Anda di halaman 1dari 12

PEMULIAAN

TANAMAN MENYERBUK SILANG


 Definisi Tan.Menyerbuk silang
 Struktur genetik Pop. Tan. Meneyrbuk silang
 Perbaikan Pop. Tan. Menyerbuk Silang melalui
Seleksi
 Pembentukan Varietas Sintetik dan Komposit
 Pembentukan Varietas Hibrida
DEFINISI TAN. MENYERBUK SILANG
• PENYERBUKAN SILANG vs SENDIRI
– PENYERBUKAN SILANG: pertemuan sel kelamin betina dan
jantan dari tanaman berbeda.
– PENYERBUKAN SENDIRI: pertemuan sel kelamin betina dan
jantan dari satu tanaman yg sama.
• TANAMAN MENYERBUK SILANG: sebagian besar
penyerbukan yg terjadi mrpk penyerbukan silang.
• Contoh Tan. Menyerbuk Silang: jagung, pepaya, salak,
mangga, pala, mlinjo, klengkeng
• PTMS mengalami KAWIN ACAK: tiap individu
mempunyai kesempatan sama untuk kawin dg individu
lain.
STRUKTUR GENETIK PTMS
(POPULASI TANAMAN MENYERBUK SILANG)

• KAWIN ACAK menyebabkan PTMS bersifat heterosigot


dan heterogenus (beragam).
• Berdasar model diploid, dua alel per lokus (misal: A & a),
struktur genetik PTMS dapat dinyatakan sbb:
DAA + HAa + Raa, dengan
• D: homosigot dominan,
• H: heterosigot, dan
• R: homosigot resesif.
V. METODE PEMULIAAN TANAMAN
UNTUK KELOMPOK TANAMAN
MENYERBUK SILANG
TUJUAN PEMULIAAN TANAMAN PENYERBUK
SILANG:
• MENCIPTAKAN POPULASI DENGAN FREKWENSI GEN
YANG BARU DAN UNIK.
• CIRI: POPULASI TANAMAN HETEROZIGOT, HETEROGEN
(MASING2
• TANAMAN DAPAT TIDAK SAMA GENOTIPENYA, NAMUN
FENOTIPE NAMPAK SAMA)
MASALAH POKOK PADA TANAMAN YANG BERKEMBANG
DG BIJI:
1. PEMBENTUKAN POPULASI DASAR, SBG SUMBER
KERAGAMAN UNTUK DI SELEKSI
2. METODE SELEKSI, BERKAITAN DG VARIETAS YANG
AKAN DIBENTUK.
PROSEDUR UMUM PEMULIAAN
TANAMAN :
1. INTRODUKSI
2. SELEKSI
3. HIBRIDISASI
SIFAT GENETIK TIPE PENYERBUK SILANG
Contoh tanaman: alfalfa, alpukat, pisang, bit, bloom kol,
wortel, seleri, jagung,ketimun, korma, anggur, bawang
merah, labu, lobak, bayam, straberi, melon dsb.
Tanaman penyerbuk sendiri: barley, oats, padi, sorgum,
gandum,
legume : kacang tanah, kedelai, buncis, kacang hijau, cabe,
tembakau, tomat.
DASAR GENETIK TANAMAN
PENYERBUK SILANG:
Varietas tanaman menyerbuk silang = varietas terdiri
dari populasi yang mempunyai genotipa tertentu
terdiri dari tanaman heterosigot, masing-masing
tanaman berbeda genotipenya (heterogenous),
dengan fenotipe nampak sama. Persilangan secara
acak dapat mempertahankan keragaman genetik
sehingga frekwensi gen dan genotipa konstan (sama
pada generasi keturunannya).
Persilangan sendiri akan menurunkan daya hasil.
FREKUENSI GEN & GENOTIPE
• Suatu Pop. dicirikan oleh FREKUENSI ALEL/GEN dan
FREKUENSI GENOTIPE penyusun populasi.
– Frekuensi alel/gan: proporsi suatu alel/gen dlm populasi
– Frekuensi genotipe: proporsi suatu genotipe terhadap genotipe
total dalam populasi.
• Suatu populasi terdiri atas 100 individu tanaman
dengan struktur genotipe: 50 AA + 40 Aa + 10 aa.
Berapakah frekuensi masing-2 gentipe dan
masing-2 gen?
• frekuensi genotipe AA (D) = 50/100 = 0,5;
• frekuensi
 genotipe Aa (H) = 40/100 = 0,4; dan
• frekuensi genotipe Aa (R) = 10/100 = 0,1.
• frekuensi alel A = {(2x50)+(1x40)} / (2x100) = 0,70 = (D+1/2H)
• frekuensi alel a = {(1x40)+(2x10)} / (2x100) = 0,30 = (1/2H+R)
FREKUENSI GEN & GENOTIPE TETAP
DARI GENERASI KE GENERASI
• HUKUM HARDY-WEINBERG:
Populasi kawin acak yg mencapai Equilibrium (keseimbangan
populasi), FREKUENSI GEN & GENOTIPE akan konstan (tidak
berubah) dari generasi ke generasi bila tidak ada faktor luar
(SELEKSI, MIGRASI & MUTASI) yang berpengaruh.
• Untuk mencapai Equilibrium (keseimbangan populasi),
diperlukan sekali kawin acak.
• Misal suatu populasi (0,50AA + 0,40Aa + 0,10aa),
frekuensi alel A = 0,7 dan alel a = 0,3. Kawin acak populasi
tersebut menghasilkan populasi baru:(0,7A+0,3a)2 =
0,49AA + 0,42Aa + 0,09aa.
PERBAIKAN POPULASI MELALUI SELEKSI

• Program pemuliaan tanaman menyerbuk silang


tidak difokuskan pada individu tanaman tetapi
populasi tanaman;
• Kegiatan pemuliaan/seleksi diarahkan untuk
memperbaiki populasi.
• Perbaikan populasi bertujuan meningkatkan
frekuensi gen yang baik sehingga rata-rata sifat
yang diatur/dikendalikan gen tersebut meningkat.
METODE SELEKSI
PERBAIKAN POPULASI

• Seleksi Massa
• Seleksi Setongkol Sebaris
• Seleksi Berulang

Anda mungkin juga menyukai