Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KUNJUNGAN DALAM RANGKA STUDY VISIT KKKS BIMA UPTD

KECAMATAN LIMPUNG KAB.BATANG KE SD NEGERI 04 KRANDEGAN


KECAMATAN BANJARNEGARA
KABUPATEN BANJARNEGARA

Peserta: 56 orang

Pelaksanaan : tgl, 26 Januari 2011

Tujuan : SDN KRANDEGAN 01, 04 dan SDN 01 SUKONANDI BANJARNEGARA

PROFIL SDN KRANDEGAN 04.

KKKS "BIMA"tiba di SDN 04 Krandegan pukul 06.45 WIB

Kepala sekolah bernama Sri Astuti ,S.Pd.M.M

Jumlah siswa keseluruhan 535 anak,Jumlah guru 25 orang dibantu 2 penjaga.

SDN 04 Krandegan terletak dijantung kota Banjarnegara,tempat yang strategis


dijangkau oleh kecamatan disekitarnya sehingga siswanya berasal dari berbagai
Kecamatan.

Penatan lingkungan cukup bagus , terjaga kebersihanya terutama makanan


sehat yang dikelola oleh sekolah bagi siswa SD BILINGUAL.

Keadaan siswa saat pra pembelajaran / pra KBM

Penataan lingkungan cukup bagus , terjaga kebersihanya,begitu juga makanan


sehat yang dikelola oleh sekolah bagi siswa SD BILINGUAL,meskipun sederhana
tapi tarjaga kecukupan gizinya.

Keadaan siswa saat pra pembelajaran / pra KBM melaksanakan beberapa


kegiatan yang masing-masing kelas tidak sama al:

Kelas 1 Bilinggual hafalan Alquran surat-surat pendek dan diartikan


bahasa inggris.

Kelas 1 Reguler hafalan doa sehari-hari

Kelas 2 Bilingual membaca juz Amma dan diartikan dalam bhs inggris

Kelas 2 Reguler membaca Iqrok

Kelas 3,4,5 ,6 Reguler menyanyikan lagu-lagu perjuangan ketika berbaris


di depan kelas saat akan memasuki ruang kelas, kemudian masuk kelas
berdoa setelah selesai berdoa kemudian membaca Al quran.

Profil Sumberdaya Pendidik

Kepala sekolah SDN 04 Krandegan sekaligus sebagai manajer SD


BILINGUAL

Sebagai kepala sekolah sekaligus manajer ibu Sri Astuti memiliki kiat
Kekeluargaan, saiyek saekapraya,ringan sama dijinjing berat sama
dipikul,tidak ada rahasia dibelakang Kepala Sekolah tidak ada hal yang
disembunyikan,Transparan akuntabel.

Semua guru berpendidikan SI,meskipun masih ada beberapa guru yang


masih menyelesaikan

Study SI yang tinggal wisuda.

Para guru sangat mementingkan kebersamaan meskipun antara SDN 04


Krandegan yang reguler dengan yang Bilingual kesejahteraannya
berbeda,mereka tidak mempermasalahkan karena tanggungjawabnya juga
berbeda.

Dari perekrutan guru saja sudah melalui seleksi yang ketat,disamping IP


harus diatas 3,5 juga lulusan perguruan tinggi yang bagus.

Kurikulum yang Reguler lain dengan yang bilingual karena acuan Bilingual
menggunakan Kurikulum perpaduan KTSP yang termodivikasi dengan
Kurikulum dari Negara Singapura.

Penggunaan bahasa pengantar menggunakan bahasa inggris,bagi SD


Bilingual sedang yang reguler seperti SD yang lain menggunakan bahasa
Indonesia dan dialek Banjarnegara.

Kami sangat terkesan pemberdayaan PSM yang begitu peduli dengan


pendidikan putra-putrinya, sehingga rela membayar cukup tinggi bila
diukur dari kemampuan masyarakat biasa.Satu wali murid setiap bulan
membayar Rp.350.000 – 750.000.

Bos SD yang masuk bilingual disumbangkan pada SD yang reguler,karena


yang Bilingual sudah mampu membiayai semua kebutuhannya,baik
pelaksanaan KBM,makan dan snek bagi guru dan murid bahkan penggajian
gurupun menggunakan sistim penggajian siapa yang lebih aktip dan
berprestasi akan mendapatkan tambahan insentif selain gaji pokok yang
sudah lumayan besar diukur dari guru Non PNS bersertifikasi.

Tidak semua SD bias melaksanakan pembelajaran bilingual banyak sekali


kendala yang harus dihadapi.
LIMPUNG 15 PEBRUARI 2011

MARINI,S.Pd

NIP.196405231991032006