Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


Penulisan makalah ini dilatar belakangi oleh perlunya kita memahami
ilmu tentang Muhkam dan Mutasyabih yang termasuk dalam mata kuliah
Ulumul Qur`an.Dalam rangka mempelajari ilmu Muhkam dan Mutasyabih ini
di perlukan upaya yang tidak mudah,para guru besar serta ulama terkenal
telah banyak memberikan waktu dan pikirannya untuk mendalami wahyu
yang diturunkanoleh Allah SWT kepada Nabi Muhamad SAW tersebut
Selain itu, juga dilatar belakangi oleh ketertarikan penulis terhadap
materi Muhkam dan Mutasyabih yang memang merupakan materi
perkuliahan, karena sebagai umat muslim hsrus mendalami tentang Al-
Qur`an mengetahui sekaligus mengerti tentang Muhkam dan Mutasyabih.

B. Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini bertujuan untuk :
1. Memperoleh nilai tugas pada mata kuliah Ulumul Qur`an tentang Muhkam
dan Mutasyabih.
2. Menyelesaikan materi Perkuliahan tentang Muhkam dan Mutasyabih.
3. Membahas guna memahami lebih dalam tentang Muhkam dan
Mutasyabih.

C. Rumusan Masalah
1. Apa Muhkam dan Mutasyabih?
2. Ayat yang memunculkan wacana al-muhkam dan al-mutasyabih?
3. Pendapat ulama tentang Muhkam dan Mutasyabih?
Negara adalah organisasi tertinggi di antara suatu kelompok
masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup di dalam daerah
tertentu dan mempunyai pemerintahan yang berdaulat.

Pengertian Negara Menurut Para Ahli

1
1. Prof. Sumantri
Suatu organisasi kekuasaan.

2. Roger H. Soltau
Alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengendalikan persoalan-
persoalan bersama atas nama masyarakat.

3. Max Weber
Suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam pengunaan kekerasan
fisik secara sah dalam suatu wilayah.

4. Robert M. Mac Iver


Perkumpulan (asosiai) yang menyelenggarakan penertiban dalam sutau
masyarakat wilayah tertentu dengan berdasarkan sistem hukum, dan untuk
maksud tersebut negara diberikan kekuasaan memaksa.

A. Pengertian Warga Negara dan Penduduk


1. Warga Negara
Warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia Asli dan orang-
orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga
negara.

2. Penduduk
Penduduk (Pasal 26 ayat 1), yaitu warga negara Indonesia dan orang
asing yang bertempat tinggal di Indonesia.

B. Hak dan Kewajiban Warga Negara


1. Pengertian Hak dan Kewajiban
a. Hak
Hak adalah hal-hal yang seharusnya kita terima.

2
Menurut Prof. Dr. Notonagoro:
Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang
semestinya diterima oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain
manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa
olehnya.

b. Kewajiban
Kewajiban adalah suatu tindakan yang harus dilaksanakan.

Menurut Prof. Dr. Notonagoro


Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya
dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh
pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa
oleh yang berkepentingan.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan.

Jadi, setelah melaksanakan kewajiban barulah boleh kita menuntut


hak yang dimiliki atau yang seharusnya kita terima.

Hak dan kewajiban yang kita miliki menurut sifatnya dapat


dibedakan menjadi dua, yaitu :
a. Hak dan kewajiban sebagai individu
b. Hak dan kewajiban sebagai anggota kelompok
2. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia
a. Hak Warga Negara Indonesia
Hak asasi atau hak yang paling mendasar yang dimiliki manusia :
- Hak memilih agama atau keyakinan
- Hak untuk hidup layak
- Hak untuk menentukan nasib

Hak-hak yang dimiliki warga negara sesuai yang tercantum dalam


UUD 1945 :

3
- Hak mengeluarkan pendapat
- Hak memperoleh pendidikan
- Hak mendapatkan pekerjaan yang layak
- Hak mendapatkan perlindungan

b. Kewajiban Warga Negara Indonesia


Dalam pasal 30 ayat 1 UUD 1945 dinyatakan bahwa “Tiap-tiap
warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan
dan keamanan negara.”

Selain itu, warga negara juga memiliki kewajiban, antara lain :


- Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan Indonesia.
- Mengusahakan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
- Mematuhi autran untuk berkumpul, berserikat, dan tata cara
mengeluarkan pendapat.
- Melaksanakan ibadah sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
- Ikut menyukseskan pelaksanaan dan pengajaran.

c. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Menurut Pancasila


dan UUD 1945
Pancasila sebagai dasar negara digunakan sebagai dasar untuk
mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan. Pancasila mengandung
nilai-nilai luhur pilihan bangsa yang tercantum dan disepakati dalam
UUD 1945.

Hak dan Kewajiban Warga Negara di dalam UUD 1945


Hak Kewajiban
Menurut Pasal 27 • Menjunjung tinggi hukum
• Hak memperoleh dan pemerintahan Indonesia.
kedudukan yang sama • Mengusahakan pekerjaan dan
dalam hukum dan penghidupan yang layak.
pemerintahan. • Mematuhi aturan untuk

4
• Hak memperoleh pekerjaan berkumpul berserikat dan tata
dan penghidupan yang mengeluarkan pendapat.
layak. • Melaksanakan ibadah sesuai
Menurut Pasal 28 dengan ajaran agama yang
• Setiap warga negara berhak dianutnya.
berkumpul, berserikat dan • Ikut serta dalam pembelaan
mengeluarkan pendapat. negara.
Menurut Pasal 29 • Ikut menyukseskan
• Memeluk dan memilih pelaksanaan pendidikan dan
salah satu agama yang pengajaran.
disahkan oleh negara dan
mendapat jaminan untuk
beribadah.
Menurut Pasal 30
• Mempunyai hak dalam ikut
serta membela negara.
Menurut Pasal 31
• Tiap warga negara berhak
mendapat pendidikan.

d. Keseimbangan Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia


dengan Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Pemerintah.
Hak dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap warga negara harus
dilaksanakan dan dipelihara dengan baik agar selaras, serasi dan
seimbang, untuk menciptakan hal tersebut warga negara tidak dapat
menentukan sendiri, tetapi harus ada kerja sama dengan pemerintah.
Hal itu dikarenakan pemerintahlah yang mengatur hak dan kewajiban
warga negara.

Adapun kewenangan pemerintah, antara lain :


• Melindungi segenap bangsa Indonesia

5
• Mencerdaskan kehidupan bangsa
• Ikut melaksanakan ketertiban dunia
• Mempertahankan, kemerdekaan dan kedaulatan negara
• Memelihara keamanan, ketertiban, dan ketenteraman kehidupan
bangsa.
• Menghormati dan melindungi hak-hak asasi warga negara.
• Menegakkan hukum dan keadilan
• Melaksanakan program pembangunan.

3. Akibat Jika Warga Negara Tidak Melaksanakan Kewajiban


a. Mengganggu ketenteraman lingkungan sekitarnya
b. Terjadinya pelanggaran terhadap hak orang lain
c. Terjadinya pelanggaran hukum.

4. Akibat Warga Negara yang Tidak Memperoleh Haknya


a. Kepercayaan kepada pemerintah berkurang
b. Meningkatnya tindak kekerasan dan kejahatan
c. Kecemburuan sosial semakin tinggi
d. Maraknya aksi demonstrasi dan unjuk rasa.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Negara adalah organisasi tertinggi di antara suatu kelompok masyarakat
yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup di dalam daerah tertentu
dan mempunyai pemerintahan yang berdaulat.
2. Warga negara adalah Orang-orang bangsa Indonesia Asli dan orang-orang
bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
3. Penduduk (Pasal 26 ayat 1), yaitu wrga negara Indonesia dan orang asing
yang bertempat tinggal di Indonesia.

6
4. Hak adalah hal-hal yang seharusnya kita terima.
5. Kewajiban adalah suatu tindakan yang harus dilaksanakan.
6. Hak dan kewajiban yang kita miliki menurut sifatnya dapat dibedakan
menjadi dua, yaitu :
a. Hak dan kewajinan sebagai individu
c. Hak dan kewajiban sebagai anggota kelompok
7. Hak warga negara indonesia
a. Hak memilih agama ata keyakinan
b. Hak untuk hidup layak
c. Hak untuk menentukan nasib
8. Hak-hak yang dimiliki warga negara sesuai yang tercantum dalam UUD
1945 :
a. Hak mengeluarkan pendapat
b. Hak memperoleh pendidikan
c. Hak mendapatkan pekerjaan yang layak
d. Hak mendapatkan perlindngan
9. Dalam pasal 30 ayat 1 UUD 1945 dinyatakan bahwa “Tiap-tiap warga
negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan
keamanan negara.”

10. Adapun kewenangan pemerintah, antara lain :


a. Melindungi segenap bangsa Indonesia
b. Mencerdaskan kehidupan bangsa
c. Ikut melaksanakan ketertiban dunia
d. Mempertahankan, kemerdekaan dan kedaulatan negara
e. Memelihara keamanan, ketertiban, dan ketenteraman kehidupan
bangsa.
f. Menghormati dan melindungi hak-hak asasi warga negara.
g. Menegakkan hukum dan keadilan
h. Melaksanakan program pembangunan.
11. Akibat jika warga negara yang tidak melaksanakan kewajiban

7
a. Mengganggu ketenteraman lingkungan sekitarnya
b. Terjadinya pelanggaran terhadap hak orang lain
c. Terjadinya pelanggaran hukum.
12. Akibat warga negara yang tidak memperoleh haknya
a. Kepercayaan kepada pemerintah berkurang
b. Meningkatnya tindak kekerasan dan kejahatan
c. Kecemburuan sosial semakin tinggi
d. Maraknya aksi demonstrasi dan unjuk rasa.

B. Saran
Kepada pembaca agar dapat memahami hak dan kewajiban kita sebagai
warga negara dalam kehidupan sehari-hari supaya kita mendapatkan
manfaatnya, tentunya terutama bagi kami para pemakalah dan kita semua.
Selanjutnya, penulis mohon kritik dan saran yang membangun dari pembaca
demi kebaikan dan kemajuan makalah di masa yang akan datang.

DAFTAR PUSTAKA

Adnan Warsito. 2004. Pengetahuan Sosial Menuju Indonesia Baru. Tiga


Serangkai: Solo.

Dahlan Saronji, H. Asy’ari, Tim Abdi Guru. 2005. Kewarganegaraan Untuk


SMP Kelas VIII. Erlangga: Jakarta.

http://google.com