Anda di halaman 1dari 14

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PVC

OLEH:
MUHAMMAD
LATTIIFUR
ROOFII

AKADEMI

KEPERAWATAN PERINTAH KABUPATEN


PONOROGO
2009

ASUHAN KEPERAWATAN

A. PENGKAJIAN
a. Identitas klien
Nama : Tn. D
Umur : 65 th
Jenis kelamin : laki-laki
Agama : islam
Status perkawinan : kawin
Alamat : siman, Po
Pendidikan : SR
Pekerjaan : swasta
Tgl. MRS : 11-06-2009
Tgl. Pengkajian : 16-06-2009
No. reg : 181292
dx. medis :PVC

penanggung jawab
nama : Ny. M
umur :40 th
jenis kelamin : perempuan
pekerjaan : swasta
agama : islam
alamat : siman, Po

b. Keluhan utama
•Saat MRS : klien mengatakan dada ampek
•Saat pengkajia : klien mengatakan tidak bisa BAB

c. Riwayat penyakit sekarang


Pada tanggal 11 juni 2009 sekitar jam 18.00 WIB pada saat dirumah kx mengeluh
dada berdebar-debar dan terasa ampek. Kemudian oleh keluarga, klien di bawa ke RSUD
Dr. harjono Ponorogo
Pada saat MRS,klien mengatakan masih merasakan ampek. Saat di bawa ke RS
klien tidak sadar. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dr kemudian klien di diagnose dg
PVC, dan menjalani perawatan yg lebih intensif di ruang ICCU slma 4hr. kemudian klien
di pindah ke ruang Mawar dan menjalani perawatan.
Pada saat pengkajian pada tanggal 16 juni 2009 jam 13.00 kx mengatakan sudah
tidak merasa ampek maupun pusing. Klien mengeluh tidak dapat BAB sekitar 5 hari.
Klien mengatakan perutnya terasa penuh. Dan klien sering sekali menanyakan tentang
penyakitnya.

d. Riwayat penyakit dahulu


Klien pernah di rawat di RS sekitar 1 bulan yang lalu dengan keluhan pusing
dengan diagnose HT. tekanan darah 190/100 mmHg.

e. Riwayat penyakit keluarga


Menurut keluarga klien di dalam keluarganya tidak ada yang menderita penyakit
seperti yang dialami klien. Namun ada anggota keluarga klien yang menderita HT yaitu ibu
klien. Dalam keluarga juga tidak ada yang menderita penyakut jantung,DM, ataupun paru-
paru serta penyakit kulit.

f. Genogram

g. Pola aktivitas sehari-hari


1. Pola Nutrisi
• Saat sehat : frekuensi makan 3x sehari,porsi 1 piring habis. dengan komposisi nasi,
sayur, tempe, kerupuk, kadang ikan atau daging.
Klien minum 6-8 gelas/hari,tidak menglami kesulitan.
• Saat sakit : frekuensi makan 3x sehari habis ¼ porsi, dengan komposisi nasi,
sayur,lauk ( tahu,tempe,telur).
Klien mengatakan tidak nafsu makan dan perut terasa penuh. Klien hanya minum 3
gelas/ hari. Klien makan dan minum disuapi keluarrga. Tidak ada kesulitan

2. Pola eliminasi
• Saat sehat : klien BAB 1x sehari dengan konsistensi feses warna kuning lembek .
Klien BAK 4-6x sehari dengan konsstensi cair, warna kuning jernih, bau khas urine
tidak mengalamikesulitan.
• Saat sakit : klien belum BAB selama 5 hari.
Klien terpasang DC urine sekitar 1200 perhari.

3. Pola istirahat tidur


• Saat sehat : klien tidur siang pukul 13.00-14.00 dan malam hari sekitar pukul 22.00-
05.00, tidak mengalami kesulitan.
• Saat sakit : klien lebih banyak tidur. Pada saat siang klien tidur sewaktu-waktu. Dan
pada malam hari klien tidur pukul 22.00-05.00, tidak mengalami kesulitan.

4. Personal hygiene
• Saat sehat : klien mandi 2x/hari menggunakan sabun, keramas 2x/minggu, ganti
baju 1x/hari atau saat merasa kotor, gosok gigi 2x/hari.
• Saat sakit : selama MRS klien hanya disibin, belum keramas,klien ganti baju
1x/hari.

5. Pola psikososial
• Pola komunikasi
Klien bicara dengan nada lemah. Menjawab semua pertanyaan dengan jelas dan
baik.
• Orang terdekat klien
Klien paling dekat dengan anaknya yaitu Ny. M selama di RS jika ada persoalan
anaknya tersebut yang menangani.
• Pola komunikasi dengan orang lain/interaksi
Menurut klien dan keluarga, klien adalah orang yang mudah bergaul. Selama di RS
klien tampak cemas sering menanyakan kondisinya baik kepada perawat, dokter
ataupun keluarganya.

h. Pemeriksaan fisik
1. Keadaan umum
Kesadaran composmetis, keadaan umum lemah,bedrest, terpasang O2
2l/menit,terpasang infuse PZ 12 tpm di tangan kiri, terpasang DC.

2. TTV
• TD =120/70 mmHg
• Suhu=36 5 c
• Nadi=92 x/menit
• RR=22x/mnt

3. Kepala dan leher


• Kepala
Simetris, tidak ada luka, tidak ada benjolan abnormal, penyebaran rambut merata
dengan warna hitam bercampur uban.
• Muka
Simetris,tidak ada lesi, tidak ada jaringan parut, ekspresi wajah tegang.
• Telinga
Simetris, tidak ada lesi, tidak ada serumen, pendengaran menurun.
• Hidung
Simetris, septumnasi tepat ditengah, tidak ada lesi, tidak ada cairan / secret,
penciuman baik.
• Mata
Simetris, tidak ada peradangan, reflek pupil isokor, konjungtiva kemerahan,sclera
putih.
• Mulut dan faring
Mukosa kering, terdapat bau mulut, tidak ada peradangan pada gusi, tidak ada gigi
caries.
• Leher
Simetris, tidak ada pembesaran tiroyd, tidak ada jaringan parut.
4. Thorak/dada
• Simetris, RR= 22x/mnt
• Paru-paru
Inspeksi :pernafasan normal
Palpasi: vocal vremitus ka/ki sama
Perkusi : resonan
Auskultasi : vesikuler
5. Jantung
Inspeksi : ictus cordis tampak pada ICS 5 mid clavicula kiri
Palpasi : ictus cordis teraba pada ICS 5 mid clavicula kiri
Perkusi : pekak
Auskultasi : BJ I dab BJ II terdengar lemah
6. Abdomen
Inspeksi : tidak terdapat acites, tidak terdapat distensi abdomen, tidak ada lesi dan
jaringan parut.
Auskultasi :bising usus 6x/mnt
Perkusi : tympani
Palpasi : tidak terdapat nyeri yekan
7. Integument dan kuku
Warna kulit sawo matang, tekstur lembek, turgor kulit buruk, kuku pendek, tidak
terdapat lesi, CRT normal.
8. Ekstremitas
Kekuatan otot 55 odema - -
5 5 - -
Tubuh lemah, akral dingin
9. Genetalia
Tidak ada lesi, terpasang DC +/- 1200 cc/hari
i. Pemeriksaan penunjang
• Laboratoriu tanggal 11-06-2009
GDA 105 mg/dl
WBC 9,7
Lymph # 1,4
Mid# 1,O
Gran# 7,3
Lymph% 14,7
Mid% 10,0
Gran% 75,3
HGB 12,19
RBC 3,53
HCT 31,8
MCV 90,3
MCH 34,2
MCHC 38,0
PLT 379
MPV 5,8
PDW 15,O
PCT 0,219

• Laboratorim tanggal 11-06-2009


SGOT 15 U
SGPT 20 U
Cholesterol 162 mg/dl
Trygliserida 87 mg/dl
Ureum 47,84 mg/dl
Creatinine 2,78
Uric acid 6,64 mg/dl
• Laboratorium tanggal 11-06-2009
Calcium 8,11 mg/dl
Natrium 110,8 mmol/l
Kalium 1,38
Clorida 66
Mangan 1,86
j. Penatalaksanaan terapy
Infuse Pz 12 tpm
O2 2lpm
Lisinopril 1x5 mg
ISDN 3X 5 mg
ASA 1x100 mg

ANALISA DATA

Nama : Tn. D no. reg : 181292


Umur : 65 th ruang : Mawar

No Data Masalah Etiologi


1 Ds : Gangguan Kurangnya intake
- Klien mengatakan tidak bisa BAB eliminasi alfi makanan dari
- Klien mengatakan sudah 5 hari tidak BAB (konstipasi ) kebutuhan tubuh
- Klien mengeluh perut terasa penuh
Do :
- k/u lemah
- makan hanya habis ¼ porsi
- klien bedrest
- bising usus 6x/mnt

2. Ds : Intoleransi Kelemahan umum


- klien mengatakan badannya lemas aktivitas
Do :
- k/u lemah
- klien bedrest
- semua aktivitas dibantu oleh keluarga

3. Ds : Ansietas Kurangnya

- klien mengatakan cemas dengan kondisinya saat ini informasi tentang

Do : penyakit

- k/u lemah
- klien tampak cemas
- TTV:
TD = 120/70 mmHg
N =92 x/mnt
RR =22x/mnt
Suhu = 36 5 c
- Klien sering menanyakan tentang kondisinya

4. Ds : Resti kurangnya

- Klien mengatakan tidak nafsu makan nutrisi dari Kurangnya intake


- Klien mengatakan perutnya penuh kebutuhan tubuh makanan dari
Do : kebutuhan tubuh
- k/u lemah
- klien hanya makan ¼ dari porsi RS
- TTV:
TD=120/70 mmHg
N=92 x/mnt
RR=22 x/mnt
S=36 5 c

DIAGNOSA KEPERAWATAN

Nama : Tn. D no. reg :181292


Umur : 65 th ruang : Mawar

No Tgl muncul Diagnose keperawatan Tgl teratasi


1. 16 - 6 – 2009 Gangguan eliminasi alfi (konstipasi ) b/d
intoleransi aktivitas dampak sekunder dari
kelemahan umum
2. 16 - 6 – 2009 Intoleransi aktivitas b/d kelemahan umum

3. 16 - 6 – 2009 Ansietas b/d kurangnya informasi tentang


penyakit
4. 16 - 6 – 2009 Resti kurangnya nitrisi dari kebutuhan tubuh
b/d kurangnya intake makanan dari kebutuhan
tubuh

INTERVENSI

Nama : Tn. D no. reg : 181292


Umur : 65 th ruang : Mawar

no tujuan K-H intervensi rasional


1. Setelah Klien 1. Bantu klien dalam mobilisasi R/ mobilitas
dilakukan mengatakan sesuai dg batas kemampuan meningkatkan gerak
tindakan sudah BAB, klien peristaltic usus.
keperawatan abdomen 2. Berikan latihan aktif pasif
1x24 jm, rileks tidak pada klien R/ meningkatkan
kebutuhan tegang 3. Ukur TTV setelah latihan kemampuan ambulasi
eliminasi klien
alfi klien 4. Kolab. Dengan tim Gizi dlm Mengetahui keadaan
terpenuhi memberikan diit tinggi serat umum setelah dilakukan
5. Ajarkan agar px tidak latihan
mengejan/ memaksa BAB R/ mencegah konstipasi

3. Setelah Px 1. Dengarkan dengan seksama R/ untuk mempercepat


dilakukan mengatakan apa yg dikeluhkan oleh px penyembuhan
tindakan mengerti 2. Berikan penjelasan tentang
keperawatan tentang prosedur dan tujuan tindakan R/ mengetahui apa yg
selama 1x24 keadaan 3. Ajarkan teknik relaksasi dicemaskan px
jm cemas penyakitnya, 4. Observasi TTV R/ meningkatkan
klien px pengetahuan
berkurang mengatakan 5. Ajarkan mobilisasi R/ mengurangi
sampai tidak cemas, mika/miki kecemasan
hilang ekspresi R/ untuk mengetahui
wajah rileks tingkat kecemasan klien
R/ meningkatkan gerak
peristaltic usus

IMPLEMENTASI

Nama : Tn. D no. reg : 181292


Umur : 65 th ruang : Mawar

No Tgl & jam tindakan TT


1. 16 Membantu klien latihan mobilisasi mika/miki
Memberikan latihan aktif dan pasif
3. Memberikan penyuluhan kepada px agar tidak
mengejan pada saat BAB

3. 1. Mendengarkan keluhan px
2. Memberikan penjelasan tentang prosedur dan
tindakan yang telah dilakukan
3. Mengobservasi TTV

EVALUASI

Nama : Tn. D no. reg : 181292


Umur : 65 th ruang : Mawar

No. dx Tgl. 17 juni 2009 Tgl. 18 juni 2009 Tgl. 19 juni 2009
I S: S: S:
- Klien mengatakan tidak - klien mengatakan bisa - klien mengatakan
dapat BAB BAB tapi sedikit bisa BAB tapi
- Klien mengeluh perutnya - klien mengatakan perut sedikit
terasa penuh masih terasa penuh - klien mengatakan
O O perutnya masih
- k/u lemah - k/u lemah terasa sebah
- makan habis ¼ porsi - makan habis ¼ porsi O
- klien bedrest - klien dapat duduk dan - k/u sedang
- bisding usus 6x/mnt mika-miki - makan habis ¼ porsi
A - bising usus 8x/mnt - porsi makan
- masalah belum teratasi A ditambah papaya
P - masalah teratasi dan jus apel
- lanjut intervensi sebagian - klien dapat duduk
P dan mika-miki
- lanjutkan intervensi - bising usus 8x/mnt
A
- masalah teratasi
sebagian
P
- lanjutkan intervensi