Anda di halaman 1dari 1

situs REPUBLIKA ● AHAD, 20 MARET 2011 B3

KHAIBAR
ALISINA.COM

Saksi Kemenangan
Kaum Muslim
PENAKLUKAN KHAIBAR gian sekitar 850 meter dari permukaan laut. “Khaibar
adalah daerah paling subur di Semenanjung Arab
LANGSUNG DIPIMPIN setelah perkampungan Bani Sulaim,” papar Hamad al-
WIKIMEDIA
Jasir dalam Fi Syimal Gharbi al-Jazirah. Mata air di
RASULULLAH SAW. wilayah Khaibar begitu melimpah ruah dan dikenal
sebagai penghasil kurma terbanyak.
“Daerah itu juga dikenal sebagai Hijaz karena
kesuburan tanahnya dan bentengnya yang kukuh,”
papar Dr Akram. Selain penghasil kurma, Khaibar pun
dikenal sebagai penghasil biji-bijian dan buah-
buahan. Di wilayah itu, menurut Dr Akram, juga ter-
dapat sebuah pasar yang terkenal bernama an-Nithah
yang dijaga ketat oleh kabilah Ghathafan.
Lantaran letaknya yang strategis secara ekonomi,
wilayah itu dihuni oleh berbagai kalangan
masyarakat, terutama kalangan pedagang dan
pengrajin, hingga menambah ramai dan luasnya
jaringan transaksi perdagangan. “Sebelum menjadi
wilayah Islam, penduduk Khaibar berasal dari berba-
gai etnis, seperti Arab dan Yahudi,” tutur Dr Akram.

Perang Khaibar
Sikap permusuhan Yahudi Khaibar terhadap kaum
Muslim mulai terjadi ketika para pembesar Bani
Nadhir singgah di wilayah itu. Para tokoh Bani Nadhir
yang mengobarkan permusuhan terhadap Islam itu
antara lain Salam bin Abul Haqiq, Kinanah bin ar- Foto Satelit Khailbar dari luar angkasa
Rabi, dan Huyay bin Akhthab. “Mereka disambut pen-
duduk Khaibar,” ujar Dr Akram. GALLERY.FLATSTANLEY.COM
Penduduk Khaibar memiliki andil yang begitu be-
sar dalam mendorong kaum kafir Quraisy serta kabi-
lah-kabilah Arab untuk memusuhi dan memerangi
kaum Muslim. Mereka, kata Dr Akram, menyum-
bangkan sebagian hartanya untuk memerangi umat
Islam di Madinah. Bahkan, mereka berhasil membu-
juk Bani Quraidzah untuk mengkhianati perjanjian
Oleh Heri Ruslan dan bersatu dengan musuh dalam Perang Ahzab.
Dalam pertempuran Ahzab, umat Islam meraih
kemenangan. Setelah pertempuran itu, Rasulullah SAW
uharram tahun ketujuh Hijriyah, memandang sikap kaum Yahudi di Khaibar telah men-

M
sebuah peristiwa penting dalam jadi ancaman serius. Hal yang pertama dilakukan Ra-
sejarah peradaban Islam terjadi di sulullah SAW adalah mengirimkan utusan untuk me-
Khaibar. Pasukan kaum Muslim nyampaikan surat kepada penduduk Yahudi di Khaibar.
bertempur melawan kaum Yahudi Menurut Ibnu Ishaq, dalam suratnya itu
Khaibar yang terus memusuhi dan Rasulullah SAW mengajak Yahudi Khaibar untuk
memerangi Islam. Dalam pertempuran itu, kaum masuk Islam. Nabi
Muslim meraih kemenangan. MUHAMMAD
.ATMONAD.
COM
Muhammad SAW juga
Khaibar adalah benteng mengingatkan mereka
pertahanan kaum Yahudi bahwa dalam kitab-kitab
yang merupakan wilayah Yahudi juga tercantum
pertanian dengan delapan tentang adanya nabi
atau lima benteng yang me- yang diutus di akhir
lindungi. Menurut Dr Syauqi zaman. Namun, ajakan
Abu Khalil dalam Athlas al- dakwah Nabi SAW itu
Hadith al-Nabawi, benteng- ditolak dan diabaikan.
benteng Khaibar terletak di Bahkan, mereka pun Upaya untuk menyingkirkan para provokator dan atau Rabiul Awal tahun ke-7 Hijriyah. Az-zuhri dan
utara Madinah al-Munawarah tak mau meminta maaf dalang intelektual di balik sikap permusuhan Yahudi Imam Malik meyakini perang itu terjadi pada
arah Syam (170 km). atas kesalahannya Khaibar tak membuat ancaman terhadap kaum Muharram tahun ke-6 Hijiriyah.
“Di antara benteng-ben- dalam Perang Ahzab. Muslim mereda. Untuk itulah, pasukan kaum Muslim Penaklukan Khaibar langsung dipimpin Rasulullah
tengnya antara lain Na’im, al- Yahudi Khaibar benar-benar telah memilih yang berbasis di Madinah bertekad untuk SAW. Pasukan kaum Muslim, menurut Dr Akram,
Qamush, asy-Syiq, an-Nathah, as-Sulalim, al-Wathin, jalan permusuhan dan peperangan. Ancaman itu pun menaklukkan wilayah Khaibar. bergerak sambil mengagungkan Allah SWT. Mereka
dan al-Kutaibah,” ujar Dr Syauqi. Menurut Dr Akram mendapat perhatian serius dari Rasulullah SAW. bertakbir dan bertahlil dengan suara keras. Lalu,
Dhiya al-Umuri dalam Shahih Sirah Nabawiyah, Rasulullah SAW memerintahkan penumpasan ter- ●●● Rasulullah SAW memerintahkan agar para sahabat
Khaibar adalah lahan pertanian yang terletak di hadap para tokoh Yahudi di Khaibar yang menggelo- Ada tiga versi tentang tahun terjadinya pertem- merendahkan suara mereka.
sebelah selatan Kota Madinah. Jaraknya sekitar 65 rakan permusuhan dan peperangan terhadap umat puran Khaibar. Ibnu Ishaq berpendapat, Perang Nabi SAW bersabda, “Kalian berdoa kepada Zat
kilometer dari pusat kota. Islam. Abdullah bin al-Atiq—seorang sahabat— Khibar terjadi pada tahun ke-7 Hijiriyah. Sedangkan, Yang Maha Mendengar, Mahadekat, serta selalu
Khaibar adalah daerah yang subur dengan keting- berhasil membunuh Salam bin Abdul Haqiq. al-Waqidi menyebutkan perang itu terjadi pada Safar bersama kalian.” Menurut Dr Akram, fenomena itu
menunjukkan betapa para sahabat memiliki se-
mangat juang yang begitu tinggi. Keberanian mereka
diperkukuh dengan nilai-nilai keimanan. Mereka

Muslimah Pemberani di Perang Khaibar berjuang untuk mendapatkan rida dari Sang Khalik.
●●●

Oleh Heri Ruslan Penaklukan Khaibar dimulai dengan menguasai


setelah berakhirnya Perang Khaibar Rasulullah SAW pun menjawab, mereka yang terluka.
sebagai tanda kekaguman atas pengor- “Berangkatlah atas berkah Allah SWT.” Muslimah pemberani lainnya adalah
wilayah An-Nathah. Dua benteng di an-Nathah, yakni
emenangan kaum Muslim banan dan keberanian sang mujahidah. Saat itu, usia Umayyah masih belia. Rufaidah al-Anshariyah, seorang perin- an-Naim dan as-Shaib, jatuh ke tangan tentara kaum

K dalam Perang Khaibar tak


lepas dari dukungan dari para
Muslimah pemberani. Mereka
mendukung perjuangan pasukan kaum
Muslim dari belakang. Para Muslimah
Pada tahun ke-7 Hijriyah atau 629 M,
pasukan Rasulullah SAW bertempur
melawan orang-orang Yahudi yang ting-
gal di Oasis Khaibar. Perang itu terjadi
tak lama setelah Perjanjian Hudaibiyah.
“Berangkatlah kami bersama beliau.
Saat itu, saya masih seorang gadis
kecil,” ungkap Umayyah. Di perjalanan,
Rasulullah membonceng Umayyah di
atas kudanya.
tis dunia keperawatan Islam. Ketika
umat Muslim harus turun ke medan
perang untuk membela agama Allah,
seperti Perang Badar, Uhud, Khandaq,
dan Khaibar, dengan penuh keberanian
Muslim. Setelah itu, pasukan kaum Muslim bergerak
ke wilayah as-Syaq dan diikuti oleh jatuhnya benteng
Ubay dan an-Nazzar.
“An-Nathah dan asy-Syaq berada di timur laut
wilayah Khaibar,” tutur Dr Akram. Hingga akhirnya,
pemberani yang berjasa dalam Mendengar pasukan Muslim akan Selain Umayyah, Muslimah lainnya Rufaidah turun ke medan pertempuran. pasukan tentara Rasulullah SAW sampai di Khaibar
penaklukan Khaibar itu antara lain berangkat ke medan perang, Umayyah yang turun ke medan Perang Khaibar Ia berada di garis belakang untuk sebelum terbit fajar. Awalnya, bendera kaum Muslim
Umayyah binti Qais al-Ghiffariah. bersama beberapa wanita dari Bani adalah Ummu Aiman. Ia seorang perem- membantu tentara Islam yang terluka dibawa Abu Bakar as-Sidik. Dua hari pertama, tentara
Keberanian Umayyah binti Qais al- Ghiffar lalu menghadap Rasulullah SAW. puan yang berhasil menggabungkan akibat perang. Rufaidah pun mendirikan kaum Muslim belum mampu menembus dan
Ghiffariah untuk membela agama Allah “Wahai Rasulullah, kami ingin keluar dua jihad sekaligus, yakni jihad di rumah sakit lapangan sehingga menaklukkan Khaibar.
SWT patut diteladani. Di usianya yang bersamamu—ke Khaibar—kami ingin medan perang dan jihad dalam pen- Rasulullah SAW memerintahkan korban
Pada hari ketiga, selepas shalat Subuh, Rasulullah
masih belia, wanita pemberani itu turun mengobati mereka yang luka dan meno- didikan. Jihad di medan perang dibuk- yang terluka dirawat oleh Rufaidah.
ke medan perang untuk membantu dan
SAW memanggil Ali bin Abi Thalib. Kepada Ali, Nabi
long kaum Muslim semampu kami,” ujar tikannya dengan keikutsertaannya Selain itu, ia juga menyebarkan ilmu
merawat para sahabat yang terluka. SAW menyerahkan bendera itu. Di bawah kepemim-
Umayyah seperti dituturkan Ibnu Hisyam dalam Perang Uhud dan Perang Khaibar. yang dimilikinya. Begitulah para
Rasulullah SAW pun menyematkan dalam Para Syuhada Wanita Khaibar dan Ia bertugas menyiapkan minum bagi Muslimah membantu pasukan tentara pinan Ali, kaum Muslim meraih kemenangan dan
sebuah kalung di leher Umayyah Kisah Wanita dari Suku Ghiffar. para pejuang yang kehausan dan Muslim dalam Perang Khaibar. ■ menaklukkan Khaibar. Rasulullah SAW berwasiat
kepada Ali agar mengajak Yahudi Khaibar memeluk
agama Islam. ■