Anda di halaman 1dari 11

c 

„ „

       
  !"# $%&# &  ' (")  * +
+ , "  !   -.   . 
 ,(& #     % & /'
 0  &(  /   "" 1)( 22
/ „(   + + 3(1) -4$ &5 /
2 6$" 4 #   +  %(7  $1(& 8("# 2
÷  ÷ 
 



    
!( !  !
!"&( !

 # ! $c


 ! &

 c!" % '&#&


 ! ! 
" 
c( & ! 1()  1 & ) 1 9 
&9  4  11 9  (  ( (
11( " ) & 1 
   $ " " 
1 1 9 & 1 " ( " ): 1 " )
"( &" 1  ) 1(99(
" "  & 1 " ( 

a )*
80$ & 1 & 1 ) 9  # 9
"0 0  &  "  ) ) 9  # 9  $
& 1 & (  )9"  &9   " 
! & 1 " ) "$99 1#" 
 99  ( 9 # 9 14( () ( (
1 (  )1  0$ " 0( #
a )*
  % 9 &9(  " 9  1)
)0 ( ( 1 (  )1  0$
" 0( #
  ! 9 "9 ()  "  4
&  9  &
 )1 &   ")  " "  
1 9 # 9 1(&  & (1) $  1 ( "
19  $  " ) # 9  & " &  ( (
19   (  1  )9" 1
& 1 $  "1
(!c!!
1.Endapan bijih tebalnya antara 1  ' .
2.Arah endapan relative endatar tapi cukup
tebal.
3.Sebaiknya untuk endapan vein, ke iringannya
harus lebih dari 45o. Dan untuk endapan yang
bukan vein kurang dari 45o
4.Endapan bijih keras, tapi batuan induknya
boleh tidak ko peten engingat ha pir secara
langsung disangga dengan aterial filling.
5.Endapan bijih bernilai tinggi baik kadar aupun
harganya.
)!
1. Ventilasi mudah diatur
2. Dilusi seminimum mungkin
3. Dinding antara 2 stope yg berdekatan bisa
lebih tipis dibanding metode stoping yang
lain
4. Stope fleksibel mengikuti cebakan sempit
kadar tinggi
5. Stope stabil karena dengan yang lemah
disangga dengan waste filling
)
1. Butuh material filling yang banyak
2. Butuh buruh banyak untuk menangani
filling
3. Butuh banyak air untuk pulp
4. Semen dan pasir halus untuk filling bisa
menyumbat pompa/pipa
5. Output dari stope terbatas karena adanya
kegiatan filling
cut and Fill
!c!
$
++++++++++++++++++++




c c
,