P. 1
Demokrasi Liberal Indonesia di Masa Orde Lama

Demokrasi Liberal Indonesia di Masa Orde Lama

|Views: 1,426|Likes:
Dipublikasikan oleh Jey Ghafez
Sistem Politik Indonesia
Massa Demokrasi Liberal 1945-1959

Perubahan2 Sistem Politik
Agustus 1945-Okteber 1945
Sistem politik yang dipengaruhi rezim fasis Jepang

Okteber 1945-27Desember 1949
Sistem politik yang dipengaruhi rezim Demokratis Pemenang Perang

27Desember 1949-17Agustus 1950
Sistem Politik RIS hasil KMB

17Agustus 1950-5 Juli 1959
Sistem Demokrasi Liberal, multi partai

Agustus 1945-Okteber 1945
BPUPKI merancang dan PPKI menetapkan UUD 1945 Dalam UUD ini tidak dikenal par
Sistem Politik Indonesia
Massa Demokrasi Liberal 1945-1959

Perubahan2 Sistem Politik
Agustus 1945-Okteber 1945
Sistem politik yang dipengaruhi rezim fasis Jepang

Okteber 1945-27Desember 1949
Sistem politik yang dipengaruhi rezim Demokratis Pemenang Perang

27Desember 1949-17Agustus 1950
Sistem Politik RIS hasil KMB

17Agustus 1950-5 Juli 1959
Sistem Demokrasi Liberal, multi partai

Agustus 1945-Okteber 1945
BPUPKI merancang dan PPKI menetapkan UUD 1945 Dalam UUD ini tidak dikenal par

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Jey Ghafez on Apr 15, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2013

pdf

text

original

Sistem Politik Indonesia

Massa Demokrasi Liberal 1945-1959

Perubahan2 Sistem Politik
Agustus 1945-Okteber 1945 
Sistem politik yang dipengaruhi rezim fasis Jepang

Okteber 1945-27Desember 1949 
Sistem politik yang dipengaruhi rezim Demokratis Pemenang Perang

27Desember 1949-17Agustus 1950 
Sistem Politik RIS hasil KMB

17Agustus 1950-5 Juli 1959 
Sistem Demokrasi Liberal, multi partai

Agustus 1945-Okteber 1945
BPUPKI merancang dan PPKI menetapkan UUD 1945 Dalam UUD ini tidak dikenal partai politik, pemilu, dan lain sebagainya Bahkan pada 22 Agustus 1945 Soekarno mengusulkan PNI sebagai partai tunggal KNIP hanya sebagai pembantu presiden

(Diawali dengan Kudeta admnisitratif Hatta?) Okteber 1945-27Desember 1949

Pada tanggal 16 Okteber 1945 Maklumat Wapres No X menetapkan KNIP sebagai lembaga parlemen Pada tanggal 3 Nov 1945 Maklumat wapres No x menetapkan anjuran pendirian parpol Pada tanggal 14 Nov 1945 maklumat wapres No X merubah sistem pemerintahan dari prseidentil ke Parlementer

Massa RIS
Konflik antara BFO/federalis dan republikan Mossi Integral Natsir mendorong perubahan dari RIS ke NKRI dan berlakulah UUDS 1950 Ketidaksetujuan kelompok BFO menyebabkan terjadi pemberontakn di Daerah, RMS, APRA dan lain-lain

17Agustus 1950-5 Juli 1959
Massa yang diistilahkan dengan masa demokrasi Liberal Sering terjadi pergantian kabinet dan kondisi politik dan ekonomi yang tidak stabil Pemilu 1955 menghasilkan 4 parpol besar dan penguatan politik aliran

Politik aliran
Setelah C Geertz menulis The Religion of Java, muncul berbagai kajian yang mencoba menggunakan perspektif aliran Salah satu yang menonjol adalah pemetaan kekuatan politik berbasiskan ideologi (pemikiran politik) yang dibuat oleh Herbert Feith dalam pengantar buku Indonesian Political Thingking, 1945-1965

Peta kekuatan politik H. Feith

5 kekuatan politik era demokrasi Liberal
Komunisme : Barat & abangan tradisional =>PKI Sosialisme Demokrat: barat =>PSI Islam, yang terbagi menjadi dua varian Islam Modernis =>Partai Masjumi; serta kelompok Islam tradisionalis=> Nadhadul Ulama Nasionalisme Radikal, aliran yang muncul sebagai respon terhadap kolonialisme (PNI) Tradisionalisme Jawa, penganut tradisi-tradisi Jawa. Pemunculan aliran ini agak kontroversial karena aliran ini tidak muncul sebagai kekuatan politik formal yang kongkret, melainkan sangat mempengaruhi cara pandang aktor-aktor politik dalam Partai Indonesia Raya (PIR), kelompok-kelompok Teosufis (kebatinan) dan sangat berpengaruh dalam birokrasi pemerintahan (pamong Praja).

Akhir Demokrasi Liberal
Perdebatan tentang dasar negara yang tidak selesai di Konstituante Padahal tokoh Masyumi Natsir,Prawoto dgn PNI Wilopo sudah mau bersepakat tentang konsep dasar negara, bahkanKetua Konstituante Wilopo telah menghadap Soekarno dan mengatakan kerja konstituante hampir selesai( tinggal 10 %), namun ³didahului´ Soekarno yang didukung oleh TNI AD, PKI dan PNI mengelurakan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Mengapa Soekarno mengeluarakan Dekrit? Dan bagaimana menganalisa kekuatan politik Indonesia selanjutnya?

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->