Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN AKHIR

PRAKTIKUM ENERGI I
PEM ELEKTROLISER

Nama : Ardian Fadhli

NPM : 140310070050

Partner :

NPM :

Hari/Tgl Praktikum : Rabu/25 November 2009

Asisten : Bu Mariah
Laboratorium Fisika Energi

Jurusan Fisika

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Universitas Padjadjaran

2009

DATA

1. Menentukan Tegangan Dekomposisi Air

Aquades (Truang = 22,40C) Air dingin(Truang = 29,30C)

Tegangan (V) Arus (I)


1,3 0
1,4 0,04
1,5 0,16
1,6 0,35
1,7 0,38
1,8 0,42
1,9 0,44
2 0,48
Tegangan (V) Arus (I)
1,4 0
1,5 0,12
1,6 0,31
1,7 0,35
1,8 0,37
1,9 0,4
2 0,45

2. Menentukan Efisiensi Energi dan Efisiensi Faraday Elektroliser PEM

Aquades Air dingin

V(volt) I(A) t(s) Vol (cm3) V(volt) I(A) t(s) Vol (cm3)
1,8 0,39 0 0 1,8 0,36 0 0
0,38 106 5 0,35 133 5
0,38 218 10 0,35 283 10
0,38 317 15 0,35 399 15
0,38 421 20 0,35 499 20
0,38 526 25 0,35 555 25
0,38 607 30 0,35 697 30
0,38 709 35 0,35 832 35
0,38 822 40 0,35 945 40
0,38 933 45 0,35 107 45
1,6 0,31 0 0 2
0,3 213 5 1,6 0,29 0 0
0,29 308 10 0,28 143 5
0,29 465 15 0,28 291 10
0,29 625 20 0,28 434 15
0,29 778 25 0,28 569 20
0,29 902 30 0,28 711 25
0,29 107 35 0,28 844 30
9 0,27 101 35
0,28 120 40 1
9 0,27 117 40
0,28 137 45 9
7 0,27 131 45
8
Pengolahan Data

• Kurva karakteristik I-V elektroliser dari hasil pengukuran

Aquades Air dingin

• Kurva volume hidrogen yang dihasilkan terhadap waktu untuk setiap


tegangan yang diberikan

Aquades Air dingin

V= 1,8 volt V= 1,8 volt

V= 1,6 volt V= 1,6 volt


• Menghitung laju produksi hidrogen dan menghitung efisiensi energi dan
efisiensi faraday elektroliser dari setiap data yang diperoleh

Dengan menggunakan rumus :

R.I .T .t
Vhitung =
F . p.z

Dimana :

V hitung = volume gas hidrogen yang dihasilkan secara teoritis (m3).


Vhasil = volume gas hidrogen yang dihasilkan saat pengamatan (m3).
R = konstanta gas umum (8.314 J/mol K)
p = tekanan ruang dalam Pa (1 Pa = 105 N/m2)
F = konstanta Faraday (96485 C/mol)
T = temperatur ruang dalam K
I = arus (A)
t = waktu (s)
z = jumlah elektron untuk membebaskan satu molekul :
z (H2) = 2 (2 elektron diperlukan untuk membebaskan satu molekul hidrogen)
z (O2) = 4
untuk Volume hitung dan Volume hasil didapatkan dengan rumus
R.I .T .t
Vhitung = Vhasil = Vtabung
F . p.z

Untuk efisiensi faraday, didapatkan :


VH 2 (hasil )
η= x 100%
VH 2 (hitung )

Dengan perhitungan di atas maka akan didapatkan hasil data sebagai berikut

a.Aquades

I(A) t(s) T (K) Vol Vol η faraday


V(volt) hasil(m3) hitung(m3)
1,8 0,39 0 302,3 0 0 0
0,38 106 5,24624E- 95,30642
302,3 0,000005 06 341
0,38 218 1,07894E- 92,68331
302,3 0,00001 05 084
0,38 317 1,56892E- 95,60707
302,3 0,000015 05 459
0,38 421 2,08365E- 95,98556
302,3 0,00002 05 657
0,38 526 2,60332E- 96,03118
302,3 0,000025 05 708
0,38 607 3,00421E- 99,85977
302,3 0,00003 05 807
0,38 709 3,50904E- 99,74240
302,3 0,000035 05 644
0,38 822 4,06831E- 98,32098
302,3 0,00004 05 181
0,38 933 302,3 0,000045 4,61768E- 97,45158
05 406

I(A) t(s) T (K) Vol Vol η faraday


V(volt) hasil(m3) hitung(m3)
1,6 0,31 0 302,3 0 0 0
0,3 213 60,07735
302,3 0,000005 8,3226E-06 109
0,29 308 1,16334E- 85,95930
302,3 0,00001 05 889
0,29 465 1,75634E- 85,40473
302,3 0,000015 05 27
0,29 625 2,36068E- 84,72149
302,3 0,00002 05 484
0,29 778 2,93857E- 85,07540
302,3 0,000025 05 854
0,29 902 3,40693E- 88,05587
302,3 0,00003 05 74
0,29 107 4,07547E- 85,87964
9 302,3 0,000035 05 317
0,28 120 4,40903E- 90,72297
9 302,3 0,00004 05 613
0,28 137 89,61117
7 302,3 0,000045 5,0217E-05 495

Air Dingin

I(A) t(s) T (K) Vol Vol η faraday


V(volt) hasil(m3) hitung(m3)
1,8 0,36 0 302,7 0 0 0
0,35 133 0,000005 6,07089E- 82,36025
302,7 06 351
0,35 283 0,00001 1,29178E- 77,41281
302,7 05 779
0,35 399 0,000015 1,82127E- 82,36025
302,7 05 351
0,35 499 0,00002 2,27772E- 87,80692
302,7 05 358
0,35 555 0,000025 2,53334E- 98,68390
302,7 05 736
0,35 697 0,00003 3,18151E- 94,29480
302,7 05 962
0,35 832 0,000035 3,79773E- 92,16033
302,7 05 175
0,35 945 0,00004 4,31353E- 92,73154
302,7 05 469
0,35 107 0,000045 4,89323E- 91,96382
2 302,7 05 785

I(A) t(s) T (K) Vol Vol η faraday


V(volt) hasil(m3) hitung(m3)
1,6 0,29 0 302,3 0 0 0
0,28 143 0,000005 5,21498E- 95,87769
302,3 06 068
0,28 291 0,00001 1,06123E- 94,23030
302,3 05 768
0,28 434 0,000015 1,58273E- 94,77310
302,3 05 899
0,28 569 0,00002 2,07505E- 96,38319
302,3 05 696
0,28 711 0,000025 96,41708
302,3 2,5929E-05 697
0,28 844 0,00003 3,07793E- 97,46807
302,3 05 891
0,27 101 0,000035 3,55528E- 98,44524
1 302,3 05 726
0,27 117 0,00004 4,14606E- 96,47705
9 302,3 05 802
0,27 131 0,000045 4,63487E- 97,09010
8 302,3 05 457

Analisa dan Kesimpulan

Analisa

Dari percobaan yang telah dilakukan terlihat bahwa tegangan dekomposisi pada
aquades berada pada 1,4 volt, sedangkan pada air dingin sebesar 1,5 volt.ini membuktikan
bahwa suhu air mempengaruhi tegangan dekomposisi.

Pada aquades terlihat saat kita melakukan prosedur 2 kita menggunakan 2 variasi input
tegangan yaitu 1,6 volt dan 1,8 volt untuk masing-masing air..Terlihat bahwa tidak ada
perbedaan mencolok antara waktu proses produksi hydrogen pada aquades dan air dingin,
kecepatan proses produksi hydrogen ini lebih dipengaruhi oleh arus yang dihasilkan. Namun
saat percobaan arus yang dihasilkan kecil, arus yang kecil ini mengakibatkan proses produksi
hydrogen menjadi lama (baik air dingin maupun aquades), karena semakin besar arus maka
semakin cepat pula hydrogen dihasilkan.

Dari grafik diatas terlihat bahwa arus dan tegangan memiliki hubungan yang hampir
linier. Ini terlihat karena semakin besar tegangan yang diberikan, maka arus yang dihasilkan
juga akan semakin besar.

Kesimpulan

Dari praktikum PEM Elektroliser ini dapat disimpulkan bahwa :


1. Dengan membuat grafik tegangan terhadap arus kita dapat menentukan tegangan
dekomposisi air dari hasil percobaan. Tegangan dekomposisi yang didapatkan dari hasil
percobaan adalah 1.4volt untuk aquades dan 1,5volt untuk air dingin.
2. Efisiensi faraday dapat dihitung dengan menggunakan persamaan
VH 2 (hasil )
η= x100%. Dari hasil perhitungan didapatkan efisiensi faraday sekitar
VH 2 (hitung )
60,07 % sampai dengan 99,85 %.
3. Dari grafik yang didapat menunjukkan bahwa nilai tegangan dan arus hampir
linier. Ini terlihat karena semakin besar tegangan yang kita berikan pada PEM
Elektroliser, maka semakin besar pula arus yang dihasilkan.