Anda di halaman 1dari 2

Buletin Exsara Oktober 2010

Terbit 4 halaman
Vol. III Nomor 5
join the facebook
group exsara Email: buleexs@gmail.com
http://www.facebook.com/gro Telepon, sms 085727132727
up.php?gid=189387321336 IKLAN 085647429026

Aries Ithu
Black Sekilas EXSARA
Ay0 awan2,
rekatkan kmbli
brisan qta.... Apa itu EXSARA?
suegereee.......
Exsara merupakan sebuah organisasi
Y'uni Chan
mahasiswa Indonesia yang mepunyai landasan
Kangen ma dan cita – cita tinggi untuk membangun
eXara.... semangat jiwa nasionalisme para eksekutif –
Maaf kl mngkin eksekutif muda bangsa Indonesia berdasarkan
akhir2 ne motivasi alam dalam mempelajari sejarah.
eXara mlai EXSARA berdiri pertama kali tahun 2008 yang
trabaikan, dipelopori oleh dua orang punggawa mahasiswa
pi yg jlas Indonesia yaitu Winarso dan Nanang Pratmaji.
eXara tak Saat itu, EXSARA belum mendapat dukungan
prnah&tak dari pihak – pihak yang saat ini berperan besar
kan dalam organisasi. Kemudian setahun berjalan
trganti... tidak diduga akar – akar pemuda nasionalisme
telah muncul dan turut bergabung dalam
Risma organisasi EXSARA mereka adalah Febi Widhi
Sophya Setyoutomo, Ganda Kurniawan, Solahudin
Perdana Marwan, Harry Laksono, Aris Fajar Yulianto,
Suha Wahyu Dwi Aji, Sri Hartati dan Diah Karminah
Ayolah buat
semuanya adalah mahasiswa jurusan sejarah
acra lg? ?kpan qt
Unnes. Mereka adalah tunas – tunas bangsa
kmpul?
yang sangat berperan dan mendukung besar
Rizky Dian perjalanan masa depan EXSARA untuk Exsara Karimunjawa- Petualangan team Ekspedisi dari EXSARA dimulai dari
TRANSPARANSI PENDIDIKAN: Buana Indonesia. museum kartini dan benteng portugis Jepara serta, ekspedisi bahari di kepulauan
lam kenal, q Tepatnya sabtu kliwon, 24 Oktober 2009 karimunjawa Jepara. 25/7, Doc. EXSARA
UNNES sebagai Universitas bertaraf Internasional Bertentangan dengan UUD 1945 maba team – team muda EXSARA melakukan sebuah
Oleh Winarso p.sjarah.... expedisi disebuah cagar sejarah didesa
..... promasan disebuah lereng gunung Ungaran. Jejak Petualangan Sejarah dan Alam EXSARA
Perguruan tinggi merupakan salah satu subsistem pendidikan nasional yang tidak dapat Sekaligus ditempat itu, sepuluh orang yang
dipisahkan dari subsistem lainnya baik di dalam maupun diluar sistem pendidikan. Keberadaan Dimas G' tergabung dalam team expedition meresmikan di Kepulauan Karimunjawa Indonesia”
Nakal EXSARA sebagai organisasi yang diketuai oleh
perguruan tinggi dalam keseluruhan kehidupan berbangsa dan bernegara, mempunyai peran kapan Nanang Pratmaji. Beliau adalah mahasiswa Rangkaian acara EXSARA ber-ekspedisi di situs Sejarah Kab.
yang amat besar melaui tri dharma perguruan tinggi yaitu pendidikan, penelitian dan exsara naik pendidikan sejarah Unnes angkatan 2008. Jepara dan di kepulauan Karimunjawa serta bakti sosial untuk masyarakat
pengabdian kepada masyarakat. Dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem gunung Sedangkan sembilan orang lainnya merupakan
Pendidikan nasional dikatakan bahwa Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan bromo??? sekitar. Dalamenam
Dua puluh kegiatan “Karimunjawa
sampai 29 juli 2010 I’m Coming”.
Exekutor yang berderap tanpa lelah demi memang sudah berlalu, tapi kami masih Senang rasanya kami sampai di Pulau
pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (pasal 20 ayat 2). EXSARA untuk Indonesia. sangat mengingat semua itu. Yudisium baru Karimunjawa dan bertemu Mukminin yang akan
Ganda Tujuan dari EXSARA adalah membentuk
Kebijakan perguruan tingggi UNNES menetapkan Universitas Negeri Semarang sebagai Kurniawan
menuntun kami di pulau ini. Tak lama kemudian
saja terlewat tanggal 23 sebelumnya, nilai-nilai
mahasiswa atau mahasiswi Indonesia perduli K terpaksa kami lupakan sejenak, karena pagi kami tancapkan gas motor menuju ke tempat
universitas bertaraf internasional dalam sistem pendidikan nasional, bertentangan dengan Pasal Exsara bkan terhadap sejarah – sejarah negeri tercinta
milik pmerintah itu (Senin, 25 Juli) kami sudah berdiri penginapan dengan melalui jalan beraspal
31 Ayat (1) UUD 45 yang menyatakan, semua warga Indonesia berhak mendapatkan dengan melakukan penelitian, Expedisi, serta
(BS0), tersenyum di buritan kapal yang menepi di dengan lebar sekitar 4M dan sudah cukup
pengajaran. Dengan adanya label internasional menunjukkan pendidikan yang baik dan penelusuran – penelusuran situs sejarah. Team pelabuhan Kartini Jepara, tak sabar menunggu rusak. Ternyata dari pelebuhan kami harus
bukan juga
berkualitas hanya menjadi hak orang pintar dan kaya, bukan untuk yang miskin dan bodoh. milik
– team EXSARA mempunyai prinsip dan kode sambutan indahnya Karimunjawa. Di tangan menempuh jarak sekitar 13 Km melintasi
etik “Berjuang Ikhlas Tanpa Pamprih demi kami masing-masing memegang tiket bukti rumah-rumah warga dan sesekali menyambut
Praktik komersialisasi ini adalah diskriminasi pendidikan dan bertentangan dengan swasta tp
milik Persatuan dan Kesatuan Bangsa”. Sedang pembayaran LINTAS JEPARA- teriakan dari anak-anak kecil desa di tepi jalan
ideologi UUD 45, yakni pendidikan yang berpihak pada rakyat kecil. Komersialisasi ini terbukti slogannya adalah “Suegere”.
bersama KARIMUNJAWA yang tertera nominal Rp. yang nampaknya senang melihat kedatangan
dari kebijakan Rektor melalui beberapa peraturan yang dibuat, antara lain penetapan SPL Jiwa relawan, jiwa pahlawan harus
dari 28.500 (jasa angkutan Rp.26.500 + jasa kami.
minimal Rp 9.000.000,00 untuk Jurusan atau Prodi non keguruan dan Rp 12.000.000,00 untuk anggota ditanamkan sejak usia dini, sehingga generasi asuransi Rp.2000). Tibalah kami di tempat menginap yang
Jurusan atau Prodi keguruan pada umumnya, bahkan untuk Jurusan Matematika dan Bahasa didalamny yang akan datang adalah benar – benar Pukul 09.00 bel berbunyi pertanda Kapal telah kami rencanakan. Tempat ini berupa
Inggris SPL minimal adalah Rp 15.000.000,00 pada tahun angkatan 2010. a... dg merupakan generasi harapan bangsa, harapan siap berangkat, kami memilih menuju tempat ruang Unit Perpustakaan Umum MA Safinatul
bgtu takan semua rakyat dinegeri ini. Bukan sekedar duduk di dalam yang telah kami pesan. Sedikit Huda 2 Karimunjawa, yaitu mantan sekolahan
Apakah pada tahun 2011 yang akan datang SPL UNNES masih seperti ini atau mungkin ada pihak generasi Parsial, bukan generasi yang hanya
naik menjadi lebih tinggi lagi? terkejut karena ternyata di dalam kapal banyakyang pernah menjadi saksi bisu pendidikan
luar yg dpt mementingkan kelompok atau golongannya saja. turis mancanegara yang punya tujuan sama Mukminin semasa SLTA. Hanya bermodalkan
Tujuan mereka memang hanya bersaing, baik di lokal, nasional maupun internasional mengendal DEMI INDONESIA APAPUN KAMI LAKUKAN dengan kami untuk berlibur ke Karimunjawa. karpet yang meminjam dari HIMA Sejarah,
tidak mengutamakan kecerdasan bangsa indonesia ini. Jika hal ini dibiarkan, keterbelakangan ikan
Hingga 6 jam perjalanan kami tidak kami bisa menikmati tidur bermalam di Pulau
exsara..
dan kemiskinan akan terus membelenggu bangsa ini, karena pendidikan yang baik dan unggul memberanikan diri untuk saling bercakap- yang indah ini di dalam Ruang Perpus.
kecuali
hanya diperuntukkan bagi segelintir orang berduit. Diskriminasi pendidikan, bisa menjadi bom cakap dengan mereka. Sekolahan yang terdiri dari 3 kelas ini
anggotany
sosial yang siap meledak kapan saja, bila kecemburuan itu timbul dari kelompok miskin karena a scara Tips Pukul 15.00 pulau dan pelabuhan kami kunjungi semua dengan membagi tugas di
kolektif.. Kiat Sukses Belajar Sejarah Karimunjawa sudah terlihat. Kejenuhan 6 jam masing-masing kelas. Untuk kelas X dan XI
merasa dinomorduakan.
- Mengaitkan Materi dengan perjalanan ini pun buyar berubah menjadi diberi motivasi semangat belajar, dan untuk
Universitas bertaraf internasional merupakan gambaran perkembangan pendidikan pada Deca P'Lam pengalaman senyum kegembiraan. Terlihat pula kelas si XII dimotivasi agar melanjutkan studinya
era kemerdekaan saat ini, tidak berbeda dengan zaman penjajahan Belanda. Masuknya sekolah - Biasakan Berdiskusi Mukminin (Mahasiswa sejarah angkatan 2009 ke perguruan tinggi sama halnya dengan
formal pada zaman itu membelah dan mengotak-kotakan anak bangsa menjadi kelas pribumi - Rajin bertanya asli Karimunjawa) melambaikan tangan kearah Mukminin. Semua berjalan dengan lancar
dan bangsawan. Hanya anak bangsawan yang berhak mengenyam pendidikan tinggi. Silahkan kirim kritik, Saran, - Rajinlah mencari dan kami yang berada di buritan kapal. Segera bahkan mereka meminta kami terus mengajar
opini anda ke Redaksi kami menemukan kami turun mendatanginya dan mengambil walau menerjang jam istirahat.
EXSARA DIVISI Merpati Pers - Buatlah catatan dan ringkasan motor yang kami parkirkan di kapal barusan. (sambung halaman 2 kol II)
Email : buleexs@gmail.com - Aktiflah dalam kegiatan
Hp : - 085727271945 penelitian
- 081228997803
-EXSARA 2010-
Karimunjawa I’m Coming…
(sambung halaman 1) Melawan Tendensi Minimnya Wawasan
Judul : Sebagai mahasiswa sejarah kami tidak mau melewatkan dengan Ekspedisi
mengunjungi situs sejarah yang ada di pulau ini. Situs ini berupa Oleh: Nanang Pratmaji
”BOM JW MARRIOT: Jihad Makam Sunan Nyamplungan beserta beserta peninggalan bekas kubah
Yang Disalahkan” Sambutan Ketua Umum atas Ultah
masjid yang pernah didirikanya. Seni Wayang Suket sebagai Aset Budaya Tradisional Jawa Exsara 1st
Penulis Wisata pantai jelas hal yang paling indah disini. Pantai pertama
:Ibnu Sodiq yang kami kunjungi adalah Pantai Kohin yang sunyi, berpasir putih, Dewasa ini masyarakat Indonesia terlihat lebih Saya meyakini sekali apa yang menjadi
Penerbit : berombak kecil, barair jernih serta kebetulan muncul pelangi yang indah mengedepankan pendidikan formal dibanding judul diatas. Seandainya saya bukan
Widya Karya Semarang kerja dihadapan kami. Disini pula akhirnya kami berkenalan dan ngobrol pendidikan dalam keluarga. Begitupun dengan pola pelajar, rasa-rasanya hal diatas menjadi
sama dengan Jurusan Sejarah dengan beberapa orang asing berwarganegara Belanda, mereka mainan anak-anak sekarang. Sekarang ini mereka kurang berarti, seperti halnya dengan
UNNES bernama Lam, Marshaly Thalita, Anja dan Boer. Tidak cukup disitu lebih menyukai jenis-jenis mainan yang lebih modern katak dalam tempurung. Pembaca yang
kami diajak pamannya Mukminin untuk ke pulau Menjangan, pulau kecil dari pada mainan rakyat atau mainan jenis tradisional.
Terbit : di sekitar Karimunjawa. Di pulau ini dari beberapa kami bias merasakan
budiman tentu sudah tahu bahwa factor terbesar yang
Tanpa kita sadari, mainan rakyat ini merupakan suatu membuat kita jenuh adalah disebabkan oleh ketidakadaan/
I, Oktober 2010 berenang di penangkaran Hiu. aset budaya bangsa yang perlu di lestarikan dan minimnya variasi dalam kehidupan.
Tebal Petualangan ini kami lalui tak semahal yang diperkirakan. Berkat dapat menunjang kreativitas anak. Salah satu jenis Exsara yang saya cetuskan satu tahun lalu ini
:xi + 158 halaman kesederrhanaan, serta link sebaik Mukminin semua sangat bias ditekan mainan rakyat yaitu wayang yang terbuat dari rumput sekiranya bisa menjawab hal diatas. Melalui trip-trip akan
sekecil mungkin dan mendapatkan kepuasan sebesar mungkin. atau lebih dikenal dengan nama wayang suket (rumput). Jenis wayang ini menambah wawasan kami baik itu historis, social dan
Ketika Hipokrisi Terus Menyerang Islam Ganda_Dev.Merpati
geografis. Kemudian saya bentuk wadahnya berupa sebuah
Jika kita mengingat sejarah perjalanan bangsa pasti Komunitas Persahabatan yang punya selera sama dan
tidak terlepas dari yang namanya “kekerasan”. Perang, bersifat volunteer/ suka rela. Di dalamnya tidaklah ada
pergolakan, pemberontakan, perlawanan ataupun jeratan aturan berat atau sanksi tegas, walau begitu Exsara
konfrontasi seolah menjadi semacam catatan yang wajib tetap bergerak dalam hal-hal yang positif, manusiawi dan
Kesenian merupakan salah satu sistem kebudayaan universal yang akademis. Jadi ada prasangka yang salah ketika Exsara
digoreskan meskipun sangat tidak diharapkan. Tidak
dianggap sebagai organisasi boneka, organisasi oposisi/
terkecuali Indonesia, mulai dari Sejarah Indonesia Kuno
tandingan apa lagi kalau dianggap sebagai organisasi
hingga Sejarah Indonesia Kontemporer hal yang sama separatis (terhadap organisasi lain).
masih berlaku disini. Saya begitu bersyukur Alhamdulillah atas keselamatan dan
Banyak sekali hal yang menjadi alasan skeptisme atas kelancaran kegiatan yang dilaksanakan Exsara yang sudah
peristiwa pengeboman hotel JW Marriot ini. Penulis, Ibnu berdiri selama satu tahun ini. Walaupun pada awalnya
Sodiq sebagai pihak netral mencoba mengamati kejadian muncul kontroversi namun ketika disadari ternyata hal itu
Seni pertunjukan wayang Suket merupakan salah satu kesenian tradisional hanyalah hipokrisi saja dibuktikan dengan kenyataan yang
ini dengan pendekatan sejarah. Menelusuri Sejarah
pengalaman dan pengakuan organisasi-organisasi yang ada sampai sekarang hal yang menjadi perdebatan itu 0%
tidak terjadi, artinya bahwa Komunitas Exsara ini adalah
dianggap sebagai “Islam Radikal” seperti JI, Forum
organisasi yang safe. Sehingga Exsara mampu
Komunikasi Ahlussunah Wal Jamaah, majelis Mujahidin mendapatkan banyak anggota dan akrab di dalamnya
Indonesia, Hizbut Tahir Indonesia, dan Jamaah Anshorut Dalam rangka menumbuhkan sikap kepedulian seni dan budaya perlu bahkan akhirnya sebagian besar dari mereka memberanikan
Tauhid. Di dalamnya pernyataan penulis begitu “berani” diri dan diterima menjadi fungsionaris HIMA Sejarah
tentu berdasarkan fakta-fakta sejarah yang ada dan didapat UNNES 2009 ini. Hal ini menjadi jelas terkesan bahwa
cukup valid sehingga menjadikan tulisan ini berbeda Exsara adalah jelmaan dari fungsionaris HIMA Sejarah,
dengan buku yang pernah ada. Wawancara langsung pada sebuah hal yang membanggkan dari Exsara.
narasumber (pelaku tindak kekerasan) seperti Amrozi News Semua acara ekspedisi berjalan dengan aman dan
Histori sesuai semestinya. Ekspedisi yang pernah dilakukan antara
(alm), Imam Samudera (alm), Ali Ghufron (alm), Abu
Penemuan Makam Purbakala di lain melakukan trip ke Desa Promasan (kaki G. Ungaran),
Bakar Ba’asyir, Abu Rusdan dll menjadi nilai yang lebih Tinjomoyo (Semarang), keliling Semarang (ke Museum
dari buku ini karena kadar dan bobotnya lebih besar Blora, Jawa tengah Ranggawarsita, Mandala Bhakti, Sam Poo Kong, dan Kota
dibanding data turunan. Lama), Situs Purbakala Pati Ayam dan sekitar Muria
Latar belakang Penulis yang juga sebagai Dosen pengampu
mata kuliah Sejarah Sosial dan sejarah Politik tidak akan
Setelah sebelumnya di temukan situs
arkeolog, kini di Blora kembali di
Dibuka Pendaftaran Gel. I (Kudus), Benteng Pendem Cilacap dan Benteng Karang
Bolong Nusakambangan serta yang teakhir yaitu ke Jepara
melepaskan kedua elemen tersebut dalam tulisannya ini.
Dari teori social beliau menggunakan teori collective
kejutkan dengan penemuan makam
zaman Megalitikum atau purba, situs Anggota Baru EXSARA yang terdiri dari Museum Kartini, Benteng portugis dan
Karimunjawa.
Ketika disana kami tidak hanya mengunjungi/
itu ditemukan di Desa Bleboh, Kec.
behavior dari Sartono Kartodirdjo dapat dijadikan sebagai
alat untuk mengeksplanasi gejala sejarah gerakan “radikal”. Jiken, Blora, Jawa Tengah. Dari
pantauan informasi yang kami dapatk-
2010 melihat-lihat saja. Hampir di setiap trip itu kami selalu
berinteraksi dengan masyarakat untuk ramah tamah dan
Sementara dalam bidang politik dilakukan dengan ~ Pendaftaran mulai Tgl 13-20 Oktober 2010 saling kenal atau bias juga dengan dinas tertentu seperti
an, tiga makam tersebut masih utuh. Kubur batu itu sendiri
pengamatan kritis dari kebijakan politik selama ini di ~ Syarat: ketika trip ke Situs Pati Ayam dengan senang hati ketua
terletak di atas tebing setinggi 250 meter di atas permukaan
Indonesia khususnya dari zama Orde Baru dan masa DISPARBUD dating member penjelasan kepada kami.
Pemerintahan SBY kaitannya dengan penanganan Islam
laut Pegunungan Pontang, Blora, Jateng. 1. Mengisi formulir pendaftaran Intinya dengan melakukan pendekatan itu mereka malah
Saat ditemukan, kondisi sembilan makam dipenuhi semak
Radikal. Tidak ketingglan pula adanya penjelasan banyak belukar sehingga hampir tidak terlihat seperti makam. Setelah
2. Mengikuti Litsus pada hari Rabu, 20 Oktober 2010 memfasilitasi kami. Selain berinteraksi dengan masyarakat
mengenai makna “Jihad” dan “Fundamentalisme” yang ada 3. Memiliki Dedikasi, motivasi dan loyalitas yang tinggi sesekali kami juga melakukan pendakian gunung bila dekat
dibersihkan baru terlihat kondisi makam sebenarnya. Enam dari dengan objek dan hanya untuk yang berminat saja.
di Indonesia sama sekali tidak bisa disamakan dengan sembilan makam kondisinya sudah rusak, sementara sisanya 4. Mampu hidup dengan kondisi apa adanya Di dalam pertemuan bisa seringkali kami melakukan
istilah “Terorisme”. masih dalam kondisi bagus. Semua makam menghadap ke 5. Mempunyai jiwa nasionalisme diskusi Sejarah. Diskusi ini terkesan ilmiah namun juga
* Ganda Kurniawan arah Timur-Barat. www.blorapost.com 6. Menyukai ekspedisi Sejarah terkesan lugu hal ini terjadi karena kebanyakan dari kami
Mahasiswa pendidikan Sejarah Unnes 2008 Kubur batu berpanjang dua meter dengan lebar 50 memang masih tahap belajar. Akan tetapi karena perasaan
sentimeter itu terbuat dari batu pipih setebal sekitar 10 “Expressikan Bakat dan Minatmu ketidak profesionalan itu malah justru mendorong kami
BULEEXS Diterbitkan oleh: Divisi Merpati Pers sentimeter. Sedangkan jarak makam satu dengan yang lainnya
Disini” untuk menjadi lebih baik.
EXSARA; Penanggung jawab: Ketua Umum EXSARA; berjarak dua meter. Belum diketahui secara pasti umur ke-9 Saya harap di umur Exsara yang baru ini akan membawa
makam tersebut. Terkait hal ini, Team Ekspedisi Sejarah Devisi Info: hal yang segar lagi dalam tubuh Exsara ini dengan
Pemimpin Redaksi: Ganda Kurniawan, sej’08; Editor: peningkatan mutu dan intelektualitas dari generasi penerus
Winarso, sej’08 ; Redaktor: Lailatus, Irfan, Kaharisma, penjelajahan dan Devisi Ilmiah EXSARA akan melakukan -Nanang P (Sejarah ’08) -Kaharisma (Sejarah ’09 )
kunjungan ke lokasi tersebut sebagai upaya alternatif yang fresh…. Sugeree!!
Istiqomah, Ramdani, Anggoro, Amiq, Aisyah dan team (085647429026) (085226250990)
pengamatan langsung untuk penelitian lebih lanjut. -Dwi Yuni K (Sejarah ’09 -Afiatun Nisa (Sejarah ’09)
Expedisi lainnya; Alamat Redaksi: Gg.Jeruk,Sekaran,
Diperkirakan jumlah kubur batu megalitik ini nantinya akan
Gunungpait, Semarang, 50229. Telp. (0856) 4742 9026 bertambah mengingat di sekitar lokasi temuan masih ada batu
(085640200673) (085641509159)
sejenis yang masih tertanam dantertutup beberapa pohon Nb:
jati.Crew_Exsara
Formulir bisa mengambil di PKM FIS UNNES atau