Anda di halaman 1dari 2

Pemulung dilarang masuk!!!"..

Itulah peringatan yang sangat sering terpampang di depan gang

perumahan ataupun perkampungan. Hal tersebut dikarenakan mereka kerap kali ditakutkan akan

mengambil barang-barang yang sebenarnya masih dipakai. banyak dari kita yang selalu memandang

buruk pekerjaan dan kehidupan para pemulung. mungkin karena joroknya mereka, kumuhnya hidup

mereka, dan pakaian mereka yang compang camping.

Apakah kita pantas menghina mereka?apakah kita pantas mentertawakan mereka?apakah kita pantas

merendahkaan mereka?apakah kita sudah benar-benar lebih baik?

Terkadang kita hanya memandang suatu hal hanya dari satu sisi saja. Memang banyak kasus

pencurian yang terjadi karena ulah mereka. Tapi apakah mereka tidak mempunyai sesuatu yang baik?

tanpa kita sadari, mereka telah banyak membantu kita. pernahkah anda bayangkan berapa jumlah

sampah plastik yang anda dan komplek/kampung anda keluarkan setiap minggunya?harus

dikemanakan sampah-sampah tersebut.

Mereka para pemulung selalu berusaha mengumpulkan sampah (biasanya sampah plastik) di setiap

jalan yang mereka lalui. Semakin banyak sampah yang mereka kumpulkan, maka semakin banyak

pula upah (meskipun hanya sedikit sekali) yang diterimanya. Pertimbangan tersebut membuat mereka

semakin giat mengumpulkan sampah-sampah setiap harinya.

Kita semua tau bahwa sampah plastik merupakan sampah yang tidak

dapat/memerlukan waktu yang sangat lama sekali untuk dicerna oleh tanah. Oleh karena itulah kini

telah bermunculan teknologi pendaur ulang plastik. dengan mesin tersebut sampah-sampah plastik

yang telah dikumpulkan akan di jadikan sebuah barang berbahan plastik yang baru. Nah, disinilah

para pemulung mengumpulkan hasil "buruan"-nya. Mereka menyerahkan sampah-sampah plastik

yang telah dikumpulkan.


Sadarkah teman-teman, bahwa pekerjaan para pemulung turut mendukung menghijaukan Bumi ini?

Taukah teman-teman bahwa pekerjaan mereka sangat mulia?