Anda di halaman 1dari 23

PROSES ADOPSI dan

DIFUSI INOVASI
Proses adopsi inovasi
 …..the mental process of an innovation to a
decision to adopt or to reject and to
confirmation of this decision…..
 Adanya sikap mental untuk melakukan adopsi
inovasi
 Adanya konfirmasi dari keputusan yang
diambil
Inovasi, Adopsi dan Difusi

 INNOVATION is an idea, practice or object that is


perceived as new by an individual or other unit of
adoption
 ADOPTION is a decision to make full use of an
innovation as the best course of action available
 DIFFUSION is the process by which an innovation is
communicated through certain channels over time
among the members of a social system
(GK Ray, 1998:145)
Faktor yang Mempengaruhi Kecepatan
Adopsi
1. Sifat inovasi (keuntungan relatif,
kompabilitas, kompleksitas, triabilitas,
observabilitas)
2. Jenis keputusan inovasi (kolektif, optional,
otoritas)
3. Saluran komunikasi (media massa,
interpersonal)
4. Sifat-sifat sistim sosial (modern/tradisional,
pola komunikasi)
5. Pelayanan penyuluhan
Variabel atau faktor lain yang mempengaruhi
adopsi suatu inovasi
 Kondisi fisik usahatani
 Lokasi dan lingkungan usahatani
 Ketersediaan sarana produksi
 Fasilitas pendukung lainnya (jalan, pasar,
sarana transportasi, listrik, dll)
 Hama penyakit
 Curah hujan
 Tipe tanah, fasilitas irigasi
Peran Utama Penyuluhan Pertanian dalam
Proses Adopsi suatu Innovasi

 Membantu petani menjadi sadar tentang


adanya suatu innovasi
 Membicarakan dengan petani sehingga
petani menjadi tertarik
 Membantu petani melakukan penilaian
 Memberikan dorongan dan membantu
melakukan percobaaan di lahan petani
Hal yang diperlukan dalam proses
adopsi inovasi, yaitu:
 Adanya pihak lain yang telah melaksanakan
adopsi inovasi dan berhasil dengan sukses
(sumber informasi yang relevan).
 Adanya suatu proses adopsi inovasi yang
berjalan secara sistematis, sehingga dapat
diikuti dengan mudah oleh calon adopter.
 Adanya hasil adopsi inovasi yang sukses
(memberikan keuntungan).
Sumber Inovasi

Proses Adopsi

Penerima/Pengetrap
Inovasi

Proses Difusi

Pengetrap Lain Pengetrap Lain Pengetrap Lain


Tahapan dalam proses adopsi
inovasi

 Kesadaran
 Minat
 Evaluasi
 Mencoba
 Adopsi
Tahapan-tahapan Adopsi
 Awareness/kesadaran: sasaran mulai sadar tentang
inovasi yang ditawarkan oleh penyuluh
 Interest/tumbuhnya minat: keinginan untuk mengatahui
lebih jauh sesuatu yang berkaitan dengan inovasi yang
ditawarkan
 Evaluation/evaluasi: penilaian terhadap baik/buruk
ataumanfaat inovasi yeng telah diketahui informasinya
secara lebih lengkap
 Trial/mencoba: melakukan percobaan dalam skala kecil
untuk lebih meyakinkan penilaiannya
 Adoption/adopsi: menerima/menerapkan dengan penuh
keyakinan berdasarkan penilaian dan uji coba yang
telah dilakukan dan diamatinya sendiri
Kategori dan Ciri-Ciri Pengadopsi

 Dalam proses adopsi suatu inovasi, kecepatannnya


akan sangat bervariasi (sangat cepat, lambat,
bahkan menolak)
 Pengkategorian golongan adopter berdasar status
sosial, status ekonomi, perilaku komunikasi,
pendidikan dan umur
Klasifikasi adopsi inovasi
(Rogers 1958)
Berdasarkan kecepatan mengadopsi:
 innovators (perintis)

 early adopters (pemula)

 early majority (pemula dalam jumlah yang


banyak)
 late majority (pemula lanjutan)

 laggards (tidak melakukan adopsi inovasi)


Faktor yang mempengaruhi
kecepatan proses:
 Sifat inovasi (Apakah memberikan keuntungan atau tidak,
kompatibilitas, kompleksitas, triabilitas, observabilitas)
 Saluran komunikasi (secara individu atau masal)
 Ciri sistem sosial (modern, tradisional)
 Kegiatan promosi penyuluhan
 Interaksi individual dan kelompok
 Sumber informasi (media massa, tetangga, teman, penyuluh,
pedagang, pejabat desa, dll)
 Faktor intern dari adaptor (umur, pendidikan, keberanian
mengambil resiko, pola hubungan, sikap terhadap perubahan,
motivasi berkarya, aspirasi, fatalisme, sistem kepercayaan
tertentu, karakter psikologi).
Pola dalam proses pengambilan
keputusan:

 Pilihan (optional)

 Kolektif

 Kekuasaan
 Perintis/innovators: pelopor/orang-orang yang pertama
dalam suatu wilayah tertentu yang paling cepat mengadopsi
suatu inovasi, memiliki rasa ingin tahu tinggi/ curiousity,
cenderung individualis
 Pengetrap dini/early adopters: orang yang cukup aktif dlm
pembangunan desa, umur relatif muda, pendidikan cukup
tingi, status sosial agak tinggi, disegani oleh anggota
masyarakat
 Pengetrap awal/the early majority: golongan yang mudah
terpengaruh bila hal baru telah disadari dan diyakini
keunggulannya
 Pengetrap akhir/the late majority: orang yang lambat
menerima inovasi, kedudukan ekonominya rendah, kurang
semangat dalam usahataninya
 Penolak/laggards: kaum kolot, usia tua, statis dan pasif
terhadap perubahan, kurang rasional
innovators

 lahan usaha relatif luas

 pendapatannya tinggi

 mempunyai risiko kapital

 Berani menanggung risiko

 Usia relatif muda

 Sangat kosmopolitan
 beberapa sebagai opinion leader
Early Adopters
 Dihormati sebagai orang yang berperan
 Status sosialnya tinggi
 lahan usaha relatif luas
 pendapatannya tinggi
 mempunyai risiko kapital
 Berani menanggung risiko
 Berpandangan maju dan mempunyai wawasan yang luas
 Berpandangan positif terhadap perubahan
 Sering melakukan hubungan atau kontak
 Mempunyai hubungan yang luas dengan sumber-sumber informasi
 Banyak sebagai opinion leader
 Sangat lokalitas
Early majority
 Penuh pertimbangan
 Meniru pihak lain
 Status sosial rata-rata
 Lahan usaha rata-rata
 Partisipasi dalam kelompok rendah
 Adopsi inovasi yang tidak mengandung risiko tinggi
 Kontak dengan pembudidaya sekitar saja
 Jarang melakukan kontak dengan penyuluh
Late majority

 Skeptis
 Perlu dorongan dari masyarakat sekitar
 Status sosial dibawah rata-rata
 Lahan yang relatif sempit
 Tidak ada spesialisasi
 Berpendapatan rendah
 Banyak berhubungan dengan sesamanya
 Setengah terisolasi
 Sangat sedikit yang menjadi opinion leader
Laggards

 Tradisional
 Berorientasi pada masa lalu
 Golongan subsisten
 Cenderung berumur tua
 Status sosial relatif rendah
 Lahan relatif sempit
 Berpendapatan rendah
 Banyak berhubungan dengan sesamanya
 Sedikit yang menjadi opinion leader
Difusi inovasi
 Proses dimana suatu ide baru disebarkan pada
individu atau kelompok dalam suatu sistem
sosial tertentu.
Elemen dalam proses difusi inovasi:

1. Inovasi (ide yang dipandang baru)


2. Komunikasi (interaksi manusia)
3. Sistem sosial (populasi yang terdiri dari
individu-individu yang terikat dan berbeda
secara fungsional dalam prilaku pemecahan
masalah bersama)
4. Waktu
Faktor yang mempengaruhi proses
difusi inovasi:
 Sosial (keluarga,tetangga, klik sosial,kelompok
referensi, kelompok formal dan status sosial)
 Kebudayaan (tata nilai dan sikap)
 Personal (umur, pendidikan, karakteristik psikologi)
 Situasional (pendapatan, ukuran usaha, status
kepemilikan lahan, prestise masyarakat, sumber-
sumber informasi, jenis inovasi)

Anda mungkin juga menyukai