KERANGKA ACUAN PRAKTEK LAB KLINIK KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA MAHASISWA PROGRAM S1 ILMU KEPERAWATAN STIKES TELOGOREJO SEMARANG

A. PENDAHULUAN Guna mempersiapkan mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan memasuki tahap profesi, maka mahasiswa perlu memperoleh pengalaman praktek lab klinik di Rumah Sakit Jiwa. Mahasiswa telah menyelesaikan kegiatan belajar tentang konsep Keperawatan Kesehatan Jiwa, maka diberikan kesempatan untuk mengaplikasikan langsung ilmu yang diperolehnya dalam praktek nyata di Rumah sakit Jiwa untuk mengelola pasien dengan masalah gangguan mental psikiatri dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. B. TUJUAN UMUM Mahasiswa mampu menggunakan proses keperawatan dalam memberikan Asuhan keperawatan untuk mengidentifikasi masalah-masalah pasien dengan gangguan mental psikiatri, merencanakan secara sistematis dan melaksanakan serta mengevaluasi hasil tindakan keperawatan yang telah dilaksanakan. C. TUJUAN KHUSUS Mahasiswa mampu : 1. Menggunakan pengetahuannya untuk memahami pasien dengan masalah yang lazim terjadi yang berhubungan dengan penyesuaian dan adaptasi psikososial 2. Mengkaji status kesehatan mental pasien 3. Merencanakan dan melaksanakan tindakan keperawatan berdasarkan diagnosa keperawatan 4. Mengevaluasi keberhasilan asuhan keperawatan yang telah diberikan D. METODE PRAKTEK 1. Studi kasus 2. Pembuatan laporan kasus yang tertuang didalam log. Book E. WAKTU PRAKTEK Praktek Laboratorium Klinik Keperawatan Jiwa dilaksanakan selama 1 minggu, yang terbagi menjadi 2 kelompok. Kelompok 1 tanggal 25 ± 30 Juli 2011, kelompok 2 tanggal 1 ± 6 Agustus 2011.

KOMPETENSI YANG HARUS DICAPAI 1. Mahasiswa tidak diperkenankan memakai makeup yang berlebihan. G. yang ditulis di log book H. DPD. PESERTA Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang Semester IV sebanyak 103 mahasiswa. Membuat laporan pendahuluan 7 kasus (HDR. di hari mahasiswa praktek . PK. Mahasiswa wajib menandatangani daftar hadir d. Mengembangkan proses asuhan keperawatan yang sesuai dengan kebutuhan klien yang berhubungan dengan masalah gangguan kesehatan jiwa 2. Pergantian hari praktek harus diketahui oleh pembimbing klinik dan koordinator g. Halusinasi. diharapkan setiap pembimbing untuk : a. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam konteks asuhan keperawatan klien dengan masalah-masalah gangguan kesehatan jiwa 3. Membuat jadwal bimbingan dan membuat kontrak belajar dengan mahasiswa. Tata tertib pembimbing klinik Untuk membantu kelancaran proses pembimbingan klinik. MD. Tata tertib kehadiran mahasiswa praktek laboratorium klinik a.F. Melakukan observasi dan monitor pelaksanaan terapi aktivitas kelompok 5. gelang). Melakukan interaksi dengan pasien 6. Mahasiswa diperkenankan ijin untuk ISHOMA secara bergantian selama 30 menit 2. perhiasan (cincin. wajib disertai surat keterangan dari dokter atau tidak dapat mengikuti praktek karena keperluan lain harus seijin koordinator dan mengganti di hari lain yang akan ditentukan oleh koordinator e. Kehadiran praktek laboratorium klinik keperawatan jiwa 100% b. 1. Apabila mahasiswa ijin praktek wajib mengajukan permohonan ijin kepada koordinator 1 hari sebelumnya kemudian menyerahkan surat ijin kepada kepala ruang atau pembimbing klinik f. Apabila mahasiswa ijin sakit. Mahasiswa wajib hadir di tempat praktek sesuai jadwal c. Kelolaan pasien : 1 pasien. TATA TERTIB Berikut ini merupakan tata tertib laboratorium klinik yang harus dipatuhi baik oleh mahasiswa maupun pembimbing klinik. kalung. Mahasiswa wajib mengenakan seragam praktek sesuai dengan yang telah ditentukan oleh institusi h. Bunuh Diri) 4. kuku wajib pendek i. Waham.

Saling menghargai dan bekerjasama secara baik dengan pembimbing lain g. Menyelenggarakan semua kegiatan praktek laboratorium klinik keperawatan jiwa (termasuk konferens) d. Bila terjadi pelanggaran atau kesalahan selama praktek laboratoruin jiwa terhadap tata tertib atau aturan yang ada dirumah sakit akan diberikan sanksi dari institusi menurut berat ringannya pelanggaran 4. Apabila mahasiswa tidak membawa atau membuat LP sesuai dengan ketentuan koordinator. Mahasiswa yang merusakkan alat atau menghilangkan alat yang dipakai saat praktek diwajibkan mengganti 5.b. Menjadi contoh peran perawat professional bagi mahasiswa h. dan menyerahkan laporan diakhir praktek kepada koordinator praktek keperawatan jiwa c. Apabila diketahui mahasiswa melakukan pemalsuan tanda tangan pembimbing atau memalsukan nilai akan diberi sanksi sesuai dengan ketentuan akademik 6. Bersedia menerima masukan dari tim pembimbing lain jika terdapat pelanggaran atau hal yang tidak sesuai dengan tata tertib I. Bila jumlah absen > 5 hari tanpa keterangan (berturut-turut maupun tidak). maka diwajibkan mengambil kembali LP dan mengganti jam praktek yang ditinggalkan J. Mengisi laporan bimbingan yang telah dilakukan sesuai dengan format yang dibuat koordinator. Memberitahukan langsung kepada koordinator apabila tidak dapat melakukan bimbingan kepada mahasiswa dalam waktu yang lama (sakit/cuti/libur) f. Memberikan penilaian jiwa (target ketrampilan. Bagi mahasiswa yang meninggalkan praktek tanpa ijin. sikap) pada setiap mahasiswa bimbingannya sesuai ketentuan e. SANKSI 1. maka dianggap gagal dalam mengikuti mata ajar ini dan harus mengikuti program ini kembali 3. DAFTAR MAHASISWA Terlampir . dianggap tidak hadir dan wajib mengganti 2x jumlah hari ketidakhadiran 2.

Semarang. SKep . 9 April 2011 Koordinator Praktek Lab Klinik Keperawatan Jiwa Ns. Dody Setyawan.Demikian program praktek laboratorium klinik Keperawatan Kesehatan Jiwa bagi mahasiswa program studi S1 Ilmu Keperawatan STIKES Telogorejo Semarang.

DAFTAR NAMA MAHASISWA SEMESTER IV PRAKTEK LAB KLINIK KEPERAWATAN JIWA Tanggal 25 ± 30 Juli 2011 NO NAMA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 NO NAMA .

DAFTAR NAMA MAHASISWA SEMESTER IV PRAKTEK LAB KLINIK KEPERAWATAN JIWA Tanggal 1 ± 6 Agustus 2011 NO NAMA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 NO NAMA .