Anda di halaman 1dari 23

KOMUNIKASI DAN

PENYULUHAN PERIKANAN
Pendahuluan
I. Hakekat dan Definisi Komunikasi
• Kebutuhan manusia--motif ekonomi dan sosial
• Manusia makhluk sosial (homo socious)
• Interaksi manusia-sharing-pengungkapan
pikiran dan perasaan-dengan percakapan
• Komunikasi-proses pernyataan antar manusia
• Penyataan-pesan/messages (verbal dan non-verbal)
• Pemberi pesan:komunikator; penerima:komunikan
• Komunikasi: proses penyampaian pesan dari
komunikator kepada komunikan
• Komunikasi efektif-kesamaan makna pesan antara
komunikator dan komunikan (pengalaman dan
interest menentukan)
KOMUNIKASI:
Pernyataan antar manusia, secara
perorangan maupun kelompok yang
sifatnya umum dengan
menggunakan lambang-lambang
tertentu.
Komunikasi perikanan: komunikasi
yang berkaitan dengan kegiatan di
bidang perikanan.

Tujuan komunikasi Perikanan:


Mempengaruhi sikap dan tingkah laku
komunikan
Komunikasi yang berisi informasi tentang
perikanan sudah dianggap sebagai
KOMODITI
Konseptualisasi Komunikasi

Komunikasi sebagai tindakan satu arah


• Komunikasi sebagai proses linier, pesan
mengalir dari pengirim dan berakhir pada
penerima (source oriented communication)

Pesan
Sumber Penerima
Saluran
Komunikasi sebagai interaksi
• Komunikasi sebagai suatu proses sebab-akibat,
atau aksi-reaksi yang arahnya bergantian
• Ada interkasi antara komunikator dan
komunikan dengan adanya (umpan balik/feed-
back)--menentukan efektivitas komunikasi

Pesan

Sumber saluran Penerima

Umpan balik
Komunikasi sebagai transaksi
• Komunikasi dipandang sebagai proses
pembentukan makna oleh dua orang atau lebih
• Komunikasi bersifat dinamis, terjadi penafsiran
perilaku antara pihak yang terlibat komunikasi
dengan bahasa verbal dan non verbal.
• Misalnya ketika seseorang sedang mendengarkan
pesan, pada saat yang sama dapat mengirimkan
pesan secara verbal/non-verbal (menyela,
mendehem, mengangguk, mengangkat bahu, dll)
Decoding-encoding
Sumber dan Saluran Sumber dan
Penerima 1 Penerima 2
Decoding-encoding
Konteks-Konteks Komunikasi
• Komunikasi akan berlangsung dalam konteks
tertentu. Konteks-”semua faktor di luar orang-
orang yang berkomunikasi”.
• 4 aspek dalam konteks komunikasi: (1) fisik, (2)
psikologis, (3) sosial dan (4) waktu.
• Indikator umum dalam klasifikasi konteks
komunikasi--”jumlah peserta yang terlibat”
• Klasifikasi kontkes kom: (1) komunikasi intra
pribadi, komunikasi antar pribadi, (3) komunikasi
kelompok, (4) komunikasi publik, (5) komunikasi
organisasi dan (6) konteks kom. lainya.
Konteks Komunikasi Berdasar Peserta
1. Komunikasi intra pribadi (intrapersonal comm):
komunikasi dengan diri sendiri-proses
memahami, berfikir, bersikap, dll
2. Komunikasi antar pribadi (interpersonal comm):
komunikasi tatap muka (peserta relatif sedikit)
3. Komunikasi kelompok: komunikasi diantara orang
yang punya tujuan sama tergabung dlm. kelompok
4. Komunikasi publik: komunikasi pembicara dengan
khalayak yang besar
5. Komunikasi organisasi: kom secara formal dan
informal dlm. organisasi-meeting, diskusi, dll
6. Komunikasi massa: kom dengn menggunakan
media massa (khalayak besar, background
beragam, cepat, serentak, dll)
KOMUNIKASI PERIKANAN

• Komunikator
• Komunikan
• Pesan
KOMUNIKATOR
• Orang atau petugas yang tugasnya
menyampaikan pesan
• Komunikasi dapat bersifat perorangan
atau kelompok
• Penyampaian pesan yang memikat
menentukan kredibilitas seorang
komunikator.
Komunikan
• Orang yang menerima pesan
• Komunikan adalah pembudidaya atau
nelayan
• Komunikan beragam tergantung dari
sistem sosial dalam masyarakat
perikanan, pesisir dan kelautan
PESAN: semua informasi yang
berkaitan dengan bidang perikanan
• Bagaimana meningkatkan produksi
• Bagaimana memelihara lahan
• Bagaimana melaksanakan kerja kelompok
• Bagaimana meningkatkan pendapatan
• Bagaimana berpartisipasi dalam
pembangunan, dll.

Komponen pesan: (1)content and (2)


symbol
Pesan yang disampaikan harus
mempunyai tujuan yang spesifik
• Meningkatkan pengetahuan dan kecakapan
pembudidaya dan nelayan agar mau dan mampu
memecahkan permasalahan yang dihadapi
• Meningkatkan produksi
• Pemberdayaan wanita
• Menggugah dan mengembangkan kesadaran
berswadaya
• Menumbuhkan dan mengembangkan jiwa
kepemimpinan, kewirausahaan, dll.
PENYULUHAN PERIKANAN
• Sistem pendidikan luar sekolah (informal) yang
diberikan kepada pembudidaya dan nelayan
serta keluarganya dengan maksud agar mereka
mampu meningkatkan kesejahteraan
keluarganya sendiri atau bila memungkinkan
mampu meningkatkan kesejahteraan
masyarakat di sekitarnya.
Komunikasi perikanan menjadi
penting dalam metode penyuluhan
perikanan.
• Penyampaian pesan dikatakan berhasil
apabila masing-masing pihak, komunikan
maupun komunikator mampu serta mau
mencari kesamaan pengertian dari pesan
atau informasi yang akan diberikan dalam
sistem sosial yang berlaku pada
masyarakat dimana mereka berada.
Komunikasi perikanan bagi
pembudidaya dan nelayan kecil

• Pembudidaya yang memiliki lahan kurang


dari 0,25 Ha
• Nelayan yang memiliki perahu tanpa
motor atau anak buah kapal (ABK)
Kredibilitas komunikator
• Titel yang dipunyai
• Pangkat atau jenjang kepegawaian
• Status sosial
• Penampilan dalam melakukan komunikasi
Tugas Individual
• Secara individual mahasiswa ditugaskan
untuk mengakses artikel tentang
“Developing Effective Communications”
yang ditulis oleh Dick Lee (Univ. of
Missouri-Columbia) pada website sbb:
http://muextension.missouri.edu/explore/
comm/cm0109.html
• Tugas: buatlah resume singkat dlm.
Bahasa Indonesia serta komentar
(misalnya kelebihan, kelemahan, dll)--
2-3 halaman.
• Tujuan komunikasi perikanan:
Mempengaruhi sikap dan tingkah laku
komunikan.
• Perkembangan metode komunikasi model
linier (bersifat statis; komunikator dapat
menyampaikan pesan kepada komunikan)
menjadi two-way traffic. Komunikasi
diartikan sebagai pertukaran suatu
informasi, yang bertujuan untuk
mendapatkan kesamaan makna antara
komunikan dan komunikator.
Sifat hubungan individu dengan
masyarakat
• Kekerabatan keluarga (anak, orang tua,
keponakan, dll)
• Lokasi tempat tinggal (RT, Rw)
• Kepentingan bersama
• Pengaruh kepentingan diluar usaha
perikanan.
Klasifikasi hubungan
• Hubungan yang bersifat kosentrik (hub
RTP satu sama lain terlepas dan berdiri
sendiri, masing-masing memiliki
kepentingan yang berbeda)
• Tidak kosentrik (divergent)
RTP satu sama lain saling mempengaruhi
dan berkaitan.