Anda di halaman 1dari 22

MENGENAI PENEMU GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK

BESERTA MACAM – MACAMNYA


TAHUN 2008/2009

MAKALA

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat-syarat Guna


Memperoleh Nilai Dalam Mata Pelajaran FISIKA
SMA Negeri I WONOGIRI

Oleh :

AMIRA VIDIA PUTRI (3/X2)


HERLINA TRISNI (16/X2)

SMA NEGERI I WONOGIRI


JL.Perwakilan No.24 Sanggrahan Giripuro, Wonogiri
Jl. Perwakilan no. 24 Telp. (0273 ) 321512
MOTTO :

 Katakanlah: Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah


untuk Allah Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya dan demikianlah
yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama
menyerahkan diri kepada Allah." (Al-An'aam 162-163

 Cinta tak harus memiliki,apabila kau mencintai apa yang tak kau miliki cobalah
mencintai apa yang telah kamu miliki karena itu lebih berarti.
 Kalian masih muda, jangan sia-siakan usia itu.Terus bekerja dan bekerja kalau
sudah tua, kalian tidak bisa apa-apa lagi selain menanti.
 Nothing impossible, if you still under the sun.

ii
PERSEMBAHAN

Teriring salam dan do’a, makala ini


penulis persembahkan teruntuk yang
selalu dekat dihati dan menjadi
semangat bagi penulis dalam menggapai
asa : kedua orang tua, serta teman – teman
sejawat dan seperjuangan

iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH SWT, yang telah senantiasa melimpahkan Rahmat
dan Hidayah- NYA sehingga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dalam
menjalankan aktifitas sehari-hari. Penyusun juga panjatkan kehadiran ALLAH SWT,
karena hanya dengan kerido’an-NYA Makalah dengan judul “GELOMBANG
ELEKTRO MAGNETIK” ini dapat terselesaikan.
Penulis menyadari betul sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak,
makalah ini tidak akan terwujud dan masih jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan
segala kerendahan hati penulis berharap saran dan kritik demi perbaikan-perbaikan lebih
lanjut.
Akhirnya penulis berharap, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi
semua pihak yang membutuhkan

Wongiri, Februari 2009

Penulis

iv
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL ……………………………………………………… i
HALAMAN MOTTO …………………………………………………… ii
HALAMAN PERSEMBAHAN ……………………………………… iii
KATA PENGANTAR …………………………………………………….. iv
DAFTAR ISI ……………………………………………………………… v
BAB I PENDAHULUAN
PENDAHULUAN ……………………………………………. vi
BAB II PENJELASAN TENTANG GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
A. Biodata Penemu Gelombang Elekrtomagnetik ………… 1
1. Biografi Hertz …………………………………………. 2
2. Electromacnetik research ……………………………. 2
3. Photoelectric research ……………………………….. 4
B. Gelombang Elektromagnetik
1. Pengertian Gelombang Elektromagnetik…………… 7
2. Jenis Gelombang Elektromagnetik………………. 7
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan .................................................................... 14

Daftar Pustaka

V
A. PENDAHULUAN
Siapakah Cristiano Ronaldo? Atau, siapakah vokalis band
Peter Pan? Jika kamu dihadapkan pada pertanyaan semacam itu
dapat dipastikan kamu bisa menjawabnya, bukan? Siapa yang
tidak kenal CR7 (sebutan buat Cristiano Ronaldo) atau Ariel
Peter Pan? Walaupun kamu tidak pernah bertemu secara
langsung dengan keduanya, kamu pasti kenal dengan mereka, ya
kan? Kok bisa ya! Walaupun kamu tidak pernah bertemu dengan
mereka kamu pasti sering melihat mereka melalui TV, bukan
begitu? Sekarang, apa yang membuat kamu bisa menonton TV
untuk melihat pertandingan sepak bola yang sedang berlangsung
di tempat lain yang sangat jauh? Tahukah kamu prinsip dan
konsep apa yang melandasi teknologi dan fenomena ini?

Saat ini hampir semua orang memiliki peralatan yang


satu ini. Dia begitu kecil yang bisa dengan nyaman diletakkan di
dalam saku, namun dianggap memiliki fungsi yang sangat besar
terutama untuk berkomunikasi. Ya, benda itu adalah sebuah
ponsel (telepon seluler). Saat ini ponsel tidak hanya digunakan
untuk menelpon saja tetapi juga untuk fungsi lain seperti
mengirim dan menerima pesan singkat (sms), mendengarkan
musik, atau mengambil foto. Bagaimana perangkat ponsel dapat
terhubung dengan perangkat ponsel yang lain padahal mereka
saling berjauhan?

Konsep yang bisa menjelaskan fenomena ini adalah konsep gelombang elektromagnetik.
Dan, konsep gelombang elektromagnetik ternyata sangat luas tidak hanya berkaitan
dengan TV atau ponsel saja, melainkan banyak aplikasi lain yang bisa sering kita
temukan sehari-hari di sekitar kita. Aplikasi tersebut meliputi microwave, radio, radar,
atau sinar-x.

vi
Sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya bahwa ada dua hukum dasar yang
menghubungkan gejala kelistrikan dan kemagnetan.

Pertama, arus listrik dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Ini


dikenal sebagai gejala induksi magnet. Peletak dasar konsep ini adalah Oersted yang
telah menemukan gejala ini secara eksperimen dan dirumuskan secara lengkap oleh
Ampere. Gejala induksi magnet dikenal sebagai Hukum Ampere.

Michael Faraday, penemu induksi elektromagnetik

Kedua, medan magnet yang berubah-ubah terhadap waktu dapat menghasilkan


(menginduksi) medan listrik dalam bentuk arus listrik. Gejala ini dikenal sebagai gejala
induksi elektromagnet. Konsep induksi elektromagnet ditemukan secara eksperimen oleh
Michael Faraday dan dirumuskan secara lengkap oleh Joseph Henry. Hukum induksi
elektromagnet sendiri kemudian dikenal sebagai Hukum Faraday-Henry.

Dari kedua prinsip dasar listrik magnet di atas dan dengan mempertimbangkan
konsep simetri yang berlaku dalam hukum alam, James Clerk Maxwell mengajukan suatu
usulan. Usulan yang dikemukakan Maxwell, yaitu bahwa jika medan magnet yang
berubah terhadap waktu dapat menghasilkan medan listrik maka hal sebaliknya boleh jadi
dapat terjadi. Dengan demikian Maxwell mengusulkan bahwa medan listrik yang berubah
terhadap waktu dapat menghasilkan (menginduksi) medan magnet. Usulan Maxwell ini
kemudian menjadi hukum ketiga yang menghubungkan antara kelistrikan dan
kemagnetan.

vii
James Clerk Maxwell peletak dasar teori gelombang elektromagnetik. Jadi,
prinsip ketiga adalah medan listrik yang berubah-ubah terhadap waktu dapat
menghasilkan medan magnet. Prinsip ketiga ini yang dikemukakan oleh Maxwell pada
dasarnya merupakan pengembangan dari rumusan hukum Ampere. Oleh karena itu,
prinsip ini dikenal dengan nama Hukum Ampere-Maxwell.

Dari ketiga prinsip dasar kelistrikan dan kemagnetan di atas, Maxwell melihat
adanya suatu pola dasar. Medan magnet yang berubah terhadap waktu dapat
membangkitkan medan listrik yang juga berubah-ubah terhadap waktu, dan medan listrik
yang berubah terhadap waktu juga dapat menghasilkan medan magnet. Jika proses ini
berlangsung secara kontinu maka akan dihasilkan medan magnet dan medan listrik secara
kontinu. Jika medan magnet dan medan listrik ini secara serempak merambat (menyebar)
di dalam ruang ke segala arah maka ini merupakan gejala gelombang. Gelombang
semacam ini disebut gelombang elektromagnetik karena terdiri dari medan listrik dan
medan magnet yang merambat dalam ruang.

Pada mulanya gelombang elektromagnetik masih berupa ramalan dari Maxwell


yang dengan intuisinya mampu melihat adanya pola dasar dalam kelistrikan dan
kemagnetan, sebagaimana telah dibahas di atas. Kenyataan ini menjadikan J C Maxwell
dianggap sebagai penemu dan perumus dasar-dasar gelombang elektromagnetik.

viii
BAB II
PERKENALAN SINGKAT TENTANG PENEMU GELOMBANG
ELEKTROMAGNETIK
A. Biodata Penemu Gelombang Elektromagnetik

February 22, 1857


Born
Hamburg, Germany
January 1, 1894 (aged 36)
Died
Bonn, Germany
Residence Germany
Nationality German
Physics
Fields
Electronic Engineering
University of Kiel
Institutions University of Karlsruhe
University of Bonn
University of Munich
Alma mater
University of Berlin
Doctoral advisor Hermann von Helmholtz
Electromagnetic radiation
Known for
Photoelectric effect

Signature

1
1. Biografi Hertz
Masa-masa awal
Heinrich Hertz lahir di Hamburg Jerman dari pasangan Gustav Ferdinand Hertz dan
Anna Elisabeth Pfefferkorn. Ayahnya adalah seorang penasihat hokum di Hamburg.
Sedangkan ibunya adalah anak dari seorang dokter tentara. Saat melanjutkan
pendidikannya di Universitas Hamburg, ia menunjukkan kecerdasannya pada sains sama
baiknya seperti pada kemampuan bahasanya ketika mempelajari bahasa arab dan bahasa
sansekerta.
Ia belajar di Dresden, Munich dan Berlin oleh dua orang gurunya, Gustav R.
Kirchhoff dan Hermann von Helmholtz. Ia mendapat PhD pada 1880 dan menjadi murid
Helmholtz samapai 1883. Pada 1885 ia menjadi professor di Universitas Karlsruhe ketika
meneliti gelombang elektromagnet.
Meteorologi
Hertz menjadi sangat tertarik pada metorologi karena pertemuannya dengan Wilhelm
von Bezold yang merupakan professor Hertz ketika mengikuti kuliah praktek di
politeknik Munich. Meski begitu, Hertz tidak berkontribusi banyak pada bidangnya
kecuali pada masamasa awal ketika ia menjadi asisten di Helmholtz di Berlin. Termasuk
penelitiannya mengenai penguapan cairan, jenis terbaru dari hygrometer, dan penjelasan
grafik mengenai udara dengan keadaan adiabatik.
Ahli kontak
Pada 1881-1882, Hertz mempublikasikan dua artikel yang dikenal juga dengan
bidang ahli kontak. Hertz sangat dikenal untuk kontribusinya di bidang listrik dinamis.
Banyak paper yang merujuk pada dua artikelnya sebagai sumber untuk beberapa ide.
Namun, majalah Boussinesq mengeluarkan beberapa kritikan pada pekerjaan Hertz.
2. Electromagnetic Research
Maxwell Review

Sekitar abad ke 19, Maxwell menyatakan persamaan nya yang cukup mengejutkan
dunia Fisika. Salah satunya menyatakan adanya gelombang
2
elektromagnetik. Namun, saat itu belum dapat dibuktikan. Karna itu, Heinrich Hertz
mencoba untuk membuktikan keberadaan gelombang elektromagnetik itu.

Secara teori, Hertz menyadari bahwa gelombang elektromagnetik yang dinyatakan


Maxwell merupakan gabungan dari gelombang listrik dan gelombang magnetik secara
saling tegak lurus. Begitu pula dengan arah geraknya. Karena gelombang tersebut
mengantung gelombang listrik, maka Hertz mencoba membuktikan keberadaan
gelombang elektromagnetik tersebut melalui keberadaan gelombang listriknya yang
diradiasikan oleh rangkaian pemancar.
Hertz mencoba membuat rangkaian pemancar sederhana dengan bantuan trafo untuk
memperkuat tegangan dan kapasitor sebagai penampung muatannya. Karena ada arus
pergeseran pada gap pemancar, diharapkan ada radiasi gelombang elektromagnetik yang
akan dipancarkan. Karena secara teori, dari percikan yang muncul akan dihasilkan
gelombang elektromagnetik. Alhasil, pada rangkaian loop penerima yang hanya berupa
kawat berbentuk lingkaran yang tanpa diberikan sumber tegangan apapun, ternyata
muncul percikan listrik pada gap-nya. Ini membuktikan ada listrik yang mengalir melalui
radiasi suatu benda.yang akhirnya terhantarkan ke loop.

3
Karena merasa belum puas, Hertz mencoba untuk menghitung frekuensi pada loop.
Ternyata frekuensi yang dihasilkan sama dengan frekuensi pemancar. Ini artinya listrik
pada loop berasal dari pemancar itu sendiri. Dengan ini terbuktilah adanya radiasi
gelombang elektromagnetik Maxwell. Percobaan Hertz ini juga memicu penemuan
telegram tanpa kabel dan radio oleh Marconi. Rangkaian ini ada dalam kaca quartz untuk
menghindari sinar UV.

3. Photoelectric research
Penemuan tak disangka
Pada tahun 1886, Hertz berhasil membuktikan konsep yang amat paradoks saat itu,
yaitu persamaan Maxwell mengenai gelombang elektromagnetik. Meski begitu, nantinya
Einstein akan menggunakan hasil ini untuk membantah beberapa konsep pada fisika
klasik mengenai gelombang elektromagnetik.
Setelah itu hertz melanjutkan penelitiannya. Hingga akhirnya pada 1887 Hertz
melakukan percobaan lanjutan dari hasil pembuktiannya terhadap gelombang
elektromagnetik. Hingga ia akhirnya mendapatkan fakta yang cukup menarik tanpa
disengaja. Yaitu bahwa muatan listrik akan berkurang jika ada sunar ultraviolet yang
jatuh diantara kedua elektrodanya. Itulah alasannya kenapa Hertz memakai tabung quartz
untuk melakukan pembuktian Maxwell.
4
Saat itu, Hertz tidak memperhatikan dengan betul apa yang terjadi disana. Sehingga tidak
ada hasil penelitian yang lengkap dan jelas mengenai efek tersebut.
Pembuktian oleh Hallwach dan Lenard
Hasil dari kedua tokoh ini tidak akan disinggung terlalu banyak karena diluar tujuan
makalah ini. Namun kami akan menjelaskan hasil penelitian mereka yang terinspirasi
oleh ketidaksengajaan Hertz mengenai efek fotolistrik.

Hallwach membuat percobaan dengan rangkaian seperti pada gambar. Tabung kaca
terisolasi membentuk ruang hampa di dalamnya. Karena menggunakan kaca quartz, maka
tidak ada radiasi ultraviolet yang masuk. Sumber cahaya monokromatik yang masuk
melalui quartz window jatuh pada pelat A membebaskan elektron yang disebut
fotoelektron. Elektron yang terlepas akan terdeteksi oleh pelat B. dengan ditandainya ada
beda potensial antara A dan B yang tercatat pada Galvanometer yang sensitif.
Gambar 4 adalah grafik fungsi dari tegangan yang dihasilkan. Meski begitu, ada saat
dimana tegangan akan sangat besar,. Ternyata, pada saat arus fotolistrik mencapai nol,
ada batas tegangan tertentu yang dinamakan stopping potential.
5

Gambar 5 adalah grafik stopping potential.


6

B. GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
Spektrum Gelombang Elektromagnetik

Gelombang elektromagnetik yang dirumuskan oleh Maxwell ternyata terbentang


dalam rentang frekuensi yang luas. Sebagai sebuah gejala gelombang, gelombang
elektromagnetik dapat diidentifikasi berdasarkan frekuensi dan panjang gelombangnya.
Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik sebagaimana gelombang radio atau sinar-
X. Masing-masing memiliki penggunaan yang berbeda meskipun mereka secara fisika
menggambarkan gejala yang serupa, yaitu gejala gelombang, lebih khusus lagi
gelombang elektromagnetik. Mereka dibedakan berdasarkan frekuensi dan panjang
gelombangnya. Gambar berikut ini menunjukkan spektrum gelombang elektromagnetik.

spektrum gelombang elektromagnetik


Gelombang Radio
Tentu kamu sering menonton TV, mendengarkan radio, atau menggunakan ponsel
untuk berkomunikasi, bukan? Nah, semua peralatan elektronik itu menggunakan
7
gelombang radio sebagai perambatan sinyalnya.
Gelombang radio merupakan gelombang yang memiliki frekuensi paling kecil
atau panjang gelombang paling panjang. Gelombang radio berada dalam rentang
frekuensi yang luas meliputi beberapa Hz sampai gigahertz (GHz atau orde pangkat 9).
Gelombang ini dihasilkan oleh alat-alat elektronik berupa rangkaian osilator (variasi dan
gabungan dari komponen Resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C)). Oleh karena itu,
gelombang radio banyak digunakan dalam sistem telekomunikasi. Siaran TV, radio, dan
jaringan telepon seluler menggunakan gelombang dalam rentang gelombang radio ini.
Suatu sistem telekomunikasi yang menggunakan gelombang radio sebagai
pembawa sinyal informasinya pada dasarnya terdiri dari antena pemancar dan antena
penerima. Sebelum dirambatkan sebagai gelombang radio, sinyal informasi dalam
berbagai bentuknya (suara pada sistem radio, suara dan data pada sistem seluler, atau
suara dan gambar pada sistem TV) terlebih dahulu dimodulasi. Modulasi di sini secara
sederhana dinyatakan sebagai penggabungan antara getaran listrik informasi (misalnya
suara pada sistem radio) dengan gelombang pembawa frekuensi radio tersebut.
Penggabungan ini menghasilkan gelombang radio termodulasi. Gelombang inilah yang
dirambatkan melalui ruang dari pemancar menuju penerima.
Oleh karena itu, kita mengenal adanya istilah AM dan FM. Amplitudo modulation
(AM) atau modulasi amplitudo menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa
berupa perubahan amplitudonya. Adapun frequency modulation (FM) atau modulasi
frekuensi menggabungkan getaran listrik dan getaran pembawa dalam bentuk perubahan
frekuensinya.
Gelombang Mikro
Pernahkah kamu mendengar tentang alat elektronik berupa oven microwave? Atau, kamu
mungkin sudah pernah menggunakannya untuk memasak? Oven microwave
8
menggunakan sifat-sifat gelombang mikro (microwave) berupa efek panas untuk
memasak. Selain itu, gelombang mikro juga digunakan dalam sistem komunikasi radar
dan analisis struktur atom dan molekul.
Rentang frekuensi gelombang mikro membentang dari 3 GHz hingga 300 GHz.
Frekuensi sebesar ini dihasilkan dari rangkaian osilator pada alat-alat elektronik.
Gelombang mikro dapat diserap oleh suatu benda dan menimbulkan efek pemanasan
pada benda tersebut. Sebuah sistem pemanas berbasis microwave dapat memanfaatkan
gejala ini untuk memasak benda. Sistem semacam ini digunakan dalam oven microwave
yang dapat mematangkan makanan di dalamnya secara merata dan dalam waktu singkat
(cepat).
Dalam suatu sistem radar, gelombang mikro dipancarkan terus menerus ke segala
arah oleh pemancar. Jika ada objek yang terkena gelombang ini, sinyal akan dipantulkan
oleh objek dan diterima kembali oleh penerima. Sinyal pantulan ini akan memberikan
informasi bahwa ada objek yang dekat yang akan ditampilkan oleh layar radar.
Dari waktu pemancaran sinyal sampai diterima kembali oleh radar, jarak objek
yang terdeteksi dapat diketahui. Tentu kamu dapat membayangkan rumus yang dapat
dipakai untuk menghitung jarak ini, bukan? Ya, jarak adalah kecepatan dikali waktu, dan
karena kecepatan gelombang adalah konstan, maka dengan mengetahui waktu, jarak pun
dapat dihitung. Jangan lupa bahwa pembagian dengan faktor 2 diperlukan karena sinyal
menempuh jarak pulang pergi. Coba kamu tuliskan rumusnya.
Sistem radar banyak dimanfaatkan oleh pesawat terbang dan kapal selam. Dengan
adanya radar, pesawat terbang dan kapal selam mampu mendeteksi keberadaan objek lain
yang dekat dengan mereka. Di saat cuaca buruk di mana terjadi badai dan gangguan
cuaca yang dapat mengganggu pengelihatan, keberadaan radar dapat membantu navigasi
pesawat terbang untuk mengetahui arah dan posisi mereka dari tempat tujuan pendaratan.

9
Sinar Inframerah

Bagaimana remote TV dapat digunakan untuk mematikan atau menyalakan TV?


Di sini remote menggunakan pemancar dan penerima sinar inframerah. Tahukah kamu
bahwa ada ponsel yang dilengkapi dengan inframerah untuk transfer data dari atau
menuju ponsel?
Sinar inframerah (infrared/IR) termasuk dalam gelombang elektromagnetik dan
berada dalam rentang frekuensi 300 GHz sampai 40.000 GHz (10 pangkat 13). Sinar
inframerah dihasilkan oleh proses di dalam molekul dan benda panas. Telah lama
diketahui bahwa benda panas akibat aktivitas (getaran) atomik dan molekuler di
dalamnya dianggap memancarkan gelombang panas dalam bentuk sinar inframerah. Oleh
karena itu, sinar inframerah sering disebut radiasi panas.
Foto inframerah yang bekerja berdasarkan pancaran panas suatu objek dapat
digunakan untuk membuat lukisan panas dari suatu daerah atau objek. Hasil lukisan
panas dapat menggambarkan daerah mana yang panas dan tidak. Suatu lukisan panas dari
satu gedung dapat digunakan untuk mengetahui daerah mana dari gedung itu yang
menghasilkan panas berlebihan sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan yang
diperlukan.
Dalam bidang kesehatan, pancaran panas berupa pancaran sinar inframerah dari
organ-organ tubuh dapat dijadikan sebagai informasi kondisi kesehatan organ tersebut.
Ini sangat bermanfaat bagi dokter dalam diagnosis dan keputusan tindakan yang sesuai
buat pasien. Selain itu, pancaran panas dalam intensitas tertentu dipercaya dapat
digunakan untuk proses penyembuhan penyakit seperti cacar dan encok.
Dalam teknologi elektronik, sinar inframerah telah lama digunakan sebagai media
transfer data. Ponsel dan laptop dilengkapi dengan inframerah sebagai salah konektivitas
untuk menghubungkan atau transfer data dari satu perangkat dengan perangkat lain. data

10
Cahaya atau sinar tampak

Dalam rentang spektrum gelombang elektromagnetik, cahaya atau sinar tampak


hanya menempati pita sempit di atas sinar inframerah. Spektrum frekuensi sinar tampak
berisi frekuensi dimana mata manusia peka terhadapnya. Frekuensi sinar tampak
membentang antara 40.000 dan 80.000 GHz (10 pangkat 13) atau bersesuaian dengan
panjang gelombang antara 380 dan 780 nm (10 pangkat -9). Cahaya yang kita rasakan
sehari-hari berada dalam rentang frekuensi ini. cahaya juga dihasilkan melalui proses
dalam skala atom dan molekul berupa pengaturan internal dalam konfigurasi elektron.
Pembahasan tentang cahaya begitu luas dan membentuk satu disiplin ilmu fisika
tersendiri, yaitu optik.
Sinar Ultraviolet

Rentang frekuensi sinar ultraviolet (ultraungu) membentang dalam kisaran 80.000


GHz sampai puluhan juta GHz (10 pangkat 17).
Sinar ultraungu atau disebut juga sinar ultraviolet datang dari matahari berupa radiasi
ultraviolet memiliki energi yang cukup kuat dan dapat mengionisasi atom-atom yang
berada di lapisan atmosfer. Dari proses ionisasi atom-atom tersebut dihasilkan ion-ion,
yaitu atom yang bermuatan listrik. Lapisan yang terdiri dari ion-ion ini membentuk
lapisan khusus dalam atmosfer yang disebut ionosfer. Lapisan ionosfer yang terisi
dengan atom-atom bermuatan listrik ini dapat memantulkan gelombang elektromagnetik
frekuensi rendah (berada dalam spektrum frekuensi gelombang radio medium) dan
dimanfaatkan dalam transmisi radio.
11
Karena energinya yang cukup kuat dan sifatnya yang dapat mengionisasi bahan,
sinar ultraviolet tergolong sebagai radiasi yang berbahaya bagi manusia (terutama jika
terpancar dalam intensitas yang besar). Untungnya, atmosfer bumi memiliki lapisan yang
dapat menahan dan menyerap radiasi ultraviolet dari matahari sehingga sinar matahari
yang sampai ke bumi berada dalam taraf yang tidak berbahaya. Tentu kamu sudah tahu
lapisan apakah itu? ya, lapisan ozon.
Penggunaan bahan kimia baik untuk pendingin (lemari es dan AC) berupa freon
maupun untuk penyemprot (parfum bentuk spray dan pilok/penyemprot cat), dapat
menyebabkan kebocoran lapisan ozon. Hal ini menyebabkan sinar ultraviolet dapat
menembus lapisan ozon dan sampai ke permukaan bumi, suatu hal yang sangat
berbahaya buat manusia. Jika semakin banyak sinar ultraviolet yang terpapar ke
permukaan bumi dan mengenai manusia, efek yang tidak diinginkan bagi manusia dan
lingkungan dapat timbul.Kanker kulit dan penyakit gangguan penglihatan seperti katarak
dapat ditimbulkan dari radiasi ultraviolet yang berlebihan. Ganggang hijau sebagai
sumber makanan alami dan mata rantai pertama dalam rantai makanan dapat berkurang
akibat radiasi ultraviolet ini. ini dapat mengganggu keseimbangan alam dan merupakan
sesuatu yang sangat merugikan buat kehidupan makhluk hidup di Bumi.
Sinar ultraviolet juga dapat dihasilkan oleh proses internal atom dan molekul.
Sinar ultraviolet juga dapat dimanfaatkan dalam proses sterilisasi makanan dimana
kuman dan bakteri berbahaya di dalam makanan dapat dimatikan.
Sinar-X
Sinar-X dikenal luas dalam dunia kedokteran sebagai sinar Rontgen. Dipakai
untuk memeriksa organ bagian dalam tubuh. Tulang yang retak di bagian dalam tubuh
dapat terlihat menggunakan sinar-X ini.

12
Sinar-X berada pada rentang frekuensi 300 juta GHz (10 pangkat 17) dan 50
miliar GHz (10 pangkat 19). Penemuan sinar-X dianggap sebagai salah satu penemuan
penting dalam fisika. Sinar-X ditemukan oleh ahli fisika Jerman bernama Wilhelm
Rontgen saat sedang mempelajari sinar katoda. Cara paling umum untuk memproduksi
sinar-X adalah melalui mekanisme yang disebut bremstrahlung atau radiasi perlambatan.
Mekanisme ini yang ditempuh oleh Rontgen saat pertama kali menghasilkan sinar-X.
Dalam teori radiasi gelombang elektromagnetik diketahui bahwa muatan listrik yang
dipercepat (atau diperlambat) akan menghasilkan gelombang elektromagnetik. Selain
melalui radiasi perlambatan, sinar-X juga dihasilkan dari proses transisi internal elektron
di dalam atom atau molekul.
Sinar Gamma

produksi sinar gamma oleh inti atom


Sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi
(dan karenanya juga energi) yang paling besar. Sinar gamma memiliki rentang frekuensi
dari 10 pangkat 18 sampai 10 pangkat 22 Hz. Sinar gamma dihasilkan melalui proses di
dalam inti atom (nuklir).

13
KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu besar peranan gelombang
elektromagnetik yang bermanfaat dalam kehidupan kita sehari-hari, tanpa kita sadari
keberadaannya.
Spektrum elektromagnetik adalah rentang semua radiasi elektromagnetik yang mungkin.
Spektrum elektromagnetik dapat dijelaskan dalam panjang gelombang, frekuensi, atau tenaga per
foton. Spektrum ini secara langsung berkaitan :
* Panjang gelombang dikalikan dengan frekuensi ialah kecepatan cahaya: 300 Mm/s, yaitu 300
MmHz
* Energi dari foton adalah 4.1 feV per Hz, yaitu 4.1µeV/GHz
* Panjang gelombang dikalikan dengan energy per foton adalah 1.24 µeVm
Spektrum elektromagnetik dapat dibagi dalam beberapa daerah yang terentang dari sinar
gamma gelombang pendek berenergi tinggi sampai pada gelombang mikro dan gelombang radio
dengan panjang gelombang sangat panjang. Pembagian ini sebenarnya tidak begitu tegas dan
tumbuh dari penggunaan praktis yang secara historis berasal dari berbagai macam metode
deteksi. Biasanya dalam mendeskripsikan energi spektrum elektromagnetik dinyatakan dalam
elektronvolt untuk foton berenergi tinggi (di atas 100 eV), dalam panjang gelombang untuk
energi menengah, dan dalam frekuensi untuk energi rendah (? = 0,5 mm). Istilah “spektrum
optik” juga masih digunakan secara luas dalam merujuk spektrum elektromagnetik, walaupun
sebenarnya hanya mencakup sebagian rentang panjang gelombang saja (320 - 700 nm)[1].
Dan beberapa contoh spektrum elektromagnetik seperti :
Radar
(Radio Detection And Ranging),digunakan sebagai pemancar dan penerima gelombang.
Infra Merah
Dihasilkan dari getaran atom dalam bahan dan dimanfaatkan untuk mempelajari struktur molekul
Sinar tampak
mempunyai panjang gelombang 3990 Aº - 7800 Aº.
Ultra ungu
dimanfaatkan untuk pengenalan unsur suatu bahan dengan teknik spektroskopi.

Daftar Pustaka

www.podbot62.blogspot.com
www.wikimapia.org
www.ahlifisika.org
www.fisikaitugampang.info