P. 1
PELAKSANAAN SUBGRADE

PELAKSANAAN SUBGRADE

|Views: 510|Likes:
Dipublikasikan oleh Zulfikar Helingo

More info:

Published by: Zulfikar Helingo on Apr 17, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as XLSX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2013

pdf

text

original

MATRIKS PELAKSANAAN PEKERJAAN SUBGRADE DAN SUB BASE LASTON

MOBILISASI DEMOBILISASI SDM, ALAT, DAN BAHAN

URAIAN PEKERJAAN

ALAT/BAHAN/MATERIAL
Kendaraaan untuk mengangkut SDM, alat dan bahan

PELAKSANAAN

Memobilisasi sumber daya manusia, material, dan peralatan sesuai dengan kebutuhan yang diatur dalam dokumen kontrak ke lokasi proyek

PEKERJAAN TANAH (GALIAN DAN/ATAU TIMBUNAN)

Excavator Loader Dump truck Pacul Sekop Linggis dll. PEMADATAN DAN Vibrator Roller 8 - 10 ton PERATAAN Static Roller 10 - 12 ton SUBGRADE Motor Grader

Apabila tanah existing lebih tinggi dari elevasi rencana dilakukan pek. galian Apabila tanah existing lebih rendah dari elevasi rencana dilakukan pek. timbunan Pemadatan Subgrade menggunakan Vibrator Roller atau Static Roller (sambil diberi air secukupnya untuk mencapai kadar air optimum) lalu perataan menggunakan Motor Grader

PENGHAMPARAN MATERIAL SUB BASE PEMADATAN LAPISAN SUB BASE

Dump truck Material Sub Base (Aggregate kelas B, spesifikasi sesuai lampiran) Static Roller 10 - 12 ton

Penghamparan material Sub base apabila kepadatan Subgrade telah memenuhi persyaratan dan disetujui pengawas Pemadatan (sambil diberi air secukupnya untuk mencapai kadar air optimum) tiap lapisan dimulai dari tepi, overlap terhadap bahu jalan dan dilanjutkan ke tengah sejajar as jalan Pada daerah belokan yang terdapat super elevasi, dimulai dari sisi rendah menuju sisi yang lebih tinggi

Pengujian sand cone untuk setiap 50 m (Sub Base harus mencapai minimal 97 % kepadatan Standard Proctor) Pengujian kepadatan dengan Proof Rolling Down Method menggunakan truk 2-As (beban >25 ton) dengan tekanan roda karet min 100 psi. elevasi permukaan akhir dari sub base tidak boleh lebih atau kurang dari 10 mm .QUALITY CONTROL Sumber daya manusia memenuhi jaminan kualifikasi menurut cakupan pekerjaannya Peralatan sesuai dengan dokumen kontrak dan pengoperasiannya mendapat izin dari instansi terkait Bahan/material sesuai dengan dokumen kontrak Mobilisasi material sesuai dengan jadwal dan realisasi pelaksanaan fisik. Dilakukan pengujian CBR kondisi Soaked dan Unsoaked (dalam kondisi Soaked minimum 5%) Pekerjaan Subgrade yang telah diselesaikan harus dilindungi agar tidak mengering/pecahpecah. Pengujian kepadatan dengan menggunakan metode Sand Cone Test atau Dynamic Cone Penetrometer Test (sesuai instruksi pengawas) Subgrade mencapai minimal 95% kepadatan Standard Proctor Pengujian dilakukan maksimum 200 m² untuk satu titik secara zig-zag hingga kedalaman tertentu (sesuai instruksi pengawas) toleransi permukaan tidak lebih tinggi/ rendah dari 10 mm dari elevasi rencana Penghamparan dengan ketebalan setiap lapisan maksimum 20 cm dalam kondisi gembur Melakukan pengujian lab untuk setiap 300 m² material yang didatangkan ke lokasi. atau basah tergenang air (pembuatan saluran drainase) Timbunan atau pemotongan pada badan jalan dilaksanakan dengan bentuk dan elevasi sesuai gambar rencana.

. Sifat Aggregate setara dengan Aggregate kelas B.LAMPIRAN Gradasi Aggregate setara dengan Aggregate kelas B.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->