Anda di halaman 1dari 4

Biografi B. F.

Skinner
 Burrhus Frederic Skinner lahir pada tanggal 20 Mei 1904
di Susquehanna, Pennsylvania, Amerika Serikat. Tempat
dimana ayahnya bekerja sebagai seorang pengacara.
 Dia tertarik pada kesusastraan yang membawanya masuk
Hamilton College jurusan sastra Inggris, Skinner menjadi
sarjana muda pada tahun 1926.
 Pada tahun 1928, Skinner memasuki kuliah psikologi di
Harvard University, dan meraih doktor pada tahun 1931.
 Dari tahun 1931 sampai 1936, Skinner menghabiskan
waktunya dengan bekerja di laboratorium W. J. Crozier.
Lanjutan..
 Dari tahun 1936, Skinner bersama istrinya yang bernama Eve
Blue pindah ke Minneapolis untuk bergabung dengan fakultas
psikologi di University of Minnesota. Selama sembilan tahun ini
ditandai oleh produktifitas yang membawanya tampil sebagai
salah seorang psikolog yang luar biasa.
 Pada tahun 1945, Skinner pindah ke University of Indiana
sebagai dekan Fakultas Psikologi University of Indiana.
 Pada tahun 1948, Skinner kembali lagi ke fakultas psikologi di
Harvard University.
 Meskipun pada tahun 1974 ia pensiun dari aktif mengajar, tetapi
beliau tetap melanjutkan menulis dan memberikan kuliah.
Lanjutan..
 Produk yang dikeluarkan oleh Skinner, seperti, “Skinner box”,
“Baby box”, dan perancangan mesin-mesin pengajaran.
 Pada tahun 1967, Skinner berkata bahwa ia membuat sebuah
pesawat luncur yang dapat terbang tanpa mendapatkan
energi dari beberapa sumber eksternal, dan itu tidak berhasil.
 Karya-karya jenius Skinner tertuang dalam bukunya yang
berjudul; The Behaviour of Organisms (1938) dan memulai
menulis Verbal Behaviour (1957) selama ia tinggal di
Minnesota, serta novel berjudul Walden Two (1948) selama ia
menghabiskan waktu bertahun-tahun di Middle West.
 Skinner merancang “Baby box” pada tahun 1948, ketika anak
keduanya yang bernama Deborah lahir.
Asumsi Dasar
Tiga asumsi dasar tingkah laku, antara lain:
 tingkah laku itu mengikuti hukum tertentu
(behaviour is lawful)
 tingkah laku dapat diramalkan atau diprediksi
(behaviour can be predicted)
 tingkah laku dapat dikontrol (behaviour can
be controlled)