Gejala dan Penyebab Bell's Palsy

BERADA di ruang ber-AC (air conditioner, pendingin ruangan) memang nyaman. Rasa panas dan keringat pun langsung lenyap. Tapi, berada di ruang ber-AC terlalu lama kurang menguntungkan bagi kesehatan tubuh. Sebab, ada risiko Bell's palsy. Gejala yang muncul adalah mendadak satu sisi wajah perot saat bangun tidur, satu mata tidak bisa berkedip, dan ludah terus menetes. "Meski hampir sama, Bell's palsy tetap berbeda dengan stroke," kata dr Sutis Nasia SpS. Bell's palsy hanya menyerang satu sisi wajah, tanpa diikuti kelemahan anggota gerak tubuh lainnya. Sebab, ada serangan saraf tepi urutan ke-7 (saraf fasial) di antara total 12 pasang saraf cranial. Dalam kondisi tersebut, terjadi ketidakmampuan mengontrol otot-otot muka pada sisi yang sakit. Pada stroke, penderitanya mengalami kelumpuhan separo badan. Hal tersebut disebabkan pembuluh darah pecah atau tersumbat. "Saraf ketujuh ini berfungsi sebagai hear, tear, taste, face," papar spesialis saraf dari Siloam Hospitals Surabaya itu. Jadi, lanjut dia, penderita Bell's palsy menderita gangguan pendengaran, sekresi kelenjar air mata, pengecapan dua pertiga lidah depan, dan yang sering adalah kelemahan satu sisi otot muka. Penyebabnya, kata Sutis, belum diketahui pasti. "Namun, yang biasanya disalahkan adalah lingkungan dingin, sering terkena angin malam, terpapar kipas angin dan AC, serta naik motor tanpa memakai helm," tuturnya. Kondisi dingin diperkirakan membuat pembuluh darah ke saraf fasialis tersebut menyempit alias vasospasme. Penyempitan itu mengakibatkan iskemia (berkurangnya suplai oksigen). Akhirnya, terjadi kelumpuhan. Hipotesis ini dikenal dengan teori iskemik. "Selain udara dingin, ketegangan emosional, terpapar karbondioksida, trauma wajah juga dianggap penyebab iskemik," tuturnya. Teori kedua mengenai Bell's palsy adalah infeksi virus. Diduga, virus herpes simpleks tipe1, herpes zoster, virus Epstein Barr, Cytomegalovirus, serta influenza A dan B berperan dalam merusak jaringan ikat myelin saraf fasialis. "Teori ketiga adalah imunologi," ujarnya. Kelainan saraf ke-7 ini, lanjut Sutis, banyak terjadi pada orang yang daya tahannya menurun. Misalnya, penderita HIV, penderita lupus, dan ibu hamil. Faktanya, kata dia, penderita Bell's palsy sembuh sendiri. Sekitar 85 persen menunjukkan perbaikan dalam tiga minggu. Hanya 15 persen perbaikan terjadi setelah bulan ke-3-6. "Namun, bila lebih dari tiga minggu belum ada perbaikan, biasanya terjadi kecacatan wajah," terangnya. Kecacatan bisa berupa crocodile tear phenomenon, kontraktur, dan kedutan wajah (tic's facialis). Crocodile tear phenomenon atau fenomena air mata buaya adalah pengeluaran air mata sewaktu penderita mengunyah makanan. Ini terjadi karena regenerasi serabut saraf yang salah arah. Pemberian kortikosteroid secara dini mengurangi pembengkakan saraf fasialis. Pemijatan, neurostimulator, dan akupunktur juga dipercaya membantu penyembuhan. (ai/c8/nda) sumber: jawapos

PENYAKIT BELL S PALSY

yaitu nama seorang dokter pada abad 19 yang pertama kali menggambarkan penyakit ini dan menghubungkannya dengan kelainan pada syaraf wajah. Arahkan kipas angin itu ke arah lain. y y y (http://obatpropolis. Jika tidur menggunakan kipas angin. juga tidak baik untuk kulit dan syaraf. Setelah berolah raga berat. Penyakit bell¶s palsy bisa menyerang siapa saja. mata tidak bisa menutup dan lain-lain. Penderita diabetes. jangan tidur tepat di bawahnya. Selain tidak baik untuk kesehatan jantung. Proporsi wajah bisa menjadi tidak seimbang Jika tidak ditangani maka akan terjadi kecacatan dengan muka ³menyong´. namun dianjurkan untuk melakukan pengobatan dan terapi sehingga proses kesembuhan bisa lebih baik. trauma.Penyakit Bell¶s palsy adalah kelumpuhan yang terjadi pada otot wajah di salah satu sisi yang diakibatkan adanya gangguan pada saraf wajah nomer 7. Dan selalu gunakan kecepatan rendah saat kipas dijalankan.com/tag/penyebab-bells-palsy) . Risiko terkena penyakit bell¶s palsy pada wanita hamil berpotensi 3X lebih mudah daripada wanita yang tidak hamil. Tanda-tanda yang dialami penderita adalah susah menggerakan otot wajah dibagian yang terserang. Secara estetika penyakit ini akan mengganggu fungsi wajah. jangan mandi air dingin di malam hari. JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah dengan air dingin. Jika kipas angin terpasang di langit-langit. perokok. Bagi penggemar panjat gunung. selalu gunakan penutup wajah / masker dan pelindung mata. Penyakit bell¶s palsy pada sebagian penderita bisa sembuh tanpa melalui pengobatan. atau lainnya. Ratarata 40. stress. Penyebab pasti kelumpuhan yang terjadi pada penyakit bell¶s palsy masih belum diketahui. gunakan helm penutup wajah penuh atau rapat untuk mencegah angin mengenai wajah. laki-laki atau perempuan. Langkah Pencegahan Beberapa cara yang bisa ditempuh untuk menghindari atau mencegah terkena penyakit bell¶s palsy seperti yang disarankan oleh Dokter Syaraf adalah: y y Jika berkendaraan motor. tidak bisa berkumur secara baik. dan pengguna obat-obatan sejenis steroid berpotensi 4X lebih mudah terserang Bell¶s Palsy daripada orang lain. Bell¶s palsy berbeda dengan akibat dari stroke. Menurut beberapa ahli penyebab terkena penyakit bell¶s palsy adalah akibat terkena paparan angin dingin di salah satu sisi wajah cukup lama.000 orang Amerika setiap tahun menderita Bell¶s Palsy. jangan biarkan kipas angin menerpa wajah secara langsung. Bell¶s palsy diambil dari nama Sir Charles Bell. Suhu rendah. tetapi ada juga yang berpendapat bahwa bell¶s palsy disebabkan oleh virus herpes yang menetap di tubuh dan aktif kembali akibat factor lingkungan. dan tekanan atmosfir yang rendah berpotensi tinggi menyebabkan Anda menderita Bell¶s Palsy. angin kencang. Bila sering kerja lembur sampai larut malam. seperti bersiul atau meniup.

Sebuah gelombang elektrokimiawi yang disebut potensi aksi bergerak sepanjang akson sebuah neuron. Interaksi ligan-reseptor permukaan sel saraf dan otot 3. adenosina. Ada dua macam perubahan potensial membran: 1. Potensial berjenjang bersifat lokal yang terjadi dalam berbagai derajat. serotonin. Potensial istirahat merupakan potensial membran konstan ketika sel yang dapat tereksitasi tidak memperlihatkan potensial cepat. glisina Monoamina: dopamin. noradrenalin. Perubahan potensial yang spontan (akibat ketidakseimbangan siklus pengeluaran pemasukan/ kebocoran-pemompaan) Apabila potensial berjenjang secara lokal terjadi pada membran sel saraf atau otot. sebelum dilepaskan bertepatan dengan datangnya potensial aksi. Ilustrasi dari elemen utama pada transmisi sinapsis. Kejadian pencetus dapat berupa: 1. Sel saraf dan otot merupakan jaringan yang dapat tereksitasi karena dapat mengubah permeabilitas membran sehingga mengalami perubahan potensial membran sementara jika tereksitasi. Potensial berjenjang dapat menimbulkan potensial aksi jika potensial di daerah trigger zone di atas ambang. terdapat potensial berbeda di daerah tersebut. Stimulus 2. sejumlah molekul neurotransmiter dilepaskan dan bergerak menuju pencerap yang terletak pada membran neuron lain yang berada di dekat sinapsis. Potensial berjenjang yakni sinyal jarak dekat yang cepat menghilang. MEKANISME JALANNYA IMPULS Impuls Saraf Sel-sel di dalam tubuh dapat memiliki potensial membran akibat adanya distribusi tidak merata dan perbedaan permeabilitas dari Na+. Beberapa neurotransmiter utama. Potensial ini dipengaruhi oleh semakin kuatnya kejadian pencetus dan semakin besarnya potensial berjenjang yang terjadi. GABA. K+. dll. asam aspartat.BIOKIMIA NEUROTRANSMITTER Neurotransmiter adalah senyawa organik endogenus membawa sinyal di antara neuron. adrenalin. Arus (secara pasif )mengalir antara daerah yang terlibat dan daerah di sekitarnya (di dalam maupun di luar membran). Neurotransmiter terbungkus oleh vesikel sinapsis. Ketika gelombang tersebut mencapai sinapsis. Daerah-daerah di jaringan tempat terjadinya potensial berjenjang tidak mempunyai bahan insulator sehingga terjadi kebocoran arus dari daerah aktif membran ke cairan ekstrasel (CES) sehingga potensial semakin jauh semakin berkurang. antara lain: y y y Asam amino: asam glutamat. histamin. dan anion besar intrasel. melatonin Bentuk lain: asetilkolina. anandamida. Contoh potensial berjenjang: . Sedangkan jika potensial di bawah ambang tidak akan memicu potensial aksi. serina.

bukan dari variasi kekuatan (besarnya) potensial aksi. Potensial aksi ini menyebar ke seluruh membran sel tanpa menyebabkan penyusutan. Istilah-istilah: 1. Sinaps berdasarkan letak: 1. 4. Potensial aksi timbul secara maksimal sebagai respon terhadap rangsangan atau tidak sama sekali (all or none). Polarisasi (potensial istirahat) à membran memiliki potensial dan terdapat pemisahan muatan berlawanan Depolarisasi à potensial lebih kecil daripada potensial istirahat (menuju 0 mV) Hiperpolarisasi à potensial lebih besar daripada potensial istirahat (potensial lebih negatif dan lebih banyak muatan yang dipisah dibandingkan dengan potensial istirahat) Selama potensial aksi. Sinaps dan Integrasi Neuron Susunan saraf memiliki banyak neuron yang saling berhubungan membentuk jaras konduksi fungsional (functional conducting pathway). Sinaps merupakan tempat dua neuron yang berdekatan satu sama lain dan terjadi komunikasi interneuronal. 3. Hantaran oleh aliran arus lokal pada serat tidak bermielin à potensial aksi menyebar di sepanjang membran Hantaran saltatorik yang lebih cepat di serat bermielin à impuls melompati bagian saraf yang diselubungi mielin Pompa Na+-K+memulihkan ion-ion yang berpindah selama perambatan potensial aksi ke lokasi semula secara bertahap untuk mempertahankan gradien konsentrasi. dari -70 mV ke +30 mV) dan efluks K+ (fase turun: dari puncak ke potensial istirahat). 3. Bagian membran yang baru saja dilewati oleh potensial aksi tidak mungkin dirangsang kembali sampai bagian tersebut pulih dari periode refrakternya. Sinaps aksodendritik Sinaps aksosomatik Sinaps aksoaksonik Jenis sinaps: 1. 2. 2. potensial aksi menimbulkan potensial aksi baru yang identik di dekatnya melalui aliran arus sehingga daerah tersebut mencapai ambang. a.1. Cara perambatan potensial aksi: 1. dengan influks Na+ (fase naik. 1. Potensial aksi berfungsi sebagai sinyal jarak jauh. Perubahan permeabilitas ini menyebabkan pembalikan potensial membran secara singkat. Variasi kekuatan rangsang dlihat dari variasi frekuensi. Prasinaptik terminal banyak mengandung vesikel-vesikel prasinaptik yang . 2. 3. depolarisasi membran ke potensial ambang menyebabkan serangkaian perubahan permeabilitas akibat perubahan konformasi saluran-saluran gerbang-voltase. 2. Periode refrakter memastikan perambatan satu arah potensial aksi menjauhi tempat pengaktifan semula. Sinaps Kimiawi Permukaan yang berhadapan dengan perluasan akson terminal dan neuron disebut membran prasinaptik dan pascasinaptik yang dipisahkan oleh celah sinaptik. Potensial pasca sinaps Potensial reseptor Potensial end-plate Potensial alat pacu Potensial aksi merupakan pembalikan cepat potensial membran akibat perubahan permeabilitas membran. Membran prasinaptik dan pascasinaptik menebal dan sitoplasma meningkat densitasnya. Potensial aksi di neuron prasinaps menyebabkan pengeluaran neurotransmitter yang berikatan dengan reseptor di neuron pascasinaps. Sebelum kembali istirahat.

Tabel 1. serotonin. histamin. Lglutamat GABA Neuromodulator Asetilkolin (muskarinik). adenosin Tabel 2. Contoh Neurotransmiter Utama (Klasik) dan Neuromodulator di Sinaps Neuromediator Neurotransmitter utama Asetilkolin (nikotinik). Glisin ditemukan terutama di sinaps-sinaps medulla spinalis. Mitokondria berperan dalam menyediakan ATP untuk sintesis neurotransmiter baru. Misalnya. Neurotransmitter dan Neuromodulator (yang Diketahui dan Diduga) Neurotransmiter Klasik Asetilkolin Dopamin Norepinefrin Epinefrin Serotonin Histamin Glisin Glutamat Aspartat Asam gama-aminobutirat (GABA) Neuromodulator -endorfin Somatostatin Kolesistokinin (CCK) Neurotensin Enfekalin leusin Enfekalin metionin Angiotensin II Vasopresin Hormon adrenokortikotropik (ACTH) -melanocyte stimulating hormone (MSH) Thyrotropin releasing hormone (TRH) Fungsi Eksitasi cepat Inhibisi cepat Modulasi dan modifikasi aktivitas Mekanisme reseptor Reseptor kanal ion Reseptor G-poteincoupled Mekanisme Ionik Membuka kanal ion (EPSP cepat) Membuka kanal ion (IPSP cepat) Membuka atau menutup kanal K+ atau Ca2+ (EPSP dan IPSP lambat) Lokasi Sensorik utama dan sistem motorik Sistem yang mengontrol homeostasis Bambosin Karnosin Gastrin Substansi P Motilin Insulin Glukagon Bradikinin Oksitosin . sedangkan dopamin di substansia nigra.berisi neurotransmiter. asetilkolin digunakan di susunan saraf pusat dan susunan saraf tepi. Vesikel-vesikel bergabung dengan membran prasinaptik dan mengeluarkan neurotransmiter ke celah sinaptik melalui melalui proses eksositosis. Sebagian besar neuron hanya menghasilkan dan melepaskan neurotransmitter utama di semua ujung-ujung sarafnya.

Ketika berada di celah sinaptik. efek katekolamin dibatasi dengan kembalinya neurotransmitter ke ujung-ujung saraf prasinaps. Biasanya neuromodulator terdapat di dalam vesikel prasinaps yang berbeda. Dopamin terdapat dalam konsentrasi tinggi di berbagai bagian di sistem saraf pusat. Pada susunan saraf pusat. membangkitkan Excitatory Postsynaptic Potential (EPSP) atau Inhibitory Postsynaptic Potential (IPSP). Contoh neuromodulator adalah asetilkolin (muskarinik). Misalnya asetilkolin yang ditemukan di taut neuromuskular. biasanya melalui transduser molekuler. Neuromodulator dapat ditemukan bersama dengan neurotransmitter utama di sebuah sinaps tunggal. 1. ascending reticular pathway. Di daerah sistem saraf pusat tertentu. dan mengubah respons reseptor terhadap neurotransmitter. hippocampus. neuropeptida. menghambat. Efek eksitasi atau inhibisi pada membran pascasinaps neuron bergantung pada jumlah respons pascasinaps pada sinaps yang berbeda. neurotransmiter mencapai sasarannya dengan meningkatkan atau menurunkan potensial istirahat (resting potential) pada membrane pascasinaptik untuk waktu yang singkat. kolateral neuron motorik sampai sel-sel Renshaw. Eksitasi cepat diketahui menggunakan asetilkolin (nikotinik) dan L-glutamat atau inhibisi menggunakan GABA. Norepinefrin ditemukan pada ujung-ujung saraf simpatis dan ditemukan dalam konsentrasi tinggi di hipotalamus. Pelepasan neuromodulator ke celah sinaps tidak memberikan efek langsung pada membran pascasinaps. berlangsung selama beberapa menit atau lebih. ganglia autonom. Protein reseptor pada membran sinaptik mengikat neurotransmitter dan melakukan penyesuaian dengan membuka kanal ion. atau membatasi efek neurotransmitter utama di membrane pascasinaps. Jika efek keseluruhannya adalah depolarisasi. dan adenosin. neuron diinhibisi dan tidak timbul impuls saraf. Neuromodulator berperan menguatkan. Misalnya pada asetilkolin. Neuromodulator bekerja melalui sistem messenger kedua yang biasanya melalui transducer molecular. memperpanjang. Distribusi neurotransmitter bervariasi di berbagai bagian susunan saraf. mampu memodulasi dan memodifikasi aktivitas neuron pascasinaps. serta serabut aferen sistem penglihatan dan pendengaran memiliki neurotransmitter kolinergik. Efek neurotransmitter dipengaruhi oleh destruksi atau reabsorpsi neurotransmitter tersebut. Namun. b. Neuromodulator merupakan zat selain neurotransmitter yang dikeluarkan dari membran prasinaps ke celah sinaps.Gonadotropin releasing hormone (GnRH) Polipeptida intestinal vasoaktif (VIP) Neurotransmitter dilepaskan dari ujung saraf ketika datang impuls saraf (potensial aksi). histamin. Reseptor protein lain mengikat neuromodulator dan mengaktifkan sistem messenger kedua. Reseptor ini memiliki periode laten yang lebih lama. neuron akan terstimulasi dan potensial aksi akan dibangkitkan pada segmen inisial akson dan impuls saraf dihantarkan sepanjang akson. protein G. Potensial aksi menyebabkan influks K+ yang menyebabkan vesikel sinaptik bergabung dengan membran prasinaptik. efeknya dibatasi oleh enzim asetilkolinesterase (AChE) dengan mendegradasi asetilkolin. protein G. Sinaps Elektrik . jika efek keseluruhannya adalah hiperpolarisasi. Susunan tersebut dapat menimbulkan berbagai respon berbeda tergantung pada input dari neuron aferen. serotonin. dan ujung-ujung saraf simpatis. berbagai neuron aferen yang berbeda dapat melepaskan beberapa neuromodulator berlainan yang diambil oleh neuron pascasinaps. Kemudian neurotransmitter dikeluarkan ke celah sinaps. Sebaliknya. misalnya di nucleus basalis (ganglia basalis).

Sinaps elektrik merupakan gap junction berupa kanal dari sitoplasma neuron prasinaps ke neuron pascasinaps. Reseptor Ionotropik (ligand-gated ion channel) Reseptor ionotropik merupakan transmitter-gated channels. v Reseptor neurotransmitter Kolinergik Setiap neurotransmitter menimbulkan efek di membran postsinaptik bila berikatan dengan reseptor spesifik. Reseptor Neurotransmitter Reseptor berupa protein kompleks transmembran yang sebagian menonjol ke lingkungan ekstrasel dan bagian lain yang menonjol ke lingkungan intrasel. Klasifikasi reseptor neurotransmitter: 1. Dua neurotransmitter tidak akan berikatan pada satu reseptor yang sama. Ion mengalir dari suatu neuron ke neuron lain melalui kanal-kanal penghubung. Penyebaran aktivitas yang cepat dari satu neuron ke neuron lain menunjukkan sekelompok neuron melakukan suatu fungsi bersama-sama. Reseptor tersebut mempunyai tempat pengikatan yang multipel (binding site). Neuron-neuron berkomunikasi secara elektrik dan tidak ada transmitter kimia. Reseptor neurotransmitter menangkap neurotransmitter yang dilepaskan dan menyalurkan pesan yang dibawa neurotransmitter ke intrasel. Asetilkolin bekerja pada dua subtipe . respon singkat. Sinaps elektrik memiliki respon yang cepat sehingga penting untuk gerakan refleks. Sinaps elektrik dapat berjalan dua arah sedangkan sinaps kimiawi hanya satu arah. waktu pengikatan neurotransmitter pada reseptor dan respon sangat pendek. meskipun satu neurotransmitter dapat berikatan dengan reseptor yang berbeda. Hal ini disebut sebagai subtipe reseptor. Neurotransmitter berikatan dengan reseptor yang menempel pada pintu masuk kanal ion dan menyebabkan kanal ion terbuka. Reseptor ionotropik mempunyai aksi sangat cepat.

memori. Pembukaan kanal hanya berlangsung sebentar meskipun asetilkolin masih menempel pada reseptor (periode desensitisasi). Ligan yang berikatan bukan dari golongan neurotransmitter adalah eikosanoid. Misalnya. . v Reseptor Muskarinik Reseptor muskarinik yang terdapat pada otot jantung mempunyai subunit 3 2. dan . dan Kainate. Asetilkolin yang dilepaskan oleh neuron motorik berdifusi ke membran plasma sel miosit dan terkait pada reseptor asetilkolin. v Reseptor GABAA Reseptor GABAA mempunyai beberapa tempat pengikatan untuk berbagai neuromodulator. GDP beruba menjadi GTP. noradrenalin.K+ dan Ca2+. Fungsinya lebih terbatas yakni pada sistem sensorik. ) dan memiliki 7 kompartemen. v Reseptor Nikotinik Asetilkolin (Ach) Reseptor ini berperan dalam penyaluran sinyal listrik dari suatu motor neuron ke serat saraf otot. Reseptor ini merupakan target yang baik untuk obat v Glutamate-Gated Channels Reseptor agonis glutamate adalah AMPA (alpha-amino-3-hydroxy-5-methylisoxazole-4-propionic acid). Sedangkan reseptor NMDA permeabel terhadap Na+ . Sebaliknya. Biasanya reseptor jenis ini merupakan reseptor G-potein-coupled yang mempunyai 3 subunit ( . aktivasi reseptor subtype M2 pada otot jantung memacu potein G yang menghambat adenilsiklase dan mempertinggi konduksi K+ sehingga denyut jantung dan kontraksi otot jantung menurun. hormone peptide (angiotensin II. Reseptor nikotinik asetilkolin yang matang terdiri atas 2 . AMPA-gated channels permeabel terhadap Na+ dan K+ dan tidak permeabel terhadap Ca2+. Selanjutnya kation ini akan berinteraksi memacu atau menghambat enzim-enzim. 1. Pergerakan muatan positif akan mendepolarisasi membran plasma yang menyebabkan kontraksi. adrenalin. Satu tipe berada di otot skeletal (nikotinik) dan tipe lain berada di otot jantung (muskarinik).reseptor yang berbeda. akibatnya terjadi hidrolisis fosfatidilinositol-(4. v Amino Acid-Gated Channels Amino Acid-Gated Channels memediasi sebagian besar transmisi cepat sinapsis di CNS (Cerebral Nervous System). . Reseptor Metabotropik (G protein-coupled) Metabotropik merupakan reseptor yang berikatan dengan neurotransmitter dan membentuk second messenger sebagai salah satu jalur transduksi sinyal. NMDA (N-methyl D-aspartate). struktur reseptor nikotinik asetilkolin di neuron hanya terdiri atas subunit & ( 3 2). atau kontraksi. serotonin. subunit potein G mengikat GDP. Saat diaktivasi oleh reseptor G-protein-coupled. sekresi. somastosin. dan penyakit. histamine). Neurotransmitter yang berikatan yakni amin biogenic (dopa. TRH). Berbeda dari yang ada di otot. timbul sinyal dengan mekanisme berbeda. bila reseptor M1 atau M2 diaktifkan. reseptor ini akan mengalami perubahan konformasi dan berinteraksi dengan protein G yang selanjutnya akan mengaktifkan fosfolipase C. Kemudian potein G akan terpecah menjadi G (subunit GTP) dan G yang akan . v Transduksi sinyal pada reseptor metabotropik G-protein-coupled Pada keadaan inaktif. menyebabkan hiperpolarisasi.5)-bifosfate (PIP2) yang menyebabkan peningkatan kadar Ca2+ intrasel. dopamine. AMDA dan NMDA berperan dalam transmisi sinaps eksitator yang cepat di otak sedangkan KAINATE fungsinya belum diketahui. Setelah asetilkolin berikatan dengan reseptor muskarinik. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan konformasi reseptor dan akan menyebabkan kanal ion membuka. .

Pada motor end-plate. Edisi ke-5. kanal voltage-gated untuk Na+ terbuka dan timbul potensial aksi yang menyebar sepanjang permukaan sarkolema. Jakarta: EGC. 2001. 5. Kemudian asetilkolin menyebar dan mencapai reseptor Ach tipe nikotinik di membran pascasinaps junctional fold. Neurobiologi Molekuler Sel Saraf. Saat mencapai serabut otot. Neurophysiology. Pasien ini sudah berobat ke puskesmas yang kemudian dirujuk ke poli fisioterapi dengan bell¶s palsy.p. Secara perlahan subunit G akan melepas PO4 dari GTP sehingga berubah menjadi GDP yang menyebabkan aktifitas berhenti. Neuroanatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran. 2. kanal voltage-gated Ca2+ terbuka dan Ca2+ masuk ke dalam akson.p. Jakarta: EGC. Disusun oleh Lyriestrata Anisa REFERENSI 1. Jika end-plate potential cukup besar. Sherwood L.54-8.78-100 Snell RS. Kumpulan Kuliah Farmakologi. permukaan serabut otot sedikit meninggi serta membentuk unsur otot (sole plate). Masing-masing saraf berakhir sebagai akson yang terbuka dan membentuk unsur neural motor end-plate. Setelah pintu kanal terbuka.mengaktifkan protein efektor. Pintu kanal Ach permeabel terhadap K+ yang keluar dari sel namun dalam jumlah yang lebih kecil. Gelombang depolarisasi diteruskan ke serabut otot oleh sistem tubulus T menuju miofibril yang kontraktil. Hal ini menyebabkan pelepasan Ca2+ dari retikulum sarkoplasma yang akan menimbulkan kontraksi otot. membran pascasinaps lebih permeabel terhadap Na+ yang mengalir ke dalam sel-sel otot dan terjadi potensial lokal (end-plate potential). Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. saraf kehilangan selubung mielin dan pecah menjadi cabang-cabang halus.com/neurosains/mekanisme-impuls-saraf/) BELL¶S PALSY Pagi tadi saat bertugas di poli fisioterapi datang seorang laki-laki berumur tiga puluh tahun dan mengeluh. Bahan Kuliah Modul Neurosains FKUI.338-9 (http://www. Akson terbuka yang melebar terletak pada alur permukaan serabut otot yang dibentuk oleh lipatan sarkolema ke dalam (junctional fold = dasar alur dibentuk oleh sarkolema yang membentuk lipatan-lipatan). Bahan Kuliah Modul Neurosains FKUI. Cabang akan berakhir pada otot rangka di tempat yang disebut taut neuromuskular (neuromuscular junction) atau motor-end-plate.dokter-kita. ³dokter sejak tiga hari yang lalu suara saya berubah disertai lumpuh pada wajah sebelah kiri´. Di antara membran plasma akson (aksolema atau membran prasinaps) dan membran plasma serabut otot (sarkolema atau membran pascasinaps) terdapat celah sinaps. 2001. Bell¶s palsy merupakan suatu gangguan saraf (neurologis) yang disebabkan oleh adanya gangguan pada saraf wajah (fasialis) sehingga menimbulkan kelemahan atau kelumpuhan pada . Saat potensial aksi mencapai membran prasinaps motor end-plate. Taut Neuromuskular pada Otot Rangka Setiap serabut saraf bermielin yang masuk ke otot rangka membentuk banyak cabang yang jumlahnya tergantung pada ukuran unit motoriknya. Sebagian besar serabut-serabut otot hanya dipersarafi oleh satu motor end-plate. 3. 4. Elevasi terjadi akibat akumulasi sarkoplasma granular di bawah sarkolema serta banyak inti dan mitokondria.106-9 Ibrahim N. 2010 Staf Pengajar Departemen Farmakologi FK UNSRI. Junctional fold berfungsi memperluas area permukaan sarkolema yang terletak di dekat akson yang melebar. Jakarta: EGC. p. 2010 Mudjihartini N. Hal ini menstimulasi penggabungan vesikel sinaptik dengan membran prasinaps dan menyebabkan pelepasan asetilkolin ke celah sinaps.

Selain itu pemberian vitamin neurotropik juga penting dalam fungsi saraf. Penyebab tersering adalah infeksi virus herpes simpleks tipe 1. bola mata seolah bergulir ke atas pada sisi yang lumpuh.satu sisi wajah. hal ini disebut fenomena Bell. Selain pemeriksaan pada wajah. Stres. kencing manis atau sindrom Guillain Barre dapat juga menyebabkan bell¶s palsy. Pemijatan dan kompres hangat pada wajah boleh dilakukan. Gejalanya Gejala biasanya timbul mendadak. Ketika pasien diminta tersenyum. Penyebabnya Gangguan ini cukup sering dijumpai. (http://yudhine. Namun untuk pasien yang berusia diatas 60 tahun memiliki kemungkinan 40 % untuk sembuh dan 60 % mengalami gejala sisa. Pada saat berusaha menutup mata. Hampir 80-90 % pasien akan sembuh tanpa kelainan. bell¶s palsy tanpa disertai kelumpuhan anggota tubuh lainnya. Penting juga diperhatikan perawatan mata untuk menjaga kelembaban mata dengan pemberian air mata buatan dan pelindung mata seperti kaca mata hitam. Penanganannya Untuk menekan pembengkakan pada saraf wajah dapat di berikan obat golongan kortikosteroid seperti prednisone dan anti viral seperti asiklovir sesegera mungkin. Bila anda ada yang mengalami gejala seperti diatas segeralah berobat. tumor otak. hidung dan tenggorokan. Selain mengakibatkan asimetri wajah juga mengganggu fungsi normal untuk makan dan menutup mata. Gejala awal yang ringan seperti kesemutan di sekitar bibir atau mata kering biasanya cepat menjadi berat dalam waku 48 jam atau kurang. wajah menjadi menyimpang dan terdapat tarikan ke sisi yang sehat. Penderita setalah bangun pagi mendapati kelumpuhan pada satu sisi wajahnya. telinga. Pasien tidak dapat menutup matanya dengan sempurna pada sisi yang lumpuh. Selain itu paparan angin dingin yang terus menerus pada wajah merupakan faktor resiko terjadinya bell¶s palsy.wordpress. mata.com/) Terapi Bell's Palsy Mulut . Infeksi virus lain seperti mumps dan HIV serta infeksi bakteri seperti penyakit Lyme atau tuberkulosis dapat menyebabkan peradangan dan pembengkakan saraf wajah sehingga mengakibatkan bell¶s palsy. jangan ditunda-tunda karena semakin cepat mulai pengobatan kemungkinan untuk sembuh menjadi lebih besar. kehamilan. Berbeda dengan stroke. patah tulang tengkorak. perlu juga dilakukan pemeriksaan yang teliti pada kepala. Pada wajah terlihat pendataran dahi dan lipatan bibir pada sisi yang lumpuh.

seperti mulut. Membahas mengenai serangan stroke ke otak terutama di bagian berbicara/mulut paling sering dialami oleh penderita stroke setelah kelumpuhan di kaki dan tangan. berbicara cadel/tidak jelas maupun yang bisa menyebabkan gugup dalam berbicara. Gejala-gejala/tanda-tanda stroke itu banyak sekali tergantung oleh bagian mana otak yang terkena stroke/terganggu. Biasanya serangan ke mulut dapat berupa serangan yang ringan sampai yang berat. berhitung. kelumpuhan hanya pada kaki atau tangan bahkan kelumpuhan pada panca indera. Serangan yang ringan berupa sulit berbicara namun masih dapat berbicara. penyakit jantung. berbicara terbata-bata. kolesterol. tekanan darah rendah. kegemukan. berbicara. Padahal kita tahu bahwa otak merupakan organ yang paling penting peranannya karena otak berperan penting dalam mengkoordinasi kegiatan bergerak. kencing manis. kelumpuhan pada setengah tubuh saja. Ada banyak penyebab stroke yang dapat diketahui maupun ada yang tidak diketahui. Stroke secara medis yang merupakan serangan ke otak. mulut miring. Sedangkan Serangan stroke yang berat terhadap mulut menyebabkan tidak bisa berbicara sama . berkhayal. membaca. Kelumpuhan pada stroke dapat berubah kelumpuhan pada seluruh tubuh. gejala dan tanda-tandanya sesuai dengan daerah fokal di otak yang terganggu.Pengobatan Sulit Bicara Akibat Stroke Stroke adalah penyakit yang cukup ganas dan mematikan di dunia kesehatan. menulis. seperti : Tekanan darah tinggi. tata bahasa yang berantakan. merokok maupun adanya riwayat penyakit stroke dari keluarga. Penyakit Stroke adalah penyakit yang disebabkan oleh pecahnya atau tersumbatnya aliran darah di otak. mata atau telingga. Sedikit menyinggung mengenai penyakit stroke. timbul secara mendadak dalam beberapa detik atau beberapa jam. emosi. sulit membuka mulut. Stroke identik dengan cacat di bagian tubuh. dan lain-lain. seperti : lemah di seluruh badan. nyeri kepala/migrain. sulit berbicara. tidak sadar atau koma. berpikir. kesemutan/kebas di bagian badan. merasa. melihat maupun mendengarkan.

suara tidak bisa keluar sampai ada sulit makan maupun minum. Refleksi kaki yang mempunyai titik-titik yang berhubungan dengan organ tubuh terutama otak dapat membantu dalam proses penyembuhan stroke yang tidak bisa berbicara. dari yang tidak bisa mengerakkan tangan sampai bisa menggerakakkan tangan. kepala. Website : http://www. Pengobatan dapat dilakukan secara seminggu 2-3 kali.blogspot. mulutnya akan terasa lebih leluasa dan tidak terlalu kaku lagi. Satu/dua kali terapi.accuratehealth. "Accurate" Health Center mempunyai fokus pengobatan di bidang penyakit stroke. oleh sebab itu pijat ke daerah tersebut sangat bermanfaat dan penting untuk mengalirkan seluruh aliran darah ke bagian otak dan mulut. dari stroke yang rin gan sampai stroke yang berat.com . dari yang tidak bisa berjalan sampai bisa berjalan. Semuanya adalah pengobatan tradisional dari negeri bambu yang bertujuan untuk mengobati penyakit secara bertahap. pasien akan terasa lebih enak/nyaman di bagian mulutnya. dalam dua atau tiga bulan tergantung oleh lamanya penyakit tersebut. dari yang tidak bisa berbicara sampai bisa berbicara. Pengobatan dapat dilakukan selama beberapa bulan. tuntas dan tidak akan kambuh kembali. Pengobatan "Accurate" Health Center menggunakan pengobatan akupunktur dan pijat pengobatan penyakit dan refleksi kaki. tujuannya adalah untuk melancarkan aliran darah yang tersumbat di daerah tersebut.sekali. sedangkan pijat pengobatan akan berfokus pada muka. ketiak dan dada. leher maupun dada. Akupunktur untuk tidak bisa bicara akibat stroke akan diobati di bagian mulut. Biasanya bagian tersebut akan terasa sakit bila dipijat. semakin lama penyakit tersebut dibiarkan dan tidak diobati maka semakin lama pengobatan dilakukan. Pengobatan dapat dilakukan sampai pasien dapat berbicara secara normal. Semakin hari pengobatan akan semakin bertambah baik. leher.