleh dari pakar manusia, dengan penjelasan
sebagai berikut:
1. Pada awal penyusunan sistem, digunakan metode Protocol Generation dengan
mengadakan unstructured interview dengan pakar. Teknik unstructured interview
dipilih untuk menentukan domain permasalahan secara spesifik dan memperoleh
informasi secara garis besar mengenai penguasaan pakar terhadap permasalahan
tersebut. Hasil dari metode ini adalah ditentukannya permasalahan mengenai diet
hiperemesis dan ditetapkannya cakupan kinerja dari sistem pakar, yaitu terbatas pada
pemberian saran penyajian makanan kepada pengguna dengan melihat dari tingkat
hiperemesis yang diderita.

4
2. Setelah permasalahan yang akan dibahas telah disepakati dengan jelas, akuisisi
pengetahuan dilakukan dengan metode Laddering, khususnya pada pembuatan
Process Ladder dan Attribute Ladder. Pembuatan Process Ladder didasarkan kepada
adanya urutan proses yang harus diikuti dalam menentukan hasil akhir dari sistem
pakar tersebut. Process Ladder yang dihasilkan dapat dilihat pada Lampiran 1.
Adapun Attribute Ladder dibuat untuk memperjelas ciri-ciri hiperemesis yang akan
digunakan untuk mendeteksi tingkat hiperemesis yang diderita oleh pengguna.
Attribute Ladder yang dihasilkan dapat dilihat pada Lampiran 2.
3. Untuk lebih memperjelas nilai masing-masing atribut, digunakan teknik
Repertory Grid. Uraian dari teknik ini terdapat pada Tabel 1.

Tabel 1 Repertory Grid untuk atribut-atribut pada Sistem Pakar Diet Hiperemesis
Confidence Factor of Choice
Gejala Gejala Gejala Bukan
No Qualifiers Value
Hipereme- Hipereme- Hipereme- Gejala
sis Berat sis Sedang sis Ringan Hiperemesis
Kehilangan berat badan Ya 9 8 7 1
1
> 5% Tidak 2 3 4 9
Sering & konstan 9 7 3 1
Frekuensi mual yang
2 Kadang 3 8 6 1
dirasakan
Jarang 0 2 7 9
Sering 9 7 3 1
Muntah setelah
3 Kadang 3 8 6 1
makan/minum
Jarang 0 2 7 9
Sering 9 7 3 1
Muntah tidak berkaitan
4 Kadang 3 8 6 1
dengan makan/minum
Jarang 0 2 7 9
Muntah disertai Sering 9 5 1 1
5 darah/cairan Kadang 6 8 3 1
empedu/lendir Jarang 3 5 7 9
Ya 9 7 3 1
6 Mengalami dehidrasi
Tidak 2 5 8 9
Tidak sama sekali 9 7 3 1
Dapat melakukan
7 Sebagian kecil 3 8 6 1
aktivitas sehari-hari
Sebagian besar 0 2 7 9
Sering 9 7 3 1
Mengalami rasa lelah
8 Kadang 3 8 6 1
dan pusing
Jarang 0 2 7 9
Mengalami Sngt meningkat 9 5 1 1
9 peningkatan Agak meningkat 6 8 3 1
sensitivitas hidung Tidak meningkat 3 5 7 9

5
Tabel 1 Lanjutan
Urinasi tidak teratur Ya 9 7 3 1
10
dan sedikit Tidak 2 5 8 9
Kehilangan selera Sgt Kehilangan 9 7 3 1
11 makan akibat Agak kehilangan 3 8 6 1
mual/muntah Tidak kehilangan 0 2 7 9
Mulut kering, produksi Ya 9 7 3 1
12
saliva sedikit Tidak 2 5 8 9
Kesulitan untuk Ya 9 7 3 1
13
berpikir/fokus Tidak 2 5 8 9
Kesulitan Ya 9 7 3 1
14
berjalan/berbicara Tidak 2 5 8 9
Sering 9 5 1 1
Kehilangan
15 Kadang 6 8 3 1
kesadaran/pingsan
Jarang 3 5 7 9

C. Representasi Pengetahuan
Setelah proses akuisisi pengetahuan diselesaikan, langkah selanjutnya adalah
merepresentasikan pengetahuan tersebut ke dalam bentuk yang dapat dieksekusi oleh
komputer. Pada Sistem Pakar Diet Hiperemesis, representasi pengetahuan dilakukan melalui
pembuatan aturan-aturan (rules). Terdapat 58 rules yang dibangun untuk menginferensikan
kesimpulan di dalam Sistem Pakar Diet Hiperemesis.
Secara garis besar, 58 rules yang ada dapat dibagi menjadi empat kelompok, yaitu:
1. Rules mendeteksi gejala hiperemesis yang diderita (33 rules)
2. Rules penggolongan tingkat hiperemesis yang diderita (6 rules)
3. Rules perhitungan energi yang dibutuhkan (9 rules)
4. Rules saran penyajian menu (10 rules)

D. Pembuatan Sistem Pakar Diet Hiperemesis


Sistem Pakar Diet Hiperemesis dibuat dengan menggunakan Exsys Professional
Editor Version 5.0. Sistem ini memiliki 58 rules, 18 qualifiers, 19 variables, dan 32 choices.
Confidence mode yang digunakan adalah 0-10, dengan calculation mode diset pada average,
derivation mode yang dipilih adalah all possible, dan display treshold diset pada nilai 10.
Teknik penarikan kesimpulan yang digunakan adalah teknik backward chaining.
Program akan menjalankan rule satu demi satu, kemudian menambahkan rule yang hasilnya
positif ke working memory. Karena derivation mode yang digunakan bersifat all possible,
maka program akan memeriksa semua rule yang mungkin sebelum mengambil kesimpulan
secara keseluruhan.
Perincian mengenai rules yang terdapat pada sistem ini disertakan pada Lampiran 3.

6
E. Human Computer Interaction (HCI)
Sistem Pakar Diet Hiperemesis menggunakan antarmuka standar bawaan Exsys
Professional version 5.0. Antarmuka dari Sistem Pakar Diet Hiperemesis dapat diamati pada
Gambar 1 dan Gambar 2.

Gambar 1 Tampilan awal dari Sistem Pakar Diet Hiperemesis

Gambar 2 Pesan pembuka dari Sistem Pakar Diet Hiperemesis

7
F. Contoh Kasus

Pada Gambar 3 akan disajikan sebuah contoh kasus dari Sistem Pakar Diet Hiperemesis
dalam bentuk susunan gambar-gambar hasil screenshot layar monitor.

8
Gambar 3 Contoh kasus Sistem Pakar Diet Hiperemesis

9
G. Kesimpulan dan Saran

Sistem Pakar Diet Hiperemesis dapat digunakan untuk melakukan pendeteksian tingkat
hiperemesis yang diderita oleh pengguna dan memberikan saran terhadap jumlah energi yang
dibutuhkan serta penyajian menu.

Beberapa saran terhadap Sistem Pakar Diet Hiperemesis:


- Ciri-ciri penderita hiperemesis sebaiknya dirujuk kembali kepada pakar yang
menguasai bidang ini, seperti dokter kandungan. Hal ini dilakukan untuk menghindari
kesalahan diagnosis dari sistem tersebut.
- Pemilihan jenis makanan dapat dibuat lebih dinamis dengan melibatkan pengguna dan
memperhatikan kesukaan/ketidaksukaan pengguna terhadap jenis makanan yang
ditawarkan.

10
LAMPIRAN

11
Lampiran 1 Process Ladder dari Sistem Pakar Diet Hiperemesis

Tingkat I

Dapatkan tingkat
hiperemesis yang Tingkat II
diderita

Tingkat III

Berat Badan Ideal (BBI) =


(TB–100 ) – 10% (TB-100 )
Angka
Metabolisme
Basal (AMB) Tinggi Badan (TB)
= 655 + 9.6 BBI +
1.8 TB – 4.7 U
Usia (U)

Sangat ringan (1.3)

Hitung kebutuhan Ringan (1.55)


Faktor Aktivitas
energi (E)
(FA)
= (AMB * FA) + x
Sedang (1.7)

Berat (2.0)

Trimester I
(x = 180 Kal )
Perhitungan Trimester II
usia kehamilan (x = 300 Kal )

Diet Trimester III


Hiperemesis (x = 300 Kal )

Jumlah Karbohidrat
= 0.8 * E

Hitung Komposisi Jumlah Protein


Diet = 0.15 * E

Jumlah Lemak
= 0.1 * E

1500 <= E < 1800

1800 <= E < 2000

2000 <= E < 2200


Pilih alternatif menu
yang dianjurkan
2200 <= E < 2500

2500 <= E < 2700

2700 <= E < 3000

3000 <= E < 3300

12
Lampiran 2 Attribute Ladder dari Sistem Pakar Diet Hiperemesis

Kehilangan berat Ya
badan >5% dari
sebelum
kehamilan Tidak sering dan konstan

Frekuensi mual
kadang-kadang
yang dirasakan

sering jarang

Muntah setelah kadang-kadang


makan/minum

jarang sering

Muntah tidak
berkaitan dengan kadang-kadang
makan/minum
sering jarang
Muntah disertai
darah , cairan
kadang-kadang
empedu , atau
lendir
jarang
Ya
Mengalami
dehidrasi
tidak sama sekali Tidak

Dapat melakukan
aktivitas sehari- sebagian kecil
hari

sebagian besar sering dan terus -


menerus
Attribute & Values
Penentuan tingkat Mengalami rasa
kadang -kadang
Hiperemesis yang lelah dan pusing
diderita
sangat meningkat
jarang
Mengalami
peningkatan
agak meningkat
sensitivitas indera
penciuman
tidak meningkat sangat kehilangan
Mengalami
kehilangan selera
agak kehilangan
makan akibat
mual/muntah
Ya tidak kehilangan
Mulut kering dan
produksi saliva
sedikit
Tidak

Pengeluaran urin Ya
tidak teratur (lebih
dari 8 jam) dan
jumlahnya sedikit Tidak
Mengalami Ya
kesulitan untuk
berpikir /fokus
Tidak

Mengalami Ya
kesulitan berjalan /
berbicara
Tidak
sering
Kehilangan
kesadaran / kadang -kadang
pingsan

jarang

13
Lampiran 3 Daftar Rules pada Sistem Pakar Diet Hiperemesis

-------------------------------------------------------------------
Rules Mendeteksi Gejala Hiperemesis yang Diderita
-------------------------------------------------------------------

IF:
([BB1]-[BB2])/[BB1] >= 0.05
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10
ELSE:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=4/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Frekuensi mual yang dirasakan? sering
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Frekuensi mual yang dirasakan? kadang-kadang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Frekuensi mual yang dirasakan? jarang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=0/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Muntah setelah makan/minum? sering
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Muntah setelah makan/minum? kadang-kadang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Muntah setelah makan/minum? jarang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=0/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

14
IF:
Muntah tidak berkaitan dengan makan/minum? sering
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Muntah tidak berkaitan dengan makan/minum? kadang-kadang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Muntah tidak berkaitan dengan makan/minum? jarang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=0/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Muntah disertai darah, cairan empedu, atau lendir? sering
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=1/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Muntah disertai darah, cairan empedu, atau lendir? kadang-kadang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=6/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Muntah disertai darah, cairan empedu, atau lendir? jarang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mengalami dehidrasi? ya
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10
ELSE:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=8/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

15
IF:
Dapat melakukan aktivitas sehari-hari? tidak sama sekali
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Dapat melakukan aktivitas sehari-hari? sebagian kecil
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Dapat melakukan aktivitas sehari-hari? sebagian besar
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=0/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mengalami rasa lelah dan pusing? sering dan terus-menerus
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Mengalami rasa lelah dan pusing? kadang-kadang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Mengalami rasa lelah dan pusing? jarang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=0/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mengalami peningkatan sensitivitas indera penciuman? sangat meningkat
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=1/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Mengalami peningkatan sensitivitas indera penciuman? agak meningkat
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=6/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

16
IF:
Mengalami peningkatan sensitivitas indera penciuman? tidak meningkat
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Pengeluaran urin tidak teratur (lebih dari 8 jam) dan jumlahnya sedikit? ya
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10
ELSE:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=8/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mengalami kehilangan selera makan akibat mual/muntah? sangat kehilangan
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Mengalami kehilangan selera makan akibat mual/muntah? agak kehilangan
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Mengalami kehilangan selera makan akibat mual/muntah? tidak kehilangan
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=0/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mulut kering dan produksi saliva sedikit? ya
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10
ELSE:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=8/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mengalami kesulitan untuk berpikir/fokus? ya
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

17
ELSE:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=8/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Mengalami kesulitan untuk berjalan/berbicara? ya
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=7/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10
ELSE:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=2/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=8/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

IF:
Kehilangan kesadaran/pingsan? sering
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=9/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=1/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Kehilangan kesadaran/pingsan? kadang-kadang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=6/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=8/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=3/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=1/10

IF:
Kehilangan kesadaran/pingsan? jarang
THEN:
Gejala hiperemesis berat-Confidence=3/10
and Gejala hiperemesis sedang-Confidence=5/10
and Gejala hiperemesis ringan-Confidence=7/10
and Bukan gejala hiperemesis-Confidence=9/10

------------------------------------------------------------------------
Rules Penggolongan Tingkat Hiperemesis yang Diderita
------------------------------------------------------------------------

IF:
Bukan gejala hiperemesis-Conf. >= 7/10
THEN:
Anda menderita penyakit hiperemesis? tidak
ELSE:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya

IF:
Gejala hiperemesis berat-Conf. >= 6/10
and Gejala hiperemesis sedang-Conf. < 6/10
and Gejala hiperemesis ringan-Conf. < 6/10
THEN:
Anda menderita hiperemesis berat-Confidence=10/10
and Tingkat hiperemesis yang diderita? berat

18
IF:
Gejala hiperemesis berat-Conf. >= 6/10
and Gejala hiperemesis sedang-Conf. >= 6/10
THEN:
Anda menderita hiperemesis berat-Confidence=10/10
and Tingkat hiperemesis yang diderita? berat

IF:
Gejala hiperemesis sedang-Conf. >= 6/10
and Gejala hiperemesis berat-Conf. < 6/10
and Gejala hiperemesis ringan-Conf. < 6/10
THEN:
Anda menderita hiperemesis sedang-Confidence=10/10
and Tingkat hiperemesis yang diderita? sedang

IF:
Gejala hiperemesis sedang-Conf. >= 6/10
and Gejala hiperemesis ringan-Conf. >= 6/10
THEN:
Anda menderita hiperemesis sedang-Confidence=10/10
and Tingkat hiperemesis yang diderita? sedang

IF:
Gejala hiperemesis ringan-Conf. >= 6/10
and Gejala hiperemesis sedang-Conf. < 6/10
and Gejala hiperemesis berat-Conf. < 6/10
and Bukan gejala hiperemesis-Conf. < 6/10
THEN:
Anda menderita hiperemesis ringan-Confidence=10/10
and Tingkat hiperemesis yang diderita? ringan

---------------------------------------------------------
Rules Perhitungan Energi yang Dibutuhkan
---------------------------------------------------------

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? tidak
THEN:
Anda tidak menderita hiperemesis-Confidence=10/10
and Sistem ini hanya diperuntukkan bagi penderita hiperemesis.
ELSE:
[CARBOHYDRATE] is given the value (0.8*[E])/4
and [PROTEIN] is given the value (0.15*[E])/4
and [FAT] is given the value (0.1*[E])/9

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
THEN:
[E] is given the value ([AMB]*[FA])+[X]

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? sangat ringan
THEN:
[FA] is given the value 1.3

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? ringan
THEN:
[FA] is given the value 1.55

19
IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? sedang
THEN:
[FA] is given the value 1.7

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? berat
THEN:
[FA] is given the value 2.0

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Trimester kehamilan Anda? Trimester 1
THEN:
[X] is given the value 180
ELSE:
[X] is given the value 300

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
THEN:
[AMB] is given the value 655+(9.6*[BBI])+(1.8*[TB])-(4.7*[U])

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
THEN:
[BBI] is given the value ([TB]-100)-(0.1*([TB]-100))

--------------------------------------
Rules Saran Penyajian Menu
--------------------------------------

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? berat
THEN:
Makanan yang disarankan: roti kering, singkong bakar/rebus, ubi bakar/rebus, dan buah-
buahan.
and Minuman diberikan 1-2 jam setelah makan.

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? sedang
THEN:
Minuman tidak diberikan bersama makanan.

IF:
Anda menderita penyakit hiperemesis? ya
and Tingkat hiperemesis yang diderita? ringan
THEN:
Minuman dapat diberikan bersama makanan.

IF:
[E]>=1500 and [E]<1800
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: roti tawar (1 1/2 iris - 35 gr), telur ayam
negeri (1 btr besar - 60 gr), wortel rebus (100 gr), buah pepaya (1 ptg bsr - 100 gr).-
Confidence=10/10
and Makan siang: nasi (1 gls - 50 gr), daging sapi (1 ptg sdg - 50 gr), tahu (1 ptg bsr -
100 gr), daun katuk (100 gr), mangga (1/2 ptg bsr - 50 gr).-Confidence=10/10
and Selingan: susu rendah lemak (1 gls - 200 gr), jeruk manis (4 buah sdg - 200 gr).-
Confidence=10/10
and Makan malam: nasi (1 gls - 50 gr), ikan (1 ptg sdg - 50 gr), tahu (1 bj bsr - 100 gr),
buncis (100 gr), pepaya (1 ptg bsr - 100 gr).-Confidence=10/10

20
IF:
[E]>=1800 and [E]<2000
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: roti tawar (3 iris - 70 gr), telur ayam negeri
(1 butir besar - 60 gr), susu sapi (1 gls - 200 gr).-Confidence=10/10
and Selingan siang: kue kumbu (kacang hijau 50 gr), buah pir (1/4 buah - 200 gr).-
Confidence=10/10
and Makan siang: nasi (1 gls - 100 gr), daging ayam (1 ptg - 50 gr), tempe (1 ptg sedang
- 25 gr).-Confidence=10/10
and Makan malam: nasi (2 gls - 200 gr), ikan (1 ptg sedang - 50 gr), tahu (1/2 buah bsr -
50 gr), mangga (1/5 buah bsr - 50 gr), susu (1 gls - 200 gr).-Confidence=10/10

IF:
[E]>=2000 and [E]<2200
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: nasi (1 gls - 100 gr), telur (1 btr - 50 gr),
sawi (50 gr), buah pepaya (1 ptg bsar - 100 gr), teh manis(gula 3 sdm - 30 gr).-
Confidence=10/10
and Makan siang: nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), ikan segar (1 pot - 50 gr), tahu (1/2 bj bsr
- 50 gr), buah pir (1/2 buah - 100 gr).-Confidence=10/10
and Makan malam: nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), ikan segar (1 ptg sdg - 50 gr), tempe (1/2
ptg - 25 gr), labu siam (50 gr).-Confidence=10/10

IF:
[E]>=2200 and [E]<2500
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: nasi (1 gls - 100 gr), telur (1 btr - 50gr),
kacang panjang (50 gr), teh manis (gula 1 sdm - 10 gr).-Confidence=10/10
and Selingan: kue kumbu (kacang hijau 50 gr).-Confidence=10/10
and Makan siang & malam : nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), ikan segar (1 ptg sdg - 50 gr),
tahu (1 bj besar - 100 gr), daun melinjo (100 gr), buah nanas (1/2 buah sdg - 75 gr).-
Confidence=10/10

IF:
[E]>=2500 and [E]<2700
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: nasi (1 gls - 100 gr), daging ayam (1 ptg
sedang - 40 gr), tahu (1 bj bsr - 100 gr).-Confidence=10/10
and Makan siang: nasi 3 porsi (3 gls - 300 gr), daging sapi (1 ptg - 50 gr), tempe (1 ptg
bsr - 100 gr), daun katuk (100 gr), buah mangga ( 1 buah - 100 gr).-Confidence=10/10
and Makan malam: nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), ikan (1 ptg sdg - 50 gr), oncom (2 ptg sdg
- 50 gr), daun katuk (100 gr), jeruk manis (2 buah sdg - 100 gr), susu (1 gls - 200 gr).-
Confidence=10/10

IF:
[E]>=2700 and [E]<3000
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: nasi (1 gls - 100 gr), daging ayam (1 ptg
sedang - 40 gr), tahu (1 bj bsr - 100 gr).-Confidence=10/10
and Makan siang: nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), daging ayam (1 ptg sdg - 50 gr), tahu (2 bj
bsr - 200 gr), daun katuk (100 gr), buah mangga(1 buah besar - 100 gr).-Confidence=10/10
and Makan malam: nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), ikan (1 ptg sedang - 50 gr), tampe (2 ptg
sdg - 50 gr), daun katuk (100 gr), buah avokad (1/2 buah bsr - 50 gr), susu (1 gls - 200 gr).-
Confidence=10/10

IF:
[E]>=3000 and [E]<3300
THEN:
[Contoh menu yang disarankan] Makan pagi: nasi (1 gls - 100 gr), daging ayam (1 ptg
sedang - 40 gr), tahu (1 bj bsr - 100 gr), susu (1 gls - 200 gr).-Confidence=10/10
and Makan siang: nasi 3 porsi (3 gls - 300 gr), daging ayam (1 ptg bsr - 100 gr), tahu (2
bj bsr - 200 gr), daun katuk (100 gr), buah mangga(1 buah besar - 100 gr).-Confidence=10/10
and Makan malam: nasi 2 porsi (2 gls - 200 gr), ikan (1 ptg sedang - 50 gr), tampe (2 ptg
sdg - 50 gr), daun katuk (100 gr), buah avokad (1/2 buah bsr - 50 gr), susu (1 gls - 200 gr).-
Confidence=10/10

21
22