TUGAS 04 Nama NPM Jurusan Semester Tanggal : Ni Made Yunik Listiyani : 09310031 : Pendidikan Matematika : IV (Empat) B : 13 April 2011

ANALISIS BUTIR TES HASIL BELAJAR Analisis butir tes hasil belajar yang dimaksud adalah butir tes berbentuk tes objektif, sehingga penyekorannya bersifat dikotomi, yaitu memiliki peluang benar atau salah. Analisis yang dikerjakan disini meliputi perhitungan validitas butir, reliabilitas tes, tingkat kesukaran butir, daya pembeda, dan efektifitas pengecoh. A. Validitas Butir Validitas tes yang bersifat dikotomi, yaitu yang memiliki alternative jawaban benar atau salah dihitung dengan menggunakan rumus korelasi point biserial, sebagai berikut :

=
Mp Mp St p q = rerata Skor total dari subjek yang menjawab betul butir yang dicari validitasnya = rerata skor total = Standar deviasi skor total = proporsi siswa yang menjawab benar butir yang dicari validitasnya = proporsi siswa yang menjawab salah butir yang dicari validitasnya (q=1–p) Sebagai contoh, berikut ini disajikan data hasil perhitungan 1 butir dari satu instrument yang terdiri dari 30 butir, yang diujicobakan kepada 30 orang siswa seperti berikut :

1

Responden A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z AA BB CC DD Total Skor Butir (X) 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 19 Skor Total (Y) 28 13 11 22 22 14 25 15 19 21 10 21 10 27 25 17 13 20 25 25 11 13 13 12 10 9 11 13 7 23 505 Y jika X = 1 28 13 11 22 22 0 25 0 19 21 10 21 10 27 25 0 0 0 25 25 0 0 13 0 10 0 0 13 0 23 363 Y2 784 169 121 484 484 196 625 225 361 441 100 441 100 729 625 289 169 400 625 625 121 169 169 144 100 81 121 169 49 529 9.645 .2 Validitas Butir Nomor 1 Tabel kerja untuk menghitung koefisien korelasi point biserial untuk butir nomor 1 adalah sebagai berikut.

3 Mp = Mt = 363 19 = 19.83 30 St = n∑Y 2 − ( ∑Y ) n( n −1) 2 .11 505 = 16.

dan operasi aritmatika dihitung dengan formula aritmatika. dihitung koefisien korelasi point biserial ( γ phi) untuk butir nomor 2.83 6.4 St = ( 30 x9645 ) − ( 505 ) 2 = 6.4. dan seterusnya.5.63 0. Koefisien korelasi point biserial ( γ phi) dari semua butir kemudian didandingkan dengan harga r tabel untuk mengetahui validitas masing – masing butir. Harga rata – rata dihitung dengan formula AVERAGE (range). sebaliknya jika ( γ phi) ≤ r tabel maka butir bersangkutan dinyatakan tidak valid.63 30 P Q = = 1 – 0. sampai dengan butir nomor 30.11 −16 .4737 Berdasarkan cara yang sama.63 = 0.6. Jika ( γ phi) > r tabel maka butir bersangkutan dinyatakan valit.28 30 x 29 19 = 0.28 γ phi = 0. .3. Dengan menggunakan paket program EXCEL. koefisien korelasi point biserial akan dapat dihitung dengan cepat.37 Jadi : γ phi = M p −Mt St p q 0. memanfaatkan fasilitas formula.37 γ phi = 19 . standar deviasi dihitung dengan formula STDEV (range).