Anda di halaman 1dari 8

c

RANGKAIAN SERI DAN PARALEL


Dalam rangkaian elektronika terdapat banyak sekali konfigurasi rangkaian komponen-komponen
elektronika, bukan sekedar rangkaian sederhana yang hanya terdiri dari sumber tegangan dan beban,
tetapi lebih dari itu. Dua konfigurasi rangkaian yang paling banyak digunakan dalam rangkaian
elektronika adalah seri dan paralel.

Ê 


Rangkaian seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri).

Sifat-sifat Rangkaian Seri

¦c Arus yang mengalir pada masing beban adalah sama.


¦c Ôegangan sumber akan dibagi dengan jumlah tahanan seri jika besar tahanan sama. Jumlah
penurunan tegangan dalam rangkaian seri dari masing-masing tahanan seri adalah sama dengan
tegangan total sumber tegangan.
¦c anyak beban listrik yang dihubungkan dalam rangkaian seri, tahanan total rangkaian
menyebabkan naiknya penurunan arus yang mengalir dalam rangkaian. Arus yang mengalir
tergantung pada jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian.
¦c Jika salah satu beban atau bagian dari rangkaian tidak terhubung atau putus, aliran arus terhenti.

erikut adalah contoh resistor yang dihubungkan seri

Dari gambar diatas dapat kita tulis sebuah persamaan yaitu:

Rt=R1+R2+«.+Rn
Dengan: Rt = Hambatan total
R1 = Hambatan 1

R2 = Hambatan 2

Rn = Hambatan n

It=I1=I2=«.=In
Dengan : It = Arus total

I1 = Arus hambatan 1

I2 = Arus hambatan 2

In = Arus hambatan n

Vt = V1+V2+«+Vn
Dengan : Vt = Ôegangan total

V1 = Ôegangan hambatan 1

V2 = Ôegangan hambatan 2

Vn = Ôegangan hambatan n

B  
 

Rangkaian Parallel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (parallel).

Sifat-sifat Rangkaian Paralel

¦c Ôegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber.


¦c Vasing-masing cabang dalam rangkaian parallel adalah rangkaian individu. Arus masing-masing
cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.
¦c Sebagian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian parallel, tahanan total rangkaian mengecil,
oleh karena itu arus total lebih besar. (Ôahanan total dari rangkaian parallel adalah lebih kecil dari
tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)
¦c Jika terjadi salah satu cabang tahanan parallel terputus, arus akan terputus hanya pada rangkaian
tahanan tersebut. Rangkaian cabang yang lain tetap bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian
cabang yang terputus tersebut.

erikut adalah contoh resistor yang dihubungkan parallel

Dari gambar diatas dapat kita tulis sebuah persamaan yaitu:

Dengan: R1 = Hambatan 1

R2 = Hambatan 2

Rn = Hambatan n

It=I1+I2+«+In
Dengan : It = Arus total

I1 = Arus hambatan 1

I2 = Arus hambatan 2
In = Arus hambatan n

Vt=V1=V2=«=Vn
Dengan : Vt = Ôegangan total

V1 = Ôegangan hambatan 1

V2 = Ôegangan hambatan 2

Vn = Ôegangan hambatan n

c
c

c
c
c
c
c
c
c
c
?  c
c 
c  c 

c
 
c c

c 
c  c 

c
 
cc


cc c
 
c c

?
cc c
 
cc

c 
c
 
c c 
cc

c ccc c !"cccc !c 


ccc c !c 
c"c!c!
c

 c  c

 
c c

#c$ ccc c%!"ccc c !c 


cc c !c 
c&c "c!c!
c

 c
 c
 
c cc

c
c
c
c
c
c
c
c
Jawaban
c Rangkaian seri adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara sejajar (seri).
c Rangkaian Paralel adalah salah satu rangkaian listrik yang disusun secara berderet (parallel).

c a.Arus yang mengalir pada masing beban adalah sama.

b.Ôegangan sumber akan dibagi dengan jumlah tahanan seri jika besar tahanan sama. Jumlah
penurunan tegangan dalam rangkaian seri dari masing-masing tahanan seri adalah sama dengan
tegangan total sumber tegangan.

c.anyak beban listrik yang dihubungkan dalam rangkaian seri, tahanan total rangkaian
menyebabkan naiknya penurunan arus yang mengalir dalam rangkaian. Arus yang mengalir
tergantung pada jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian.

4. a.Ôegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber

b.Vasing-masing cabang dalam rangkaian parallel adalah rangkaian individu. Arus masing-
masing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.

c.Sebagian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian parallel, tahanan total rangkaian mengecil,
oleh karena itu arus total lebih besar. (Ôahanan total dari rangkaian parallel adalah lebih kecil dari
tahanan yang terkecil dalam rangkaian.)

5.c Jika pada rangkaian seri tegangan yang ada pada rangkaian itu akan terbagi tetapi jika pada
rangkaian parallel arus yang terbag- bagi.
6.c Karena paralel maka :

1/Rt=1/R1+1/R2+1/R3 = 1/10+1/15+1/30= 6/30

Rt= 30/6 = 5 Ohm

7.c Karena rangkaian seri, maka


Rt =R1+R2=R3 = 30 + 40 + 10 = 80 Ohm
c

Kesimpulan
Rangkaian seri berfungsi untuk membagi tegangan dan rangkaian parallel berfungsi untuk
membagi arus.Nilai hambatan total pada rangkaian parallel bernilai lebih kecil dari hambatan yang paling
kecil yang ada pada rangkaian itu sedangkan nilai hambatan total pada rangkaian seri lebih besar dari
hambatan yang terbesar pada rangkaian tersebut.Adapun hambatan yang dimaksud dalam resume ini
dalam hambatan murni seperti resistor.

c
c
c
c
c
c
c
c
c
c
c
c
c
'c(c
!)**!
 +
+  & *&
 ! *c

!)** +     *+  *,
-.c

!)** 
& &&*
/!*! &*
 
  
!c

c
c