Anda di halaman 1dari 15

SEMINAR PROPOSAL

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN


YAYASAN PERGURUAN ISLAM MAROS
2011
IDENTITAS MAHASISWA
Nama Lengkap : RISAWATI
NIM : 06 10707 020
Jurusan : Pendidikan MIPA
Program Studi : Pendidikan Matematika
JUDUL PENELITIAN
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL
PEMBELAJARAN MAKE A MATCH (MENCARI PASANGAN) SISWA
KELAS IV SDN 19 KASSI KABUPATEN MAROS
LATAR BELAKANG
Matematika merupakan salah satu ilmu pengetahuan
dasar yang memberikan andil sangat besar dalam
kemajuan bangsa
Peningkatan mutu pendidikan di Indonesia
Penggunaan pendekatan merupakan salah satu usaha
dalam peningkatan kualitas pembelajaran
Make a Match merupakan salah satu jenis metode
dalam pembelajaran kooperatif
RUMUSAN MASALAH
Apakah dengan menggunakan model pembelajaran
make a Match pada pembelajaran matematika siswa
kelas IV SDN 19 Kassi dapat ditingkatkan
TUJUAN PENELITIAN
Untuk meningkatkan hasil belajar dengan
menggunakan Metode Pembelajaran Make a Match pada
pembelajaran Matematika siswa kelas IV SDN 19 Kassi
Kabupaten Maros
MANFAAT PENELITIAN
Bagi Siswa
Meningkatkan Keterampilan siswa dan
berperan aktif dalam pembelajaran
Bagi Guru
Memahami keaktifan dan kreativitas siswa
Bagi Sekolah
Sumbangan peningkatan dan perbaikan
minar siswa
TINJAUAN PUSTAKA
1. Belajar Matematika
Belajar adalah suatu proses yang dapat mengubah
tingkah laku seseorang dari tidak tahu menjadi tahu,
tidak mengerti menjadi mengerti, dan dari tidak
paham menjadi paham.

2. Make a Match
Model pembelajaran kooperatif yang membagi siswa
dalam kelompok-kelompok kooperatif.
HIPOTESIS
Dengan menggunakan metode Make a Match pada
pembelajaran matematika siswa kelas IV SDN 19 Kassi
dapat ditingkatkan
KERANGKA PIKIR
GBPP Matematika SD

Pembelajaran
Matematika

Metode
Make a Match

Teknik
Make a Match

HASIL
METODE PENELITIAN
Jenis dan Lokasi Penelitian
Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
SDN 19 Kassi Kabupaten Maros

Variabel dan Desain Penelitian


Variabel : Hasil Belajar ,Keaktifan Belajar dan
Model Pembelajaran
Siklus I : Planning, Tindakan, Observasi &
Refleksi
Siklus II : Planning, Tindakan, Observasi &
Refleksi
DEFINISI OPERASIONAL
Hasil Belajar : Merupakan kemampuan maksimum
yang dicapai seseorang sebagai akibat dari perilaku
dalam kegiatan
Keaktifan belajar : Suatu sistem belajar mengajar yang
menekankan keaktifan siswa secara fisik, mental
intelektual dan emosional guna memperoleh hasil
belajar (Kognitif, Afekti dan Psikomotorik)
Model Pembelajaran : Salah satu komponen utama
dalam menciptakan suasana belajar yang aktif,
inovatif dan menyenangkan
Instrumen Penelitian
Kartu soal dan Kartu Jawaban

Populasi dan Sampel (Subjek Penelitia)


Sebanyak 20 siswa
laki-laki = 7 orang
perempuan = 13 orang
Teknik Pengumpulan Data
Data Kualitatif dan data kuantitatif
(Tes Hasil Belajar dan Lembar Observasi)

Teknik Analisis Data


Data kuantitatif = Statistik deskriptif
Data Kualitatif = Ketuntasan hasil belajar
(individu = 65% dan kelas = 85%)
TERIMA
KASIH