Anda di halaman 1dari 6

STRATEGI MANAJEMEN

KEPEGAWAIAN PADA
PEMERINTAH PROVINSI DKI
JAKARTA

Deafani Perdana
110110080022
LATAR BELAKANG
 Kebijakan Zero Growth yang diterapkan di
lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,
mengakibatkan kekurangan tenaga teknis
operasional di lapangan dan tenaga teknis
tertentu.
 Kewenangan penetapan formasi ada di
Pemerintah Pusat, sehingga persetujuan formasi
tidak sesuai dengan usulan.
PERMASALAHAN
 Kewenangan penentuan formasi ada pada
Pemerintah Pusat, sehingga belum dapat
mengakomodir kebutuhan SDM daerah yang
semakin tinggi.
 Kompetensi SDM yang belum sesuai kebutuhan,
sehingga perlu ditingkatkan.
LANDASAN TEORI
 Peter. F. Drucker
Fungsi manajemen adalah bagaimana membuat manusia menjadi
produktif. Drucker juga melihat bahwa kerja manusia selalu dilandasi
pada keinginan manusia untuk mencapai keberhasilan, kepuasan, dan
lebih jauh lagi kebahagian. Sebuah organisasi dalam kacamata
Drucker, adalah tempat manusia menemukan makna hidupnya. Oleh
karena itu, Drucker mendorong agar manajemen selalu bertindak
untuk membangun manusia yang bekerja didalamnya untuk mencapai
kualitas hidup yang baik.
 A.F. stoner
Prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu
organisasi dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada
posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.
PEMBAHASAN
 Pengisian kebutuhan formasi melalui mutasi/rotasi dan
alih status pegawai
 Menjalin kerjasama dengan Instansi Pemerintah Lainnya
termasuk juga Redistribusi PNS antar instansi pusat dan
daerah
 Membuka peluang partisipasi Tenaga Profesional Luar
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
 Peningkatan kompetensi pegawai
 Restrukturisasi PNS, menyerasikan komposisi pegawai
tetap dan tidak tetap, komposisi golongan dan komposisi
tingkat pendidikan.
SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH