Anda di halaman 1dari 3

Sebenarnya ide awal pembuatan minuman ini sangata unik, yaitu bagaimana membuat

sebuah minuman kesehatan yang mampu menggantikan cairan tubuh yang keluar bersam
a keringat, mirip seperti infus yang digunakan manusia pada saat mereka sakit, d
imana fungsinya untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang, namun bedanya buka
n untuk membuat infus yang enak untuk diminum, melainkan minuman kesehatan yang
mampu menggantikan cairan tubuh yang keluar bersama keringat setelah beraktivita
s seharian, karena pada konsep awalnya, minuman ini di buat berdasarkan komposis
i dari keringat yang keluar dari tubuh kita, dimana terdiri dari ion ion elektro
lit yang baik bagi tubuh seperti kalium dan magnesium. Untuk itulah perusahaan O
tsuka Pharmaceutical Co, Ltd. membuat pocari sweat sebagai minuman kesehatan unt
uk menggantikan cairan tubuh yang keluar bersama keringat, sehingga setelah memi
numnya kita akan segar kembali, karena cairan tubuh kita telah tergantikan oleh
minuman Pocari Sweat
Awal Mulanya ide pembuatan minuman ini berasal dari direktur perusahaan Otsuka P
harmaceutical Co, Ltd, sang direktur mengatakan kepada salah seorang peneliti se
niornya dimana beliau adalah seorang ahli rasa, beliau mengatakan idenya kepada
sang peneliti untuk membuat minuman kesehatan yang komposisinya hampir mirip den
gan keringat manusia, dan sama seperti cairan infus, tapi bukan infus yang enak
diminum, melainkan minuman kesehatan pengganti ion tubuh yang hilang. sang direk
tur juga menjelaskan konsep pemasaran terhadap minuman itu, yaitu dikarenakan pa
da saat itu orang orang mulai tertarik dengan olah raga jogging, dan disitulah t
arget pasar nyang akan mereka capai, karena minuman ini cocok untuk orang orang
yang aktivitasnya mengeluarkan banyak keringat, sehingga minuman ini cocok sekal
i untuk mengantikan cairan tubuh yang hilang.
pada saat itu juga sang peneliti senior datang bersama peneliti muda, yang nanti
nya dialah yang menemukan resep asli dari minuman ini. setelah mendengarkan ide
sang direktur, sang peneliti senior memberikan kesempatan kepada si peneliti mud
a untuk mengembangkan minuman tersebut sesuai dengan ide sang direktur. Dia pun
memulai penelitian tersebut, sepulangnya dari kantor, dia pergi ke sebuah tempat
yaitu sauna, kemudian di dalam sauna dia mengumpulkan keringat yang menetes dar
i tubuhnya yang kemudian akan diujinya di laboratorium, tak hanya itu, dia pun b
erjalan jalan diseputaran kantor sembari mengumpulkan kembali keringatnya yang a
kan digunakannya sebagai bahan perbandingan, set4elah di telitinya hasil uji dar
i kedua keringat itu berbeda, ini jelas bahwa keringat itu tak hanya satu macam,
dari data yang didapatnya, keringat itu mengandung kadar garam, sementara dari
dua keringat tersebut kadar garamnya berbeda, kadar garam ketika berada disauna
lebih tinggi dari pada ketika ia berjalan jalan, akhirnya ia pun mengambil kadar
garam yang lebih rendah sebagai patokan penelitiannya.
Beberapa hari kemudian dia pun membawa minuman hasil penelitiannya kepada sang a
hli rasa, tapi sayang tanggapannya sedikit berbeda, minuman ini pahit, bagaimana
orang orang mau meminumnya kalau rasanya pahit, tapi si peneliti muda mengataka
n, kalau untuk kesehatan orang orang pasti mau meminumnya walaupun pahit, namun
sang ahli rasa hanya tersenyum dan mengatakan, "kita ini ingin membuat minuman k
esehatan yang bisa diminum oleh siapa saja", lalu ia pun meninggalkan ruangannya
.
Hal ini pun menjadi beban pikirannya, hingga dirumah pun ia masih tetap saja mem
ikirkannya. tapi ia tetap tidak menyerah.
Ia pun kembali membuat minuman percobaan, kali ini dengan menambahkan pemanis al
ami, kemudian dirasanya, dan rasa pahit pun hilang, dia pun kembali membawa hasi
l percobannya kepada sang ahli rasa, tapi sayang, kali ini pun ditolak, dikarena
kan minuman ini terlalu manis, "Kita bukan ingin membuat minuman jus" katanya, k
ita ini ingin membuat minuman kesehatan jadi kadar gula yang terkandung di dala
mnya haruslah rendah, saya ingin minuman ini kadar dulanya di bawah 10%, karena
pada saat itu seluruh minuman ringan di jepang kadar gulanya lebih dari 12%.
Hampir 1000 percobaan minuman telah ia lakukan dalam waktu kurang lebih 3 tahun,
kali ini ia bersama sang ahli rasa membawa minuman itu kepada sang direktur, ta
pi tetap, minuman itu masih terasa pahit, sang direktu pun merasa kurang puas. d
an disaat itulah tiba tiba seoran gpeneliti lain membawakan sampel minuman lain
kepada direktur untuk di coba, yaitu minuman serbuk, tapi sama saja dengan minum
an percobaan pocari, kurang sempurna, tiba tiba sang direktur melakukan hal yang
tak terduga, dia mencampurkan kedua minuman itu, dan mengatakan "kedua minuman
ini kurang sempurna, bagaimana kalau disatukan"? tiba tiba, "ini enak sekali", k
ata sang direktur, dia pun meminta kedua orang penelitinya untuk mencoba minuman
itu, dan ternyata benar, minuman itu enak. sang peneliti muda beratanya kepada
peneliti minuman itu, ini serbuk minuman apa ya?, ini serbuk buah jeruk katanya.
Kemudian setelah itu dia pun kembali kerumah denga membawa sekantong peunh buah
buahan jeruk berbagai jenis, tujuannya adalah untuk mengetahui jeruk apa yang co
cok untuk minuman kesehatan ini, berbagai jeruk telah dicobanya, dan tiba tiba a
da satu ekstrak jeruk yang di campurkan pada minuman intu membuat minuman itu le
bih enak dari jeruk lainnya. jenis jeruk itu pun menjadi resep rahasia yang dimi
liki pocari hingga saat ini.
Setelah malam itu, sang peneliti membawa hasilnya kepada sang ahli rasa, kali in
i dia membawa dua buah sampel minuman dengan kadar gula yang berbeda, yaitu 6.2%
dan 7.0% dia pun memanggil para peneliti lain untuk mencoba minuman tersebut, g
unanya untuk mendapatkan penilaian objektif dari kedua minuman tersebut. Hasilny
a para peneliti lebih menyukai minuman dengan kadar 7.0% dari pada yang 6.2% dik
arenakan menurut mereka yang 6.2% kurang manis, namun tidak halnya dengan sang a
hli rasa, menurutnya tidak demikian.
Akhirnya muncullah ide sang ahli rasa untuk menguji minuman tersebut, dia besert
a para peneliti lainnya melakukan perjalanan mendaki keatas gunung, para penelit
i bingung dengan apa yang dimaksudkan oleh sang ahli rasa, tapi dia hanya mengat
akan, ikuti saja, nanti kalian tau sendiri. sesampainya di atas, kemudian si ahl
i rasa mengeluarkan dua buah tempat minum dan mengajak minum mereka, minuman ter
sebut di beri label A dan B, kemudian setelah meminumnya, sang ahli rasa meminta
mereka untuk menilai, minuman mana yang lebih enak, ternyata dari hasil tersebu
t, di dapatlah minuman dengan berlabel A sebagai minuman yang lebih enak, kemudi
an sang ahli rasa menjelaskan, bahwa yang mereka minum adalah minuman sampel uji
yang sama ketika mereka coba dilaboratorium, yang A kadarnya 6.2% sedangkan B 7
.0%, mereka pun bingung, lalu sang ahli menjelaskan bahwa, setelah kita beraktiv
itas dan mengeluarkan keringat, minuman yang kadar gulanya lebih rendah akan ter
asa lebih segar dari pada yang kadar gulanya lebih tinggi. Dan memang untuk itul
ah Pocari Sweat dibuat, untuk menggantikan ion tubuh yang keluar bersama keringa
t.
Kemudian beberapa hari setelah itu, direktur pun mengadakan rapat direksi berkai
tan denag hal minuman kesehatan tersebut, yaitu pocari sweat, beliau memberikan
minuman tersebut kepada masing masing pimpinan direksi, dan meminta merka unutk
meminumnya, tapi sayang tanggapan para direksi tidak begitu baik, mereka mengata
kan mana ada orang yang mau meminum minuman yang seperti ini, rasanya tidak jela
s, namun saat itu juga sang direktur memutuskan untuk tetap memasarkan minuman t
ersebut. ya.. Pocari Sweat, nama pocari sendiri diberikan untuk menunjukkan efek
kesegaran, sedangkan sweat, adalah keringat, jadi intinya adalah minuman yang m
enyegarkan setelah berkeringat.
Minuman ini pertama kali dijual pada tahun 1980. Pada awal pemasaran, mereka men
argetkan agar minuman ini dapat dipajang di toko toko walau hanya satu kaleng sa
ja, sehingga menarik perhatian orang, tapi sayang kebanyakan dari mereka menolak
minuman tersebut, ada yang bilang tidak enak, rasanya tidak jelas, asin tidak m
anis juga tidak. ini makin membuat perusaahan menjadi kewalahan. sampai akhirnya
sang direktur memutuskan untuk membagikan minuman ini secara gratis dan tidak t
erbatas, sontak saja membuat para marketing bingung, kita bisa rugi kata mereka,
tapi sang direktur mengatakan, "tidak usah pikirkan angkanya" dengan membagikan
secara gratis kepada mereka setiap hari, barulah merka bisa merasakan manfaatny
a, dan setelah itu mereka baru akan mencarinya.
Tapi apa yang mereka tetap tidak tercapai, namun setahun setelahnya yaitu tahun
1981, setelah masuk musim panas, tiba tiba saja mereka terkejut, permintaan minu
man Pocari Sweat meningkat, dan angka penjualan mereka mencapai angka 2.6T, yang
sebelumnya hanya mencapai angka 900M, dan disinilah puncak kejayaan minuman Poc
ari Sweat..
Sang Direktur - Mr. Akihiko Otsuka
Sang Peneliti Muda - Mr. Akihisa Takaichi
Sang Ahli Rasa - Mr. Rokura Harima
Wah.... banyak sekali yang saya tidak ketahui sebelumnya, tapi setelah menonton
dengan seksama, ternyata minuman ini unik sekali, idenya luar biasa, simple tapi
bermanfaat sekali, yang uniknya lagi, sang peneliti melakukan penelitian terhad
ap keringatnya sendiri sebelum membuat minuman tersebut.. wah wah.... tidak nyan
gka saja.
Selain itu berdasarkan pengalaman saya, minuman ini tak hanya untuk minuman ring
an saja, tetapi melainkan salah satu minuman pencegah dari penyakit, misalnya sa
ja, ketika saya sariawan, lelah, atau bahkan sakit demam, hanya dengan menkonsum
si minuman ini, stamina saya kembali fit lagi, cocok deh pengganti infus. dari p
ada di suntik infus, mending minum Pocari Sweat.
Pokoknya setelah menonton film ini, wawasan saya bertambah, sulit untuk menjelas
kannya, tetapi intinya memotivasi saya untuk tidak pernah berhenti mencoba walau
gagal sebanyak apapun, karena kegagalan awal dari kesuksesan, sama seperti pene
litian minuman Pocari Sweat.