Anda di halaman 1dari 20

Komunikasi Data

ANALOG & DIGITAL


TUGAS MAKALAH

Disusun oleh,
Kelompok V MI Bis - B
1. Romi Surbakti
2. Faisal Rahmad
3. Shelvanny Tarigan
4. Hanisa
5. Intan Amanda
6. Zulham Efendi
7. Surya Efendi

1
KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang dalam kami sampaikan kehadiran Tuhan Yang Maha Pemurah,
karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yang
diharapkan. Dalam makalah ini kami membahas “Analog dan Digital” dengan
harapan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin fungsi dan kegunaan dari system
telekomunikasi yang ada dan sekaligus melakukan apa yang menjadi tugas mahasiswa
yang mengikuti mata kuliah “Komunikasi Data”.

Dalam proses pendalaman materi analog dan digital ini, tentunya kami mendapatkan
bimbingan, arahan, koreksi dan saran. Untuk itu rasa terima kasih yang sedalam-
dalamnya kami sampaikan :

• Ibu Defrianita, S.Kom selaku dosen mata kuliah “Komunikasi Data”


• Bang Uwi dan rekan-rekan mahasiswa yang telah banyak memberikan
masukkan untuk makalah ini.

Demikianlah makalah ini kami perbuat semoga bermanfaat.

Kisaran, 14 Januari 2011


Penyusun,

Kelompok V MI Bis - B

2
DAFTAR ISI

Kata Pengantar 1
Daftar Isi 2
Pendahuluan 3
Analog dan Digital 4
Analog 6
Digital 8
Satuan Perhitungan Data Digital 14
Rangkuman 16
Penutup 18
Daftar Pustaka 19

3
PENDAHULUAN

Didalam makalah ini kami akan membahas tentang Analog dan Digital. Namun
terlebih dahulu ada baiknya kita mengetahui apa yang dimaksud dengan komunikasi
data dan telekomunikasi.

Komunikasi data
adalah dalah proses pengiriman dan penerimaan data/informasi dari dua atau lebih
device (alat,seperti komputer/laptop/printer/dan alat komunikasi lain)yang terhubung
dalam sebuah jaringan. Baik lokal maupun yang luas, seperti internet.
Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:
1. Melalui Infrastruktur Terestrial
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang
tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk
teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN
MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).

2. Melalui Satelit
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit
lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya
infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya
proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya
gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang
paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.

Telekomunikasi
adalah teknik pengiriman atau penyampaian informasi, dari suatu tempat ke tempat
lain. Dalam kaitannya dengan 'telekomunikasi' bentuk komunikasi jarak jauh dapat
dibedakan atas tiga macam:

• Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komunikasi satu arah (Simplex)


pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang

4
berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager, televisi, dan
radio.
• Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex)
pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang
berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan VOIP.
• Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah
(Half Duplex)pengirim dan penerima informsi berkomunikasi secara
bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy Talkie, FAX, dan
Chat Room

Komponen dasar untuk bisa melakukan telekomunikasi, ada beberapa komponen untuk
mendukungnya yaitu:
• Informasi : merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file,
tulisan
• Pengirim : merubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim
• Media transmisi : alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada
penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi /
dimodulasi agar dapat terkirim jarak jauh.
• Penerima : menerima sinyal listrik dan merubah kedalam informasi yang bisa
dipahami oleh manusia sesuai yang dikirimkan.

Perkembangan system telekomunikasi


Sejak ditemukan telephone oleh Graham Bell, telekomunikasi telah berkembang
pesat, bahkan bila jadi tercepat diantara sistem lain. Terutama setelah ditemukan
transistor, Integrated Circuit (IC), sistem prosesor, dan sistem penyimpanan.

1. ANALOG DAN DIGITAL

Dalam merubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim, ada dua model
yang dipakai. Pertama adalah merubah informasi ke sinyal analog dimana sinyal
berbentuk gelombang listrik yang kontinue (terus menerus) kemudian dikirim oleh
media transmisi. Kedua adalah sinyal digital, dimana setelah informasi diubah

5
menjadi sinyal analog kemudian diubah lagi menjadi sinyal yang terputus-putus
(discrete). Sinyal yang terputus-putus dikodekan dalam sinyal digital yaitu sinyal "0"
dan "1". Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi, sinyal analog akan terkena
gangguan, sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Sementara untuk
sinyal digital, selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima, sinyal masih
diterima dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.

Sebagai ilustrasi, bayangkan perbedaan antara aliran air dan lalu lintas di jalan.
Ilustrasi untuk data analog adalah air yang mengalir di suatu saluran atau sungai,
dengan molekul-molekul yang saling terikat dan bagian-bagiannya tidak dapat
dibedakan dengan jelas. Kita dapat menghitung volume air dalam suatu ember, tapi
itu bukan jumlah sesungguhnya, karena kita tidak dapat menghitung satu persatu
molekul yang membentuk volume air tersebut. Aliran air selalu kontinu.
Sedangkan dalam lalu lintas di jalan, kita dapat membedakan mobil yang satu dengan
mobil yang lain, masing-masing memiliki bentuk fisik yang berbeda dan dapat dengan
mudah dihitung. Ilustrasi ini berlaku untuk data digital.

Telepon yang semenjak awalnya, merupakan salah satu penerapan dari analog ini.
Termasuk juga dalam hal penyiaran radio dan televisi.

Analog merupakan proses pengiriman sinyal dalam bentuk gelombang. Misalnya


ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang
dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan
kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang
diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat
mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi
tersebut.

Lalu bagaimana dengan digital? Digital merupakan proses pengiriman data dalam
bentuk dua simbol, yaitu on dan off. Identik dengan stop kontak. Dengan
menggunakan digital ini, informasi yang dilewatkan merupakan perpaduan denyutan
listrik yang terdiri dari on dan off. Kombinasi inilah yang diterjemahkan menjadi data.

6
Teknologi ini umumnya digunakan pada teknologi maju. Misalnya dari yang sangat
sederhana adalah dalam hal penggunaan komputer, dan juga seterusnya untuk
pengolahan data yang dilakukan oleh komputer.

Kelebihan dari analog ini adalah kemampuannya untuk memproses pengiriman data
dalam lalu lintas komunikasi yang padat. Sedangkan analog, digunakan untuk
komunikasi yang lalulintasnya rendah. Sinyal dalam bentuk digital ini mampu
mengirimkan data dengan cepat, dengan kapasitas yang lebih, dan memiliki tingkat
error yang kecil, apabila dibandingkan dengan sinyal analog.

Gambar. Sinyal Analog dan Sinyal Digital

2. ANALOG
Analog dapat merujuk antara lain pada:
- sinyal analog, suatu sinyal yang kontinu dan berubah menurut waktu dan
ruang sebagai lawan dari sinyal digital
- sirkuit analog, suatu sirkuit yang menggunakan sinyal analog.

Data analog adalah informasi yang kontinu. Seperti aliran air yang tidak terputus,
terus mengalir hingga suatu saat sampai di laut atau masuk ke dalam lubang di tanah.

Sinyal analog adalah merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses


pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang
elektromagnetik ini. Sinyal analog merupakan bentuk dari komunikasi elektronik
yang merupakan proses pengiriman informasi pada gelombang elktromagnetik, dan

7
bersifat variabel dan berkelanjutan. Satu komplit gelombang dimulai dari voltase nol
kemudian menuju voltase tertinggi dan turun hingga voltase terendah dan kembali ke
voltase nol. Kecepatan dari gelombang ini disebut dengan hertz (Hz) yang diukur
dalam satuan detik. Misalnya dalam satu detik, gelombang dikirimkan sebanyak 10,
maka disebut dengan 10 Hz. Contohnya sinyal gambar pada televisi, atau suara pada
radio yang dikirimkan secara berkesinambungan. Pelayanan dengan menggunakan
sinyal ini agak lambat dan gampang mendapat error dibandingkan dengan data dalam
bentuk digital. Gelombang analog ini disebut baud. Baud adalah sinyal atau
gelombang listrik analog. Satu gelombang analog sama dengan satu baud.

Isyarat analog adalah istilah yang digunakan dalam ilmu teknik (terutama teknik
elektro, teknik informasi, dan teknik kendali), yaitu suatu besaran yang berubah dalam
waktu atau dan dalam ruang, dan yang mempunyai semua nilai untuk untuk setiap
nilai waktu (dan atau setiap nilai ruang). Digunakan juga istilah isyarat kontiyu, untuk
menggambarkan bahwa besaran itu mempunyai nilai yang kontinyu (tak terputus).

Contoh isyarat analog adalah isyarat listrik yang dihasilkan oleh peralatan elektrik
non-digital: isyarat suara pada radio konvensional, isyarat gambar (foto) pada kamera
konvensional, isyarat video pada televisi konvensional.

Sinyal sinusoida merupakan bentuk dasar dari sinyal analog. Sinyal ini berubah secara
konsisten dan kontinu secara teratur dalam suatu cycle. Sinyal sinusoida memiliki tiga
karakterisitik, yaitu amplitude (amplitude), period atau frequency (frekuensi) dan
phase (fasa)

Gambar. Gelombang Sinusoida

8
Amplitudo adalah nilai dari sinyal tersebut di suatu titik pada gelombang. Merupakan
jarak vertical dari sumbu horizontalnya. Amplitudo maksimum suatu gelombang
sinusoida adalah titik tertinggi yang dicapai pada sumbu vertical.

Periode adalah jumlah waktu yang dibutuhkan (dalam detik) oleh suatu sinyal, untuk
melengkapi satu cycle.

Frekuensi adalah jumlah dari cycle dalam satu detik. Frekuensi =1/Periode

Fasa adalah posisi dari gelombang relatif saat waktu (t) = 0. Jika kita asumsikan
gelombang adalah sesuatu yang dapat dipindahkan ke depan atau ke belakang
sepanjang sumbu waktu, fasa mendeskripsikan jumlah dari perpindahan tersebut,
mengindikasikan status dari cycle yang pertama. Fasa diukur dalam derajat, atau
radian (360 derajat adalah 2p radian).

Gambar. Fasa gelombang sinusoida

3. DIGITAL

Digital berasal dari kata Digitus, dalam bahasa Yunani berarti jari jemari. Apabila
kita hitung jari jemari orang dewasa, maka berjumlah sepuluh (10). Nilai sepuluh
tersebut terdiri dari 2 radix, yaitu 1 dan 0, oleh karena itu Digital merupakan
penggambaran dari suatu keadaan bilangan yang terdiri dari angka 0 dan 1 atau off
dan on (bilangan biner). Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai
basis datanya. Dapat disebut juga dengan istilah Bit (Binary Digit).

9
Peralatan canggih, seperti komputer, pada prosesornya memiliki serangkaian
perhitungan biner yang rumit. Dalam gambaran yang mudah-mudah saja, proses biner
seperti saklar lampu, yang memiliki 2 keadaan, yaitu Off (0) dan On (1). Misalnya
ada 20 lampu dan saklar, jika saklar itu dinyalakan dalam posisi A, misalnya, maka ia
akan membentuk gambar bunga, dan jika dinyalakan dalam posisi B, ia akan
membentuk gambar hati. Begitulah kira-kira biner digital tersebut.

Konsep digital ini ternyata juga menjadi gambaran pemahaman suatu keadaan yang
saling berlawanan. Pada gambaran saklar lampu yang ditekan pada tombol on, maka
ruangan akan tampak terang. Namun apabila saklar lampu yang ditekan pada tombol
off, maka ruangan menjadi gelap. Kondisi alam semesta secara keseluruhan menganut
sistem digital ini. Pada belahan bumi katulistiwa, munculnya siang dan malam adalah
suatu fenomena yang tidak terbantahkan. Secara psikologis, manusia terbentuk
dengan dua sifatnya, yaitu baik dan buruk. Konsep Yin dan Yang ternyata juga
bersentuhan dengan konsep digital ini.

Sinyal Digital Merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal tersebut menjadi
kombinasi ututan bilangan 0 dan 1 untuk proses informasi yang mudah, cepat dan
akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit.

Data (baik data digital maupun data analog) dapat direpresentasikan oleh sinyal
digital. Misalnya, suatu 1 dapat di-enkode sebagai suatu tegangan positif dan 0
sebagai tidak adanya tegangan.

Ada dua term penting yang berkaitan dengan transmisi sinyal digital yaitu bit interval
dan bit rate. Bit interval adalah waktu yang diperlukan untuk mengirimkan suatu bit.
Sedangkan bit rate adalah jumlah dari bit yang dikirimkan dalam satu detik, dikenal
juga sebagai bit per second (bps).

Unit-unit dari bit rate sebagai berikut:

One it per seconds (bps) = 1 bps

Kilobits per seconds (kbps) = 1.000 bps

Megabits per seconds (Mbps) = 1.000.000 bps

10
Gigabits per seconds (Gbps) = 1.000.000.000 bps

Terabits per second (Tbps) = 1.000.000.000.000 bps

Data Digital Komputer mengolah data yang ada adalah secara digital, melalui sinyal
listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya
mengenal dua arus, yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal
dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu
membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar,
suara, bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital.

Bit dan byte Komunikasi yang dilakukan oleh komputer satu dengan lainnya
menggunakan kode-kode yang telah disusun sedemikian rupa, yang dibentuk dari
sinyal tadi, yang disebut juga dengan istilah bit dan byte. Bit biasanya disingkat
dengan huruf b sedangkan byte disingkat menjadi B.

Bit merupakan singkatan dari binary digit. Satuan terkecil dalam hitungan biner. Satu
bit menunjukkan kuantitas dasar yang mewakili nilai 1 atau 0 (atau on/off, dan
sebagainya). Dalam matematika disebut juga dengan bilangan biner yang terdiri dari
dua nilai yaitu satu atau nol.

Komputer dalam menjalankan fungsinya melalui nilai bit tersebut. Meskipun bit ini
dirancang untuk melakukan test dan memanipulasi nilai bit itu sendiri, secara umum
juga digunakan untuk menjalankan instruksi yang dikerjakan oleh komputer, nilai bit
ini juga digunakan untuk menyimpan berbagai data. Lebih spesifiknya, masing-
masing bit disimpan dalam satu kapasitor yang isinya tergantung dari nilai bit itu
sendiri.

Untuk mengolah data, bit dieksekusi dalam bentuk kumpulan. bit, kumpulan bit ini
dikenal dengan byte. Satu byte adalah merupakan sebuah karakter yang dibangun dari
tujuh atau delapan bit. Satuan yang digunakan untuk menunjukkan kapasitas dalam
dunia digital, termasuk komputer, besar file, serta ukuran lain, digunakan dalam
satuan byte ini.

11
Nibble Informasi yang disimpan dalam bentuk setengah dari byte disebut dengan
nibble. Nibble adalah data yang disimpan dalam bentuk empat bit. Istilah ini cukup
jarang digunakan. Nibble ini terkadang ditulis nibble

Octed Pada beberapa sistem data diolah dalam bentuk octed, octed adalah merupakan
informasi yang disimpan dalam bentuk delapan bit, yang sering disebut dengan istilah
byte. Dalam kebanyakan sistem, pengolahan bit dilakukan dalam bentuk 4 byte, yaitu
sama dengan 32 bit. Untuk sistem sendiri, panjangnya suatu perintah diekspresikan
dalam bentuk ini (sebanyak 32 bit) atau setengahnya (sebanyak 16 bit).

Bits per second (bps) Ukuran kapasitas pengiriman informasi melalui suatu media,
dalam jaringan digital yang digunakan adalah satuan bit, dan sering juga dikenal
dengan jumlah bit yang bisa dikirimkan dalam satu detik, yaitu bits persecond (bps)
atau dikirimkan sekian bit dalam setiap detiknya. Bit persecond mengartikan jumlah
informasi yang terkirimkan dari suatu titik ke titik lainnya.

ASCII dan EBCDIC Komputer dapat membaca data bit dengan standard yang telah
diaturdan merupakan definisi terurut dari kombinasi on dan off dari nilai bit.
Komputer berbasis IBM dan Macintosh menggunakan tipe kode dalam bentuk ini.
Kode utama yang digunakan adalah American Standard Code for Information
Interchange (ASCII). Versi internasionalnya dari ASCII ini dikenal dengan
International Reference Alphabet (IRA). Sedangkan pada komputer IBM mini dan
mainframe menggunakan kode yang berbeda, yaitu Extended Binary Coded Decimal
Interexchange Code (EBCDIC).

American Standard Code for Information Interchange (ASCII) American


Standard Code for Information Interchange (ASCII) adalah format yang banyak
digunakan untuk file teks di dalam dunia komputer dan internet. Di dalam file ASCII,
masing-masing alphabetic, numeric, atau karakter khusus seperti Return, Tab Control
dan sebagainya. Dengan adanya standard ini, membuatkan anda mudah melakukan
pertukaran informasi antar berbagai peralatan yang berbeda, antar operating system
yang berlainan, bahkan komputer yang berbeda.

Anda juga mudah mencetak teks dan angka biasa di hampir di setiap printer. Jika
Anda bekerja diaplikasi pengolah kata MacWrite di Mac, dan perlu mengirimkan file

12
ke seseorang yang menggunakan NotePad di Microsoft Windows, Anda dapat
menyimpan dokumen dalam dokumen sebagai file ASCII (sama dengan text-only).

Dalam ASCII, setiap karakter mempunyai angka yang digunakan oleh komputer atau
printer untuk mewakili karakter tersebut. Contoh, huruf kapital A diwakili kode 65.
Meski dalam ASCII terdapat 256 kemungkinan karakter, ASCII hanya memakan 128
karakter standar, karena direpresentasikan dalam 7-bit bilangan biner (kumpulan dari
nol atau satu sebanyak tujuh angka), dimana 32 karakter pertama adalah “karakter
control”. Karakter kontrol adalah karakter yang mengendalikan komputer dan tidak
ditampilkan di layar. Angka selebihnya disediakan untuk menghasilkan huruf besar
dan kecil, digit, dan berbagai tanda baca yang umum.

Pada tabel ASCII terlihat bahwa fungsi dari kode tersebut dialokasikan dalam bentuk
matrix, yang disusun berdasarkan kelompok-kelompok (nilainya diperlihatkan dalam
heksadesimal)

1. 00-1F Control Codes

2. 20-3F Punctuation and digits

3. 40-5F Uppercase

4. 60-7F Lowercase

Karakter dalam kode ASCII dibagi dalam beberapa group yaitu: control character,
angka, huruf besar, huruf kecil, dan tanda baca (pada tabel tidak begitu jelas).
Control-character ini sering disebut sebagai non-printable-character, yaitu karakter
yang dikirim sebagai tahap awal (pengenalan) dalam berbagai kegunaan komunikasi
data, misalnya sebelum informasi dikirim dari PC ke printer.

Dengan kumpulan bit ini terdapat sebanyak 128 character yang bisa didefinisikan.
Sistem operasi berbasis Unix dan DOS menggunakan ASCII untuk file teks,
sedangkan Windows NT dan 2000 menggunakan kode yang lebih baru yang dikenal
dengan istilah unicode. Sistem yang dikeluarkan oleh IBM menggunakan data yang
dibentuk dari 8 bit, yang disebut dengan EBCDIC.

13
EBCDIC EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) adalah
sebuah standar kode biner untuk alphabetic dan angkat yang diciptakan oleh IBM
untuk sistem operasinya yang berskala besar. Kode ini digunakan untuk file text di
sistem operasi IBM OS/390 untuk server S/390-nya. Selain pada mesin IBM masalalu
tersebut, pengkodean ini juga digunakan pada mesin telex. Sedangkan untuk mesin
IBM PC pengkodean ini tidak digunakan, IBM PC sendiri menggunakan pengkodean
ASCII. Dengan metoda EBCDIC ini memungkinkan sebanyak 256 character bisa
didefinisikan.

Unicode Unicode adalah satu metoda baru dalam pengaturan kode biner untuk text
dan bentuk tulisan lainnya. Metoda ini diharap dapat menjembatani berbagai karakter
yang tidak sama dengan tulisan latin. Katakanlah tulisan Cina, Arab, Aksara Bali, dan
lain sebagainya.

Sistem ini memiliki kemampuan untuk menuliskan, memproses, dan menampilkan


berbagai aktifitas dari tulisan itu sendiri. Teknologi ini diharapkan dapat
menyelesaikan masalah penulisan dengan bahasa yang ditulis bukan menggunakan
tulisan Yunani. Unicode mendukung seluruh sistem penulisan yang ada di dunia ini.
Unicode merupakan karakter set dengan kemampuan multi-lingual. Saat ini hampir
seluruh vendor sistem operasi mendukungnya.

Character Istilah yang umum untuk hal ini di Indonesia ditulis dengan karakter.
Karakter merupakan lambang-lambang yang terdiri dari huruf, angka, serta lambang-
lambang lainnya, dibentuk dari susunan bit.

Kode yang dihasilkan dari ASCII ataupun EBCDIC dapat diolah oleh komputer
menjadi informasi yang disebut dengan karaker tadi, sehingga manusiapun dapat
membacanya. Contoh hasil olahan dari karakter tersebut adalah seperti e-mail yang
sedang anda baca di layar monitor. Padahal, kalau ditinjau lebih dalam apa yang anda
baca pada e-mail tersebut adalah merupakan olahan komputer dari simbol on/off
tersebut. Contoh dari kode ASCII adalah sebagai berikut:

14
Setiap karakter yang dibentuk melalui kode komputer disebut juga dengan satu byte.
Berapa jumlah karakter “jack f” menurut anda? Tentu jumlahnya adalah sama dengan
6 byte atau 6 karakter. Lho kok enam bukannya lima? Ya, spasi juga merupakan satu
bentuk hasil simpanan data 1 byte, yang karakternya dilambangkan dengan spasi itu
sendiri.

Satuan Perhitungan Data Digital

Jika dalam perhitungan desimal terdapat kelompok perhitungan, di dalam perhitungan


biner juga demikian.

Istilah yang sering digunakan untuk satuan perhitungan di atas mulai dari dari kilo.
Untuk biner pangkat yang digunakan adalah perkelipatan sepuluh, lain halnya dengan
perhitungan desimal biasa. Pangkat yang digunakan adalah 0, 1, 3, 6, dst dalam
kelipatan ribu. Sedangkan untuk perhitungan biner, pangkat yang digunakan adalah 0,
10, 20, .., dst. Mari kita lihat satuan perhitungan tersebut masing-masingnya.

Kilo disingkat dengan K atau k. Dalam desimal, 1 kilo sama dengan 1.000, sedangkan
dalam biner, nilai 1 kilo adalah 2 pangkat 10 yang nilainya berarti 1024.

Mega disingkat dengan M. Dalam desimal, 1 Mega sama dengan 1.000.000,


sedangkan dalam biner, nilai 1 Mega adalah 2 pangkat 20 yang nilainya berarti
1.048.576.

Giga disingkat dengan G. Dalam desimal, 1 Giga sama dengan 1.000.000.000,


sedangkan dalam biner, nilai 1 Mega adalah 2 pangkat 30 yang nilainya berarti
1.073.741.824.

15
Tera disingkat dengan T. Dalam desimal, 1 Tera sama dengan 1.000.000.000.000,
sedangkan dalam biner 1 Tera adalah 2 pangkat 40 yang nilainya berarti
1.099.511.627.776.

Peta disingkat dengan P. Dalam desimal, 1 Peta sama dengan 1.000.000.000.000.000,


sedangkan dalam biner 1 Peta adalah 2 pangkat 50 yang nilainya berarti
1.125.899.906.842.620.

Exa disingkat dengan E. Dalam desimal, 1 Exa sama dengan


1.000.000.000.000.000.000, sedangkan dalam biner 1 Exa adalah 2 pangkat 60 yang
nilainya berarti 1.152.921.504.606.850.000.

16
RANGKUMAN

Dalam komunikasi data, data ditransfer dari satu komputer ke komputer lainnya
melalui media transmisi. Data yang dilewatkan haruslah dalam bentuk yang dapat
diterima media transmisi, yaitu energi elektromagnetik (dalam bentuk sinyal).

Sinyal adalah energi elektromagnetik yang melewati kabel/saluran transmisi. Sinyal


yang melewati saluran transmisi bisa terdiri dari sinyal digital dan sinyal analog.

Data analog adalah informasi yang kontinu. Seperti aliran air yang tidak terputus,
terus mengalir hingga suatu saat sampai di laut atau masuk ke dalam lubang di tanah.

Sinyal analog adalah merupakan pemanfaatan gelombang elektromagnetik. Proses


pengiriman suara, misalnya pada teknologi telepon, dilewatkan melalui gelombang
elektromagnetik ini.

Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi
kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah
terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi
transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang
relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang
mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada
sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk
sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22),
berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk
oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.

System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya
di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital
dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi
nilai akurasi system digital.

Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat
ditemukan pada teknologi analog yaitu :

17
- Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat
membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
- Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak
mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
- Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam
berbagai bentuk.
- Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan
mengirimnya secara interaktif.

Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditranfer ke media
elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet,
misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan meng –
upload. Cara seperti ini disebut online di dunia cyber.

Data digital Komputer mengolah data yang ada adalah secara digital, melalui sinyal
listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya
mengenal dua arus, yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal
dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu
membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar,
suara, bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital.

18
PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan
dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, Karena
terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya
dengan judul makalah ini. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman sudi
memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya
makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan - kesempatan berikutnya.
Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang
budiman pada umumnya.

19
DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org
http://b0cah.org
http://kuliahkomdat.blogspot.com/
http://siraith.files.wordpress.com
http://arifudinlatif.files.wordpress.com
http://bankzadh4u.blogspot.com

20