Anda di halaman 1dari 12

PERAN ZAT GIZI

UNTUK USIA DEWASA


KELOMPOK 5 :

Agung Aliyanto
D. Harry Iskandar
Fikri Chalis Putra
Gilang Femilda
Ipan saripahlawan
M. Hilmansyah
M. Ibrahim
Lisella Anisa
Retna Kusuma Dewi
Selva Silviana E
USIA DEWASA
Usia Dewasa yaitu usia 20 tahun sampai akhir
50 tahun dikatakan dewasa , pada usia ini
pertumbuhan tubuhnya akan terhenti.
Dengan demikian kebutuhan akan unsur-
unsur gizi dalam masa dewasa sudah
konstan. Gaya hidup sehat dan teratur akan
menjaga kondisi pada usia lanjut kelak.
PENGERTIAN NUTRISI
Nutrisi (Zat Gizi) merupakan
substansi-substansi dalam makanan
yang menyediakan energi dan
material untuk perkembangan,
pertumbuhan, dan perbaikan sel
tubuh yang rusak dan juga sebagai
pelindung dalam tubuh (dengan cara
menjaga keseimbangan cairan
tubuh).
JENIS – JENIS NUTRISI

 Karbohidrat
 Lemak
 Protein
 Vitamin
 Mineral dan Air
TUJUAN PEMBERIAN NUTRISI
UNTUK USIA DEWASA
 Memperoleh energi yang digunakan untuk
melakukan aktivitas sehari-hari.
 Menjaga keseimbangan cairan tubuh
 Menjaga kebutuhan kalsium
 Menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat.
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI NUTRISI
 Kemampuan keluarga untuk membeli
makanan dan
 pengetahuan tentang zat gizi
 Pekerjaan
KEBUTUHAN ENERGI DAN
NUTRISI USIA DEWASA
 Perhitungan berat badan ideal
Cara perhitungan berat badan ideal dengan
menghitung index massa tubuh (IMT)
IMT = BB / TB²
 Perhitungan kebutuhan energi untuk usia
dewasa
Cara menentukan kebutuhan energi (kalor).
Teori RBW ( Teori berat badan Relatif).
RBW = berat badan (kg) / Tinggi badan (cm)
– 100 x 100 %
PEMELIHARAAN GIZI ORANG DEWASA

 1. Penyakit bertalian dengan gizi penyakit


Ada 3 faktor yang di perkirakan mendorong terjadinya
penyakit yang bertalian dengan gangguan metabolism zat
gizi yaitu;
 Perubahan perilaku masyarakat kearah menurunnya
aktifitas fisik karena tersedianya berbagai kemudahan
hidup sehingga terjadi penurunan penggunaan energy.
 Perubahan pola makanan kearah semakin tingginya
kandugan energi makana, meningkatnya konsumsi lemak
jenuh dan kolesterol, konsumsi gula dan sebagainya.
 Masyarakat semakin terbiasa dan menyenangi berbagai
jenis terolah, makanan siap santap, yang kadar seratnya
rendah sedangkan kandungan garamnya cukup tinggi.
PEMELIHARAAN GIZI ORANG
DEWASA
Ketiga factor itu secara bersama-sama
mendorong terjadinya berbagai penyakit
gangguan metabolisme gizi.
a. Perubahan perilaku sebagai dampak
perbaikan tingkat kehidupan
b. Perubahan pola makanan
c. Kenaikan penghasilan mendorong
masyarakat untuk memilih yang kualitasnya
lebih tinggi.
PEMELIHARAAN GIZI
2. Pemeliharaan gizi dan pengaturan makanan untuk
mencegah penyakit-penyakit gangguan metabolisme
 Jumlah masukan energi melebihi kebutuhan karena naik
konsumsi dan lemak. Kelebihan energi yang kemudian di
simpan dalam bentuk cadangan lemak dalam tubuh
menjadikan berat badan semakin bertambah hingga
terjadi obesitas.
 Konsumsi lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi
menyebabkan tingginya kadar lemak dan kadar
kolesterol dalam darah, yang merupakan awal dan
penyakit kardiovaskuler.
 Konsumsi zat gizi yang tidak seimbang antara lain
kandungan serat makanan yang rendah. Konsumsi garam
yang tinggi memperburuk proses metabolisme zat gizi.
PEMELIHARAAN GIZI
 Untuk mencegah terjadinya penyakit
gangguan metabolisme itu perlu di lakukan
upaya-upaya sbb:
a. Menyeimbangkan masukan energidan zat
gizi lainnya sesuai dengan kebutuhan
tubuh.
b. Memelihara keseimbangan berbagai
masukan zat gizi dalam makanan
c. Membatasi konsumsi makan terolah.
d. Pemeliharaan aktifitas fisik
TERIMAKASIH