Anda di halaman 1dari 8

Kenali gejala

ISPA Dan Pneumonia

Latar Belakang

1
Pengertian ISPA
Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)
Adalah Penyakit Infeksi Akut Yang Menyerang
Salah Satu Bagian Atau Lebih Saluran Nafas,
Mulai Dari Hidung (Saluran Nafas Atas)
Hingga Alveoli (Saluran Nafas Bawah).

2
Tanda Dan Gejala
Tanda dan gejala pada infeksi saluran pernafasan
dapat berupa :

1. Batuk
2. Kesulitan bernafas
3. Sakit Tenggorokan
4. Pilek
5. Demam

Klasifikasi Pneumonia
Gejala Klasifikasi Tindakan
Ada tanda bahaya Pneumonia berat Rujuk Ke RS
umum atau penyakit
Tarikan dinding sangat berat
dada kedalam
Stridor( suara
seperti ngorok)
Pneumonia Rujuk Ke Dokter,
untuk pemberian
Nafas Cepat
antibiotika yang
sesuai
Tidak ada tanda- Batuk : bukan Beri pelega
tanda pneumonia pneumonia tenggorokan dan
atau penyakit pereda batuk
sangat berat

3
1. Rujuk Ke RS diperlukan pada kasus pneumonia berat
karena untuk pemberian antibiotika peranteral,
pemberian oksigen dan pengawasan yang lebih ketat.
2. Pemberian antibiotik sesuai dengan umur anak atau
berat badan anak dengan dosis tertentu dan lama
pemberian yang telah ditentukan oleh dokter.
3. Pelega Tenggorokan bisa berupa kecap manis atau
madu campur dengan jeruk nipis.

Ibu Diingatkan Untuk Membawa Anaknya


Ke Klinik bila :

1. Anak tidak bisa minum atau menetek


2. Anak sakit bertambah parah
3. Bila semula tidak ada demam kemudian
timbul demam
4. Nafas anak bertambah cepat
5. Anak Sukar Bernafas

4
Faktor Resiko
Peningkatan Terjadinya Pneumonia
1. Umur kurang dari 2 bulan
2. Laki-Laki
3. Gizi kurang
4. Berat badan lahir rendah
5. Tidak mendapat ASI memadai
6. Polusi udara
7. Kepadatan tempat tinggal
8. Imunisasi yang tidak memadai
9. Membedung Anak
10. Defisiensi Vitamin A
11. Pemberian Makanan terlalu dini

Tatalaksana Penderita ISPA

Pola tatalaksana penderita ISPA terdiri dari 4 bagian :


1. Pemeriksaan
2. Penentuan ada tidaknya tanda bahaya
3. Penentuan kualifikasi penyakit
4. Pengobatan dan tindakan

5
Tujuan Tatalaksana
ISPA Bagian Atas
1. Meredakan penderitaan
2. Menurunkan terjadinya gejala sisa, misal tuli
3. Membantu ibu merawat anak yang sakit, misal
membersihkan hidung yang tersumbat
4. Menurunkan pemberian antibiotika yang tak perlu

Tatalaksana ISPA Bagian Bawah

• Banyak kematian karena pneumonia terjadi didalam


rumah, bahkan sebagian diantaranya terjadi hanya
beberapa hari sejak mulai sakit. Kunci keberhasilan
menurunkan angka kematian adalah dengan pemberian
antibiotika secara dini oleh dokter.

• Bayi baru lahir sampai 1 bulan yang menderita pneumonia


biasanya tidak batuk, sehingga sulit untuk membedakan
dengan penyakit lainnya. Infeksi bakteri untuk bayi
dibawah 2 bulan sangatlah fatal, harus diberi antibiotika
secara parenteral di rumah sakit.

6
Tatalaksana Bayi Muda
Dengan Gangguan Pernafasan

Dengan ditemukannya satu atau lebih tanda dibawah ini :

 Henti nafas lebih dati 20 detik atau


 Nafas cepat lebih atau sama dengan 60 x permenit atau
 Nafas lambat < 30 x permenit atau bayi tampak BIRU atau
 Tarikan dinding dada kedalam sangat kuat, atau
 Pernafasan cuping hidung
 Bayi merintih

Tatalaksana Anak 2 Bulan - 5 Tahun


Dengan Gangguan Pernafasan

Anak yang batuk atau sukar bernafas dinilai untuk :


1. Sudah berapa lama anak batuk atau sukar bernafas
2. Nafas cepat
3. Tarikan dinding dada kedalam
4. Stridor pada anak yang tenang (harus dinilai oleh
paramedis).

Seorang anak yang sukar bernafas selama lebih dari 30


hari berarti menderita batuk kronis. Kemungkinan ini
adalah tanda TBC, Asma, Batuk Rejan dan lain-lain.

7
PERHATIKAN !!
1. Hitung frekuensi nafas permenit
* umur anak 2 - 12 bulan --> 50 x /menit
* umur anak 12 bulan - 5 thn --> 40 x / menit

2. Lihat tarikan dinding dada kedalam

3. Dengar adanya STRIDOR


Stridor adalah bunyi kasar yang terdengar saat anak
menarik nafas. Bisa terjadi apabila ada pembengkakan
larynk, tranchea, atau epiglotis.