Anda di halaman 1dari 3

EKONOMI POLITIK GLOBAL

Berkembang tahun 1970.


Ekonomi politiik global berbicara tentang
- Kekayaan dan kemiskinan
- Siapa mendapatkan apa dalam system politik dan ekonomi internasional, kapan dan
dimana.
Jika ekonomi berbicara mengenai pencapaian kekuatan sedangkan politik berbicara tentang
kekuatan, hal ini merupakan hubungan yang komplek dalam konteks internasional antara Negara
dan pasar yang merupakan inti dari EPG.

teori
utama EPG

Mercantilism Liberalism Marxism

MERCANTILISM
- Merupakan pandangan yang melihat aktivitas ekonomi merupakan tujuan utama dalam
membangun Negara yang kuat, dan elit politik berada pada line depan untuk pembangunan
Negara modern.
- Ekonomi adalah alat politik, perekonomian internasional adalah arena konflik antara
kepentingan nasional, daripada wilayah kerjasama yang saling menguntungkan. ( zero sum
game )
- Perekonomian harusnya tunduk pada tujuan peningkatan kekuatan Negara, politik harus
diutamakan daripada ekonomi.
- Zero sum game  keuntungan suatu Negara merupakan kerugian bagi Negara lain.
- Muncul pada abad 16 /17
- Erat kaitannya dengan Negara berdaulat dan modern.
tokoh mercantilism
 Alexander Hamilton
 Friedrich list
Menurut GILPHIN terdapat 2 bentuk mercantilism
1. Benign mercantilism negara memelihara kepentingan ekonominya karena merupakan unsir
penting dalam keamanan nasionalnya.
2. Malevolent mercantilism “jahat”  Negara berupaya mengekploitasi perekonomian
internasional melalui kebijakan Ekspansi .
contoh  imprealisme kekuatan eropa di Asia dan Africa .
LIBERALISM
- Menolak adanya campur tangan pemerintah dalam mengendalikan pasar, pasar akan
meluas secara spontan demi kepuasan kebutuhan manusia.
- Menolak pemikiran kaum mercantilism ( Negara adalah actor sentral dalam permasalahan
ekonomi)
- Positive sum game  setiap orang mendapatkan keuntungan yang lebih dari yang mereka
inginkan.
- Perekonomian merupakan wilayah kerjasama bagi keuntungan timbale balik antara Negara
dan juga antar individu.
Tokoh liberalism
 Adam smith
 David Ricardo
 JM Keynes
MARXISME
- Perekonomian kapitalis didasarkan pada 2 kelas social :
1. Kaum borjuis  yang memiliki alat produksi
2. Kaum proletar  yang memiliki tenaga kerja, yang digaji oleh borjuis.
- Menurut kaum Marxism
1. Negara tidak otonom, Negara digerakkan oleh kepentingan kelas yang berkuasa. Konflik
kelas lebih lebih mendasar disbanding konflik antar Negara.
2. Sebagai suatu system ekonomi, capitalism bersifat ekspansif, selalu mencari pasar baru
yang menguntungkan,
- Jadi perekonomian merupakan tempat eksploitasi dan merupakan perbedaan antar kelas
social . kelas ekonomi yang dominat juga akan mendominasi dalam dunia politik.
- Pembangunan capitalism bersifat tidak seimbang.
- Menurut Immanuel wallerstain perekonomian dunia sebagai pembangunan tidak
seimbang sehingga Terciptanya wilayah core, semi periphery, periphery.
Tokoh Marxism
1. Robert cox
2. Karl marx
3. Immanuel wallerstain
Ringkasan teori EPG

Hubungan Merkantilims Liberalism Marxism

Ekonomi dan politik Ditentukan oleh Ekonomi otonom Ekonomi yang


politik menentukan
Unit analisa Negara Individu dan Kelas – kelas
perusahaan swasta
Hubungan ekonomi Konfliktual , zero Kooperatif. Positive Konfliktual , zero
sum game sum game sum game
Tujuan ekonomi Untuk kekuatan Kesejahteraan Kepentingan kelas.
Negara maksimum individu
dan sosial

Pendekatan EPG menurut Gilpin.

Dasar mercantilism Politik menyediakan kerangka kerja bagi ekonomi.


Negara adalah actor utama
Element ekonomi liberal Adanya realita bebas bagi pasar.
Hubungan ekonomi dapat berupa positive sum game
Elemen marxis Hukum pembangunan yang tidak seimbang
Analisa sejarah yang diperlukan
Perekonomian dunia adalah hal yang hirearki.

Anda mungkin juga menyukai