Anda di halaman 1dari 2

AMANAT MENTERI SOSIAL

PADA UPACARA BENDERA MEMPERINGATI


HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2006

Assalamu?alaikum, Wr. Wb
Saudara-Saudara sebangsa dan se-Tanah Air,

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya
sehingga bangsa Indonesia pada hari ini, Jum'at 10 November 2006 dapat memperingat
Hari Pahlawan.
Mengawali amanat saya pada pagi hari ini, ijinkan saya menyampaikan ucapan Selamat
Hari Raya Idul Fitri 1427 H, Mohon Maaf Lahir dan batin bagi umat muslim yang
merayakannya. Dalam suasana lebaran dan saling memaafkan ini, marilah kita pupuk
terus tali silaturrahim di antara kita bangsa Indonesia untuk berjuang mengisi
kemerdekaan.

Saudara-saudara yang saya hormati,


Dengan upacara bendera yang kita laksanakan pada hari ini setidaknya mencerminkan
bahwa kita sebagai bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, bangsa yang mengharga
jasa dan pengorbanan para pahlawannya.
Upacara bendera pada hari ini di samping merupakan salah satu bentuk penghargaan atas
jasa para Pahlawan yang telah rela berkorban, pantang mundur, tanpa pamrih yang
dilandasi oleh percaya pada kemampuan sendiri berjuang demi berdirinya Negara
Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus juga sebagai upaya untuk melestarikan nilai-nilai
Kepahlawanan tersebut kepada generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa.
61 tahun yang lalu, para Pahlawan Kusuma Bangsa telah berjuang mengusir tentara
sekutu yang hendak menancapkan kembali kekuasaannya di Indonesia. Peristiwa heroik
yang terjadi di Surabaya pada tanggal 10 November 1945 yang telah menewaskan banyak
para pejuang itulah yang kemudian pada hari ini kita peringati sebagai hari Pahlawan.

Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air,


Peringatan Hari Pahlawan kali ini dilakukan dengan lebih mengedepankan pada upaya
untuk melestarikan dan mendayagunakan serta mengaktualisasikan Nilai-Nilai
Kepahlawanan kepada kalangan generasi muda, yang dilaksanakan secara khidmat dan
penuh semangat
Semangat juang dari para Pahlawan yang tidak kenal menyerah yang pada intinya
berjuang untuk mewujudkan kemerdekaan dan tetap mempertahankan keutuhan negara
Kesatuan Republik Indonesia hendaknya kita pelihara dan kita amalkan dalam kehidupan
kita sehari-hari, kini dan masa mendatang.
Berbagai peristiwa yang menimpa bangsa kita akhir-akhir ini, seperti terjadinya berbagai
bencana di beberapa daerah, kebakaran hutan, kerusuhan-Kerusuhan kecil yang sempat
muncul di daerah tertentu dan berbagai peristiwa lainnya hendaknya menjadi pemikiran
kita bersama dan membangkitkan rasa kesetiakawanan sosial kita untuk turut
menyelesaikannya dengan penuh bijaksana.

Saudara-Saudara sekalian,
Dengan semangat Kepahlawanan, hendaknya kita saling bahu-membahu memberikan
sumbangan tenaga dan pemikiran demi tetap tegaknya Negara Kesatuan
Republik ??????????Indone?sia. Berkenaan dengan hal tersebut, Peringatan Hari
Pahlawan Tahun 2006 ini mengambil tema: "Dengan Jiwa dan Semangat Kepahlawanan,
Kita Perkokoh Negara KesatuanRepublik
Indonesia".??????????????????????????????????????????????????????????????????????
?????????? ,
Tema Peringatan Hari Pahlawan tersebut, diharapkan dapat lebih membangkitkan
semangat bangsa Indonesia untuk bersatu padu mengisi kemerdekaan, dengan berupaya
sekuat tenaga berpartisipasi menyumbangkan segala pemikiran, tenaga maupun harta atas
segala permasalahan yang menimpa bangsa, demi memperkokoh Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang kita cintai ini.
Akhirnya, dengan senantiasa mengharapkan lindungan, bimbingan, taufik dan hidayah-
Nya, marilah kita peringati hari Pahlawan tanggal 10 November 2006 ini, dengan
khidmat dan penuh semangat untuk senantiasa bekerja keras meneruskan dan
mewujudkan cita-cita perjuangan para Pahlawan, memperkokoh Negara Kesatuan
Republik Indonesia.

Sekian dan terima kasih.

Wassalamu?alaikum, Wr. Wb.